Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Case Study: Drug Therapy Monitoring in a Patient with Abdominal Colic at a Regional Public Hospital in Gorontalo Papeo, Dizky Ramadani Putri; Mamu, Safira Mahadewi; Putri, Eka Fadhila; Irmayanti, Irmayanti; Laurina, Nur Fadhilah; Daud, Nurfitrah Ramdawati
Jambura Medical and Health Science Journal Vol 5, No 1 (2026): Jambura Medical and Health Science Journal
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jmhsj.v5i1.33950

Abstract

Abdominal colic is a common complaint of abdominal pain frequently observed in hospitalized patients, often associated with gastrointestinal infections. This study aims to evaluate the rationality of antibiotic use and identify potential Drug-Related Problems (DRPs) in patients with abdominal colic. The report was conducted descriptively using a SOAP-based approach, utilizing inpatient medical record data at Gorontalo City General Hospital in February 2025. The case analysis showed that the use of ceftriaxone adhered to the 5R principles (right indication, right patient, right drug, right dose, and right duration). However, the concurrent administration of Fiocilas (ampicillin–cloxacillin) represented an unnecessary duplication of antibiotic therapy that was not supported by clinical indications or culture data. This was categorized as “unnecessary drug therapy” and posed a potential risk for antimicrobial resistance and adverse effects. The recommended pharmaceutical intervention was discontinuation of the additional antibiotic and continuation of the main therapy with clinical monitoring. To conclude, this case emphasizes the important role of pharmacists in monitoring the rational use of antibiotics to improve the safety and effectiveness of patient treatment.Keywords: Abdominal colic, abdominal pain, drug interactions, drug rationality, pharmacotherapy
Penatalaksanaan Anemia Gravis Pada Pasien HIV- TB Dizky Ramadani Putri Papeo; Puspita Tolinggi; Niawahyuni Nusi; Sri Mulia Ningsih S. Uno; Fadhiela Vidya Moerad; Mutia Anggraini Gobel
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan salah satu komplikasi hematologis tersering pada pasien dengan infeksi HIV, terlebih pada mereka yang juga mengalami koinfeksi dengan tuberkulosis (TB). Dalam konteks koinfeksi HIV-TB, anemia tidak hanya menjadi manifestasi klinis yang umum, tetapi juga indikator penting dari keparahan penyakit dan prediktor buruk terhadap hasil pengobatan. Anemia adalah berkurangnya kadar hemoglobin (Hb), hematokrit (Ht) atau jumlah sel darah merah per milimeter kubik. Pada keadaan normal kadar hemoglobin dalam darah berkisar antara 13-18 g/dL untuk laki-laki dan untuk perempuan 12- 16 g/dL. Seseorang yang memiliki kadar Hb rendah disebut anemia yang memiliki gejala lemah, letih, lesu, kepala pusing, nadi cepat, irama jantung tidak teratur, dan telinga berdenging. Penelitian ini menggunakan jenis desain studi kasus retrospektif yang dilakukan di RSUD dr. Hasri Ainun Habibie Gorontalo, pada tanggal 25, Februari, 2025. Dengan berfokus pada pasien yang didiagnosa mengalami infeksi (HIV- TB). Data yang diambil berasal dari rekam medis pasien dengan teknik pengambilan sampel secara acak dari data rekam medik pasien. Analisis data yang dilakukan meliputi analisis data laboratorium serta data pemberian obat pasien. Penatalaksanaan anemia gravis dalam konteks HIV-TB memerlukan pendekatan terpadu, yang meliputi transfusi darah sebagai intervensi awal, serta terapi suportif berupa suplementasi zat besi, vitamin B kompleks, zinc, dan nutrisi tambahan seperti curcuma dan fibumin. Keberhasilan terapi anemia juga bergantung pada penanganan infeksi utama (HIV dan TB) serta perbaikan status gizi secara menyeluruh. Intervensi dini dan penatalaksanaan komprehensif terhadap anemia pada pasien HIV-TB sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup dan menurunkan angka morbiditas serta mortalitas.
Profil Farmakokinetik Senyawa Flavonoid Ekstrak Metanol Bunga Telang (Clitoria ternatea.L) Pada Kelinci (Oryctolagus cuniculus) Menggunakan High-Performance Liquid Chromatography Widy Susanti Abdulkadir; Faramita Hiola; Dizky Ramadani Putri Papeo; Endah Nurrohwinta Djuarno; Rahmat Hidayat Domili
Jambura Journal of Chemistry Vol 8, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jambchem.v8i1.35084

