Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR RISIKO KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USI 24-59 BULAN admin, Nuraeni; Khairani, Masayu Dian; Abdullah; Dewi, Afiska Prima
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jnf.v7i1.1760

Abstract

Stunting makes you short as an adult and increases cases of obesity. The prevalence of stunting in Central Lampung District reached 20.4% and in the Simpang Agung Health Center (10.10%). This study aims to analyze the risk factors for stunting at the Simpang Agung Health Center in Central Lampung Regency in 2022. Observational study with a case control approach. The sample in this study was 86 children under five who were divided into two sample and control groups. Bivariate analysis in this study used the Chi Square Test. The results showed that a history of maternal CED during pregnancy (p value = 0.029, OR = 6.2) and birth length history (p value = 0.041, OR = 5.5) are risk factors for stunting in toddlers aged 24 -59 months while history of birth weight (p value = 0.24), history of exclusive breastfeeding (p value = 0.217, OR = 0.4), and history of immunization (p value = 0.483, OR = 2.2) not a risk factor for stunting in toddlers aged 24-59 months at the Simpang Agung Health Center. The conclusion of this study is that the mother's history of CED during pregnancy and birth length are risk factors for stunting, while birth weight, exclusive breastfeeding and immunization status are not risk factors for stunting.
Hubungan Karakteristik dengan Status Gizi Lanjut Usia di Pekon Parerejo Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu Erviani, Annisa Septy; Abdullah; Khairani, Masayu Dian; Muharramah, Alifiyanti
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jnf.v7i1.1763

Abstract

The problem of malnutrition in the elderly is easily seen through general appearance. The purpose of this study was to determine the relationship between characteristics and nutritional status of the elderly in Pekon Parerejo, Gadingrejo District, Pringsewu Regency. This research method uses analytic quantitative research using a cross-sectional approach. The population in this study were 65 elderly people with a sample size of 50 respondents selected by purposive sampling. Data analysis using chi square test and gamma test. The results showed that nutritional status was thin 24 (48.0%) respondents, very thin 7 (14.0%) respondents and obese 4 (8.0%) respondents. Female gender was 33 (66.6%) respondents and male 17 (34.0%) respondents. The age of respondents was 45-55 years (52.0%) and 56-59 years (48.0%), while the education level of respondents was elementary school (84.6%), junior high school (10.0%) and high school (6%). The results showed that the nutritional status of thin 24 (48.0%) respondents, very thin 7 (14.0%) respondents and obese 4 (8.0%) respondents. Female gender was 33 (66.6%) respondents and male 17 (34.0%) respondents. The age of respondents was 45-55 years (52.0%) and 56-59 years (48.0%), while the education level of respondents was elementary school (84.6%), junior high school (10.0%) and high school (6%). The results of statistical analysis showed there was no relationship between age and nutritional status, p-value = 0.125 (p-value >α = 0.05), there was a significant relationship between gender and nutritional status, p-value = 0.001 (p-value <α = 0.05), and there was no relationship between education level and nutritional status, p-value = 0.151 (p-value >α = 0.05).
Pengukuran Skinfold Thickness (Trisep, Bisep, Subskapula, Suprailiaka) Pada Mahasiswa S1 Gizi Universitas Aisyah Pringsewu Tahun 2024 Muharramah, Alifiyanti; Khairani, Masayu Dian; Tirtiana, Sismian
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jnf.v7i1.1768

