p-Index From 2021 - 2026
13.774
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS SIMULASI SISTEM ANTRIAN PT. BANK XYZ DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE ARENA Hanif Rahma Saputra; Deny Andesta
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 4 No 1 (2023): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v4i1.6717

Abstract

Untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dengan pelayanan yang berkualitas dan efisien, peneliti menganalisis antrian pada teller bank di PT. Bank XYZ. Mereka menggunakan perangkat lunak Arena untuk mempelajari keefektifan simulasi. Dengan melakukan penelitian ini, mereka berharap dapat lebih memahami kebutuhan pelanggan mereka, serta memenuhi kebutuhan tersebut dengan waktu dan tenaga yang paling sedikit. Sebelum menerapkan sistem nyata, ada gunanya mempelajari sistemnya untuk menghindari kerugian. Hal ini dilakukan dengan beberapa langkah: mengumpulkan data, mengolahnya, memeriksa hasil dan memvalidasi hasil. Setelah ini selesai, peneliti menganalisis hasil mereka dan datang dengan kemungkinan kesimpulan. Dengan menjalankan data melalui perangkat lunak, ditemukan bahwa tidak ada antrian yang menunda proses layanan bank. Perangkat lunak menentukan bahwa menggunakan skenario perbaikan memiliki total waktu pelanggan rata-rata 0,08 menit. Ini ditentukan sebagai Skenario Peningkatan 3 karena menghasilkan waktu layanan tercepat untuk teller dibandingkan dengan skenario lainnya
Analisis Bahaya Kerja Guna Pencegahan Kecelakaan Kerja di CV Lancar Jaya Menggunakan Metode HIRARC Thezar Alfarozi; Deny Andesta
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i1.5005

Abstract

CV. Lancar Jaya is one of the industries engaged in repair service workshops and the manufacture of new spare parts that have been established since 2013. CV. Lancar Jaya in making new spare parts starting from the process of purchasing raw materials to the finishing process. During the manufacturing process, there is still a potential danger of work accidents. One of the factors for the emergence of potential occupational accident hazards is the presence of operators who do not use PPE completely. This study aims to identify potential hazards, assess risks, and control them using the HIRARC method. HIRARC is a semi-quantitative method of analysis that gives priority to more detail because it divides risks into parts in order to identify all the hazards inherent in the work process. The results of research on the work area of spare part production in CV. Lancar Jaya identified 10 potential hazards and classified them into 1 potential low risk hazard, 4 potential moderate risk hazards, 2 potential high risk hazards and 3 potential extrem risk hazards.
Analisis Kecacatan Produk dengan Metode FMEA dan FTA pada Produk Meja OKT 501 di PT. Kurnia Persada Mitra Mandiri Angga Prasetyo Tanto; Deny Andesta; Moh. Jufriyanto
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5961

Abstract

In competition in the industrial world, making quality products is mandatory for companies. The quality of the goods produced must be able to meet consumer desires. The company must also ensure that the production process runs well to produce quality products with an efficient process. This company is a subsidiary of Olympic Grub which is engaged in the manufacture of household furniture with the olymplast brand. the quality control implemented by the company is still not optimal, this is evidenced by the existence of product defects during the production process. Therefore, an analysis was carried out using the Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) method with the aim of knowing the priority of disability problems for further repairs and the Fault Tree Analysis (FTA) method to get to the root causes that influence the occurrence of defects. From the results of the study it was found that there were types of defects including short, shinkmark, flowmark, and bending with a total of 415 defects. Based on the results of the calculation of the RPN value, the highest value was found for the type of shinemark defect so that it became a top priority in carrying out repairs. Based on this analysis, a search for the root of the problem was carried out using the FTA method, where it was found that there were 3 basic events including operators who did not understand SOPs, machine technology that had not been optimized and various raw materials for making tables where each was classified into 2 root causes for Next, a draft improvement proposal is carried out. Among them are providing machine setting training activities to all production employees, making written SOP, conducting trial errors, checking materials and completeness of tools before the production process.
Evaluasi Servqual Menggunakan Metode IPA dan Analisis GAP di Departemen X (Studi Kasus: PT. X) Ramadhon, Mohammad Ahasanul; Andesta, Deny; Hidayat, Hidayat
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 25 No 2 (2021)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jpe.112021.03

