p-Index From 2021 - 2026
9.425
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal The Winners Journal of Business & Banking JSEH (Jurnal Sosial Ekonomi dan Humaniora) Jurnal Ilmiah Pangabdhi E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) WIDYAKALA JOURNAL JURNAL MANAJEMEN MOTIVASI Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan YUME : Journal of Management Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Inovasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Business Management Analysis Journal (BMAJ) Economic and Education Journal (Ecoducation) EconBank : Journal Economics and Banking Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis eCo-Buss Jurnal Abdimas Mandiri Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat KAIBON ABHINAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat ANALISIS - SCIENTIFIC JOURNAL OF ECONOMICS, MANAGEMENT, BUSINESS, AND ACCOUNTING BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Revenue : Jurnal Ilmiah Akuntansi JPM: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT UPI YPTK Journal of Business and Economics Jurnal Bina Bangsa Ekonomika AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis Kolaborasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Economic Reviews Journal JWM (JURNAL WAWASAN MANAJEMEN) Gemilang: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Inkubis: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Journal of Artificial Intelligence and Digital Business MIMBAR INTEGRITAS Priviet Social Sciences Journal Jurnal Akuntansi Manado (JAIM) Journal of Innovative and Creativity Economic and Education Journal (Ecoducation) Ecoducation As-Syirkah: Islamic Economic & Financial Journal Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan
Claim Missing Document
Check
Articles

Komunikasi Sebagai Moderasi Pengaruh Lingkungan Kerja dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan PT BPR Parasari Urati Satya Dwiguna, I Made; Oka Ariwangsa, I Gusti Ngurah
Economic Reviews Journal Vol. 4 No. 4 (2025): Economic Reviews Journal
Publisher : Masyarakat Ekonomi Syariah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56709/mrj.v4i4.962

Abstract

This study aims to determine the influence of the work environment and organizational culture on employee performance, as well as to determine the moderating role of communication in the relationship between the work environment and organizational culture on employee performance. The sample in this study was 42 people. The data analysis technique used PLS 4. The results showed that the work environment has a positive and significant effect on employee performance, organizational culture has a positive and significant effect on employee performance, communication has a positive and significant effect in moderating the relationship between the work environment and employee performance, and communication has a positive and significant effect in moderating the relationship between social media promotion and employee performance. The researcher's recommendations include: PT BPR Parasari Urati should regularly provide employee training to improve their ability to complete tasks according to the specified target number, regularly maintain the air conditioning unit (AC) to ensure it consistently cools the room, foster strong relationships between employees, and consistently provide clear and detailed information to employees.
The impact of technological risk perception on consumer experience with digital curiosity as a moderating variable Laksmi P, Kadek Wulandari; Putra P, Komang Widhya Sedana; Ariwangsa, IGN Oka
Priviet Social Sciences Journal Vol. 5 No. 12 (2025): December 2025
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v5i12.1035

Abstract

In the advanced digital age, consumers engage with new technological interfaces that provide value in the form of personalization, convenience, and efficiency while exposing them to possible threats such as data insecurity, privacy breaches, and system failures. These opposing threats highlight the importance of understanding how consumers perceive technology-related risks and how this perception impacts their psychological experiences. Although the technology acceptance model and user satisfaction have been extensively studied, little is known about the psychological variables—particularly the construct of digital curiosity—that buffer perceptions of risk associated with technology. This study aims to fill this void by analyzing the effect of technological risk perception on consumer experience and the role of digital curiosity in this relationship. A quantitative approach involved using a structured questionnaire distributed to active digital consumers on different online platforms. Data analysis was performed using SmartPLS 4.0. The measurement model attained satisfactory validity and reliability. It was established that perceived technological risk negatively impacts the consumer experience. This suggests that a higher perceived risk correlates with diminished satisfaction, trust, and emotional ease. Among other variables, digital curiosity positively impacted consumer experience and interacted in such a way as to lessen the negative influence of perceived technological risk. This suggests that curiosity may serve as a psychological buffer that allows consumers to emotionally reconcile with technological risks, enabling them to retain a positive experience in situations where technology imposes a high risk. These findings indicate the need for organizations to offer digital experiences that provide a level of assurance concerning security while simultaneously fostering curiosity. Allowing exploration and more interactive engagement may help users navigate and trust more complex technological systems. The model proposed in this study may provide the basis for future studies to include additional variables, such as technostress and digital self-efficacy, to capture a more comprehensive theoretical perspective.
Pengelolaan Keuangan Gen Z yang Dipengaruhi Inkusi Keuangan, Dompet Digital dan Literasi Keuangan sebagai Moderasi Weda, Putu Arya Krisna; Ariwangsa, I Gusti Ngurah Oka; Tirtayani, I Gusti Ayu; Dewi, Putu Purnama
INOVASI Vol. 12 No. 2 (2025): Inovasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/Inovasi.v12i2.p407-419.54307

