p-Index From 2021 - 2026
8.805
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) WARTA Jurnal Kesehatan JSSF : Journal of Sport Science and Fitness Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Medica Hospitalia Jurnal Ners JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia International Journal of Science and Society (IJSOC) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana Journal Transformation of Mandalika Jurnal Cakrawala Ilmiah Indonesian Journal of Community Services in Engineering & Education (IJOCSEE) Journal of Innovation Research and Knowledge Academic Physiotherapy Conference Proceeding Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Prosiding University Research Colloquium Safari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Profesional Fisioterapi Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES) Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Hasil Karya Aisyiyah Untuk Indonesia Journal Physical Therapy UNISA Jurnal KeFis : Jurnal Kesehatan dan Fisioterapi Jurnal Abdimas Indonesia JTH: Journal of Technology and Health Aspirasi : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Mulawarman Jurnal Medika Nusantara Vitamedica: Jurnal Rumpun Kesehatan Umum FISIO MU: Physiotherapy Evidences Annual Physiotherapy Scientific Meeting Proceeding Malahayati International Journal of Nursing and Health Science ABDINE :Jurnal Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KASUS PRE POST SURGERY HYSTERECTOMY FOR OVARIAN CANCER: CASE REPORT Rahmi, Nurul Fikria Fauzia; Isnaini Herawati; Galih Adhi Isak Setiawan
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 3 No. 9: Februari 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v3i9.7497

Abstract

Ovarian cancer adalah kanker ginekologi yang paling berbahaya. Dalam kebanyakan kasus, Ovarian cancer tidak terdiagnosis sampai penyakitnya memasuki stadium lanjut (lebih dari 70% tidak terdiagnosis sampai stadium III atau IV), terutama karena gejalanya tidak jelas. Pada kasus Ovarian cancer dapat menimbulkan pembengkakan diperut yang semakin lama akan semakin membesar jika dibiarkan terlalu lama. Akibat tekanan akan menimbulkan sesak dan nyeri akibat ukuran perut. Ovarian cancer dapat ditangani dengan cemotheraphy dan surgery treatment. Tindakan surgical treatment pada ovarian cancer akan menimbukan beberapa masalah seperti nyeri inchisi, sesak nafas dan menurunnya aktifitas fungsional. Untuk meminimalisir masalah yang timbul baik sebelum dan sesudah operasi, fisioterapi dapat memberikan intervensi berupa: Early mobilization, Breathing Exercise,diafragma breathing, exercise (pump ankle, abdominal exercise, pelvic tilting, knee rolling, bridging). Penatalaksanaan fisioterapi bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian intervensi pada kasus ­pre post hysterectomy ovarian cancer. Metode case report ini dilakukan secara langsung kepada pasien yang menderita post hysterectomy ovarian cancer selama 3 kali pertemuan fisioterapi. Setelah diberikan intervensi sebanyak 3 kali pertemuan (pertemuan sebelum operasi 1 pertemuan dan setelah operasi 2 pertemuan) didapatkan Hasil adanya penurunan komplikasi pasca operasi, penurunan kejadian serta keparahan nyeri akut pasca operasi, menurunnya kecemasan, menurunya nyeri, menurunnya sesak, menurunnya bengkak serta meningkatnya aktivitas fungsional pasien.
MANAGEMENT FISIOTERAPI PADA FRAKTUR TIBIA DI RS UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA: CASE REPORT Rochmah, Yunita Nur; Isnaini Herawati
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 3 No. 9: Februari 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v3i9.7506

Abstract

Introduction: A fracture is defined as a break in the continuity of the cortex of the bone. Purpose: of this study is to determine the implementation of physiotherapy in overcoming pain reduction, increase range of motion and improve functional ability in cases ⅓ proximal tibia fibula sinistra. Methods: resistance exercise, hold relax, strengthening exercise, walking exercise full weight bearing exercise of the patient is given for 4 weeks. Results: evaluation was carried out using ROM (Range of Motion,), Manual Muscle Testing, and Numeric Rating Scale, Foot And Ankle Disability (FADI). Conclusion: there is an increase in ROM (Range of Motion,), Manual Muscle Testing, Numeric Rating Scale, Foot Ankle Disabilty Index for 4 weeks.
Hubungan Sikap Kerja dengan Myofasial Trigger Poin Upper Trapezius Pada Pekerja Komputer Di Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo Rasyidi, Arba’Atur; Herawati, Isnaini
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.20847

