p-Index From 2021 - 2026
8.285
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam Indonesian Journal of Applied Linguistics (IJAL) IJTIHAD Jurnal Wacana Hukum Islam dan Kemanusiaan JMM17: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Manajemen Al-Ahkam Episteme: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Asy-Syir'ah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Indonesian Journal of Educational Research (IJER) DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum Journal of Islamic Economic Laws Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Hukum Ekonomi Syariah JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI EQIEN - JURNAL EKONOMI DAN BISNIS Journal on Education Shirkah: Journal of Economics and Business JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Syarikat : Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah Al-Maslahah Al-Iqtishadiyah: Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah Justisia Ekonomika Rayah Al Islam : Jurnal Ilmu Islam Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Mu'amalat: Jurnal Kajian Hukum Ekonomi Syariah Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Management of Zakat and Waqf Journal (MAZAWA)) Jurnal At-Tamwil: Kajian Ekonomi Syariah SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum Al Mashaadir : Jurnal Ilmu Syariah Iqtishaduna : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah An-Nisbah : Jurnal Perbankan Syariah ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Al-Hakim : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Studi Syariah, Hukum dan Filantropi Ukazh : Journal of Arabic Studies Al-Manahij : Jurnal Kajian Hukum Islam Tarling : Journal of Language Education Tadayun: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Mazahib: Jurnal Pemikiran Hukum Islam Jurnal Multidisipliner Bharasa Syarah: Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi Jurnal Indonesia Sosial Sains DIKTUM: JURNAL SYARIAH DAN HUKUM Saree : Research in Gender Studies El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita Jurnal Keislaman Jurnal At-Tamwil: Kajian Ekonomi Syariah Journal of Islamic Economic Laws
Claim Missing Document
Check
Articles

Modernizing Zakat and Waqf Management in Indonesia: A Legal And Governance Perspective Nashirudin, Muh.; Razali, Ramadhan; Ulfah, Almira Keumala
Mazahib Vol 24 No 1 (2025): VOLUME 24, ISSUE 1, 2025
Publisher : Fakultas Syariah UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/mj.v24i1.9419

Abstract

Zakat and waqf are vital tools for poverty alleviation in Islamic countries. However, their management often fails to keep pace with technological advancements, so legality and good governance cannot be seen directly by the muzakki. In Indonesia, the largest Muslim-majority country, the digitalization of zakat and waqf has emerged as a significant reform, supported by regulations to improve transparency, accountability, and efficiency. This study examines the integration of corporate governance principles in digital zakat and waqf management, focusing on the regulatory framework that governs these practices. Employing normative legal research, this study analyzes Indonesia’s Zakat Management Law (No. 23 of 2011) and the Waqf Law (No. 31 of 2004), alongside case studies of digital zakat and waqf platforms. The findings highlight that these regulations mandate technology to enhance monitoring, reporting, and fund distribution. Adopting corporate governance frameworks, including digital fundraising, real-time tracking, and performance audits, has substantially increased public trust and participation in zakat and waqf. Nevertheless, challenges remain, such as regulatory gaps in monitoring non-compliance and integrating private sector innovations. This research underscores the importance of strengthening regulatory oversight and adopting global best practices to optimize the socio-economic impact of zakat and waqf in Indonesia.
IMPLEMENTATION OF THREE WINNING FORMULA: INTEGRATED EDUCATION MANAGEMENT MODEL AT PPTQ IBNU ABBAS KLATEN Kusyaeni, Kusyaeni; Retnaningsih, Woro; Nashirudin, Muh; Wardiyono, Kelik
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 8 No. 02 (2025): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v8i02.8605