Abstract

Butterfly pea (Clitoria ternatea L.) is a climbing plant known for its medicinal properties and contains bioactive compounds such as tannins, carbohydrates, saponins, triterpenoids, polyphenols, flavanol glycosides, proteins, alkaloids, anthraquinones, anthocyanins, stigmasterol-4-ene-3,6-dione, volatile oils, and steroids. This study aimed to determine the pharmacokinetic profile—Area Under the Curve (AUC), maximum concentration (Cmax), time to reach maximum concentration (Tmax), half-life (t½), elimination rate constant (Ke), absorption rate constant (Ka), clearance (Cl), and volume of distribution (Vd)—of flavonoid compounds from the methanolic extract of butterfly pea (Clitoria ternatea L.) in rabbit plasma using a time-series experimental design.Two rabbits were fasted for 12 hours, then administered a positive control dose of 16.05 mg/kg and an extract dose of 5.952 mg orally. Blood samples were collected at 0, 1, 2, 4, 6, 12, and 24 hours after administration, and plasma concentrations were analyzed using HPLC with quercetin as the standard. The results showed that flavonoid compounds were detected in plasma with an AUC of 633.316 µg·h/mL, Cmax of 20.59 µg/mL, Tmax of 4 hours, t½ of 22.5 hours, Ka of 0.7202/h, Ke of 0.03375/h, and Vd of 48.451 mL. 
Analisis Kadar Antioksidan Pada Hasil Infusa Jahe Merah (Zingiber Officinale Var. Rubrum), Kombinasi Kunyit (Curcuma Longa) dan Sereh (Cymbopogon citratus) Annisa Sabunge; Ishak Isa; Hamsidar Hasan; Dizky Ramadani Putri Papeo; Fika Nuzul Ramadani
Jambura Journal of Chemistry Vol 8, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jambchem.v8i1.35606

Abstract

Jahe merah, kunyit, dan sereh merupakan tanaman rempah yang dikenal memiliki kandungan metabolit sekunder seperti flavonoid, fenolik, dan terpenoid yang berperan penting dalam aktivitas antioksidan. Dalam penelitian ini, dilakukan pengujian aktivitas antioksidan pada kombinasi infusa jahe merah–kunyit dan jahe merah–sereh untuk mengetahui potensi keduanya sebagai sumber antioksidan alami. Proses ekstraksi dilakukan dengan metode infusa pada suhu 90°C selama 15 menit, kemudian dilakukan analisis kualitatif melalui uji skrining fitokimia dan kromatografi lapis tipis (KLT), serta analisis kuantitatif menggunakan metode ABTS pada panjang gelombang 734 nm dengan spektrofotometri UV-Vis dan vitamin C sebagai pembanding. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua kombinasi infusa positif mengandung flavonoid, fenolik, dan terpenoid yang berperan sebagai senyawa antioksidan. Nilai IC₅₀ infusa jahe merah–kunyit sebesar 35,83 µg/mL dan jahe merah–sereh sebesar 51,68 µg/mL. kombinasi jahe merah-kunyit termasuk kategori aktivitas antioksidan sangat kuat (IC₅₀ 50 µg/mL) dan jahe merah-sereh termasuk kategori kuat (IC₅₀ 100 µg/mL). Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi infusa jahe merah–kunyit dan jahe merah–sereh memiliki potensi besar sebagai sumber antioksidan alami yang dapat dikembangkan dalam sediaan herbal farmasi.Kata kunci: Antioksidan, Infusa, Jahe merah (Zingiber Officinale Var. Rubrum), Kunyit (Curcuma Longa), Sereh (Cymbopogon citratus), ABTS, IC₅₀
Pelatihan Softskill Bagi Masyarakat Angkatan Kerja di Desa Upomela, Kabupaten Gorontalo Weny Almoravid Dungga; Supriyadi A Arief; Dizky Ramadani Putri Papeo
Jurnal Abdidas Vol. 7 No. 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v7i3.1377

