Articles
Inovasi dan impak kegiatan Perpustakaan di Perpustakaan Fakultas Ekonomika Dan Bisnis Universitas Gadjah Mada
Maryatun
Media Informasi Vol 28 No 1 (2019): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1692.162 KB)
|
DOI: 10.22146/mi.v28i1.3938
Daya saing yang tinggi sangat diperlukan oleh setiap organisasi agar tetap survive di era global. Inovasi merupakan salah satu kata kunci dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat. Demikian juga dengan perpustakaan. Pemustaka digital native membutuhkan metode dan variasi layanan yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Perpustakaan Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM selama tahun 2016-2018 melakukan berbagai inovasi layanan dengan berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait. Bentuk kegiatan inovasi meliputi pengembangan sistem informasi perpustakaan, penambahan langganan beberapa database, pengembangan sarana prasarana, dan pengembangan sumber daya manusia. Impak kegiatan inovasi yaitu sivitas akademika dapat memperoleh akses sumber daya informasi dan layanan dengan mudah dan cepat, serta dapat merasa aman dan nyaman selama memanfaatkan perpustakaan.
GAMBARAN PENGGUNAAN KB HORMONAL DENGAN SIKLUS MENSTRUASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GAMBIRSARI SURAKARTA
Erika Dewi Noorratri;
Friskha Maudita Oktaviandini;
Maryatun Maryatun
Jurnal Ilmu Keperawatan Komunitas Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32584/jikk.v5i1.1505
Introduction: Hormonal contraception is a type of contraception that contains estrogen and progestron hormones and a combination of both. Types of hormonal contraception consist of pills, injections, implants and one of the side effects of using hormonal contraception is a disruption of the menstrual cycle. Objective: to describe the use of hormonal birth control with the menstrual cycle in the working area of the Surakarta Gambirsari Health Center. Method: Type of quantitative descriptive research. The sampling technique is purposive sampling. The instrument used is a checklist. Results: based on the results of the 3-month injection univariate KB test as many as 95 (26.2%) experienced a change in elongated menstrual cycle> 35 days by 70 (35.5%), implantable family planning with respondents 83 (22.9%) experiencing prolonged menstrual cycles > 35 days 66 (33.3%), 1 month injection KB with respondents 93 (25.6%) also experienced changes in the normal menstrual cycle 23-35 days 52 (39.1%), birth control pills with 92 respondents (25, 3%) the majority experienced a normal menstrual cycle of 23-35 days as many as 62 (66.0%). Conclusion: Most family planning acceptors have normal menstrual cycles. 1 month injection KB acceptors have the majority of normal menstrual cycles. Actors with 3 months injection KB are mostly long menstrual cycles. Most implantable KB acceptors have a long menstrual cycle. Key Words: Hormonal, KB, Menstrual Cycle
Perbedaan Pengaruh Pemberian Meditasi Sederhana dan Latihan Deep Breathing terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Posyandu Lansia Mentari Senja Semanggi Surakarta
Nur Annisa;
M Maryatun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (256.36 KB)
Hipertensi merupakan keadaan dimana tekanan darah mengalamipeningkatan, salah satu faktor yang menjadikan hipertensi adalahdengan bertambahnya umur seperti lansia. Seseorang denganhipertensi membutuhkan intervensi keperawatan untuk menurunkantekanan darahnya, salah satu cara adalah dengan meditasi sederhanadan latihan deep breathing. Tujuan dari penelitian ini adalahmengetahui perbedaan pengaruh pemberian meditasi sederhana danlatihan deep breathing terhadap penurunan tekanan darah padapenderita hipertensi di Posyandu Lansia Mentari Senja SemanggiSurakarta. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain QuasyEksperiment dan rancangan Two Group Pre-Post Test., sampelsebanyak 20 responden dibagi dalam 2 kelompok. Teknik samplingmenggunakan purposif sampling. Instrumen penelitian dengan lembarobservasi, tensimeter digital, dan spiker. Analisa data menggunakanuji Dependent T-Test dan uji beda Paired T-Test dan juga MannWhitney Test untuk selisih. Dengan nomor surat perijinan dari DinasKesehatan Kota Surakarta 070 / 415 /2017. Hasil penelitian selisihdari pemberian meditasi sederhana terjadi penurunan tekanan sistoliksebanyak 10.10 mmHg dan diastolik 5.80 mmHg sedangkan padakelompok deep breathing terjadi penurunan tekanan sistolik 12.5mmHg dan diastolik 5.30 mmHg. Hasil uji Mann Whitney Test yangmembandingkan penurunan tekanan darah sistolik antara kelompokmeditasi sederhana dengan deep breathing menunjukan tidak adaperbedaan bermakna/signifikan dengan nilai p>0,05 yaitu 0,645 danuji beda Independent Paired T-Test untuk diastolik adalah 0,844.Kesimpulan: Dari hasil analisa dapat disimpulkan bahwa tidak adaperbedaan yang bermakna/signifikan antara meditasi sederhana danlatihan deep breathing. Keduanya sama-sama efektif menurunkantekanan darah pada hipertensi.
