Claim Missing Document
Check
Articles

PERBEDAAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN ALAT PERAGA DENGAN PENDEKATAN SCIENTIFIC TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF Sulitrayanti, Ni Komang; Saehana, Sahrul; Jarnawi, Muhammad
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 9 No. 3 (2021): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v9i3.1647

Abstract

This research was conducted to look at the differences between the contextual approach assisted by teaching aids and the scientific approach to creative thinking skills. This type of research is a quasi-experimental design with a non-equivalent control group design. The population of this study was all students of class X SMA Negeri 5 Palu. The sampling technique used in this study was purposive sampling with the research sample being class X MIPA 5 as the experimental group 1 and class X MIPA 6 as the experimental group 2. The instrument for students' creative thinking skills was in the form of an essay test that had been validated through construction validity. The test of students' creative thinking skills obtained showed that the average score of the experimental group was 50.65%. Where this result is lower than the control group, which is 52.79%. Hypothesis test T-test (two parties), obtained t_count = -1.21 and t_0.975 = 2.02 at the level of significance = 0.05. This means that the value of t_count is in the reception area of ​​H_0. It is concluded that there is no difference between the contextual approach assisted by teaching aids and the scientific approach to creative thinking skills
PENGEMBANGAN GAME QUIZIZZ SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA SISWA MATERI FLUIDA DINAMIS KELAS XI MIPA MAN 1 KOTA PALU gusmawan; Jarnawi, Muhammad
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 11 No. 1 (2023): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran menggunakan game quizizz untuk menguji kualitas dan kelayakan sebagai media pembelajaran fisika kelas XI MAN 1 Kota Palu. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan yang mengacu pada desain pengembangan Borg and Gall yang telah disederhanakan menjadi 7 tahapan yakni potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi produk, uji coba produk, serta analisis dan pelaporan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 3 dan 4 yang berjumlah 15 orang. Data kualitas produk yang diperoleh dengan menggunakan analisis deskriptif. Kualitas produk berdasarkan hasil analisis oleh ahli materi diperoleh presentase sebesar 100% dengan interpretasi “sangat baik”. Analisis penilaian ahli media diperoleh presentasi sebesar 88,83% dengan interpretasi “sangat baik”, dan penilaian guru mata pelajaran melalui angket respon guru menunjukkan presentasi sebesar 91,25% dengan interpretasi“sangat baik”. Hasil analisis respon tanggapan peserta didik menunjukkan presentasi sebesar 81,46% dengan interpretasi “sangat setuju”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran fisika dengan menggunakan game quizizz layak digunakan sebagai media pembelajaran fiska
The Analysis Of Students' Difficulties In Solving Physics Problems In Business And Energy Materials: ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH FISIKA PADA MATERI USAHA DAN EENERGI Syahril, Asmaul; Jarnawi, Muhammad
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 11 No. 1 (2023): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan siswa dalam memecahkan masalah fisika pada materi usaha dan energi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Palu berjumlah 30 orang dan dipilih 3 responden dengan 1 siswa kategori tinggi, 1 siswa kategori sedang dan 1 siswa kategori rendah. Instrumen yang digunakan yaitu tes seleksi responden 20 nomolr dan 5 nomor soal tes pemecahan masalah materi usaha dan energi kemudian di lakukan think aloud untuk mengetahui kesulitan dalam memecahkan masalah dan wawancara untuk mengonfirmasi hasil tes yang telah diberikan. Hasil penelitian yang ditinjau dari setiap langkah penyelesaian Heller menunjukkan bahwa kesulitan yang dialami siswa berupa kesulitan : (1) Siswa kesulitan dalam memvisualisasikan masalah (2) siswa kesulitan mendeskripsikan masalah sehingga menyebabkan siswa tidak dapat menuliskan apa yang diketahui dan yang ditanyakan dari soal dengan tepat dan benar. (3) Siswa kesulitan dalam merencanakan solusi atau menentukan rumus yang tepat digunakan untuk menyelesaikan soal. (4) Siswa kesulitan dalam melakukan proses perhitungan secara benar dan bertahap serta keliru dalam memasukkan nilai pada rumus yang digunakan. (5) Siswa tidak menuliskan kesimpulan dan tidak terbiasa mengecek ulang dan menelaah kembali dengan teliti setiap langkah penyelesaian soal yang dilakukannya, sehingga menyebabkan sering terjadi kesalahan-kesalahan dalam mengerjakan soal.
KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF DALAM PEMECAHAN MASALAH FISIKA BERDASARKAN GENDER DAN USIA Farawansyah, Fifi Indar; Jarnawi, Muhammad
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 10 No. 2 (2022): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana keterampilan berpikir kreatif dalam pemecahan masalah fisika berdasarkan gender dan usia. Jenis penilitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penilitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIA1 dan siswa kelas XI MIA 1 SMA Negeri 4 Sigi yang terdaftar pada Tahun Ajaran 2021/2022 berjumlah 41 siswa. Pemilihan responden dilakukan setelah pengambilan nilai dari tes esay, kemudian dilakukan standar deviasi untuk mengetahui tingkat kategori tinggi,sedang,dan rendah. Diperoleh 20 siswa dari kelas X MIA 1 dan 20 siswa dari kelas XI MIA 1. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah mereduksi data dengan cara memeriksa hasil jawaban pada tes kemudian penyederhanaan hasil wawancara dengan responden, dan penyajian data dari hasil pekerjaan responden. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat keterampilan berpikir kreatif dan pemecahan masalah fisika, siswa perempuan lebih baik di bandingkan siswa laki-laki. Kemudian pada tingkat keterampilan berpikir kreatif berdasarkan usia, siswa usia 15 tahun dan siswa usia 16 tahun tahun tidak begitu memiliki perbedaan. Sedangkan pada pemecahan masalah siswa dengan usia 15 tahun memiliki tingkat tahapan pemecahan masalah yang cukup baik dibandingkan siswa dengan usia 16 tahun.
Alternatif Praktikum Materi Tingkat Absorpsi Fisika Zat Padat Melalui Pengembangan Teknologi Berbahan Kulit Singkong ( Manihot Esculenta Crantz) Bagi Mahasiswa Pendidikan Fisika Rasdin, Waode Tirta Murlina; Muslimin, Muslimin; Gustina, Gustina; Jarnawi, Muhammad
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 13 No. 2 (2025): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v13i2.4673

