Claim Missing Document
Check
Articles

Ethnobotany of Medicinal Plants for Reproductive Health in Sepangah Village, Landak Regency Fardana, Hestri Sastia; Syamswisna, Syamswisna; Yuniarti, Anisyah
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 2 (2024): February
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i2.6200

Abstract

Medicinal plants are all types of plants that have medicinal benefits and contain nutrients that are proven to be good for health through the availability of phytochemicals. The use of medicinal plants in the community has existed since ancient times used as traditional medicine. In the community, the use of medicinal plants is still carried out today both as an alternative treatment and as a complement to modern medicine. Information related to medicinal plants carried out by the people of Sepangah Village is also not widely known, therefore a study was conducted which aims to determine the types of medicinal plants used by the people of Sepangah Village for reproductive health. This research method is descriptive with data collection techniques using triangulation in the form of interviews, observation, and documentation. Research information was obtained from 7 informants consisting of 1 village head, 2 battra, and 4 people who still utilize medicinal plants. The results showed that 18 species from 11 plant families were used for reproductive health. The most widely used plants are from the Zingiberaceae family. The most widely used plant part is the rhizome. The most widely used way of processing plants is boiled. The most widely used way of using plants is drinking. Treatment in reproductive health that is often done is to treat vaginal discharge and smooth postpartum blood in mothers after childbirth
KELAYAKAN E-MODUL BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI VIRUS KELAS X SMA Prameswari, Palupi Dwika; Ningsih, Kurnia; Yuniarti, Anisyah
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.9.2.205-219

Abstract

E-modul dapat menjadi alternatif bahan ajar yang inovatif, menarik dan mendukung belajar secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan respon peserta didik terhadap e-modul berbasis problem based learning pada materi virus kelas X SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah R&D dengan model ADDIE namun pada penelitian ini hanya dilakukan 4 tahap yaitu Analyze, Design, Develop dan Implement. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas X di SMA Negeri 5 Pontianak, SMA Negeri 9 Pontianak dan SMA Negeri 9 Pontianak yang berjumlah 27 orang. E-modul yang dikembangkan divalidasi oleh 5 orang validator menggunakan instrumen lembar validasi kelayakan dan dianalisis menggunakan Aiken’s V. Selanjutnya dilakukan uji coba skala kecil untuk melihat respon peserta didik terhadap e-modul menggunakan instrumen angket respon dan dianalisis persentase responnya. Hasil analisis rata-rata validitas isi sebesar 0,94 dengan kriteria sangat valid. Hasil reliabilitas e-modul menggunakan menggunakan ICC (Interrater Correlation Coefficient) sebesar 0,608 dengan kriteria reliabilitas cukup. Hasil analisis angket respon peserta didik sebesar 87,9% termasuk kriteria sangat kuat. Disimpulkan bahwa e-modul yang dikembangkan layak digunakan sebagai bahan ajar dan peserta didik memberikan respon yang sangat kuat terhadap penggunaan e-modul berbasis problem based learning pada materi virus kelas X SMA.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DENGAN MODEL STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DIPADUKAN KOKAMI PADA MATERI KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP Fadhelia Maudy; Kurnia Ningsih; Anisyah Yuniarti; Eko Sri Wahyuni; Titin
Edutainment Vol 12 No 1 (2024): Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan
Publisher : UNMUHBABEL Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/e.v12i1.878

Abstract

Media pembelajaran merupakan alat untuk menjamin tercapainya tujuan pembelajaran dan mempercepat proses pembelajaran guna memaksimalkan hasil belajar yang ingin diperoleh. Tujuan penelitian ini adalah menggunakan model STAD yang dipadukan dengan media KOKAMI untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada bidang klasifikasi makhluk hidup di kelas VII G SMPN 21 Pontianak. Jenis penelitian ini dikenal sebagai penelitian tindakan kelas, atau PTK. Instrumen yang digunakan adalah kertas tes hasil belajar dan lembar observasi. Penelitian ini menggunakan observasi, dokumentasi, dan evaluasi hasil belajar sebagai metode pengumpulan data. Rata-rata prosedur pelaksanaan pada siklus I sebesar 93% dan pada siklus II sebesar 96,5% sesuai dengan temuan penelitian. Hasilnya, terjadi peningkatan sebesar 3,5% antara siklus I dan II, dan keterlaksanaan pembelajaran dikategorikan baik. Sedangkan pada siklus I dan II rata-rata nilai ketuntasan siswa masing-masing sebesar 78,5% dan 87,5% dari hasil belajar. Ini berarti kenaikan sebesar 9%. untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan model Kokami dan STAD.