Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PENCEGAHAN DAN PENANGANAN BULLYING BERBASIS HADIS MENGGUNAKAN METODE BUTTERFLY HUG: STRATEGI PEMULIHAN TERHADAP MENTAL KORBAN DAN PELAKU BULLYING Sulaiman Hasyim, Muhammad; Rochmawati, Ida; Firulloh Azzuhdi, Muhammad; Wafa As-Shidiqi, Ikromul; Fauziah, Malihatul; Lailatul Maf'ulah, Nuril; Merlinda, Meta; Syamikhoh, Intan; Amanda Listari, Putri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 12 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i12.4528-4537

Abstract

Bullying masih menjadi perbincangan hangat karena sering terjadi di lingkungan sekolah, salah satunya seperti di MI Hidayatul Ulum Sidoarjo. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, ditemukan kasus bullying yang terjadi akibat faktor kurangnya pemahaman siswa terkait dampak negatif bullying serta kurangnya perhatian yang tidak mereka dapatkan dari rumah, sehingga membuatnya mencari perhatian melalui cara yang kurang baik. Langkah yang diambil untuk mengatasi dua faktor tersebut adalah melakukan edukasi anti-bullying berbasis hadis “kasih sayang terhadap sesama” serta terapi menggunakan metode butterfly hug dengan tujuan untuk memulihkan kembali kesehatan mental dan psikis anak. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Community-Based Research (CBR) melalui empat tahapannya. Hasil dari pengabdian ini diketahui melalui proses wawancara ke beberapa responden yang telah mengikuti edukasi serta terapi, bahwa mereka telah mengetahui dampak negatif dari tindakan bullying melalui hadis. Butterfly hug juga terbukti membantu dalam memulihkan mental dan psikis anak
PARENTING SEBAGAI MEDIA EDUKASI PENGUATAN KARAKTER ANAK USIA DINI DI TK MUSLIMAT NU KHADIJAH 1 KERTOSONO Sulaiman Hasyim, Muhammad; Zainnurrofiq, Muhammad; Fauziah, Malihatul; Azh-Zahro, Fatima; Pramudita, Lauhannia; Putri Herdianti, Eka; Rochmawati, Ida; Asyiah, Siti; Muslichah, Iffayatul
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 12 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i12.4538-4546

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk menguatkan peran orang tua dalam pendidikan karakter anak usia dini melalui program parenting. Kegiatan ini dilaksanakan di TK Muslimat NU Khadijah 1 Kertosono yang bekerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kertosono dalam rangkaian program MBKM Kementerian Agama Republik Indonesia. Metode pelaksanaan meliputi persiapan awal, pelaksanaan dan evaluasi. Sedangkan proses kegiatan penyuluhan berbasis ceramah interaktif, dan sesi diskusi partisipatif dengan wali murid. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman orang tua mengenai pentingnya keterlibatan dalam pembentukan karakter anak, khususnya dalam aspek religius, tanggung jawab, dan sopan santun. Selain itu, pendekatan parenting yang dikembangkan dalam kegiatan ini juga mampu menciptakan ruang komunikasi yang positif antara guru, orang tua, dan anak. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam memperkuat kolaborasi antara lembaga pendidikan, masyarakat, dan pemerintah dalam mendukung pendidikan karakter anak usia dini. Dengan harapan, kegiatan ini dapat direplikasi di wilayah lain sebagai bagian dari implementasi program yang berktelanjutan
Kamaruddin Amin's Contribution to the Authenticity of the Hadith Putri, Wika Fisepta Septa Tiari Diria; Rochmawati, Ida
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 20, No. 1 : Al Qalam (January 2026 - Special Edition: Islamic Studies)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v20i1.5909

