p-Index From 2021 - 2026
13.774
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kinerja Mesin Departemen Amonia Menggunakan Metode OEE dan Fuzzy FMEA Pada Kegagalan Berdampak Tinggi di Produsen Pupuk Eriyan Ochy Arnanda; Yanuar Pandu Negoro; Deny Andesta
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1514

Abstract

PT. X tergolong sebagai entitas produsen pupuk berskala nasional yang memiliki permasalahan pada performa mesin seperti kerusakan pada mesin Blackout, LG SOHT 103J, 101J trip FALL 1003, dan Bocoran Line HS. Penelitian ini untuk mengembalikan efektivitas mesin yang lebih baik menggunakan metode OEE dan Fuzzy FMEA, perusahaan belum ada analisis sistematis yang menentukan akar penyebab dan dampak kegagalan tersebut. Hasil yang didapatkan yaitu rata-rata nilai OEE sebesar 75,90%, dimana hasil OEE belum memenuhi standar idealnya sebesar 85%. Selain itu didapat nilai FRPN tertinggi sebesar 253.5 pada Blackout, 101J trip FALL 1003 sebesar 153.5, Bocoran Line HS sebesar 153.5, dan terkecil LG SOHT 103J sebesar 53.5, temuan ini menegasakan dominasi kegagalan berdampak tinggi dalam sistem produksi Amonia kontinu. Dari hasil tersebut diberikan perbaikan penjadwalan priventive maintenance dan pemantauan rutin sehingga diharapkan setelah implementasi didapatkan risiko kerusakan menurun, operasi mesin stabil, dan keamanan kerja meningkat. Penelitian ini menunjukkan pentingnya penerapan FMEA berbasis Fuzzy pada proses industri berisiko tinggi, serta kontribusi mendukung keputusan pemeliharaan pada industri pupuk.
Pembelajaran Tata Letak Fasilitas Guna Meminimalisir Waktu Proses Produksi Pada TEFA SMK Manbaul Ulum Moh. Jufriyanto; Deny Andesta; Elly Ismiyah; Misbah Misbah; Ahmad Fauzal Ibnu Malik; Fahrizal Hamdani
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 5 No. 1 (2026): Februari: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v5i1.6378

Abstract

The layout of facilities in the industrial world greatly affects the production process of a product. If the spatial layout used is good and appropriate, it will indirectly save distance, costs, time, and effort. Community service activities are carried out in partnership with SMK Manbaul Ulum. These activities aim to provide learning about facility layout to minimize production process time. The expected outcome of these activities is that students will be able to understand how to reduce excessively long production times and increase the number of products in a business unit, which impacts student productivity. The implementation methods include delivering material, simulating the production process layout, and conducting Q&A discussions. As a result, the activities are able to enhance students' understanding of the importance of layout in production facilities. Students can also simulate the production process to evaluate the existing layout in order to minimize production time. This activity has an impact on decision-making and problem-solving.
Analisis dan Usulan Perbaikan Defect Produk Ducting Menggunakan Metode Six sigma dan Fuzzy FMEA: (Studi Kasus: PT Ravana Jaya) Firman Maulana; Deny Andesta
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1679

Abstract

PT. Ravana Jaya sebagai perusahaan fabrikasi ducting masih menghadapi tingkat defect yang berdampak pada penurunan kapabilitas proses dan potensi peningkatan biaya kualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis defect dominan, mengukur kapabilitas proses menggunakan metode Six Sigma, menentukan prioritas risiko kegagalan melalui FMEA dan Fuzzy FMEA, serta merumuskan strategi perbaikan berbasis risiko. Penelitian dilakukan pada periode Mei–Juni 2025 dengan pendekatan DMAIC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa defect dominan terjadi pada proses welding (61 cacat), diikuti oleh grinding (36 cacat) dan marking (28 cacat). Nilai rata-rata level sigma berturut-turut sebesar 3,15; 3,41; dan 3,52, yang mengindikasikan bahwa proses masih berada pada level 3σ dan belum memenuhi standar 6σ. Analisis FMEA mengidentifikasi kegagalan las tidak merata dan porosity sebagai risiko tertinggi, sedangkan pendekatan Fuzzy FMEA menghasilkan nilai FRPN sebesar 959 pada mode kegagalan yang sama sehingga menjadi prioritas utama perbaikan. Integrasi Six Sigma dan Fuzzy FMEA dalam penelitian ini memberikan pendekatan yang lebih komprehensif dalam mengukur kapabilitas proses sekaligus menentukan prioritas risiko secara lebih diskriminatif dibandingkan dengan FMEA konvensional. Implementasi rekomendasi yang diusulkan berpotensi meningkatkan stabilitas proses, menurunkan defect, dan memperkuat sistem pengendalian kualitas secara berkelanjutan.
Analisis Risiko Potensi Kecelakaan Kerja Pada Proyek Kontruksi Perluasan Gedung Pabrik Menggunakan Metode JSA dan HIRARC: (Studi Kasus : PT. SIKA INDONESIA PHASE 4) Muhammad Irfandie Pratama; Deny Andesta; Efta Dhartikasari Priyana
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1673

