Claim Missing Document
Check
Articles

Penguatan Karakter Suku Bajo di Torosiaje Melalui Pendidikan Dasar Rasid Yunus; Rauf A. Hatu; Novianty Djafri; Zulaecha Ngiu
Jurnal Civic Education: Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 6, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36412/ce.v6i1.3482

Abstract

Untuk memperbaiki rusaknya karakter warga negara, instrumen kearifan lokal yang dimiliki oleh masing-masing daerah sangat penting. Namun, kearifan lokal yang dimiliki oleh bangsa ini belum menjadi prioritas dalam penguatan karakter warga negara, tidak terkecuali kearifan lokal Suku Bajo di Desa Torosiaje Kecamatan Popayato Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo. Padahal karakter yang dimiliki oleh masyarakat Suku Bajo di Torosiaje potensial untuk menunjang penguatan karakter warga negara. Olehnya, tujuan dari penelitian ini ingin mengetahui secara mendalam karakter Suku Bajo di Torosiaje dan penguatan karakter Suku Bajo melalui Pendidikan Dasar. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara pengamatan, wawancara dan dokumentasi. Analisis data melalui reduksi, display, dan kesimpulan.  Hasil penelitian menunjukkan  Suku Bajo di Torosiaje memiliki karakter cinta identitas, tangguh, toleransi, dan kreatif.  Proses penguatan karakter Suku Bajo di SDN 04 Popayato melalui pelajaran Mulok dengan cara mengintegrasikan karakter Suku Bajo ke tema-tema materi, seperti Tema 8 di kelas IV tentang Daerah Tempat Tinggalku dan Tema 8 di kelas VI tentang Bumiku. Berdasarkan temuan tersebut, karakter Suku Bajo di Torosiaje memiliki basis karakter positif dalam kehidupan berbangsa serta proses proses penguatannya melalui pembelajaran Mulok di kelas IV dan kelas VI.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN POLITIK MELALUI KEGIATAN EKSTRA KURIKULER DI SMA NEGERI 1 KECAMATAN BOLAANG UKI KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW SELATAN Ekri Yuwansa Gobel; Rasid Yunus; Ramli Mahmud
Jambura Journal Civic Education VOL.1 NO. 1 JULI 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.118 KB) | DOI: 10.37905/jacedu.v1i1.11131

Abstract

Penelitian ini bertujuan : (1) Untuk mengetahui pendidikan politik di SMA Negeri 1 Kecamatan Bolaang Uki Kabupaten Bolmong-Selatan. (2) Untuk mengetahui faktor apa yang mempengaruhi pendidikan politik di sekolah SMA Negeri 1 Kecamatan Bolaang Uki Kabupaten Bolmong-Selatan. Penalitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif yaitu mendeskripsikan data penelitian dalam bentuk kalimat-kalimat berupa keterangan atau pertanyaan-pertanyaan dari responden sesuai dengan realitas yang ditemukan di lapangan. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa pendidikan politik di SMA Negeri 1 Bolaang Uki Kabupaten Bolmong-Selatan dapat dilakukan melalui pembelajaran didalam kelas dan diluar kelas, dalam proses pendidikan politik diluar kelas terdapat dua hal yang dapat dilihat pertama, Iklim sosial di sekolah dan kedua, Kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.Berdasarkan hasil penlitian dapat ditarik kesimpulan bahwa : (1) Pendidikan politik dilakukan melalui pembelajaran dalam kelas dan diluar kelas melalui kegiatan ekstrakurikuler. (2) Terdapat dua faktor yang mempengaruhi pendidikan politik di SMA Negeri 1 Bolaang Uki diantaranya a). Faktor Sekolah, permasalahan dominan yang dialami oleh sekolah adalah kurangnya keterlibatan guru dalam pelaksanaan kegiatan diluar kelas, b). Kesadaran Siswa, sebagian besar siswa tidak memiliki kesadaran dalam peran sertanya dalam kegiatan ekstrakurikuler.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DARING PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI PERGURUAN TINGGI Rasid Yunus; Zulaecha Ngiu; Yuli Adhani
Jambura Journal Civic Education Vol 2, No 1 (2022): Vol. 2 NO. 1 MEI 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.108 KB) | DOI: 10.37905/jacedu.v2i1.14506

