Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Penggunaan Media Augmented Reality Berbasis Kearifan Lokal Bapidok Baku bagi Guru di SMP Kecamatan Balantak dalam Upaya Memperkuat Literasi Zaky, Muhammad; Jarnawi, Muhammad; Pahriadi, Pahriadi; Tadeko, Nurgan
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 5 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i5.1614

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan kualitas pembelajaran di SMP Kecamatan Balantak melalui penerapan teknologi Augmented Reality (AR) berbasis kearifan lokal Bapidok Baku. Masalah utama yang ditemukan adalah rendahnya literasi guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran serta keterbatasan integrasi budaya lokal dalam kurikulum. Untuk mengatasi masalah tersebut, metode yang digunakan meliputi pelatihan intensif bagi guru mengenai penggunaan AR dan penerapan kearifan lokal dalam pembelajaran sains. Hasilnya menunjukkan peningkatan kompetensi pedagogi guru, di mana 90% dari 40 peserta pelatihan memahami cara menggunakan AR dalam pengajaran. Tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan perangkat keras dan akses internet, yang diidentifikasi oleh 50% guru sebagai kendala dalam implementasi AR. Pentingnya hasil pengabdian ini terletak pada potensinya untuk memperkuat literasi dan pembelajaran berbasis budaya lokal di sekolah-sekolah terpencil, sekaligus melestarikan warisan budaya setempat. Dengan dukungan pemerintah dan infrastruktur yang memadai, AR berbasis kearifan lokal diharapkan menjadi solusi berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah pedesaan.
Metakognisi dan Gaya Berpikir: Membuka Potensi Pemecahan Masalah Fisika Haeruddin; Werdhina, I Komang; Jarnawi, Muhammad; Syamsuriwal; Prasetyo, Zuhdan Kun; Supahar
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 12 (2023): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i12.6151

