Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis penentu sektor basis dalam sistem bisnis rumput laut pada klaster Poleang Kabupaten Bombana Sahara; Budiyanto; Yusuf, Sarini; Mansyur, Akhmad; Lawelle, Sjamsu Alam; Patiung, Seventry Meliana
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 9 No 4 (2024): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsep.v9i4.109

Abstract

The base sector is a sector that has great potential in determining overall development in the region and becomes the backbone of the regional economy because it has a fairly high competitive advantage.This study aims to determine the determinants of the basis sub-sector in the seaweed business system in the Poleang Cluster, Bombana Regency. This research was conducted in April-May 2021, in Bombana District. The method used is purposive sampling technique with the consideration that Bombana Regency is an area that has abundant fishery potential and high economic value, especially seaweed. Data were obtained through interviews using questionnaires and analysis using the Location Quetient (LQ) analysis formula. The results of the Location Quetient analysis show that the highest base sector is in the Southeast Poleang Cluster with 12 bases, namely human resources, industry, electricity, clean water, markets, land transportation, sea transportation, ports, road conditions, communication conditions, used land and availability of seeds while the sector the lowest base is in the West Poleang Cluster with 3 bases namely retail, services and real taxes. The conclusion of this study is that the components that form seaweed clusters have formed naturally in Bombana.
Dampak aktivitas tambang PT. PDNI terhadap tingkat pendapatan masyarakat petambak di Desa Diolo Kecamatan Bondoala Kabupaten Konawe Musnia; Lawelle, Sjamsu Alam; Rosmawati; Ruslaini; Mansyur, Akhmad; Patiung, Seventry Meliana; Siang, Roslindah Daeng
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 7 No 4 (2022): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsep.v7i4.126

Abstract

This study aims to determine the impact of mining activities on the income level of the farming community and to determine the income level of the farming community before and before the operation of the mining company. This research was conducted in Diolo Village, Bondoala District, Konawe Regency, from August to September 2019. This study used a method census with a total of 20 respondents. Data obtained through interviews using questionnaires, observation, and documentation. Data were analyzed descriptively qualitatively and quantitatively using the formula for costs, revenues, and income. The results showed that the nickel mining activities of PT. Virtue Dragon Nickel Industry has a positive and negative impact on farmers. The positive impact is an increase in people's income as employees in the company. The negative impact caused by the company's activities on fishpond cultivation activities is by decreasing the amount of aquaculture production. The income earned before the presence of the mine was Rp. 14.074.798/cycle and after the existence of the mine was Rp2.521.875/cycle. this means after mining, the income of farmers has decreased
Inovasi Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang Menjadi Souvenir Untuk Mendukung Destinasi Wisata Pulau Bokori Viska Inda Variani; Muhammad Zamrun Firihu; Irma Nurjannah; Fahmiati; Takwir, Amadhan; Sjamsu Alam Lawelle; Darwin Ismail
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v2i1.53

