Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : E-JUPEKhu

Efektivitas Model Explicit Instruction Dalam Meningkatkan Kemampuan Memasang Jilbab Segi Empat Bagi Anak Tunagrahita Sedang Desi Sri Muliani; Kasiyati Kasiyati; Gaby Arnez
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilatar belakangi oleh permasalahan seorang anak tunagrahita sedang kelas VIII SMPLB belum mampu menggunakan jilbab segi empat karena siswa belum di ajarkan oleh guru dan orang tua untuk memasang jilbab segi empat, sedangkan untuk siswa tingkat SMP sudah diwajibkan menggunakan jilbab segi empat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas model explicit instruction dalam meningkatkan memampuan memasang jilbab bagi anak tunagrahita sedang.  Kondisi A1 diperoleh hasil 20%, 35%, 35%. 35%. Kondisi B diperoleh hasil 40%, 45%, 50%, 45%, 60%, 60%, 60%. Kondisi A2 diperoleh hasil 70%, 80%, 80%, 80%. Hasil analisi data, dapat disimpulkan model  explicit   instruction bagi siswa tunagrahita sedang  efektiv dalam meningkatkan kemampuan memasang jilbab pada anak tunagrahita sedang.
Meningkatkan Keterampilan Vokasional Menjahit Lenan Rumah Tangga Melalui Model Pembelajaran Explicit Instruction pada Anak Tunarungu Batubara, Nur Azizah; Arnez, Gaby
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.130307

Abstract

Penelitian dilakukan bertujuan ingin melihat apakah model pembelajaran Explicit Instruction yang diterapkan dapat meningkatkan keterampilan menjahit lenan rumah tangga pada peserta didik tunarungu yang rendah. Subjek dalam penelitian ini adalah dua orang siswi tunarungu kelas X berjenis kelamin perempuan. Metode pengumpulan data meliputi tes dan observasi. Penelitian ini dilakukan bekerjasama dengan guru kolabolator yang dilakukan melalui empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan serta observasi dan refleksi. Penelitian ini telah dilaksanakan dalam dua siklus pembelajaran, yang setiap siklus memiliki empat kali pertemuan. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Explicit Instruction telah terbukti dapat meningkatkan keterampilan menjahit lenan rumah tangga peserta didik tunarungu kelas X pada SLBN Padang Lawas Utara. Dari hasil penelitian diketahui kemampuan awal peserta didik adalah JM 59 dan EF 57, kemudian pada siklus I meningkat menjadi JM 78 dan EF 80, selanjutnya pada siklus II kemampuan peserta didik meningkat yaitu JM 94 dan EF 86
Meningkatkan Keterampilan Membuat Gantungan Kunci Melalui Strategi Joy Learning Pada Siswa Tunagrahita Ismail, Asella; Arnez, Gaby
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.129907

Abstract

Thiis reseiarch applies a classiroom aiction resiearch approach to improve motorbike washing skills in class XI students with mild mental retardation at SLB Negeri Muaro Bungo. By adopting the Joy Learning strategy, the reseiarch wias coniducted over tiwo cyicles witih i3 meietings in eacih cyicle, involving 5 students, AZ, JDV, NA, RS and SF, as subjects. Tihe resuilts of the research shiowed a signiificant incirease in the skills of making key chains for the five students, with the final grades of Cycle II respectively reaching AZ students 82%, JDV students 85%, NA students 80%, RS students 83% and SF students 83%, the five categorized as very good. The Joy Learning strategy has proven effective in increasing students' understanding of the steps for making key chains. The learning process was carried out according to plan with good collaboration between students, researchers and teachers, involving planning stages, implementing actions, observing and critical reflection in each cycle. This research makes a positive contribution to the skills of making key chains for students with mild intellectual disabilities
Strategi Penanganan Guru Kelas Bagi Slow Learner di Sekolah Inklusi Arnez, Gaby; Utami, Iga Setia
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi penanganan yang dilakukan oleh guru terhadap siswa slow learner di Sekolah Inklusi. Partisipan penelitian ini terdiri dari enam orang guru kelas yang memiliki siswa slow learner. Riset ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Temuan dari penelitian ini berupa strategi yang dilakukan oleh guru dalam menangani siswa slow learner yaitu modifikasi kurikulum, fleksibilitas waktu, modifikasi proses, modifikasi ruangan kelas, remedial dan pengendalian perilaku dengan reinforcement dan responss langsung. Modifikasi kurikulum, modifikasi proses dan fleksibilitas waktu merupakan strategi yang sangat esensial dalam menangani siswa slow learner secara optimal.
Meningkatkan Keterampilan Mencuci Sepeda Motor Menggunakan Teknik Modelling pada Anak Tunagrahita Ringan Firdaus, Ardi; Iswari, Mega; Damri, Damri; Utami, Iga Setia; Arnez, Gaby
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu1250490.64