Abstract

Proyek konstruksi mempunyai tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi akibat kompleksitas aktivitas, penggunaan alat berat, serta keterlibatan banyak tenaga kerja. Proyek pembangunan perluasan gedung pabrik PT Sika Indonesia Phase 4 di Gresik merupakan proyek industri berskala besar yang memiliki potensi bahaya signifikan, khususnya pada pekerjaan panas (hot work) dan pekerjaan pengangkatan (lifting work). Studi ini memiliki tujuan untuk mengenali kemungkinan bahaya yang berpotensi terjadi akibat kecelakaan di tempat kerja dan untuk menentukan cara yang sesuai dalam mengendalikan risiko. Hal ini dilakukan dengan menggunakan metode Analisis Keamanan Kerja (JSA) yang dipadukan dengan pendekatan Hierarki Pengendalian. Metode yang diterapkan dalam kajian ini adalah observasi langsung di lokasi kerja. wawancara dengan pihak HSE, serta studi dokumentasi proyek. Temuan riset menggambarkan bahwa terdapat 10 potensi bahaya utama yang teridentifikasi pada aktivitas hot work dan lifting work. Penilaian risiko sebelum pengendalian menunjukkan terdapat 3 risiko dengan kategori ekstrem, 7 risiko tinggi, dan tidak terdapat risiko rendah maupun sedang. Setelah dilakukan pengendalian berdasarkan hirarki pengendalian risiko, jumlah risiko ekstrem berhasil diturunkan menjadi 0, Sebagian besar risiko terletak dalam kategori sedang dan rendah. Implementasi JSA, yang didukung oleh HIRARC, telah terbukti memberikan saran pengendalian yang lebih terstruktur dan efisien untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja. Riset ini memiliki potensi untuk menjadi rujukan bagi perusahaan dalam meningkatkan pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di proyek konstruksi.
The Relationship Between Workload and Employee Work Productivity at PT Semesta Berkat Utama Indrawan, Daya; Dahda, Said Salim; Andesta, Deny
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 10 No 1 (2026): G-Tech, Vol. 10 No. 1 January 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/g-tech.v10i1.8883

Abstract

Employee productivity is a critical factor for organizational success in an increasingly competitive industrial environment. Workload is often perceived as a determinant that can influence productivity, with effects varying depending on individual adaptability and management support. This study aims to analyze the relationship between workload and employee productivity at PT Semesta Berkat Utama. A quantitative correlational approach with a cross-sectional design was applied, involving all 10 employees selected using a saturated sampling technique. Data were collected through closed questionnaires using a 5-point Likert scale and analyzed using Spearman rank correlation due to non-normal data distribution. The results show a very strong positive correlation between workload and productivity (r = 0.967, p = 0.000 < 0.05), indicating that higher workload is associated with higher productivity in this context. The coefficient of determination (r² = 0.991) suggests that workload explains 99.1% of productivity variance. These findings imply that high workload can act as a performance driver when supported by strong motivation and work commitment. The study provides practical insight for proportional workload management to sustain optimal productivity.
Analysis of GSI Herbal Medicine Product Sales Strategy Using SWOT Matrix and QSPM Methods Taufail, Muhammad Nabil Daris; Andesta, Deny
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 10 No 2 (2026): G-Tech, Vol. 10 No. 2 April 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/g-tech.v10i2.9310