Abstract

Kulit luar singkong (Manihot esculenta Crantz) merupakan limbah pertanian yang sering diabaikan, meskipun mengandung berbagai senyawa bioaktif yang berpotensi dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat absorpsi dan karakterisasi sifat optik dari ekstrak kulit luar singkong yang dicampur dengan air menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada konsentrasi rendah, sampel ekstrak tidak menunjukkan penyerapan cahaya yang signifikan, sehingga tidak berhasil memberikan hasil yang terukur. Hal ini disebabkan oleh jumlah senyawa aktif yang terbatas, yang mengakibatkan kemampuan larutan dalam menyerap cahaya sangat minim. Sebaliknya, pada konsentrasi tinggi, larutan ekstrak berhasil menunjukkan peningkatan absorbansi yang signifikan. Peningkatan ini menunjukkan bahwa pada konsentrasi yang lebih tinggi, terdapat cukup senyawa aktif yang mampu menyerap cahaya secara efektif. Spektrum absorbansi yang dihasilkan menunjukkan puncak pada panjang gelombang tertentu, yang mengindikasikan keberadaan senyawa bioaktif dalam ekstrak. Karakterisasi sifat optik ini memberikan wawasan penting tentang potensi aplikasi ekstrak kulit luar singkong dalam berbagai bidang, seperti kesehatan dan industri, serta mendukung pemanfaatan limbah pertanian secara berkelanjutan. Penelitian ini juga membuka peluang untuk eksplorasi lebih lanjut mengenai ekstrak kulit luar singkong sebagai sumber senyawa bioaktif yang bermanfaat.
Pengembangan Media Pembelajaran Terintegrasi Kearifan Lokal Untuk Mengetahui Literasi Sains Pada Materi Fisika Setiawan, Rio; Paramita, Ielda; Napitupulu, Nurasyah Dewi; Jarnawi, Muhammad
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 13 No. 2 (2025): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v13i2.4794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media yang dikembangkan dan untuk mengetahui kemampuan literasi sains peserta didik terhadap penggunaan media pembelajaran terintegrasi kearifan lokal sebagai media pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup lima tahap yakni (1) analysis, (2) design, (3) development, (4) implementation dan (5) evaluation. Penelitian ini menggunakan angket sebagai instrumen penelitian. Berdasarkan validasi ahli materi menunjukkan skor 3,26 , validasi ahli media menunjukkan skor 3,08, hasil penilaian guru mata pelajaran IPA menunjukkan skor 3,18. Analisis respon tanggapan peserta didik menunjukkan skor rata-rata sebesar 3,06  berdasarkan penilaian dari ke empat penilai dapat di simpulkan kategori yang di dapatkan yaitu kategori “Baik” dan hasil tes literasi sains peserta didik menunjukkan skor rata-rata 76,5 dengan kategori “Baik”. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran terintegrasi kearifan lokal yang dikembangkan telah terbukti valid dan praktis sebagai sumber belajar untuk mengetahui kemampuan literasi sains peserta didik pada materi gelombang bunyi yang dikontekstualisasikan melalui alat musik tradisional lalove.
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Phet sebagai Laboratorium Virtual Bagi Guru dan Siswa SD Inpres 2 Kawatuna Palu Syamsuriwal, Syamsuriwal; Kade, Amiruddin; Nurjannah, Nurjannah; Paramitha, Ielda; Jarnawi, Muhammad; Santoso, Rudi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma
Publisher : DRPM-UBD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/bjkxa058

