Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Public Health Concerns

Peningkatan pengetahuan ibu mengenai gizi seimbang dalam pemenuhan gizi keluarga Dewi Lutfianawati; Rilyani Rilyani; Eka Trismiyana; Sutikno Sutikno; Muhammad Roby; Mutiara Ayu Daniati; Ria Mustika
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 2 No. 4 (2022): Promosi Dan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS)
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.066 KB) | DOI: 10.56922/phc.v2i4.257

Abstract

Background: The prevalence of children's nutritional problems is still high, not only the lack of nutritional problems resulting in children stunting and underweight, and more nutrients that cause obesity and diabetes. One of the causes of nutritional problems is ignorance about healthy menu and lack of awareness of nutrient Purpose: This activity aims to improve the knowledge of mothers on balanced nutrition in the fulfillment of family nutrition. Education is held in Panjang Selatan. The subjects that followed the activities amounted to 25 mothers -housewives. Methods: This activity consists of 3 stages including  preparation stage, implementation stage and interview stage. Data is obtained from pretest results and post tests and discussions. Results: From this activity is an increase in the knowledge of the mother about balanced nutrition in the fulfillment of family nutrition, there is an increase from 12 percent to 76 percent. Conclusion: With this activity there was a significant increase in knowledge for housewives in Panjang selatan village about balanced nutrition.   Pendahuluan: Prevalensi masalah gizi anak masih tinggi, tidak hanya masalah gizi kurang yang mengakibatkan anak –anak stunting dan berat badan di bawah normal, dan gizi lebih yang menyebabkan obesitas dan diabetes. Salah satu penyebab permasalahan gizi yaitu ketidaktahuan mengenai menu sehat dan kurangnya kesadaran akan kadar gizi (Keluarga sadar gizi). Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu mengenai gizi seimbang dalam pemenuhan gizi keluarga. PKM dilaksanakan di Desa Panjang Selatan. Subjek yang mengikuti kegiatan berjumlah 25 ibu –ibu rumah tangga. Metode: Metode dari kegiatan ini terdiri dari 3 tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap wawancara. Data diperoleh dari hasil pretest dan post tes dan diskusi. Hasil: Dari kegiatan ini dapat diketahui bahwa terdapat peningkatan pengetahuan ibu mengenai gizi seimbang dalam pemenuhan gizi keluarga, terjadi peningkatan dari 12 persen menjadi 76 persen. Simpulan: Dengan kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan untuk ibu-ibu rumah tangga di Desa Panjang Selatan mengenai gizi seimbang.
Peningkatan pengetahuan ibu mengenai gizi seimbang dalam pemenuhan gizi keluarga Lutfianawati, Dewi; Rilyani, Rilyani; Trismiyana, Eka; Sutikno, Sutikno; Roby, Muhammad; Daniati, Mutiara Ayu; Mustika, Ria
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 2 No. 4 (2022): Promosi Dan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS)
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v2i4.257

Abstract

Background: The prevalence of children's nutritional problems is still high, not only the lack of nutritional problems resulting in children stunting and underweight, and more nutrients that cause obesity and diabetes. One of the causes of nutritional problems is ignorance about healthy menu and lack of awareness of nutrient Purpose: This activity aims to improve the knowledge of mothers on balanced nutrition in the fulfillment of family nutrition. Education is held in Panjang Selatan. The subjects that followed the activities amounted to 25 mothers -housewives. Methods: This activity consists of 3 stages including  preparation stage, implementation stage and interview stage. Data is obtained from pretest results and post tests and discussions. Results: From this activity is an increase in the knowledge of the mother about balanced nutrition in the fulfillment of family nutrition, there is an increase from 12 percent to 76 percent. Conclusion: With this activity there was a significant increase in knowledge for housewives in Panjang selatan village about balanced nutrition.   Pendahuluan: Prevalensi masalah gizi anak masih tinggi, tidak hanya masalah gizi kurang yang mengakibatkan anak –anak stunting dan berat badan di bawah normal, dan gizi lebih yang menyebabkan obesitas dan diabetes. Salah satu penyebab permasalahan gizi yaitu ketidaktahuan mengenai menu sehat dan kurangnya kesadaran akan kadar gizi (Keluarga sadar gizi). Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu mengenai gizi seimbang dalam pemenuhan gizi keluarga. PKM dilaksanakan di Desa Panjang Selatan. Subjek yang mengikuti kegiatan berjumlah 25 ibu –ibu rumah tangga. Metode: Metode dari kegiatan ini terdiri dari 3 tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap wawancara. Data diperoleh dari hasil pretest dan post tes dan diskusi. Hasil: Dari kegiatan ini dapat diketahui bahwa terdapat peningkatan pengetahuan ibu mengenai gizi seimbang dalam pemenuhan gizi keluarga, terjadi peningkatan dari 12 persen menjadi 76 persen. Simpulan: Dengan kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan untuk ibu-ibu rumah tangga di Desa Panjang Selatan mengenai gizi seimbang.
Sari kacang hijau sebagai makanan pendamping ASI (MP-ASI) dalam upaya pencegahan stunting Purnama, Robby Candra; Lutfianawati, Dewi; Nira, Isnaini Luqi; Novalia, Wayan Ayu; Putri, Yolanda Anisa Kadil
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 3 No. 1 (2023): JOURNAL OF Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v3i1.258