Abstract

In its efforts, Jamu GSI HERBAL products are only marketed to the surrounding community and are unable to compete with health products that offer instant solutions. Therefore, data was collected through observation, in-depth interviews, and questionnaires with four employees and four consumers, as well as strategy validation by the owner and experts at the Mustofa Clinic. The SWOT analysis identified 5 strengths, 3 weaknesses, 3 opportunities, and 3 threats. The results of the IFE (3.86) and EFE (3.67) matrices placed the company in the Grow and Build position. The QSPM analysis set the main priority on ST 1 (score 6.76): increasing hygienic production through a partnership with the Health Office and diversifying variants (syrup/candy). This research emphasizes that legal standardization (BPOM, BPJPH, HKI) is key to transforming MSMEs toward modern markets. This strategy implies increased consumer confidence and production efficiency. Further research recommendations include analyzing the financial impact of transitioning from manual tools to automated machines on profit margins. With the implementation of this strategy, GSI HERBAL is expected to compete competitively and sustainably.
Occupational Health and Safety Risk Analysis Using JSA and FMEA in Fatty Acid Tank Maintenance at PT Bramindra Indotama Gresik Arif Afandi; Deny Andesta; Yanuar Pandu Negoro
Jurnal Sistem Teknik Industri Vol. 28 No. 2 (2026): JSTI Volume 28 Number 2 April 2026
Publisher : TALENTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jsti.v28i2.24733

Abstract

This study aims to identify potential occupational hazards and assess the level of occupational health and safety (OHS) risks in the maintenance activities of the fatty acid tank at PT Bramindra Indotama Gresik using an integrated Job Safety Analysis (JSA) and Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) approach.This research employs a qualitative descriptive approach, with data collected through direct observation, interviews, and questionnaires administered to maintenance workers and Health, Safety, and Environment (HSE) personnel. JSA was used to identify work steps and potential hazards, while FMEA was applied to evaluate risk levels based on Severity, Occurrence, and Detection, resulting in a Risk Priority Number (RPN). The results indicate that several activities fall into high-risk categories, particularly during Lock Out Tag Out (LOTO), tank cleaning and draining, and inspection of components inside the tank. The highest RPN values were associated with hazards related to residual energy, confined space conditions, and manual handling. The implementation of risk control measures based on the hierarchy of controls is expected to reduce workplace accident risks, improve compliance with safety procedures, and strengthen the OHS culture. Therefore, the integration of JSA and FMEA is proven to be an effective approach for identifying hazards and prioritizing risk control in maintenance activities.
Analisis Risiko Operasional Rantai Pasok dengan Pendekatan Supply Chain Operations Reference (SCOR) dan House of Risk (HOR): (Studi Kasus: Hotway’s Chicken Gresik) Gilang Syaputra; Efta Dhartikasari Priyana; Deny Andesta
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1249

Abstract

Sektor makanan cepat saji menghadapi risiko operasional tinggi akibat keterlambatan pasokan, fluktuasi permintaan, serta kesalahan manusia yang dapat mengganggu kontinuitas layanan. Namun, penelitian terdahulu umumnya berfokus pada manajemen risiko di industri manufaktur atau distribusi, sementara penerapannya pada restoran cepat saji masih terbatas. Penelitian ini untuk mendeteksi dan meminimalkan risiko operasional dalam rantai pasok restoran Hotway’s Chicken Gresik menggunakan pendekatan Supply Chain Operations Reference (SCOR) dan House of Risk (HOR). Model SCOR digunakan untuk memetakan proses bisnis ke dalam lima tahap plan, source, make, deliver, dan return sedangkan HOR membantu mengenali sumber risiko serta menentukan prioritas mitigasi berdasarkan nilai Aggregate Risk Potential (ARP). Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner kepada staf operasional berpengalaman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 21 penyebab risiko dengan A8 (ketidakpatuhan terhadap SOP memasak dan kurangnya pelatihan staf) sebagai risiko paling kritis dengan nilai ARP sebesar 984. Strategi mitigasi utama meliputi penerapan daftar periksa SOP harian, program pelatihan rutin, kontrak pemasok jangka panjang, serta audit kualitas bahan baku. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model manajemen risiko terintegrasi yang relevan untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan operasional restoran cepat saji.
Peningkatan Manajemen Risiko K3 Di Industri Kimia: Pendekatan Terpadu HIRARC Dan HAZOP Pada Produksi STPP Septian Dwi Ardiansyah; Yanuar Pandu Negoro; Deny Andesta
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 2 No. I (2023): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1463