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Three Winning Formula as an integrated education management model at SMAIT Ibnu Abbas Klaten. This study uses a qualitative descriptive approach with data collection through interviews, observations and document studies. Data analysis is carried out through data reduction and checking the validity of data using data triangulation. The results of this study indicate that the integrated education management model 'Three Winning Formula' at SMAIT Ibnu Abbas Klaten is implemented through a structured cycle involving three synergistic units and comprehensive evaluation across all pillars; spiritual, intellectual and managerial. Strengthening aspects of worship, faith and spiritual discipline (for example: congregational prayer, tilawah coaching, dhikr, and Islamic manners). Important findings from research on the Three Winning Formula (Excellent Academics, Tahfidz and Morals, and governance (Good Governance) show that the synergistic integration of the three is the foundation of a strategy in forming an Islamic educational institution that is superior, has character, and is sustainable in the modern era.
STATUS EMAS SEBAGAI ALAT TUKAR ATAU KOMODISTAS DALAM AKAD MUDHARABAH DEPOSITO SYARIAH Muhamad Shodaqta Ian Syahputra; Muh Nashirudin; Masrofi Bahrul Ulum
Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Vol 6 No 4 (2025): Juli
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtishaduna.v6i4.57606

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengkaji status hukum emas sebagai modal dalam akad mudharabah pada produk deposito syariah, dengan fokus perdebatan emas sebagai alat tukar dan emas sebagai komoditas untuk modal yang dikarenakan berubahnya fungsi emas dalam ekonomi modern sehingga timbul ketidak jelasan didalamnya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif normatif dengan analisis yuridis dan konseptual berdasarkan kitab-kitab fikih klasik, jurnal-jurnal terkait, fatwa DSN-MUI No. 77/2010, dan AAOIFI Shari’ah Standard No. 57. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emas hanya sah dijadikan modal mudharabah jika diperlakukan sebagai komoditas dengan nilai awal harus ditetapkan, kepemilikan dijamin, dan bagi hasil transparan. Sebaliknya, jika emas dipandang sebagai uang, maka wajib dijual (sarf) menjadi tunai sebelum digunakan dalam akad. Temuan ini menegaskan bahwa produk deposito mudharabah berbasis emas dapat memenuhi prinsip syariah bebas riba dan gharar dengan rancangan akad dan mekanisme operasional yang sesuai. Kata Kunci: Emas, Alat Tukar, Komoditas, Deposito, Mudharabah.   Abstract This study examines the legal status of gold as capital in the mudharabah contract on sharia deposit products, focusing on the debate on gold as a medium of exchange and gold as a commodity for capital due to the changing function of gold in the modern economy, resulting in ambiguity in it. The method used is a qualitative normative approach with legal and conceptual analysis based on classical fiqh books, related journals, DSN-MUI fatwa No. 77/2010, and AAOIFI Shari'ah Standard No. 57. The results of the study indicate that gold is only valid as mudharabah capital if it is treated as a commodity with an initial value that must be determined, ownership guaranteed, and transparent profit sharing. Conversely, if gold is viewed as money, it must be sold (ṣarf) into cash before being used in the contract. This finding confirms that gold-based mudharabah deposit products can meet the sharia principles of being free from usury and gharar with appropriate contract designs and operational mechanisms. Keywords: Gold,Medium of Exchange, Commodity, Deposit, Mudharabah.
Reaktualisasi Fatwa Dewan Syariah Nasional sebagai Instrumen Literasi Keuangan Syariah: Studi Intervensi Edukasi di Pondok Pesantren Nurul Qur’an Simo, Boyolali Wati, Asiah; Nashirudin, Muh; Cahyono, Andi; Lestari, Arum Fitri
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v5i2.20821

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk memberikan pengetahuan kepada para santri terkait fatwa DSN sebagai bahan literasi keuangan syariah. Metode yang dilakukan yaitu melakukan sosialisasi, penyampaian materi, dan diskusi, melalui pendekatan edukatif, interaktif, dan kontekstual agar peserta tidak hanya memahami konsep dasar, tetapi juga mampu mengaitkan isi fatwa dengan praktik keuangan harian. Diharapkan bahwa pendekatan ini mampu membentuk kesadaran kritis dan kemampuan praktis santri dalam mengelola keuangan secara syariah. Selain itu, santri yang berasal dari luar daerah juga diharapkan menjadi agen penyebaran literasi keuangan syariah melalui aktivitas mereka setelah keluar dari pondok. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran kritis santri terhadap pentingnya pengelolaan keuangan sesuai prinsip syariah, serta antusiasme untuk mengintegrasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Simpulan dari kegiatan ini menegaskan bahwa pendekatan edukatif berbasis fatwa DSN efektif dalam memperkuat literasi keuangan syariah di kalangan santri. Ke depan, disarankan adanya keberlanjutan program serupa dengan pendekatan kolaboratif bersama lembaga keuangan syariah.
Istihsan dan Formulasinya (Pro Kontra Istihsan dalam Pandangan Mazhab Hanafi dan Syafi’i) Nashirudin, Muh.
Asy-Syir'ah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum Vol 43 No 1 (2009)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajish.v43i1.95