Kombinasi Senam Osteoporosis Dan Minfulness Spiritual Bagi Kader Posyandu Menuju Pos Sejati
Maryatun Maryatun;
Ari Sapti Mei Leni;
Ipa Sari Kardi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (143.646 KB)
Kesehatan bagi seorang wanita di masyarakat adalah bukti sebuah kontribusi besar pembangunan bangsa. Melalui program pengembangan desa sehat kader adalah hasil pemberdayaan masyarakat yang membutuhkan bekal pengetahuan serta ketrampilan dalam membantu tenaga kesehatan mewujudkan kesehatan di masyarakat. Kegiatan PPDM melaksanakan kegiatan berupa pelatihan senam osteoporosis sebagai upaya tindakan pencegahan penyakit pada osteoporosis. Melihat bahaya yang ditimbulkan oleh penyakit osteoporosis ini, masyarakat perlu membiasakan pola hidup sehat sejak dini, khususnya kader posyandu sebagai orang yang ditunjuk untuk dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat guna melatih anggota posyandu agar dapat mencegah dan mengangani osteoporosis melalui senam osteoporosis yang baik. Memepersiapkan kader kesehatan untuk membantu pelaksanaan program desa sehat merupakan strategi pemberdayaan masyarakat yang dapat membantu meningkatkan derajat kesehatan pada masyarakat kususnya pada lansia melalui pengembangan kegiatan posyandu. Pelatihan senam osteoporosis yang dilakukan selama 2 bulan kepada kader posyandu menuju pos sehat jasmani dan rohani memberikan dampak positif yaitu memberikan pengetahuan dan cara melakukan senam osteoporis yang baik dan benar guna mencegah dan menangani osteoporosis.. Hasil yang diperoleh menunjukan adanya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kader dalam senam osteoporosis. Kesimpulan senam osteoporosis yang dikombinasi dengan mindfulness spiritual dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader kesehatan.
KARAKTERISTIK IBU DALAM PENIMBANGAN BALITA DI POSYANDU KARANGTENGAH WONOGIRI
I Indarwati;
Mifta Khuljanah;
Endah Sri Wahyuni;
M Maryatun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (261.555 KB)
Motivasi ibu dalam pemanfaatan posyandu balita mempunyai peran sangat besar bagi peningkatan kesehatan balita. Indikator peran ibu dilihat dari kunjungan penimbangan balita di Karangtengah terlihat rendah. Studi pendahuluan ditemukan bahwa ibu yang menimbangkanbalita sebagianbesar adalah ibu rumah tangga dengan pendidikan dasar. tujuan penelitian mendiskripsikan karakteristik dan sikap ibu dalam praktek penimbangan balita di posyandu di desa Karang tengah. Metode survey jenis penelitian deskriptip kuantitatif dengan pendekatan potong lintang dilakukan unutuk pengumpulan data, 67 sampel diperlukan dengan analisa univariat untuk mendeskripsikan variable karakteristik dan sikap ibu dalam menimbangkan balita di posyandu. Hasil sebagian besar ibu yang menimbangkan balita adalah berusia 20 hinga 35 tahun, dengan pendidikan SMA dan sebagian besar ibu rumah tangga. Hasil analisa secara deskriptif terkait sikap ibu menunjukkan bahwa mereka sebagian besar bersikap positif, sehingga bersedia datang menimbangkan balitanya ke posyandu.
GAMBARAN KARAKTERISTIK IBU TERHADAP TEKNIK MENYUSUI YANG BENAR PASCA MELAHIRKAN DI KLINIK UTAMA IBU DAN ANAK HASTUTI SRAGEN
Erika Dewi Noorratri;
Galih Mardiana Utomo;
M Maryatun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (493.313 KB)
Latar Belakang; Cara pemberian Air Susu Ibu (ASI) yang dapat dilakukan oleh seorang ibu kepada bayinya untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Pemberian Air Susu Ibu (ASI) merupakan praktik yang tepat serta sesuai dengan perkembangan fisiologi bayi pada masa pralahir dan tahun pertama kehidupan. Tujuan; Mendiskripsikan karakteristik ibu terhadap teknik menyusui yang benar pasca melahirkan di Klinik Utama Ibu dan Anak Hastuti Sragen. Metode; Jenis penelitian adalah deskriptif, teknik pengambilan data dengan purposive sampling, sampel 30 responden, instrument penelitian kuesioner dan lembar observasi, analisa data menggunakan analisa univariat. Hasil; Hasil analisa univariat diketahui mayoritas usia ibu 20 – 35 tahun 70%, pendidikan ibu mayoritas SMA 56.7%, pekerjaan ibu mayoritas tidak bekerja 63.3%, pengetahuan ibu mayoritas baik 56.7%, paritas ibu mayoritas multipara 63.3%, dukungan suami mayoritas mendukung ibu menyusui 100%, teknik menyusui ibu mayoritas kurang benar 63.3%. Kesimpulan; Teknik menyusui ibu pos partum di Klinik Utama Ibu dan Anak Hastuti Sragen mayoritas kurang benar.
