Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG ANEMIA, POLA MENSTRUASI, DAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH PADA REMAJA PUTRI SMA Mutmainah, Zahroh; Abdullah, Abdullah; Muharramah, Alifiyanti; Khairani, Masayu Dian
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jnf.v7i2.1872

Abstract

Prevalensi anemia pada remaja putri sebesar 29% di dunia, Remaja putri berisiko lebih tinggi terkena anemia. Remaja putri mengalami haid setiap bulan dengan kehilangan zat besi ±1,3 mg per hari. Pemerintah mempunyai program untuk remaja putri di sekolah yaitu memberikan satu butir Tablet tambah darah setiap minggu sepanjang tahun (total 52 butir). Dampak masalah gizi akibat kekurangan zat gizi yang berperan dalam pembentukan hemoglobin, dapat karena kekurangan konsumsi tablet besi atau tablet tambah darah serta gangguan absorbsi. Tujuan dalam penelitian ini mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan tentang tablet tambah darah dan praktik minum tablet tambah darah pada remaja putri di SMP Negeri 1 Ketapang Lampung Selatan tahun 2022. Jenis penelitian quasy experimental design menggunakan pendekatan non equivalent control group. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja puteri kelas IX. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 43 responden sebagai kelompok kontrol dan 43 responden sebagai kelompok intervensi. Sehingga jumlah sampel sebanyak 86 responden. Teknik sampel menggunakan purposive sampling. Penelitian ini telah dilakukan di SMP Negeri 1 Ketapang Lampung Selatan pada tanggal 24 Oktober 2022 s/d 31 Januari 2023. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner, lembar observasi, SAP dan Leaflet. Analisa data menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan tentang tablet tambah darah pada remaja putri didapatkan nilai p-value 0.035 (<0.05), kemudian ada pengaruh penyuluhan terhadap praktik minum tablet tambah darah pada remaja putri didapatkan nilai p-value 0.000 (<0.05). Diharapkan remaja rutin mengkonsumsi tablet Fe yang diberikan oleh tenaga kesehatan. Melakukan kerjasama lintas sekotoral guna meningkatkan pemberian penyuluhan untuk menambah pengetahuan remaja tentang tablet tambah darah dan cara konsumsi serta dampak manfaat yang diberikan dari tablet tambah darah, menyediakan waktu dan tempat untuk proses penyuluhan kepada siswa/siswi di sekolah.
HUBUNGAN PEKERJAAN IBU DAN JUMLAH ANGGOTA KELUARGA DENGAN STUNTING PADA BALITA USIA 6-59 BULAN DI DESA NIPAH KUNINGAN Khairani, Masayu Dian; Anwar, Khoirul; Nazarudin, Mgs
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jnf.v7i2.1891

Abstract

Stunting adalah salah satu permasalahan gizi yang paling umum dialami oleh balita di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Prevalensi stunting di Kabupaten Mesuji mencapai 22,5%, sedangkan di Desa Nipah Kuning prevalensinya sebesar 26,32%. Angka ini masih belum mencapai target nasional untuk menurunkan prevalensi stunting menjadi 14% pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara tingkat pekerjaan ibu dan jumlah anggota keluarga dengan kejadian stunting pada balita usia 6–59 bulan di Desa Nipah Kuning. Penelitian dilakukan pada bulan Juni hingga Juli 2023 dengan populasi penelitian terdiri dari 73 balita berusia 6–59 bulan yang tinggal di Desa Nipah Kuning. Sebanyak 63 balita dijadikan subjek penelitian. Desain penelitian yang digunakan adalah observasi analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Data dikumpulkan melalui pengukuran antropometri dan pengisian kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat untuk distribusi frekuensi dan bivariat untuk melihat hubungan antara variabel independen dan dependen. Hasil penelitian menunjukkan tidak menemukan hubungan yang signifikan antara pekerjaan ibu (p = 1,000) dan jumlah anggota keluarga (p = 0,567) dengan kejadian stunting. Penelitian ini menyoroti pekerjaan ibu dan jumlah anggota keluarga bukan satu-satunya faktor yang menentukan status gizi anak. Faktor lain seperti tingkat pendidikan ibu, penghasilan keluarga, dan akses terhadap makanan bergizi tetap menjadi penentu utama.
Hubungan Frekuensi Konsumsi Pangan, Keanekaragaman Konsumsi Pangan dan Tingkat Stres dengan Hipertensi pada Lanjut Usia (Lansia) Kusumawati, Astiwi Fadillah; Abdullah, Abdullah; Khairani, Masayu Dian; Akhriani, Mayesti
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 19 No 2 (2024): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v19i2.2438

