p-Index From 2021 - 2026
12.043
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis pemeliharaan berbasis risiko pada lox tanker fill pump dengan integrasi FMEA–RCM Ahmad Ubaidis Sholihin; Deny Andesta; Efta Dhartikasari Priyana
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 6 No 2 (2025): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v6i2.1982

Abstract

Sistem kriogenik memegang peranan vital dalam industri gas karena berfungsi menjaga kestabilan penyimpanan serta distribusi fluida pada suhu dan tekanan ekstrem. Kegagalan peralatan pada sistem ini tidak hanya berpotensi menghambat proses produksi dan menimbulkan kerugian finansial, tetapi juga dapat mengancam keselamatan operator serta lingkungan akibat potensi kebocoran fluida bertekanan tinggi. Salah satu peralatan utama di PT Air Products Indonesia adalah Liquid Oxygen (LOX) tanker fill pump, yang berfungsi untuk memindahkan oksigen cair dari tangki penyimpanan menuju kendaraan distribusi. Unit ini kerap mengalami gangguan pada komponen mechanical seal, yang menjadi penyebab utama kebocoran dan downtime produksi. Penelitian ini menerapkan integrasi metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Reliability Centered Maintenance (RCM) untuk menyusun strategi pemeliharaan berbasis risiko yang terukur dan efektif. FMEA digunakan untuk mengidentifikasi serta menilai potensi mode kegagalan berdasarkan tingkat keparahan, frekuensi kejadian, dan kemampuan deteksi, sementara RCM digunakan untuk menentukan jenis pemeliharaan paling sesuai berdasarkan konsekuensi kegagalan dan tingkat kritikalitas komponen. Kombinasi kedua metode ini memungkinkan penyusunan kebijakan pemeliharaan yang lebih sistematis, efisien, dan berfokus pada peningkatan keandalan peralatan. Hasil analisis FMEA menunjukkan bahwa komponen mechanical seal memiliki nilai Risk Priority Number (RPN) sangat tinggi sebesar 576, disebabkan oleh kombinasi tingkat keparahan yang tinggi, frekuensi kejadian berulang, serta kesulitan dalam deteksi dini. Faktor penyebab utama mencakup keausan material, kontaminasi fluida pelumas, dan kesalahan dalam proses pemasangan. Berdasarkan logika keputusan RCM, strategi pemeliharaan yang disarankan adalah Condition-Based Maintenance (CBM) dengan interval inspeksi setiap tiga bulan dan penggantian mechanical seal menjadi dry seal yang memiliki umur pakai lebih panjang. Implementasi strategi ini diproyeksikan mampu menurunkan frekuensi kerusakan hingga dua kali per tahun, meningkatkan nilai availability sistem menjadi 99,45%, serta menekan biaya perawatan darurat. Selain itu, peningkatan sistem pemantauan tekanan dan vibrasi secara berkala turut memperkuat aspek keselamatan kerja karena risiko kebocoran oksigen cair bertekanan tinggi dapat diminimalkan. Temuan ini membuktikan bahwa integrasi FMEA dan RCM efektif dalam mengoptimalkan keandalan, efisiensi biaya, dan keselamatan operasional pada sistem kriogenik industri gas modern.
Optimization of Warehouse Performance through Class-Based Storage based FSN Analysis for Travel Efficiency and Cost Reduction Abdul Lathif; Said Salim Dahda; Deny Andesta
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1347

