Claim Missing Document
Check
Articles

Penanaman Bibit Pohon di Bukit Fakultas Pertanian Untuk Keberlanjutan Lingkungan Kampus Universitas Negeri Gorontalo Silviana Arsyad; Mayasari Yamin; Hasna Dama
Madaniya Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1247

Abstract

Keberlanjutan lingkungan menjadi perhatian utama dalam pengelolaan ruang terbuka hijau di kampus, salah satunya melalui program penanaman bibit pohon di Bukit Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo. Bukit yang berada di Kawasan Fakultas Pertanian masih dalam kondisi terbuka tanpa penutupan lahan berupa vegetasi pohon, sehingga berpotensi untuk dilakukannya penanaman pohon guna mengurangi erosi permukaan tanah. Selain berfungsi sebagai pengendali erosi, keberadaan pohon-pohon juga memberikan manfaat tambahan menjadi naungan yang mendukung kenyamanan sekitar. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan penanaman bibit pohon di Bukit Fakultas Pertanian untuk keberlanjutan lingkungan kampus Universitas Negeri Gorontalo. Peserta kegiatan ini melibatkan 53 mahasiswa dan tim dosen Jurusan Agroteknologi Universitas Negeri Gorontalo. Metode kegiatan ini dilakukan dengan beberapa tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini mahasiswa dapat memahami bahwa pohon memiliki manfaat ekologis yang menyeluruh dimulai dari akar hingga buah yang dapat dimanfaatkan secara langsung sebagai sumber pangan atau keanekaragaman hayati. Sehingga dengan melakukan penanaman pohon di wilayah kampus dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa terkait teknik-teknik penanaman pohon yang benar. Dengan demikian, diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan keasrian, kenyamanan, dan keindahan lingkungan kampus khususnya di Fakultas Pertanian.
PENDAMPINGAN SISTEM KONSERVASI USAHA TANI JAGUNG BERBASIS KARBON PADA KELOMPOK TANI MAMMINASA DECENG Sukmawati, Sukmawati; Bahruddin, Bahruddin; Harsani, Harsani; Suwardoyo, Untung; Zamzam, Syamsiar; Suherman, Suherman; Yamin, Mayasari; Qadri, Sri Nur; Fatmawati, Fatmawati
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 10 No. 4 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 4 JULI 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v10i4.30912

Abstract

Target produktivitas jagung di lahan kering miring akan sulit dicapai tanpa teknologi konservasi tanah, khususnya penanggulangan erosi dan peningkatan bahan organik tanah.  Biochar merupakan teknologi tepat guna yang dapat meningkatkan daya ikat tanah sehingga tidak muda terdispersi. Kandungan karbonnya yang tinggi menjadi sumber C-organik jika digunakan sebagai bahan pemenah tanah. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan wawasan petani melaksanakan usahatani jagung berbasis konservasi menggunakan biochar sebagai sumber karbon tanah. Metode pelaksanaan adalah demplot di lahan jagung dimana petani melakukan partisipasi aktif dalam setiap kegiatan, yang terdiri dari  pembuatan rorak searah dengan lereng, pembuatan lubangan biopori, aplikasi biochar sebagai bahan pembenah tanah, budidaya jagung sistem legowo 2:1. Luaran kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan petani (76 orang anggota kelompok tani Mamminasa Deceng) tentang konsep usahatani jagung sistem legowo berbasis konservasi dan peran biochar sebagai sumber karbon dalam meningkatkan kulitas tanah serta meningkatnya kesuburan tanah berdasarkan kandungan C-organik tanah (4%).   Kata kunci: Degradasi lahan, jagung, karbon, kekeringan, produktivitas. ABSTRACT The target of corn productivity on sloping dry land will be difficult to achieve without soil conservation technology, especially erosion control and increasing soil organic matter. Biochar is an appropriate technology that can increase soil binding capacity so that it is not easily dispersed. Its high carbon content becomes a source of organic C if used as a soil enhancer. The purpose of this activity is to increase farmers' insight into implementing conservation-based corn farming using biochar as a source of soil carbon. The implementation method is a demonstration plot in corn fields where farmers actively participate in each activity, consisting of making rorak in the direction of the slope, making biopore holes, applying biochar as a soil conditioner and corn cultivation using the 2:1 legowo system corn cultivation using the 2:1 legowo system. The output of this activity is increased knowledge of farmers (76 members of the Mamminasa Deceng farmer group) about the concept of conservation-based corn farming and the role of biochar as a carbon source in improving soil quality and increasing soil fertility based on soil organic C content (4%). Keywords: Land degradation, corn, carbon, drought, productivity.
Peningkatan Kesehatan Masyarakat Melalui Pengolahan Sayuran Bervitamin Tinggi Di Desa Jampue Kecamatan Lanrisang Kabupaten Pinrang Zamzam, Syamsiar; Yamin, Mayasari; Mutmainnah, Nurul; SC, Ummu Kaltsum
Hippocampus: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): December 2022
Publisher : PUSAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT (PPPM) POLITEKNIK NEGERI SAMBAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.918 KB) | DOI: 10.47767/hippocampus.v1i2.415

