p-Index From 2021 - 2026
6.414
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik melalui Model Problem Based Learning Berbasis Powtoon pada Materi Sistem Pernapasan Filza, Inne Aqmarina; Ningsih, Kurnia; Yuniarti, Anisyah; Titin, Titin; Wahyuni, Eko Sri
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 12 No. 2 (2024): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v12i2.11902

Abstract

Educators utilise learning models and media to improve students’ understanding of the material. This study aims to enhance students’ learning process and learning outcomes by using the Powtoon-based Problem Based Learning paradigm on respiratory system information. This research is a Classroom Action Research with a two-cycle design. Each learning cycle includes planning, implementation, observation, and reflection stages. The research subjects were students of SMP Negeri 12 Sungai Raya class VIII B in the 2023/2024 school year, with a sample size of 29 people. The instruments of this study were observation sheets and learning outcome tests. The purpose of the test sheet is to measure students’ understanding of the material discussed in class, while the observation sheet sees how well the learning objectives are achieved. The data collection strategies used in this study were tests, observations, and documentation. The results of the learning implementation process were obtained at 92.26% in cycle I and 95.64% in cycle II. Student learning outcomes increased by 86.20% in cycle II from 77.59% in cycle I. Therefore, it can be concluded that learning using the Powtoon-based Problem Based Learning model can improve the learning implementation process and student learning outcomes on respiratory system material.
Development of a Complex Thinking Test Instrument for Decision Making of Environmental Change Topics Yuniarti, Anisyah; Afandi, Afandi; Triyanti, Asih; Artika, Wiwit
Jurnal Pendidikan MIPA Vol 25, No 4 (2024): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of test instruments to measure students' decision-making abilities is rarely used in learning. This research aims to develop a complex thinking test instrument for decision-making aspects of environmental change topics. This type of research is research and development (R&D) using a 4-D model modified to 3-D (definition, design, and development) and combined with test instrument development using six stages. Interviews, test instrument validation sheets, and tests were conducted during research data collection. The test instrument developed consisted of 12 descriptive questions and was tested on 363 high school students. Data analysis consisted of content validity, inter-rater reliability, and Rasch analysis. Before the test instrument was tested, it was validated by seven experts. The research results show that the content validity analysis developed is valid because of V-count =0.94 > (V-table =0.76). Interrater reliability analysis obtained a value of 0.806, categorized as good. Item validity (item fit) shows 12 valid questions. The difficulty level of the questions (item measure) shows that three questions are challenging, three are complicated, four are easy, and two are straightforward. Reliability shows an excellent Cronbach's alpha value (0.89), a reasonable person reliability value (0.85), and an excellent item reliability value (0.98). Based on the analysis results, it can be concluded that the questions are declared valid and reliable.       Keywords: development, test instrument, decision making, presseisen taxonomy, rasch analysis.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpmipa/v25i4.pp1893-1905
PERBANDINGAN PEMAHAMAN KONSEP SEBELUM DAN SETELAH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMA NEGERI 1 TAYAN HULU Nusantoro, Bagus Pratomo; Afandi, Afandi; Yuniarti, Anisyah
BIOEDUKASI (Jurnal Pendidikan Biologi) Vol 16, No 2 (2025): BIOEDUKASI, NOVEMBER 2025
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/bioedukasi.v16i2.13027