Abstract

This study aims to optimize operational efficiency at PT XYZ's raw material warehouse by mitigating high material handling costs (MHC) and inefficient forklift travel caused by random storage and LIFO stacking constraints. The research proposes a warehouse layout redesign applying a Class-Based Storage (CBS) strategy zoned via FSN (Fast, Slow, Non-moving) analysis. The methodological approach involves material flow analysis of 31 SKUs, priority classification based on Turnover Ratio (TOR), and simulation of rectilinear distances and travel times using a standard speed of 1.4 m/s. Through comparative evaluation, the study found that the strategic relocation of 14 Fast-category items to zones closest to the Inbound/Outbound point successfully reduced monthly travel distance from 11,261.3 m to 9,557.3 m. This directly impacted operational time, reducing it by 0.34 hours, and lowered total MHC by 15.13%, equivalent to a monthly saving of IDR 1,610,231. The results conclude that FSN-activity-based zoning not only quantitatively reduces logistical costs but also qualitatively minimises aisle congestion and non-value-added backtracking movements, thereby enhancing overall warehouse productivity.
Analisis Risiko Dan Analisis Keputusan Solusi Proses Material Return Pada Gudang Menggunakan Metode House of Risk (HOR) Dan Metode Analytic Network Process (ANP): (Studi Kasus : PT. ABC) Mustafa, Falah; Yanuar Pandu Negoro; Deny Andesta
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko pada proses material return di gudang PT. ABC serta menentukan prioritas strategi mitigasi menggunakan pendekatan integrasi House of Risk (HOR) dan Analytic Network Process (ANP). Proses material return belum berjalan optimal karena belum adanya Standard Operating Procedure (SOP) yang baku dan minimnya koordinasi antarunit, sehingga menimbulkan permasalahan seperti keterlambatan pengembalian material, ketidakjelasan tanggung jawab, selisih antara stok fisik dan data sistem, serta potensi kehilangan material. Metode HOR digunakan untuk mengidentifikasi risk event dan risk agent serta menghitung nilai Aggregate Risk Potential (ARP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa risk agent tertinggi adalah rendahnya kedisiplinan unit dalam mengembalikan material (A3) dengan nilai ARP sebesar 168. Selanjutnya, metode ANP diterapkan untuk menentukan bobot alternatif strategi mitigasi berdasarkan empat kriteria utama: efisiensi operasional, efektivitas pengendalian, kesiapan sumber daya manusia, dan kinerja pengelolaan material. Dari lima alternatif solusi yang dievaluasi, "Menyusun dan menetapkan SOP resmi tentang mekanisme material return (alur, dokumen, tanggung jawab, dan waktu pengembalian)" memperoleh bobot tertinggi sebesar 0,049, sehingga menjadi strategi prioritas utama. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis bagi perusahaan dalam memperbaiki tata kelola material return, memperkuat koordinasi antarunit, dan meningkatkan efisiensi operasional gudang.
Perbandingan Dedicated Storage dan Class-Based Storage untuk Perbaikan Tata Letak Gudang Seragam: (Studi Kasus: PT. KSS) Dimas Latif Rohman Putra; Deny Andesta; Efta Dhartikasari Priyana
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi tata letak gudang seragam karyawan PT. KSS melalui perbandingan antara metode Dedicated Storage dan Class-Based Storage. Permasalahan yang ada pada kondisi eksisting adalah penempatan item yang tidak mempertimbangkan frekuensi perpindahan, yang mengakibatkan jarak tempuh picking menjadi panjang dan menurunkan produktivitas. Hal tersebut terbukti dari penelitian sebelumnya mengenai minimnya studi yang secara khusus membandingkan efisiensi Dedicated Storage dan Class-Based Storage pada gudang seragam perusahaan berbasis data T/S dan koordinat jarak aktual. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data koordinat rak, frekuensi permintaan, serta nilai Throughput per Storage (T/S). Nilai T/S digunakan untuk melakukan klasifikasi ABC sebagai dasar dalam penyusunan layout usulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa total jarak tertimbang pada tata letak awal sebesar 1.840,8 unit grid dapat dikurangi menjadi 1.434,2 unit grid setelah penerapan Class-Based Storage, sehingga diperoleh peningkatan efisiensi sebesar 28,35%. Dengan demikian, metode Class-Based Storage terbukti lebih efektif dalam mengoptimalkan pergerakan material, mempercepat proses pengambilan barang, dan meningkatkan kinerja operasional gudang.
Analisis Resiko K3 Pada Aktivitas Pemasangan Scaffolding Menggunakan Metode Hazop Moch Rizky Ramadhan; Deny Andesta; Efta Dhartikasari
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1391

