Claim Missing Document
Check
Articles

Pendidikan Anak Dalam Keluarga Di Masa Pandemi Covid-19 Rodiyani, Siti; Habibah, Sitti; Ramlah, Ramlah
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 5, No 2 OKT (2024)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orang tua merupakan pendidik pertama dan utama dalam proses perkembangan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam pendidikan anak usia dini mengenai pelaksanaan tugas yang diberikan oleh guru pada masa pandemi virus covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif guna memperoleh informasi yang berkaitan dengan pendidikan anak usia dini pada masa pandemi covid-19, bagaimana pendidikan yang diterapkan oleh keluarga pada masa pandemi covid-19. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang sudah terkumpul dianalisis dengan langkah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memberikan pendampingan kepada anak dengan cara membantu anak mengerjakan tugas, belajar dari lingkungan sekitar dan memberikan pengetahuan mengenai covid-19. Orang tua telah berhasil menciptakan suasana belajar yang nyaman yaitu dengan memberikan fasilitas belajar yang memadai, melakukan pendampingan dalam penyelesaian tugas, dan memberikan rewards.Kata Kunci : Pendidikan Anak, Keluarga, Pandemi Covid-19
STUDI TENTANG KOMPETENSI TENAGA TATA USAHA DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 MAKASSAR Andi Masita Bunga Wali; Muhammad Ardiansyah; Sitti Habibah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Studi Tentang Kompetensi Tenaga Tata Usaha di MAN 1 Makassar dengan fokus pada kompetensi tenaga tata usaha. Penelitian ini membahas tentang Sudi Tentang Kompetensi Tenaga Tata Usaha di MAN 1 Makassar. Sumber data utama dalam penelitian kualitatif ini adalah kepala sekolah, tenaga tata usaha, guru, dan siswa di sekolah tersebut. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi. Metode analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan simpulan, dan verifikasi keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Tenaga tata usaha MAN 1 Makassar memiliki kompetensi kepribadian meliputi berperilaku sopan, berpakaian rapi, dan menyenangkan. 2) Tenaga tata usaha MAN 1 Makassar memiliki kompetensi sosial meliputi kemampuan bekerja sama dalam tim, memberikan layanan yang baik kepada pelanggan, berkomunikasi secara efektif, dan mampu menjalin hubungan profesional. 3) Tenaga tata usaha MAN 1 Makassar memiliki kompetensi teknis meliputi Kemampuan tenaga tata usaha MAN 1 Makassar dalam menguasai program perkantoran telah memberikan kontribusi terhadap kompetensi teknis organisasi dalam bidang administrasi.
PERSEPSI PESERTA DIDIK TERHADAP PELAYANAN TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH DI SMK NEGERI 2 PINRANG Lisa Kurniati. P; Sitti Habibah; Syamsurijal Basri
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 1 (2025): Februari - Maret 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji terkait Persepsi Peserta Didik Terhadap Pelayanan Tenaga Administrasi Sekolah di SMK Negeri 2 Pinrang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai persepsi peserta didik terhadap pelayanan tenaga administrasi sekolah di SMK Negeri 2 Pinrang yang dilihat dari enam dimensi yaitu sikap (attitude), perhatian (attention), tindakan (action), kemampuan (ability), penampilan (appearance), dan tanggung jawab (accountability). Jenis penelitian menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dan proportional sampling dengan sampel sebanyak 94 sampel dari 1529 populasi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisis data mengunnakan analisis deskripsi dengan hasil persentase dan menggunakan 2 uji yaitu uji validitas Product Moment dan uji reliabilitas Alpha Cornbach. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi peserta didik terhadap pelayanan tenaga administrasi sekolah di SMK Negeri 2 Pinrang berada pada kategori “baik”. Berikut rincian dari masing-masing sub variabel: (1) sikap (attitude) berada pada kategori “sangat baik” dengan perolehan persentase sebesar 77,40%, (2) perhatian (attention) berada pada kategori “baik” dengan perolehan persentase sebesar 74,25%, (3) tindakan (action) berada pada kategori “baik” dengan perolehan persentase sebesar 74,33%, (4) kemampuan (ability) berada pada kategori “baik” dengan perolehan persentase sebesar 75,71%, (5) penampilan (appearance) berada pada kategori “sangat baik” dengan perolehan persentase sebesar 78,08%, (6) tanggung jawab (accountability) berada pada kategori “sangat baik” dengan perolehan persentase sebesar 75,93%. Dengan demikian, pelayanan tenaga administrasi sekolah di SMK Negeri 2 Pinrang yang secara keseluruhan berada pada kategori baik. Dengan perolehan persentase tertinggi sub variabel berada pada aspek penampilan dan perolehan persentase terendah berada pada aspek perhatian.
The Influence of a Principal's Transformational Leadership Style on Teacher Performance in the Digital Era: A Case Study Habibah, Sitti; Juhari, Agusalim
ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review Vol. 5 No. 1 (2025): December
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/ijrer.v5i1.4258

