Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Hukum atas Sistem Pembayaran Uang Kompensasi bagi Pekerja Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) Kasus Tenaga Security Destiana, Suhendri Zikri; Suhartini, Endeh; Sihotang, Sudiman; Erbiana, Nyi Mas Gianti Bingah
AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis Vol. 4 No. 3 (2024): AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/jmh.v4i3.1092

Abstract

This study legally analyzes the compensation payment system for workers with a fixed-term employment agreement (PKWT), especially in the case of security personnel. This study discusses the Legal Rules Concerning the Compensation Payment System for Termination of PKWT Workers by the User Company and the Legal Protection Given to Security Personnel as PKWT Workers. The research method used by the author uses a juridical-normative method which aims to analyze the legal loopholes and practices that occur in the implementation of the compensation system. The results of this study are that First, PKWT without a written agreement makes security personnel not get definite protection if the user company does not want to use them. Second, the work agreement between security personnel and the user company can be a basis for protecting the rights and obligations of workers.
IMPROVING THE PERFORMANCE OF HEALTH PERSONNEL (NAKES) POST COVID-19 THROUGH TELEMEDICINE HEALTH SERVICES Suhartini, Endeh; I, M.Dikdik; Suryani, Danu; Imantaka, Balvas; Devisa, Devisa
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Health workers are people who have expertise through formal education and training in certain scientific disciplines so that they professionally have expertise and abilities in the field of health services. After Covid-19, as health service technology develops, it becomes more advanced and develops rapidly, one of which is the professional skills possessed by health workers, which are carried out through telemedicine to meet the needs of the community quickly and precisely, especially for those who are sick. The development of telemedicine health services is growing rapidly and starting with Covid-19, people need health services during Covid-19 because of limited steps and restrictions on limited consultations to health workers, so telemedicine is the first step for electronic consultations. Telemedicine is a major revolution in the health sector which continues to develop until after Covid-19. Telemedicine continues to be carried out by the community to meet health needs so that they do not meet directly with medical personnel, just technology that makes it possible for users.
Analisis Hukum terhadap Prosedur Pemberian Pembebasan Bersyarat bagi Narapidana Tindak Pidana Terorisme di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Kelas IIb Sentul berdasarkan Permenkumham Nomor 7 Tahun 2022 Rahmi Aprilia, Erina; Suhartini, Endeh; Djuniarsono, R.
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 9 (2024): Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v2i9.248

Abstract

Pembebasan bersyarat adalah remisi dari negara yang memungkinkan narapidana bebas lebih awal dari masa hukuman sebenarnya, asalkan memenuhi syarat-syarat yang diatur dalam Permenkumham Nomor 07 Tahun 2022. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis prosedur pemberian pembebasan bersyarat bagi narapidana tindak pidana terorisme di Lapas Kelas IIB Sentul berdasarkan Permenkumham Nomor 7 Tahun 2022, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dan upaya mengatasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yuridis normatif yaitu hukum dikonsepsikan sebagai norma, kaidah, asas atau dogma-dogma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pembebasan bersyarat bagi narapidana tindak pidana terorisme di Lapas Kelas IIB Sentul telah dilaksanakan sesuai dengan Permenkumham Nomor 7 Tahun 2022. Namun, beberapa narapidana yang memenuhi syarat belum dibebaskan karena adanya faktor penghambat. Keseimpulannya, meskipun pembebasan bersyarat merupakan hak yang harus dipenuhi, terdapat berbagai kendala dalam pelaksanaannya. Upaya perbaikan sistem administrasi dan peningkatan koordinasi antar lembaga diperlukan untuk mempercepat proses pemberian hak ini.
KEPASTIAN HUKUM PEMBERIAN GARANSI BAGI KONSUMEN ATAS PRODUK ELEKTRONIK DIKAITKAN DENGAN UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN KONSUMEN Nova Shintia Maulani; Endeh Suhartini; Ani Yumarni
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 8 No. 4 (2024): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v8i4.7425