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan elemen penting untuk menjaga kelancaran operasi serta produktivitas perusahaan, terutama pada jenis pekerjaan dengan risiko tinggi seperti pemasangan scaffolding. Penelitian ini dilakukan untuk menilai tingkat risiko kecelakaan kerja pada proses pemasangan scaffolding di PT XYZ dengan memanfaatkan metode Hazard and Operability Study (HAZOP). Pendekatan yang digunakan bersifat deskriptif melalui pengamatan langsung di lapangan, wawancara dengan para pekerja, serta penelaahan data kecelakaan kerja pada periode Juni–Agustus 2025. Dari hasil identifikasi, ditemukan bahwa potensi bahaya berasal dari faktor mekanis, ergonomis, kondisi lingkungan, dan perilaku pekerja itu sendiri. Melalui analisis HAZOP, beberapa bentuk deviasi terdeteksi, seperti tidak menggunakan APD, beban berlebih, stabilitas kurang, dan tindakan yang tidak sesuai prosedur kerja aman. Deviasi tersebut dapat memicu kecelakaan, mulai dari cedera ringan hingga kejadian fatal seperti jatuh dari ketinggian atau tertimpa material. Upaya pengendalian yang disarankan meliputi peningkatan kepatuhan penggunaan APD, perbaikan desain serta stabilitas scaffolding, penegakan SOP, dan pelaksanaan inspeksi rutin sebelum serta selama pekerjaan berlangsung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode HAZOP mampu memberikan analisis risiko yang lebih rinci dan sistematis dibandingkan metode konvensional, sehingga dapat dijadikan rujukan untuk meningkatkan efektivitas penerapan K3 pada pekerjaan pemasangan scaffolding di PT XYZ.
Integrating SERVQUAL and Importance Performance Analysis to Prioritize Service Improvements in Modern Retail: A Case Study of XYZ Store Sajidin, Mochammad Afif; Andesta, Deny; Nuruddin, Mochammad
Indonesian Journal of Innovation Studies Vol. 27 No. 1 (2026): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijins.v27i1.1852

Abstract

General Background: Service quality is a critical determinant of competitiveness in modern retail, particularly as rapid growth in small convenience stores intensifies customer expectations. Specific Background: XYZ Store has experienced declining customer satisfaction, requiring a systematic evaluation of service delivery using established measurement frameworks. Knowledge Gap: Despite the extensive use of SERVQUAL and Importance Performance Analysis (IPA) in service research, limited studies integrate both methods to diagnose priority improvements in small-scale retail settings. Aims: This study aims to measure service quality at XYZ Store, identify performance gaps across SERVQUAL dimensions, and prioritize improvement strategies using IPA. Results: Analysis of 100 respondents showed all SERVQUAL attributes were valid and reliable, with an overall gap score of –0.74 and a service quality index (Q) of 0.84, indicating service performance below expectations. IPA mapping revealed four critical attributes—store layout (T3), complaint handling (RP3), facility conditions (T1), and product availability (RL2)—requiring immediate improvement. Novelty: This research offers an integrated SERVQUAL–IPA approach that produces a precise, actionable prioritization of service weaknesses in a small retail context. Implications: Findings provide managerial guidance for enhancing operational performance, increasing customer satisfaction, and strengthening competitive positioning in the retail sector. Highlights: Identifies critical service gaps with an integrated SERVQUAL–IPA approach. Highlights four priority attributes needing immediate improvement. Provides actionable strategies to enhance customer satisfaction and competitiveness. Keywords: SERVQUAL, IPA, Service Quality, Customer Satisfaction, Retail Management
Strategi Pemasaran Produk Pada UMKM Sidayu Melalui Media Online (Facebook, Instagram, Dan Go Food (Gobiz) Moh. Jufriyanto; Deny Andesta
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 3 (2023): September : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v3i3.2073

Abstract

Provision of knowledge and skills for MSME business actors needs to be carried out periodically to add insight into how the times, competitive conditions and changes in consumer behavior. The lack of marketing utilization through online media makes MSME actors do not have good competitiveness. Community service activities with Sidayu's MSME product marketing strategy through online media explain the importance of online marketing. In this activity explained some online media that can be used in marketing such as facebook, Instagram, go food (go biz). From the results of this activity, it is hoped that MSMEs can apply one of these online media as a means to increase marketing in order to increase sales and revenue.
Peningkatan Kemampuan Manajemen Risiko Pelaku UMKM Sidayu untuk Meningkatan Pengelolaan Bisnis dan Pendapatan Moh. Jufriyanto; Deny Andesta; Tsaqofi Bintang Muslimah; Dhidu Usrin Yadani; Soffiana Agustin; Said Salim Dahdah; Moch. Nuruddin
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 2 (2024): Juni : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v4i2.3492