Abstract

Abstrak Pelayanan merupakan suatu tolak ukur dari kinerja perusahaan terhadap pelanggan. Berkembangnya dunia industry menuntut seluruh bentuk perusahaan untuk memenuhi kebutuhan maupun harapan dari pelanggan.Departemen X merupakan bagian dari PT. X yang bergerak dalam pelayanan terhadap karyawan yang ingin input rancangan anggaran biaya. Dalam perkembangannya departemen X mengubah sistem pelayanannya menggunakan aplikasi sehingga harus memindahkan ruangan kantornya. Seiring perkembangan tersebut tentu saja diperlukan pengolahan data kepuasan karyawan terhadap pelayanan baru dari departemen X. hal tersebut yang melatar belakangi penelitian kali ini menggunakan metode servqual dan IPA. Metode servqual termasuk dalam metode analisis kepuasan pelayanan yang cukup mudah untuk dipahami, sedangkan metode IPA untuk mencari kuadran prioritas pada tiap atributnya untuk dapat diperbaiki. Tujuannya adalah untuk mengetahui nilai GAP antara presepsi dengan harapan karyawan dan mengetahui atribut apa saja yang harus ditingkatkan dalam prioritas utama. Hasil dari pembahasan ini dapat diketahui nilai kesenjangan atau GAP yang ada pada peringkat pertama ialah pada atribut A1 sebesar -0,255 yaitu lokasi departemen, artinya harapan dari karyawan tidak sesuai dengan presepsi pada atribut ini. Pada analisis IPA dapat diketahui atribut yang harus mendapatkan prioritas utama ialah A10 dan A13, kejujuran admin departemen dalam antrian pelayanan dan pengerjaan tersusun rapi. Sedangkan atribut yang harus dipertahankan ialah A1, A2, A3, A4, A11 dan A12. Pada atribut prioritas rendah terdapat atribut A5, A6, A7, A8, A9, A14, dan A15.
ANALISIS SISTEM ANTRIAN PELANGGAN PERTALITE SPBU 54.611.30 (Studi Kasus SPBU 54.611.30 Jln. Mayjend Sungkono, Prambangan, Kec. Kebomas, Kab. Gresik) Nasir, Macdevis Alala; Andesta, Deny
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 4 No 2 (2023): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v4i2.7342

Abstract

Kualitas layanan memiliki dampak besar terhadap kepuasan pelanggan. Antrian dapat terjadi ketika waktu pemrosesan melebihi waktu antar kedatangan. Banyaknya permintaan pelanggan menyebabkan antrian. Oleh karena itu dilakukan observasi di SPBU 54.611.30 yang terletak di Jln. Mayjen Sungkono, Prambangan, Kec. Kebomas, Kab.Gresik yang fokus mengamati kendaraan roda dua yang mengisi pertalite dengan waktu pengamatan selama 2 jam. Pengamatan ini memiliki tujuan untuk mengetahui sistem pengisian bahan bakar pada motor roda dua. Total antrian, waktu tunggu, dan nilai layanan digunakan untuk ukuran kinerja. Berdasarkan pengukuran kinerja dari simulasi yang dilakukan, disarankan untuk memperbaiki sistem yang ada untuk mencapai sistem yang optimal. Berdasarkan data observasi yang diperoleh, dibuat model untuk sistem yang diamati. Software arena digunakan untuk memecahkan masalah ini. Hasil yang didapat dari simulasi menunjukkan bahwa sistem proses mengalami kesibukan tingkat sedang yang menimbulkan antrian. Maka diberikan skenario alternatif perbaikan sistem yang diusulkan yaitu menambah server dengan tujuan untuk mengatasi masalah antrian. Rekomendasi perbaikan menurut hasil simulasi yakni perlu melakukan penambahan server yang semula hanya menggunakan satu server menjadi dua server sehingga kondisi antrian dapat dikurangi bahkan tidak terjadi
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PT. XYZ DENGAN METODE SERVQUAL DAN METODE IPA Putri, Dias Ratna; Andesta, Deny
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v7i2.16530