Abstract

Anak tunagrahita umumnya mengalami masalah pada intelektual, salah satunya sulit dalam memahami dan mengimplementasikan pembelajaran vokasional. Berdasarkan hasil asesmen, ditemukan anak tunagrahita ringan kelas VIII di SLB Negeri 2 Padang. Pemilihan subjek dilakukan secara observasi dan tes perbuatan. Teknik modelling ialah teknik dalam pembelajaran yang dapat diterapkan pada anak tunagrahita agar anak lebih mudah dipahami dan mengerti pembelajaran yang sedang dipelajari. Tujuan penelitian ini ialah untuk meningkatkan kemampuan anak tunagrahita kelas VIII/C dalam meningkatkan keterampilan mecuci sepeda motor menggunakan teknik modelling. Desain yang digunakan ialah desain subjek tunggal/SSR yang berpola A-B-A. Penelitian dilakukan selama 13 kali pertemuan dengan A1 dilaksanakan sebanyak tiga kali dan anak mendapatkan persentase sebanyak 45%,45%,45%, B dilaksanakan sebanyak enam kali pertemuan serta anak mendapatkan persentase sebanyak 57%,64%,75%,80%,80%, 80% dan A2 dilaksanakan sebanyak empat kali sehingga anak mendapatkan persentase sebanyak 80%,85%,85%,85%. Hasil penelitian memperlihatkan bagaimana penggunaan teknik modelling dapat meningkatkan kemampuan anak-anak tunagrahita ringan dalam mencuci sepeda motor.
Meningkatkan Keterampilan Tata Cara Makan Menggunakan Metode Forward Chaining Pada Siswa Tunagrahita Sedang Jusbianto, Jusbianto; Arnez, Gaby
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.129916

Abstract

Penelitian ini membahas permasalahan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Minwa Kabupaten Tebo. Melalui studi pendahuluan, ditemukan dua siswa tunagrahita sedang kelas VII mengalami kesulitan dalam pembelajaran program kebutuhan khusus pengembangan diri, terutama pada keterampilan tata cara makan dengan sopan. Guru kelas hanya menggunakan metode ceramah dan demonstrasi tanpa melibatkan siswa secara aktif dalam praktik langsung. Akibatnya, siswa merasa bingung saat diberikan tugas, dan hasil pembelajaran belum mencapai tingkat optimal, dengan nilai di bawah kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (KKTP) sebesar 70%. Untuk mengatasi situasi ini, peneliti menyarankan agar guru merefleksikan metode pembelajaran yang digunakan. Penelitian dilanjutkan dengan pendekatan penelitian tindakan kelas, mengusulkan penerapan metode forward chaining dan berkolaborasi dengan guru kelas untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam tata cara makan dengan sopan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa ketika guru menggunakan metode forward chaining yang melibatkan task analysis, prompt, fading, dan reinforcement, proses pembelajaran menjadi lebih efektif. Awalnya, kemampuan siswa dinilai rendah, yaitu ARK 16,07% dan YNA 12,50%. Namun, setelah intervensi pada siklus I, terjadi peningkatan signifikan dengan nilai ARK mencapai 64,29% dan YNA 57,14%. Pada siklus II, hasilnya semakin membaik, dengan nilai ARK mencapai 94,64% dan YNA 96,43%.
Efektivitas Media Batang Cuisenaire Untuk Meningkatkan Kemampuan Operasi Pengurangan Pada Anak Slow Learner Ditria, Intan Suri; Iswari, Mega; Irdamurni, Irdamurni; Taufan, Johandri; Arnez, Gaby
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu1249020.64

