p-Index From 2021 - 2026
8.708
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Biogenesis: Jurnal Ilmiah Biologi Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Biodjati Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Biology Teaching and Learning Jurnal IPA Terpadu Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Visipena Majalah Ilmiah Biologi BIOSFERA: A Scientific Journal Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Assimilation: Indonesian Journal of Biology Education Jurnal Basicedu Jurnal Rekayasa Hijau Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) BIOSFER : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Jurnal Mangifera Edu JURNAL PENDIDIKAN MIPA Jurnal Pembelajaran dan Biologi Nukleus Journal of Applied Science, Engineering, Technology, and Education Jurnal Riset Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Jurnal Jeumpa Proceeding Biology Education Conference Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Gunung Djati Conference Series EcoProfit : Sustainable and Environtment Business Journal of Agrosociology and Sustainability Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi) Applied Environmental Science Journal of Character and Environment Asian Journal of Toxicology, Environmental, and Occupational Health Public Health Risk Assesment Journal Social, Ecology, Economy for Sustainable development goals Journal Jurnal Bisnis Kehutanan dan Lingkungan Asian Journal Collaboration of Social Environment and Education Interaction, Community Engagement, and Social Environment Journal of Socio-Cultural Sustainability and Resilience Holistic: Journal of Tropical Agriculture Sciences Bioculture Journal Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Bioeksperimen Journal of Waste and Sustainable Consumption Jurnal Inovasi Pangan dan Gizi Ecotourism and Environment Conservation Journal Journal of Critical Ecology Meta: Journal of Science and Technological Education Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) The Impact : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of BioSustainability Jurnal Abmas
Claim Missing Document
Check
Articles

Jenis burung lokal dan statusnya di Situ Bagendit Kabupaten Garut Erma, Nabila; Surtikanti, Hertien Koosbandiah; Surakusumah, Wahyu; Hernawati, Hernawati
Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37301/esabi.v7i2.88

Abstract

Situ Bagendit merupakan sebuah danau wisata alam di Kabupaten Garut yang memiliki status kawasan lindung berdasarkan undang-undang. Sebagai Kawasan lindung Situ Bagendit perlu mempertahankan fungsinya di bidang konservasi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari keanekaragaman jenis dan status konservasi burung di Situ Bagendit, Kabupaten Garut. Penelitian dilakukan pada bulan Juli sampai Oktober 2023 dengan metode point count. Data yang diambil yaitu jenis dan jumlah burung yang dihitung menggunakan indeks Margalef, Evennes, dan Shannon Wiener. Berdasarkan hasil penelitian, semua jenis burung yang ditemukan di area ini berada pada kategori tidak terancam punah berdasarkan IUCN Red List. Kemudian, terdapat dua jenis burung endemis pulau Jawa dan Bali, yaitu Halcyon cyanoventris dan Lonchura leucogastroides. Selain status konservasinya, diketahui pula keanekaragaman jenis burung di Situ Bagendit berada pada kategori rendah hingga sedang dan distribusinya tidak merata berdasarkan perhitungan menggunakan indeks Margalef dan Evenness.
Kajian pustaka: Keanekaragaman burung sebagai bioindikator polusi udara di area perkotaan Izzatunnisa, Dhiya; Az-Zahra, Lula Kamilia; Surtikanti, Hertien Koosbandiah
Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37301/esabi.v7i2.89

