Claim Missing Document
Check
Articles

Peluang Usaha Abon Ikan Kelor Sebagai Usaha Prospektif dan Inovatif Bagi Alumni Mahasiswa Prodi Gizi Poltekkes Kemenkes Kupang Meirina S Loaloka; Anak Agung Mirah Adi; Santa Luciana da Costa; Agustina Setia; Astuti Nur
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1: Januari 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v2i1.992

Abstract

Tujuan Pengabdian ini adalah untuk mengetahui peluang usaha abon ikan kelor sebagai usaha prospektif dan inovatif bagi alumni mahasiswa prodi gizi poltekkes kemenkes kupang. Metode pengabdian dilaksanakan pada bulan Mei - Juli 2022 . Penanggung jawab kegiatan adalah empat orang dosen dari Poltekkes Jurusan Gizi serta di bantu oleh 10 orang mahasiswa alumni. Pelaksanaan kegiatan ini juga melibatkan beberapa narasumber sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan. Target pengabdian alumni gizi yang stay di kota kupang dengan total peserta 10 orang.kegiatan ini dilakukan dengan 2 metode yaitu ceramah dan demo praktik. praktik yang dilakukan untuk mempelajari cara pembutan abon ikan tuna. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini karena mendapatkan ilmu berwirausaha dan ketrampilan dalam membuat abon ikan kelor. selain itu yang didapatkan alumni adalah keuntungan yang bisa dipakai sebagai modal usaha mereka serta produk laku terjual cukup banyak karena di minati banyak orang karena rasanya yang enak dan gurih serta kemasan yang sangat menarik.
Upaya Peningkatan Status Gizi Lansia Melalui Pendampingan Kader Posyandu di Kelurahan Oesapa Barat Kota Kupang Anak Agung Mirah Adi; Meirina S Loaloka; Santa Luciana da Costa
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3: September 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v1i3.1001

Abstract

Periode lansia merupakan periode kehidupan yang rentan terhadap penyakit degeneratif dan kualitas hidup semakin menurun. Prevalensi penderita hipertensi pada Lansia di wilayah kerja Puskesmas Oesapa Sebagian besar berjenis kelamin laki-laki yaitu dengan kategori hipertensi ringan sebanyak 76,10 %, hipertensi sedang sebanyak (16,28 dan hipertensi berat sebanyak (7,08 %). Pola makan suka gorengan memicu timbulnya obesitas, sementara kunjungan ke posyandu lansia belum mencapai 100% sehingga tidak maksimal dalam memantau kesehatan lansia. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui status gizi lansia, meningkatkan pengetahuan kader dan lansia terkait gizi seimbang, mengajarkan pengolahan menu kudapan sehat bagi lansia yang berbasis pangan lokal . Sasaran kegiatan ini adalah kader dan lansia di Posyandu Lansia, Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang. Kegiatan ini dilaksanakan dalam 2 metode, yaitu ceramah dan demo/praktik. Hasil kegiatan ini adalah diketahuinya status gizi lansia, seluruh peserta mengalami peningkatan pengetahuan tentang gizi seimbang bagi lansia dan memahami pembuatan kudapan sehat berbasis pangan local. Kegiatan ini diharapkan dapat membuat lansia mampu menjaga kesehatannya dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi dan memiliki variasi menu kudapan sehat yang dapat diinfomasikan kepada keluarganya.
HUBUNGAN ASUPAN ENERGI PROTEIN DAN LAMANYA MENJALANI HEMODIALISA DENGAN STATUS GIZI PADA PASIEN GINJAL KRONIK DI RSUD PROF W.Z JOHANNES KUPANG Benu, Lolang Loriana; Adi, Anak Agung Ayu Mirah
Kupang Journal of Food and Nutrition Research Vol. 6 No. 1 (2025): Kupang Journal of Food and Nutrition Research
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/kjfnr.v6i1.1956

