Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

ANALISIS DIMENSI INTERKULTURAL ANTAR MASYARAKAT BERAGAMA STUDI FENOMENOLOGI PADA MASYARAKAT KOTA MATARAM Imam Malik; Syafruddin Syafruddin; Ananda Wahidah; Rismaade Aryat; Izhar Husadi; Muhammad Furqon; Paenal Juni Harian
SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sosedu.v8i1.27919

Abstract

This research aims to measure and analyze intercultural dimensions in the context of creating effective relationships among religious communities and to formulate effective strategies and approaches to mitigate potential conflicts and create harmonious relationships amidst a society with diverse cultures and religions. This research was conducted in the city of Mataram. This research uses a qualitative approach with a phenomenological method to collect data from various religious and cultural groups in different areas of Mataram. The research instruments include in-depth interviews and non-participatory observations; this step was chosen because issues of ethnicity, religion, race, and inter-group relations (SARA) are sensitive topics to discuss. The data collected was then analyzed using a qualitative approach such as content analysis to identify patterns of relationships between religious and cultural groups. The research results show several factors influencing interactions between religious communities, namely the level of education, knowledge about the cultures and religions of each group, and intensive communication. Additionally, it was found that an effective form of interaction is one filled with open dialogue between groups and individual openness to differences in each intercultural interaction session. The findings of this research can serve as a basis for developing policies that support cultural and religious diversity in society and promote understanding and cooperation among religious groups to achieve more harmonious relationships.
STRATEGI PEMBERDAYAAN KOMUNITAS LOMBOK INFLUENCER DALAM MENINGKATKAN DIGITAL MARKETING DI KOTA MATARAM Rohin Novia Maydi Putri; Syafruddin Syafruddin; Imam Malik; Suud Suud
SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2025): SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sosedu.v8i2.29290

Abstract

This research aims to: (1) identify and analyze the community empowerment programs of Lombok Influencer, (2) understand and analyze the community empowerment strategies of Lombok Influencer in enhancing digital marketing in the city of Mataram. This research uses a qualitative approach with a case study method. The data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The data analysis techniques in this research use data reduction, data presentation, and conclusion drawing techniques. The results of this study found that the Lombok Influencer community empowerment program includes: Skill training programs such as public speaking, voice over, start-up design, and digital creative skills training, as well as recognition and appreciation programs in the form of an influencer awarding night event. Then the community empowerment strategy of Lombok Influencer is building strong and authentic relationships through active interactions between management and community members in WhatsApp groups, organizing meetings with influencers; (2) providing resources and support in the form of skill training, community website provision, collaboration with business actors, community reward programs, (3) facilitating creative content in the form of freedom to create content concepts, and providing group digital marketing projects, (4) providing incentives in the form of community rate cards for commission distribution; (5) providing public recognition by promoting community members digital marketing content on social media, organizing influencer appreciation events. (6) performance monitoring in the form of controlling the progress of members performance.
Nilai Sosial dan Budaya Tradisi Menyilaq Masyarakat Suku Sasak di Desa Jerowaru Paenal Juni Harian; Syafruddin Syafruddin; Imam Malik
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v5i2.8089

Abstract

This study aims to analyze the social and cultural values embedded in the menyilaq tradition in Jerowaru Village, East Lombok Regency. The menyilaq tradition is a practice of direct invitation that is still preserved as part of local wisdom and serves as a social system that strengthens community bonds. This study employs a qualitative approach using ethnographic methods. Data collection was conducted through non-participant observation, semi-structured in-depth interviews, and documentation, involving subjects from the ranks of pemesilaq, epen gawe, and the community being invited, as well as informants comprising traditional leaders and Sasak cultural figures. The research findings indicate that the menyilaq tradition embodies social and cultural values such as responsibility, sukerede, sangkep, tate krame, serembat angen, besiru, and beriuk. This tradition also serves as an effective medium for interaction and socialization in maintaining community harmony and solidarity. Amidst the tide of modernization, the community of Jerowaru Village continues to uphold the tradition of menyilaq as a form of cultural resistance and an effort to preserve noble values. Thus, the tradition of menyilaq not only serves as a social ritual but also as a foundation for building a harmonious and sustainable social structure amidst the disruption of values caused by modernity. Kata Kunci: Menyilaq, Nilai Sosial, Nilai Budaya, Desa Jerowaru.
Penerapan Model Problem Based Learning Berbantuan Media Komik Digital untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran Sosiologi Wira Parawangsa; Ni Made Novi Suryanti; Imam Malik; Masyhuri Masyhuri
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i3.4538