Abstract

Lack of public attention about the impotance of nutritious food for health. Most people in the village have switched to fast food such as instant noodles and canned fish, so they forget that vegetables are rich in nutrients. Thus resulting in malnutrition such as Kwashiorkor, marasmus, anemia, goiter, hyponatremia, hypokalemia, and vitamin deficiency. This community service activity is based on empowering village communities through vegetable processing training. This activity aims to convey to the public about the importance of maintaining health by consuming vegetables that are high in vitamins. The result of the activities achieved are very high public interest, the the community knows the nutritional content of vegetables and the community knows how to process various tiger vegetables which are high in vitamins to prevent malnutrition from an early age.
Karakteristik dan Analisis Korelasi Karakter Fisiologis Tanaman Jagung Hibrida (Zea mays L.) pada Tanah Bertekstur Liat Diperkaya Pupuk Slowrelease Berbasis Biochar: Characteristics and Correlation Analysis of Physiological Characters of Hybrid Corn Plants (Zea mays L.) on Clay-Textured Soil Enriched with Biochar-Based Slowrelease Fertilizer Mila Astiani; Sukmawati, Sukmawati; Rahim, Iradhatullah; Yamin, Mayasari; Suherman, Suherman
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 12 No. 2 (2024): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v12i2.3455

Abstract

Peningkatan produktivitas jagung sangat dipengaruhi oleh karakter fisiologi seperti klorofil dan stomata daun. Hal ini sangat berkaitan dengan proses fotosintesis yang dipengaruhi oleh kandungan nitrogen dan air dalam tanah. Penelitin ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan pupuk slowrelase dari biochar tongkol jagung berbasis NPK terhadap karakter dan kolerasi fisiologi tanaman jagung. Metode penelitian merupakan percobaan lapangan menggunakan Rancangan Acak Kelompok untuk menguji empat jenis perlakuan, yakni Pupuk kimia (P0), pupuk slowrelase berbasis NPK (P1), pupuk slowrelase diperkaya urin sapi (P2) dan pupuk slowrelase diperkaya urin sapi dan bakteri (azotobacter dan basillus)(P3). Parameter yang diamati terhadap karakter fisiologi tanaman jagung, yakni Chlorofil content Indeks (CCI), kehijauan daun, jumlah stomata dan ukuran stomata serta korelasi antar karakteri fisiologi. Hasil penelitian menemukan bahwa pemberian pupuk slowrelase diperkaya urin sapi dan bakteri memberikan hasil terbaik pada CCI dan kehijauan daun yakni 44,64 dan 3,77 berbeda nyata hingga sangat nyata dengan pemberian pupuk kimia (16,27; 2,77). Untuk tindak adaptasi pemberian pupuk slowrelease diperkaya urin sapi dan bakteri mengurangi jumlah ukuran stomata dengan hasil yang lebih kecil (78,33) berbeda nyata dengan pemberian pupuk slowrelease pengkayaan bakteri (P0,P1 dan P2). Terdapat korelasi yang nyata antara CCI dan jumlah stomata terhadap kehijauan daun. Berdasarkan hal tersebut, maka penggunaan pupuk slowrelase yang diperkaya urin sapi dan bakteri menjadi strategi adaptif usaha tani jagung menghadapi perubahan iklim. Increasing corn productivity is strongly influenced by physiological characters such as chlorophyll and leaf stomata. This is closely related to the photosynthesis process which is influenced by the nitrogen and water content in the soil. This research aims to use slow-relase fertilizer from NPK-based corn cob biochar on the characteristics and physiological correlation of corn plants. The research method was a field experiment using a Randomized Block Design to test four types of treatment, namely chemical fertilizer (P0), NPK-based slowrelase fertilizer (P1), slowrelase fertilizer enriched with cow urine (P2) and slowrelase fertilizer enriched with cow urine and bacteria (azotobacter and bacillus )(P3). Observation parameters on the physiological characteristics of corn plants, namely Chlorophyll content Index (CCI), leaf greenness, number of stomata and stomata size as well as correlation between physiological characteristics. The results of the research found that the application of slowrelase fertilizer enriched with cow urine and bacteria gave the best results in CCI and leaf greenness, namely 44.64 and 3.77, significantly to very significantly different from the application of chemical fertilizer (16.27; 2.77). For adaptation, giving slow-release fertilizer enriched with cow urine and bacteria reduced the number of stomata sizes with smaller results (78.33), significantly different from giving slow-release fertilizer enriched with bacteria (PO, P1 and P2). There is a real correlation between CCI and the number of stomata on leaf greenness. Based on this, the use of slowrelase fertilizer enriched with cow urine and bacteria is an adaptive strategy for corn farming to face climate change.