Abstract

Dukungan UMKM sangat diharapkan sebagai dukungan menyediakan fasilitas barang dan jasapada daerah destinasi pariwisata. Sejauh ini, dukungan UMKM dalam penyediaan souvenir di sekitar Pulau Bokori belum optimal. Desa Leppe merupakan salah satu desa penyangga di sekitar Pulau Bokori yang menjadi destinasi wisata bahari Kota Kendari. UMKM di desa ini berpotensi sebagai penyedia jasa pariwisata melalui produksi souvenir khas pesisir. Permasalahan yang ada saat ini adalah belum adanya inisiatif untuk memanfaatkan segmen pasar wisatawan melalui penyediaan souvenir. Hal ini disebabkan oleh belum adanya pelatihan penguatan kapasitas kelompok, kendala modal awal untuk menyediakan alat dan bahan dan belum tersedianya akses pasar. Program ini ditujukan bagi penguatan kapasitas anggota UMKM di Desa Leppe melalui serangkaian kegiatan yakni workshop pembuatan souvenir dengan memanfaatan limbah cangkang kerang-kerangan, pendampingan produksi souvenir kerang-kerangan, dan penguatan akses pasar melalui pemanfaatan media sosial. Hasil dari pelaksanaan program ini adalah anggota kelompok UMKM telah mengetahui teknik pembuatan souvenir dan dapat memanfaatkan media sosial untuk memasarkan produk souvenir. Jenis - jenis produk souvenir yang telah dihasilkan oleh kelompok ini adalah gantungan kunci, bros, hiasan dinding, lampu tidur, bingkai foto dan tirai
Bakti Teluk Kendari Dalam Rangka “World Clean Up Day 2022” Bahtiar, Bahtiar; Muhammad Fajar Purnama; Asriyana; Salwiyah; Sjamsu Alam Lawelle; Risfandi; A. Ginong Pratikno; Emiyarti; Haslianti; La Ode Baytul Abidin
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v2i2.62

Abstract

Teluk Kendari secara geografis terletak di jantung Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. Posisi strategis ini, tidak didukung oleh kesadaran sebagian masyarakatnya dalam hal “perilaku” penanganan sampah domestik. Kurangnya kesadaran warga Kota Kendari (khususnya yang bermukim di bantaran sungai) dalam mengelola sampah rumah tangga, membuat teluk Kendari tercemar oleh sampah plastik, kain, fiber dan kaca. Kondisi ini terlihat jelas pada saat perairan teluk sedang surut (low tides). Hal ini menjadi dasar tumbuhnya kesadaran seluruh elemen masyarakat Kota Kendari (pemerintah, akademisi, pengusaha, komunitas, pelajar dan relawan lainnya) untuk bahu-membahu dalam menyukseskan pelaksanaan kegiatan bakti teluk Kendari dalam rangka “world clean up day 2022”. Kegiatan ini merupakan kampanye dan aksi nyata seluruh lapisan masyarakat Kota Kendari untuk mengedukasi dan menumbuhkan kesadaran warga agar tidak membuang sampah di sungai, laut dan di manapun. Total sampah yang terkumpul di lokasi bakti adalah ± 5 ton, di mana terdiri atas sampah plastik, kain, fiber dan kaca (botol). Jenis sampah yang mendominasi adalah makroplastik. Hal ini menunjukan bahwa penggunaan plastik dalam kegiatan sehari-hari masyarakat Kota Kendari masih sangat tinggi. Total sampah yang terkumpul di lokasi bakti adalah ± 5 ton, di mana terdiri atas sampah plastik, kain, fiber dan kaca (botol). Jenis sampah yang mendominasi adalah makroplastik. Hal ini menunjukan bahwa penggunaan plastik dalam kegiatan sehari-hari masyarakat Kota Kendari sangat tinggi.
Penerapan Konsep Sikap Peduli Lingkungan Kepada Anak Pesisir Ranooha Raya Afyudi, Bobby; Asriyana; Nurdiana A; Piliana, Wa Ode; Annaastasia, Nurhuda; Yusuf, Sarini; Rosmawati; Ola, Onu La; Haya, La Ode M. Yasir; Lawelle, Sjamsu Alam; Oetama, Dedy; Risfandi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.6192