Abstract

Pengukuran skinfold sebagai gambaran deposit lemak subkutan dapat memberikan perkiraan total lemak tubuh. Penilaian Skinfold Thickness dilakukan pada pengukuran pada tricep, bicep, subscapular dan suprailiaca untuk mendapatkan persentase lemak tubuh, mendiagnosis adipositas, ketebalan lipatan kulit suprailiaka dan abdomen digunakan untuk memperkirakan kepadatan tubuh, ketebalan lipatan kulit subskapula berkaitan dengan dengan kejadian diabetes melitus tipe 2. Distribusi lemak tubuh pada individu dapat menjadi faktor yang dapat memicu penyakit kardiovaskular karena perluasan jaringan adiposa subkutan. Tujuan penelitian untuk mengetahui Skinfold Thickness (Trisep, Bisep, Subskapula, Suprailiaka) Pada Mahasiswa S1 Gizi Universitas Aisyah Pringsewu Tahun 2024. Penelitan ini menggunakan metode cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Universitas Aisyah Pringsewu pada tahun 2023. Jumlah responden sebanyak 54 orang dengan rentang usia 18-21 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa gizi memiliki rata-rata skinfold thickness pada pengukuran trisep 26 mm, bisep 23 mm, subskapula 23 mm, dan suprailiaka 20 m. Sehingga pengukuran yang dilakukan sebagai salah satu bentuk dalam penilaian status gizi dan penentuan terhadap penyakit sindroma metabolik.
EDUKASI PENTINGNYA SARAPAN PAGI UNTUK ANAK USIA SEKOLAH ( PENTASUKA ) DI SD NEGERI 1 GADINGREJO UTARA KABUPATEN PRINGSEWU Nur, Lutfiah Nur; Khairani, Masayu Dian; Muharramah, Alifiyanti; Laila, Badriyyah Nur; HS, Nurul Auliya
Jurnal Pengabdian Gizi dan Kesehatan Masyarakat Vol 1 No 2 (2024): Februari
Publisher : Ikatan Sarjana Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53823/jpgkm.v1i2.72

Abstract

Sarapan sangat penting dalam menunjang kegiatan fisik seseorang sebelum memulai aktivitas. Kegiatan edukasi gizi pentingnya sarapan dilaksanakan di SD Negeri I Gadingrejo Utara Kabupaten Pringsewu. Pemilihan target sekolah tersebut sebab berdasarkan tahap prasurvey awal SD Negeri 1 Gadingrejo Kabupaten Pringsewu mempunyai taraf paling urgent untuk mendapatkan edukasi dibandingkan SD sekitarnya. Dengan demikian solusi yang ditawarkan dari masalah tersebut yaitu memberikan edukasi gizi berupa pemaparan materi dengan Power Point dan permainan Ular Tangga (Snakes and Ladder) selama 15-20 menit. Setelah mengisi lembar soal pretest dan postest terliat bahwa pengetahuan anak sekolah dasar kelas 4 tersebut mengelami kenaikan. Dilihat dari persentase nilai pretest sebanyak 50% (16 anak) menjawab kurang baik dan 50% (16 anak) menjawab dengan baik dari jumlah keseluruhan 32 anak. Sedangkan persentase nilai postest sebanyak 12,5% (4 anak) menjawab kurang baik dan 87,5%(28 anak) menjawab dengan baik. Kenaikan sebanyak 12,5% pengetahuan anak sekolah dasar tersebut termasuk kedalam keberhasilan pelaksaaan kegiatan edukasi gizi yang telah dilakukan. Media edukasi tersebut membuat individu dapat lebih memahami informasi atau materi yang dianggap rumit menjadi lebih mudah. Dengan melalui permainan akan memberikan kepuasan dan kebahagiaan sehingga anak akan lebih memahami materi dengan lebih mudah dan menyenangkan.
EDUKASI GIZI SEIMBANG DAN AKTIVITAS FISIK DALAM UPAYA PENCEGAHAN DAN MENGATASI OBESITAS SENTRAL PADA LANSIA ulya fahira, arum nisa; Akhriani, Mayesti; Abdullah, Abdullah; Ayu Lestari, Lara; Nurhayati, Aftulesi; Dian Khairani, Masayu; Ambar Wati, Desti; Syarifah, Siti; Amelia, Vera; Arsyanti, Eka
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 6 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/abdi.v6i3.1833

Abstract

Obesitas sentral merupakan kondisi akumulasi lemak di area perut, yang biasanya diukur menggunakan lingkar perut sebagai indikator. Berdasarkan kriteria International Diabetes Federation (IDF), individu disebut obesitas sentral jika hasil lingkar perutnya pada pria lebih 90 cm dan pada wanita 80 cm. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman lansia mengenai gizi seimbang dan pentingnya aktivitas fisik, yang dilaksanakan di Posyandu Lansia Kurnia Abadi 2, Wonodadi, Gading Rejo, Pringsewu, pada November 2024. Sebanyak 34 lansia berusia 50–78 tahun berpartisipasi dalam kegiatan ini, dengan peserta dipilih berdasarkan kehadiran mereka di posyandu. Kegiatan ini beranggotakan 4 dosen dan 4 mahasiswa dari Program Studi Gizi Universitas Aisyah Pringsewu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 26 peserta (76,4%) memiliki pengetahuan yang baik, terbukti dari kemampuan mereka menjawab semua pertanyaan dengan benar. Sementara itu, 8 peserta (23,5%) memiliki tingkat pengetahuan yang cukup. Pengukuran lingkar perut menunjukkan bahwa 79,4% peserta memiliki lingkar perut lebih dari 80 cm.
Hubungan Perilaku Pantangan Makan dengan Produksi Air Susu Ibu (ASI) pada Ibu Menyusui Bayi Usia 0-6 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Sukabumi Tahun 2024 Syamsta, Nila Rosydiana; Wati, Desti Ambar; Khairani, Masayu Dian; Basuki, Uki
Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM) Vol.6 No.2 (2024) : Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM)
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkmm.v6i2.14934