Abstract

More than 1.5 billion students in higher education reported experiencing academic anxiety in April 2020. Personal control is essential to control academic stress, thereby fostering academic achievement. the direction of this research is to define the relationship between academic stress and academic self management in VIII semester undergraduate nursing students. the review study technique uses descriptive quantitative with a cross-sectional approach. The sample used was 79 samples obtained using the technique (total sample). The measurement tools used are Student-life stress inventory (SLSI) and Academic self-management. Data assessment using Rank spearman with a significant level (p-value) 0.05. Results: In the acquisition of research obtained there is no link between academic stress in students with academic self-management of 8th semester, undergraduate nursing students. from the acquisition of data assessment and calculation in this review study it can be concluded that the level of academic stress in final year students at Karsa Husada Health Science College Garut, the majority of informants in the low category, Academic Self-Management of students when preparing a thesis, the majority of informants at a moderate level, and Academic stress levels and academic self-management skills are unrelated in 8th semester undergraduate nursing students writing a thesis.
The Effect of Jacobson’s Relaxation Therapy on Shortness of Breath in Patients with Bronchitis Chronic Herawati, Isnaini; Hapsari, Dela Oktavia
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2017: Proceeding ISETH (International Conference on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseth.2319

Abstract

Lower respiratory tract infections are a serious public health problem in Indonesia. In 2007, the number of people infected with bronchitis is about 1.6 million people and the prevalence has not changed significantly since then. Several therapeutic techniques have been developed to resolve the problems related to chronic bronchitis, including relaxation therapy to decrease shortness of breath. This study was conducted on 13 patients with chronic bronchitis who were given Jacobson’s Relaxation Therapy for 25—30 minutes with frequency three times a week and performed for four weeks. The degree of shortness of breath was measured using Borg Scale before and after the treatment of Jacobson’s relaxation therapy. In average, subjects endured shortness of breath with a degree of 2.69 before treatment, and decreased to 0.77 after the treatment. Wilcoxon signed-rank test obtained p value = 0.001, which means the effect of Jacobson’s relaxation therapy on the degree of shortness of breath.
Penerapan Active Exercise dan Pumping Ankle Exercise untuk Mengurangi Nyeri dan Meningkatkan Fungsional pada Penderita Chronic Ulcers ec Morbus Hansen: Sebuah Studi Kasus Setyawan, Annisa Putri Amalia; Herawati, Isnaini; Wijayanti, Christina Wahyu
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2025: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Chronic ulcer merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas dengan prevelensi yang terus meningkat yang terjadi karena disfungsi vena, diabeteus mellitus, infeksi, neuropati parifer, tekanan dan aterosklerosis. Bakteri penyebab chronic ucler salah satunya adalah bakteri mycobacterium leprae. Bakteri ini biasanya muncul pada penderita morbus hansen (kusta). Morbus,hansen merupakani infeksii kronis yangi disebabkani olehi bakterii mycobacterium lepraei yang menyerang saraf tepi kemudian mengenai organ-organ tubuh lainnya, yang dapat mengakibatkan hilangnya sensibilitas serta susah melakukan aktivitas sehari-hari karena penurunan kekuatan otot serta penurunan kemampuan fungsional pada penderitanya.Case Presentation: sebuah case report yang dilakukan di RSUD Sumber Glagah Mojokerto dengan diagnose medis Chronic Ulcers ec Morbus Hansen pada seorang ibu yang berusia 59 tahun dengan keluhan luka di kedua kaki yang sudah 2 bulan belum sembuh, luka basah dan terasa nyeri serta melakukan aktivitas sehari-hari dengan bantuan kursi roda.Management and Outcome: Penatalaksanaan fisioterapi pada kasus ini adalah dengan Active Assisted exercise ROM dan Pumping ankle. Intervensi ini dilakukan untuki meningkatkani lingkupi gerak sendi, meningkatkani kekuatan ototi pada regio ankle, mencegah luka berlubang serta untuk meningkatan activity daily living pasien sehingga pasien mampu melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri. Active Assisted exercise ROM dan Pumping ankle dilakukan selama 3 hari dengan dosis 10 menit disetiap intervensinya. Evaluasi latihan dilakukan di setiap hasil latihan untuk mengetahui efektivitasnya. Evaluasi nyeri dengan NRS, LGS dengan goniometer, kekuatan otot dengan MMT dan Kemampuan fungsional dengan index bartelConclusion: setelah meakukan latihan Active Assisted exercise ROM dan Pumping ankle selama 3 hari, didapatkan bahwa nyeri mengalami penurunan akan tetapi Kemampuan fungsionalnya tidak mengalami peningkatan.
Efektivitas chest physiotherapy pada pasien ventilasi invasif dan NIV terhadap outcome klinis serta durasi rawat Setiawan, Galih Adhi Isak; Rahayu, Umi Budi; Herawati, Isnaini
Journal Physical Therapy UNISA Vol. 5 No. 2 (2025): November
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/jitu.4610