Abstract

Tulisan ini memberikan sedikit gambaran tentang perbedaan antara pendukung dan penentang istihsan yang pada hakikatnya hanya berupa perbedaaan redaksional. Sebagai sebuah metode penetapan hukum yang tetap berpegang pada dalil, istihsan disepakati penggunaannya oleh semua ulama. Istihsan juga tidak terbatas menggunakan qiyas khafi sebagai lawan dari qiyas jali, akan tetapi juga bisa dengan berdasar pada nash, ijma’, ‘urf, dan dharurah. Bila melihat bahwa tujuan utama penggunaan istihsan adalah menghilangkan  kesulitan dan mencapai kemaslahatan  maka istihsan merupakan salah satu metode penetapan hukum yang sangat mungkin untuk dilakukan pengembangan dan modifikasi agar bisa menjadi salah satu metode penetapan hukum yang dinamis, berkembang sesuai dengan perkembangan waktu. 
RELEVANCE OF ISLAMIC BANKING IN INDONESIA TO THE MUAMALAH SYSTEM OF THE PROPHET AND THE CALIPH Anantyasari, Malta; Suwarno, Agus Endro; Nashirudin, Muh.; Mu’awanah, Chabibatul; Asri, Nuraini Binti
Journal of Islamic Economic Laws Vol 5, No 2 July 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jisel.v5i2.17657

Abstract

The emergence of Islamic banks in Indonesia today is increasingly mushrooming. This emergence is inseparable from the role of the number of Muslim populations in Indonesia who want an Islamic economic and banking system that is far from usury. The Islamic banking system has been exemplified by the Prophet Muhammad and his companions in the past. His companions have become the basis or foundation for establishing Islamic banks. However, in reality, in Indonesia, the relevance of the Islamic banking system is less attractive. This research is descriptive qualitative research, using the library research method. This study aims to examine the practice of Islamic banking as exemplified at the time of the Prophet Muhammad SAW and to see the relevance and development of Islamic banking practices in Indonesia. This study concludes that the model of banking services, products, and activities exemplified by the Prophet is still used in the Islamic banking system in Indonesia. However, many Islamic bank practices deviate and are not by Sharia rules.
Analisis Yuridis Normatif Akad Gadai Emas (Rahn) dalam Sistem Hukum Perbankan Syariah Rosaadi, Syabila; Muh. Nashirudin
Jurnal Keislaman Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Keislaman
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taruna Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54298/jk.v8i2.471

Abstract

Penelitian ini mengkaji praktik gadai emas  di bank syari’ah, sepenuhnya  sesuai prinsip syariah yang berdasarkan keputusan Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI No. 26 atau selama ini belumlah pantas, nyatanya masih ada beberapa masalah yang timbul seperti: biaya simpan yang mahal, nilai pinjaman tidak sesuai harga emas, dan kekhawatiran adanya unsur riba karena penggabungan beberapa akad. Dengan metode analisis hukum syariah, penelitian menemukan bahwa meski secara formal sudah mengikuti fatwa MUI, tetapi ada yang perlu diperbaiki. Misalnya, biaya penyimpanan emas seharusnya dihitung berdasarkan biaya nyata penyimpanan, bukan berdasarkan harga emas yang digadaikan. Peneliti menyarankan perbaikan aturan, seperti menghapus biaya penyimpanan emas, sebab emas tidak memerlukan perawatan khusus - berbeda dengan hewan ternak yang memang butuh biaya perawatan. Selain itu, secara prinsip syariah, bank sebagai penerima gadai sudah seharusnya bertanggung jawab atas penyimpanan emas tersebut, karena barang telah berpindah tangan ke bank sebagai bagian dari akad gadai, kemudian menggunakan tarif flat yang lebih adil. Agar produk gadai emas syariah benar-benar mencerminkan keadilan, tolong menolong dan bebas riba seperti yang diharapkan.    
Jual Beli Mata Uang Kuno Dalam Fikih Muamalah Pratiwi, Kurnia Cahya Ayu; Nashirudin, Muh
Jurnal At-Tamwil: Kajian Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal At Tamwil, Maret 2021
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/at-tamwil.v3i1.1658

