Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Trends Indigenous Psychology Research and Education: A Bibliometric Analysis, 2010-2024 Hastangka, Hastangka; Prahara, Sowanya Ardi; Aji, Kuncoro Cahyo; Kim, Uichol
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 31, No 2 (2025): December
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v31i2p%p

Abstract

This paper examines the trends in the education and teaching of Indigenous Psychology through a bibliometric analysis. Indigenous Psychology has emerged as a crucial and strategic subject taught at the higher education level. Its inclusion in academic curricula plays a pivotal role in advancing psychology education that is rooted in local communities and indigenous wisdom. The aim of this study is to identify research and educational trends pertaining to Indigenous Psychology published between 2010 and 2024. The research methodology employs a bibliometric analysis, with data visualization facilitated through the bibliometric software Vosviewer. Data were collected from Scopus and Web of Science (WOS) databases, with specified timeframes and keywords. The data search was conducted on July 12, 2024. The findings indicate that the recurring themes remain foundational and popular within the field of psychology, and these themes are analyzed and interpreted through the framework of Indigenous Psychology.
Pedagogi Kewarganegaraan dan Pembentukan Civic Virtues Mahasiswa: Praktik Kurikulum Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi Takarina, Setyo Budi; Subagio, Hani; Hastangka, Hastangka
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 6 No. 1 (2026): Transformasi Nilai Kewargaan, Karakter, dan Praktik Sosial dalam Dinamika Pendi
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v6i1.2701

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi model pedagogis kewarganegaraan dalam kurikulum Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di perguruan tinggi guna melihat kesesuaiannya dengan kebutuhan pembelajaran kewarganegaraan abad ke-21. Urgensi penelitian ini berangkat dari tuntutan pengembangan civic knowledge, civic skills, dan civic dispositions di lingkungan perguruan tinggi sebagai fondasi pembentukan warga negara demokratis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus eksploratif yang berfokus pada praktik pembelajaran PKN pada satu kelas perkuliahan. Partisipan penelitian berjumlah 23 orang, terdiri atas 1 dosen pengampu mata kuliah PKN dan 22 mahasiswa yang mengikuti perkuliahan tersebut. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi, kategorisasi, dan interpretasi tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum PKN di perguruan tinggi telah mengakomodasi nilai Pancasila, demokrasi, HAM, serta pluralisme, namun implementasi pedagogis masih didominasi metode ceramah dan evaluasi berbasis kognitif. Model pembelajaran partisipatif, berbasis proyek, serta problem-based civic learning telah mulai diterapkan, namun belum terintegrasi secara sistemik. Penelitian ini menegaskan perlunya reposisi kurikulum dengan memperkuat experiential learning, interdisipliner, literasi digital kewarganegaraan, serta kolaborasi sosial komunitas. Implikasi penelitian menawarkan rekomendasi akademik dan kebijakan untuk pengembangan kurikulum PKN yang lebih transformatif dan relevan terhadap dinamika sosial-politik kontemporer.