Abstract

Research on the historicity of hadith has been strongly influenced by methods developed by non-Muslim scholars, such as matn dating, sanad analysis, hadith codices, and isnad cum matn analysis, which often question the attribution of hadith to the Prophet Muhammad. Scholars like Ignaz Goldziher, Joseph Schacht, and Harald Motzki introduced theories such as common link and argumentum e silentio, leading to skepticism regarding hadith authenticity. This study examines Kamarudin Amin’s critique of these approaches. He argues that dating methods alone cannot serve as a definitive basis for validating or rejecting hadith historicity. Instead, he proposes an integrative approach that combines sanad and matn criticism to achieve a more comprehensive analysis. Kamarudin Amin contends that common links do not necessarily indicate fabrication but reflect systematic transmission processes. He also addresses debates on the justice of the Companions by contextualizing historical events such as the Jamal War and the assassination of ‘Uthman. Through textual reconstruction and variant analysis, this research highlights his contribution to developing an integrative and context-sensitive methodology in hadith studies, reinforcing the relevance of Islamic scholarly traditions in contemporary academic discourse.
Pengaruh Kualitas Layanan terhadap Tingkat Kepuasan Pelanggan (Study Kasus pada Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Pangsuma Putussibau) Aji, Setiyo; Rochmawati, Ida; Rajati, Tati
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.9955

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas layanan Passenger Service (PAS) di Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Pangsuma Putussibau serta pengaruhnya terhadap kepuasan pelanggan. Layanan PAS meliputi penyediaan informasi, bantuan penumpang, kenyamanan fasilitas, dan respons petugas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif asosiatif melalui angket kepada 100 penumpang yang dipilih secara accidental sampling. Variabel bebas terdiri atas reliabilitas, daya tanggap, jaminan, empati, dan bukti fisik; sedangkan variabel dependen adalah kepuasan pelanggan. Hasil analisis menunjukkan bahwa reliabilitas berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan (sig. 0,003; t hitung 3,678; mean 3,76). Daya tanggap juga berpengaruh signifikan (sig. 0,003; t hitung 3,038; mean 3,57). Empati memberikan pengaruh signifikan (sig. 0,008; t hitung 2,793; mean 3,64). Bukti fisik menjadi variabel paling dominan (sig. 0,000; t hitung 4,919; mean 3,61). Sementara itu, jaminan tidak menunjukkan pengaruh signifikan (sig. 0,933; t hitung –0,084), meskipun skor mean berada pada kategori baik (3,75). Secara simultan, seluruh variabel kualitas layanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan berdasarkan uji F (sig. 0,00; f hitung 64,239). Hasil penelitian menegaskan bahwa kualitas layanan PAS secara keseluruhan menentukan tingkat kepuasan pelanggan. Variabel bukti fisik menjadi faktor yang paling memuaskan, sedangkan aspek jaminan memerlukan peningkatan agar mutu layanan bandara dapat memenuhi harapan pengguna secara optimal.
Implementasi Kebijakan Penyaluran Obat Keras di Apotek Wilayah Kabupaten Sanggau Tampubolon, Erik Budianto; Rochmawati, Ida; Madya, Faizal
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i1.63706

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi kebijakan penyaluran obat keras di apotek wilayah Kabupaten Sanggau, berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan teori kebijakan publik Van Metter dan Van Horn. Sumber informasi dipilih melalui purposive sampling dan incidental sampling, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penyaluran obat keras di apotek Kabupaten Sanggau belum optimal. Beberapa faktor penghambat meliputi belum jelasnya standar penyerahan obat keras, terbatasnya sumber daya manusia dan anggaran BPOM Sanggau, serta beban kerja petugas yang meningkat. Komunikasi antar organisasi tidak berjalan konsisten, dan pemahaman stakeholder serta masyarakat terkait ketentuan obat keras masih rendah. Sosialisasi yang terbatas dan ketidakselarasan antara peraturan lama dengan kebutuhan situasi terkini turut menghambat implementasi kebijakan. Selain itu, belum ada kebijakan baru di luar ketentuan yang ada, yang menyebabkan peraturan lama tetap menjadi acuan hukum meski sudah kurang relevan.
Evaluasi Program Bantuan Operasional Sekolah Daerah Bagi Guru Tidak Tetap Di Sekolah Menengah Pertama Di Kabupaten Sekadau Prayoga, Yuswa Eko; Rochmawati, Ida; Patriani, Ira
Jurnal Administrasi Publik dan Pemerintahan Vol. 5 No. 1 (2026): SIMBOL : Jurnal Administrasi Publik dan Pemerintahan
Publisher : LPPM STISIP IMAM BONJOL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55850/simbol.v5i1.354