Abstract

Pembelajaran daring merupakan satu keharusan di era pandemi Covid-19. Pembelajaran daring adalah penggunaan multimedia dengan berbagai aplikasi software dan hardware dan sudah berlangsung sekitar 9 bulan. Banyak permasalahan yang dihadapi di lapangan mulai dari jaringan internet, fasilitas computer, laptop, handphone biaya pulsa sampai dengan kompetensi pengajar terkait penguasaan IT. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19 di perguruan tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei pada mahasiswa Prodi PPKn FIS-UNG, Jurusan  MPI FITK IAIN Sultan Amai Gorontalo dan Institut Agama Kristen Negeri Palangkaraya. Teknik pengambilan sampel dengan cara purposive random sampling. Jumlah sampel dari ke tiga perguruan tinggi tersebut sebanyak 650 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan aplikasi google form dan dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pembelajaran daring, dosen sering menggunakan berbagai macam model pembelajaran seperti inquiry, penugasan dan pembelajaran pemcahan masalah. Motivasi belajar mahasiswa berada pada level sedang. Permasalahan pembelajaran daring dominan pada ketersediaan jaringan internet. Kelebihan pembelajaran daring dapat mencegah penularan Covid-19 dan banyaknya waktu bersama keluarga. Jenis aplikasi yang digunakan dalam pembelajaran daring yaitu WA group, zoom, google meet/class room dan e-learning. Berdasarkan hasil yang diperoleh, perlu pengembangan fasilitas yang merata ke seluruh wilayah Indonesia.
PERAN GURU PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DALAM MENANGGULANGI MASALAH KENAKALAN REMAJA DI SEKOLAH MENEGAH ATAS NEGERI 1 BOKAT KACAMATAN BOKAT KABUPATEN BUOL SULAWESI TENGAH Sartika U Agel; Zulaecha Ngiu; Rasid Yunus; Yuli Adhani
Jambura Journal Civic Education VOL 1. NO.2 DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.592 KB) | DOI: 10.37905/jacedu.v1i2.12799

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Peran Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam Menanggulangi Masalah Kenakalan Remaja di Sekolah SMA negeri 1 Bokat Kecamatan Bokat kabupaten Buol dan Untuk mengetahui Faktor-faktor apa saja yang Melatar Belakangi Masalah kenakalan Remaja di Sekolah SMA Negeri 1 Bokat Kecamatan Bokat Kabupaten. Penelitian ini menggunakan metode Pendekatan Kualitatif yaitu dengan mendekripsikan data penelitian dalam bentuk kalimat-kalimat berupa keterangan dan pernyataan-pernyataan dari informan sesuai dengan realita dilapangan. Buol melalui hasil observasi, wawancara dan dokmentasi. Hasil penelitian ini menunjuk bagaimana Peran guru PPKn dalam Menanggulangi Masalah Kenakalan Remaja di Sekolah SMA Negeri 1 Bokat, Guru PPKn sudah melakukan perannya bahwa sebagai pembimbing dalam kegiatan belajar mengajar sangat di perlukan, selain melaksanakan tugas mengajar, mendidik perilaku peserta didik supaya tidak melakukan kenakalan atau tingkah lakunya melanggar norma di sekolah serta peraturan-peraturan tata tertib yang sudah ditetapkan oleh pihak sekolah. Adapun faktor-faktor yang melatar belakangi masalah kenakalan remaja di sekolah SMA N 1 Bokat yaitu adalah a) Lingkungan masyarakat yang negatif; b) Broken home; c) Pergaulan teman sebaya; d) Kurangnya perhatian orang tua. Dari keempat faktor tersebut yang mempengaruhi perilaku remaja dalam lingkungan sekolah dan luar sekolah.
PERILAKU RASIONAL POLITIK BIROKRASI DALAM PEMILU 2019 DI KABUPATEN BOALEMO Ramli Mahmud; Asmun Wantu; Rasid Yunus; Yuli Adhani
Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik Vol 9 No 3 (2022): Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/publik.v9i3.406