Seleksi dan Aksi Gen Karakter Morfologi Kecambah Padi Varietas Inpari Nutri Zinc Berdasarkan Analisis Korelasi dan Sidik Lintas: Morphological Character Selection of Rice Sprouts Inpari Nutri Zinc Varieties Based on Correlation Analysis and Cross Yamin, Mayasari; Arsyad, Silviana; Puspitasari, Indah
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 13 No. 3 (2025): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v13i3.7104

Abstract

Analisis korelasi dan sidik lintas merupakan analisis statistik deskriptif untuk memahami hubungan langsung dan tidak langsung antar karakter morfologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon perendaman benih terhadap karakter amatan; menduga aksi gen yang mengendalikan karakter perkecambahan benih padi terhadap perendaman benih; memperoleh karakter amatan yang memiliki keeratan hubungan dengan karakter lainnya melalui nilai korelasi; dan mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung beberapa karakter amatan perkecambahan benih padi terhadap beberapa perlakuan perendaman benih. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo pada Bulan November 2024. Penelitian ini menggunakan rancangan faktorial dua faktor dalam RAL, dimana faktor pertama terdiri atas jenis perendaman yaitu tanpa perendaman, perendaman menggunakan air biasa, air kelapa, air panas suhu 40°C, dan ekstrak bawang merah. Sedangkan untuk faktor kedua yaitu durasi perendaman yang terdiri atas 5 menit dan 10 menit. Hasil penelitian menunjukkan perendaman benih berpengaruh nyata terhadap perkecambahan benih padi Var. Inpari Nutri Zinc yang dibuktikan dari nilai kuadrat tengah, dominansi karakter amatan dipengaruhi oleh aksi gen aditif dan epistasis komplementer dan dikendalikan oleh banyak gen, karakter panjang plumula dan radikula berkorelasi positif dan sangat kuat dengan karakter kadar air kecambah. Sementara bobot kering kecambah berkorelasi negatif dan berpengaruh sangat nyata terhadap kadar air kecambah; dan karakter bobot kering kecambah menghasilkan pengaruh langsung tertinggi serta karakter panjang radikula menghasilkan pengaruh tidak langsung tertinggi. Sehingga, karakter kadar air kecambah dan panjang plumula dapat digunakan sebagai karakter seleksi untuk uji perkecambahan benih padi menggunakan perlakuan perendaman benih. Correlation and cross-fingerprint analysis is a descriptive statistical analyses to understand the direct and indirect relationships between morphological characters. This study aims to determine the response of seed soaking to observed characters; predict the action of genes that control rice seed germination characters to seed soaking; obtain observed characters that have a close relationship with other characters through correlation values; and determine the direct and indirect effects of several observed characters of rice seed germination on several seed soaking treatments. This study was conducted at the Agronomy Laboratory, Faculty of Agriculture, Gorontalo State University in November 2024. This study used a two-factor factorial design in RAL, where the first factor consisted of the type of soaking, namely, without soaking, soaking using plain water, coconut water, hot water at 40°C, and shallot extract. The second factor is the duration of soaking, which consists of 5 minutes and 10 minutes. The results showed that seed soaking had a significant effect on the germination of rice seeds of Var. Inpari Nutri Zinc, as evidenced by the mean square value, the dominance of observed characters is influenced by additive gene action and complementary epistasis, and is controlled by many genes. The plumule and radicle length characters decrease positively and very strongly with the character of the water content of the sprouts. While the dry weight of the sprouts has a negative and very significant effect on the water content of the sprouts, the dry weight character of the sprouts produces the highest direct effect, and the radicle length character produces the highest indirect effect. Thus, the characters of the water content of the sprouts and the length of the plumule can be used as selection characters for rice seed germination tests using seed soaking treatments.
Pembuatan Pupuk Organik Kombinasi Tiga Jenis Rumput Laut Modifikasi ZPT Alami: Manufacturing Organic Fertilizer From a Combination of Seaweed Modification of Natural Growth Regulators Yamin, Mayasari; Nur Qadri, Sri; Hidayat Rahman Side, Taufiq
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 12 No. 1 (2024): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v12i1.3032