Abstract

PT. XYZ adalah cabang perusahaan dibidang retail fashion seperti kosmetik, sepatu, tas aksesoris, koleksi pakaian pria maupun wanita serta koleksi pakaian anak. Permasalahan yang ada di perusahanan tersebut adalah kualitas pelayanan yang diberikan karyawan terhadap pelanggan yang belum sesuai dengan yang diharapkan pelanggan. Dalam penelitian ini menggunakan metode servqual, dan IPA atribut-atribut mana yang perlu dan penting untuk dilakukan perbaikan. Selain itu Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kualitas pelayanan di mana untuk mengetahui kesenjangan dan faktor yang mempengaruhi kepuasan konsumen terhadap kualitas pelayanan yang diperoleh sesuai dengan harapan konsumen. Untuk mendapatkan data maka dilakukan dengan penyebaran kuisioner kepada 95 responden. Yang kemudian dianalisis dengan software Microsoft excel. Berdasarkan hasil analisis metode servqual menggunakan software Microsoft excel maka didapatkan GAP masing-masing dimensi, tangible memiliki nilai (Q) -0.23, Reliability memiliki nilai (Q) -1.16, kemudian responsiveness nilai nilai (Q) -1.23, dimensi assurance nilai (Q) -0.68, dimensi emphaty nilai (Q)- 0.99. Sedangkan hasil dari analisis IPA didapatkan bahwa atribut 6,8,10,11,17 tergolong kuadran I yang artinya menjadi prioritas utama yang perlu diperbaiki karena kinerja tidak sesuai dengan yang diharapakan. Atribut 1 dan 2 masuk dalam kuadran 2 (pertahankan prioritas) yang artinya kinerja sudah sesuai/stabil dan harus dipertahankan, atribut 5,9,13,14,15,16 masuk dalam kuadran III (Prioritas Rendah) yang artinya atribut yang memiliki prioritas rendah dan tidak terlalu penting tetapi kinerja tidak sesuai, atribut 4 dan 7 masuk dalam kuadran IV (Berlebihan).Kata Kunci:  Kualitas Pelayanan, Servqual, GAP, IPA
Analisis Efektivitas Mesin Penggiling Pupuk Dolomit Dengan OEE dan FMEA pada CV. Nusantara Berdikara Ma'arif, Muhammad Syafiqul; Andesta, Deny
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 2 (2025): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/intecoms.v8i2.14553

Abstract

Nusantara Berdikara adalah perusahaan pengolahan pupuk dolomit, mesin penggiling mengalami kendala oprasinal berupa downtime. Downtime mesin penggiling berdampak signifikan pada kuantitas dan kualitas pupuk dolomit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas mesin penggilingan dalam proses produksi dengan menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE). Serta Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) untuk mengidentifikasi potensi kegagalan pada mesin serta menilai tingkat risiko dari setiap modus kegagalan yang terjadi. Nilai yang dihasilkan Availability ratio sebesar 72,96%, Performance ratio sebesar 94,90%, Quality ratio sebesar 95,40%. Dan didapatanaya nilai OEE mesin penggiling pupuk dolomit sebesar 66,07%. Serta hasil dari analisis FMEA menunjukan nilai RPN tertinggi pada faktor mesin dengan nilai 280 dengan presentase 39,10%. Kata Kunci: Overall Equipment Effectiveness (OEE), Failure Mode and Effects Analysis (FMEA), Efektifitas mesin, Pupuk dolomit.
Analysis of Occupational Health and Safety (OHS) on the Cable Tray Support Farming MSP Fabrication Project Using the Hazard Identifications and Risk Assessment (HIRA) and Hazard and Operability (HAZOP) Methods Salsabila, Cindy Aulia; Andesta, Deny
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 10, No 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v10i1.29692

Abstract

A cable tray project is one of the joint ventures that PT. Swadaya Graha and PT. Triraya have finished. Workplace mishaps are unavoidable when working on a project. There were multiple work accidents on the cable tray construction project from February 2023 to May 2023, according to the work accident report of PT. Swadaya Graha. One of these workplace mishaps leaves a victim with minor wounds and burns. In order to encourage employees to stay vigilant and exercise caution whenever working on a project, this research was done to reduce the likelihood of workplace accidents and to learn about the possible risks associated with working on a cable tray project. Using the methods of Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) and Hazard and Operability (HAZOP), this study located potential danger sources in the cable tray project work. This investigation produced 35 potential hazard findings, including 5 dominant potential hazards (hazards with the highest level value) and several recommendations for corrective measures that could benefit the company, such as adhering to the SOP that has been established. Keywords: Work Accidents, Potential Hazards, Cable Tray, HAZOP, HIRA
ANALYSIS OF DEFECT OUTSIDE DIAMETER (+) MOVEABLE SPRING TYPE DRIVEN USING THE SEVENTOOLS METHOD Pradana, Hafidz Lingga Allen; Andesta, Deny
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 10, No 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v10i1.29890