Abstract

Background: After the age of 6 months the baby is started to be given Complementary food for breast milk (MP-ASI) is food that is easy to consume and digest by babies. MP ASI given must provide additional nutrition to meet the nutritional needs of a growing baby. Although breast milk is the best food for babies, babies >6 months old need more vitamins, minerals, protein, and carbohydrates. This high nutritional need cannot only be obtained from breast milk, but also requires additional complementary foods. One type of complementary food for breastfeeding (MP-ASI) that can be given by infants and toddlers is green bean juice. Purpose: To increase respondents' knowledge about the benefits and processing of mung bean juice as complementary food for breast milk (MP-ASI) for infants and toddlers. Method: In this counseling using demonstration and lecture methods. Results: Respondents can know and understand the benefits of mung bean juice and can make their own mung bean juice as complementary food for breast milk (MP-ASI) for infants and toddlers to prevent stunting. Conclusion: Respondents can know and understand the benefits of mung bean juice and can make their own mung bean juice as complementary food for breast milk (MP-ASI) for infants and toddlers to prevent stunting. Keywords: Complementary Foods for Breastfeeding; Green Bean Extract;  Prevention of Stunting Pendahuluan: Setelah berusia 6 bulan bayi mulai di berikan Makanan pendamping ASI (MP-ASI) adalah makanan yang mudah dikonsumsi dan dicerna oleh bayi. MP ASI yang diberikan harus menyediakan nutrisi tambahan untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi yang sedang bertumbuh. Walaupun ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi, bayi berusia >6 bulan membutuhkan lebih banyak vitamin, mineral, protein, dan karbohidrat. Kebutuhan gizi yang tinggi ini tidak bisa hanya didapatkan dari ASI, tetapi juga membutuhkan tambahan dari makanan pendamping ASI. Salah satu jenis makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang bisa diberikan oleh bayi dan balita yakni sari kacang hijau. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan responden tentang manfaat dan pengolahan sari kacang hijau sebagai makanan pendamping ASI (MP-ASI) bagi bayi dan balita. Metode: Dalam penyuluhan ini menggunakan metode demonstrasi dan ceramah. Hasil: Responden dapat mengetahui dan memahami manfaat sari kacang hijau serta dapat membuat sendiri sari kacang hijau sebagai makanan pendamping ASI (MP-ASI) bagi bayi dan balita guna pencegahan stunting. Simpulan: Responden dapat mengetahui dan memahami manfaat sari kacang hijau serta dapat membuat sendiri sari kacang hijau sebagai makanan pendamping ASI (MP-ASI) bagi bayi dan balita guna pencegahan stunting.
Menuju masyarakat sadar perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam rangka mencegah stunting di Kelurahan Panjang Selatan, Kota Bandar Lampung Lutfianawati, Dewi; Yulyani, Vera; Yudha, Kurnia Rama; Afriza, Zelda Nora
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 3 No. 2 (2023): JOURNAL OF Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v3i2.318