Abstract

Keterbatasan fasilitas laboratorium di SD Inpres 2 Kawatuna berdampak pada kurang optimalnya pembelajaran sains yang berbasis eksperimen. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim pengabdi melaksanakan pelatihan penggunaan aplikasi PhET Interactive Simulations sebagai laboratorium virtual bagi guru dan siswa. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengintegrasikan PhET ke dalam pembelajaran serta memberikan pengalaman belajar interaktif bagi siswa. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, penyampaian materi melalui ceramah, pelatihan teknis, praktik penggunaan simulasi, serta pendampingan langsung. Kegiatan diikuti oleh delapan guru dan dua puluh siswa kelas V dan VI SD Inpres 2 Kawatuna pada 5 Agustus 2025. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa guru mampu menggunakan PhET secara mandiri, baik online maupun offline, serta dapat memanfaatkan simulasi yang relevan dengan kurikulum, seperti operasi pecahan untuk Matematika dan listrik dinamis untuk IPA. Guru dan siswa menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan, dan refleksi akhir mengungkapkan bahwa aplikasi PhET dapat menjadi solusi alternatif yang praktis, murah, dan menarik untuk pembelajaran sains di sekolah dengan keterbatasan infrastruktur. Dengan demikian, pelatihan ini berdampak positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan motivasi belajar siswa.
Penggunaan Media Augmented Reality Berbasis Kearifan Lokal Bapidok Baku bagi Guru di SMP Kecamatan Balantak dalam Upaya Memperkuat Literasi Zaky, Muhammad; Jarnawi, Muhammad; Pahriadi, Pahriadi; Tadeko, Nurgan
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 5 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i5.1614