Abstract

Konsumen seharusnya mendapatkan hak sesuai dengan apa yang telah diperjanjikan dalam jual beli online (e-commerce). Sebab garansi melekat kepada barang yang telah dibeli, hal ini merupakan suatu bentuk pertanggungjawaban yang diberikan oleh penjual kepada konsumen. Lalu seperti apa perlindungan hukum yang diberikan kepada konsumen atas barang yang dibeli secara online tersebut. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah yuridis-normatif atau pendekatan undang-undang (metode perbandingan hukum) Dalam penelitian hukum normatif ini, yang menjadi objek penelitian diantaranya yaitu meliputi penelitian asas-asas hukum, penelitian perbandingan hukum dan penelitian tentang taraf sinkronisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian garansi bagi konsumen atas produk elektronik di dasarkan pada Pasal 7 huruf e UUPK. Adapun bentuk perlindungan hukum bagi konsumen atas pemberian garansi melalui surat perjanjian jual beli alat elektronik melalui E-Commerce merupakan layanan yang diberikan pelaku usaha yang dapat memberikan jaminan rasa aman kepada konsumen atas pamakaian produk yang dibelinya,
Legal Protection Of Indonesian Migrant Workers In Malaysia From The International Labor Organization (ILO) Perspective Habib, Yahya Abdul; Roestamy, Martin; Suhartini, Endeh
International Journal of Business, Law, and Education Vol. 5 No. 2 (2024): International Journal of Business, Law, and Education
Publisher : IJBLE Scientific Publications Community Inc.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56442/ijble.v5i2.956

Abstract

Work is the need for everyone to meet the needs of life for themselves and their families. Indonesian migrant workers have high hopes for improving their lives to achieve the welfare of themselves and their families, one of which is by working in Malaysia. This study uses an empirical juridical method with direct interview and observation methods in Malaysia and related parties to obtain accurate data. Some conditions and problems occur for Indonesian migrant workers working in Malaysia. In working in Malaysia as an Indonesian Migrant Worker, you must go through stages according to the provisions of the Law, and if violated, there are strict sanctions. The UN agency that handles Manpower issues, or the ILO, must provide strict supervision and guidance for Legal Protection and Legal Certainty for everyone who works abroad. Good coordination between the Central and Regional Governments, especially in Indonesia, is essential so that cases against Indonesian Migrant Workers can be appropriately handled.
Azas Keterbukaan Bagi Pelayanan Internet Berbayar di Lingkungan Kota dan Kabupaten Bogor Terhadap Provider -, Riki Nova Nugraha; Endeh Suhartini; Nurwati
JURNAL ILMIAH LIVING LAW Vol. 17 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Living Law
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jill.v17i1.10052

Abstract

This research is an empirical legal research. Empirical legal research, namely legal research conducted by collecting data from primary data or data obtained directly from research subjects, which is carried out either through observation or direct interviews. Based on the research results, it is known that the form of responsibility given by the Provider (ISP) for internet network quality disturbances experienced by customers (consumers) varies. The legal protection given to consumers due to disruption to the quality of the internet network according to Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection is that consumers have the right to claim compensation from the ISP, unless the ISP can prove that the loss was not caused by their mistakes and/or negligence Completion of compensation losses can be implemented through court proceedings or out of court, such as through conciliation, mediation, or arbitration as well as through an institution tasked with resolving disputes between consumers and business actors, namely the Consumer Dispute Settlement Agency (BPSK).
Pengembangan Model Pengikatan Jaminan Fidusia Dari Objek Bangunan Gedung Untuk Kepastian Hukum Terhadap Eksekusi Jaminan Poppy Pujiono; Endeh Suhartini; Abraham Yazdi Martin; Sudiman Sihotang
JURNAL ILMIAH LIVING LAW Vol. 17 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Living Law
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jill.v17i1.10730