Abstract

Background: Stunting is still a problem for Indonesian children under five. Stunting and malnutrition are two related problems. This stunting effort needs a multidimensional approach that requires cross sectoral collaboration, not only the health sector but also the non health sector. This includes the provision of drinking water and environmental sanitation, education and knowledge about balanced nutrition, and child care patterns, infant feeding anf strengthening sosial protection vulnerable group. Purpose: Increased public understanding of stunting and efforts to prevent stunting. The achievement of equitable distribution of basic health services for mothers and children and the healthy growth of children in Panjang Selatan Village are monitored in a sustainable manner. Method: Preparation of the work program that has been agreed upon by the group is then compiled in an appropriate format. The program achievements are environmental clean-up, stunting-free movement, healthy kitchens to deal with stunting (DASHAT), and additional programs in the form of socializing work programs, planting TOGA (Family Medicinal Plants) Result: The result which were felt during KKL activities in Panjang Selatan Village, you are a solid team. , the participation of the residents who were quite enthusiastic in every KKL activity/program and the full support of all members of the Panjang Selatan Village, from the Head of the Kelurahan to the staff of the Long Selatan Subdistrict, the Dusun Head - the Dusun Head and the cadres. Conclusion: With this activity can create a stunting-free community as well as improving the nutritional quality of the community with community-based empowerment activities and students through KKL activities in Panjang Selatan Village, Panjang District, Bandar Lampung City. Keywords: Stunting; PHBS; Counseling. Pendahuluan: Stunting masih menjadi permasalahan bagi anak balita di Indonesia. Masalah stunting dan kurang gizi merupakan dua permasalahan yang saling berkaitan. Upaya penurunan stunting ini perlu pendekatan multidimensional yang membutuhkan kerja sama lintas sektoral tidak hanya dari sektor kesehatan namun juga non kesehatan, termasuk di dalamnya penyediaan air minum dan sanitasi lingkungan, pendidikan dan pengetahuan tentang gizi seimbang dan pola asuh anak, pemberian makanan bayi serta penguatan perlindungan sosial kelompok rentan. Tujuan: Meningkatkan pemahaman masyarakat terkait stunting dan upaya upaya pencegahan stunting.Tercapainya pemerataan pelayanan kesehatan dasar ibu dan anak serta pertumbuhan anak yang sehat di Kelurahan Panjang Selatan terpantau secara berkelanjutan. Metode: Melakukan penyusunan program kerja yang telah disepakati kelompok kemudian disusun dengan format yang sesuai. Capaian program yaitu bersih-bersih lingkungan, gerakan bebas stunting, dapur sehat atasi stunting (DASHAT), dan program tambahan berupa sosialiasi program kerja, penanaman TOGA (Tanaman Obat Keluarga). Hasil: Hasil yang  di dapat dan dirasakan selama kegiatan KKL di Kelurahan Panjang Selatan ini adalah kerjasama tim yang solid, partisipasi warga yang cukup antusias dalam setiap kegiatan/program KKL serta dukungan penuh dari segenap perangkat Kelurahan Panjang Selatan, mulai dari Kepala Kelurahan hingga staf staf Kelurahan Panjang Selatan, Kepala Dusun - Kepala Dusun dan para kader. Simpulan: Dengan kegiatan ini dapat mewujudkan masyarakat bebas stunting serta peningkatan kualitas gizi masyarakat dengan kegiatan pemberdayaan berbasis kolaborasi masyarakat dan mahasiswa melalui kegiatan KKL di Kelurahan Panjang Selatan, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung.
Co-Authors Adelia Sucita Adinda Afriza, Zelda Nora Alfarisi, Ringgo Andini alfira Putri Annisa, Nabila Indi Arisandi, Syafik Asri Mutiara Putri Asri Mutiara Putri Astri Pinilih Aulia, Zakia Berly, Indah Rohmafresha Citra Yuniastri Perwitaningrum Dalfian Dalfian Daniati, Mutiara Ayu Dewi Avianti Diah Ayu Nurjanah Dita Fitriani Eka Nurwidyasari Eka Trismiyana Fathurrozi, Galih Fatimah, Dwi Jihad Nur Harkina, Prida Intan Rahmawati Intan Rahmawati Isnainy, Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Junaidi Junaidi Juni Ramadhani Sari Kina Okta Vina M. Arifki Zainaro Maharani Putri Puspitasari Marisa Anggraini Meytha Prameswari Mia Rosalina Mufidah, Ghina Aliya Muhammad Hatta Muhammad Mardanda Kahar Muhammad Roby Muhammad Roby, Muhammad Muhammad Yunus Mutiara Ayu Daniati Nailul Laila Az Zahra Neni Widyayanti Nia Triswanti Nira, Isnaini Luqi Novalia, Wayan Ayu Nurfazira Nurfazira Nurjanah, Diah Ayu Octa Reni Setiawati Octa Reni Setiawati Octa Reni Setiawati Oktaviyani, Dwi Pinilih, Astri Purnama, Robby Candra Putri, Afdilah Mianda Putri, Asri Mutiara Putri, Qori Anisa Putri, Yolanda Anisa Kadil Rada Tri Rosi Kurnia Rafie, Rakhmi Rahmawati, Nurhafita Raihandy Qodris Randi Mursandi Ratna Syifa'a Rahmahana Ria Mustika Ria Mustika Rilyani Rilyani Rilyani, Rilyani Sandayanti, Vira Sari, Novi Devita Mayang Septa Istiana Septa Lia Ariska Setia, Larasati Eka Setiawati, Octa Reni Sety, Salwa Fawwaz Slamet Widodo Sri Maria Sri Maria Puji Lestari Sri Maria Puji Lestari SUMEDI PRIYANA NUGRAHA Supriyati . Supriyati Supriyati Sutikno Sutikno Sutikno Sutikno Tria Wijayanti Trismiyana, Eka Triswanti, Nia Uswatun Hasanah Widiyanto, Made Wijaya, I Gusti Ngurah Satria Wijayanti, Tria Wiwik Handayani Yudha, Kurnia Rama Yuli Indah Lestari Yulyani, Vera