Abstract

Penelitian ini membahas keanekaragaman burung sebagai bioindikator polusi udara di area perkotaan. Polusi udara menjadi masalah lingkungan yang semakin mengkhawatirkan, terutama di kota-kota besar, yang berdampak negatif pada kesehatan manusia dan ekosistem. Burung, sebagai komponen penting dalam ekosistem, dapat berfungsi sebagai indikator perubahan kualitas udara karena kepekaannya terhadap polusi. Tujuan dari kajian pustaka ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara keanekaragaman burung dan tingkat polusi udara di lingkungan perkotaan. Beberapa studi terdahulu mengungkapkan bahwa spesies burung tertentu cenderung menghindari area dengan kualitas udara buruk, sementara spesies lainnya dapat bertahan meski dalam kondisi polusi tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian literatur, yang menganalisis hasil penelitian terkait peran burung dalam memantau polusi udara. Analisis ini melibatkan evaluasi data ekologi burung dan kualitas udara di beberapa kota besar di dunia. Hasil kajian menunjukkan bahwa burung dapat memberikan informasi penting mengenai kondisi lingkungan perkotaan, terutama terkait dengan konsentrasi polutan seperti PM2.5 dan NOx. Temuan ini menegaskan pentingnya pemanfaatan keanekaragaman burung sebagai indikator lingkungan yang efektif dan terjangkau. Sebagai kesimpulan, penelitian ini menyarankan agar keberagaman spesies burung dapat dijadikan salah satu indikator dalam pemantauan kualitas udara perkotaan, sehingga dapat membantu upaya mitigasi polusi udara yang lebih efektif.
PROFIL KEBUTUHAN PERKULIAHAN MITIGASI BENCANA MAHASISWA CALON GURU Ekaputri, Rendi Zulni; Hidayat, Topik; Surtikanti, Hertien Koosbandiah; Surakusumah, Wahyu
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.8.1.134-140

Abstract

Sekolah memiliki peran penting dalam mengubah perilaku siswa, terutama melalui integrasi materi kebencanaan dalam kurikulum IPA. Calon guru IPA berperan dalam membentuk karakter peduli lingkungan. Peningkatan literasi lingkungan berkontribusi pada perubahan perilaku proekologis dan mendukung pembangunan lingkungan berkelanjutan. Kajian ini mengacu pada kurikulum Program Studi Pendidikan IPA dengan tujuan mendeskripsikan profil kebutuhan perkuliahan terkait mitigasi bencana untuk pengembangan program lebih lanjut. Penelitian ini menggunakan metode field study dengan tiga pendekatan utama: pengumpulan data melalui dokumen, interaksi dengan narasumber, dan observasi di lokasi penelitian di Program Studi Pendidikan IPA jenjang S1 dan S2. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen non-tes, melibatkan analisis dokumen kurikulum, RPS mata kuliah Mitigasi Bencana, dan angket literasi lingkungan. Hasil analisis kurikulum dan RPS menunjukkan evaluasi yang baik pada identitas program studi, visi, misi, tujuan, dan strategi kurikulum. Meskipun tracer study alumni masih perlu ditingkatkan, keterkaitan antara capaian pembelajaran dengan kompetensi lulusan serta interaksi antara mahasiswa dan dosen dinilai baik. Wawancara dengan dosen mengungkapkan bahwa tujuan perkuliahan mitigasi bencana adalah menciptakan kesadaran akan bencana, dengan fokus pada prekursor kebencanaan dan kebiasaan masyarakat saat bencana terjadi. Integrasi kearifan lokal dalam menghadapi bencana masih terbatas, dan buku ajar atau modul yang menggabungkan kebencanaan dengan kearifan lokal masih kurang. Literasi lingkungan mencakup aspek sikap, kesadaran akan kelestarian lingkungan, dan perencanaan tindakan terhadap lingkungan, semuanya menunjukkan hasil yang baik dengan persentase di atas 60%.
Analysis Of Ichthyofauna Of Situ Bagendit and Water Quality Post-Revitalization: Water quality data, Fish Diversity and Abundance Data Sidik, Abdul Faqih Fajar Sidik; Surtikanti, Hertien Koosbandiah; Hernawati, Hernawati; Haryono, Haryono
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi March 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v11i1.10057