Abstract

Perkembangan keuangan digital yang pesat telah mengubah cara individu mengelola keuangannya, terutama di kalangan Generasi Z yang adaptif terhadap teknologi namun kerap menghadapi tantangan dalam menjaga disiplin finansial. Kemudahan akses terhadap layanan keuangan digital seperti dompet digital memang memberikan efisiensi, tetapi juga dapat memicu perilaku konsumtif apabila tidak diimbangi literasi keuangan yang memadai. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh inklusi keuangan dan penggunaan dompet digital terhadap pengelolaan keuangan Generasi Z di Kota Denpasar, dengan literasi keuangan sebagai variabel pemoderasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 105 responden pengguna aktif dompet digital, dan dianalisis dengan teknik Partial Least Squares (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inklusi keuangan dan penggunaan dompet digital berpengaruh positif serta signifikan terhadap pengelolaan keuangan. Selain itu, literasi keuangan memperkuat hubungan tersebut, yang berarti semakin tinggi literasi keuangan, semakin bijak Gen Z dalam memanfaatkan layanan keuangan digital. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan edukasi keuangan untuk membentuk perilaku finansial digital yang bertanggung jawab di kalangan generasi muda.
Peran Mediasi Sikap Risiko dalam Hubungan Ketidakpastian Ekonomi dan Kesejahteraan Keuangan: The Mediating Role of Risk Attitude in the Relationship between Economic Uncertainty and Financial Well-being Laksmi P, Kadek Wulandari; Putra P, Komang Widhya Sedana; Ariwangsa, IGN Oka
Economic and Education Journal (Ecoducation) Vol. 7 No. 3 (2025): Economic and Education Journal (Ecoducation)
Publisher : Pendidikan Ekonomi, Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ecoducation.v7i3.2091

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan antara ketidakpastian ekonomi, sikap risiko, dan kesejahteraan keuangan dengan fokus pada peran mediasi sikap risiko. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari responden di Bali melewati kuesioner terstruktur dan dianalisis dengan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian mengindikasikan bahwa ketidakpastian ekonomi berpengaruh negatif signifikan terhadap kesejahteraan keuangan dan berpengaruh positif signifikan terhadap sikap risiko. Selain itu, sikap risiko berpengaruh positif signifikan terhadap kesejahteraan keuangan serta memediasi secara parsial hubungan antara ketidakpastian ekonomi dan kesejahteraan keuangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kesejahteraan keuangan tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi ekonomi makro, tetapi juga oleh faktor psikologis, khususnya sikap terhadap risiko. Secara praktis, hasil ini menyarankan agar pembuat kebijakan dan lembaga keuangan mengembangkan program literasi keuangan terpadu yang mencakup pembentukan sikap risiko adaptif guna meningkatkan ketahanan individu di tengah kondisi ekonomi yang tidak pasti. Penelitian ini berkontribusi pada literatur keuangan perilaku dengan menyoroti pentingnya mekanisme psikologis dalam hubungan antara kondisi ekonomi dan hasil keuangan individu.
Peran Kualitas Produk Memoderasi, Brand Image, Store Atmosphere, Dan Sosial Media Marketing Terhadap Keputusan Pembelian Di 2nd_Jhon Kadek Dwi Rumadhita; I Gusti Ngurah Oka Ariwangsa; Kadek Devi Kalvika Anggria Wardani; Putu Ayu Titha Paramita Pika
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kualitas produk sebagai variabel moderasi pada hubungan antara brand image, store atmosphere, dan social media marketing terhadap keputusan pembelian pada thrift shop 2ND_Jhon di Gianyar, Bali. Pertumbuhan pesat bisnis thrifting sebagai tren fashion berkelanjutan telah mengubah preferensi konsumen yang kini lebih memperhatikan faktor citra merek, strategi pemasaran digital, serta persepsi kualitas produk. Menggunakan kerangka Theory of Planned Behavior (TPB), penelitian ini menguji bagaimana sikap, norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku memengaruhi niat beli konsumen. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 230 responden dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan uji moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand image, store atmosphere, dan social media marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Selain itu, kualitas produk memperkuat hubungan antara ketiga variabel independen tersebut dengan keputusan pembelian. Temuan ini menegaskan pentingnya menjaga konsistensi kualitas produk dan reputasi merek untuk meningkatkan kepercayaan dan loyalitas konsumen, khususnya dalam industri fashion berkelanjutan.
Pengaruh Promosi Media Sosial Terhadap Keputusan Pembelian Produk Pada Toko Magic Vape Sidakarya Dengan Electronic Word of Mouth (e-WOM) Sebagai Variabel Mediasi I Gede Jaya Putra; I Gusti Ayu Tirtayani; I Gusti Ngurah Oka Ariwangsa; Putu Irma Yunita
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3323

