Claim Missing Document
Check
Articles

KONFIRMASI AVIAN PARAMYXOVIRUS TIPE 1 (APMV-1) SECARA HISTOPATOLOGIS, SEROLOGIS, DAN MOLEKULER (Confirmation of Avian Paramyxovirus Tipe 1 (APMV-1) Infection by Histopathology, Serology, and Molecular Method) Agung Arta Putra, I Gusti; Ayu Mirah Adi, Anak Agung
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 10, No 2 (2016): September
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v10i2.5089

Abstract

Research was conducted to detect APMV-1 infection by examining microscopic lesions of chicken suspected ND and confirming the causative agent with serological and molecular assay. Samples obtained from commercial and back yard farm in 9 regencies and city of Bali Province were tested by rapid test for AIV antigen detection. AI negative samples were necropsied, then brain, lungs, and intestines were collected for histopathological examination. Samples tissue of brain, lung, spleen, and intestine were taken aseptically for viral isolation and amplification. Infected allantoic fluid was collected and tested by hemagglutination assay (HA) and hemagglutination inhibition (HI) test to prove APMV-1 serologically. Viral ribonucleic acid was isolated and subsequently reverse transcribed by reverse trasncription reaction followed by amplification by polymerase chain reaction to multiply the cDNA. Microscopically, perivascular cuffing (20%), endoteliosis (75%), and gliosis (75%) were found in the brain. In the lung, an interstitialis pneumonia (50%), lobar pneumonia (5%), and proliferation of pneumosit type 2 (100%) were observed. The most prominent intestinal lesions were catarrhal enteritis (75%) and hemorrhagic necrotizing enteritis (10%). Confirmation of the 20 isolates obtained in this study both serologically and molecularly were positive APMV-1. Moreover PCR results showed that 80% of its amplicon showed a single band and 20% still require some optimizations to get single good bands.
ASPEK PATOLOGIS INFEKSI PARVOVIRUS PADA ANAK ANJING DI KOTA DENPASAR Bagus Oka Winaya, Ida; Ketut Berata, I; Mirah Adi, AAA; Made Kardena, I
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 8, No 2 (2014): September
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v8i2.2619

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai aspek patologis infeksi parvovirus pada anak anjing di Denpasar. Sebanyak 80 ekor anak anjing telah diperiksa pada Laboratorium Patologi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana periode tahun 2011- 2012. Enam belas ekor diantaranya menunjukkan gejala klinis berak darah, depresi, anoreksia, dan dehidrasi. Sinyalemen mengenai umur, jenis kelamin, dan ras juga dicatat. Perubahan patologi anatomi secara signifikan berupa enteritis haemorrhagis et necrotican dapat ditemukan pada semua anak anjing penderita. Kongesti dan nekrosis ditemukan pada epikardium. Gambaran yang bersifat anemia ditemukan pada jaringan limpa, ginjal, hati, sedangkan paruparu mengalami hiperemia. Secara mikroskopis, pada usus halus mengalami hiperemia disertai dengan infiltrasi limfosit, villi terlihat atropi dan nekrosis pada kripta Lieberkuhn. Nekrosis limfosit (limfositolisis) ditemukan pada folikel limpa. Kongesti dan nekrosis pada otot jantung namun intranuclear inclusion bodies hanya ditemukan pada satu anak anjing penderita. Penebalan ditemukan pada septa alveoli sedangkan pada hati dan ginjal hanya ditemukan peradangan ringan. Secara klinis bentuk enteritis hemorhagis et necrotican selalu ditemukan pada anak anjing terinfeksi parvovirus di Kota Denpasar. ________________________
Modifikasi Flake Ubiriga sebagai PMT bagi ibu Hamil KEK di Kota Kupang Ayu Mirah Adi, Anak Agung; Loaloka, Meirina S; L.Sin, Juni Gressilda; Nur, Astuti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8526

