Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Melampaui Pembelajaran Formal di Kelas: Model Imersi Total untuk Mempercepat Akuisisi Bahasa Arab pada Penutur Non-Arab Kudus, Ruhul; Salim Al Busaidi
EL-FUSHA: Jurnal Bahasa Arab dan Pendidikan Vol 7 No 1 (2026): EL-FUSHA : Jurnal Bahasa Arab dan Pendidikan
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/el-fusha.v7i1.11686

Abstract

Academic documentation on the effectiveness of intensive language institute models in the Middle East for accelerating second language acquisition remains limited, as previous literature has predominantly focused on independent digital strategies or traditional formal classrooms. This qualitative single-case study aims to comprehensively analyze the Arabic teaching system for non-native speakers at the Sultan Qaboos Institute, Oman. Data were gathered through semi-structured interviews with teachers, students, and curriculum administrators, supported by classroom observations and curriculum document analysis. The findings reveal six integrated strategic pillars: CEFR-based placement standardization, pedagogical personalization through differentiated and competency-based learning, total immersion methods, interactive assimilation with native speakers (language partners), contextual environmental-based external laboratories within real sociocultural settings, and the holistic construction of a macro-language ecosystem. These findings conceptually demonstrate that accelerative functional Arabic acquisition is not achieved through isolative grammar instruction, but rather through the creation of an interlanguage continuum that converges Second Language Acquisition (SLA) theory with culture-rooted experiential learning. This study offers a replicable sociocultural pedagogical blueprint for global language institutions..
From Memorization to Morphological Awareness: Developing a Self-Regulated Learning Model for Arabic Vocabulary Acquisition Ruhul Kudus; Randy; Dyah Adila Perdana; Dessy Sintari Daoed
Al-Muyassar: Journal of Arabic Education Vol 5 No 2 (2026): Al-Muyassar: Journal of Arabic Education
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Arab, Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/0yn6mc92

Abstract

The mastery of Arabic vocabulary is currently still dominated by rote memorization patterns which result in surface learning. Students often have difficulty applying vocabulary in new contexts or understanding complex morphological structures. This research aims to develop a Transformative Morphological Self-Regulated Learning (T-MSRL) learning model based on the wazan pattern by integrating morphological awareness, self-regulation, and transformative learning. Using the Research and Development (R&D) method with a 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) model, the research was conducted on Arabic Language Education students at Universitas Negeri Makassar. The research instruments included vocabulary mastery tests, independent questionnaires, and observation sheets. The results of the study show that the T-MSRL model is very valid according to expert judgment and practical to apply. The effectiveness test proved that students who used this model experienced significant improvements in vocabulary mastery, morphological awareness, and self-regulation skills compared to the control class. The T-MSRL model has succeeded in changing the paradigm of student learning from mere memorization to in-depth and systematic morphological analysis.
Al-Thibaq Dalam Al-Qur’An Juz 30: Analisis Stilistika Dan Aplikasinya Dalam Pengembangan Modul Pembelajaran Bahasa Arab Muh. Fadhil Akbar; Fathul Ulum; Ruhul Kudus
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 6: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i6.17928

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk al-thibāq dalam Al-Qur’an Juz 30, menganalisis penggunaannya secara stilistika, serta menjelaskan penerapannya dalam pengembangan pembelajaran Bahasa Arab. Sumber data dalam penelitian ini adalah teks Al-Qur’an Juz 30 yang mengandung unsur al-thibāq. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, sedangkan teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi (content analysis) dengan langkah mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menganalisis bentuk-bentuk al-thibāq dalam teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Al-Qur’an Juz 30 yang terdiri dari 37 surah ada terdapat 24 surah yang terdapat thibaq didalamnya, ditemukan 37 bentuk al-thibāq yang terdiri atas 35 al-thibāq al-ijāb dan 2 al-thibāq al-salb. Hal ini menunjukkan bahwa al-thibāq al-ijāb lebih dominan digunakan dalam Juz 30. Secara stilistika, penggunaan al-thibāq berfungsi untuk memperjelas makna, menegaskan pesan, serta memperindah susunan bahasa. Selain itu, temuan penelitian ini menunjukkan bahwa contoh-contoh al-thibāq dalam Juz 30 dapat dimanfaatkan dalam pengembangan modul pembelajaran Bahasa Arab, karena surah-surahnya relatif pendek dan lebih familiar bagi peserta didik sehingga memudahkan pemahaman konsep gaya bahasa.
مفهوم واستراتيجية تصنيف معجم مفردات اللغة العربية لغير الناطقين بها Ruhul Kudus; Islombek Hasanov
Kilmatuna: Journal Of Arabic Education Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober : KILMATUNA: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/pba.v5i2.1545

