Articles
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK ANAK USIA DINI
Adistiarachma, Nazila;
Alia, Dwi
Al-Abyadh Vol 7 No 1 (2024): Edisi Juni
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI INSTITUT AGAMA ISLAM DINIYYAH PEKANBARU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46781/al-abyadh.v7i1.1000
Perkembangan bahasa pada anak usia dini merupakan hal yang penting dan tidak boleh diabaikan. Bahasa memungkinkan anak dapat berkomunikasi, berinteraksi, serta bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya. Salah satu keterampilan berbahasa yang harus dimiliki oleh anak adalah menyimak. Menyimak merupakan keterampilan awal sebelum anak dapat berbicara, membaca, dan menulis. Anak yang memiliki keterampilan menyimak yang baik akan dapat mengoptimalkan proses belajarnya. Oleh karena itu, penting mengembangkan keterampilan menyimak anak. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan media yang menarik bagi anak, salah satunya adalah dengan menggunakan video animasi. Berdasarkan hal tersebut, peneliti melakukan analisis dasar kebutuhan untuk mengetahui kebutuhan di lapangan terkait video animasi untuk selanjutnya dijadikan landasan dalam pengembangan media. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development dengan desain ADDIE. Hasil penelitian didasarkan pada dua hal yaitu hasil studi lapangan dan studi literatur. Berdasarkan hasil studi lapangan diperoleh data terkait permasalahan keterampilan menyimak anak serta minimnya media yang khusus digunakan untuk mengembangkan keterampilan menyimak. Hasil studi literatur menunjukan bahwa keterampilan menyimak penting untuk dikembangkan melalui media yang menarik, salah satunya adalah dengan video animasi.
Peningkatan Hasil Belajar Menyimak Bahasa Sunda melalui Penggunaan Media Pembelajaran Video Animasi
Azzizah, Diah Siti Nur;
Respati, Resa;
Alia, Dwi
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i2.7296
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menyimak peserta didik dalam memahami materi Dongeng pada pembelajaran bahasa Sunda di SD Negeri Indihiang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar menyimak peserta didik terhadap materi Dongeng bahasa Sunda dengan menggunakan media pembelajaran berupa video animasi. Metode penelitian yang diterapkan adalah PTK model Stephen Kemmis dan Robyn McTaggart yang melibatkan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran video animasi dapat meningkatkan hasil belajar menyimak peserta didik dalam mata pelajaran bahasa Sunda di SD Negeri Indihiang. Terdapat dua parameter keberhasilan yang diamati dalam penelitian ini, yaitu: 1) adanya peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar dan capaian ketuntasan peserta didik dan 2) terdapat peningkatan dalam aktivitas belajar peserta didik selama proses pembelajaran yang juga secara langsung memengaruhi hasil belajar peserta didik. Pada tahap pra-siklus, rata-rata nilai peserta didik adalah 61,7; pada siklus I meningkat menjadi 67,8; dan pada siklus II meningkat kembali menjadi 78,04. Aktivitas belajar peserta didik mencapai persentase 78,8%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran video animasi memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan hasil dan aktivitas belajar peserta didik dalam mata pelajaran bahasa Sunda, mulai dari tahap pra-siklus, siklus I, hingga siklus II
Motion Graphics Containing Education for Sustainable Development: A Research Development of Instructional Media for Elementary School Students
Setiadi, Pidi;
Alia, Dwi;
Nurzaman, Istikhoroh
PrimaryEdu : Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2023): Volume 7, Number 2, September 2023
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22460/pej.v7i2.4106
The emergence of issues of species extinction, pollution, scarcity, and others need to be addressed by everyone, including educators. One solution is the use of motion graphics-based learning media. This research was conducted to describe design development, design validity, and the effectiveness of motion graphic designs with content related to Education for Sustainable Development. The research method used is Design-Based Research. The stages of this research include identifying and analyzing problems for initial development needs, designing motion graphics media designs, implementing, reflecting, and making the final product. This research was conducted at the UPI Campus Tasikmalaya partner school. The results of the study found that motion graphics which contain Education for Sustainable Development are very useful as a medium for learning the functions of attention and affection significantly. Motion graphics duration of no more than 3-5 minutes is sufficient to focus students' attention on learning more deeply about human activity with a sustainable perspective. However, it was also found that this short duration limits the richer educational content related to Education for Sustainable Development, so it is recommended to use motion graphics in combination with learning media and other teaching materials.