Abstract

Situ Bagendit is one of the natural lakes in Garut Regency that has experienced a decline in environmental quality, so revitalization was carried out to improve the ecosystem and increase tourist attractions. Sampling at three observation stations based on water characteristics. The parameters observed include biotic factors (fish diversity) and abiotic factors (physical and chemical parameters of water. The Shannon-Wiener diversity index is used to assess the stability of the fish community, while water quality is analyzed based on water quality standards according to PP No. 22 of 2021 and lake trophic classification. The results of the study showed that water quality data that did not meet the threshold according to PP No. 21 of 2021 were water clarity (75-136 cm), chemical oxygen demand (COD) (21-31 mg/L), total nitrogen (1.22-1.59) and conductivity (506-588 μs/cm). Fish diversity is at a moderate level with an index of 1.22. The abundance value ranges from 4-55% with the highest abundance value being the hemichromis elongatus species (zebra tilapia), but there is no dominant species. A fish species found as an indicator of pollution is the janitor fish (pterygoplichthys pardalis) due to its high adaptability to polluted water. While several water quality parameters have not fully met class II quality standards, especially in terms of brightness, COD, total nitrogen, and conductivity. Ecosystem conditions of Situ Bagendit still requires sustainable management to maintain water quality and biodiversity.
Literature Review: Environmental and Cultural Preservation in the Indigenous Village of Kasepuhan Ciptagelar, Bandung Regency, West Java, as a Symbol of Traditional Community Compliance Sidik, Abdul Faqih Fajar; Surtikanti, Hertien Koosbandiah
-
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia and Konsorsium Biologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia has more than 300 ethnic groups, of which the Javanese are the most widely distributed. The province of West Java displays a variety of cultures and traditions, such as the Ciptagelar indigenous community, which, although they feel they are part of Banten, maintains its cultural distinctiveness. Local wisdom plays an important role in maintaining culture, is passed down from generation to generation and reflects the values that influence community life. The Kasepuhan Ciptagelar traditional community inherits and upholds the wisdom of their ancestors, passing it on orally from generation to generation. The traditional rules of ancestral heritage, known as tatali paranti karuhun, are the main guide in the life and outlook of the Ciptagelar community. This wisdom is based on the advice of their parents. and ideas from elders, guiding them in preserving culture and the environment with full dedication. Their adherence to customs and traditions strengthens their commitment to preserving nature, reflected in the wise use of natural resources and maintaining the balance of the local ecosystem.
The Diversity of Macrozoobenthos as a Bioindicator of Water Quality in the Upper Cikapundung River Kimku, Ancelina; Surtikanti, Hertien Koosbandiah; Suwandi, Tri
-
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia and Konsorsium Biologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Macrozoobenthos are aquatic organisms that live on the bottom of the water. Currently, the upstream Cikapundung River is indicated to be polluted by garbage, household waste, industrial waste, agricultural waste and livestock manure. This study aims to determine the diversity of macrozoobenthos as a bioindicator of water quality in the upstream Cikapundung river based on physical, chemical and biological parameters. This research was conducted in April 2023. The research used the exploration method. Macrozoobenthos sampling consists of five locations namely; Curug Omas, Curug Lalay, Kidang, Curug Koleang and Curug Dago. The results of the data analysis of the calculation of the Diversity Index, Abundance and Dominance indicate that the upstream Cikapundung river is classified as moderately polluted. This is evidenced by the diversity value obtained, which falls within the range of 1.94 - 2 (2.0). The high abundance index value is observed in location 2, while the dominance index value is 0.50 D ≤ 0.75. A total of nine species were identified in the benthic samples, which were classified into four classes, nine families, and seven genera. The dominating benthos of the five locations is Planaria sp. Based on an analysis of biotic and abiotic components, the upstream Cikapundung river is classified as exhibiting minimal pollution.
Penerapan model problem based learning untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis dan sikap peduli lingkungan siswa sekolah dasar Sumianto Sumianto; Hertien Koosbandiah Surtikanti; Wahyu Sopandi
Jurnal Abmas Vol. 19 No. 2 (2019): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v19i2.226

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji pengaruh penggunaan model pembelajaran problem based learning dalam meningkatkan kemampuan berfikir kritis dan sikap peduli lingkungan siswa sekolah dasar. Selain itu, penelitian ini dilakukan agar siswa selalu memiliki kebiasaan untuk berfikir sisi baik dan sisi buruk sebelum memutuskan suatu keputusan dalam kehidupan siswa kelak. Penelitian ini dilakukan di SDIT Raudhatur Rahmah Pekanbaru dengan subjek berjumlah 60 orang siswa. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain kuasi eksperimen dan menggunakan pendekatan kuantitatif. lnstrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan berfikir kritis digunakan soal bentuk uraian dan menggunakan angket untuk mengukur sikap peduli lingkungan siswa. Perhitungan analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan bantuan software SPSS Versi 16.0 for windows dan Microsoft Excel 2013. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model PBL dapat meningkatkan kemampuan berfikir kritis dan sikap peduli lingkungan lebih baik bila dibandingkan dengan peningkatan pada kelas yang menggunakan pembelajaran secara konvensional.
Sustainability Awareness, Engagement, and Perception of Indonesian High School Students during Sustainability Project Based Learning Implementation in Biology Education Heru Setiawan; Hertien Koosbandiah Surtikanti; Kusnadi Kusnadi; Riandi Riandi
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 6 (2023): June
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i6.3971