Abstract

Kehamilan merupakan suatu kondisi yang rentan terhadap segala macam stress dimana peningkatan proses metabolisme dapat memicu terbentuknya oxidatif stress yang akhirnya berpengaruh terhadap kelangsungan proses kehamilan terutama pada ibu dengan masalah gizi kurang. Pemberian makanan tambahan dapat mengurangi masalah gizi kurang pada ibu hamil. Salah satu inovasinya adalah flake. Flake ubiriga merupakan flake dengan tepung komposit (ubi jalar kuning, kacang turi dan kulit buah naga merah) dan untuk memperbaiki rasa dan aroma produk ditambahkan sirsak. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kandungan gizi, antioksidan dan daya terima flake ubiriga yang dimodifikasi dengan ekstrak sirsak. Penelitian ini menggunakan RAL dengan perbandingan tepung komposit : ekstrak sirsak, P0 (100 : 0), P1 (95:5) ,P2 (90:10), P3(85:15), P4(80:20) dengan 3 kali pengulangan. Hasil organoleptik dianalisis dengan uji Kruskall Wallis dilanjutkan dengan uji Mann Whitney. Hasil : perbandingan tepung komposit dengan ekstrak sirsak yang paling baik dari segi warna, rasa, aroma dan tekstur yakni perbandingan (95:5). Karakteristik kimia yang dihasilkan dari 5 formulasi flake yaitu protein (6,97%-7,56%), lemak (6,74% - 8,22%), karbohidrat (74,87% - 85,23%), serat kasar (13,84% - 15,42%) dan kadar antioksidan (9184,88mg-10404,56mg). Kadar karbohidrat, protein dan lemak Flake telah memenuhi standar SNI 01-4270-1996
Pengaruh Subtitusi Tepung Bayam Merah dan Tepung Kacang Merah terhadap Uji Organoleptik dan Kandungan Gizi Cookies Loaloka, Meirina Sulastri; Nur, Astuti; da Costa, Santa L.D.V.; Adi, Anak Agung Ayu Mirah; Zogara, Asweros Umbu
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v2i1.1236

Abstract

Abstrak Status gizi ibu menjadi salah satu faktor yang menentukkan pertumbuhan perkembangan janin termasuk berat dan panjang saat lahir. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan pemberian makanan tambahan (PMT) yang kaya Fe. PMT dapat disajikan dalam bentuk makanan pokok maupun selingan dengan bahan baku pangan lokal. Produk PMT yang baru adalah pemberian Cookies kaya Fe dengan formulasi penambahan bayam merah dan kacang merah. Cookies menjadi pilihan karena berbahan dasar tepung terigu yang sudah dikenal masyarakat luas, dapat langsung dikonsumsi, kadar airnya rendah sehingga tahan lama, teksturnya digemari karena renyah, dan mudah dibuat, disamping membantu mencukupi kebutuhan energi dan zat besi untuk ibu hamil.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahaui pengaruh subtitusi tepung bayam merah dan tepung kacang merah terhadap uji organoleptik dan kandungan gizi cookies. Jenis penelitian ini menggunakan Rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan P1 (30 % & 5 %), P2 ( 40 % & 10 %), P3 (50 % & 15 %). Hasil penelitian didapatkan ada perbedaan aroma dan tekstur pada perlakuan P1, P2 dan P3 dimana P Value < 0.05, dan tidak ada perbedaan kualitas untuk rasa dan warna pada perlakuan P1, P2 dan P3 dimana P Value > 0.05. untuk hasil uji kandungan gizi terdapat perbedaan yang nyata dimana dalam perlakuan P1 sampai P3 kandungan protein lebih tinggi pada perlakuan P3 dengan nilai 8.89 kal/100 gr bahan makanan.
Hubungan Asupan Zat Gizi Makro dan Indeks Glikemik Serta Status Gizi Dengan Kejadian Dm Tipe II Di Rumah Sakit Titus Uly Ayu Mirah Adi, Anak Agung; Loaloka, Meirina S
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v3i1.1996