Abstract

The most problematic issue due to the coastal zone and it seems to be like common things to happen there is about the clean of the coastal area. Coastal zone with bustling activities lean to highly environmental anthropogenic pressure and it always be the main course to destroy its system in the way of morphological and biologic terms. What the coastal people do in the living occasionally turn up to create any garbage and contamination. We can’t say no that a lot of coastal site in Indonesia has a bad condition by the appearance of the contaminant. Those kinds of conditions are tightly due to social economic situation and cultural behavior of the coastal society in which they often show some careless act to a healthiness of the area. That careless habits of course been caused by the lack of their knowledge and information about how important the soundness of the coastal-living really is. Halu Oleo University by the Faculty of Fisheries and Marine Science, in the Major of Fisheries Agro-business, has simulated an approach of the study in upgrading the awareness to the society of the coast. The phenomenological program held to develop the sense of cares to the young generations of the coastal so they can stimulate their more-growing attention to the healthiness quality of the coastal and to grow the feels of caring a coastal living-hood. It placed in Ranooha Raya Village, Sub district of Moramo, South Konawe Regency. This program contained the attachment of garbage signs, education of the coast healthiness and the act of coastal cleaning by the young people and kids in the place. A lot of villager especially young generation and kids are willingly to enjoy these activities. This approach can hopefully to be a main conduct to the young people to care more than before to the coastal area as their place of growth and the place for them to make a living in a proper way.
Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan dan Kelautan Bagi Perempuan Pesisir di Kelurahan Lalowaru Asriyana; Haya, La Ode Muhammad Yasir; Lawelle, Sjamsu Alam; Oetama, Dedy; Haslianti; Permatahati, Yustika Intan; Annaastasia, Nurhuda; Erawan, Muhammad Trial Fiar; Jali, Wa; Arsal, La Ode Muhammad; Wahyudi, Adi Imam; Hasuba, Tezza Fauzan; Mangurana, Wa Ode Intiyani; Sudarno
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.6252

Abstract

Peran perempuan pesisir dalam tatanan sosial sudah mengalami perubahan. Saat ini, perempuan pesisir dianggap sebagai salah satu kontibutor dalam pemenuhan kebutuhan ekonomi rumah tangga dan memiliki kekuasaan dalam menentukan pembangunan suatu wilayah. Sehingga perempuan pesisir memiliki peran ganda, dalam rumah tangga dan lingkungan sosial. Keterlibatan perempuan pesisir di Kelurahan Lalowaru dalam membantu ekonomi rumah tangga belum berjalan optimal disebabkan karena minimnya pengetahuan dan keterampilan terkait dalam mengolah dan memanfaatkan sumberdaya yang dimiliki khususnya sumberdaya perikanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan pendampingan bagi perempuan pesisir untuk membentuk kreatifivitas dalam memanfaatkan sumberdaya perikanan agar dapat menjadi karakter mandiri dan memiliki jiwa wirausaha. Dengan adanya kegiatan pengabdian ini, diharapkan mampu membantu ekonomi rumah tangga. Sasaran pelaksanaan pengabdian ini adalah ibu-ibu rumah tangga di Kelurahan Lalowaru. Program kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan dan pelatihan pengolahan pembuatan otak-otak ikan dan stik mangrove. Hasil dari kegiatan pegabdian menunjukkan peserta pelatihan aktif dalam berdiskusi terkait dengan pengolahan dan strategi pemasaran serta melakukan demo masak sesuai dengan instruksi tim pengabdian. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk karaktek mandiri dan jiwa wirausaha sehingga dapat membantu ekonomi rumah tangga di Kelurahan Lalowaru.
PENANAMAN MANGROVE SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN LAUT DESA TANJUNG BUNGA, KECAMATAN WAWOLESEA, KONAWE UTARA Sjamsu Alam Lawelle; Azwar Sidiq; Chairun Annisa Aryanti; Yustika Intan Permatahati; Wa Ode Intiyani Mangurana
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 2 (2025): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v9i2.6147