Abstract

This research aims to evaluate students' sustainability awareness and engagement and to analyze students' perception of the ESD Project in Biology lessons at an Indonesian Senior High School. This study uses a Mixed Method research design combining quantitative and qualitative research methods. The participants were Year X students of a Senior High School in Jakarta in the 2022/2023 academic year. Survey, journal of reflection, semi-structured interview, observations, and documentation, were used to collect data. Finding: This research found that ESD Project in biology lessons develops Indonesian students' sustainability awareness and engagement. Students change their mindset from being unconscious to become more concerned with environmental issues. Several evidence of the consciousness in this research includes applying sustainability in the daily practice, doing real action by creating campaign videos. The awareness is also shown by their beliefs, values, and judgments in their reflective journal, including developing environmental literacy, changing into pro-environment, and positive attitude to protect the environment. Secondly, PjBL learning model in Biology lessons is meaningful for students by stimulating their cognitive and behavioral engagement. The most popular activity of the ESD Project is creating the design of clothes from waste. The implementation of ESD Projects has some challenges such as time consuming, and low self-regulation among Indonesian high school students. Implications for research, practice, and policy are discussed. 
An Analysis on High School Student's Concern Towards River in Cimanggung and Its Surrounding Rina Karwatisari; Hertien Koosbandiah Surtikanti
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 11, No 4 (2025): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Oktober)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v11i4.9498

Abstract

Environmental issues in the river area have received less attention, even though the river plays a big role in people's lives, especially those around it. It is important to know the concern of high school students for the environment because they are the next generation of the region's future development. One of the rivers in the Cimanggung area is the Cimande River. This study aims to analyze the environmental concerns of high school students regarding the river environment in the Cimanggung Area and its surroundings. The research method used was a descriptive qualitative method, with respondents of high school students in the Cimanggung area totaling 139 respondents with an age range of 15-18 years. Data collection techniques by observation, interviews, and literature studies. The instrument used to determine the level of student concern for the environment uses a Likert scale consisting of 25 questions and 5 interview questions. The results showed that the level of student concern was broadly in the good category with an average score of 76.9. The results of observations and interviews show that the waste contained in the river environment is waste from people who pass by, not residents who live around the river area. 
RELEVANSI TINGKAT KEPEDULIAN LINGKUNGAN DENGAN TINGKAH LAKU MASYARAKAT TERHADAP KAWASAN SITU BAGENDIT Aulia Fatharani; Hertien Koosbandiah Surtikanti; Wahyu Surakusumah
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Publisher : Mulawarman University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtlunmul.v9i2.21193