Abstract

Diabetes Melitus (DM) menjadi salah satu masalah di bidang kesehatan, dimana prevalensinya meningkat dari tahun ke tahun. Peningkatannya diperkirakan disebabkan oleh perubahan gaya hidup yakni kebiasaan makan yang tidak seimbang, asupan makanan tinggi energi dan tinggi lemak dengan indeks glikemik tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan asupan zat gizi makro, indeks glikemik pangan dan status gizi dengan kejadian DM tipe II di Poliklinik Rawat Jalan RS Drs. Titus Uly Kupang. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan pendekatan kasus kontrol (case control) Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dimana jumlah sampel yang memenuhi kriteria sebanyak 69 orang. Hasil penelitian: berdasarkan hasil uji chi square menunjukkan bahwa status gizi (P value =0.004) , asupan karbohidrat (P value =0.046) dan indeks glikemik pangan (P value =0.041) memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian DM Tipe II sedangkan asupan protein (P value =0.902) dan lemak (P value =0.161) tidak ada hubungan. Kesimpulan : ada hubungan antara status gizi, asupan karbohidrat dan indeks glikemik pangan terhadap kejadian DM Tipe II di Poliklinik Rawat Jalan RS Drs. Titus Uly Kupang sedangkan asupan protein dan lemak tidak ada hubungan. Saran: Perlu adanya penambahan variable lain seperti aktivitas fisik dan faktor genetis.
Determinan Sosiodemografi dan Peran Ayah Terhadap Kejadian Stunting di Kabupaten Timur Tengah Selatan: Determinan Sosiodemografi dan Peran Ayah terhadap Kejadian Stunting di Kabupaten Timur Tengah Selatan Sine, Juni Gressilda Louisa; Peni, Jane Austen; Nur, Astuti; Loaloka, Meirina S.; Kewa Niron, Maria F. Vinsensia D. P.; Mirah Adi, Anak Agung Ayu; Exposto, Levi Anatolia S. M.; Rosario Pacheco, Cipriano do
Amerta Nutrition Vol. 10 No. 1SP (2026): AMERTA NUTRITION SUPPLEMENTARY EDITION
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v10i1SP.2026.9-17