Abstract

PT. ISP is a manufacturing company that focuses on the production of springs for vehicles in the industrial sector. The products produced include leaf springs and snail springs, which are produced via cold and hot processing methods. PT. ISP collaborates with Mitsubishi Steel Manufacturing, Japan, using a license from that company. One of them is Moveable Driven, which is a type of spiral spring that is produced through a cold process. PT. ISPs face challenges related to defects that arise during the production process. This research aims to assess the level of defects, identify factors that contribute to product defects and suggest improvements. Seventools method for identifying factors that cause defects in products. The research results based on the Pareto diagram show that the most dominant type of defect is Outside Diameter (+) with a total of 3,197 pcs with a percentage of 44.9%, so defects need to be the main focus for improvement. On the P Chart, there is 1 data that is out of control below the Lower Control Limit/LCL limit in the 9th data. After revision 1 there is no data out of control. In this way, the factors causing Outside Diameter (+) defects using fishbone include Man Factor, Measurement Factor, Machine Factor, Process Capability, Method Factor. The condition of internal defects is still within control limits. So improvements need to be made so that defects meet the targets that have been set.
Analisis Potensi Bahaya Kerja Dengan Metode JSA Dan HIRARC Di Workshop Fabrikasi Hendra Pratama; Deny Andesta; Said Salim Dahda
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1234