Abstract

Kamus tradisional menghadapi tantangan besar dalam memenuhi kebutuhan pembelajar non-penutur bahasa Arab, karena terlalu bergantung pada terjemahan literal yang sering kali menyebabkan kesalahpahaman dan membatasi kemampuan pembelajar untuk berpikir langsung dalam bahasa Arab. Inti permasalahannya terletak pada kurangnya penyajian kata-kata dalam konteks budaya dan praktis yang sesuai, serta kurangnya elemen interaktif dan visual yang dapat meningkatkan pengalaman belajar. Artikel ini bertujuan untuk menyajikan model inovatif dalam merancang kamus yang berfokus pada penggabungan konteks nyata, elemen visual, dan teknologi digital untuk meningkatkan pembelajaran kosakata. Untuk mencapai tujuan ini, penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, di mana data dikumpulkan dari studi literatur dan wawancara mendalam dengan guru, ahli, dan pembelajar, lalu dianalisis menggunakan metode analisis konten untuk mengidentifikasi pola dan kebutuhan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi seperti pengelompokan kosakata berdasarkan tema (seperti keluarga dan pendidikan) dan fungsi gramatikal (seperti kata kerja dan kata benda), serta penyajian contoh kontekstual dan ilustrasi, meningkatkan kemampuan pembelajar dalam memahami dan menggunakan kata-kata. Selain itu, integrasi pengucapan audio dan latihan interaktif dalam kamus digital membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kamus modern yang mengadopsi strategi ini merupakan alat pembelajaran yang efektif untuk membantu pembelajar mengembangkan kemampuan bahasa dan kemandirian mereka. Disarankan agar pendekatan ini diterapkan dalam desain kamus masa depan untuk memenuhi kebutuhan pembelajar dan menciptakan pengalaman belajar yang komprehensif dan istimewa.
Telaah Efektivitas Bahan Ajar Bahasa Arab Berbasis Pendidikan Karakter Susiawati; Fauziah Bachtiar; Ruhul Kudus; Mardhiana Jamal; Hikmatul Lailaa
Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik Vol. 3 No. 1 (2026): IDENTIK - Januari
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/identik.v3i1.1162

Abstract

Character education is a priority in the Indonesian education system and can be integrated into Arabic language learning, including in non-formal education. Arabic language teaching materials based on character education have the potential not only to improve language skills but also to instill positive character values in students. This study aims to analyze the effectiveness of character education-based Arabic language teaching materials implemented at the Majelis Taklim Al Mubarok Tamalanrea Indah Makassar. This study used a qualitative approach with content analysis techniques supported by quantitative data from pre- and post-tests. Data collection was conducted through documentation, observation, interviews, and tahsin and translation ability tests involving 14 participants. The results showed a significant increase in tahsin ability, from an average of 69.57 to 85.50 (a 22.9% increase), and translation ability, from 73.43 to 87.92 (a 19.7% increase). The main difficulties faced by participants included pronouncing the letter Ra (100%), the word Allah (92.9%), and the letter Dod (85.7%). These findings indicate that Arabic language teaching materials integrated with character education are effective in improving students' cognitive and affective aspects in the context of learning in the majelis taklim (Islamic study groups).