Abstract

Persoalan softskill berkaitan dengan bentuk komunikasi yang tidak formal dan kurang menghargai waktu menjadi hal-hal yang kurang dipersiapkan secara matang oleh masyarakat Desa Upomela Kabupaten Gorontalo dalam mencari kerja atau saat sementara bekerja. Kurang siapnya pekerja dan calon pekerja terhadap softskill yang dimiliki berdampak pada para angkatan kerja yang mengajukan lamaran pekerjaan selalu gagal dalam proses wawancara. Sementara itu bagi angkatan kerja yang sementara bekerja mengalami kendala terhadap pola komunikasi dalam tim maupun terhadap pimpinan. Atas dasar hal tersebut, maka dilakukan pelatihan softskill kepada angkatan kerja dalam mempersiapkan calon pekerja ketika masyarakat desa Upomela saat sedang bekerja atau bahkan baru memulai untuk bekerja. Pelatihan softskill ini dilaksanakan dalam beberapa tahap yakni penyampaian materi softskill oleh setiap perwakilan, sesi tanya jawab dengan peserta, penyampaian pengalaman dalam bekerja, hingga simulasi wawancara saat melamar pekerjaan. Kegiatan yang dilaksanakan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat (khususnya para angkatan kerja) dan pemerintah desa, dimana angkatan kerja akan lebih mudah dalam mempersiapkan dirinya dalam dunia pekerjaan sekaligus mengetahui hal-hal apa saja yang seharusnya dilakukan saat mendaftar kerja dan saat bekerja.
Isolasi & Karakterisasi Bakteri Biofilm Yang Di Isolasi dari Kateter Pasien Urologi RS TOTO Kabila Deshika Nur Azizah Ibrahim; Mahdalena Sy Pakaya; Endah Nurrohwinta Djuwarno; Widy Susanty Abdulkadir; Dizky Ramadani Putri Papeo
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 3 No. 1 (2026): Volume 3, Nomor 1, Tahun 2026
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v3i1.110