Abstract

Tujuan pelaksanaan studi ini ialah guna menumbuhkan kemampuan dalam berpikir kritis siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) yang didukung media komik digital pada mata pelajaran Sosiologi kelas XI IPS 2 SMAN 1 Gangga. Jenis studi yang dimanfaatkan ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui model Kemmis serta McTaggart, yang mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, serta refleksi. Subjek studi terdiri atas 20 murid kelas XI IPS 2. Penghimpunan data dilakukan melalui pengamatan, tes tertulis, serta dokumentasi, kemudian dilaksanakan analisis dengan deskriptif kuantitatif menggunakan persentase. Perolehan studi memperlihatkan bahwasanya implementasi model Problem Based Learning (PBL) melalui dukungan media komik digital mampu menaikkan kemampuan berpikir kritis para murid. Persentase keterlaksanaan pembelajaran meningkat dari 66% dalam siklus I hingga menyentuh angka 100% dalam siklus II, sedangkan kemampuan berpikir kritis para murid naik dari 55% dalam siklus I hingga menyentuh angka 75% pada siklus II. Maka dari itu, model Problem Based Learning yang dibantu media komik digital dibuktikan efektif dalam menaikkan kemampuan berpikir kritis para murid pada mata pelajaran Sosiologi kelas XI IPS 2 SMAN 1 Gangga.
IMPLEMENTASI PBL KOLABORASI TSTS UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI DAN PEMECAHAN MASALAH SOSIOLOGI SISWA KELAS X IPS 3 SMAN 1 MONTONG GADING Lalu Yudistira Destiawan; Suud; Imam Malik; Jepri Utomo
Journal of Social Education Sasambo Vol 3 No 03 (2025): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v3i03.9702

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi model pembelajaran PBL kolaborasi TSTS untuk meningkatkan  kemampuan pemecahan masalah dan partisipasi siswa pada mata pelajaran sosiologi di kelas X IPS 3 SMAN 1 Montong Gading. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu, perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan implementasi model pembelajaran PBL kolaborasi TSTS dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan partisipasi siswa dengan persentase kemampuan pemecahan masalah siswa pada siklus I sebesar 76,09%, kemudian meningkat menjadi 84,72% pada siklus II dan berada dalam kategori baik. Persentase partisipasi siswa pada siklus I sebesar  76,07% dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 83,03% dan sudah berada dalam kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa  implementasi model pembelajaran PBL kolaborasi TSTS dapat meningkatkan  kemampuan pemecahan masalah dan partisipasi siswa pada mata pelajaran sosiologi di kelas X IPS 3 SMAN 1 Montong Gading.
DAMPAK KONTROL ORANG TUA DAN IMITASI TEMAN SEBAYA TERHADAP KECANDUAN GADGET PADA ANAK USIA DINI DI DESA SUKARARA KECAMATAN SAKRA BARAT KABUPATEN LOMBOK TIMUR Sahuniwati; Mashyuri; Imam Malik; Sumitro
Journal of Social Education Sasambo Vol 4 No 01 (2026): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v4i01.11563

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui dampak kontrol orang tua terhadap kecanduan gadget pada anak usia dini di desa sukarara kecamatan sakra barat kabupaten lombok timur, dan 2) mengetahui dampak imitasi teman sebaya terhadap kecanduan gadget pada anak usia dini di desa sukarara kecamatan sakra barat kabupaten lombok timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitaif dengan metode studi kasus. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Dengan sumber data subjek dan informan penelitian yang ditentukan dengan teknik puposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisi data kualitatif model Miles dan Humberman dengan langkah-langkah yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Dampak kontrol orang tua terhadap kecanduan gadget pada anak usia dini di Desa Sukarara Kecamatan Sakra Barat Kabupaten Lombok Timur adalah pola kontrol otoriter, permisif, dan demokratis. Pada pola kontrol otoriter meskipun mampu menanamkan disiplin, pola ini berpotensi meningkatkan ketergantungan gadget pada anak usia dini apabila tidak disertai pendekatan emosional yang hangat. Sedangkan pada pola kontrol permisif cenderung paling berisiko memicu kecanduan gadget, karena anak usia dini tidak memiliki batasan waktu dan kontrol diri yang memadai dalam penggunaan gadget. Sementara pada pola kontrol demokratis lebih efektif dalam mencegah kecanduan gadget, karena anak usia dini dilatih untuk bertanggung jawab, memahami batasan, dan mengembangkan kontrol diri dalam penggunaan gadget. 2) Dampak imitasi teman sebaya terhadap kecanduan gadget pada anak usia dini di Desa Sukarara Kecamatan Sakra Barat Kabupaten Lombok Timur maka dampak imitasi teman sebaya terhadap kecanduan gadget pada anak usia dini data penelitian menunjukkan bahwa terdapat pola yang menunjukkan indikasi adannya pengaruh imitasi dalam penggunaan gadget oleh anak usia dini sehungga pola ini mengarah kepada kecanduan gadget.
Pengaruh Model Pembelajaran LOK-R (Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi) Berbantuan Media Youtube Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sosiologi Nurmayanti Nurmayanti; Sukardi Sukardi; Imam Malik
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5203

Abstract

Hasil belajar merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan proses pembelajaran. Rendahnya hasil belajar siswa menunjukkan perlunya penerapan model pembelajaran yang mampu meningkatkan minat, keaktifan, dan motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran LOK-R (Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi) berbantuan media YouTube terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi. Penelitian ini menggunakan jenis quasi experiment dengan desain posttest only with non-equivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IPS di SMAN 6 Mataram. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas XI-7 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI-8 sebagai kelas kontrol yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya sehingga layak digunakan. Data penelitian dianalisis menggunakan program SPSS For Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest siswa pada kelas eksperimen sebesar 87 dan kelas kontrol sebesar 81. Hasil uji hipotesis menggunakan uji T Two Independent Sample dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran LOK-R (Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi) berbantuan media YouTube berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi.