Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

THE EFFECTIVENESS OF USING E-JOBSHEET IN TEACHING MACHINE CONTROL SYSTEM PRACTICE Erwin Komara Mindarta; Windra Irdianto; Fuad Indra Kusuma; Andika Bagus Nur Rahma Putra; M. Ihwanudin
Erudio Journal of Educational Innovation Vol 5, No 2 (2018): Erudio Journal of Educational Innovation
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.438 KB)

Abstract

Jobsheet as a tool in practice that functioned as a tool for school and utilized by the learners. While e-jobsheet is the guidance for practice electronically. This study was conducted to help improve vocation student performance, especially fixing systems on the machine by Engine Control Module (ECM). Using the e-jobsheet as a Learning Source for 21st Century Students, hoping that students will be easier to understand the substance and learning outcomes so e-jobsheet is effectively implemented. This study used pre-experimental design with one pretest-postest group. The population is all diploma 3rd students in the automotive machine of vocational education of Malang State University. Sampling is done by purposive sampling technique in student of 4th semester. The data retrieval technique in this research is done through the tests. Data analysis techniques in this study using the test "t" for two small samples of each other interconnected. The results show the observation = 7.14> 1.83 = ttabel. Therefore, Ha is accepted and H0 is rejected, which means that there are differences in student learning outcomes before and after the implementation of e-jobsheet, and the value is significant. So, it can be concluded that the use of e-jobsheet in the practical learning on the practice of machine control system is effective.
BLENDED LEARNING DESIGN FOR BLOCK SYSTEM PRACTICUM ON ELECTRICAL ENGINE COURSE AT STATE UNIVERSITY OF MALANG Erwin Komara Mindarta; Eddy Sutadji; Andika Bagus Nur Rahma Putra
Erudio Journal of Educational Innovation Vol 5, No 1 (2018): Erudio Journal of Educational Innovation
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.959 KB) | DOI: 10.18551/erudio.5-1.1

Abstract

All this time, the form of web-based learning implementation has brought optimal learning process. Yet, it requires an instructional design as a learning model that can be liked by the students to engage in various learning activities such as discussions, frequently asked questions, and learning process requests that require face-to-face learning. The blended learning design is developed based on ten methods of learning model design of Gerlach and Ely. Furthermore, it can be developed into learning steps (syntax) of blended learning.
Developing an LMS-Based Cross-Platform Web Application for Improving Vocational High School Students’ Competitiveness in ASEAN Economic Community Hary Suswanto; Ahmad Mursyidun Nidhom; Andika Bagus Nur Rahma Putra; Jehad A.H. Hammad
Jurnal Pendidikan Sains Vol 5, No 3: September 2017
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (841.19 KB) | DOI: 10.17977/jps.v5i3.9694

Abstract

Abstract: This study aimed at developing a cross-platform (CPL) web application of Learning Management System (LMS) for English lessons in vocational high school. The development was also an attempt to overcome students’ problems such as lack of independence and low achievement in English lesson, contrast with ASEAN Economic Community (AEC) expectation. The developed LMS-based web application could be accessed using computers or mobile devices running different operating systems (BlackBerry OS, Android, IOS). The LMS portal used artificial intelligence to detect the type of device accessing the web app and automatically adapt screen parameters of the device used. This research adapted the 10-step R&D model proposed by Dick and Carey. The research participants were two educational media experts, one subject-matter expert, and students. The data was collected through observation and closed-ended questionnaire. After the data was obtained, it was analysed, and the product was revised to comply with the criteria of acceptability for an effective learning platform.Key Words: cross, platform, AECAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi web Learning Management System (LMS) lintas platform untuk pembelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Kejuruan. Pengembangan media juga bertujuan mengatasi masalah siswa yang berkaitan dengan rendahnya kemandirian belajar serta pencapaiannya yang rendah dalam pembelajaran Bahasa Inggris, yang berseberangan dengan harapan Masyarakan Ekonomi ASEAN (MEA). Aplikasi LMS berbasis web yang dikembangkan dapat diakses melalui perangkat komputer atau telepon genggam dengan sistem operasi yang berbeda (Blackberry OS, Android, IOS). Portal LMS menggunakan kecerdasan buatan untuk mendeteksi tipe perangkat yang mengakses aplikasi web tersebut yang dapat secara otomatis beradaptasi dengan parameter layar perangkat yang digunakan. Penelitian pengembangan ini menggunakan 10 langkah model R&D yang disarankan oleh Dick dan Carey. Dua ahli media pendidikan, ahli pembelajaran, dan siswa mengambil bagian dalam penelitian ini. Data penelitian didapatkan melalui observasi dan kuesioner pertanyaan tertutup. Setelah data didapatkan, data dianalisis dan produk direvisi berdasarkan kriteria platform pembelajaran yang efektif.Kata kunci: lintas, platform, AEC
Learning Innovation Online Course Based on Blended Learning for Interactive Learning in The Era of Education 4.0 Andika Bagus Nur Rahma Putra; Awalia Habibatuz Zahro; Amat Mukhadis; Nurul Ulfatin; Muhammad Ashar
Journal of Disruptive Learning Innovation (JODLI) Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.515 KB) | DOI: 10.17977/um072v1i12019p46-55

