Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

METODE PENGEPRESAN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS INDUSTRI PEMBUATAN TAHU DI KELURAHAN KEKALIK JAYA KOTA MATARAM Zulhan Widya Baskara; Priyati, Asih; Abdullah, Sirajuddin Haji; Muttalib, Surya Abdul; Hidayat, Agriananta Fahmi; MS, Nanang Apriandi; Baskara, Zulhan Widya
Jurnal Ilmiah Abdi Mas TPB Unram Vol 2, No 1 (2019): Edisi Januari 2020
Publisher : Teknik Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/amtpb.v2i1.40

Abstract

Kelurahan Kekalik Jaya adalah kawasan di Kota Mataram yang terdapat banyak industri rumah tangga pengrajin olahan kedelai berupa tahu. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh tim Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, proses pengepresan sekaligus pencetakan tahu masih dilakukan secara manual yaitu meletakkan beban berat berupa beton cor di atas cetakan tahu.  Proses pengepresan dengan cara tersebut kurang menjamin kualitas tahu yang dihasilkan karena tingkat kepadatan tahu yang dihasilkan tidak seragam serta memakan waktu lama. Dalam aspek keselamatan kerja, aktivitas pengrajin tahu dalam proses pengepresan secara manual termasuk tidak aman karena aktivitas memindahkan beban berat secara berulang-ulang dapat menimbulkan resiko cidera. Hasil diskusi tim penyuluh dengan pengrajin tahu menyimpulkan bahwa perlu dilakukan kegiatan penyuluhan dan praktek penggunaan metode pengepresan tahu dengan alat pres ulir. Program pemberdayaan masyarakat dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas proses pembuatan tahu pada industri tahu Kelurahan Kekalik Jaya Mataram. Penggunaan pres ulir dalam proses pencetakan tahu dapat meningkatkan kualitas tahu karena tahu hasil pengepresan memiliki tingkat kepadatan yang seragam, serta memakan waktu proses yang lebih singkat. Kegiatan dilakukan dengan metode penyuluhan dan praktek. Penyuluhan dilakukan oleh tim pengabdian kepada masyarakat dengan materi berupa 1) Kadar air pada tahu dan umur simpan; 2) Postur tubuh saat kerja yang aman secara ergonomika; 3) Prinsip kerja penekanan sistem ulir; dan 4) Petunjuk pengoperasian dan pemeliharaan alat pres ulir tahu. Hasil kegiatan meunjukkan bahwa pengrajin tahu telah mendapat wawasan dan ketrampilan tentang metode pengepresan tahu menggunakan alat pres ulir yang dapat mengatasi masalah keselamatan kerja, meringkas waktu proses pengepresan, serta meningkatkan kepadatan tahu yang dibuat.
PERHITUNGAN ECONOMIC DISPATCH TIGA BUAH PEMBANGKIT TANPA LOSSES DENGAN METODE MERIT ORDER Yanuar Mahfudz Safarudin; Ribka Stephani; Nur Fatowil Aulia; Ahmad Hamim Su’udy; Nanang Apriandi MS; Baktiyar Mei Hermawan
Eksergi Vol 16, No 1 (2020): JANUARI 2020
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.854 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v16i1.2202

Abstract

Merit order merupakan suatu metode yang digunakan dalam tahap economic dispatch. Metode ini merupakan metode yang paling sederhana, apabila dibandingkan dengan metode lain. Metode ini dilakukan dengan cara mengurutkan pembangkit dari yang paling murah hingga yang paling mahal berdasarkan biaya operasinya. Semakin rendah nilai biaya operasi (Rp/MWh) suatu pembangkit, maka dapat dikatakan pembangkit tersebut semakin ekonomis. Penelitian ini membahas mengenai penggunaan metode merit order untuk menghitung daya yang dibangkitkan pada masing-masing pembangkit. Terdapat tiga pembangkit yang digunakan untuk mencatu beban sebesar 975 MW. Simulasi digunakan dalam kondisi tanpa losses. Hasil menunjukkan bahwa merit order merupakan metode yang sederhana dan membantu dispatcher untuk mengambil keputusan lebih cepat. Kemudian SOP dari metode merit order dibuat berdasarkan biaya operasi pembangkit sehingga harus selalu di update sesuai perubahan harga bahan bakar.
PEMURNIAN BIOGAS TERHADAP GAS PENGOTOR KARBONDIOKSIDA (CO2) DENGAN TEKNIK ABSORBSI KOLOM MANOMETER (MANOMETRY COLUMN) Nanang Apriandi MS; IGB Wijaya Kusuma; I Made Widiyarta
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 13 No 1 (2013): March
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.85 KB)