Abstract

Artikel ini membahas bisnis yang saat ini sedang berkembang yaitu bisnis jual beli uang rupiah kuno di pasar Triwindu Surakarta. Dalam transaksi tersebut mata uang rupiah kuno dinilai dengan harga yang mahal. Meskipun demikian, banyak orang yang mencari benda tersebut baik dari kalangan para pedagang atau kolektor untuk keperluan non bisnis tanpa mempertimbangkan aspek muamalahnya, yaitu dari segi kemanfaatan yang dapat diambil dari benda tersebut. Benda tersebut dibeli untuk dijadikan sebagai hiasan dinding dengan tujuan mengikuti tren atau gaya hidup masyarakat modern. Dalam permasalahan ini sesuai dengan hukum Islam bahwa jual beli barang sejenis harus memenuhi 2 syarat agar terhindar dari riba, yaitu: sama nominalnya dan tunai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan menjadikan narasumber sebagai sumber data primer. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa praktek jual beli mata uang rupiah kuno dari segi pelaksanaan sudah sesuai dengan hukum Islam. Jual beli ini dinyatakan sah dan terbebas dari unsur riba, karena uang yang dijadikan objek jual beli ini bukan lagi menjadi alat pembayaran (barang antik), sehingga dalam pertukarannya boleh dengan nominal yang berbeda dan tidak tunai. Ditinjau dari segi kemanfaatannya, jual beli ini juga dinyatakan sah apabila dipergunakan untuk hal-hal yang tidak bertentangan dengan syariat Islam.
Implementasi Kaidah Al-Hajah Tunazzalu Manzilat Ad-darurah dalam Pengambilan Ujrah pada Produk dan Layanan Lembaga Keuangan Syariah Nurrahman, M. Wildan; Nashirudin, Muh
SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/sangaji.v9i2.4491

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi kaidah al-hajah tunazzalu manzilatad ad-darurah dalam penetapan ujroh pada produk dan layanan lembaga keuangan syariah. Kaidah ini memberikan kelonggaran dalam pengambilan keputusan hukum atas dasar kebutuhan masyarakat di era ini. Dengan menggunakan metode kualitatif, normatif-teologis, dan yuridis-analitis, penelitian ini mengeksplorasi penerapan kaidah tersebut dalam konteks keuangan syariah, khususnya dalam kebijakan pengenaan biaya jasa atau ujroh. Dalam penelitian ini, data dikumpulkan melalui studi kepustakaan yang mencakup literatur klasik dan kontemporer, fatwa DSN-MUI. Hasil analisis terhadap 4 fatwa DSN MUI menunjukkan bahwa kaidah al-hajah tunazzalu manzilatad ad-darurah dapat dijadikan landasan argumentatif bagi lembaga keuangan syariah dalam menghadapi kebutuhan mendesak, seperti kebijakan pengambilan ujroh, Dan pembolehan transaksi yang pada dasarnya terlarang melalui kaidah ini tetap tidak boleh menabrak larangan yang bersifat qaṭh‘ī, sehingga DSN-MUI tetap melakukan modifikasi terhadap akad-akad yang mengandung unsur riba
FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA MINAT MAHASISWA UNTUK BERINVESTASI Widiyastuti, Anissa; Nashirudin, Muh
Jurnal Justisia Ekonomika: Magister Hukum Ekonomi Syariah Vol 6 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/justeko.v6i1.13331