Abstract

The objectives of this study: (1) developing online learning innovations based on blended learning for interactive learning media era education 4.0; and (2) testing the attractiveness of the product being developed. The development of Quipper School learning tools follows the 4-D model (namely defining, designing, developing, and disseminating). The results of this study include: (1) quipper school has several advantages to help the learning process, including students being able to learn independently, learning that is fun and interesting through features, displaying material and varied videos, students can practice questions, and teachers can monitor the progress of student learning; (2) Quipper School media which is proven to improve student learning outcomes
PENINGKATAN SERAPAN KUNJUNGAN TURIS WISATA DENGAN APLIKASI E-EXPLANATION JOURNEY BERBASIS TOURIST FEATURES DI KAWASAN BUMI PERKEMAHAN BEDENGAN KABUPATEN MALANG Andika Bagus Nur Rahma Putra
Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi (JP2T) Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um080v2i22021p68-75

Abstract

Bumi perkemahan Bedengan terletak di kecamatan Dau tepatnya di desa Selorejo, Kec. Dau, Malang, Jawa Timur. Observasi yang dilakukan oleh tim pelaksana menghasilkan beberapa temuan masalah yang meliputi: (1) kesulitan pihak pengelola mempromosikan wisata bedengan secara signifikan karena keterbatasn SDM dalam membuat media promosi online; (2) belum ada aplikasi muthakir dalam bentuk software mobile yang memudahkan seluruh orang mengakses semua hal terkait wisata Bedengan; dan (3) kesulitan pengelola wisata Bedengan untuk meingkatkan jangkauan promosi bertarat nasional dan internasional. Sesuai dengan bidang dari sebagian besar tim pelaksana PNBP tahun 2020, maka disepakati dikembangkan teknologi e-explanation journey berbasis tourist features sebagai sistem software mobile untuk meningkatkan serapan kunjungan turis di wisata alam Bedengan. Teknologi e-explanation journey berbasis tourist features merupakan sebuah sistem mobile berbentuk software aplikasi untuk smartphone atau laptop yang berfungsi sebagai sistem cerdas katalog online berbentuk video. Katalog online dari bentuk dan ragam wisata suatu daerah. Metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu metode demonstrasi dengan pendekatan diskusi kelompok dan studi kasus. Peserta berjumlah 20 orang dari mitra, masyarakat desa Selorejo, dan karangtaruna. Hasil pada kegiatan ini meliputi: (1) para peserta mampu membuat dan menggunakan e-explanation journey berbasis tourist features untuk promosi secara online; (2) tingkat pemahaman peserta setelah mengikuti kegiatan pelatihan dan pendampingan e-explanation journey berbasis tourist features yang relatif tinggi; dan (3) hasil produk dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu aplikasi e-explanation journey berbasis tourist features untuk meningkatkan serapan kunjungan turis di wisata alam Bedengan Kecamatan Dau
VARIASI DIAMETER KATUP HISAP DAN KATUP BUANG TERHADAP DAYA DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA SEPEDA MOTOR 110CC Angga Dihar Rofi’i; Sumarli Sumarli; Andika Bagus Nur Rahma Putra
Jurnal Teknik Otomotif : Kajian Keilmuan dan Pengajaran Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um074v5i12021p61-68