Abstract

Status kesuburan tanah merupakan faktor penting yang menentukan keberhasilan pertumbuhan dan produksi tanaman. Kesuburan tanah menggambarkan kemampuan tanah mendukung pertumbuhan dan produksi tanaman. Ketersediaan unsur hara di dalam tanah terus berkurang akibat dari pengambilan hasil tanam atau pengurasan hasil panen sehingga tanah perlu dipupuk untuk menggantikan unsur hara yang terangkut dan untuk mempertahankan tingkat produktivitas lahan. Pemupukan tanah dapat dilakukan menggunakan pupuk anorganik dan atau pupuk organik. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pupuk organik Eco Glasum yang ramah lingkungan. Eco Glasum merupakan pupuk kompos modifikasi berbentuk padat yang terdiri atas 3 jenis rumput laut yaitu Eucheuma cottoni, Glacilaria sp., Sargassum sp. dan dikombinasikan dengan ekstrak bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan di KP. Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare pada bulan Juni 2023. Parameter amatan terdiri atas tekstur, warna, dan aroma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembuatan pupuk organik yang berbahan dasar kombinasi dari rumput laut yang dimodifikasi dengan ZPT alami memiliki tektur yang remah, warna gelap dan tidak beraroma. Gelap ini menunjukkan bahwa pupuk organik memiliki tingkat kematangan yang optimal. Soil fertility status is an important factor that determines the success of plant growth and production. Soil fertility describes the ability of the soil to support plant growth and production. The availability of nutrients in the soil continues to decrease due to harvesting or depletion of crops, so the soil needs to be fertilized to replace the transported nutrients and to maintain the level of land productivity. Soil fertilization can be done using inorganic fertilizer and/or organic fertilizer. This research aims to obtain Eco Glasum organic fertilizer which is environmentally friendly. Eco Glasum is a solid modified compost fertilizer consisting of 3 types of seaweed, namely Eucheuma cottoni, Glacilaria sp., Sargassum sp. and combined with red onion extract. This research was carried out in KP. Faculty of Agriculture, Animal Husbandry and Fisheries, Muhammadiyah University, Parepare in June 2023. Observed parameters consist of texture, color and aroma. The results of the research show that making organic fertilizer made from a combination of modified seaweed with natural PGRs has a crumbly texture, dark color and no aroma. This darkness indicates that the organic fertilizer has an optimal level of strength.
Pengujian Viabilitas dan Vigor Benih Beberapa Varietas Tanaman Tembakau (Nicotiana tabacum L.): Testing of Viability and Vigor of Seeds of Several Varieties of Tobacco Plants (Nicotiana tabacum L.) Nur Qadri, Sri; Yamin, Mayasari; Dzulkifli Darwis
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 12 No. 1 (2024): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v12i1.3181