Abstract

Transformational leadership is believed to enhance motivation and performance; however, it is essential to evaluate the efficacy of the high school principal's leadership style in motivating teachers, particularly in the integration of technology and the resolution of digital learning challenges.  This study analyzes and empirically tests the principal's transformational leadership style on teacher performance at High School 2 Takalar, especially in the digital age when technology adaptation and learning innovation are crucial. This study uses a quantitative approach with an associative explanatory survey design. The total number of teachers at High School 2 Takalar is 78, with 21 men and 57 women. The research sample was determined using the Slovin Formula with a tolerance level of error of 10% (e = 0.10), resulting in a minimum of 44 respondents. Data was collected through a closed questionnaire and analyzed using simple linear regression statistical techniques. The study found a positive and significant relationship between principal transformational leadership and teacher performance. Teacher performance in technology adaptation, learning innovation, and main task implementation improved significantly with increased transformational leadership dimensions like idealized influence, inspirational motivation, intellectual stimulation, and individualized consideration. This research endorses the transformational leadership model within the context of 21st-century education characterized by digital predominance. This case study offers practical advice for High School 2 Takalar's principal and other educators on how to use transformational leadership to boost teacher professionalism and performance in the digital age.
Visionary Leadership Styles of School Principals in the Era of Independent Learning: Challenges and Implementation Strategies Habibah, Sitti
ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review Vol. 5 No. 1 (2025): December
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/ijrer.v5i1.4275

Abstract

Under the Merdeka Belajar national policy, the high school principal implements a visionary leadership style. To implement Merdeka Belajar, school leaders must drive change, foster an adaptive educational vision, and innovate learning. The main issues are the discrepancy between the expectations of the Merdeka Belajar policy and the school's conventional managerial practices, as well as the challenges of mobilizing High School 3 Gowa's teaching and education staff to support this vision of change. This study aims to (1) describe the principal of the high school visionary leadership model within the Merdeka Belajar framework, (2) identify internal and external challenges to implementing this vision, and (3) formulate specific strategies the principal has used to overcome these challenges and encourage school transformation. This qualitative study adopts a single-case study strategy. In-depth interviews with the principal, vice principal, and teacher representatives; Merdeka Belajar implementation documentation; and direct observation of High School 3 Gowa activities collected data. This study found that the principal at High School 3 Gowa's visionary leadership style was realized through open collaboration, teacher autonomy in curriculum design, and digital technology to accelerate the vision. The key hurdles included senior instructors' initial opposition, insufficient resources for new training, and the need to improve digital literacy. A core change team (Agent of Change) and teacher coaching were the main implementation techniques. This study provides an empirical model and examples of best practices for visionary leadership at a specific educational unit level to help high school principals and Indonesian high school principals succeed with Merdeka Belajar.
Program Penguatan Kompetensi Guru MGMP Matematika Maros dalam Penelitian Tindakan Kelas dan Penulisan Ilmiah melalui Pelatihan Terstruktur Upu, Hamzah; Juhari, Agusalim; Basri, Muhammad Yusran; Bernard, Bernard; Habibah, Sitti
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.585

Abstract

Peningkatan kompetensi guru dalam melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan menulis karya ilmiah menjadi kebutuhan strategis dalam pengembangan profesionalisme dan peningkatan mutu pembelajaran. Namun berbagai laporan menunjukkan bahwa guru masih menghadapi kendala dalam memahami metodologi PTK, mengembangkan instrumen penelitian, menganalisis data, serta menyusun artikel ilmiah sesuai kaidah akademik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penguatan komprehensif bagi guru MGMP Matematika Kabupaten Maros melalui pelatihan konseptual, praktik terarah, penerapan teknologi digital, dan pendampingan intensif. Program dilaksanakan dalam lima tahapan utama: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program melalui pembentukan komunitas guru peneliti. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pretest–posttest, observasi proses, monitoring pelaksanaan PTK, serta analisis dokumen luaran guru. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi yang signifikan, ditandai dengan kenaikan skor rata-rata dari 59,55 menjadi 81,00. Selain itu, guru menghasilkan 11 proposal PTK, 9 instrumen penelitian, 8 laporan PTK, dan 7 draft artikel ilmiah berbasis IMRAD. Peningkatan ini semakin diperkuat oleh pemanfaatan teknologi digital seperti Google Scholar, Mendeley/Zotero, serta penggunaan aplikasi Gen-AI secara etis untuk mendukung penulisan akademik. Kegiatan ini juga membuahkan terbentuknya Komunitas Guru Peneliti MGMP Matematika Maros sebagai sarana keberlanjutan praktik penelitian guru. Secara keseluruhan, program pengabdian ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi penelitian dan literasi ilmiah guru, sekaligus membangun ekosistem profesional yang mendorong budaya penelitian berkelanjutan di lingkungan MGMP. Model pelatihan dan pendampingan terstruktur ini direkomendasikan untuk direplikasi pada MGMP mata pelajaran lainnya dan dikembangkan melalui kemitraan berkelanjutan antara sekolah dan perguruan tinggi
PKM Peningkatan Kapasitas Manajerial Melalui Pelatihan Administrasi Organisasi Berbasis Digital terhadap Mahasiswa Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan UNM Habibah, Sitti; Hastuti, Sri; Ahmad Restani Syukron Thayyib; Gita Irawanda; Andika Saputra
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.586