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pemahaman konsep siswa sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran flippedclassroom pada pembelajaran Biologi di SMA Negeri 1 Tayan Hulu. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen yang melibatkan dua kelas yaitu kelas eksperimen yang menerapkan model pembelajaran flipped class dan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui penilaian pretest dan posttest. Uji normalitas dan homogenitas menunjukkan bahwa data memenuhi syarat analisis parametrik. Hasil uji Paired Samples T-Test menunjukkan adanya peningkatan pada kelas eksperimen dengan perbedaan rata-rata sebesar 25,44. Sedangkan uji Independent Samples T-Test menunjukkan adanya perbedaan hasil posttest antara kedua kelas, dengan nilai signifikansi p = 0,006. Hasil temuan tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran flipped class berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pemahaman konsep siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Simpulan dari penelitian ini adalah model flippedclassroom yang layak untuk diterapkan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam mendukung pemahaman konsep siswa khususnya pada mata pelajaran Biologi.
MEDIA KONVENSIONAL DAN MEDIA DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN Yuniarti, Anisyah; Titin, Titin; Safarini, Fannisa; Rahmadia, Ita; Putri, Sinta
JUTECH : Journal Education and Technology Vol 4, No 2 (2023): JUTECH DESEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jutech.v4i2.2920

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai media pembelajaran konvensional dan media pembelajaran digital. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang media pembelajaran konvensional dan media pembelajaran digital. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan. Penelitian dilakukan dengan membaca jurnal, buku atau sumber yang lain terkait media pembelajaran konvensional dan digital. Referensi yang digunakan mencakup 2 buku, 10 artikel ilmiah, dan 1 disertasi yang diterbitkan dalam rentang tahun 2014 hingga 2022. Studi kepustakaan ini dilakukan untuk memahami secara lebih mendalam mengenai media pembelajaran konvensional dan digital. Hasil penelitian dapat memberikan pemahaman yang lebih baik menyangkut jenis-jenis, kekurangan dan kelebihan, serta bagaimana media pembelajaran konvensional dan media pembelajaran digital dapat memengaruhi proses pembelajaran di kelas. Berdasarkan penelitian didapatkan bahwa media konvensional terdiri dari media grafis, media tiga dimensi, penggunaan lingkungan, dan media berbasis cetakan. Sedangkan media digital dapat berupa media pembelajaran jarak jauh, media digital, media pembelajaran terjemahan bahasa, dan media pembelajaran berbasis video audio visual. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa media pembelajaran konvensional dan digital masing-masing memiliki karateristik, kelebihan, dan kekurangan yang menjadi pembeda  dari setiap media.
MEMAHAMI MEDIA UNTUK EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN Titin, Titin; Yuniarti, Anisyah; Shalihat, Amalia Putri; Amanda, Dea; Ramadhini, Ineke Laili; Virnanda, Virga
JUTECH : Journal Education and Technology Vol 4, No 2 (2023): JUTECH DESEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jutech.v4i2.2907

Abstract

Perencanaan dalam kegiatan pembelajaran memiliki peranan penting dalam menentukan pemilihan media pembelajaran yang sesuai. Pembuatan artikel ini bertujuan untuk menyoroti ciri-ciri, peran, dan manfaat media pembelajaran dalam mencapai kualitas pendidikan yang lebih baik, serta memberikan perspektif evolusi media pembelajaran seiring perkembangan teknologi dengan fokus pada keterampilan guru dalam mengintegrasikan media untuk mencapai tujuan pembelajaran. Metode untuk memilih media pembelajaran dengan pendekatan studi literasi. Pemilihan media pembelajaran yang benar akan meningkatkan pemahaman peserta didik dan komunikasi yang baik antara peserta didik dan pendidik. Dengan pemilihan media pembelajaran yang tepat, tentunya dapat menciptakan proses pembelajaran yang efektif, memperkuat pemahaman siswa, dan memberikan wawasan baru yang mendukung keberhasilan dalam belajar. Oleh karena itu, penting sekali untuk memilih media pembelajaran yang cocok agar mencapai hasil pembelajaran yang maksimal.
Inventarisasi Tumbuhan Bajakah di Dusun Sadok Kabupaten Landak alevin, alevinwahyudi; Syamswisna, Syamswisna; Yuniarti, Anisyah
Konservasi Hayati Vol 19 No 1 (2023): APRIL
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/hayati.v19i1.26557