Abstract

Pasien di Unit Perawatan Intensif (ICU) dengan ventilasi mekanik sering mengalami kegagalan pembersihan jalan napas akibat retensi sekret, yang dapat menyebabkan komplikasi seperti atelektasis dan memperpanjang durasi ventilasi serta lama rawat inap (LOS). Chest Physiotherapy (CPT) atau teknik pembersihan jalan napas (ACT) diperlukan untuk memperbaiki mekanika paru dan memfasilitasi penyapihan (weaning). Penelitian ini merupakan systematic review yang menggunakan metode PRISMA. Pencarian literatur dilakukan melalui database Google Scholar dengan rentang tahun 2015–2025, kriteria inklusi artikel berbahasa inggris dan merupakan artikel peneltian serta menggunakan salah satu jenis dari CPT dan memiliki outcome klinis. Menghasilkan 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis. Analisis artikel dilakukan dengan menggunakan pendekatan PICO, yang meliputi populasi pasien dengan ventilasi invasif maupun non-invasif yang menerima intervensi chest physiotherapy serta airway clearance technique. Pada pasien ventilasi invasif, CPT multimodal yang dikombinasikan dengan rehabilitasi dini terbukti meningkatkan keberhasilan ekstubasi dan menurunkan durasi penggunaan ventilator. Pada pasien Non-Invasif (NIV), CPT lebih berdampak pada perbaikan luaran fungsional dan kelelahan dibandingkan mortalitas. Teknik berbasis alat seperti Mechanical Insufflation-Exsufflation (MI-E) efektif dalam mobilisasi sekret, namun dampaknya terhadap LOS bersifat heterogen. Penurunan LOS yang signifikan lebih terlihat ketika intervensi dilakukan secara komprehensif dan intensif. CPT dan ACT memberikan kontribusi kuat terhadap perbaikan outcome klinis respirasi, khususnya oksigenasi dan mobilisasi sekret. Meskipun efek terhadap durasi rawat bervariasi, pemilihan teknik yang tepat berdasarkan kondisi fisiologis pasien dapat mendukung percepatan penyapihan ventilator.
Efektivitas Program Fisioterapi pada Pasien Pasca Spondilitis Tuberkulosis di Rumah Sakit Paru Ario Wirawan Salatiga: (Studi Kasus) Fadhil Kusuma Ningrum; Isnaini Herawati; Ririt Ika Lestari
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v5i2.8742