Abstract

Hasil penelitian ini untuk mengetahui pengaruh daya dan konsumsi bahan bakar pada sepeda motor 110cc melalui variasi diameter katup hisap dan katup buang. Metode penelitian ini memakai eksperimen semu dengan model desain Randomized kontrol-grup only design. Berdasarkan hasil analisis data daya dihasilkan nilai signifikansi 0,000. Pada pengujian konsumsi bahan bakar didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,000. Dari hasil analisis data tersebut melihatkan bahwasanya nilai signifikansi <0,05, maka ditarik kesimpulan ada pengaruh secara signifikan dengan variasi diameter katup hisap dan katup buang terhadap daya dan konsumsi bahan bakar. Hasil pengujian menunjukkan variasi diameter katup hisap 23mm dan katup buang 21mm memiliki daya dan konsumsi bahan bakar secara signifikan di kecepatan 60 km/h dan 80 km/h.
UPAYA PENINGKATAN KAPASITAS WANITA TANI MELALUI PELATIHAN PERTANIAN HIDROPONIK DI KELURAHAN JAMSAREN Karkono Karkono; Andika Bagus Nur Rahma Putra; Shofiyah Al Idrus; Nurul Hidayah; Anita Dwi Rahmawati
Jurnal KARINOV Vol 6, No 1 (2023): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v6i1p32-35

Abstract

Desa Glanggang terletak di Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Propinsi Jawa Timur. hasil observasi dan wawancara kepada salah satu pelaku usaha pengolahan susu sapi. Beliau merupakan pemilik dari CV Prabu Muda Inggil, Bapak Tessa Septiadi. Produk keju mozzarella dijual dengan harga Rp.105.000/kg, sedangkan yoghurt stick dijual dengan harga Rp. 12.000/pcs. Saat ini usaha ini telah memiliki 5 (lima) orang karyawan aktif, dengan omset per bulan mencapai Rp. 7.000.000,00. Namun, ada masalah terkait dengan proses produksi dan masalah pada bidang marketing. Secara keseluruhan, metode pelaksanaan kegiatan ini melalui pelatihan, pendampingan, dan workshop klasikal. Rancangan pelaksanaan yang dilakukan pada kegiatan ini terdiri dari tujuh tahapan. Ketujuh tahapan tersebut meliputi: (1) persiapaan koordinasi awal tim pra-kegiatan; (2) pembuatan mesin Mesin dynamic mixer machine dengan rotation sensor sebagai pembuat keju mozarela; (3) workshop materi pembuatan abon ikan sebagai produk unggulan; (4) pendampingan penggunaan mesin spinner rotary encoder; (5) pelatihan maintenance dynamic mixer machine dengan rotation sensor; (6) pendampingan pemasaran produk keju mozarela; dan (7) evaluasi pasca kegiatan. Kegiatan ini menghasilkan: (1) terdesiminasikannya 1 unit Mesin dynamic mixer machine dengan rotation sensor; (2) meningkatnya kapasitas produksi keju sebanyak 85%; dan (3) peningkatan pemahaman mitra terkait dengan strategi pemasaran. Kata kunci— Olahan keju, Mozzarella, Potensi unggulan Abstract Glanggang Village is located in Pakisaji District, Malang Regency, East Java Province. results of observations and interviews with one of the business actors in processing cow's milk. He is the owner of CV Prabu Muda Inggil, Mr. Tessa Septiadi. Mozzarella cheese products are sold at Rp. 105,000/kg, while yogurt sticks are sold at Rp. 12,000/pc. Currently, this business has 5 (five) active employees, with a monthly turnover of Rp. 7,000,000.00. However, there are problems related to the production process and problems in the marketing field. Overall, the method of implementing this activity is through training, mentoring, and classical workshops. The implementation plan that will be carried out in this activity consists of seven stages. The seven stages include: (1) preparation of the initial coordination of the pre-activity team; (2) the manufacture of a dynamic mixer machine machine with a rotation sensor as a mozzarella cheese maker; (3) workshops on the manufacture of shredded fish as a superior product; (4) assistance in the use of rotary encoder spinner machines; (5) dynamic mixer machine maintenance training with rotation sensor; (6) marketing assistance for mozzarella cheese products; and (7) post-activity evaluation. This activity resulted in: (1) the dissemination of 1 unit of dynamic mixer machine with rotation sensor; (2) increase in cheese production capacity by 85%; and (3) increased understanding of partners related to marketing strategies. Keywords— Processed cheese, Mozzarella, Excellent potential
Diseminasi Mesin Spinner Rotary Encorder Sebagai Teknologi Transformasi Hasil Panen Ikan Lele Menjadi Abon dalam Meningkatkan Net Income Nurul Ulfatin; Andika Bagus Nur Rahma Putra; Teti Setiawati; Azizatus Zahro
Jurnal KARINOV Vol 6, No 1 (2023): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v6i1p11-15