Abstract

This study aims to analyze and identify factors that hinder the rational behavior of bureaucratic politics in the 2019 elections in Boalemo County. To answer this goal, this study uses qualitative methods with a phenomenological approach. The results showed that ASNs in the structural and functional ranks of teachers tend to behave irrationally in elections. Meanwhile, ASNs who are in the functional ranks of Health tend to be rational in making political choices. There are three factors that hinder ASN's political preferences in politically rational behavior, including familial and kinship factors or fraternal ties, the existence of regional heads as incumbents and the last is the motive factor for career offices. This is why asn tends not to be neutral in the 2019 elections in Boalemo County. Asn neutrality can be achieved if it behaves rationally in determining political choices consisting of logical considerations and consistency based on the vision, mission and work programs of both political parties and candidates.
DISORIENTASI KARAKTER SUKU BAJO DI TOROSIAJE KABUPATEN POHUWATO GORONTALO Rasid Yunus; Sukarman Kamuli; Zulaecha Ngiu
Jambura Journal Civic Education Vol 2, No 2 (2022): Vol.2 No.2 November 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jacedu.v2i2.16983

Abstract

Suku Bajo di Torosiaje memiliki karakter yang sangat bermanfaat pada penguatan karakter warga negara. Sayangnya, karakter yang dimiliki oleh masyarakat Suku Bajo di Torosiaje kurang mendapat perhatian serius. Oleh karena itu, diperlukan usaha secara mendalam untuk memahami karakter Suku Suku Bajo di Torosiaje. Metode penelitian yang digunakan yakni metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa disorientasi karakter Suku Bajo di Torosiaje dipengaruhi oleh kebutuhan masyarakat, tokoh adat ataupun para sesepuh mulai berkurang, serta pemerintah kurang komprehensif memandang kearifan lokal Suku Bajo di Torosiaje. Berdasarkan temuan tersebut disarankan beberapa hal penting seperti dalam pemenuhan kebutuhan haruslah kontekstual dengan karakter Suku Bajo serta perlu definisi yang jelas dari pemerintah terhadap keberadaan Suku Bajo di Torosiaje.
Sosialisasi: “Semangat Karakter Kebangsaan” Pada Mahasiswa Di Universitas Tadulako Palu Rasid Yunus; Yuli Adhani; Zukfikar Adjie; Haikal Dahiba Jefri Wantu; Zulfaldo Mela
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Mandala pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi STIKES Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.867 KB) | DOI: 10.35311/jmpm.v3i2.118

Abstract

Perilaku mahasiswa yang mulai mengabaikan Nilai karakter kebangsaan, merupakan permasalahan yang perlu diselesaikan khususnya mahasiswa di Universitas Tadulako Palu. Dinamika perilaku mahasiswa yang bersifat dinamis, akan berpotensi mengalami degradasi moral. Oleh karena itu, melalui kegiatan pengabdian oleh Dosen dan Mahasiswa Prodi PPKn Universitas Negeri Gorontalo, diharapkan mampu memberikan edukasi mengenai Nilai karakter kebangsaan. Adapun metode kegiatan pengabdian ini yaitu sosialisasi dan pendampingan. Sedangkan peserta yang dilibatkan dalam kegiatan ini, Mahasiswa dan Dosen Universitas Tadulako yang berjumlah 30. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah; (1) Terbentuknya perilaku Mahasiswa Universitas Tadulako Palu yang memiliki Nilai karakter kebangsaan; (2) Meningkatnya pemahaman mahasiswa tentang Nilai karakter kebangsaan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, semangat karakter kebangsaan dapat dilakukan dengan upaya preventif berupa luaran kegiatan penggabdian yaitu, mahasiswa akan memahami pentingnya menghargai hak pribadi orang lain, serta dapat menghargai diri sendiri agar mampu mengendalikan sikap/karakter  yang tidak sesuai dengan norma masyarakat seperti berkelakuan kurang baik yang bisa merugikan masyarakat.
PEMBERDAYAAN NELAYAN BERBASIS LEMBAGA MEDIATOR KONTROL DALAM UPAYA PENCEGAHAN ILLEGAL FISHING Rauf A. Hatu; Rasid Yunus; Nopiana Mozin
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1140.651 KB) | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4021