Abstract

Tembakau (Nicotiana tabacum L.) merupakan salah satu komoditi perkebunan unggulan yang sangat strategis bagi perekonomian nasional dan secara tidak langsung akan berdampak terhadap aspek sosial, diantaranya sebagai pemasok bahan baku untuk pabrik rokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuan pengujian viabilitas dan vigor benih beberapa varietas tanaman tembakau. Penelitian ini dilaksanakan di Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare pada bulan Juli-Agustus 2023, penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok terdiri dari 1 faktor, dengan faktor varietas teridiri dari v1 (ico lalo), v2 (ico sse), v3 (kemloko) dan v4 (Prancak-95). pengujian viabilitas dan vigor benih tanaman tembakau, untuk karakter amatan kecepatan tumbuh tertinggi pada varietas prancak-95 (V4) yaitu 5.23, indeks vigor tertinggi pada varietas prancak-95 (V4) yaitu 6,00, keserempakan tumbuh yang tertinggi pada varietas prancak-95 (V4), daya berkecambah tertinggi pada varietas Ico lalo (V1) dan varietas prancak-95 (V4) yaitu 9.67 dan Panjang radikula tertinggi pada varietas prancak-95 (V4) yaitu 0.87. Tobacco (Nicotiana tabacum L.) is one of the leading plantation commodities that is very strategic for the national economy and will indirectly have an impact on social aspects, including as a supplier of raw materials for cigarette factories. This study aims to find out the viability and vigor testing of seeds of several varieties of tobacco plants. This research was carried out at the Faculty of Agriculture, Animal Husbandry and Fisheries, University of Muhammadiyah Parepare in July-August 2023, this study used a randomized group design consisting of 1 factor, with varietal factors consisting of v1 (ico lalo), v2 (ico sse), v3 (kemloko) and v4 (Prancak-95). testing the viability and vigor of tobacco plant seeds, for the character of the highest growth speed observation in the prancak-95 (V4) variety which is 5.23, the highest vigor index in the prancak-95 (V4) variety which is 6.00, the highest growing coarseness in the prancak-95 (V4) variety, the highest germination in the Ico lalo variety (V1) and the prancak-95 (V4) variety which is 9.67 and the highest radicle length in the prancak-95 (V4) variety which is 0.87.
Karakterisasi Morfologi Jagung Hibrida (Zea mays L.) pada Berbagai Pemberian Pupuk Slowrelease Berbasis Biochar pada Tanah Bertekstur Liat: Morphological Characterization of Hybrid Corn (Zea mays L.) on Various Applications of Biochar-Based Slowrelease Fertilizer on Clay-Textured Soils Asra Dely; Sukmawati, Sukmawati; Yamin, Mayasari; Muh. Akhsan Akib; Suherman, Suherman
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 12 No. 1 (2024): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v12i1.3375