Abstract

Chronic kidney disease (CKD) is considered a significant health challenge due to its increasing prevalence and poor prognosis. The incidence of chronic kidney disease in East Nusa Tenggara was 0.33% in 2018, while Kupang City had a lower prevalence of 0.45 %, according to Riskesdas. Based on data from the medical records section of RSUD.WZ. According to Johannes Kupang, the number of sufferers of chronic kidney disease in January-June 2023 was 44 people at RSUD W.Z.Johanes Kupang. This research method is included in the analytical descriptive research category which uses a cross-sectional framework. Findings Specifically, participants' energy expenditure (63.2%) fell into the "severe deficit" category. The majority of participants' protein intake (68.2%) fell into the severe protein deficiency category. The majority of patients undergoing hemodialysis were over 2 years old and included 54.5% of the sample. The nutritional status of most respondents (77.3%) was classified as normal. The results of the chi-square test showed that there was no significant relationship between the duration of hemodialysis and nutritional status (P=0.550). Based on the research results, the results of the chi-square test showed that in chronic stable patients there was no significant relationship between energy intake and nutritional status (P = 0.458), and protein intake and nutritional status also did not show a significant relationship. (P = 0.267) between conditions. RSUD Dr. W.Z. Johanes Kupang.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Picky Eating pada Balita Usia 24-59 Bulan Zogara, Asweros Umbu; Pantaleon, Maria Goreti; Loaloka, Meirina Sulastri; Adi, Anak Agung Ayu Mirah; da Costa, Santa Luciana Diaz Vera
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2025): June
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v9i1.1879

Abstract

Picky eating pada balita usia 24-59 bulan dapat mengakibatkan masalah gizi. Hal ini dikarenakan balita akan memilih-milih atau bahkan menolak makanan sehingga asupan zat gizi tidak terpenuhi. Banyak penyebab munculnya masalah picky eating pada balita, antara lain umur balita, jumlah kelahiran, pemberian ASI, dan pendidikan ibu. Tujuan utama dari penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku picky eating pada balita. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sampel penelitian, yaitu balita usia 24-59 bulan berjumlah 366 orang yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Variabel bebas yang diteliti, yaitu jenis kelamin, Pendidikan orang tua, jumlah balita dalam rumah, riwayat ASI eksklusif, inisiasi menyusui dini, berat badan lahir, dan riwayat sakit dalam 6 bulan terakhir, sedangkan variabel terikat adalah perilaku picky eating. Analisis data yang digunakan adalah chi square. Variabel yang berhubungan dengan perilaku picky eating pada balita, yaitu ASI eksklusif (p value = 0,000), BBLR (p value = 0,008), dan riwayat sakit (p value = 0,001). Variabel-variabel yang tidak berhubungan dengan perilaku picky eating pada balita, yaitu jenis kelamin (p value = 0,918), pendidikan ayah (p value = 0,398), pendidikan ibu (p value = 0,054), jumlah balita (p value = 0,752), dan IMD (p value = 0,122). Variabel yang berhubungan dengan perilaku picky eating pada balita, yaitu pemberian ASI eksklusif, BBLR, dan riwayat sakit. Para ibu sebaiknya memberikan makanan yang bervariasi agar balita tidak bosan dengan bentuk dan rasa makanan sehari-hari.
DAYA TERIMA BISKUIT “JATISAR” BAGI BALITA STUNTING Maria F Vinsensia D P Kewa Niron; Maria Goreti Pantaleon; Jane Austen Peni; Regina Maria Boro; Agustina Setia; Anak Agung Ayu Mirah Adi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 1: Juni 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biscuits are a type of food made from wheat flour combined with other ingredients through a heating and molding process. This widely recognized food is often used as a medium for fortification, allowing additional nutrients to be consumed by more people. One of the high-protein food ingredients is sardines. Besides sardines, titi corn can also be used as a protein source because it contains a relatively high amount of protein. This study aimed to determine the acceptability and nutritional content of biscuits substituted with titi corn flour and sardine flour. The study employed a Completely Randomized Design (CRD) consisting of original (control) biscuits and formulated biscuits. The results indicated that the selected formulated biscuit was formula A1 (45% titi corn flour and 5% sardine flour). The best formula of titi corn flour and sardine flour biscuits can be consumed as a snack, especially by toddlers, with a serving size of three 15-gram pieces per snack time to help meet their nutritional needs, making it an effective additional nutrient source in combating stunting
KANDUNGAN GIZI ROTI “ LEMBUNING’ YANG DISUBSTITUSI TEPUNG IKAN LEMURU (SARDINELLA LEMURU) DAN TEPUNG LABU KUNING ( CUCURBITA MOSCHATA ) Adi, Anak Agung Ayu Mirah; Loaloka, Meirina S; Sine, Juni Gressilda Louisa; Sembiring, Anita Ch
Kupang Journal of Food and Nutrition Research Vol. 4 No. 1 (2023): Kupang Journal of Food and Nutrition Research
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/kjfnr.v4i1.1139