Abstract

Perilaku pantang makanan adalah kebiasaan masyarakat yang didasarkan pada prinsip upaya mengurangi risiko kesehatan dan nutrisi dari makanan yang dilarang. Berdasarkan hasil studi pendahuluan pada sepuluh ibu yang menyusui bayi berusia 0-6 bulan, ditemukan bahwa 6 (60%) dari ibu tersebut memiliki pembatasan diet, termasuk ikan, daging, dan telur, karena khawatir ASI akan berbau amis, bayi tidak ingin menyusu, bayi akan muntah. Serta sebanyak 4 (40%) ibu memiliki ASI yang tidak cukup dengan 2 (20%) bayi berusia 3 bulan dan 1 (10%) bayi berusia 2 bulan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis korelasi antara perilaku pantang makanan dan produksi ASI pada ibu menyusui untuk bayi berusia 0-6 bulan di area kerja Pusat Kesehatan Masyarakat Sukabumi tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang menyusui bayi berusia 0-6 bulan, total 114 ibu dengan sampel 40 ibu. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji chi-square. Kesimpulannya, terdapat korelasi signifikan antara perilaku pantang makanan dan penurunan produksi ASI di antara ibu menyusui, sebagaimana ditunjukkan oleh hasil penelitian (p=0.036). Ini menekankan pentingnya mengevaluasi ulang pembatasan diet dan mempromosikan edukasi nutrisi untuk mendukung produksi ASI yang cukup dan kesehatan bayi secara keseluruhan.
TINGKAT KEPUASAN PELAYANAN MAKAN DENGAN DAYA TERIMA MAKANAN BIASA PASIEN RSU AZ – ZAHRA KALIREJO: The Level of Satisfaction with Food Service and the Acceptability of Regular Food at Az – Zahra Hospital Sindi, Mesayu Ade Aprilia; Nurhayati, Aftulesi; Wati, Desti Ambar; Khairani, Masayu Dian
Media Gizi Pangan Vol 31 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Media Gizi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mgp.v31i2.820

Abstract

Kepuasan pelayanan makan merupakan salah satu indikator keberhasilan rumah sakit. Daya terima merupakan kemampuan seseorang menerima makanan yang disajikan sesuai dengan kebutuhan dan sisa makanan yaitu ≤ 20%. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan tingkat kepuasan pelayanan makan dengan daya terima makanan biasa. Rancangan penelitian ini adalah analitik cross sectional, dengan instrument yang digunakan camstock dan angket kepuasan pelayanan. Sampel yang di gunakan dalam penelitian ini sebanyak 73 responden yang di ambil dengan teknik Purposive Sampling. Kriteria Inkulsi meliputi : Pasien bersusia ≥ 15 tahun dan mendapatkan 9x makan biasa. Analisis bivariate dalam penelitian ini menggunakan uji Gamma. Hasil penelitian ini terdapat responden berjenis kelamin perempuan 64,4% dan laki – laki sebanyak 35,6%. Tingkat kepuasan paling banyak dalam kategori sangat puas 45,2% dengan daya terima makanan sebanyak 76,6%. Analisis statistika menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat kepuasan pelayanan makan dengan daya terima makanan makanan biasa (p = 0,003). Berdasarkan hasil penelitian yang telah di lakukan dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan antara tingkat kepuasan dengan daya terima.
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN PERSENTASE LEMAK TUBUH DENGAN TINGKAT KEBUGARAN PADA SISWI MTSN 2 TANGGAMUS: Correlation between nutritional status and body fat percentage with fitness level in students of MTSN 2 Tanggamus Nugraha, David Arta Yoga; Abdullah; Nurhayati, Aftulesi; Khairani, Masayu Dian
Media Gizi Pangan Vol 31 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Media Gizi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mgp.v31i2.831