Abstract

This case report examines the effectiveness of a combined pulmonary rehabilitation and musculoskeletal physiotherapy program for a 26-year-old male post-pulmonary tuberculosis patient with lumbar tuberculous spondylitis. The patient, who had completed anti-tuberculosis treatment, presented with low back pain, shortness of breath, fatigue, and limited mobility. Spirometry indicated severe restrictive ventilatory impairment (FVC 1.28 L, 32% of predicted), and lower extremity muscle strength was reduced (MMT 2-3/5). The patient used a TLSO brace and walking aid. Over a three-week physiotherapy program, the patient participated in breathing exercises, spinal mobilization, muscle strengthening, functional exercises, and education on brace use. Evaluation occurred at the first, second, and third weeks. After treatment, pain intensity decreased from VAS 6 to VAS 3, FVC improved to 1.72 L, chest expansion increased, muscle strength improved to MMT 4/5, and performance on the Five-Times Sit-to-Stand Test showed progress. The Functional Independence Measure (FIM) score increased from 98 to 115, reflecting improved functional independence. These findings suggest that the combination of pulmonary and musculoskeletal physiotherapy effectively improved respiratory function, muscle strength, and the patient’s overall functional capacity.
Screening Depresi, Stres, dan Kecemasan pada Peserta Pelatihan Kader ‘Aisyiyah PCA Kartasura Okti Sri Purwanti; Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum; Wisnu Sri Hertinjung; Isnaini Herawati; Endang Nur Widiyaningsih; Ulfa Munawaroh Diniyah; Fathya Rahma Kamilatunnuha; Prima Afifah; Ihza Risqi Praditya; Fazaumi Nuriya Sayekti
JURPIKAT Vol 6 No 4 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i4.2638

Abstract

Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam menjalankan peran sebagai kader kesehatan masyarakat. Kegiatan screening ini bertujuan untuk mengetahui tingkat depresi, stres, dan kecemasan pada kader ‘Aisyiyah PCA Kartasura melalui instrumen DASS-21. Kegiatan dilaksanakan pada 29 Juni 2025 dengan 47 kader sebagai responden. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, penyampaian materi, dan pengisian skala DASS-21. Hasil menunjukkan sebagian besar kader, baik dewasa maupun lansia, berada pada kategori normal dalam ketiga aspek yang diukur. Kondisi ini diduga dipengaruhi oleh dukungan sosial, religiusitas, penerimaan diri, dan strategi coping yang adaptif. Hasil ini diharapkan menjadi dasar dalam pelaksanaan program promotif dan preventif kesehatan mental pada masyarakat di wilayah Kartasura. Diperlukan pelatihan rutin lanjutan guna meningkatkan keterampilan kader dalam menangani isu kesehatan mental di masyarakat
Penyuluhan Osteoarthritis Pada Lansia di Panti Lanjut Usia Aisyiyah di Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta Cindi Permata Sari; Isnaini Herawati; Wahyu Tri Sudaryanto; Muhammad Zulfa Rangga Nuraminazkiya
Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Mulawarman Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menua merupakan proses kehilangan secara perlahan-lahan kemampuan jaringan untuk memperbaiki diri, individu yang sudah tua akan mengalami kemunduran secara fisik, mental, dan sosial.  Osteoarthritis knee merupakan penyakit degeneratif pada sendi lutut yang timbul  akibat  abrasi  tulang  rawan  sendi  yang  menyebabkan  tulang  saling bergesekkan  dan  dapat  mengakibatkan  munculnya  kelemahan  otot  dan  tendon sehingga  membatasi  gerak  dan  menyebabkan  rasa  nyeri. Penyuluhan diadakan bertujuan untuk memberikan edukasi kepada lansia tentang kasus osteoarthritis terutama tentang definisi, gejala, penyebab, pencegahan dan manfaat latihan aktif mandiri untuk mengurang keluhan lansia yang penderita osteoarthritis. Metode yang digunakan dengan memberikan penyuluhan berupa promosi kesehatan mengenai Osteoarthritis knee kepada lansia dengan menggunakan pamflet sebagai media penyuluhan. Penyuluhan dilakukan dengan memberikan pre-test dan post-test berupa pertanyaan kepada para lansia guna mengukur keefektifan dari penyuluhan yang akan diberikan. Hasil evaluasi terdapat peningkatan pengetahuan lansia dari 30% menjadi 80% setelah diberikan penyuluhan. Terdapat peningkatan pengetahuan dan wawasan lansia mengenai Osteoarthritis serta bagaimana cara pencegahan dan penanganan Osteoarthritis secara mandiri dengan melakukan latihan Quadriceps Setting Exercise dan Straight Leg Raises Exercise.
PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER AISYIYAH TENTANG PENYAKIT KRONIS SERTA KESEHATAN MENTAL Okti Sri Purwanti; Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum; Wisnu Sri Hertinjung; Isnaini Herawati; Endang Nur Widiyaningsih; Fathya Rahma Kamilatunnuha
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.33795