Abstract

Biogas merupakan salah satu teknologi ramah lingkungan yang dapat menjadi sumber energi alternatif dan sangat berpotensi untuk dikembangkan. Kandungan gas metana yang dominan menjadikan biogas dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar. Oleh karena itu, tingkat kemurnian CH4 yang dihasilkan merupakan faktor yang sangat penting. Optimalisasi pemanfaatan biogas dapat dilakukan dengan cara menghilangkan gas-gas yang berpotensi menghambat proses pembakaran biogas, salah satunya adalah karbondioksida. CO2 yang mana di dalam pembakaran secara tidak langsung mempengaruhi kualitas hasil pembakaran. Di samping itu, keberadaan CO2 di dalam biogas mempunyai persentase yang cukup besar (24-45%). Di dalam penelitian ini, pengurangan gas CO2 di dalam biogas dilakukan dengan menggunakan teknik absorbsi kolom manometer, dengan menggunakan absorben Ca(OH)2. Variabel-variabel yang dipelajari meliputi variabel proses, diantaranya konsentrasi absorben dan ketinggian permukaan absorben pada kolom absorbsi. Konsentrasi absorben divariasikan dari 1M, 2M dan 3M, sedangkan ketinggian permukaan absorben pada kolom absorbsi divariasikan dari 10cm, 30cm dan 40cm. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan hasil penyerapan CO2 yang paling maksimal, sehingga dapat digunakan di dalam upaya pemurnian biogas.Hasilnya, kadar CO2 yang terdapat di dalam biogas hasil pemurnian pada kisaran 30,61%vol (dari sebelumnya 59,95%vol), dan kadar CH4 yang terkandung di dalam biogas setelah pemurnian yaitu pada kisaran 68,74%vol (dari sebelumnya 39,60%vol), yang terjadi pada proses absorbsi dengan konsentrasi absorben 3M dan ketinggian permukaan absorben pada kolom absorbsi 40cm.Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, teknik absorbsi kolom manometer dapat digunakan sebagai salah satu teknik alternatif dalam proses pemurnian biogas. Perbedaan konsentrasi dan ketinggian permukaan absorben pada kolom absorbsi, berbanding lurus dengan kemampuan penyerapan gas CO2.
Optimalisasi Pengelolaan Limbah Tahu Menjadi Biogas Menuju Desa Mandiri Energi Nanang Apriandi MS; Lily Maysari Angraini; Nurul Qomariyah
Unram Journal of Community Service Vol. 2 No. 1 (2021): March
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.485 KB) | DOI: 10.29303/ujcs.v2i1.25

Abstract

Optimization of tofu waste management in Danger Village masbagik kemacatan East Lombok district has been done. Danger village is a village that focuses its economic sector on home indutrsi tofu making. Almost 50% of the total population in the village is involved in this field. Tofu waste, both solid waste and liquid waste, which was initially only disposed of and caused a foul smell, has now been optimally processed into biogas. This new energy source can be used by citizens as fuel for production. The purpose of this activity aims to improve the skills of citizens designing and building household-scale digesters in order to optimize the management of waste tofu into biogas. The method of activity used is focus discussion group to need assement problems that exist in the citizens, and then transfer biogas technology by providing assistance to citizens as partners ranging from digester making to slury management of biogas waste. The result of this activity is the establishment of household-scale digesters in partners and increased understanding of partners related to the use of waste tofu both solid and liquid to become biogas and the realization of the concept of energy independent villages
Penyuluhan Potensi Biogas Dari Limbah Kotoran Ternak Di Desa Campuranom, Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung Nanang Apriandi; Padang Yanuar; Timotius Anggit Kristiawan; Ignatius Gunawan Widodo; Yanuar Mahfudz Safarudin; Rani Raharjanti
Medani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.027 KB) | DOI: 10.59086/jpm.v1i2.118