Abstract

This study aims to evaluate the impact of the Regional School Operational Assistance Program (RSOAP) on non-permanent teachers (NPT) in junior high schools across Sekadau Rege ncy. The research explores psychological, work environment, economic, and social aspects affecting non-permanent teachers. Employing a descriptive qualitative approach, data were collected through in-depth interviews with NPTs at Public Junior High School 1 Sekadau Hilir, the school principal, an allowance officer from the Education Department, and the drafter of the Regent’s RSOAP regulation. Psychologically, many NPTs experience anxiety regarding their employment status and irregular fund disbursement, NPTs are treated equally to civil servant teachers, enjoying harmonious relationships and full participation in school activities. Economically, however, GTTs face significant challenges, including incomes below the regional minimum wage and the absence of fixed allowances, leading some to take on secondary jobs. While RSOAP is appreciated, its financial support remains insufficient to ensure economic security. Socially, recognition of professional status is viewed as secondary to financial stability, with most NPTs remaining hopeful for future civil servant status. The study concludes that while RSOAP has had a positive influence, it falls short in addressing key concerns, particularly economic hardship and employment status
Empowerment of Female-Headed Households in Marginalized Communities through Islamic Legal and Sharia Economic Literacy Using an Asset-Based Community Development (ABCD) Approach Azizah, Imroatul; Irfan, Moh; Fathurrohman, Amang; Rochmawati, Ida; Chamami, M. Rikza; Mustofa, Syaiful
Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Asosiasi Dosen Pengembang Masyarajat (ADPEMAS) Forum Komunikasi Dosen Peneliti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/engagement.v10i1.2262

Abstract

Background: Female-headed households in marginalized communities face complex challenges in understanding Islamic law and managing family economics, impacting household resilience and welfare. Purpose of the Study: This community service aims to enhance Islamic legal literacy and strengthen sharia-based economic capacity through local asset optimization. Methods: Using the Asset-Based Community Development (ABCD) approach, this participatory action research involved field observation, interviews, and FGDs with 30 PEKKA in Wedi Village, Bojonegoro. Results: The program successfully identified three key asset clusters: social (pengajian groups), cultural (Islamic values), and economic (culinary, sewing, farming skills). ABCD strategy activated these assets, leading to the formation of the “Srikandi Salak” business group and multidimensional transformation.
Peace Education Berbasis Kearifan Lokal: Membaca Peran Perempuan Tengger melalui Lensa Pendidikan Islam Inklusif Fathurrohman, Amang; Rochmawati, Ida; Azizah, Imroatul; Jauhari, Moh. Irmawan; Muniroh, Alimul
Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami Vol. 13 No. 2 (2025): Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami (Oktober)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/tarbawi.v13i2.1172