Abstract

Permasalahan anak slow learner kelas V belum mampu melakukan operasi pengurangan deret kesamping bilangan 1 sampai 20 menjadi latar belakang penelitian ini. Berdasarkan permasalahan yang teridentifikasi, diperlukan media untuk meningkatkan kemampuan pengurangan pada bilangan 1 sampai 20. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan keefektifan media batang Cuisenaire dalam membantu siswa kelas V SD Negeri 14 Pauh yang kesulitan dalam operasi pengurangan. Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B-A adalah format yang digunakan untuk jenis penelitian ini. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen tes tindakan gaya checklist dan alat analisis visual grafis. Hasil dari penelitian dalam kondisi kontrol (A1) adalah 5%, 5%, 5%, dan 5%. Pada kondisi intervensi (B) adalah 15%, 20%, 30%, 35%, 50%, 50%, 65%, dan 85%. Hasil dalam kondisi kontrol (A2) adalah 85%, 85%, 85%, dan 85%. Berdasarkan data penelitian, batang Cuisenaire efektif dalam meningkatkan kemampuan operasi pengurangan bilangan 1 sampai 20 pada anak slow learner.
Analisis Perilaku Menyakiti Diri Sendiri pada Anak Gangguan Spektrum Autisme Khairunnisa, Winda; Rahmahtrisilvia, Rahmahtrisilvia; Mahdi, Arisul; Arnez, Gaby
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.130527

Abstract

he author was inspired to conduct this research because of the large number of selfharming behaviors that appear in children with autism spectrum disorders. The main aim of this research is to analyze patterns of self-harm behavior in children with autism and find hypotheses about the causes of the behavior so that more appropriate interventions can be formulated. This research uses a qualitative approach with the research design used in this research being a single case study, and the data is analyzed using Nvivo with visual word count, project map and cluster analysis by coding the data in a functional behavior assessment which is then analyzed using Nvivo. The research subjects were 2 GSA students with self-harming behavior at SLB YPPA Bukittinggi. The results of the research show that the function of aji's behavior is access to tangible goods, escape and attention and the function of self-harming behavior that appears in alfi is automatic reinforcement (sensory stimulation).
Meningkatkan Pemahaman Kalimat Perintah dalam Baris Berbaris pada Anak Disabilitas Intelektual Ringan Muldi, Zalira; Iswari, Mega; Ardisal, Ardisal; Arnez, Gaby
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.135535

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman kalimat perintah pada anak disabilitas intelektual ringan di SLB Negeri 1 Lubuk Sikaping. Masalah awal menunjukkan rendahnya pemahaman siswa terhadap kalimat perintah (nilai di bawah KKTP). Metode yang digunakan ialah penelitian tindakan kelas dua siklus, masing masing empat pertemuan, penelitian berkolaborasi bersama guru kelas. Subjek penelitian adalah guru kelas dan empat orang siswa disabilitas intelektual ringan. Hasil siklus I menunjukkan peningkatan signifikan dari kondisi awal (MR 28.6%, AA 14.2%, DF 0%, AF 28.6%) menjadi rata rata diatas 80% pada akhir siklus. Peningkatan berlanjut pada siklus II, dengan sebagian besar siswa mencapai 100%. Disimpulkan bahwa permainan interaktif efektif meningkatkan pemahaman kalimat perintah pada anak disabilitas intelektual ringan, mengatasi keterbatasan kognitif dan bahas, serta meningkatkan motivasi belajar.
Meningkatkan Kemampuan Memasang Celana Melalui Teknik Modelling Bagi Siswa Down Syndrome di Kelas II SLB N 1 Panti Afnika, Selvia; Sopandi, Asep Ahmad; Zulmiyetri, Zulmiyetri; Arnez, Gaby; Muspita, Rila
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.134233

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan permasalahan siswa down syndrome yang ditemukan di kelas II SLBN 1 Panti yaitu permasalahan pada kemampuan memasang celana masih memerlukan bantuan orang sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah teknik modelling mampu untuk meningkatkan kemampuan memasang celana bagi siswa down syndrome. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen berbentuk Single Subject Research (SSR) dengan desain berbentuk A-B. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa down syndrome di kelas II SLBN 1 Panti. Selanjutnya pengumpulan data dengan tes perbuatan dan teknik analisis data. Hasil analisis sebanyak 10 kali pengamatan data yang diperoleh yaitu pada baseline (A) 41,66%, 50%, 50%, 50%. Dan pada pengamatan pada kondisi intervensi (B) yaitu 58,33%, 50%, 58,33%, 66,66%, 83,33%, 83,33%. Dapat disimpulkan hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa teknik modelling mampu meningkatkan kemampuan memasang celana bagi siswa down syndrome.