Abstract

  Tumbuhan Bajakah merupakan habitus liana yaitu sekelompok tumbuhan merambat yang berakar di dalam tanah, dalam pertumbuhannya tumbuhan bajakah menggunakan berbagai jenis pohon untuk merambat. Bajakah yang sering digunakan oleh masyarakat Kabupaten Landak di Provinsi Kalimantan Barat ini dipercaya memiliki khasiat obat yang diolah secara tradisional. Untuk mengetahui keanekaragaman jenis tumbuhan di suatu tempat atau kawasan tertentu perlu dilakukan inventarisasi. Pentingnya untuk mengetahui keanekaragaman jenis, dan belum adanya data mengenai inventarisasi tanaman bajakan yang ada, maka peneliti ingin melakukan penelitian di kawasan hutan yang terletak di Dusun Sadok Kabupaten Landak, karena tumbuhan bajakan masih mudah didapatkan. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus-September 2022, dimulai dengan pengambilan sampel, pembuatan herbarium, identifikasi dan analisis data kuantitatif menggunakan metode zig-zag, dengan jalur jelajah yaitu 10 meter (ke kiri), dan 10 meter (ke kanan) yang dibuat dengan lebar 20 meter. Dari hasil pengukuran faktor lingkungan diperoleh pada suhu udara 26 (°C), suhu tanah 26-27-9 (°C), kelembapan udara 27,1-29 ,1 (%), pH tanah 6,5-6,6, intensitas cahaya 27,0-29,1 (lux). Tumbuhan bajakah banyak ditemukan pada habitat menopang. Diketahui tumbuhan bajakah yang ditemukan pada kawasan Hutan yang berada di Dusun Sadok Kabupaten Landak masuk kedalam sembilan 9 Famili, 11 spesies, dan 1 genus.   Kata Kunci: Tumbuhan Bajakah, Liana, Inventarisasi, Kawasan Hutan
Quantitative Literacy-based Laboratory Activity Design on the Effect of Color Spectra on Photosynthetic Rate Ningsih, Kurnia; Yuniarti, Anisyah; Supriatno, Bambang; Faturrahman, Mas Akhbar; Haruno, Mai
Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Vol. 17 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/biosaintifika.v17i3.23949

Abstract

The Ingenhousz photosynthesis experiment conducted in schools aims to verify the concept of plants producing oxygen. However, opportunities to develop students’ quantitative literacy and train science process skills (SPSs) remain limited, as photosynthesis experiments commonly employed in schools are predominantly qualitative. This research aimed to develop an alternative photosynthesis laboratory activity design (LAD) based on an analysis of existing LADs to enhance students’ quantitative literacy and SPSs. Using the Research and Development (R&D) method, this research focused on the effect of color spectra on photosynthetic rate—an aspect that presents novelty of this research. The existing LADs were analyzed in terms of relevance, competence, knowledge construction, and practical aspects, resulting in 83.3% (very good), 43.1% (fair), 58.3% (fair), and 55.6% (fair), respectively. The analysis results of these four aspects are the basis for developing the alternative LAD. The alternative LAD was developed and then validated, resulting in a validity value of 0.915, which is categorized as valid. The alternative LAD trial demonstrated that it can collect quantitative data and enhance students’ quantitative literacy and SPSs, with the blue light spectrum producing the highest photosynthetic rate at 0.4 ml/g. The quantitative literacy-based LAD fosters data-driven thinking crucial for future scientific inquiry. This supports cultivating more analytically skilled students equipped to face real-world environmental and scientific challenges.
KELAYAKAN E-MODUL BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI VIRUS KELAS X SMA Prameswari, Palupi Dwika; Ningsih, Kurnia; Yuniarti, Anisyah
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.9.2.205-219

