Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Hasil Belajar Menyimak Bahasa Sunda melalui Penggunaan Media Pembelajaran Video Animasi Azzizah, Diah Siti Nur; Respati, Resa; Alia, Dwi
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i2.7296

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menyimak peserta didik dalam memahami materi Dongeng pada pembelajaran bahasa Sunda di SD Negeri Indihiang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar menyimak peserta didik terhadap materi Dongeng bahasa Sunda dengan menggunakan media pembelajaran berupa video animasi. Metode penelitian yang diterapkan adalah PTK model Stephen Kemmis dan Robyn McTaggart yang melibatkan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran video animasi dapat meningkatkan hasil belajar menyimak peserta didik dalam mata pelajaran bahasa Sunda di SD Negeri Indihiang. Terdapat dua parameter keberhasilan yang diamati dalam penelitian ini, yaitu: 1) adanya peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar dan capaian ketuntasan peserta didik dan 2) terdapat peningkatan dalam aktivitas belajar peserta didik selama proses pembelajaran yang juga secara langsung memengaruhi hasil belajar peserta didik. Pada tahap pra-siklus, rata-rata nilai peserta didik adalah 61,7; pada siklus I meningkat menjadi 67,8; dan pada siklus II meningkat kembali menjadi 78,04. Aktivitas belajar peserta didik mencapai persentase 78,8%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran video animasi memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan hasil dan aktivitas belajar peserta didik dalam mata pelajaran bahasa Sunda, mulai dari tahap pra-siklus, siklus I, hingga siklus II
Motion Graphics Containing Education for Sustainable Development: A Research Development of Instructional Media for Elementary School Students Setiadi, Pidi; Alia, Dwi; Nurzaman, Istikhoroh
PrimaryEdu : Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2023): Volume 7, Number 2, September 2023
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/pej.v7i2.4106

Abstract

The emergence of issues of species extinction, pollution, scarcity, and others need to be addressed by everyone, including educators. One solution is the use of motion graphics-based learning media. This research was conducted to describe design development, design validity, and the effectiveness of motion graphic designs with content related to Education for Sustainable Development. The research method used is Design-Based Research. The stages of this research include identifying and analyzing problems for initial development needs, designing motion graphics media designs, implementing, reflecting, and making the final product. This research was conducted at the UPI Campus Tasikmalaya partner school. The results of the study found that motion graphics which contain Education for Sustainable Development are very useful as a medium for learning the functions of attention and affection significantly. Motion graphics duration of no more than 3-5 minutes is sufficient to focus students' attention on learning more deeply about human activity with a sustainable perspective. However, it was also found that this short duration limits the richer educational content related to Education for Sustainable Development, so it is recommended to use motion graphics in combination with learning media and other teaching materials.
Desain Buku Cerita Bergambar Bermuatan Nilai Kemandirian Sebagai Bahan Ajar Matematika Di Kelas IV Sekolah Dasar Nanda, Levina Mai; Hidayat, Syarip; Alia, Dwi
ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 13, No 3 (2023): ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : FIP Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/esjpgsd.v13i3.48818

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya desain atau rancangan awal buku cerita bergambar bermuatan nilai kemandirian sebagai bahan ajar pada pembelajaran Matematika di kelas IV Sekolah Dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil dan desain awal buku cerita bergambar bermuatan nilai kemandirian khususnya kemandirian belajar peserta didik. Penelitian pengembangan ini menggunakan metode EDR (Educational Design Research) dari model Reeves dan Mckenney. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan angket yang diberikan kepada para ahli. Ahli yang dilibatkan merupakan dosen pakar di bidang masing-masing, di antaranya: 1) Ahli materi Matematika, 2) ahli Bahasa dan Sastra Indonesia, 3) Ahli Ilustrasi, serta 4) Ahli karakter. Oleh karena itu, berdasarkan data yang diperoleh maka dapat digunakan sebagai acuan awal dalam merancang buku cerita bergambar bermuatan nilai kemandirian sebagai bahan ajar pada pembelajaran Matematika di kelas IV Sekolah Dasar yang telah divalidasi dengan hasil “Layak” dengan beberapa perbaikan sebelum dilakukan uji respons kepada subjek yang dilibatkan, yaitu peserta didik dan guru wali kelas IV Sekolah Dasar.Keywords: Pembelajaran Matematika, Kemandirian Belajar, Desain Buku Cerita Bergambar. 
Pelatihan Tiktok Bermuatan Materi Undak-Usuk Bahasa Sunda Alia, Dwi; Setiadi, Pidi Mohamad; Respati, Resa; Apriliya, Seni; Nurussaadah, Thiani
Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Vol. 6 No. 1 (2023): JPDL (Jurnal Pengabdian Dharma Laksana)
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/j.pdl.v6i1.31747