Abstract

Kegiatan penyuluhan dan pemetaan potensi pemanfaatan limbah kotoran ternak menjadi biogas di Desa Campuranom, Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung sudah dilakukan. Desa Campuranom merupakan desa yang menitikberakan sektor perekonomian warganya pada sektor pertanian dan peternakan. Khusus di sektor peternakan, limbah feses atau kotoran ternak yang dihasilkan belum dikelola dengan baik. Padahal, limbah feses tersebut dapat dijadikan sumber energi yang dapat dimanfaatkan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait dengan potensi limbah feses atau kotoran ternak menjadi sumber energi dengan teknologi biogas. Metode kegiatan yang digunakan adalah kombinasi pendekatan Focus Group Discussion (FGD) dan Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan cara melibatkan pemangku kebijakan dan warga dalam semua tahapan kegiatan. Hasil dari kegiatan ini adalah potensi biogas yang bisa dihasilkan dalam satu kelompok ternak yang tergabung dalam satu wilayah kandang komunal dengan jumlah total ternak 100 ekor kambing adalah sebesar 569,4 m3/tahun dengan rekomendasi kapasitas digester yang dibangun sebesar 11200 liter.
Pendampingan Branding dan Digital Marketing Pada Industri Rumah Tangga: Upaya Menjawab Tantangan di Era Disrupsi Nanang Apriandi; Rani Raharjanti; Totok Prasetyo
Medani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.549 KB) | DOI: 10.59086/jpm.v1i3.186

Abstract

Disruption era dalam faktanya memberikan ruang terbuka terhadap perubahan sistem dan tatanan masyarakat secara luas dan dalam segala bidang. Fenomena perubahan ini harus direspon serius oleh para pelaku usaha kecil menengah dalam upaya mempersiapkan diri menghadapi persaingan usaha yang semakin terbuka, tidak terkecuali oleh usaha yang dijalani mitra. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan branding dan digital marketing di Industri Rumah Tangga (IRT) budi daya lebah madu hutan akasia, di Dusun Makmur, Desa Lanci Jaya, Dompu, Nusa Tenggara Barat, sebagai upaya menjawab tantangan perubahan di era disrupsi. Kegiatan pendampingan dilakukan secara online baik dalam tahapan perencanaan, pelaksanaan pendampingan, hingga diskusi terkait evaluasi kegiatan. Hasil dari kegiatan pendampingan ini adalah terbentuknya desain label (brand) dari produk yang akan dipasarkan oleh mitra dan juga terbentuknya akun instagram (Al-Mahdu) sebagai media promosi dan pemasaran online. Dampak lain dari kegiatan pendampingan ini yaitu terbentuknya pola pikir (mindset) baru dari mitra terkait brand dan strategi pemasaran, dimana dua hal tersebut saling berkelindan dan merupakan aset yang sangat berharga di dalam keberlangsungan usaha.
Pemodelan Sistem Suspensi Pasif dan Semi Aktif Regeneratif dengan Model Half Car dan Eksitasi Harmonik An-Nizhami, Avicenna; Apriandi, Nanang; Yanuar, Padang; Nugroho, Wahyu Isti
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 17, No 2 (2022): Volume 17, Nomor 2, Agustus 2022
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v17i2.3720