Abstract

E-modul dapat menjadi alternatif bahan ajar yang inovatif, menarik dan mendukung belajar secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan respon peserta didik terhadap e-modul berbasis problem based learning pada materi virus kelas X SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah R&D dengan model ADDIE namun pada penelitian ini hanya dilakukan 4 tahap yaitu Analyze, Design, Develop dan Implement. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas X di SMA Negeri 5 Pontianak, SMA Negeri 9 Pontianak dan SMA Negeri 9 Pontianak yang berjumlah 27 orang. E-modul yang dikembangkan divalidasi oleh 5 orang validator menggunakan instrumen lembar validasi kelayakan dan dianalisis menggunakan Aiken’s V. Selanjutnya dilakukan uji coba skala kecil untuk melihat respon peserta didik terhadap e-modul menggunakan instrumen angket respon dan dianalisis persentase responnya. Hasil analisis rata-rata validitas isi sebesar 0,94 dengan kriteria sangat valid. Hasil reliabilitas e-modul menggunakan menggunakan ICC (Interrater Correlation Coefficient) sebesar 0,608 dengan kriteria reliabilitas cukup. Hasil analisis angket respon peserta didik sebesar 87,9% termasuk kriteria sangat kuat. Disimpulkan bahwa e-modul yang dikembangkan layak digunakan sebagai bahan ajar dan peserta didik memberikan respon yang sangat kuat terhadap penggunaan e-modul berbasis problem based learning pada materi virus kelas X SMA.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DENGAN MODEL STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DIPADUKAN KOKAMI PADA MATERI KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP Fadhelia Maudy; Kurnia Ningsih; Anisyah Yuniarti; Eko Sri Wahyuni; Titin
Edutainment Vol 12 No 1 (2024): Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan
Publisher : UNMUHBABEL Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/e.v12i1.878

Abstract

Media pembelajaran merupakan alat untuk menjamin tercapainya tujuan pembelajaran dan mempercepat proses pembelajaran guna memaksimalkan hasil belajar yang ingin diperoleh. Tujuan penelitian ini adalah menggunakan model STAD yang dipadukan dengan media KOKAMI untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada bidang klasifikasi makhluk hidup di kelas VII G SMPN 21 Pontianak. Jenis penelitian ini dikenal sebagai penelitian tindakan kelas, atau PTK. Instrumen yang digunakan adalah kertas tes hasil belajar dan lembar observasi. Penelitian ini menggunakan observasi, dokumentasi, dan evaluasi hasil belajar sebagai metode pengumpulan data. Rata-rata prosedur pelaksanaan pada siklus I sebesar 93% dan pada siklus II sebesar 96,5% sesuai dengan temuan penelitian. Hasilnya, terjadi peningkatan sebesar 3,5% antara siklus I dan II, dan keterlaksanaan pembelajaran dikategorikan baik. Sedangkan pada siklus I dan II rata-rata nilai ketuntasan siswa masing-masing sebesar 78,5% dan 87,5% dari hasil belajar. Ini berarti kenaikan sebesar 9%. untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan model Kokami dan STAD.
Kelayakan Biology Magazine Jamur Lokal Kalimantan Barat Sebagai Media Pembelajaran Vani, Chintia; Yeni, Laili Fitri; Yuniarti, Anisyah; Fajri, Hayatul
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 13 No. 4 (2025): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v13i4.17055

Abstract

This study aimed to develop a printed magazine as a learning medium based on local potential that integrates morphological and phylogenetic characterization of fungi as a contextual learning resource. The research employed a Research and Development (R&D) approach following the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation), with the scope limited to the needs analysis, design, and development stages. The primary focus of the study was to produce a theoretically valid and feasible instructional product. Media feasibility was evaluated through expert validation involving five specialists using an assessment instrument covering language, content, and graphical aspects. Content validity was analyzed using the Content Validity Ratio (CVR). The results demonstrated a mean CVR value of 0.99, indicating a very high level of validity across all assessed aspects. The developed magazine was found to present scientific information systematically, align with the Biology curriculum, and effectively represent local potential as a contextual learning resource. These findings suggest that locally based magazines constitute a feasible instructional innovation for enriching biodiversity education.