Abstract

Upaya penanaman nilai karakter terhadap anak-anak ini penting sebagai pegangan, pedoman serta acuan anak dalam bertindak, bertutur dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai dan norma budaya bangsa Indonesia. Bahasa merupakan salah satu unsur dari ketujuh unsur kebudayaan. Seluruh etnis, suku, dan daerah di dunia tentunya memiliki bahasanya masing-masing. Begitupun dengan suku Sunda yang berada di Provinsi Jawa Barat, memiliki bahasa tersendiri yaitu Bahasa Sunda. Dalam gramatikal Bahasa Sunda dikenal dengan adanya undak-usuk basa. Undak-usuk basa bertujuan untuk saling menghormati dan menghargai di antara sesama anggota masyarakat. Seiring perkembangan zaman yang telah memasuki era industri 4.0, pengenalan atau pembelajaran hendaknya diintegrasikan dengan kecanggihan teknologi digital. Saat ini media sosial telah mendarah daging, apalagi pada anak-anak usia sekolah. Salah satu media sosial yang sedang viral dan digandrungi adalah aplikasi tiktok. Pengabdian ini memiliki tujuan mengarahkan penggunaan aplikasi tiktok untuk konten pendidikan yang lebih bermanfaat, terutama bermuatan undak-usuk basa Sunda. Dari pelatihan yang diberikan didapatkan hasil yakni peningkatan kesenangan dan juga kemampuan anak dalam berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Sunda yang disertai dengan undak-usuk bahasa.
Pengaruh Flashcard terhadap Perkembangan Berbahasa Ekspresif Anak Usia Dini Berdasarkan Penelitian Tahun 2019-2024 Nurilmy, Della Srioktavia; Loita, Aini; Alia, Dwi
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 1 (2024): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v8i1.13537

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena kurangnya perkembangan bahasa ekspresif anak usia dini. Rendahnya kemampuan berbahasa ekspresif anak dapat dipengaruhi oleh kurangnya stimulasi terhadap perkembangan bahasanya, sehingga sedikitnya bahasa yang didengar oleh anak yang menyebabkan terhambatnya perkembangan bahasa anak. Salah satu kegiatan yang dapat menstimulasi perkembangan bahasa adalah dengan menggunakan media flashcard. Media flashcard dirancang untuk menstimulasi perkembangan bahasa anak melalui gambar atau tulisan yang terdapat pada kartu yang dapat menambah jumlah kosakata anak, dan menjadi stimulasi terhadap perkembangan bahasa ekspresifnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh media flashcard terhadap perkembangan berbahasa ekspresif anak usia dini berdasarkan penelitian yang dilakukan pada tahun 2019-2024. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur, mencari, menganalisis dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari rentang tahun 2019-2024 menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan media flashcard terhadap perkembangan berbahasa ekspresif anak usia dini.
Peningkatan Hasil Belajar Menyimak Bahasa Sunda melalui Penggunaan Media Pembelajaran Video Animasi Azzizah, Diah Siti Nur; Respati, Resa; Alia, Dwi
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i2.7296

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menyimak peserta didik dalam memahami materi Dongeng pada pembelajaran bahasa Sunda di SD Negeri Indihiang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar menyimak peserta didik terhadap materi Dongeng bahasa Sunda dengan menggunakan media pembelajaran berupa video animasi. Metode penelitian yang diterapkan adalah PTK model Stephen Kemmis dan Robyn McTaggart yang melibatkan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran video animasi dapat meningkatkan hasil belajar menyimak peserta didik dalam mata pelajaran bahasa Sunda di SD Negeri Indihiang. Terdapat dua parameter keberhasilan yang diamati dalam penelitian ini, yaitu: 1) adanya peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar dan capaian ketuntasan peserta didik dan 2) terdapat peningkatan dalam aktivitas belajar peserta didik selama proses pembelajaran yang juga secara langsung memengaruhi hasil belajar peserta didik. Pada tahap pra-siklus, rata-rata nilai peserta didik adalah 61,7; pada siklus I meningkat menjadi 67,8; dan pada siklus II meningkat kembali menjadi 78,04. Aktivitas belajar peserta didik mencapai persentase 78,8%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran video animasi memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan hasil dan aktivitas belajar peserta didik dalam mata pelajaran bahasa Sunda, mulai dari tahap pra-siklus, siklus I, hingga siklus II
DEVELOPMENT OF A COLLABORATIVE-BASED INTERACTIVE STORYTELLING MODEL ON SKILLS SPEAKING OF GRADE IV ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Istikhoroh Nurzaman; Dwi Alia; Pidi Mohammad Setiadi; Liz Erlyna; Iis Haerunisa
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v9i1.3876