Abstract

Meningkatnya eksploitasi hasil perikanan di Indonesia menyebabkan para nelayan maupun perusahaan perikanan dalam melakukan proses eksploitasi sering terjadi persaingan yang tidak saja dilakukan secara legal, namun terkadang juga dilakukan secara tidak legal. Salah satu bentuk tindakan eksploitasi hasil perikanan yang illegal yaitu penggunaan bahan peledak atau yang dikenal dengan istilah “bom ikan. Fenomena penangkapan ikan secara illegal dengan menggunakan bom ini juga terjadi di salah satu wilayah Provinsi Gorontalo, yakni di Kabupaten Boalemo, Yang disayangkan justru adalah pelaku penangkapan ikan secara illegal yang menggunakan bom ini bukan hanya dilakukan oleh masyarakatnya itu sendiri. Adapun tujuan dari proposal ini adalah untuk mengetahui bagaimana Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Berbasis Lembaga Mediator Kontrol Dalam Upaya Pencegahan tidak illegal fishing Di Desa Pentadu Timur Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo.Oleh karena itu Lembaga penelitian dan Pengabdian masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo bekerjasama dengan pemerintah dalam hal ini melaksanakan program pengabdian masyarakat yang dikemas dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif bersama sama dengan Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo dan Mahasiswa Universitas Gadjah Mada serta Masyarakat Desa Pentadu Timur Kabupaten Boalemo
PENANAMAN KARAKTER KEBANGSAAN PADA PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 1 BOLANGITANG BARAT KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW UTARA PROVINSI SULAWESI UTARA Rasid Yunus; Zulaecha Ngiu; Yuli Adhani; Rifandi Rifandi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i1.12493

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk membentuk karakter kebangsaan pada peserta didik di SMA Negeri 1 Bolangitang Barat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Provinsi Sulawesi Utara. Melalui program ini, peserta didik diharapkan dapat mengembangkan kemampuan karakter sebagai individu yang berkualitas dan mampu memberikan kontribusi positif pada masyarakat. Dalam program ini, peserta didik dibekali dengan berbagai keterampilan dan pengetahuan tentang karakter kebangsaan, seperti semangat nasionalisme, rasa cinta tanah air, kebanggaan terhadap budaya lokal, sikap menghargai keragaman, dan keterampilan sosial. Adapun Metode yang digunakan dalam kegiatan ini, terdiri dari sosialisasi, pelaksanaan hingga pelaksanaan kerjasama keberlanjutan program. Adapun peserta yang dilibatkan ialah peserta didik SMA Negeri 1 Bolangitang Barat serta dosen dan mahasiswa Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Gorontalo. Adapun kesimpulan dalam pengabdian ini adalah, penanaman karakter pada peserta didik merupakan hal yang sangat penting dalam membangun perilaku kebangsaan di tengah masyarakat yang plural. Hal tersebut didasarkan dengan seiring heterogenya masyarakat saat ini, yang dipenuhi dengan keragaman budaya, agama, dan etnis, maka menjadi suatu hal yang krusial bagi peserta didik untuk memiliki karakter kebangsaan yang kuat sebagai dasar moral dalam berinteraksi dengan sesama.
IDENTITAS DAN KARAKTER SUKU BAJO DI TOROSIAJE DI TENGAH ARUS GLOBALISASI Rasid Yunus; Sukarman Kamuli; Zulaecha Ngiu
Jambura Journal Civic Education Vol 3, No 1 (2023): Vol. 3 NO. 1 MEI 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jacedu.v3i1.20090

Abstract

Globalisasi berdampak pada terkikisnya kearifan lokal yang kaya akan nilai-nilai karakter positif. Hal demikian terjadi pula pada Suku Bajo di Torosiaje.  Olehnya, sangatlah diperlukan upaya mendalam dan konstruktif untuk menjaga agar karakter positif Suku Bajo di Torosiaje benar-benar eksis. Adapun metode penelitian yang digunakan yakni metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa identitas dan karakter Suku Bajo di Torosiaje nampak pada kegiatan karakter religius yang ditandai dengan secara kuantitas beragama muslim, terbuka dengan orang lain, dan cinta lingkungan. Karakter gotong-royong nampak pada bersama-sama membangun rumah warga. Karakter inovatif nampak pada mulai mengenal kegiatan ekonomi daratan dan membangun wisata terapung yang yang menonjolkan identitas Suku Bajo di Torosiaje. Berdasarkan temuan tersebut disarankan beberapa hal seperti pentingnya memadukan identitas dan karakter Suku Bajo di Torosiaje dengan tuntutan dan perkembangan zaman, agar identitas dan karakter Bajo di Torosiaje tetap terjaga meskipun di tengah perubahan akibat globalisasi.