Abstract

Indonesia is one of the countries with extensive mangrove forests, covering around 22.8% of the world's total mangrove area. Mangrove ecosystems are a natural resource that plays an important role in human survival, and their existence is crucial in maintaining ecological balance in coastal areas. In addition, mangroves also play a significant role in the economy. This activity has a specific goal of preserving the mangrove ecosystem and maintaining the marine environment, particularly in the coastal area of Tanjung Bunga Village, North Konawe. This activity is carried out in four stages, namely: observation, program planning, mangrove socialization, and mangrove planting. The mangrove planting was carried out with the direct assistance of the National Collaboration Community Service Team, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Halu Oleo University. This activity can provide enormous benefits for the coastal environment, especially in helping to restore the condition of mangroves on the coast of Tanjung Bunga Village, North Konawe. Mangrove restoration in the coastal area of Tanjung Bunga Village demonstrates that a collaborative and participatory approach can yield significant positive impacts in efforts to preserve a sustainable marine environment. It has been proven that by involving local communities in the mangrove restoration process, we not only protect the coastal ecosystem but also improve community welfare through the economic benefits that can be derived from the existence of that ecosystem.
Co-Authors . Budianto, . . Budiyanto, . A. Ginong Pratikno Abdullah Adi Imam Wahyudi Afandu, Aswad Afyudi, Bobby Ahmad Mansyur Akhmad Mansyur Akhmad Mansyur Akhmad Mansyur Akhmad Mansyur, Akhmad Aldi Juardin Alfikram, La Ode Amadhan Takwir Amirullah Amirullah Andi Irwan Nur, Andi Irwan Annaastasia, Nurhuda Arami, Hasnia Ardian Harianto Asis, Nurdiana Asriyana, . Astuti, Sri Rahayu Azwar Sidiq Azwar Sidiq Bahari, . Bahtiar Bahtiar Balubi, Abdul Muis Budiyanto Budiyanto, - Chairun Annisa Aryanti Daniel Happy Putra Darwin Ismail Dedy Oetama Emiyarti Emiyarti Emiyarti Fahmiati Faija, - Fitriani, - Frengki, Joni Frengki, Joni Gunawan, Fandy Rahmad Harfin, Wa Ode Shafira Harnani, - Hartati, Rani Yovi Haslianti Haslianti Haslianti, Haslianti Hasman, - Hasuba, Tezza Fauzan Haya, La Ode M. Yasir Hendrik, Arni Hendrik, Arni Ira Ira Irdam Riani, Irdam Irfandi Irma Nurjannah Isranita, . Jali, Wa Jayanti, Sutri Josmihardin, . Jusran Thayeb Kamri, Syamsul La Ode Baytul Abidin La Ode Baytul Abidin La Ode M. Yasir Haya, La Ode M. La Ode Muhammad Arsal La Sara Latiro, Lufty Khumayrah Lestari, Waode Muamalah Lestari, Waode Muamalah Lipogena, Kifin T. M Musnia Mangurana, Wa Ode Intiyani Marlin, Rahmiati Mubaraq, Fitrah Muhammad Fajar Purnama Muhammad Idris Muhammad Ramli Muhammad Trial Fiar Erawan Muhammad Zamrun Firihu Muslim Tadjuddah Musnia Naslina Alimina Nining, - Nurdiana A Nurdiana A Nurdiana A Nurhuda Annaastasia Onu La Ola Onu La Ola, Onu Pangerang, Utama Kurnia Patiung, Seventry Meliana Permatahati, Yustika Intan Permatasari, Ulfa Piliana, Wa Ode Pustria, . Pustria, . R. Risnawati Rahmadani Rahmadani Ratnawati, Rahayu Reskiana, . Risfandi Roslindah Daeng Siang Rosmawati Rosmawati . Ruslaini Ruslaini Saadia, - Sahara Salfiani, . Salfiani, . Salwiyah Sari, Suci Indah Sarini Yusuf Sarpan, - Seventry Meliana Patiung Sidiq, Azwar Siti Aminah Sitti Aisyah Sitti Aisyah Srifa, . Subhan Subhan Sudarno Sufiah, Wa Ode Sufiah, Wa Ode Utama K Pangerang Utama Kurnia Pangerang Viska Inda Variani Waode Muamalah Lestari Yunsar S, Ekky Guntur Pratama Yustika Intan Permatahati