Abstract

Masalah gizi  gizi kurang  pada balita  perlu mendapatkan prioritas penanganan. Pemberian makanan tambahan (PMT) dapat mengurangi masalah gizi kurang pada balita.Dalam pemberian makanan tambahan diperlukan   adanya inovasi baru misalnya dengan menggunakan bahan pangan local. Salah satu inovasi dalam mengolah produk  makanan tambahan adalah roti “Lembuning” , dimana dalam pembuatannya  menggunakan perpaduan campuran tepung ikan lemuru dan tepung labu kuning untuk mensubstitusi  tepung terigu ditambah dengan bahan tambahan lain yang memiliki kemungkinan menjadi salah satu alternative PMT bagi balita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Kandungan Gizi  Roti “ Lembuning’ Yang Disubstitusi Tepung Ikan Lemuru (Sardinella Lemuru) Dan Tepung Labu Kuning (Cucurbita moschata). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perbandingan tepung terigu; tepung labu kuning dan tepung ikan lemuru berturut-turut, P1( 65:30:5),P2(60:40:10),dan P3 (35:50:15) dengan 3 kali pengulangan. . Hasil:Kadar air,abu,protein dan lemak tertinggi ada pada P3 sedangkan kadarkarbohidrat tertinggi terdapat pada P1.Terdapat pengaruh nyata tepung labu kuning dan tepung  ikan lemuru sebagai bahan pensubstitusi tepung terigu terhadap nilai proksimat (kadar air, kadar abu, kadar lemak , kadar protein dan kadar karbohidrat ) roti Lembuning.
Gambaran Asupan Zat Gizi Makro Dan Status Gizi Pada Pasien Kanker Payudara Di Ruang Rawat Inap RSUD. Prof.Dr.W.Z. Johannes Kupang: Gambaran Asupan Zat Gizi Makro Dan Status Gizi Pada Pasien Kanker Payudara Di Ruang Rawat Inap RSUD. Prof.Dr.W.Z. Johannes Kupang Mada, Maria Magdalena Ki; Adi, Anak Agung Ayu Mirah; boro, regina maria
Kupang Journal of Food and Nutrition Research Vol. 4 No. 2 (2023): Kupang Journal of Food and Nutrition Research
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/kjfnr.v4i2.1347

Abstract

Kanker payudara adalah penyakit tidak menular yang berasal dari sel, saluran kelenjar, dan jaringan pendukung payudara, tidak termasuk kulit. Kasus ini meningkat dari 12,7 juta kasus menjadi 14,2 juta kasus antara tahun 2008 dan 2012. Penelitian ini bertujuan untuk memahami gambaran konsumsi zat gizi makro dan kondisi gizi pada pasien kanker payudara yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit Kanker Dharmais. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asupan protein kategori defisit berat 40 orang (67,7%); asupan lemak kategori defisit berat sebanyak 21 orang (35,6%), dan asupan karbohidrat kategori defisit berat kseanyak 31 orang (52,5%). Di antara 59 responden, seabgian besar (49,1%) menunjukkan status gizi normal, 29 orang (18,7%) kelebihan berat badan, dan 19 orang (28,8%) kekurangan berat badan.
DESCRIPTION OF MACRONUTRIENT INTAKE AND NUTRITIONAL STATUS IN PATIENTS WITH TUBERCULOSIS IN THE OUTPATIENT ROOM OF PROF. DR. DR. W. Z. JOHANNES KUPANG Boro, Regina Maria; Adi, Anak Agung Ayu Mirah
Kupang Journal of Food and Nutrition Research Vol. 5 No. 1 (2024): Kupang Journal of Food and Nutrition Research
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/kjfnr.v5i1.1470

Abstract

Tuberculosis is still a global health problem. According to the East Nusa Tenggara Provincial Health Office (NTT Provincial Health Office), the number of new cases of smear-positive pulmonary TB in 2017 was 29%. Based on data from the medical records of Prof.DR W.Z Johannes Kupang Hospital, 51 patients with tuberculosis who underwent outpatient treatment in the last 3 months. The purpose of this research to know the description of intake of macronutrients and nutritional status in TB patients in the outpatient room of Prof. Hospital. Dr. W Z Johannes Kupang. This type of observational research with a descriptive design was carried out in January 2023. Sampling used the Accidental Sampling technique, which consisted of 34 TB respondents. The data taken includes intake of macronutrients and nutritional status (secondary). The results showed that of the 34 respondents with TB, the energy intake of the respondents was mostly in the category of severe deficit (61.8%), the highest percentage of respondents' protein intake was in the category of moderate deficit (38.2%), the fat intake of the respondents was mostly in the category of severe deficit (67.6%), most of the respondents' carbohydrate intake was in the category of severe deficit (79.4%) and the highest percentage of patients' nutritional status was in the underweight category (29.4%). Overview of macronutrient intake and nutritional status in TB patients in the outpatient room of Prof. Dr. Most of W Z Johannes Kupang are in the category of weight deficit and underweight nutritional status.
HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI DAN ASUPAN ZAT GIZI MAKRO DENGAN STATUS GIZI PADA PASIEN HIV/AIDS RAWAT JALAN DI RSUD Prof. Dr. W. Z. JOHANNES KUPANG Sampelimbong, Marissa; Adi, Anak Agung Ayu Mirah; Boro, Regina Maria
Kupang Journal of Food and Nutrition Research Vol. 5 No. 2 (2024): Kupang Journal of Food and Nutrition Research
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/kjfnr.v5i2.1707

Abstract

The HIV/AIDS case is a health problem that has occurred globally, including in Indonesia. HIV causes immune dysfunction, leading to malnutrition, and further immune deficiency. Lack of nutritional knowledge and inadequate nutritional intake cause the patient's clinical condition to worsen, thereby increasing the incidence of morbidity and mortality. Good nutritional knowledge accompanied by good nutritional intake for HIV/AIDS patients can be an effort for sufferers to achieve and maintain good nutritional status. The aim of this research was to determine the relationship between nutritional knowledge and macronutrient intake and nutritional status in HIV/AIDS outpatients at Prof. Hospital. Dr. W. Z. Johannes Kupang. This research is a type of analytical descriptive research using a cross sectional study research design. Sampling was taken using the accidental sampling method, the number of samples used the Slovin formula with a total of 35 people. The research results showed that the level of nutritional knowledge was mostly in the poor category at 65.7%. Energy intake in the severe deficit category was 71.4%. Protein intake in the severe deficit category was 25.7%. Fat intake in the severe deficit category was 77.1%. Carbohydrate intake in the severe deficit category was 68.6%. The nutritional status of the majority had normal nutritional status as much as 71.4%. Based on the Chi-Square test, it shows that there is no relationship between nutritional knowledge and nutritional status (p-value=0.530), there is no relationship between macronutrient intake and nutritional status, namely energy intake (p-value=0.568), protein intake (p- value=0.468), fat intake (p-value=0.754), carbohydrate intake (p-value 0.899).
PHYLOGENETIC ANALYSIS OF NP AND HN GENE OF NEWLY ISOLATED NDV/Badung-02/AK/14 Siswanto, Ferbian Milas; Mirah Adi, Anak Agung Ayu
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 11, No 2 (2017): June
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v11i2.2492