Abstract

Kateter urin adalah perangkat medis yang paling umum digunakan di banyak sistem layanan kesehatan. Penggunaan kateter merupakan predisposisi terhadap infeksi dan memberikan kondisi ideal untuk pembentukan biofilm bakteri. Bakteri biofilm dapat didefinisikan sebagai komunitas mikroba yang berhubungan dengan permukaan terdiri dari sel-sel yang tertanam dalam matriks zat polimer ekstraseluler (EPS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui isolasi dan karakterisasi bakteri biofilm yang di isolasi dari kateter pasien Urologi RS Toto Kabila. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Farmasi dengan menggunakan teknik purposive sampling untuk isolasi kateter urin. Pengamatan morfologi secara makroskopis dan mikroskopis untuk karakterisasi, pengujian terhadap deteksi biofilm menggunakan metode Congo Red Agar (CRA) dan metode tabung. Hasil isolasi bakteri kateter urin yang didapatkan dari 3 pasien sebanyak 3 isolat bakteri (BB 1, BB 2, dan BB 3). Hasil karakterisasi menunjukan karakteristik makroskopik dan mikroskopis yang berbeda dari ketiga isolat.
PENAPISAN FITOKIMIA DAN UJI TOKSISITASFRAKSI DAUN KAYU PUTIH (Malaleuca leucadendraL.) DENGAN METODEBrine Shrimp Lethality Test (BSLT) Abdul Rahman A. Djakaria; Hamsidar Hasan; Muhammad Taupik; Dizky Ramadani Putri Papeo; Wiwit Zuriati Uno; Rifka Anggraini Anggai
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 3 No. 1 (2026): Volume 3, Nomor 1, Tahun 2026
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melaleuca leucadendramerupakan salah satu tanaman yang memiliki potensi sebagai obat tradisional.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi komponen kimia dan menguji efek toksisitasdengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) pada fraksi daunkayu putih (Malaleuca Leucadendra).Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi bertingkat dengan pelarut berdasarkan tingkat kepolaran yang berbeda yaitu n-heksan, klorofrom, etil asetat dan metanol.Identifikasi komponen kimia dengan menggunakan uji tabung dan uji KLT, pengujian toksisitas menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT).Hasil skrining fitokimia semua fraksi yaitu n-heksan, klorofrom, etil asetat dan methanol positif mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, terpenoid. Hasil pengujian toksisitas menggunakan larva udang dengan fraksi n-heksan, kloroform, etil asetat dan metanol didapatkan diperoleh nilai LC50masing-masing sebesar 218,43µg/mL; 81.20 µg/mL; 111,85 µg/mL; dan 58,52 µg/mL. Semua nilai LC50 termasuk kedalam kategori toksik.
The Potential of Kaledang (Artocarpus lanceifolius Roxb.) Stem Bark Fractions as an In Vitro Sunscreen Moh. Arya Avrilio Isa; Hamsidar Hasan; Widy Susanti Abdulkadir; Multiani S. Latif; Dizky Ramadani Putri Papeo
Jurnal Fitofarmaka Indonesia Vol 12, No 2 (2025): JURNAL FITOFARMAKA INDONESIA
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jffi.v12i2.1400

Abstract

Exposure to ultraviolet (UV) radiation is a major factor causing skin damage that can trigger premature aging, inflammation, hyperpigmentation, and even skin cancer, thereby encouraging the development of natural-based sunscreens as safer and more environmentally friendly alternatives. The stem bark of kaledang (Artocarpus lanceifolius Roxb.) contains active compounds such as flavonoids and phenolics, which have potential as UV absorbers as well as antioxidants. This study aims to determine the in vitro sunscreen activity of kaledang stem bark fractions and to identify the concentration that produces the highest Sun Protection Factor (SPF) value. The research employed an experimental design by testing chloroform, ethyl acetate, and methanol fractions at concentrations of 50, 100, and 200 ppm, respectively, using the SPF assay with UV-Vis spectrophotometry.
Evaluasi Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Antihipertensi pada Pasien Geriatri di Apotek RSUD Daya Kota Makassar Detasya Detasya; Teti Supriyati Tuloli; Wiwit Zuriati Uno; Nur Rasdianah; Dizky Ramadani Putri Papeo
OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2026): September : OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/obat.v4i5.2400

