Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Fakultas Ekonomi

STRATEGI PENERIMAAN RETRIBUSI PASAR TRADISIONAL UNTUK PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (STUDI KASUS DI KOTA MALANG) Yulita, Yulita
JURNAL AGREGAT Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.75 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengkaji teori-teori up to date di bidang akuntansi perpajakan khususnya keilmuan retribusi pasar tradisional untuk meningkatkan pendapatan asli daerah. 2) mengeksplorasi langkah strategis pemerintah kota Malang selama ini dalam pengelolaan retribusi pasar tradisional untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta membuat sebuah model strategi baru yang yang efektif untuk meningkatkan retribusi pasar sebagai stimulus pendapatan asli daerah kota Malang. Metode penelitian yang digunakan dengan cara mengumpulkan kajian literature tentang retribusi pasar dan PAD, kemudian mengkompariskan dengan kondisi nyata di lapangan. Teknik analisis yang digunakan adalah dengan literature study dan SWOT Analysis. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa Terjadinya sebuah fenomena baru dalam keilmuan akuntansi perpajakan khususnya kajian retribusi pasar sebagai faktor penting dari peningkatan asli daerah kota malang. Secara teoritis banyak teori yang mengkaji peranan retribusi pasar namun belum dikaji lebih mendalam tentang strategi yang efektif dalam sebuah model yang dituangkan melalui peraturan daerah dengan cara pelaporan retribusi pasar beserta informasi prodak-prodak yang dijual terpampang secara online di website Pemkot Malang khusunya dinas pendapatan Daerah. Inovasi keilmuan tersebut untuk memperkuat basis peningkatan PAD kota Malang dan didukung dengan adanya rewards and punishments (hadiah dan hukuman) bagi para pedagang pasar seharusnya membayar retribusi tepat waktu kepada pengelola pasar baik berupa sewa tempat maupun retribusi lainya misalnya kebersihan dan keamanan.