Abstract

Situ Bagendit merupakan danau alami yang saat ini mengalami penurunan kualitas lingkungan akibat pencemaran serta perilaku masyarakat yang tidak ramah terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kepedulian lingkungan masyarakat dan menilai relevansi antara kepedulian lingkungan dengan tindakan nyata dalam upaya menjaga keberlanjutan danau Situ Bagendit. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 100 responden dari lima kelompok masyarakat di sekitar Situ Bagendit, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner yang mencakup aspek pengetahuan, sikap, serta penerapan prinsip-prinsip etika lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memiliki tingkat kepedulian lingkungan yang tinggi berdasarkan penerapan prinsip etika lingkungan, dengan prinsip kasih sayang dan peduli terhadap alam mencapai 83,6% sedangkan prinsip lainnya menunjukkan nilai di atas 75%. Meskipun demikian, kondisi aktual Situ Bagendit masih menunjukkan permasalahan lingkungan yang serius dengan ditemukannya sampah dan pertumbuhan gulma air secara masif. Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara tingkat kepedulian yang tinggi dengan perilaku nyata masyarakat dalam menjaga lingkungan. Oleh karena itu, relevansi antara kepedulian dan perilaku masyarakat belum sepenuhnya terwujud dalam praktik kehidupan sehari-hari, sehingga diperlukan strategi pendidikan lingkungan dan penguatan regulasi untuk memastikan nilai-nilai etika lingkungan tercermin dalam perilaku nyata masyarakat.
Co-Authors Achmad Munandar Agisni Setiawati Agustin, Dhini Aisyah Zumira Alyasa, Rahadian Rasyid Amalia, Indriyani Anisa, Zeranita Ageng Nur Any Aryani Arfiyana Destaria Tarmizi Arfiyana Destaria Tarmizi, Arfiyana Destaria Aslamiah, Lisa Asyah Dwi Hastika Aulia Fatharani Az-Zahra, Lula Kamilia Azmi, Haibah Azzahra, Waliyyatu Baharuddin, Rahmat Bariroh, Ghurrotul Bilqis, Jihan Dewina, Utari Diah - Kusumawaty Diah Frisda Diana Rochintaniawati Didik Priyandoko Didik Priyandoko Dine Nurdian Dzuhrika Gantari Ayuanindya Ekaputri, Rendi Zulni Eliya Mei Sisri Erma, Nabila Evi Apriana Fadhil, Fathan Ahmad Fadilah, Solikhah Isti Fauziyah, Lathifah Zahra Ghaida Nurin Athifah Gumanti, Zarfani Gusti, Utari Akhir Hadid, Mulyana Hanif Syafrian Purnama Haryono Haryono Hernawati Hernawati Hernawati Hernawati Heru Setiawan Heru Setiawan Irawan, Tb Moh Irma Ari Izzatunnisa, Dhiya Janitra, Fikrah K. Kusnadi Kamaludin, Syaris Kartika Kimku, Ancelina Kurnia Utami Kurnia Utami Kurnia Utami Kurniawan, Try Kusdianti Kusdianti Kusdianti Kusnadi Kusnadi Leonita, Lastri Lestari, Wiwit Yuli Lutfia Oktaviani Maulana, Ovi Syafiatul Maulida, De Shila Syailinda Mr Amprasto Muhamad Taufiq Hidayah NABILA, REVANI AYU Najira, Najira Nisa Sholihatul Ummah Nisa, Ainun Nisa, Hana Khoirun Norine, Jennifer Novita Resti Nur Hamidah Nur Hamidah, Nur Nurdian, Dine Nurfadilah, Febby Nuryani Rustaman Pangsuma, Nisa Sholehah Pasaribu, Kezia Tio Putra, Muhammad Naufal Nugraha Putri, Amelia Pardiana R. Riandi R. Riandi, R. Rahmawati, Dini Nurani Ramadhani Ramadhani Riandi Riandi Riandi Riandi Riandi Riandi Rina Karwatisari Risma Khoerunisa Risya Jheniar Nur Siti Khamilah Rizal Awaludin Malik Rizal Awaludin Malik, Rizal Awaludin Saidah , Salsabila Shafa Sajidah, Salmaa Nabiilah Sakinah, Rinrin Saleh, Farhan Muharam Santoso, Fadhila Zahra sari, Hefni Dwika Sidik, Abdul Faqih Fajar Sidik, Abdul Faqih Fajar Sidik Silfia, Regina Soemarwoto, Rini Suhara, Nur Fajriyah Sulastri Putri Imani Sumianto Sumianto Susbiyanto, Susbiyanto Suwandi, Tri Tamba, Rhodentia Taufik Rahman Taufik Rahman Tina Safaria Nilawati Tomasowa, Revalina Caroline Topik Hidayat Try Kurniawan Ulfah Bahabazi Wahyu Sopandi Wahyu Surakusumah Wiwit Lestari Wiwit Yuli Lestari Yayan Sanjaya Yunita, Shella Zahra, Cheryl Dwi Nur Zikra, Amalia Zumira, Aisyah