Abstract

enurunan penjualan pada Toko Magic Vape Sidakarya sepanjang 2024 menunjukkan perlunya evaluasi terhadap efektivitas promosi digital dan peran Electronic Word of Mouth (e-WOM) dalam mendorong keputusan pembelian. Penelitian ini menilai pengaruh promosi media sosial terhadap keputusan pembelian dengan memasukkan e-WOM sebagai variabel mediasi. Pendekatan kuantitatif digunakan melalui metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 110 responden yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan kriteria pernah membeli produk vape, aktif di media sosial, dan terpapar konten promosi. Analisis menunjukkan bahwa promosi media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap e-WOM dan keputusan pembelian. e-WOM juga memberi pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian serta berperan sebagai mediator dalam hubungan antara promosi media sosial dan keputusan pembelian. Hasil ini menegaskan bahwa promosi berbasis media sosial tidak hanya bekerja melalui paparan langsung, tetapi juga melalui komunikasi antar konsumen yang memperkuat persepsi dan keyakinan terhadap produk. Temuan penelitian memberikan dasar empiris bahwa integrasi promosi digital dan e-WOM dapat meningkatkan efektivitas pemasaran, khususnya pada sektor ritel vape yang bergantung pada interaksi konsumen dan kredibilitas informasi di platform digital.
Analisis Determinan Keputusan Pembelian Produk Skintific Pada Generazi Z: Studi Peran Electronic Word of Mouth Gusti Ayu Diana Sari; Kadek Devi Kalfika Anggria Wardani; I Gusti Ngurah Oka Ariwangsa; Ida Nyoman Basmantra
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3452

Abstract

Kajian ini menganalisis peran electronic word of mouth (e-WOM) dan perceived value pada keputusan pembelian produk skincare Skintific pada Generasi Z di Kota Denpasar. Metode survei diterapkan kepada 100 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling dan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 1–5 dan dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil uji parsial menunjukkan e-WOM berkontribusi positif dan signifikan pada keputusan pembelian (β = 0,437, sig. 0,000). Perceived value juga berkontribusi positif dan signifikan (β = 0,736, sig. 0,000). Uji simultan memperlihatkan kedua variabel berkontribusi signifikan pada keputusan pembelian, dengan kontribusi determinasi sebesar 75,6%, sedangkan 24,4% dijelaskan variabel lain di luar model. Temuan menegaskan bahwa kepercayaan pada ulasan digital serta persepsi nilai yang mencakup aspek fungsional dan emosional menjadi indikator penting dalam keputusan pembelian Generasi Z. Implikasi praktisnya, strategi pemasaran berbasis testimoni, peningkatan kualitas produk, dan edukasi konsumen perlu ditingkatkan untuk memperkuat keputusan pembelian.
Analisis Fenomenologi Komunikasi dan Isolasi Sosial antara Milenial dan Gen Z di Era Hybrid Work I Made Aditya Putra Wiguna; I Putu Dharmawan Pradhana; Gusi Putu Lestara Permana; I Gusti Ngurah Oka Ariwangsa
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3482