Abstract

Desa Sambigede memiliki jumlah ikan yang dipanen kurang lebih 1 ton dalam kurun waktu 6 bulan atau sekitar 2 ton per tahun. Namun demikian, belum ada upaya pengolahan ikan pasca panen serta tidak ada alat untuk mengolah ikan sehingga ikan hanya berpotensi dijual mentah yang mana hal tersebut memiliki nilai ekonomis yang rendah apalagi di masa pandemi. Selain itu, penjualan ikan hanya bekerja sama dengan BUMDes karena terbatasnya wilayah distribusiPengabdian masyarakat ini bertujuan untuk: (1) menerapkan mesin atau teknokogi untuk mengolah ikan hasil panen; (2) meningkatkan SDM dalam memahami cara mengolah ikan yang dapat bertahan lama dan bernilai jual tinggi; (3) meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam pemanfaatan teknologi; dan (4) meningkatkan kemampuan pemasaran dan penjualan ikan mentah menjadi abon. Menerapkan mesin atau teknokogi untuk mengolah ikan hasil panen. Meningkatkan SDM dalam memahami cara mengolah ikan yang dapat bertahan lama dan bernilai jual tinggi. Meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam pemanfaatan teknologi. Meningkatkan kemampuan pemasaran dan penjualan ikan mentah menjadi abon. Hasil dari pengabdian ini, meliputi: (1) 1 buah mesin Spinner Rotary Encoder sebagai pembuat abon lele; (2) pendampingan penggunaan mesin spinner rotary encoder meningkatkan 94% pemahaman peserta; (3) pendampingan pemasaran produk abon ikan meningkatkan pemahaman peserta sebesar 88%. Kata kunci— Abon lele, Mesin spinner, Net income Abstract Sambigede village has a harvest of approximately 1 ton of fish in a period of 6 months or about two tons per year. One of these types of fish is catfish. Catfish can grow quickly and easily adapt to the environment. However, there has been no post-harvest fish processing effort and no tools to process fish so that fish can only potentially be sold raw, which has low economic value, especially during a pandemic. In addition, fish sales only cooperate with BUMDes due to the limited distribution area. This community service aims to: (1) apply machinery or technology to process harvested fish; (2) increasing human resources in understanding how to process fish that can last a long time and have high selling value; (3) enhancing public knowledge in the use of technology; and (4) improving the marketing and sales capabilities of raw fish into shreds. Applying machines or technology to process harvested fish. Increase human resources in understanding how to process fish that can last a long time and have high selling value. Increase public knowledge in the use of technology. Improve marketing and sales capabilities of raw fish into shredded. The results of this service include: (1) 1 Spinner Rotary Encoder machine as a catfish floss maker; (2) assistance on the use of a rotary encoder spinner machine increased 94% of participants' understanding; (3) marketing assistance for shredded fish products increased participants' understanding by 88%. Keywords— Abon lele, Mesin spinner, Net income
PERANCANGAN JAMSAREN SPORT CENTER SEBAGAI LANGKAH PERSIAPAN PEMBANGUNAN SARANA OLAHRAGA MASYARAKAT DI KELURAHAN JAMSAREN Sumarli Sumarli; Andika Bagus Nur Rahma Putra; Fadhila Wahyu Putri; Wiwik Wahyuni; Rr. Poppy Puspitasari
Jurnal KARINOV Vol 6, No 1 (2023): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v6i1p16-20