Abstract

Abstrak: Gangguan mental sering kali menyertai penyakit kronis, meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas. Kader ‘Aisyiyah sebagai ujung tombak promosi kesehatan memiliki peran strategis, tetapi pemahaman mereka tentang kesehatan mental dan penyakit kronis masih perlu ditingkatkan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader ‘Aisyiyah dalam skrining dan manajemen kesehatan mental pada penyakit kronis melalui pelatihan intensif. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap: persiapan (koordinasi dengan Puskesmas Kartasura dan penyusunan materi), pelaksanaan (edukasi, pelatihan DASS-21, teknik relaksasi, dan brain gym), serta evaluasi (pre-test dan post-test). Peserta terdiri dari 47 kader ‘Aisyiyah dengan variasi usia dan latar belakang pendidikan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 55,3% (kategori baik) pada pre-test menjadi 61,7% pada post-test. Simpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan efektif meningkatkan pemahaman kader tentang kesehatan mental dan penyakit kronis. Untuk keberlanjutan, diperlukan pelatihan berkala serta pendampingan lebih intensif. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah memperbaiki manajemen waktu untuk meningkatkan efektivitas intervensi.Abstract: Mental health disorders often accompany chronic diseases, increasing the risk of morbidity and mortality. Aisyiyah cadres, as the spearheads of health promotion, play a strategic role, but their understanding of mental health and chronic diseases still needs to be improved. The objective of this community service is to improve the knowledge and skills of Aisyiyah cadres in mental health screening and management for chronic diseases through intensive training. The implementation method includes three stages: preparation (coordination with the Kartasura Community Health Center and preparation of materials), implementation (education, DASS-21 training, relaxation techniques, and brain gym), and evaluation (pre-test and post-test). Participants consisted of 47 Aisyiyah cadres with varying ages and educational backgrounds. The results showed an increase in knowledge from 55.3% (good category) in the pre-test to 61.7% in the post-test. The conclusion of this activity is that the training is effective in increasing cadres' understanding of mental health and chronic diseases. For sustainability, regular training and more intensive mentoring are needed. Suggestions for future research include improving time management to increase the intervention's effectiveness.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abyori Daru Murtama Achmad Briliansyah Arieputra Adelin, Shafira Prajawati AGUS WIDODO Agustianti, Ega Fahla Agustina Ariyani Ajeng Sabtorini Ajitirtiono, Ramadanu Aldhita Inayah Firdausi Alfi Salatina Alfi Salatina Almadani, Zahra Amalia Prasetyaningtyas Amalia Prasetyaningtyas Amar Busro Anam, Maulana Chairul Andhika Fatir Ath-Thariq Angger Perdana Wibowo Anggita Nurul Ikshanty Anis Dwi Charisa Annisa Amaliah Annisa Dwi Rahayu Annisa Rizky Amalia Annissa Mustika Ayu Aprilia Nurlita Dwi Putri Apriliyani, Intan Dwi Ardhiani, Miftah Rizky Ardhita Hilwa Zakia Ardiansyah, Faizin Arieputra, Achmad Briliansyah Arif Pristianto Arifin, Akhmad Zainal Arik Dwindayani