Abstract

Penelitian ini berdasarkan pada banyaknya energi yang terbuang pada kendaraan roda empat. Pemanfatan energi yang terbuang dilakukan dengan cara mengganti peredam konvensional menjadi peredam regeneratif. Tujuan dari penelitian ini adalah memodelkan dan menganalisa dinamika gerak kendaraan roda empat dan potensi energi yang dapat dimanfaatkan akibat getaran vertikal. Model half car diimplementasi dan sistem suspensi dimodelkan sebagai pegas dan peredam. Sistem suspensi semi aktif mengimplementasikan model skyhook dengan mengubah peredam menjadi peredam adaptif. Hasil validasi mengindikasikan bahwa simulasi dapat dengan akuran memodelkan dinamika gerak kendaraan dengan eksitasi harmonik. Hasil dari simulasi dianalisa dalam domain waktu dan frekuensi. Respon gerak dalam domain waktu untuk suspensi semi aktif dibandingkan dengan suspensi pasif pada frekuensi 3[Hz] menunjukkan penurunan perpindahan 40,71% dan percepatan 43,43%. Terdapat peningkatan respon potensi daya yang dimanfaatkan sebesar 78%. Respon perpindahan, percepatan dan potensi daya dalam domain frekuensi menunjukkan hasil yang lebih baik pada suspensi semi aktif terutama pada frekuensi lebih dari 6[Hz].
Karakterisasi Alat Pengering Tipe Kabinet Berbahan Bakar Liquefied Petrolium Gas (LPG) Dengan Penambahan Low Cost Material Heat Storage (LCMHS) Apriandi, Nanang; Sumarno, F. Gatot; An-Nizhami, Avicenna; Luthfiana, Nadia Tasya Ayu; Kholifah, Nevita Nur; A’tohillah, Muhammad Khusnul; Prakoso, Raden Gumilang Aji
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 17, No 2 (2022): Volume 17, Nomor 2, Agustus 2022
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v17i2.3690

Abstract

Efektifitas kerja alat pengering utamanya mempersyaratkan temperatur ruang pengering tinggi, kelembaban udara relatif (RH) rendah dan hemat energi. Salah satu upaya peningkatan efektifitas kerja alat pengering adalah dengan penambahan heat storage. Umumnya, material heat storage yang digunakan adalah material komersil dengan harga yang relatif mahal dan ketersediaanya tidak merata di setiap daerah. Diperlukan material heat storage alternatif yang murah dan mudah ditemukan, salah satunya adalah limbah gram besi proses permesinan. Makalah ini mengeksplorasi low cost material heat storage (LCMHS) yang diintegrasikan ke dalam alat pengering tipe kabinet berbahan bakar liquefied petrolium gas (LPG) dengan memanfaatkan limbah gram besi praktikum permesinan di Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Semarang sebagai material heat storage. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan karakterisasi terhadap alat pengering dengan penambahan material heat storage berbasis limbah gram besi pada ruang plenum, dimana karakterisasi alat pengering melibatkan distribusi temperatur di ruang plenum, distribusi temperatur di ruang pengering, dan ditribusi kelembaban udara relatif (RH) di ruang pengering, dengan memvariasikan massa limbah gram besi 3,5 kg, 6,5 kg, dan 9,5 kg. Hasilnya, temperatur rata-rata di ruang plenum berturut-turut adalah 72,08°C, 87,2°C, dan 99,53°C, dengan temperatur tertinggi di ruang pengeringan yaitu 51,26°C pada massa gram besi 3,5 kg dan RH terendah 24,1% dengan massa gram besi 9,5 kg. Secara keseluruhan, limbah gram besi praktikum permesinan dapat digunakan sebagai alternatif material heat storage berbiaya rendah pada sistem alat pengering.
Kajian Teoritis Penentuan Sudut Kemiringan Optimal Kolektor Surya Studi Kasus: Mataram - Nusa Tenggara Barat Nanang Apriandi; Yusuf Dewantoro Herlambang; Totok Prasetyo; Margana Margana; Komang Metty Trisna Negara; Rani Raharjanti
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 11 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jrpb.v11i2.416

Abstract

The performance of solar energy based apparatus in various locations is inseparable from the determination of the orientation direction and tilt angle. This study aims to determine an optimal tilt angle in Mataram city area. Photovoltaic Geographical Information System from European Commission (online) was used as the database to obtain global radiation and monthly average diffusion radiation on the horizontal surface with locus coordinates at Latitude/Longitude: -8.583°/116,107° South Latitude. That data was then processed mathematically using Microsoft Excel software. As the result, for the application of solar-based apparatus with a fixed structural configuration throughout the year, the optimal tilt angle (β) was 15° with the orientation facing north, and it was estimated that total solar radiation received throughout the year on average was 115,195 MJ/m2.
Aplikasi Cooling Dehumidification pada Mesin Pengering untuk Mengeringkan Hasil Panen Tanaman Herbal Sudirman Sudirman; I Nyoman Gede Baliarta; I Made Sudana; Made Ery Arsana; Avicenna An- Nizhami; Nanang Apriandi
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 18, No 1 (2023): Volume 18, Nomor 1, April 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i1.4094