Abstract

Minat seseorang dapat dipengaruhi oleh faktor internal ataupun eksternal. Seperti halnya minat mahasiswa untuk melakukan investasi. Rendahnya minat mahasiswa untuk investasi disebabkan oleh ketidak percayaan diri untuk mengatasi segala risiko yang ada nantinya. Mahasiswa memilih jalur aman sehingga ia enggan berinvestasi, kemudian selanjutnya pemahaman yang minim mahasiswa terkait investasi di pasar modal baik konven ataupun syariah sehingga bagaimana mahasiswa akan berinvestasi padahal ia tidak memiliki pengetahuan yang memadai untuk berinvestasi. Sedangkan faktor eksternal dapat berupa kurangnya pemerataan promosi untuk edukasi investasi. Seperti pratikum pasar modal masih dilakukan sebatas FEBI saja belum menjamah fakultas yang lain sehingga Fakultas dilain FEBI masih sangat minim pengetahuan terkait pasar modal, selain itu faktor lainnya yang fundamental adalah terkendala pada ketidakpunyaan dana sehingga lebih prioritas kebutuhan pokok dan keperluan kuliah dibandingkan melakukan investasi apalagi investasi untuk jangka panjang.
Co-Authors Absori Adhiningdyah Mulyani Taufiqs Agung Respati Agus Endro Suwarno Ahmad Azaim Ibrahimy Ahyar Fauzan Aidilla Putri Hapsari Almira Keumala Ulfah Anantyasari, Malta Anharurrohman El Muhammadi Anisatuzzahro, Farikha Anissa Widiyastuti Arief Budiono Aris Widodo Asri, Nuraini Binti Ayu Winda Puspitasari Chabibatul Mu'awanah Devi, Elvira Rahma Dewi Nurdiana Dewi, Yuni Ratna Diatmoko, Tri Diyaurrahman Fadilah Qotimatun Puji Rahayu Fairus Sabiq Fairuz Sabig Fairuz Sabiq Fanani, Muchammad Fathoni Fatah, Hairil Fu'aida Nur Hikmawati Gatot Sujantoko Hairil Fatah Iskandar Dzulkarnain Isnaini, Sholikul Izam Bahtiar Rahmika Kelik Wardiono Kurnia Cahya Ayu Pratiwi Kusyaeni, Kusyaeni Laksono Trisnantoro Lestari, Arum Fitri Lilik Untari Luthfi Humam M Usman M Usman M. Usman M. Wildan Nurrahman Mahdi Mahdi Mahmud Malta Anantyasari Marjani Putri, Muslifah Masrofi Bahrul Ulum Millatus Sa'adah Moch Rusli Moh Abdul Kholiq Hasan Muchammad Fathoni Fanani Mudhofir Mudhofir Mudofir Muhamad Shodaqta Ian Syahputra Muhammad Khoiru Sa'i Muhammad Zainal Muttaqien Munir AlMubaroq, Misbakhul Mu’awanah, Chabibatul Nawawi Nawawi Nawawi Nawawi Nur Sahid Nuraini Binti Asri Nurrahman, M. Wildan Pratiwi, Kurnia Cahya Ayu Priwitasari, Ashlih Ramadhan Ramadhan Razali Razali, Ramadhan Respati, Agung Rial Fuadi Rifqi Firmansyah Robith Khoiril Umam Rosaadi, Syabila Sabrina Nur Baiti Saifullah, Ulinnuha Sartika, Yustin SF Luthfie Arguby Purnomo SF. Lukfianka Sanjaya Purnama Shabrina An Adzhani Sholikul Isnaini Sujantoko, Gatot Sulistyaningsih Meliana Sumiati Surya Atmajaya, Ratu Surya Wahyu Hanggara Sutikno, Annisyatulhuda Rani Ayuningtyas Uju Suji’ah Wardiyono, Kelik wati, asiah Widiyastuti, Anissa Woro Retnaningsih Yusri Sofa Mubarok Zaki, Miftahuz Zul Fahmi Zulfikar Ali Ahmad Zulfikar Zulfikar