Desain Buku Cerita Bergambar Bermuatan Nilai Kemandirian Sebagai Bahan Ajar Matematika Di Kelas IV Sekolah Dasar
Nanda, Levina Mai;
Hidayat, Syarip;
Alia, Dwi
ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 13, No 3 (2023): ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : FIP Unimed
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/esjpgsd.v13i3.48818
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya desain atau rancangan awal buku cerita bergambar bermuatan nilai kemandirian sebagai bahan ajar pada pembelajaran Matematika di kelas IV Sekolah Dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil dan desain awal buku cerita bergambar bermuatan nilai kemandirian khususnya kemandirian belajar peserta didik. Penelitian pengembangan ini menggunakan metode EDR (Educational Design Research) dari model Reeves dan Mckenney. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan angket yang diberikan kepada para ahli. Ahli yang dilibatkan merupakan dosen pakar di bidang masing-masing, di antaranya: 1) Ahli materi Matematika, 2) ahli Bahasa dan Sastra Indonesia, 3) Ahli Ilustrasi, serta 4) Ahli karakter. Oleh karena itu, berdasarkan data yang diperoleh maka dapat digunakan sebagai acuan awal dalam merancang buku cerita bergambar bermuatan nilai kemandirian sebagai bahan ajar pada pembelajaran Matematika di kelas IV Sekolah Dasar yang telah divalidasi dengan hasil “Layak” dengan beberapa perbaikan sebelum dilakukan uji respons kepada subjek yang dilibatkan, yaitu peserta didik dan guru wali kelas IV Sekolah Dasar.Keywords: Pembelajaran Matematika, Kemandirian Belajar, Desain Buku Cerita Bergambar.
Pelatihan Tiktok Bermuatan Materi Undak-Usuk Bahasa Sunda
Alia, Dwi;
Setiadi, Pidi Mohamad;
Respati, Resa;
Apriliya, Seni;
Nurussaadah, Thiani
Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Vol. 6 No. 1 (2023): JPDL (Jurnal Pengabdian Dharma Laksana)
Publisher : LPPM Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/j.pdl.v6i1.31747
Upaya penanaman nilai karakter terhadap anak-anak ini penting sebagai pegangan, pedoman serta acuan anak dalam bertindak, bertutur dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai dan norma budaya bangsa Indonesia. Bahasa merupakan salah satu unsur dari ketujuh unsur kebudayaan. Seluruh etnis, suku, dan daerah di dunia tentunya memiliki bahasanya masing-masing. Begitupun dengan suku Sunda yang berada di Provinsi Jawa Barat, memiliki bahasa tersendiri yaitu Bahasa Sunda. Dalam gramatikal Bahasa Sunda dikenal dengan adanya undak-usuk basa. Undak-usuk basa bertujuan untuk saling menghormati dan menghargai di antara sesama anggota masyarakat. Seiring perkembangan zaman yang telah memasuki era industri 4.0, pengenalan atau pembelajaran hendaknya diintegrasikan dengan kecanggihan teknologi digital. Saat ini media sosial telah mendarah daging, apalagi pada anak-anak usia sekolah. Salah satu media sosial yang sedang viral dan digandrungi adalah aplikasi tiktok. Pengabdian ini memiliki tujuan mengarahkan penggunaan aplikasi tiktok untuk konten pendidikan yang lebih bermanfaat, terutama bermuatan undak-usuk basa Sunda. Dari pelatihan yang diberikan didapatkan hasil yakni peningkatan kesenangan dan juga kemampuan anak dalam berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Sunda yang disertai dengan undak-usuk bahasa.
Pengaruh Flashcard terhadap Perkembangan Berbahasa Ekspresif Anak Usia Dini Berdasarkan Penelitian Tahun 2019-2024
Nurilmy, Della Srioktavia;
Loita, Aini;
Alia, Dwi
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 1 (2024): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/ga:jpaud.v8i1.13537
Penelitian ini dilakukan karena kurangnya perkembangan bahasa ekspresif anak usia dini. Rendahnya kemampuan berbahasa ekspresif anak dapat dipengaruhi oleh kurangnya stimulasi terhadap perkembangan bahasanya, sehingga sedikitnya bahasa yang didengar oleh anak yang menyebabkan terhambatnya perkembangan bahasa anak. Salah satu kegiatan yang dapat menstimulasi perkembangan bahasa adalah dengan menggunakan media flashcard. Media flashcard dirancang untuk menstimulasi perkembangan bahasa anak melalui gambar atau tulisan yang terdapat pada kartu yang dapat menambah jumlah kosakata anak, dan menjadi stimulasi terhadap perkembangan bahasa ekspresifnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh media flashcard terhadap perkembangan berbahasa ekspresif anak usia dini berdasarkan penelitian yang dilakukan pada tahun 2019-2024. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur, mencari, menganalisis dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari rentang tahun 2019-2024 menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan media flashcard terhadap perkembangan berbahasa ekspresif anak usia dini.