Abstract

Karakteristik tanah yang bertekstur liat memiliki pori-pori yang kecil sehingga daya simpan airnya relatif tinggi dan berdampak terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Permasalahan tersebut dapat diatasi melalui penggunaan bahan organik yaitu biochar tongkol jagung karena memiliki sifat stabil sebagai pembenah tanah yang dikombinasi dengan pupuk anorganik dan bahan hayati. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh pupuk slow release terhadap karakteristik morfologi tanaman jagung hibrida, dan (2) memperoleh kombinasi pupuk terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan produksi jagung hibrida pada tanah bertekstur liat yang diperkaya dengan pupuk slow release. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Parenring, Kecamatan Rilirilau Kabupaten Soppeng. Materi genetik yang digunakan yaitu jagung hibrida Varietas Bisi-2 yang disusun menggunakan RAK. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa karakter agronomi yang memiliki kuadrat tengah sangat signifikan yaitu karakter panjang ruas. Sedangkan karakter yang mnemiliki kuadrat tengah nyata yaitu karakter tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, panjang daun, lebar daun, panjang tongkol, dan diameter tongkol. Interval KK yang dihasilkan yaitu 1,73% - 14,60%. KK tertinggi yaitu pada karakter panjang rambut jagung mencapai 14,60%. perlakuan pupuk slow release terbaik untuk parameter diameter batang, panjang rambut, lebar daun, dan panjang tongkol dengan rerata masing-masing 19,80 cm; 18,83; 9,83 cm; dan 28,27. Perlakuan pupuk slow release + 30 ml urin sapi terbaik untuk perameter tinggi tanaman, panjang ruas, jumlah daun, dan diameter tongkol dengan rerata masing-masing 169,80 cm; 14,78 cm; 10,54 helai; dan 34,10 cm. kombinasi pupuk slow release + 30 ml urine + 30 ml bakteri Azotobacter + 30 ml bakteri Bacillus sp. menghasilkan panjang daun terbaik dengan rerata 85,54. Sehingga, pemberian kombinasi pupuk yang terbaik untuk komponen hasil jagung hibrida yaitu pupuk slow release + 30 ml urin sapi. The characteristic of clay-textured soil is that it has small pores so that its water retention capacity is relatively high and has an impact on plant growth and development. This problem can be overcome through the use of organic materials, namely corncob biochar because it has stable properties as a soil conditioner combined with inorganic fertilizers and biological materials. This research aims to determine (1) the effect of slow release fertilizer on the morphological characteristics of hybrid corn plants and (2) obtain the best fertilizer combination in increasing the growth and production of hybrid corn on clay textured soils. This research was carried out in Parenring Village, Rilirilau District, Soppeng Regency. The genetic material used is the hybrid corn variety Bisi-2 which was prepared using RAK. Based on the research results, it was found that the agronomic character that has a very significant middle square is the character of segment length. Meanwhile, the characters that have a real middle square are the characters of plant height, number of leaves, stem diameter, leaf length, leaf width, ear length and ear diameter. The resulting KK interval is 1.73% - 14.60%. The highest KK is for the long corn hair character, reaching 14.60%. the best slow release fertilizer treatment for the parameters of stem diameter, hair length, leaf width and cob length with an average of 19.80 cm each; 18.83; 9.83cm; and 28.27. The slow release fertilizer + 30 ml cow urine treatment was best for plant height, internode length, number of leaves, and cob diameter with an average of 169.80 cm each; 14.78cm; 10.54 strands; and 34.10 cm. combination of slow release fertilizer + 30 ml urine + 30 ml Azotobacter bacteria + 30 ml Bacillus sp bacteria. produced the best leaf length with an average of 85.54. So, the best fertilizer combination for hybrid corn yield components is slow release fertilizer + 30 ml of cow urine.
Genetic Diversity of Agronomic Traits in Rice (Oryza sativa L.) Using Several Colchicine Concentrations Hasan, Erfina N; Husain, Indriati; Yamin, Mayasari; Rahim, Yunnita; Dama, Hasna
International Journal of Technology and Education Research Vol. 3 No. 04 (2025): October - December, International Journal of Technology and Education Research
Publisher : International journal of technology and education research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijeter.v3i04.2522

Abstract

This study aimed to evaluate the effects of various colchicine concentrations on the genetic diversity of agronomic traits in rice (Oryza sativa L.). The experiment was conducted at the Agricultural Modernization Application Center (BRMP) Gorontalo from January to April 2025, employing a two-factor factorial completely randomized design (CRD). The first factor was rice variety, comprising two levels: V1 (Inpago 13 Fortis) and V2 (Inpari Nutri Zinc), while the second factor was colchicine concentration with four levels: P0(control/0 ppm), P1 (750 ppm), P2(1000 ppm), and P3 (1250 ppm). Each treatment combination was replicated three times, resulting in 24 experimental units. Observed parameters included both vegetative and generative phases. Results indicated that colchicine did not exert a significant overall effect on either vegetative or generative traits; however, certain concentrations induced an increase in the number of spikelets in the Inpago 13 Fortis variety. In contrast, Inpari Nutri Zinc exhibited higher tolerance to colchicine, maintaining stable growth and morphology across all concentrations. These findings highlight that colchicine effectiveness is highly dependent on dosage and genotype response, emphasizing the need for optimal concentrations to induce mutations without causing toxic effects, thereby providing a foundation for rice mutation breeding.
Genetic Variation of Sorghum (Sorghum bicolor L.) at Several Colchicine Concentrations Based on Agronomic Characteristics Adam, Marta; Husain, Indriati; Yamin, Mayasari; Nurdin; Dude, Suyono
International Journal of Technology and Education Research Vol. 3 No. 04 (2025): October - December, International Journal of Technology and Education Research
Publisher : International journal of technology and education research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijeter.v3i04.2523