Abstract

Kebugaran jasmani dimaknai sebagai kemampuan manusia untuk mengkondisikan fungsi organ tubuh dengan kondisi secara efektif dan tanpa mengalami kelelahan tubuh dalam batas fisiologis, sehingga masih dapat menjalankan aktifitas lainnya. Kebugaran pada anak-anak dan remaja dapat dikatakan sebagai  indikator  yang penting dari kesehatan dan hasil psikologis dan dirancang sebagai ukuran komprehensif kebugaran kardiorespirasi, fleksibilitas, kekuatan otot, dan komposisi tubuh. Selain itu, penurunan kebugaran pada masa anak-anak dan remaja dapat menimbulkan gangguan kesehatan dalam masa pendek maupun masa yang panjang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status gizi, persentase lemak tubuh, dengan kebugaran pada siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Tanggamus. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode pendekatan cross sectional. Subjek dalam penelitian ini 94 siswi yang dari kelas 7 dan 8 dengan rentang usia 13-15 tahun. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji gamma. Hasil analisis menggunakan uji gamma mendapatkan hasil hubungan antara Status gizi dan tingkat kebugaran dengan p-value 0,011 (<0,05) dan terdapat hubungan antara persentase lemak tubuh dan tingkat kebugaran dengan p-value 0,000 (<0,05). Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan yang antara status gizi, persentase lemak tubuh, dengan tingkat kebugaran pada siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Tanggamus.
TINGKAT PENGETAHUAN IBU TERKAIT GIZI DAN POLA PEMBERIAN MAKAN DENGAN GIZI KURANG PADA BALITA USIA 6-59 BULAN DI DESA PAKUAN AJI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR: Level Of Mother's Knowledge Regarding Nutrition And Reduced Feeding Patterns In Toddler Age 6-59 Months In Pakuan Aji Village, East Lampung District Sefty, Ananda Dwi; Khairani, Masayu Dian; Abdullah; Muharramah, Alifiyanti
Media Gizi Pangan Vol 31 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Media Gizi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mgp.v31i2.856

Abstract

Masalah Gizi kurang (wasted) merupakan suatu keadaan kurang gizi yang disebabkan oleh konsumsi gizi yang tidak cukup. Gizi Kurang pada balita disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya adalah faktor langsung   dan faktor tidak langsung. Faktor langsung yang dapat mempengaruhi adalah adanya penyakit infeksi dan asupan makanan, sedangkan faktor tidak langsung yang mempengaruhi gizi kurang pada balita adalah ketahanan pangan di dalam keluarga, pola asuh, sanitasi lingkungan, akses terhadap pelayanan kesehatan, umur anak, jenis kelamin anak, tempat tinggal, pendidikan, dan pekerjaan orang tua. Tujuan dalam penelitian ini mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu terkait gizi dan pola pemberian makan dengan gizi kurang pada balita usia 6-59 bulan di Desa Pakuan Aji Kabupaten Lampung Timur. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian adalah balita usia 6-59 bulan sebanyak 88 balita. Teknik yang digunakan dalam pemilihan subyek menggunakan teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan pengukuran antropometri (berat badan dan Panjang/tinggi badan). Analisa data menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian diketahui distribusi frekuensi gizi kurang di Desa Pakuan Aji sebanyak 70,5% dan frekuensi gizi baik 29,5%. Tingkat pengetahuan ibu yang kurang sebanyak 44,3% dan tingkat pengetahuan ibu yang baik sebanyak 18,2%. Pola Pemberian makan yang kurang sebanyak 43,2% dan pola pemberian makan yang baik sebanyak 23,9%. Hasil analisis terdapat hubungan tingkat pengetahuan ibu terkait gizi p- value 0,000 (p <0,05) dan pola pemberian makan ibu p-value 0,002 (p <0,05) dengan gizi kurang di Desa Pakuan Aji Kabupaten Lampung Timur. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan bukti empiris bahwa peningkatan pengetahuan ibu terkait gizi dan perbaikan pola pemberian makan dapat menjadi intervensi kunci dalam mengatasi masalah gizi kurang pada balita di Indonesia. Temuan ini relevan untuk mendukung kebijakan pemerintah dan program intervensi berbasis masyarakat, terutama di daerah pedesaan, dalam upaya menurunkan prevalensi gizi kurang secara nasional.
Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lanjut Usia di UPTD Puskesmas Sumanda Kabupaten Tanggamus Kusuma, Wita Aprilia; Abdullah, Abdullah; Wati, Desti Ambar; Khairani, Masayu Dian
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jnf.v7i2.1871