Abstract

Model kerja hybrid mengubah pola komunikasi dan interaksi sosial di tempat kerja, terutama pada organisasi yang melibatkan generasi Milenial dan Generasi Z. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengalaman komunikasi antargenerasi serta potensi isolasi sosial yang muncul dalam konteks kerja hybrid. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan perspektif fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pekerja Milenial dan Gen Z di wilayah Denpasar dan Badung. Analisis data dilakukan dengan mengombinasikan model Miles dan Huberman serta pendekatan Gioia untuk mengembangkan tema-tema utama dari pengalaman informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan gaya komunikasi, ritme kerja, dan pemaknaan profesionalisme memicu ambiguitas situasional dan miskomunikasi dalam interaksi daring. Isolasi sosial tidak muncul dalam bentuk penarikan diri dari pekerjaan, tetapi sebagai perasaan tidak dilibatkan, tertinggal informasi, dan berkurangnya keterhubungan emosional dengan tim. Di sisi lain, kohesi kerja tetap terjaga melalui kejelasan peran dan orientasi pada penyelesaian tugas, meskipun kedekatan sosial bersifat terbatas. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan kerja hybrid sangat bergantung pada pengelolaan komunikasi lintas generasi dan pembentukan norma komunikasi bersama, bukan hanya pada fleksibilitas sistem kerja.
The impact of technological risk perception on consumer experience with digital curiosity as a moderating variable Kadek Wulandari Laksmi P; Komang Widhya Sedana Putra P; IGN Oka Ariwangsa
Priviet Social Sciences Journal Vol. 5 No. 12 (2025): December 2025
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v5i12.1035