Abstract

Pengeringan merupakan alternatif yang cocok untuk pengelolaan pasca panen, terutama di negara seperti Indonesia yang fasilitas distribusi dan penanganan pasca panennya kurang baik. Produk pertanian berupa tanaman herbal memerlukan penanganan pasca panen khusus, agar produk dapat disimpan dalam waktu yang lama tanpa mengurangi aroma. Salah satu produk pertanian tanaman herbal adalah jahe. Dalam proses pengolahan pasca panen, untuk mendapatkan jahe kering, dibutuhkan teknik pengeringan dengan temperatur yang rendah agar tekstur dari produk akhir yang dihasilkan tidak banyak berubah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengaplikasikan sistem dehumidifikasi pada mesin pengering jahe untuk mendapatkan temperatur pengeringan jahe yang sesuai namun efisien. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metode eksperimental, dimana temperatur pengeringan dikontrol pada suhu 40°C dengan waktu pengeringan selama 7 jam. Hasilnya, jahe segar yang dikeringkan dengan pengering sistem dehumidifikasi menghasilkan penurunan berat rata-rata 80,66% dengan kandungan kadar air rata-rata sebesar 9,2%.
Co-Authors Ahmad Hamim Su’udy Alfauzi, Abdul Syukur Aminuyati An Nizhami, Avicenna Asih Priyati Aulia, Nur Fatowil A’tohillah, Muhammad Khusnul BAKTIYAR MEI HERMAWAN Berkah Fajar Tamtomo kiono Bono Bono Budhi Prasetiyo Dwiana Hendrawati Elfrida Rizky Riadini F Gatot Sumarno, F Gatot F. Gatot Sumarno, F. Gatot Giarno Giarno Hatmoko, Sumantri Hermawan, Baktiyar Mei Hidayat, Agriananta Fahmi I Gusti Bagus Wijaya Kusuma I Made Sudana I Made Widiyarta I Nyoman Gede Baliarta Ignatius Gunawan Widodo Ilfiani , Pratiwi Dian Janitra, Atikah Ayu Khoiri Rozi Khoirunnisa, Hilma Kholifah, Nevita Nur Khoryanton, Ampala Khusna, Atina Nurul Komang Metty Trisna Negara Kusuma, Mukhsinun Hadi Lily Maysari Angraini Luthfiana, Nadia Tasya Ayu Made Ery Arsana Margana Margana Margana Margana Mariani, Dina Marliyati Marliyati, Marliyati Mochammad Denny Surindra Muhammad Latifur Rochman Muhammad Yunus Muji Setiyo Mulyono Mulyono Nabila, Lathifa Dylla Nantana, Nining Rara Negara, Komang Metty Trisna Nizami, Avicenna An Nur Fatowil Aulia Nursaputro, Septiantar Tebe Nurul Qomariyah Padang Yanuar Padang Yanuar Pambudi, Yoyok Dwi Setyo Prakoso, Raden Gumilang Aji Pramesywari, Afifa Purwanto, Wawan Rachman, Iqo Yovie Rani Raharjanti Restiawan, Muhammad Mika Ramadhani Ribka Stephani Sai'in, Ali Satito, Aryo Setiawan, Trio Setiyawan, Trio Setyowati, Nur Shyu, Jin Cherng Sirajuddin Haji Abdullah Slamet Priyoatmojo, Slamet Sofia Loren Butarbutar, Sofia Loren Sudirman Sugiono, Friska Ayu Fitrianti Supandi Supriyo Supriyo Surya Abdul Muttalib, Surya Abdul Suseno, Sigit Sutanto, Bayu Suwarti Suwarti Su”™udy, Ahmad Hamim Timotius Anggit Kristiawan Totok Prasetyo Totok Prasetyo Ulum, Muhammad Showi Nailul Wahyono Wahyono Wahyu Isti Nugroho Wahyu Sulistiyo Wibowo, Andryana Dwiandara Widodo, Ignatius Gunawan Wirza, Alif Rahman Wiwik Purwati Widyaningsih Yanuar Mahfudz Safarudin Yusuf Dewantoro Herlambang Yusuf Dewantoro Herlambang Zainal Abidin Zulhan Widya Baskara Zulkarnaen Zulkarnaen