Abstract

 This study aimed to evaluate the level of adherence to antihypertensive medication use among geriatric patients at the Pharmacy of Daya Regional General Hospital, Makassar City, based on patient characteristics. Hypertension is a chronic disease requiring long-term therapy, in which treatment success is strongly influenced by patients’ adherence to medication use. This study employed a non-experimental design with a descriptive cross-sectional approach. A total of 110 patients were selected using consecutive sampling. Data were collected using the Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) questionnaire and patient characteristic data. The results showed that the majority of patients were female (64.54%), aged 60–64 years (40.9%), had primary-level education (33.63%), were unemployed (52.72%), and had been diagnosed with hypertension for more than 5 years (50.9%). Adherence to antihypertensive medication was predominantly categorized as low (51.81%) and moderate (28.18%), while high adherence accounted for 20%. Adherence tended to be higher among female patients and those who had suffered from hypertension for more than 5 years, while it was lower among patients aged ≥75 years, those with lower educational levels, and those who were still employed. The study concludes that adherence to antihypertensive medication among geriatric patients at the Pharmacy of Daya Regional General Hospital, Makassar City, remains suboptimal. Therefore, the role of pharmaceutical personnel needs to be strengthened through continuous education, counseling, and therapy monitoring.
Co-Authors A. Mu’thi Andy Suryadi Abd. Ghiaz Putra Ramadan Ahmad Abd. Latif, Novia Nur Agiska Abdul Rahman A. Djakaria Adati, Agnesia Ade Ari Puspitadewi Ahmad Rifly Suleman Akuba, Juliyanti Andi Makkulawu Andini Putri Sabihi Annisa Sabunge Arini Arini Az-zahra, Vivilia Aziz, Rezky Nur baruadi., siti_yustika. Bastari, Aditya Putra Begali, Musdhalifah M. Bumulo, Mohamad Ramdan Rahmat Canon, Afifah Aliya Chinta Suryaningrum Daud, Nurfitrah Ramdawati Delia, Faizha Putri Deshika Nur Azizah Ibrahim Detasya Detasya Dewi Rahmawaty Moo Dr. Apt. Hamsidar Hasan S.Si.,M.Si Elvie F Dungga Endah N. Djuwarno Endah Nurrohwinta Djuarno Endah Nurrohwinta Djuwarno Erika Dami Fadhiela Vidya Moerad Fazril Pakaya, Mohamad Fhigra Marfiah Fika Nuzul Ramadani Fika Nuzul Ramadhani Gilalom, Amanda Septiyani Gubali, Jihan AR. Gunawan, Selvi Ayu Setiaarini Gusti Pandi Liputo Hiola, Faramita Hiola, Paramita Hulopi, Rizki Mohamad Idrus Mohamad, Marsela Immaculata, Maria Indhitya R Padiku Intan Nusi Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Isa, Moh. Arya Avrilio Ishak Isa Ishak Isa Julianty Akuba Kadaria Toana Kahar, Oktaviani Kai, Mohamad Nur Fadjri Kasim, Sesha Ramadhani Kongkolu, Sitty Rahma Hutami Kuengo, Gerrald Hariyawan Lalu, Indah Nurwahida Latif, Multiani S. Laurina, Nur Fadhilah Lia Amalia Lillyan Hadjaratie Madania Madania, Madania Mahdalena Sy Pakaya Maimun Datau Makkulawu, Andi Mamu, Safira Mahadewi Manno, Mohamad Reski Marhaba, Zulkarnain Moh. Arya Avrilio Isa Mohamad Adam Mustapa Mohamad Aprianto Paneo Mubaraq, Fajar Saril Muh. Fikri F. Walahe Muhammad Taupik Multiani S Latif Mursidi, Sitti Rahmawaty Sisilia Mutia Anggraini Gobel Nabila Novreini Djunaidi Ngani, Altaufik Niawahyuni Nusi Nur Ain Thomas Nur Rasdianah Nur'ain Dj. Silaka Nurhayati Salam Puspita Tolinggi Putra, Andi El Jalaludin Putri, Eka Fadhila Qarlan Pratama, Mohammad Rahmat Hidayat Domili Rahmatia Samatowa Rahmola, Siti Fauziyah Rifka Anggraini Anggai Robert Tungadi Rukmawati, Iis Sri Mulia Ningsih S. Uno Sri Wahyuni Suleman, Windy Riani Sumaga, Nabila Natasya Supriyadi A Arief Suyadi, A. Mu’thi Andy Teti Supriyati Tuloli Teti Sutriati Tuloli Teti Sutriyati Tuloli Tri Septian Maksum Unga, Rani Orelia Ambo Upara, Nana Nurindah Weny Almoravid Dungga Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanty Abdulkadir Widysusanti Abdulkadir Wiwit Zuriati Uno Yuni Sarah Manoppo Yusuf, Annisa Humaira Yusuf, Siti Rahmatia Zahra Zakia, Wavika Zulkarnain Marhaba Zuriati Uno, Wiwit