Abstract

Kecelakaan kerja masih menjadi tantangan utama dalam industri manufaktur, terutama di workshop fabrikasi PT. XYZ. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi berbagai potensi bahaya, menilai tingkat risiko terkait, dan menetapkan tindakan pengendalian yang paling efektif. Pendekatan yang digunakan meliputi “Job Safety Analysis (JSA)” untuk menelaah setiap tahapan pekerjaan, serta “Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC)” sebagai metode untuk menilai dan mengendalikan risiko yang teridentifikasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kegiatan seperti welding, cutting, drilling, grinding, dan assembling memiliki beragam potensi bahaya dengan tingkat risiko yang bervariasi, mulai dari kategori rendah hingga ekstrem. Secara lebih rinci, proses welding mengandung dua risiko pada level ekstrem, satu risiko tinggi, serta satu risiko sedang. Aktivitas cutting menunjukkan tiga risiko tinggi dan satu risiko ekstrem. Pada kegiatan drilling, ditemukan satu risiko sedang, satu ekstrem, satu tinggi, dan satu rendah. Proses grinding memiliki dua risiko ekstrem, satu risiko tinggi, serta satu risiko sedang, sedangkan aktivitas assembling mencatat dua risiko ekstrem, satu sedang, dan satu rendah. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan penerapan beberapa langkah pengendalian, seperti peningkatan disiplin penggunaan APD, penataan ulang area kerja agar lebih aman, pemeliharaan rutin terhadap peralatan, penerapan prosedur kerja dengan pengawasan yang lebih ketat, serta penyelenggaraan pelatihan keselamatan kerja bagi seluruh pekerja. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa penerapan JSA dan HIRARC mampu memberikan pendekatan sistematis dalam pemetaan bahaya serta strategi pencegahan, sehingga dapat menekan angka kecelakaan kerja sekaligus memperkuat budaya K3 di industri fabrikasi.
Co-Authors Abdul Azis Alghushan Abdul Lathif Abdullah Faqih Riansyah Abdullah Sidik Abdulloh Faqih Achmad Firdaus Achmad Najibur Rochman Achmad Rizal Firmansyah Achmed Ersyad Luthfi Fahmi Agung Dharma Eka Ahmad Fauzal Ibnu Malik Ahmad Husamuddin Ahmad Sukma Amrul Mukmin Ahmad Taqqiyuddin Ahmad Ubaidis Sholihin Akhmad Wasiur Rizqi Aldi Refi Magriza Alfarisyi, Salman Alif Rachmad Hidayatullah Amirul Akmal Andi Rahmad Rahim Angga Prasetyo Tanto Ardiansyah Armawan Ardin Ardiansyah Ari Diharto Ari Septian Cahyadi Arif Afandi Arif, Muhammad Wildan Bagus Wahyu Prayoga Bambang Suryo Prabowo Bimby Khrisdamara Bisri, Mochammad Hasan cholis majid Chusnul Khotimah Dahda, Said Salim Denni Aditama Eko Samsudin Dhidu Usrin Yadani Dhidu Usrin Yadani DHIMAS ADI PUTRA Dhimas Indra Saputra Dhimas Safaatur Rochman Dian Safitri Diharto, Ari Dimas Latif Rohman Putra Dwi Putri Fajar Dzakiyah Widiyaningrum Dzakiyah Widyaningrum Dzulfikar Fauzi, Ahmad Efta Dhartikasari Efta Dhartikasari Priyana Efta Dhartikasari Priyana Efta Dhartikasari Priyana Eko Budi Leksono Elly Ismiyah Eriyan Ochy Arnanda Fahrizal Hamdani Fajarillah, Agung Firman Maulana Futurhesa, Dwi Anggraini Ghofur, M. Abdul Gilang Syaputra Hanif Rahma Saputra Hendra Pratama Herlambang Adriano, Moh Kevin Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Imroatul Fadlilah Indrawan, Daya Iwa Pramudya iwan fauzi sutiono Kharis Dianto Khusnul Ma’arif Kurniawan Kurniawan M. Abdullah Ilham. A M. Afdholul Fikri M. Bachmid, Zainal Abidin Ma'arif, Muhammad Syafiqul Maulana Aldi Pratama May Dian Susanto Maya Eka A Mirza Firdiansah Isnanta Misbah Moch Nuruddin Moch Nuruddin, Moch Moch Nurul Iqbal Al Farizi Moch Rizky Ramadhan Moch. Nuruddin Moch. Nurul Iqbal Alfarizi Mochamad Henry Cipta Dinata Mochammad Anshori Mochammad Nuruddin Moh. Dian Kurniawan Moh. Fikri Pratama Moh. Jufriyanto Moh. Jufriyanto Mohammad Fachrurrozi Adi Mohammad Fachrurrozi Adi Mohammad Ikhwan Nudin Mohammad Rizal Muchammad Dio Indranata Mughni Murtadlo Muhamat Rizal Abidin Muhammad Afifuddin Muhammad Ainul Yaqin Muhammad Arif Agustianto Muhammad chabibi aziz Muhammad Dhomiri Muhammad Firman Afandi Muhammad Ighfir Romadhoni Muhammad Ikhlasul Amal Muhammad Indra Rizaldi Muhammad Irfandie Pratama Muhammad Irzaqur Rosyad Muhammad Isma'il Muhammad Maulidun Na’am Muhammad Rif'an Muhammad Rizky Surya Aistiawan Muhammad Syafrizal Viki Ardiansyah Muhammad Syarif Hidayatullah Muhammad Zainuddin Fathoni Mustafa, Falah Najib, Muhammad Abdullah Najiyatul Qonita Nasir, Macdevis Alala Nina Aini Mahbubah Norman Isawega Noviyatur R Nur Fauziyah nuruddin, mochammad Okta Mardatillah Oqni Huda Nur Qodzbari Pradana, Hafidz Lingga Allen Prasmana, Muhammad Farid Prayoga Rizky Hermawan Pregiwati Pusporini Putri, Dias Ratna Rahmat Nova Andi Priantoro Ramadhon, Mohammad Ahasanul Redha Abdillah Faqih Rifki Rizkina Arifin Rizaldi Syargawi Rizki Fajar Nugroho Said Salim Dahdah Sajidin, Mochammad Afif Salim Dahda, Said Salsabila, Cindy Aulia Sara Ramadona Sasmita Putri Apriliani Septian Dwi Ardiansyah Setyo, Faris Aulia Dwi Sidah Sidah Siti Inayah Soffiana Agustin, Soffiana solikhin solikhin Sukaris Surya Putri kiara Santi Syahrul Cahyo Saputra Taufail, Muhammad Nabil Daris Taufan A. Pradana Thezar Alfarozi thoyyibul hikam Tri Rahmawati Tsaqofi Bintang Muslimah Tsaqofi Bintang Muslimah Wijaya, Bagas Satria Yanuar Pandu Negoro Yanuar Pandu Negoro