Peningkatan Hasil Belajar Menyimak Bahasa Sunda melalui Penggunaan Media Pembelajaran Video Animasi
Azzizah, Diah Siti Nur;
Respati, Resa;
Alia, Dwi
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i2.7296
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menyimak peserta didik dalam memahami materi Dongeng pada pembelajaran bahasa Sunda di SD Negeri Indihiang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar menyimak peserta didik terhadap materi Dongeng bahasa Sunda dengan menggunakan media pembelajaran berupa video animasi. Metode penelitian yang diterapkan adalah PTK model Stephen Kemmis dan Robyn McTaggart yang melibatkan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran video animasi dapat meningkatkan hasil belajar menyimak peserta didik dalam mata pelajaran bahasa Sunda di SD Negeri Indihiang. Terdapat dua parameter keberhasilan yang diamati dalam penelitian ini, yaitu: 1) adanya peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar dan capaian ketuntasan peserta didik dan 2) terdapat peningkatan dalam aktivitas belajar peserta didik selama proses pembelajaran yang juga secara langsung memengaruhi hasil belajar peserta didik. Pada tahap pra-siklus, rata-rata nilai peserta didik adalah 61,7; pada siklus I meningkat menjadi 67,8; dan pada siklus II meningkat kembali menjadi 78,04. Aktivitas belajar peserta didik mencapai persentase 78,8%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran video animasi memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan hasil dan aktivitas belajar peserta didik dalam mata pelajaran bahasa Sunda, mulai dari tahap pra-siklus, siklus I, hingga siklus II
Connectedness of Cultural Values and Learning in Primary School
Alia, Dwi;
S, Syihabuddin
Indonesian Journal of Primary Education Vol 8, No 2 (2024): Indonesian Journal of Primary Education : December 2024 (In Press)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/ijpe.v8i2.76887
The research is supported by the need to improve the quality of contextualised and relevant learning. In a cultural value-based learning model, students not only learn abstract concepts, but are also able to connect knowledge with real experiences in their cultural context. UPI Tasikmalaya Campus Laboratory Elementary School has a vision and mission that is relevant to the strengthening of cultural values. This research is to identify cultural values that are relevant to the learning process at UPI Tasikmalaya Campus Laboratory Elementary School, and analyse the impact of cultural values integration on character building. Data were collected through document analysis of the curriculum and school programme of SD Laboratorium UPI Tasikmalaya, and through interviews with several teachers and students at the school. The data generated from this study, some cultural values that are relevant in the context of learning include social values, manners, and good habits. The teachers use various methods and media that reflect local culture, such as practical activities and cultural observations, to help students internalise these values. They believe that teaching with cultural themes will improve students' understanding of academic material and make learning more effective. In addition, cultural values are also used as benchmarks to develop students' attitudes and behaviours, and increase their motivation and participation in class.
Digitalisasi Bank Sampah “Sugema” Sebagai Pusat Edukasi Pengelolaan Sampah di Kelurahan Kotabaru Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya
Setiadi, Pidi Muhammad;
Respati, Resa;
Alia, Dwi;
Lidinillah, Dindin Abdul Muiz;
Gandana, Gilar;
Nugraha, Dadan
Badranaya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 02 (2024): Juli-Desember 2024
Publisher : IPI Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31980/badranaya.v2i02.2125
In 2020, Tasikmalaya City as an area that contributes 106 thousand tons of waste per year, if calculated per person, it will produce 0.44 kg of waste per day. In response to this, residents in the Perum Kotabaru Kencana RW 018 Kelurahan Kotabaru, Cibeureum District, Tasikmalaya City established the "SUGEMA" or "SUpaya GEde MAngfaatna" Waste Bank. The purpose of the "Sugema" Waste Bank is as a center for waste management and utilization, a center for waste management education, as well as a production center and distribution center for processed waste products. However, its management is still manual and not digital-based, so it requires innovation such as digital-based educational applications or media. Based on these problems, the solution is to create an application for waste management and create digital-based educational media to educate the public in waste management. The method used is the science and technology diffusion method which is defined as the activity of disseminating or applying science and technology to the wider community or partner groups. The output is waste management educational applications and media.
Penguatan gerakan literasi sekolah melalui program pembiasaan one day one book di sekolah dasar
Amalia Rahmatika;
Hidayat, Syarip;
Alia, Dwi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 6 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22460/collase.v7i6.20441
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya minat baca masyarakat Indonesia khususnya dikalangan pelajar yang makin memprihatinkan. Gerakan literasi merupakan sarana yang dikeluarkan Pemerintah guna menunjang minat baca generasi muda, namun dalam pelaksanaannya belum mendapatkan hasil yang maksimal sehingga perlu adanya terobosan baru dalam penguatan gerakan literasi. Program one day one book menjadi salah satu upaya dalam memfasilitasi siswanya menumbuhkan minat baca. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, hasil, faktor pendukung dan faktor penghambat penguatan gerakan literasi sekolah melalui program one day one book. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Instrumen yang digunakan yaitu pedoman observasi, pedoman wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perencanaan program one day one book telah sesuai dengan pedoman yang ada dalam Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 dan kurikulum yang telah disesuaikan dengan kemampuan siswa. Pelaksanaan program pembiasaan one day one book terbagi dalam tiga fase yaitu kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan akhir. Hasil yang didapatkan selama kegiatan berlangsung cukup efektif dalam menumbuhkan minat membaca siswa. Siswa sudah mulai terbiasa untuk membaca buku dan sudah mulai terlatih dalam membuat resensi dari buku yang dibacanya sehingga siswa mampu menamatkan 6 buku dalam satu minggu. Kata Kunci: Gerakan literasi, karakter gemar membaca, pembiasaan one day one book, sekolah dasar