Abstract

Sorghum (Sorghum bicolor L.) serves as an alternative food source to rice due to its rich nutritional content. The development of sorghum through breeding can be facilitated using colchicine. This study aimed to: (1) identify sorghum varieties exhibiting the best performance based on agronomic traits; (2) determine the effective colchicine treatment for increasing genetic variation in sorghum varieties; (3) identify agronomic traits with high genetic variability influenced by multiple genes; and (4) evaluate the best interaction between colchicine and variety based on sorghum agronomic traits. The study was conducted from January to April 2025 in the Greenhouse of the Agricultural Assembly and Modernization Agency, Gorontalo. The experiment employed a factorial Completely Randomized Design (CRD), where the first factor consisted of two varieties, Numbu and Kawali, and the second factor comprised four colchicine concentrations: 0 ppm, 750 ppm, 1000 ppm, and 1250 ppm. Each treatment was replicated three times, resulting in a total of 24 experimental units. The results indicated that the Numbu variety exhibited the highest genetic variability based on leaf area; a colchicine concentration of 750 ppm effectively enhanced sorghum plant variability; plant height, panicle length, and leaf area displayed high genetic variation and were controlled by multiple genes; and the interaction of the Numbu variety with 750 ppm colchicine showed the most favorable performance based on the selection traits of panicle length, plant height, and leaf area. Therefore, this combination holds potential for the colchicine-based development of sorghum
Co-Authors Adam, Marta Adi Irwandi Ahmad Riadi Aji, Agung Pangestu Andi Desiah Pradilia Andi Dita Tawakkal Gau Andi Dita Tawakkal Gau Andini Citra Amalia Arnama, I Nyoman Arsyad, Silviana Asra Dely Asra, Reza Ayunawati, Luthfi Dama, Hasna Darwis, Dzulkifli Dude, Suyono Dzulkifli Darwis Efendi, Darda Eka Suddartik Fatmawati Fatmawati Fatmawati, Fatmawati Fauzan Zakaria Fitri Indah Yani Fitri Indah Yani, Fitri Indah Hairuddin, Rahman Hama, Sartia Harsani, Harsani Hasan, Erfina N Hasna Dama Hidayat Rahman Side, Taufiq Indah Puspitasari Indah Puspitasari INDAH PUSPITASARI Indriati Husain Iradhatullah Rahim Irhamnawati Pulogu, Siska Jafar, Muhammad Iqbal Lidya Lidya Mila Astiani Muh. Akhsan Akib Muhammad Yusuf Yunus Nadar Nadar Nikmah Musa Nining Triani Thamrin Nur Ilmi Nur Indah Yanti Nur Silfiah Amin Nurbaya Nurbaya, Nurbaya Nurdin . Nurul Mutmainnah Nurul Mutmainnah Nurul Mutmainnah, Nurul Putera, Muh. Ikbal Rahman Side, Taufiq Hidayat Ria Indriani Ria Megasari Rosdiana Rosdiana S. Suhadi Sartia Hama Silviana Arsyad Soraya Wartabone Soraya Wartabone Sri Mulyani Sri Mulyani Sri Nur Qadri Sri Nur Qadri Sri Nur Qadri Suherman, Suherman Suherman, Suherman Sukmawati Sukmawati Sulle, Atrieda Supriyo Imran Syamsiar Zamzam Taufiq Hidayat Taufiq Hidayat RS Taufiq Hidayat RS Taufiq Hidayat RS Taufiq Hidayat RS Trikoesoemaningtyas Triokoesoemaningtyas Triokoesoemaningtyas Trisnawaty AR Ummu Kaltsum SC Untung Suwardoyo Yunnita Rahim Yunus, Yusdalifa Ekayanti Zulfiani Zulfiani Zulfrianto Yusrin Lamasigi Zulham Sirajuddin