Arimbi, Luluk Setya Arizona, Diara Atik Hidayati Atina Fauziyah Ayu Dwi Lestari Ayu Sulistiani Dianingtyas Ayu, Annissa Mustika Bakri As Syafiq Bhisma Murti Cafin Surya Putra Pratama Cahyaningsih, Arum Cartika Volta Pradanov Chafsoh, Zannuba Alifah Cindi Permata Sari Cindi Permata Sari Damayanti, Dyah Ayu Kusuma Davini Dwi Maycahyasari Dea Linia Romadhoni Desy Wahyu Utami Dheonita Marsyanda Rofifah Dianingtyas, Ayu Sulistiani Dimas Budi Lestari Dinda Ayudya Puspitaningrum Dini Afriani Khasanah Dita Hafsari Diva Anggraeni Yulia Maharani Dwi Purnomo Adi Dyah Ayu Kusuma Damayanti Dyah Ayu Salimah Dyah Kusuma Ayu Kinanti Eko Prihati Endang Nur Widiyaningsih Ervianta, Widya Evita Sari Fadhil Kusuma Ningrum Farah Hanifah Setiarahmawati Farid Rahman Fathya Rahma Kamilatunnuha Fauziyah, Atina Fazaumi Nuriya Sayekti Ferlina Fidya Atmaja Filmasari, Fitri Fitri Filmasari Fitri Kurniasari G. Gunawan Galih Adhi Isak Setiawan Grafita, Lisa Habiibatusy Syaahidah Hafiza Amalia Hanifa, Miftahul Fauziah Hapsari, Dela Oktavia Ihza Risqi Praditya Ika Purwaningsih Ika Yuli Ayuningrum Ilyas, Muhammad Taufik Indri Setyaningsih Intan Tri Agitha Khairina Zulfah Khanza, Namira Mutia Khasanah, Dini Afriani Kinanti, Dyah Kusuma Ayu Komalasari, Dwi Rosella Kurnia Lutfi Farizqi Kuwadi Kuwadi Lalu Surya Rizky Pratama Latifah, Alifia Putri Lesmana, Doan Lestari, Dimas Budi lestari, sulis Lisa Grafita Luluk Setya Arimbi Luthfiyah Putri M. Halim Meidania, Monalisa Miftah Rizky Ardhiani Miftakhul Jannah Muflihah, Nurul Muh Ridhuwan Muhammad Andhika Fajrin Noval Fajrin Muhammad Lukman Hakim Muhammad Taufik Ilyas Muhammad Zulfa Rangga Nuraminazkiya Mursyida, Luthfa Mutalazimah Mutalazimah Nafisa Destriana Saputri Nita, Siska Alfia Noor Laela Fitria Nuraminazkiya, Muhammad Zulfa Rangga Nurhayati, Kofifah Indri Nurul Zulaeka Oktaviani Fitriyah Okti Sri Purwanti Pramudya Putri, Anggun Prasetyo, Arya Tri Pratama, Cafin Surya Putra Pratama, I Putu Aditya Pratamasari, Nastiti Prihastomo, Teguh Prima Afifah Purbasasana, Purbasasana Purnomo Gani Putri, Asnatul Baida Putri, Fatati Nurainni Putri, Nuristiqomah Dwi Qomariyah Qomariyah Qomariyah Qomariyah Rahayu, Annisa Dwi Rahma Alfina Rahma Septiara Rahmawati, Aulia Fahriza Rahmi, Nurul Fikria Fauzia Raihani, Ferrarista Nadja Rakhma Nur Fitratun Nikmah Rania, Ratu Rasyidi, Arba’Atur Ratnasari, Eka Febri Ratu Rania Raveena Wulan Octavia Retno Andriani Ridhuwan, Muh Ririt Ika Lestari Rizka Salsabila Putri Rizqillah, Indah Prima Rochmah, Yunita Nur Rosyad, Hanif Ar RR. Ella Evrita Hestiandari S Sakinah Sabrina Tristiana Abkhoir Salma Hira Ayu Setyara Salma Muazzaroh Salsabila, Mutia Saputri, Shinta Claudia Sepfiana, Gerarda Setiarahmawati, Farah Hanifah Setiawan, Galih Adhi Isak Setyawan, Annisa Putri Amalia Shafira Prajawati Adelin Siti Chodijah Siti Helmyati Sri Isnin Kadarti Sugianto, Rega Syafiq, Bakri As Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum Taufik Eko Susilo Teguh Prihastomo Tiara Fatmarizka Ulfa Munawaroh Diniyah Ulfah Zulfahmi Umi Budi Rahayu Utami, Mulatsih Nita W Wahyuni Wachidah, Rahayu Noor Wahyu Tri Sudaryanto wahyuni wahyuni Wahyuni Wahyuni Wardhana, Muhamad Fikry Abrar Yoga Warih Sri Widodo Widya Ervianta Wijayanti, Christina Wahyu Wisnu Sri Hertinjung Yoran, Yoseph Evan Yusuf Arianto Zulfah, Khairina