Abstract

Thinking styles and metacognition are related as they both have the same space in assessing one’s own abilities. Metacognition and thinking styles have an important role in unlocking the potential of physics problem solving. The objective of this study is to investigate the relationship between metacognition, thinking styles (particularly those proposed by Gregorc), and physics problem solving. The study involved a cohort of 364 students who were pursuing a physics degree at Tadulako University. The results indicated that metacognition behavior exhibited in the process of solving physics problems was classified as high category. The most dominant thinking style was abstract sequential, while the least was concrete random. The data analysis showed a significant difference in metacognition behavior between groups categorized by thinking style. Specifically, the concrete sequential (SK) group exhibited a significant difference with the abstract random (AA) group. These results provide further understanding of how metacognition and thinking styles play a role in physics problem solving. This study contributes significantly to comprehending the connection between metacognition, thinking styles, and the successful resolution of physics problems. The insights gained provide prospects for formulating more efficient physics learning methods that will ameliorate students' aptitude in tackling physics problems.
Pengaruh Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Ratna, Adi; Jarnawi, Muhammad; Kade, Amiruddin; Zaky, Muhammad
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 13 No. 3 (2025): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v13i3.4841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas XI MAN 2 Kota Palu. Jenis penelitian adalah Quasi-eksperimental, dengan desain penelitian adalah non equivalent pretest-postest group design. Sampel penelitian ini sebanyak 36 orang siswa kelas eksperimen dan 36 orang siswa kelas kontrol. Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap keterampilan berpikir kritis dilakukan tes uraian 15 soal. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil postest kelas eksperimen sebesar 78,50 dan kelas kontrol sebesar 69,86. Uji normalitas pretest kelas eksperimen sebesar diketahui nilai sig sebesar 0,150 > 0,05 dan postest kelas eksperimen sebesar 0,098 > 0,05. Uji homogenitas kelas postest yaitu diketahui nilai signifikansi (sig) sebesar 0,213 > 0,05. Uji hipotesis (Uji-t) kelas postest nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 maka ditarik kesimpulan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa.
Pengembangan Modul Ajar Fisika Berbasis Kearifan Lokal Donggala Menggunakan Model Problem Based Learning (PBL) Untuk Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka Magfira, Nurfia; Jarnawi, Muhammad; Syamsu, Syamsu; N. Laratu, Wahyuni
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 13 No. 3 (2025): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v13i3.4906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar fisika berbasis kearifan lokal Donggala menggunakan model Problem Based Learning (PBL) untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Kearifan lokal yang diangkat adalah proses pembuatan kain tenun tradisional Donggala yang mengandung konsep-konsep fisika, khususnya materi tegangan tali. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Modul dikembangkan untuk peserta didik kelas XI MAN 1 Kota Palu. Hasil validasi ahli. Ahli materi memperoleh skor rata-rata sebesar 3,49, ahli modul memperoleh skor 3,41, dan validasi oleh dua guru fisika memperoleh skor 3,46, seluruhnya berada dalam kategori sangat baik. Selain itu, hasil angket kepraktisan dari peserta didik menunjukkan skor rata-rata 3,48, dan hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran mendapatkan skor 3,31, keduanya juga termasuk dalam kategori sangat baik. Dari aspek efektivitas, modul ajar yang dikembangkan mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan rata-rata nilai N-Gainsebesar 0,72 yang termasuk dalam kategori tinggi. Dengan demikian, modul ajar fisika berbasis kearifan lokal Donggala menggunakan model Problem Based Learning (PBL) ini dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran fisika yang kontekstual sesuai dengan semangat Kurikulum Merdeka.
Analisis Kemampuan Komunikasi Ilmiah Tertulis Siswa dalam Melaporkan Hasil Eksperimen Fisika di SMA Negeri 1 Tolitoli Fadlina, Fadlina; Isti Ratnaningtyas, Delthawati; Nurjannah, Nurjannah; Jarnawi, Muhammad
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 13 No. 3 (2025): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v13i3.5052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan komunikasi ilmiah tertulis siswa dalam melaporkan hasil eksperimen fisika di SMA Negeri 1 Tolitoli. Penelitian menggunakan metode kuasi kualitatif dengan subjek sebanyak 25 siswa kelas XI Teknik 2, sedangkan enam siswa dipilih sebagai responden melalui teknik purposive sampling untuk mewakili kategori tinggi, sedang, dan rendah. Data penelitian dikumpulkan melalui tes kinerja berupa laporan eksperimen dan wawancara semi terstruktur, kemudian dianalisis berdasarkan tiga aspek utama, yaitu isi, bahasa, dan konstruksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi ilmiah tertulis siswa berada pada kategori cukup baik dengan rata-rata nilai 70,48. Secara rinci, aspek isi memperoleh persentase 71,80% dengan kategori baik, aspek bahasa 68,33% dengan kategori baik, dan aspek konstruksi 68,50% dengan kategori baik. Analisis ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai kekuatan dan kelemahan siswa dalam menyusun laporan eksperimen, serta dapat dijadikan acuan bagi guru fisika dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk meningkatkan keterampilan menulis ilmiah siswa.
Analisis Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Oleh Guru Fisika SMA di Kota Palu Madani, Rara Adillah; Jarnawi, Muhammad; Haeruddin, Haeruddin; Miftah, Miftah
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 13 No. 3 (2025): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v13i3.5053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembelajaran berdiferensiasi oleh guru fisika di SMA Kota Palu dengan fokus pada tiga aspek utama, yaitu pemahaman guru, implementasi dalam pembelajaran, serta kendala yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas tiga guru fisika dari SMA Negeri 1 Palu, MAN 2 Kota Palu, dan SMA Labschool Untad Palu. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki pemahaman yang cukup baik mengenai prinsip diferensiasi, yang tercermin dari upaya mereka menyesuaikan konten, proses, produk, dan lingkungan belajar sesuai kebutuhan siswa. Implementasi ini mendukung pembelajaran fisika yang lebih inklusif dan adaptif. Namun, guru masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan waktu, rendahnya motivasi belajar siswa, serta keterbatasan fasilitas dan pelatihan. Penelitian ini merekomendasikan dukungan berkelanjutan dari sekolah dan pemerintah melalui penyediaan sarana, pelatihan profesional, serta kebijakan pendukung agar penerapan pembelajaran berdiferensiasi dapat berjalan optimal.
Hubungan Sikap Ilmiah Dengan Kemampuan Kognitif Siswa pada Materi Usaha dan Energi Afriani, Nurul; Darmadi, I Wayan; Jarnawi, Muhammad; Miftah, Miftah
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 13 No. 3 (2025): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v13i3.5092