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan kualitas pembelajaran di SMP Kecamatan Balantak melalui penerapan teknologi Augmented Reality (AR) berbasis kearifan lokal Bapidok Baku. Masalah utama yang ditemukan adalah rendahnya literasi guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran serta keterbatasan integrasi budaya lokal dalam kurikulum. Untuk mengatasi masalah tersebut, metode yang digunakan meliputi pelatihan intensif bagi guru mengenai penggunaan AR dan penerapan kearifan lokal dalam pembelajaran sains. Hasilnya menunjukkan peningkatan kompetensi pedagogi guru, di mana 90% dari 40 peserta pelatihan memahami cara menggunakan AR dalam pengajaran. Tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan perangkat keras dan akses internet, yang diidentifikasi oleh 50% guru sebagai kendala dalam implementasi AR. Pentingnya hasil pengabdian ini terletak pada potensinya untuk memperkuat literasi dan pembelajaran berbasis budaya lokal di sekolah-sekolah terpencil, sekaligus melestarikan warisan budaya setempat. Dengan dukungan pemerintah dan infrastruktur yang memadai, AR berbasis kearifan lokal diharapkan menjadi solusi berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah pedesaan.
Pengaruh Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Ratna, Adi; Jarnawi, Muhammad; Kade, Amiruddin; Zaky, Muhammad
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 13 No. 3 (2025): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v13i3.4841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas XI MAN 2 Kota Palu. Jenis penelitian adalah Quasi-eksperimental, dengan desain penelitian adalah non equivalent pretest-postest group design. Sampel penelitian ini sebanyak 36 orang siswa kelas eksperimen dan 36 orang siswa kelas kontrol. Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap keterampilan berpikir kritis dilakukan tes uraian 15 soal. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil postest kelas eksperimen sebesar 78,50 dan kelas kontrol sebesar 69,86. Uji normalitas pretest kelas eksperimen sebesar diketahui nilai sig sebesar 0,150 > 0,05 dan postest kelas eksperimen sebesar 0,098 > 0,05. Uji homogenitas kelas postest yaitu diketahui nilai signifikansi (sig) sebesar 0,213 > 0,05. Uji hipotesis (Uji-t) kelas postest nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 maka ditarik kesimpulan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa.
Pengembangan Modul Ajar Fisika Berbasis Kearifan Lokal Donggala Menggunakan Model Problem Based Learning (PBL) Untuk Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka Magfira, Nurfia; Jarnawi, Muhammad; Syamsu, Syamsu; N. Laratu, Wahyuni
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 13 No. 3 (2025): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v13i3.4906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar fisika berbasis kearifan lokal Donggala menggunakan model Problem Based Learning (PBL) untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Kearifan lokal yang diangkat adalah proses pembuatan kain tenun tradisional Donggala yang mengandung konsep-konsep fisika, khususnya materi tegangan tali. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Modul dikembangkan untuk peserta didik kelas XI MAN 1 Kota Palu. Hasil validasi ahli. Ahli materi memperoleh skor rata-rata sebesar 3,49, ahli modul memperoleh skor 3,41, dan validasi oleh dua guru fisika memperoleh skor 3,46, seluruhnya berada dalam kategori sangat baik. Selain itu, hasil angket kepraktisan dari peserta didik menunjukkan skor rata-rata 3,48, dan hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran mendapatkan skor 3,31, keduanya juga termasuk dalam kategori sangat baik. Dari aspek efektivitas, modul ajar yang dikembangkan mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan rata-rata nilai N-Gainsebesar 0,72 yang termasuk dalam kategori tinggi. Dengan demikian, modul ajar fisika berbasis kearifan lokal Donggala menggunakan model Problem Based Learning (PBL) ini dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran fisika yang kontekstual sesuai dengan semangat Kurikulum Merdeka.
Co-Authors Abd. Syukur, Muh. Syarif S. Afifah Rizki, Nur Afriani, Nurul Alma Alma Amelia, Nurafni Amiruddin Hatibe Amiruddin Kade Andi Sumadi Andi Ulfah Khuzaimah Aprilia Ningsih, Andi Arfianingsih, Devy Aryani A Wahab Darsikin Darsikin Daud, Susmawati Dayana, Nur Faiqah Delthawati Isti Ratnaningtyas Dhimas Arif Nurfachri Edwi Agusstiawan Fadlina Farawansyah, Fifi Indar Fifi Indar Farawansyah Fifi Indar Farawansyah, Fihrin Fihrin Firda, Nyoman Gusmawan Gustina Gustina Gustina Gustina Haeruddin Haeruddin Haeruddin Haeruddin Haeruddin Haeruddin Haeruddin I Komang Werdhiana I Komang Werdhina I Wayan Darmadi Ielda Paramita Ielda Paramitha Ika Nurul Fitriani Ikbal Isti Ratnaningtyas, Delthawati Kamaluddin Kamaluddin Ketut Alit Adi Untara Khuzaimah, Andi Ulfah Koriston, Meyling puspitasari Lisman, Lisman Madani, Rara Adillah Magfira, Nurfia Maria Firmina Adisti Marungkil Pasaribu Miftah Miftah Miftah Miftah Miftah, Miftah Mu'aziyah, Siti Eneng Sururiyatul Muh. Syarif Muhammad Ali MUHAMMAD ALI Muhammad Zaky Muslimin Muslimin MUTMAINAH N. Laratu, Wahyuni Naposia, Naposia Ni Komang Sulitrayanti Nike Silvia Nurasyah Dewi Napitupulu Nurgan Tadeko Nurjannah Nurjannah Nurjannah, Nurjannah Nurul Azmi Pahriadi Paramitha, Ielda Rasdin, Waode Tirta Murlina Ratna, Adi Ratnaningtyas, Delthawati Isti Resi Warisah Riska Safitri, Riska Rizki Ilmianih Rudi Santoso Rudi Santoso, Rudi Sahrul Saehana Sani, Nurul Kami Sari, Komang Ayu Setiawan, Rio Suci Novita Sari Bete Sucitra, Fani Sulitrayanti, Ni Komang Supahar Supriyatman, Supriyatman Syahril, Asmaul Syamsu Syamsu Syamsuriwal Syamsuriwal, Syamsuriwal Syarif, Muh. Syuhudi, Moh. Astiar Unggul Wahyono Wahab, Aryani A Wahyuni N. Laratu Yuliana Sumbung, Dewi Yuniarti Hadu Yusuf Kendek Zuhdan Kun Prasetyo