Abstract

Penelitian ini bertujuan menerapkan integrasi dua metodologi analisis risiko – HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control) dan HAZOP (Hazard and Operability Study) – pada lini produksi Sodium Tripolyphosphate (STPP) di PT XYZ. Dalam skema tersebut, HIRARC menilai bahaya dan risiko pada setiap aktivitas kerja (macro risk) melalui parameter Likelihood dan Severity, sedangkan HAZOP menelaah deviasi proses dan akar penyebabnya (micro risk) di node proses utama (unit pencampuran, rotary kiln, unit pendingin, dan penyimpanan). Hasil integrasi HIRARC–HAZOP menunjukkan profil risiko yang lebih komprehensif dibandingkan pendekatan tunggal. Dari 12 aktivitas kerja yang dianalisis, 4 di antaranya tergolong risiko tinggi, 5 sedang, dan 3 rendah. Analisis HAZOP mengidentifikasi 9 deviasi kritis (contohnya: suhu operasi melebihi set point, ventilasi lokal tidak memadai, personel tak berwenang di jalur forklift, serta indikasi korsleting listrik). Rekomendasi praktis mencakup penerapan interlock ventilasi–agitator di unit pencampuran, penambahan alarm suhu SIL2 pada rotary kiln, segregasi jalur forklift–pejalan kaki dengan kontrol akses, peningkatan program permit-to-work dan LOTO, serta peningkatan housekeeping dan penandaan visual area operasi. Dengan demikian, integrasi HIRARC–HAZOP menghasilkan pemetaan risiko K3 yang lebih holistik serta pengendalian yang lebih presisi untuk menurunkan probabilitas dan dampak insiden produksi STPP.
Analisis Potensi Bahaya Kerja Dengan Metode JSA Dan HIRARC Di Workshop Fabrikasi Abdullah Faqih Riansyah; Deny Andesta
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 2 No. I (2023): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1476