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mencari tahu ada tidaknya hubungan antara sikap ilmiah dengan kemampuan kognitif siswa pada materi usaha dan energi, khususnya siswa kelas X MIPA SMAN 5 Palu. Penelitian ini dilakukan karena sikap ilmiah memiliki peran signifikan dalam meningkatkan kemampuan kognitif siswa pada materi usaha dan energi yang memerlukan pemahaman konseptual dan analisis logis. Melalui penelitian ini, diketahui sejauh mana hubungan antara sikap ilmiah dan kemampuan kognitif siswa, sehingga hasilnya dapat menjadi dasar bagi guru dalam merancang pembelajaran. Pendekatan yang digunakan adalah metode asosiatif korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 88 peserta didik di SMA Negeri 5 Palu tahun ajaran 2024/2025. Data dikumpulkan melalui perolehan nilai angket dan tes kemampuan peserta didik pada materi Usaha dan Energi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara sikap ilmiah dan kemampuan kognitif. Pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji korelasi Spearman. Berdasarkan uji korelasi, diperoleh bahwa hasil yang mengacu pada nilai Sig. 0,341 lebih besar dari 0,05, yang artinya korelasi dianggap tidak signifikan.
Assessing Student Performance Designing Props and Experiments Physics In Learning Team Base Project For Subject Instrumentation Werdhiana, I Komang; Haeruddin; Jarnawi, Muhammad; Syamsuriwal
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 2 (2025): February
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i2.10126

Abstract

Performance assessment is an important part of learning that applies the team-based project method. This study aims to describe student performance in designing physics teaching aids and experiments in terms of active participation, understanding of the material, presentation skills and products. This study uses a descriptive method. Data were obtained through observation sheets and rubrics and assessment sheets. Data analysis for active participation, understanding of the material, and presentation skills was carried out by determining the number of students who obtained scores according to each category (very good, good, quite good, and less good) then expressed as a percentage. Data analysis for product assessment was carried out by determining the average score of each product and converting it to a score of 100. There were 29 students who were the sample of the study. The results of the study showed that students who participated actively were predominantly in the sufficient and less active categories. The percentage of students who understood the material was predominantly in the understand and understand enough categories. Students' presentation skills were predominantly in the good category. All the results of the teaching aid designs were in the very good category. There were three experimental design results in the very good category and three others in the good category. Based on the research results, it can be concluded that students are able to design physics demonstration tools and experiments in terms of active participation, understanding of the material, presentation and product skills, through team-based project learning.
Co-Authors Abd. Syukur, Muh. Syarif S. Adisti, Maria Firmina Afriani, Nurul Alma Alma Amelia, Nurafni Amiruddin Hatibe Amiruddin Kade Andi Sumadi Aprilia Ningsih, Andi Arfianingsih, Devy Aryani A Wahab Darsikin Darsikin Daud, Susmawati Dayana, Nur Faiqah Edwi Agusstiawan Fadlina Farawansyah, Fifi Indar Fifi Indar Farawansyah Fifi Indar Farawansyah, Fihrin Fihrin Firda, Nyoman Gusmawan Gustina Gustina Haeruddin Haeruddin Haeruddin I Komang Werdhiana I Wayan Darmadi Ielda Paramita Ika Nurul Fitriani Ikbal Isti Ratnaningtyas, Delthawati Kamaluddin Kamaluddin Ketut Alit Adi Untara Khuzaimah, Andi Ulfah Koriston, Meyling puspitasari Lisman, Lisman Madani, Rara Adillah Magfira, Nurfia Marungkil Pasaribu Miftah Miftah, Miftah Mu'aziyah, Siti Eneng Sururiyatul Muh. Syarif Muhammad Ali MUHAMMAD ALI Muhammad Zaky Muslimin Muslimin MUTMAINAH N. Laratu, Wahyuni Naposia, Naposia Ni Komang Sulitrayanti Nike Silvia Nurasyah Dewi Napitupulu Nurfachri, Dhimas Arif Nurgan Tadeko Nurjannah Nurjannah Nurjannah, Nurjannah Pahriadi Paramitha, Ielda Rasdin, Waode Tirta Murlina Ratna, Adi Ratnaningtyas, Delthawati Isti Riska Safitri, Riska Rizki Ilmianih Rudi Santoso, Rudi Sahrul Saehana Sani, Nurul Kami Sari, Komang Ayu Setiawan, Rio Suardin, Dina Sucitra, Fani Sulitrayanti, Ni Komang supahar Supriyatman, Supriyatman Syahril, Asmaul Syamsu Syamsu Syamsuriwal Syamsuriwal, Syamsuriwal Syarif, Muh. Syuhudi, Moh. Astiar Unggul Wahyono Wahab, Aryani A Werdhina, I Komang Yuliana Sumbung, Dewi Yusuf Kendek Zuhdan Kun Prasetyo