Abstract

In the advanced digital age, consumers engage with new technological interfaces that provide value in the form of personalization, convenience, and efficiency while exposing them to possible threats such as data insecurity, privacy breaches, and system failures. These opposing threats highlight the importance of understanding how consumers perceive technology-related risks and how this perception impacts their psychological experiences. Although the technology acceptance model and user satisfaction have been extensively studied, little is known about the psychological variables—particularly the construct of digital curiosity—that buffer perceptions of risk associated with technology. This study aims to fill this void by analyzing the effect of technological risk perception on consumer experience and the role of digital curiosity in this relationship. A quantitative approach involved using a structured questionnaire distributed to active digital consumers on different online platforms. Data analysis was performed using SmartPLS 4.0. The measurement model attained satisfactory validity and reliability. It was established that perceived technological risk negatively impacts the consumer experience. This suggests that a higher perceived risk correlates with diminished satisfaction, trust, and emotional ease. Among other variables, digital curiosity positively impacted consumer experience and interacted in such a way as to lessen the negative influence of perceived technological risk. This suggests that curiosity may serve as a psychological buffer that allows consumers to emotionally reconcile with technological risks, enabling them to retain a positive experience in situations where technology imposes a high risk. These findings indicate the need for organizations to offer digital experiences that provide a level of assurance concerning security while simultaneously fostering curiosity. Allowing exploration and more interactive engagement may help users navigate and trust more complex technological systems. The model proposed in this study may provide the basis for future studies to include additional variables, such as technostress and digital self-efficacy, to capture a more comprehensive theoretical perspective.
Pengaruh Digital Marketing Terhadap Minat Beli Konsumen di 333 Club House Ni Kadek Ayu Aprillia Dian Paramita; Putu Ratna Juwita Sari; Ni Putu Nina Eka Lestari; I Gusti Ngurah Oka Ariwangsa
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital marketing terhadap minat beli konsumen di 333 Club House. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya persaingan dalam industri food and beverage (F&B) yang menuntut pelaku usaha untuk menerapkan strategi pemasaran yang inovatif dan efektif, khususnya melalui pemanfaatan media digital. Perkembangan teknologi informasi dan penggunaan media sosial yang semakin masif telah mengubah perilaku konsumen dalam mencari informasi, membandingkan produk, dan menentukan keputusan pembelian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada konsumen 333 Club House yang telah terpapar aktivitas digital marketing perusahaan, seperti media sosial dan platform online lainnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear sederhana untuk mengetahui besarnya pengaruh digital marketing terhadap minat beli konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen. Hal ini mengindikasikan bahwa konten digital yang menarik, informatif, mudah diakses, serta interaktif mampu meningkatkan ketertarikan dan keinginan konsumen untuk melakukan pembelian. Selain itu, digital marketing juga berperan dalam membangun persepsi positif terhadap merek serta meningkatkan kedekatan antara perusahaan dan konsumen. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa digital marketing merupakan faktor penting yang perlu dioptimalkan oleh pelaku usaha di sektor F&B sebagai strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan minat beli konsumen dan mempertahankan daya saing di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat.
Co-Authors Ade Aryasa Anggawati Adie Wahyudi Oktavia Gama Anak Agung Istri Agung Maheswari Anisyawati, Ni Putu Dian Apriliani, Ni Putu Mia Ardiana Reswari, Ni Putu Puja Bhargawa, Dewi Andjani Angellina Darma, I Made Riski Aditya Davi, Nadine Kalina Desak Made Sukarnasih Dewa Ayu Rina Dewi Paramitha Dewi, Kadek Kartika Dewi, Putu Purnama Eileen Vridynia Setligt Ernawati, Ni Luh Gde Bagus Surya Jayanatha Gusi Putu Lestara Permana Gusti Ayu Diana Sari I Gede Jaya Putra I Gede Putu Lanang Raditiya Perbawa I Gede Yoga Bayu Priatama I Gusti Ayu Dhani Handita I Gusti Ayu Tirtayani I Gusti Ayu Tirtayani I Gusti Ngurah Darma Paramartha I Kadek Dwi Fajar Swastika I Ketut Wahyu Lesmana I Komang Didi Kariana I Made Aditya Putra Wiguna I Made Augie Putra Budiatha I Made Pacung Santana I Made Suidarma I Made Yoga Dwipayana Putra I Nengah Wirsa, I Gusti Ayu Tirtayani I Putu Dharmawan Pradhana I Putu Nadha Ambara Putra I. A. Oka Martini Ida Bagus Raka Suardana Ida Nyoman Basmantra Indriyati Indriyati Intan Adhisti, Sagung Istri Kadek Devi Kalfika Anggria Wardani Kadek Devi Kalvika Anggria Wardani Kadek Dwi Rumadhita Kadek Krisna Saputra Kariyani, Ni Wayan Sri Ketut Ari Satya Utami Koeslila, Ni Putu Ayu Mirah Indrayani Setyawati Komang Setiawan Komang Sri Widiantari Komang Sri Widiantari Komang Widhya Sedana Putra P Laksmi, Kadek Wulandari Lely Anggreyni Jawak Made Ratih Nurmalasari Mahadhika Feryo Gotama Maharani, Ni Komang Natasya Martina Angelica Oktaviani Damai Ni Kadek Anggiyely Sritania Ni Kadek Ayu Aprillia Dian Paramita Ni Kadek Denda Clarisa Faradita Ni Made Lira Amerti Putri Darsana Ni Putu Early Pradnya Suarnitha Ni Putu Nina Eka Lestari Ni Wayan Lasmi Nilna Muna Niron, Vernanda Christine Pandea Bagus Adnyanaesa Parasari, Nyoman Sri Manik Permana, Putu Indra Pika, Putu Ayu Titha Paramita Prawitasari, Putu Putri Purnama, Ni Wayan Dinda Putra, Komang Satria Wibawa Putri, Ni Putu Ayu Sriniken Dhamayanti Putu Dyah Permatha Korry Putu Eka Rumadana Putu Indra Permana Putu Irma Yunita Putu Pande R. Aprilyani Dewi Putu Ratna Juwita Sari Putu Viona Nita Putri Rumadana, Putu Eka Satya Dwiguna, I Made Septianee, Putu Ditha Sewakottama, Nyoman Gede Rastra Sianipar, Arsia Dondania Suci Artini, Ni Kadek Suwardyanba, Gede Irfan Swandewi, Anak Agung Mia Trisna, Ni Nyoman Putri Bulan Waisnawa, I Kadek Dody Aditya Weda, Putu Arya Krisna