Abstract

virus was isolated from suspected Newcastle disease (ND) chicken in backyard farm at Sibang Village, Badung Regency, Bali Province. The isolates were then propagated and confirmed for NDV serologically. RNA isolation was performed by standard Trizol method. Phylogenetic tree analysis of NP gene (nt1020-1561) and HN gene (nt7019-7754) were performed using sequence of Badung-02/AK/14 and selected NDV strains from GenBank. Based on the NP gene sequence, the newly isolate closely related with other NDV strains belong to genotype VII that previously isolated such as Banjarmasin-010/10, Bali-1/07, and Cockatoo/90 with genetic distance 0.2%, 12.6%, and 18.0% respectively. The genetic distance with LaSota/46 virus (genotype II) is 19.6%. Based on HN gene sequence, genetic distance of the Badung-02/AK/14 with other viruses belong to genotype VII such as Banjarmasin-010/10, Bali-1/07, and Cockatoo/90 are 0.4%, 3.7%, and 4.2% respectively. The genetic distance with LaSota/46 virus (genotype II) is 9.0%. There were no difference between the result of nucleotide and amino acid sequence analysis, both in NP and HN gene (P0.05).
Co-Authors Agung Arta Putra, I Gusti AGUSTINA SETIA Aida Lousie Tenden Rompis Alberto Agustinho Pereira Da Costa Joao Anak Agung Bagus Bramardipa Anak Agung Bagus Bramardipa Anak Agung Keswari Krisnandika Anak Agung Oka Wijaya Aras, Fatmawati Aristawati, I Dewa Agung Ayu Irma Astuti Nur Astuti Nur ASWEROS UMBU ZOGARA Bayu Setiabudi Benu, Lolang Loriana Bire, Ienoliski Rohi BORO, REGINA MARIA Chiharu Hongo Costa, Santa Luciana LDV da da Costa, Santa Luciana Diaz Vera Dewa Ayu Agus Sri Laksmi Dzikri Nurma'rifah Takariyanti Eisaku Tamura Elyda . Fedri Rell Ferbian Milas Siswanto Gusti Ayu Yuniati Kencana Hernomoadi Huminto Hidayatullah, Lalu Syarif I Dewa Made Adhiwitana I Gede Hendra Prasetya Wicaksana I Gusti Agung Arta Putra I GUSTI AGUNG AYU AMBARAWATI I Gusti Agung Dewi Sarihati I Gusti Agung Gede Putra Pemayun I Gusti Made Krisna Erawan I Gusti Ngurah Kade Mahardika I Kadek Swastika I Ketur Berata I Ketut Berata I Ketut Berata, I I KETUT ELI SUPARTIKA I Ketut Eli Supartika I Ketut Suastika I Made Anom Sutrisna Wijaya I Made Galih Diparayoga I Made Kardena I Made Kardena, I I Made Merdana I Made Sudarmaja I Made Sukada i Nengah Wandia I NYOMAN MANTIK ASTAWA I Nyoman Suartha I Wayan Wirata I Wayan Wita Ida Bagus Kade Suardana Ida Bagus Komang Ardana Ida Bagus Oka Winaya Ida Bagus Oka Winaya, Ida Ida Bagus Windia Adnyana Jane Austen Peni Jayawardhita, Anak Agung Gde Juni Gressilda L. Sine Kadek Karang Agustina Komang Andika Purnama Komang, Nadia Eprillia Sary Darma Ni L.Sin, Juni Gressilda Lies Parede Hernomoadi Loaloka, Meirina S Loaloka, Meirina S Loaloka Luh Made Sudimartini M. Farhan Al Ma'arif Mada, Maria Magdalena Ki Maria F Vinsensia D P Kewa Niron Maria Goreti Pantaleon Marissa Divia Dayanti Marissa Divia Dayanti Marson, Fransiska Gratia Sonita Meirina S Loaloka Meirina Sulastri Loaloka Mia Monica Nadira, Laras Ayu Ni Luh Putu Eka Diarthini Nita, Maria Helena Dua Nofantri, Lidia Nopita Wati, Ni Made Nur Baiti Palagan Senopati Sewoyo Palagan Senopati Sewoyo Pinem, Nuh Lasjuardi Purnasari, Maria Elisabeth Putra, I Putu Werdikta Jayantika Putu Agus Trisna Kusuma Antara Putu Ayu Asri Damayanti Putu Henrywaesa Sudipa Rahmat Grahadi Regina Maria Boro Ruwa idah, Ruwa Sampelimbong, Marissa Santa Luciana da Costa Sartika, Nola Alfien Sartika, Nola Alfieni Sembiring, Anita Ch Sewoyo, Palagan Senopati Sine, Juni Gressilda L Sine, Juni Gressilda L. Tampubolon, Yandri Putra Lumatas Wijaya, Anak Agung Gede Oka Wira, Amar Yasunobu Matsumoto Yeni Ratna Sari