Abstract

Background: Stunting is a chronic nutritional problem that has a serious impact. The results of SSGI in 2021 the prevalence of stunting in East Nusa Tenggara was 24.4 percent. The highest stunting in South Central Timor District (TTS) was 48.3 percent. The causes of stunting are multifactorial; in addition to inadequate nutritional intake, sociodemographic factors and the role of fathers can affect parenting and susceptibility to infectious diseases. The determinants of stunting incidence in each region are different, including sociodemographics and parenting patterns. Objectives: This study aims to determine the risk factors for stunting according to sociodemographics and the role of fathers in the South Central Timor district. Methods: This research is a quantitative study with a Cross-Sectional Design. The number of samples used was 280 people with a purposive sampling technique based on the researcher's criteria. The research instrument used questionnaires and anthropometric measurements. The data collected included sociodemographic variables, data on child characteristics, and the role of fathers in preventing stunting. Data obtained from secondary data interviews, observations, and anthropometric measurements to measure the nutritional status of toddlers. Data analysis was carried out in stages; the results of bivariate analysis with a p-value below 0.25 were included in the multivariate analysis modeling of logistic regression tests. This study received ethical approval from the Ethics Committee of the Poltekkes Kemenkes Kupang No LB.02.03/1/0156/2024. Results: The results of the bivariate analysis showed a significant relationship between a history of infectious diseases, low birth weight <2500 grams, low exclusive breastfeeding, nutritional status of pregnant women with KEK, and the role of fathers with the incidence of stunting in Tobu Village and Noesiu Village. This is indicated by a p-value <0.05, while the results of the multivariate analysis showed that the nutritional status of pregnant women and exclusive breastfeeding had the greatest influence on the incidence of stunting. Conclusion: The biggest risk factors for stunting in this study were maternal nutritional status and low exclusive breastfeeding. Specific variables need to be added in further studies, including complete basic immunization, smoking behavior, and nutritional intake.
Co-Authors Agung Arta Putra, I Gusti AGUSTINA SETIA Aida Lousie Tenden Rompis Alberto Agustinho Pereira Da Costa Joao Anak Agung Bagus Bramardipa Anak Agung Bagus Bramardipa Anak Agung Keswari Krisnandika Anak Agung Oka Wijaya Aras, Fatmawati Aristawati, I Dewa Agung Ayu Irma Astuti Nur Astuti Nur ASWEROS UMBU ZOGARA Bayu Setiabudi Benu, Lolang Loriana Bire, Ienoliski Rohi BORO, REGINA MARIA Chiharu Hongo da Costa, Santa Luciana Diaz Vera Dewa Ayu Agus Sri Laksmi Dzikri Nurma'rifah Takariyanti Eisaku Tamura Elyda . Exposto, Levi Anatolia S. M. Fedri Rell Ferbian Milas Siswanto Gusti Ayu Yuniati Kencana Hernomoadi Huminto Hidayatullah, Lalu Syarif I Dewa Made Adhiwitana I Gede Hendra Prasetya Wicaksana I Gusti Agung Arta Putra I GUSTI AGUNG AYU AMBARAWATI I Gusti Agung Dewi Sarihati I Gusti Agung Gede Putra Pemayun I Gusti Made Krisna Erawan I Gusti Ngurah Kade Mahardika I Kadek Swastika I Ketur Berata I Ketut Berata I Ketut Berata, I I KETUT ELI SUPARTIKA I Ketut Eli Supartika I Ketut Suastika I Made Anom Sutrisna Wijaya I Made Galih Diparayoga I Made Kardena I Made Kardena, I I Made Merdana I Made Sudarmaja I Made Sukada i Nengah Wandia I NYOMAN MANTIK ASTAWA I Nyoman Suartha I Wayan Wirata I Wayan Wita Ida Bagus Kade Suardana Ida Bagus Komang Ardana Ida Bagus Oka Winaya Ida Bagus Oka Winaya, Ida Ida Bagus Windia Adnyana Jane Austen Peni Jayawardhita, Anak Agung Gde Juni Gressilda L. Sine Kadek Karang Agustina Kewa Niron, Maria F. Vinsensia D. P. Komang Andika Purnama Komang, Nadia Eprillia Sary Darma Ni L.Sin, Juni Gressilda Lies Parede Hernomoadi Loaloka, Meirina S Loaloka, Meirina S. Luh Made Sudimartini M. Farhan Al Ma'arif Mada, Maria Magdalena Ki Maria F Vinsensia D P Kewa Niron Maria Goreti Pantaleon Marissa Divia Dayanti Marissa Divia Dayanti Marson, Fransiska Gratia Sonita Meirina S Loaloka Meirina Sulastri Loaloka Mia Monica Nadira, Laras Ayu Ni Luh Putu Eka Diarthini Nita, Maria Helena Dua Nofantri, Lidia Nopita Wati, Ni Made Nur Baiti Palagan Senopati Sewoyo Palagan Senopati Sewoyo Peni, Jane Austen Pinem, Nuh Lasjuardi Purnasari, Maria Elisabeth Putra, I Putu Werdikta Jayantika Putu Agus Trisna Kusuma Antara Putu Ayu Asri Damayanti Putu Henrywaesa Sudipa Rahmat Grahadi Regina Maria Boro Rosario Pacheco, Cipriano do Ruwa idah, Ruwa Sampelimbong, Marissa Santa Luciana da Costa Sartika, Nola Alfien Sartika, Nola Alfieni Sembiring, Anita Ch Sewoyo, Palagan Senopati Sine, Juni Gressilda L Sine, Juni Gressilda L. Tampubolon, Yandri Putra Lumatas Wijaya, Anak Agung Gede Oka Wira, Amar Yasunobu Matsumoto Yeni Ratna Sari