Abstract

Kecelakaan kerja masih menjadi tantangan utama dalam industri manufaktur, terutama di workshop fabrikasi PT. XYZ. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi berbagai potensi bahaya, menilai tingkat risiko terkait, dan menetapkan tindakan pengendalian yang paling efektif. Yang digunakan meliputi Job Safety Analysis (JSA) untuk menelaah setiap tahapan pekerjaan, serta Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) sebagai metode untuk menilai dan mengendalikan risiko yang teridentifikasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kegiatan seperti welding, cutting, drilling, grinding, dan assembling memiliki beragam potensi bahaya dengan tingkat risiko yang bervariasi, mulai dari kategori rendah hingga ekstrem. Secara lebih rinci, proses welding mengandung dua risiko pada level ekstrem, satu risiko tinggi, serta satu risiko sedang. Aktivitas cutting menunjukkan tiga risiko tinggi dan satu risiko ekstrem. Pada kegiatan drilling, ditemukan satu risiko sedang, satu ekstrem, satu tinggi, dan satu rendah. Proses grinding memiliki dua risiko ekstrem, satu risiko tinggi, serta satu risiko sedang, sedangkan aktivitas assembling mencatat dua risiko ekstrem, satu sedang, dan satu rendah. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan penerapan beberapa langkah pengendalian, seperti peningkatan disiplin penggunaan APD, penataan ulang area kerja agar lebih aman, pemeliharaan rutin terhadap peralatan, penerapan prosedur kerja dengan pengawasan yang lebih ketat, serta penyelenggaraan pelatihan keselamatan kerja bagi seluruh pekerja. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa penerapan JSA dan HIRARC mampu memberikan pendekatan sistematis dalam pemetaan bahaya serta strategi pencegahan, sehingga dapat menekan angka kecelakaan kerja sekaligus memperkuat budaya K3 di industri fabrikasi.
Co-Authors Abdul Azis Alghushan Abdul Lathif Abdullah Faqih Riansyah Abdullah Sidik Abdulloh Faqih Achmad Firdaus Achmad Najibur Rochman Achmad Rizal Firmansyah Achmed Ersyad Luthfi Fahmi Agung Dharma Eka Ahmad Fauzal Ibnu Malik Ahmad Husamuddin Ahmad Sukma Amrul Mukmin Ahmad Taqqiyuddin Ahmad Ubaidis Sholihin Akhmad Wasiur Rizqi Aldi Refi Magriza Alfarisyi, Salman Alif Rachmad Hidayatullah Amirul Akmal Andi Rahmad Rahim Angga Prasetyo Tanto Ardiansyah Armawan Ardin Ardiansyah Ari Diharto Ari Septian Cahyadi Arif Afandi Arif, Muhammad Wildan Bagus Wahyu Prayoga Bambang Suryo Prabowo Bimby Khrisdamara Bisri, Mochammad Hasan cholis majid Chusnul Khotimah Dahda, Said Salim Denni Aditama Eko Samsudin Dhidu Usrin Yadani Dhidu Usrin Yadani DHIMAS ADI PUTRA Dhimas Indra Saputra Dhimas Safaatur Rochman Dian Safitri Diharto, Ari Dimas Latif Rohman Putra Dwi Putri Fajar Dzakiyah Widiyaningrum Dzakiyah Widyaningrum Dzulfikar Fauzi, Ahmad Efta Dhartikasari Efta Dhartikasari Priyana Efta Dhartikasari Priyana Efta Dhartikasari Priyana Eko Budi Leksono Elly Ismiyah Eriyan Ochy Arnanda Fahrizal Hamdani Fajarillah, Agung Firman Maulana Futurhesa, Dwi Anggraini Ghofur, M. Abdul Gilang Syaputra Hanif Rahma Saputra Hendra Pratama Herlambang Adriano, Moh Kevin Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Imroatul Fadlilah Indrawan, Daya Iwa Pramudya iwan fauzi sutiono Kharis Dianto Khusnul Ma’arif Kurniawan Kurniawan M. Abdullah Ilham. A M. Afdholul Fikri M. Bachmid, Zainal Abidin Ma'arif, Muhammad Syafiqul Maulana Aldi Pratama May Dian Susanto Maya Eka A Mirza Firdiansah Isnanta Misbah Moch Nuruddin Moch Nuruddin, Moch Moch Nurul Iqbal Al Farizi Moch Rizky Ramadhan Moch. Nuruddin Moch. Nurul Iqbal Alfarizi Mochamad Henry Cipta Dinata Mochammad Anshori Mochammad Nuruddin Moh. Dian Kurniawan Moh. Fikri Pratama Moh. Jufriyanto Moh. Jufriyanto Mohammad Fachrurrozi Adi Mohammad Fachrurrozi Adi Mohammad Ikhwan Nudin Mohammad Rizal Muchammad Dio Indranata Mughni Murtadlo Muhamat Rizal Abidin Muhammad Afifuddin Muhammad Ainul Yaqin Muhammad Arif Agustianto Muhammad chabibi aziz Muhammad Dhomiri Muhammad Firman Afandi Muhammad Ighfir Romadhoni Muhammad Ikhlasul Amal Muhammad Indra Rizaldi Muhammad Irfandie Pratama Muhammad Irzaqur Rosyad Muhammad Isma&#039;il Muhammad Maulidun Na’am Muhammad Rif'an Muhammad Rizky Surya Aistiawan Muhammad Syafrizal Viki Ardiansyah Muhammad Syarif Hidayatullah Muhammad Zainuddin Fathoni Mustafa, Falah Najib, Muhammad Abdullah Najiyatul Qonita Nasir, Macdevis Alala Nina Aini Mahbubah Norman Isawega Noviyatur R Nur Fauziyah nuruddin, mochammad Okta Mardatillah Oqni Huda Nur Qodzbari Pradana, Hafidz Lingga Allen Prasmana, Muhammad Farid Prayoga Rizky Hermawan Pregiwati Pusporini Putri, Dias Ratna Rahmat Nova Andi Priantoro Ramadhon, Mohammad Ahasanul Redha Abdillah Faqih Rifki Rizkina Arifin Rizaldi Syargawi Rizki Fajar Nugroho Said Salim Dahdah Sajidin, Mochammad Afif Salim Dahda, Said Salsabila, Cindy Aulia Sara Ramadona Sasmita Putri Apriliani Septian Dwi Ardiansyah Setyo, Faris Aulia Dwi Sidah Sidah Siti Inayah Soffiana Agustin, Soffiana solikhin solikhin Sukaris Surya Putri kiara Santi Syahrul Cahyo Saputra Taufail, Muhammad Nabil Daris Taufan A. Pradana Thezar Alfarozi thoyyibul hikam Tri Rahmawati Tsaqofi Bintang Muslimah Tsaqofi Bintang Muslimah Wijaya, Bagas Satria Yanuar Pandu Negoro Yanuar Pandu Negoro