Abstract

Bunga rosella merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki beragam manfaat. Komoditas tersebut banyak dimanfaatkan sebagai aneka olahan makanan. Salah satu kelompok UMKM yang melakukan kegiatan pengolahan bunga rosella adalah kelompok UMKM Griya Asri yang berlokasi di Desa Sumberdem, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang. Kelompok UMKM Griya Asri melakukan produksi bunga rosella salah satunya yaitu diolah menjadi stick. Dalam proses produksi UMKM Griya Asri masih menggunakan metode tradisional dengan memanfaatkan botol kaca sebagai penggilas dan pisau sebagai pemotong adonan, hal ini berdampak pada kuantitas porduksi yang rendah. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan membuat inovasi alat produksi. Kegiatan ini menggunakan metode sosialisasi dan demonstrasi. Kegiatan dilakukan selama dua bulan, dengan melibatkan 20 peserta yang merupakan kelompok UMKM Griya Asri. Melalui kegiatan ini maka 20 peserta kegiatan telah mampu menggunakan mesin produksi dan terjadi peningkatan kuantitas produksi. Implementasi mesin industry sangat penting dilakukan guna mendukung proses produksi para pengusaha khusunya pada sektor UMKM. Kata kunci— Bunga rosella, Kelompok UMKM, Mesin otomatis Abstract Rosella flowers are one of the agricultural commodities that have a variety of benefits. These commodities are widely used as various processed foods. One of the MSME groups that carry out rosella flower processing activities is the Griya Asri MSME group located in Sumberdem Village, Wonosari District, Malang Regency. Griya Asri's MSME group produces rosella flowers, one of which is processed into sticks. In the production process of MSMEs Griya Asri still uses traditional methods by utilizing glass bottles as grinders and knives as dough cutters, this has an impact on low porduction quantity. One of the efforts made to overcome this problem is to innovate production tools. This activity uses the method of socialization and demonstration. The activity was carried out for two months, involving 20 participants who were griya Asri MSME groups. Through this activity, 20 participants of the activity have been able to use production machines and there is an increase in the quantity of production. The implementation of industrial machinery is very important to support the production process of entrepreneurs, especially in the MSME sector. Keywords— Automatic machine, Rosella flower, MSME Group
Peningkatan Digital Skills dan Produktifitas Guru Pamong PPL Program PPG UM Melalui Pendampingan Sistem Pembelajaran MOOCS Berbasis Hybrid Learning Makbul Muksar; Andika Bagus Nur Rahma Putra; Prihanto Trihutomo; Herlina Ike Oktaviani; Dedi Tiarno
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v5i3.280

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk: (1) melakukan pelatihan para guru pamong PPL PPG membuat teknologi MOOC; (2) melakukan pendampingan para guru pamong PPL PPG dalam menggunakan teknologi MOOC; dan (3) melakukan evaluasi perbedaan pemahaman guru pamong PPL PPG sebelum dan setelah pelatihan pembuatan MOOC. Pada pelaksanaan pengabdian ini, metode yang digunakan yaitu metode demonstrasi dengan pendekatan diskusi kelompok dan studi kasus. Berdasarka pelaksanaan kegiatan ini, maka disimpulkan beberapa hal. Pertama, kegaitan pengabdian yang dilaksanakan dilakukan melalui beberapa tahapan pelatihan dengan materi yang bertingkat, hal itu karena sebagai bentuk konsep pelatihan mendalam sesuai dengan tahapan pelatihan terstruktu. Kedua, setelah kegiatan ini behasil dilakukan, terdapat 40 orang guru (peserta kegiatan) mampu menggunakan sistem MOOC dengan mahir. Ketiga, para guru tersebut mampu membuat dan mengembangkan konten dengan sangat cermat sesuai dengan bidang dan kompetensi keahlian masing-masing. Keempat, tingkat pemahaman guru-guru SMP memiliki presentasi di atas 85% sehingga dapat disimpulkan bahwa pemahaman dan keterampilan guru (peserta) mengalami peningkatan yang signifikan. Kelima, kegiatan diseminasi dan pendampingan sistem pembelajaran moocs berbasis hybrid learning terbukti efektif meningkatkan digital skills dan produktifitas guru pamong PPL program PPG UM.