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajerial mahasiswa melalui pelatihan administrasi organisasi berbasis digital. Sasaran dari kegiatan ini adalah mahasiswa Program Studi Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar yang tergabung dalam organisasi kemahasiswaan. Berdasarkan hasil identifikasi awal, ditemukan bahwa sebagian besar mahasiswa belum memiliki pemahaman yang memadai tentang administrasi organisasi serta minim dalam penggunaan aplikasi digital untuk mendukung kegiatan organisasi. Pelatihan dilaksanakan secara luring selama tiga hari dan mencakup materi mengenai dasar- dasar administrasi organisasi, praktik penggunaan aplikasi digital seperti Google Docs, Trello, dan Google Calendar, serta simulasi kolaboratif penyusunan dokumen. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test, yang menunjukkan peningkatan skor dari rata-rata 46 menjadi 81. Selain itu, hasil tugas akhir peserta menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam menyusun dokumen organisasi secara digital dan sistematis. Pelatihan ini dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman, keterampilan teknis, serta kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya literasi digital dalam pengelolaan organisasi. Oleh karena itu, kegiatan ini dapat dijadikan sebagai model pengembangan kapasitas manajerial mahasiswa di era transformasi digital
STRATEGI PENGUATAN NILAI-NILAI BUDAYA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 33 MAKASSAR Astri Yulianty; Syamsurijal Basri; Sitti Habibah
Irfani Vol. 21 No. 3 (2025): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/irfani.v21i3.6735

Abstract

Strengthening Strategy of School Cultural Values in Improving the Quality of Education at SMP Negeri 33 Makassar. The focus of this research is (1) Strengthening Strategy of School Cultural Values, (2) Supporting & Inhibiting Factors. The purpose of this research is to identify and analyze the values and strategies applied, as well as the supporting and inhibiting factors in their implementation. This research approach is qualitative with descriptive research type. The research data sources are the Principal, Vice Principal, and Teachers. The data collection procedures used are interviews, observation and documentation. Checking the validity of the data uses the triangulation method, data analysis is carried out by data reduction, data presentation to drawing conclusions. The results of the research show that (1) Strengthening strategy of values is through (a) Establishing shared norms, (b) Effective communication between school residents, (c) Leadership oriented towards cultural values, (d) Policies that support a positive culture. (2) Supporting & Inhibiting Factors (a) Supporting factors include leadership, teacher cooperation, parental participation, and good communication that strengthen school culture. (b) Inhibiting factors include miscommunication, lack of understanding of cultural values, and low teacher discipline that require coaching. Overall, the strategy for strengthening school cultural values is carried out systematically by strengthening values through shared norms, effective communication, value-based leadership, and positive policies. In implementing this strategy, it can strengthen the values of discipline, integrity, mutual cooperation, nationalism, creativity, and innovation. The main supporting factors include the role of the principal, teacher cooperation, and parental participation, while the obstacles are miscommunication, low cultural understanding, and lack of teacher discipline.
PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK PENGAWAS SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SMPN 27 MAKASSAR Annisa, Nur; Habibah, Sitti; Hasan
Jurnal Kependidikan Media Vol. 14 No. 3 (2025): JURNAL KEPENDIDIKAN MEDIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/rr27st89

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Pelaksanaan Surpervisi Akademik Pengawas Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMPN 27 Makassar, bertujuan untuk mengetahui Pelaksanaan Surpervisi Akademik Pengawas Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMPN 27 Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan Pengawas sekolah, kepala sekolah dan guru sebagai sumber data utama. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis melalui beberapa tahapan, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan terakhir. Keabsahan data diperoleh dengan menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik dilaksanakan secara sistematis dan terstruktur. Pengawas menyusun program supervisi tahunan, melakukan obaservasi kelas menggunakan instrumen yang objektif, serta memberikan umpan balik secara langsung dan membangun. Pengawas dan Kepala sekolah berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan dan tindak lanjut supervisi, sementara guru merespon supervisi secara positif dan mengalami peningkatan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Faktor pendukung meliputi kerja sama pengawas dengan kepala sekolah, keterbukaan guru menerima pembinaan, pendekatan komunikatif pengawas, dan dukungan sarana prasarana sekolah. Faktor penghambatnya adalah keterbatasan waktu pengawas, perubahan jadwal yang mendadak, keterbatasan kompetensi guru terutama dalam teknologi, sarana prasarana yang masih terbatas, dan kondisi psikologis guru yang belum sepenuhnya siap menghadapi supervisi.