Abstract

This research aims to analyze the development of a model of fiduciary binding with building objects on other people's land that is just based on contract law and knowing and analyzing legal certainty in credit settlement with building objects on other people's land in bad credit. The method used in this study is the normative juridical law research method. The results showed that the development of a fiduciary binding model with building objects on other people's land that is fair based on contract law can rely on regulations to the Civil Code as the legal basis for its implementation. With the economic value of a kiosk standing on someone else's land, the object can be guaranteed by a fiduciary with a mark of rights, namely, a Deed of Fiduciary Guarantee from a Notary Public and also registered with the Fiduciary Registration Office. Both are using a building rental model, not buying and selling because the building stands on someone else's land rights, namely the DKI Jakarta Provincial Government. The registration also creates legal certainty for the contracting parties, especially if the fiduciary object becomes a credit guarantee at the bank which will remain attached to the executory beslag in it.
ANALISIS HUKUM DALAM PENINGKATAN PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT TIDAK MAMPU UNTUK KEPASTIAN DAN KEADILAN Dwiagustini, Dwiagustini; Endeh Suhartini; R. Djuniarsono
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 6 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v11i6.12199

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Analisis Hukum Dalam Peningkatan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Tidak Mampu Untuk Kepastian dan Keadilan, Penelitian ini juga menganalisis efektivitas implementasi regulasi hukum dan faktor yang menghambat hal tersebut. Jenis penelitian ini termasuk penelitian hukum empiris dan lapangan. Pendekatan yang digunakan adalah kombinasi pendekatan melalui berbagai litaratur baik dari undang-undang dan konseptual. Sumber-sumber yang digunakan meliputi data primer seperti wawancara dan observasi, serta sumber sekunder seperti bahan-bahan hukum primer. Teknik pengumpulan datanya melibatkan wawancara, Reseach Literatur, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan regulasi hukum di Puskesmas Pagar Jati menunjukkan efektivitas dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, dengan proses kerja yang terstruktur dan mengikuti prosedur yang ditetapkan. Kebijakan ini mencakup aspek pelayanan pasien dan pengelolaan internal, seperti pendaftaran dan penanganan keluhan, yang bertujuan untuk menjaga keselamatan pasien dan meningkatkan kepercayaan masyarakat. Namun, kendala seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya pelatihan tenaga kesehatan, dan tantangan koordinasi antarinstansi menghambat implementasi regulasi secara optimal. Selain itu, faktor eksternal seperti kebijakan pemerintah yang kurang mendukung dan rendahnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya hukum dalam pelayanan kesehatan juga berkontribusi pada kesulitan dalam penerapan hukum, sehingga mengurangi efektivitas pelayanan di Puskesmas Pagar Jati.
Analisis Hukum Protap Kerja Korps Brimob Dalam Menangani Kerusuhan Massa Berdasarkan Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2017 Maha Arjiana, I Wayan; Suhartini, Endeh; Yumarni, Ani
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 4 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i4.14501

Abstract

Untuk mewujudkan Kamtibmas, tuntutan untuk mengoptimalkan tugas Korps Brimob didukung oleh sinergitas polisional untuk menangani gangguan keamanan berintensitas tinggi harus dikaji secara akademis dalam praktik. Keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) adalah upaya yang dilakukan untuk menjaga kelangsungan kewibawaan pemerintah, yang sangat penting untuk ketahanan nasional. Karena negara saat ini sedang dalam proses pembangunan, terciptanya kamtibmas yang kuat adalah salah satu komponen penting yang diperlukan untuk pembangunan yang sukses. Salah satu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari dan menganalisis langkah-langkah yang diambil oleh Korps Brimob dalam menangani kerusuhan massa yang diatur oleh Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2017 dan tantangan yang dihadapinya. Penelitian empiris digunakan, dengan hukum sebagai gejala masyarakat, institusi sosial, atau perilaku yang mempola. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, berdasarkan Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2017, polisi termasuk dalam sistem pertahanan keamanan negara, dan bagaimana Korps Brimob menangani kerusuhan massa. Menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat adalah tanggung jawab utama polisi. Polisi terdiri dari beberapa kelompok, masing-masing dengan tugas dan kewenangan yang berbeda. Polisi yang bertanggung jawab untuk menjaga keamanan masyarakat adalah Korps Brigade Mobile, atau Brimob. Salah satu tanggung jawab brimob adalah menjaga unjuk rasa yang dapat menyebabkan kekacauan dan gangguan.
Analisis Hukum Pelanggaran Hak Cipta melalui Situs Streaming Ilegal Kusumah, Akhmad Hadi; Suhartini, Endeh; Nurwati, Nurwati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i3.58012