Abstract

Purpose: This study aims to explore the strategic role of Tengger women in early conflict detection within religious dynamics in Tosari District, Pasuruan, and to examine how their practices can be understood through the framework of inclusive Islamic peace education. Design/methodology/approach: This research employs a qualitative approach with Miles and Huberman’s interactive analysis model. Data were collected through three months of participatory observation, in-depth interviews with 35 key informants, and focus group discussions (FGDs) with local women's forums, traditional leaders, and religious figures. Research limitations/implications: The study is limited to the Tengger community in Tosari District, East Java. However, the findings provide valuable insights into the development of culturally sensitive and gender-responsive peace education models for multicultural societies and offer practical implications for inclusive Islamic education. Findings: The results reveal how Tengger women activate local wisdom values such as sayan (mutual cooperation) and setuhu (commitment to harmony) as social vigilance mechanisms. Their unique position in traditional social structures enables them to develop effective early warning systems through informal networks and community activities. The study further constructs a critical dialogue between these indigenous practices and Islamic educational principles such as ta'awun (cooperation), ukhuwah (brotherhood), and rahmatan lil 'alamin (mercy to all creation). Originality/value: This research contributes to peace education literature by documenting an organic, community-based model of peace education developed and practiced by indigenous women. It offers a transformative framework for Islamic peace education that integrates cultural wisdom, gender responsiveness, and religious values, providing an alternative model for educational institutions in multicultural contexts
MODEL PENGUATAN KINERJA BENDAHARA PEMBANTU PUSKESMAS DALAM TATA KELOLA KEUANGAN KABUPATEN SEKADAU Waskito, Dhidit Kresno; Rochmawati, Ida; Bida, Obed
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. 23 No. 1 Februari 2026
Publisher : Departemen Pendidikan Administrasi FEB Universitas Negeri Yogyakarta & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/efisiensi.v23i1.92877

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model penguatan kinerja bendahara pembantu puskesmas dalam tata kelola keuangan Kabupaten Sekadau melalui analisis hubungan langsung dan tidak langsung antara beban kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja, dengan komitmen organisasi dan self-efficacy sebagai variabel mediator. Penelitian kuantitatif dengan desain explanatory research ini menggunakan metode survei terhadap 36 bendahara pembantu puskesmas di Kabupaten Sekadau dan dianalisis menggunakan path analysis melalui SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh negatif terhadap kinerja, sedangkan budaya organisasi berpengaruh positif dan menjadi faktor dominan. Komitmen organisasi dan self-efficacy memediasi pengaruh budaya organisasi, namun tidak memediasi pengaruh beban kerja. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan beban kerja yang proporsional dan penguatan budaya organisasi dalam mendukung tata kelola keuangan puskesmas yang efektif dan akuntabel.
Analisis Peran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam Merawat Kerukunan Masyarakat di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat Yohanes, Yohanes; Rochmawati, Ida; Juliana, Ari
Jurnal Ilmiah Administrasi Publik Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Administrasi Publik (JIAP)
Publisher : Badan Penerbitan Jurnal (BPJ) FIA-UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jiap/2023.009.02.9

Abstract

Indonesia, which is diverse in social, cultural, economic and political settings at regional, national and global levels, requires the strength of harmony as social capital. The aim of this research is to explain the effectiveness of the role of the Kesbangpol Agency in maintaining community harmony in Sintang district. The research method used is qualitative, case study. Data collection techniques use interviews, observation and document study. The data analysis technique uses inductive interactive analysis. The research results show that there are three effective roles of the Kesbangpol agency. The role of efficiency is manifested in the vision, mission and program of community harmony in fostering ideology and national insight in the context of political dynamics in areas with various ideological challenges in border areas. The role of balance can be seen from the adaptation and collaboration of the Kesbangpol Agency with various agencies in maintaining harmony and preventing social, political and economic conflicts in the dynamics of SARA conflicts and economic and social problems during the Covid 19 pandemic in border areas. The anticipatory role is manifested in the ability to anticipate early on social, economic and political conflicts related to SARA, resulting in social control and the creation of early vigilance, preventing the spread of conflicts related to SARA that occurred in the last five years in Sintang district. In order for the Kesbangpol Agency's role to be more effective in maintaining harmony, it is necessary to strengthen its early detection capabilities as well as team and program collaboration to expand the realization of the harmony conscious village program throughout the Sintang district and continuously develop ideology and national insight for the community as well as strengthening the ideology of Pancasila and nationalism in border area.