Abstract

The Android-based Interactive Storytelling Model Research is the initial research that has been conducted, and it concluded that the model used can stimulate students' speaking skills. However, besides that, this research shows that there are deficiencies, namely the limitations of teachers and students in operating Android. Complementing the lack of research that has been done, this research was carried out, which aims to develop a Collaborative-based Interactive Storytelling Model. This study aims to develop a learning model that can stimulate students' speaking skills with the help of presenting practitioners. This research was carried out by going through the stages of the EDR development research procedure proposed by McKenny & Reeves. The research stages that have been carried out are 1) the analysis and exploration stage, 2) the design and construction stage, and 3) the evaluation and reflection stage. The data were obtained from interviews, literature studies, and field trials tested on fourth-grade students at SDN 3 Karangsambung. The final result of this research is to produce a storytelling guidebook product based collaboratively with the image castle community and have gone through the trial phase twice. Based on the expert assessment results and the trials that have been carried out, this interactive storytelling model is declared feasible for use in learning. Penelitian Model Interactive Storytelling berbasis Android merupakan penelitian awal yang telah dilakukan dan menghasilkan kesimpulan bahwa model yang digunakan dapat menstimulus keterampilan berbicara siswa. Namun di samping itu, penelitian tersebut menunjukan adanya kekurangan yaitu keterbatasan guru dan siswa dalam mengoperasikan android. Untuk melengkapi kekurangan penelitian yang telah dilakukan, maka dilakukan penelitian ini yang bertujuan mengembangkan Model Interactive Storytelling berbasis Kolaboratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran yang mampu memberikan stimulasi keterampilan berbicara siswa dengan bantuan menghadirkan praktisi. Penelitian ini dilaksanakan dengan melalui tahapan prosedur penelitian pengembangan EDR yang dikemukakan oleh McKenny & Reeves. Adapun tahapan penelitian yang telah dilaksanakan, yaitu: 1) Tahap analisis dan eksplorasi, 2) Tahap desain dan kontruksi, dan 3) Tahap evaluasi dan refleksi. Data diperoleh dari hasil wawancara, studi literatur, dan uji coba dilapangan yang diujikan pada siswa kelas IV di SDN 3 Karangsambung. Hasil akhir dari penelitian ini menghasilkan produk buku panduan bercerita berbasis kolaboratif bersama Komunitas Kastel Imaji dan telah melalui tahap uji coba sebanyak dua kali. Berdasarkan hasil penilaian ahli dan hasil uji coba yang telah dilaksanakan, model Interactive Storytelling ini dinyatakan layak untuk digunakan dalam pembelajaran.
Connectedness of Cultural Values and Learning in Primary School Alia, Dwi; S, Syihabuddin
Indonesian Journal of Primary Education Vol 8, No 2 (2024): Indonesian Journal of Primary Education : December 2024 (In Press)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v8i2.76887

Abstract

The research is supported by the need to improve the quality of contextualised and relevant learning. In a cultural value-based learning model, students not only learn abstract concepts, but are also able to connect knowledge with real experiences in their cultural context. UPI Tasikmalaya Campus Laboratory Elementary School has a vision and mission that is relevant to the strengthening of cultural values. This research is to identify cultural values that are relevant to the learning process at UPI Tasikmalaya Campus Laboratory Elementary School, and analyse the impact of cultural values integration on character building. Data were collected through document analysis of the curriculum and school programme of SD Laboratorium UPI Tasikmalaya, and through interviews with several teachers and students at the school. The data generated from this study, some cultural values that are relevant in the context of learning include social values, manners, and good habits. The teachers use various methods and media that reflect local culture, such as practical activities and cultural observations, to help students internalise these values. They believe that teaching with cultural themes will improve students' understanding of academic material and make learning more effective. In addition, cultural values are also used as benchmarks to develop students' attitudes and behaviours, and increase their motivation and participation in class.
Digitalisasi Bank Sampah “Sugema” Sebagai Pusat Edukasi Pengelolaan Sampah di Kelurahan Kotabaru Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya Setiadi, Pidi Muhammad; Respati, Resa; Alia, Dwi; Lidinillah, Dindin Abdul Muiz; Gandana, Gilar; Nugraha, Dadan
Badranaya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 02 (2024): Juli-Desember 2024
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/badranaya.v2i02.2125