Optimalisasi Kader Kesehatan melalui Senam Low Back Pain di Era Pandemi bagi Masyarakat Desa Jetis Kabupaten Sukoharjo: Optimizing Health Cadres through Low Back Pain Gymnastics in the Pandemic Era for the Community of Jetis Village, Sukoharjo Regency
Maryatun Maryatun;
Ari Sapti Mei Leni;
Indarwati Indarwati;
Ipa Sari Kardi
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 6 (2022): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33084/pengabdianmu.v7i6.2327
In the pandemic era, public anxiety about illness continues to increase. A person who experiences pain in the spine will feel worried about what he feels. Posyandu is community empowerment that helps improve the health status of the community in their environment. Health Posyandu will usually have cadres who assist in the implementation of service activities. Good health cadres will be able to manage Posyandu by mobilizing the surrounding community to live healthily in order to create optimization in the health sector. However, many health cadres in their services are less able to provide services for posyandu activities. Following are the results of distributing questionnaires on low back pain gymnastics, it was stated that 87 health cadres could not do exercise because they had never received training. Knowledge and low back pain gymnastics skills from the results of the study can reduce the pain felt by a person, therefore community service is carried out to minimize back pain in the elderly. Community service consists of four stages. The first stage is situation analysis, planning, implementation, and evaluation monitoring. The population in this study was 17 elderly posyandu cadres. Sampling using total sampling. The results of the evaluation of LBP counseling were 15% pre-extension knowledge and 68% post-extension knowledge. The results of the evaluation of pre-training skills prevention and handling skills were 13% and post-training skills were 65%. The conclusion is that there is an increase in the knowledge and skills of the LBP prevention and handling of elderly posyandu cadres.
Penerapan Terapi Genggam Jari dan Nafas Dalam untuk Menurunkan Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi
Gilang Nur Fadhilah;
Maryatun Maryatun
ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Vol 3 No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (270.078 KB)
|
DOI: 10.30787/asjn.v3i2.1052
Latar belakang: Hipertensi adalah penyakit yang disebabkan oleh tekanan darah di atas normal secara terus-menerus, tekanan darah sistolik di atas 140 mmHg dan tekanan darah diastolik di atas 90 mmHg setelah dua pengukuran terpisah. Terapi genggam jari adalah bagian dari teknik Jin Shin Jyutsu, yang sederhana dan mudah dilakukan oleh siapa saja karena melibatkan jari dan pernapasan. Tujuan: Mengetahui perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah penerapan relaksasi genggam jari dan nafas dalam untuk menurunkan tekanan darah. Metode: Pengobatan hipertensi dengan finger therapy dilakukan pada 2 lansia dengan metode penelitian pre-experimental dengan single group pretest-posttest design. Ini adalah penelitian yang dilakukan sedemikian rupa sehingga variabel diamati terlebih dahulu sebelum perlakuan (pre-test) dan diukur kembali setelah perlakuan (post-test). Pengolahan data dilakukan dengan cara analisa deskriptif. Analisa deskriptif adalah suatu prosedur pengolahan data dengan menggambarkan atau meringkas data secara ilmiah dalam bentuk tabel. Hasil: Pengobatan hipertensi dengan terapi jari dan nafas dilakukan selama 6 kali dalam 2 kali sehari. Perawatan ini dilakukan selama 3 hari, perawatan dilakukan selama 30 menit dalam satu kali pertemuan. Perawatan ini dapat menurunkan tekanan darah pasien. Kesimpulan: Terapi genggam jari dan tarik nafas dalam dapat menurunkan tekanan darah tinggi pada lansia penderita hipertensi.
ANALISIS KEBIJAKAN KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK DALAM KONTEK PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PADA PEMBANGUNAN NASIONAL DI KAB. SUKOHARJO
. Maryatun;
. Wahyuni
Gaster Vol 4 No 2 (2008): AGUSTUS
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (135.478 KB)
kekerasan dalam rumah tangga perlu mendapatkan kajian analisa kebijakan pemerintah karena dampak akibat terjadinya kekerasan rumah tangga akan berkaitan dengan kesejahteraan dalam rumah tangga. Analisa kebijakan akan masalah kekerasan dalam rumah tangga perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah baik dari segi perlindungan maupun undang-undang yang mendukung pada masalah ini. Dampak yang ditimbulkan pada kasus ini dapat berupa fisik dan psikis yang berujung pada kemiskinan. Kemiskinan pada kenyataannya memberikan beban pada pemerintah. Â Keywords :Kekerasan dalam rumah tangaa, kebijakan pemerintah