Abstract

Hipertensi adalah suatu peningkatan tekanan darah arteri dimana tekanan darah sistol lebih atau sama dengan 140 mmHg atau tekanan diastol lebih atau sama dengan 90 mmHg atau keduanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status gizi dengan hipertensi pada lanjut usia di UPTD Puskesmas Sumanda kabupaten tanggamuas. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 59 orang menggunakan tenknik Total Sampling. Analysis bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji Gamma. Hasil analisis menggunakan uji Gamma didapatkan hasil ada hubungan antara status gizi dengan hipertensi pada lanjut usia dengan nilai p-value 0,000 (>0,05). Kesimpulan hasil penelitian ini adalah ada hubungan antara status gizi dengan hipertensi pada lanjut usia.
Co-Authors Abda Abda Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah admin, Novi Kusumaningsih admin, Nuraeni Afifah Nurhasanah Majid Afiska Prima Dewi Ali Rosidi Alifianty Muharramah Alifiyanti Muharammah Alifiyanti Muharramah Alifiyanti Muharramah Almiasi, Wasis Amali Rica Pratiwi Ambar Wati, Desti Amir Syaifurrohman Ananta, Ananta Indriana Ani Margawati Annie Asma Wati Annisa Septy Erviani, Annisa Septy Erviani ARCHELA, RARA QORY Arie Indra Wahyudi Arrozi, Zakia Ulfa Arsyanti, Eka Basuki, Uki Cahya Ningtyas, Clarita Delia Amanda Dera Elva Junita Desti Ambar Wati Desti Ambar Wati Desti Ambar Wati Desti Ambar Wati Desti Ambar Wati Desti Ambar Wati Desti Ambar Wati Dian Arif Wahyudi Dinda Salsabila Dwi Ulfa Kurniasih Eka Aprilia Sari Erviani, Annisa Septy Etika Ratna Noer Evita Anggraini Fatmawati Fatmawati Febyani, Fajarita Hermila, Niranti HS, Nurul Auliya Hurul Aini indah citra sandra Intan Maharani Khoirul Anwar Kinanti, Inggit Kusmiyati Tjahjono Kusuma, Wita Aprilia Kusumawati, Astiwi Fadillah Laila, Badriyyah Nur Linda Puspita Linda Utami Mayesti Akhiriani Mayesti Akhriani Mayesti Akhriani Mayesti Akhriani, Mayesti Mega Gustia Meti Kurniawati Mutia Cahya Kinanti Mutmainah, Zahroh Naila, Zahra Syifa Nazarudin, Mgs Nisa Irfi Izzanti, Dian Nopi Anggista Putri, Nopi Anggista Nugraha, David Arta Yoga Nur, Lutfiah Nur Nurhayati, Aftulesi Nurhayati, Putri Nurul Utami Pratiwi, Amali Rica Putri Agustiana Putri Rahma Alamsyah Putri Rahmah Alamsyah Rahmadani, Syafika Zahra Ratu Masyana Rica Pratiwi, Amali Ricky Usman Rostanty, Rizky Adhiarti Salsabila, Merlindia Salsabilla, Arina Saputri, Amelia Al - qoyyima Sari, Bella Puspita Sefty, Ananda Dwi Sembiring, Rinawati Sindi, Mesayu Ade Aprilia Sindy Styawati Siti Nur Asiyah Siti Soleha Siti Solehah, Siti Siti Syarifah Syamsta, Nila Rosydiana Tirtiana, Sismian ulya fahira, arum nisa Vega Amelia Putri Velina, Risti Vera Amelia Vera Amelia Verly Enggan Kosari Wardhani, Erma Septya Wati, Desti Ambar Wiyana, Alda Yetty Nurul Kamilah Yustini, Fatmawati