Abstract

In 2020, Tasikmalaya City as an area that contributes 106 thousand tons of waste per year, if calculated per person, it will produce 0.44 kg of waste per day. In response to this, residents in the Perum Kotabaru Kencana RW 018 Kelurahan Kotabaru, Cibeureum District, Tasikmalaya City established the "SUGEMA" or "SUpaya GEde MAngfaatna" Waste Bank. The purpose of the "Sugema" Waste Bank is as a center for waste management and utilization, a center for waste management education, as well as a production center and distribution center for processed waste products. However, its management is still manual and not digital-based, so it requires innovation such as digital-based educational applications or media. Based on these problems, the solution is to create an application for waste management and create digital-based educational media to educate the public in waste management. The method used is the science and technology diffusion method which is defined as the activity of disseminating or applying science and technology to the wider community or partner groups. The output is waste management educational applications and media.
Penguatan gerakan literasi sekolah melalui program pembiasaan one day one book di sekolah dasar Amalia Rahmatika; Hidayat, Syarip; Alia, Dwi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 6 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i6.20441

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya minat baca masyarakat Indonesia khususnya dikalangan pelajar yang makin memprihatinkan. Gerakan literasi merupakan sarana yang dikeluarkan Pemerintah guna menunjang minat baca generasi muda, namun dalam pelaksanaannya belum mendapatkan hasil yang maksimal sehingga perlu adanya terobosan baru dalam penguatan gerakan literasi. Program one day one book menjadi salah satu upaya dalam memfasilitasi siswanya menumbuhkan minat baca. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, hasil, faktor pendukung dan faktor penghambat penguatan gerakan literasi sekolah melalui program one day one book. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Instrumen yang digunakan yaitu pedoman observasi, pedoman wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perencanaan program one day one book telah sesuai dengan pedoman yang ada dalam Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 dan kurikulum yang telah disesuaikan dengan kemampuan siswa. Pelaksanaan program pembiasaan one day one book terbagi dalam tiga fase yaitu kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan akhir. Hasil yang didapatkan selama kegiatan berlangsung cukup efektif dalam menumbuhkan minat membaca siswa. Siswa sudah mulai terbiasa untuk membaca buku dan sudah mulai terlatih dalam membuat resensi dari buku yang dibacanya sehingga siswa mampu menamatkan 6 buku dalam satu minggu. Kata Kunci: Gerakan literasi, karakter gemar membaca, pembiasaan one day one book, sekolah dasar
Co-Authors -, Hodidjah -, Yasbiati ., Hodidjah ., Yasbiati Adina Nisa Danil Adistiarachma, Nazila Ahmad Mulyadiprana Ai Destri Aryanti Aini, Childa Chitmanatul Akhmad Nugraha Amalia Rahmatika Amelia, Nisa Apriliya, Seni Aryanti, Ai Destri Ayu Kusumah Azzizah, Diah Siti Nur Berare Zekina Lestari Cahyani, Ani Dadan Nugraha Dadan Nugraha Dadang S Anshori Dakir, Siti Humaira Ramadhani Dian Indihadi Dindin Abdul Muiz Lidinillah Eis Masfiroh Erwin Saputra Erwin Saputra Fahmi, Salva Rayina Faujiyah, La'ala Hilda Febriny Alif, Risya Gandana, Gilar Ghullam Hamdu Hanum, Iklima Lutfiah Haris Santosa Nugraha Hendrayana, Dian Herdiyanti, Febri Hodidjah Hodidjah Hodidjah Hodidjah Hodidjah, Hodidjah Iis Haerunisa Intan Permatasari Iqna Nafilatul Faujiyah Isah Cahyani Karmila Rafiqah Binti Mohd Rafiq Anbarasan Kusdinar, Hidayat Latifa, Tiar Rizqi Laura Sayidina Lela Santikasari Liz Erlyna Loita, Aini Luky Adrianto Minda Permei Sela Muhammad Rijal Wahid Muharram Muslihin, Heri Yusuf Nanda, Levina Mai Nizar, Zahara Fjriati NURDIANSYAH, FIRMAN Nurhasanah, Ai Nurilmy, Della Srioktavia Nurul Fajriyah, Herviani Nurussaadah, Thiani Nurzaman, Istikhoroh Oktaviana, Sativa Permana, Ai Triyaningsih Lina Pidi Mohamad Setiadi Putri, Farida Gustiani Hadi Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmad Nuthihar Ramdhani, Aulia Wuri Ramdhani, Tasya Nur Reina Yustikadewi Respati, Resa Retno Uly Nevyanti Riska Rosdiana Rizki Rizki Agung Aditia Pratama Rizqi Latifa, Tiar Rohimah, Ai Siti Rosarina Giyartini S, Syihabuddin Salva Rayina Fahmi Salwa Rahma Sabila Saputra, Erwin Rahayu Sianturi, Risbon Sri Dewi Rahayu Syarip Hidayat Syaripah, Auliya Syifa, Shabrina Fadila Syihabuddin S Tita Kusmaya Vismania S. Damaianti, Vismania S. Yasbiati Yasbiati Yesi Azzahra Yuda Andika Prayoga Yulianeta Zahara Fajriati Nizar Zahra, Fia Shofia