Abstract

Business management management cannot be avoided from risks in the form of pure risks and speculative risks. Risk can be associated with the possibility of losses from unwanted adverse events or unexpected events. The problem of MSMEs, especially in Sidayu District, Gresik Regency, is that many MSME actors have not implemented risk management in their businesses. Therefore, this community service activity is carried out to provide education to Sidayu MSME actors to pay attention to the risks that exist in the process of managing their business. From the results of community service activities, they can implement risk management and improve risk management management in their businesses. With the implementation and improvement, it can be used as a means to improve business management and income.
Co-Authors Abdul Azis Alghushan Abdul Lathif Abdullah Sidik Abdulloh Faqih Achmad Firdaus Achmad Najibur Rochman Achmad Rizal Firmansyah Achmed Ersyad Luthfi Fahmi Agung Dharma Eka Ahmad Husamuddin Ahmad Sukma Amrul Mukmin Ahmad Taqqiyuddin Ahmad Ubaidis Sholihin Akhmad Wasiur Rizqi Aldi Refi Magriza Alfarisyi, Salman Alif Rachmad Hidayatullah Andi Rahmad Rahim Angga Prasetyo Tanto Ardiansyah Armawan Ardin Ardiansyah Ari Diharto Ari Septian Cahyadi Arif, Muhammad Wildan Baad, Muhammad Fairuz Bagus Wahyu Prayoga Bimby Khrisdamara Bisri, Mochammad Hasan cholis majid Chusnul Khotimah Denni Aditama Eko Samsudin Dhartikasari Priyana, Efta Dhartikasari, Efta Dhidu Usrin Yadani Dhidu Usrin Yadani DHIMAS ADI PUTRA Dhimas Indra Saputra Dhimas Safaatur Rochman Dian Safitri Diharto, Ari Dimas Latif Rohman Putra Dwi Putri Fajar Dzakiyah Widiyaningrum Dzakiyah Widyaningrum Dzulfikar Fauzi, Ahmad Efta Dhartikasari Efta Dhartikasari Priyana Efta Dhartikasari Priyana Eko Budi Leksono Elly Ismiyah Fajarillah, Agung Futurhesa, Dwi Anggraini Ghofur, M. Abdul Hanif Rahma Saputra Hendra Pratama Herlambang Adriano, Moh Kevin Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Imroatul Fadlilah Iwa Pramudya iwan fauzi sutiono Kharis Dianto Khusnul Ma’arif Kurniawan Kurniawan M. Afdholul Fikri M. Bachmid, Zainal Abidin Ma'arif, Muhammad Syafiqul Maulana Aldi Pratama Maulana, Putra Arif May Dian Susanto Maya Eka A Mirza Firdiansah Isnanta Moch Nuruddin Moch Nuruddin, Moch Moch Nurul Iqbal Al Farizi Moch Rizky Ramadhan Moch. Nuruddin Moch. Nurul Iqbal Alfarizi Mochamad Henry Cipta Dinata Mochammad Anshori Mochammad Nuruddin Moh. Dian Kurniawan Moh. Fikri Pratama Moh. Jufriyanto Moh. Jufriyanto Mohammad Fachrurrozi Adi Mohammad Fachrurrozi Adi Mohammad Ikhwan Nudin Mohammad Rizal Muchammad Dio Indranata Mughni Murtadlo Muhamat Rizal Abidin Muhammad Afifuddin Muhammad Ainul Yaqin Muhammad chabibi aziz Muhammad Dhomiri Muhammad Firman Afandi Muhammad Ighfir Romadhoni Muhammad Ikhlasul Amal Muhammad Indra Rizaldi Muhammad Isma'il Muhammad Maulidun Na’am Muhammad Rif'an Muhammad Rizky Surya Aistiawan Muhammad Syarif Hidayatullah Muhammad Zainuddin Fathoni Mustafa, Falah Najib, Muhammad Abdullah Najiyatul Qonita Nasir, Macdevis Alala Nina Aini Mahbubah Norman Isawega Noviyatur R Nur Fauziyah Nurfadi, Mohammad Ridho nuruddin, mochammad Okta Mardatillah Oqni Huda Nur Qodzbari Pradana, Hafidz Lingga Allen Prasmana, Muhammad Farid Prayoga Rizky Hermawan Pregiwati Pusporini Putri, Dias Ratna Rahmat Nova Andi Priantoro Ramadhon, Mohammad Ahasanul Rifki Rizkina Arifin Rizaldi Syargawi Rizki Fajar Nugroho Said Salim Dahdah Sajidin, Mochammad Afif Salim Dahda, Said Salsabila, Cindy Aulia Sara Ramadona Setyo, Faris Aulia Dwi Sidah Sidah Siti Inayah Soffiana Agustin, Soffiana solikhin solikhin Sukaris Surya Putri kiara Santi Syaputra, Gilang Taufan A. Pradana Thezar Alfarozi thoyyibul hikam Tri Rahmawati Tsaqofi Bintang Muslimah Tsaqofi Bintang Muslimah Wijaya, Bagas Satria Wiranaka, Johan Yanuar Pandu Negoro Yanuar Pandu Negoro