Abstract

In this research, the main problem is first, what are the steps for legal protection of cinematography copyright on illegal streaming sites. Second, what are the legal efforts for cinematography copyright holders on illegal streaming sites. This thesis research uses a normative legal approach, namely a legal research method carried out by examining library materials or secondary data. The results of this study are First, the steps for legal protection of cinematography copyright on illegal streaming sites where the Copyright Law provides automatic protection to creators once their creations are physically born, creations that are not registered with the Directorate General of Intellectual Property Rights also receive the same legal protection. However, the process of proving unregistered creations will experience difficulties at the level of proof in court, because in practice there are many cases where creators have difficulty proving their ownership of the creation. therefore, proof of copyright ownership is something important and formal that becomes initial evidence of a creation, but in reality, in practice in the field, that copyright violations still occur, such as the increasingly rampant Illegal Streaming Sites, unstoppable illegal circulation, and copyright violations of moral rights and other economic rights. Second, Legal efforts for Cinematography Copyright holders in illegal streaming sites carried out and/or provided by the State through the Copyright Law in criminal and civil manner. The fairly high criminal sanctions are a reflection of the commitment of the Republic of Indonesia government to provide maximum protection against copyright infringement.
Co-Authors -, Riki Nova Nugraha Abdullah Emile oemar Alamudy Abraham Yazdi Martin Achmad Jaka Santos Adiwijaya Ade Rahmat Ade Rahmat, Ade Adi Sujarwo Agus Surachman Alfarizi, Rinaldi Muhammad Angga Kurniawan Anna Sardiana, Anna Asep Thobibuddin Qolyubi balvas Imantaka Cayla Dadang Suprijatna danang wijayanto dani purwanto Dede Kania Defisa Destiana, Suhendri Zikri Devi Aprianti Devisa, Devisa Dewi Sulastri Dodi Dwiagustini, Dwiagustini Edy Santoso Eka Suprihatiningsih Euis Hertiani Fajrian, Algi Muhammad Fallahudin, Nouval Yustiar Gilalo, Jerymianus Habib, Yahya Abdul Haerudin . Haikal Ikram Arya Ranggana Haqqi, Abdurrahman Raden Aji Hazar Kusmayanti Hazar Kusmayanti, Hazar Hermawan, Danang Prasetyo Hertiani, Euis Husain, Saddam I, M.Dikdik Imantaka, Balvas Iwan Wahyudi Ju naidi Kusumah, Akhmad Hadi Larasti, Gabriella Diva Luthfiani, Siti Hanifah Ma'arif, Rizal Syamsul Maha Arjiana, I Wayan Matin, Muhamad Akbar Medita Pratiwi Muhammad Aminulloh Muhammad Taufich Hidayat MULYADI Mulyadi Mulyadi Mulyadi Mulyadi Munandar, Andra Septia naidi, Ju Nanak , Nanak Sukron Nova Shintia Maulani Nur Fitri Melnia Nurwati Nurwati Nurwati Nuwarti Nyi Mas Gianti B. Erbiana Nyi Mas Gianti Bingah Erbiana Omon Remen Poppy Pujiono Pratama, Aldi Fajar Pratiwi, Lia Indah Pribadi, Rian Putri Romadonna Raden Djuniarsono Raditya, I Ketut Nanda Raditya Rahayu Nuraeni Rahmah, Alya Baetu Rahmi Aprilia, Erina Rajamanickam, Ramalinggam Ramalinggam Rajamanickam Remen, Omon Roestamy, Martin Roni Ismail Rosadi Rudi Avianto Rumatiga, Hidayat Sabila PM, Nurfajrina Saprudin, Muhamad Asep Saputra, Aries Barlian Sidik, Adi Permana Sihotang, Sudiman Siregar, Togar Natigor SITI MARYAM Sogio Sujarwo, Adi Sulastri, Dewi Suryani, Danu Syahputra, Roby Firlyando Syaiful aditya saputra Ujang Bahar Wahyudi, Tony Agus Wicaksono, Tunggul Yumarni, Ani