Abstract

Background: Hypertension is a serious medical condition and can increase the risk of other diseases. This disease causes premature death worldwide, with >1 in 4 men and 1 in 5 women suffering from this disease. The purpose of this study was to determine the relationship between the frequency of food consumption, diversity of food consumption and stress levels in the elderly in Pekon Sumber Agung, Ambarawa District, Pringsewu Regency. Sampling used purposive sampling. The population in this study were the elderly in Pekon Sumber Agung, Ambarawa District, Pringsewu Regency. The number of samples was 55 elderly people. Data were collected by direct interviews with respondents and analyzed bivariately using the Gamma test Method: This study is a quantitative study with a cross-sectional research design. Results: The results of this study indicate that there is a relationship between the frequency of food consumption (p-0.005), diversity of food consumption (p-0.001), and stress levels (p-0.001) with hypertension in the elderly in Pekon Sumber Agung, Ambarawa District, Pringsewu Regency. Conclusion: hypertension in the elderly is caused by the frequency of food consumption, the diversity of food consumption that is not diverse enough and stress levels. Suggestions for Pekon Sumber Agung, Ambarawa District, Pringswu Regency with the results of this study, the researcher hopes that routine posyandu will be carried out in every hamlet and more activities will be added at the elderly posyandu such as elderly gymnastics and nutritional counseling
The Relationship Between The Level Of Protein And Carbohydrate Adequacy, The Activity Of Weighing, The Level Of Maternal Knowledge With Nutritional Status In Toddlers Aged 12-59 Months In Ulak Rengas Village, Abung Tinggi Sub-District, North Lampung District ARCHELA, RARA QORY; Muharramah, Alifiyanti; Abdullah, Abdullah; Khairani, Masayu Dian
INDOGENIUS Vol 4 No 1 (2025): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v4i1.456

Abstract

Background & Objective: Nutritional status is a reflection of the size of the fulfillment of nutritional needs obtained from the intake and use of nutrients by the body. One of the factors that affect nutrition in toddlers is the level of parental education. The purpose of this study was to determine the relationship between the level of protein and carbohydrate adequacy, the activeness of weighing, the level of maternal knowledge with nutritional status in toddlers aged 12-59 months in Ulak Rengas Village, Abung Tinggi District, North Lampung Regency in 2024. Method: The type of research used was quantitative with a cross sectional design. Data collection was done by interview using a structured questionnaire and 2x24 hour food recall. The population in this study were mothers and toddlers 12-59 months, while the samples taken were 44 mothers and toddlers. Bivariate analysis in this study used the Gamma test. Result: The results obtained ρ value 0.001 < 0.05 which means there is a relationship between the level of protein adequacy with the nutritional status of toddlers aged 12-5h9 months, ρ value <.001 < α (0.05) there is a relationship between the level of carbohydrate adequacy with the nutritional status of toddlers aged 12-59 months, ρ value 0.854 < α (0.05) there is no relationship between weighing activity with the nutritional status of toddlers aged 12-59 months, the results of ρ value 0.854 < α (0.05) there is a relationship between the level of maternal knowledge with the nutritional status of toddlers aged 12-59 months. Conclusion: Answering the research objectives. Should consist of There is a relationship between the level of maternal knowledge and the nutritional status of toddlers aged 12-59 months.
The Relationship Between Age and Blood Sugar Levels in Patients with Type 2 Diabetes Mellitus Outpatient at Wonogiri Health Center, North Lampung in 2024 Wardhani, Erma Septya; Junita, Dera Elva; Wati, Desti Ambar; Khairani, Masayu Dian
INDOGENIUS Vol 4 No 1 (2025): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v4i1.459

Abstract

Background & Objective: The purpose of this study was to determine the relationship between nutritional status, carbohydrate intake, and fiber intake on blood sugar levels of type 2 diabetes mellitus patients at Wonogiri Health Center. Method: This study was conducted in December 2024. This research design uses analytic observational quantitative research with a cross sectional approach. The sample of this study were patients diagnosed with type 2 diabetes mellitus in the Wonogiri Health Center work area as many as 57 respondents. Bivariate analysis of this study using the Spearman Rho test. Result: his study shows that there is no significant relationship between age and blood sugar levels of respondents (Sig. > 0.05). This happens because each individual has differences regarding other risk factors such as lifestyle, physical activity that may affect the condition of type 2 diabetes mellitus patients. Conclusion: There is a significant relationship between age and blood sugar levels of respondents.
Pengaruh Edukasi Gizi Dengan Media Leaflet Dan Video Animasi Terhadap Tingkat Pengetahuan Anemia Pada Remaja Putri Di SMK Muhammadiyah Ambarawa Kabupaten Pringsewu 2024 Annie Asma Wati; Alifiyanti Muharramah; Abdullah Abdullah; Masayu Dian Khairani
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.7204

Abstract

Anemia is a world health problem, especially in developing countries. Anemia is a condition where there is a decrease in hemoglobin levels or a decrease in the number of red blood cells circulating in the body compared to normal values ​​based on age, gender and physiological conditions. Adolescent girls are a group that is more prone to suffering from anemia than adolescent boys. Because every month young women experience menstruation, apart from that, young women often maintain their appearance and want to be thin so they go on a diet and eat less. Knowledge of young women regarding anemia is still low, namely 64.3%, so this will have an impact on preventing anemia. Other research results show that young women's knowledge about anemia The risk of anemia is still low, namely around 61%. The aim of this research is to determine the influence of animated videos as educational media on increasing knowledge about anemia among female students at SMK Muhammadiyah Ambarawa. The research design uses a quasi-experimental research design with a two group pre-test post test design. The sampling technique used was a random sampling technique with a sample size of 40 respondents, which were divided into 2 groups, namely 20 respondents for leaflet educational media and 20 respondents for animated video media. Based on the results of research that has carried out data analysis using the Wilcoxon test, there is no significant influence between leaflet media on the level of knowledge, p-value 0.008. There is a significant influence between animated video media on the level of knowledge, p-value 0.001.
PEER EDUCATION KARTU KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH RUTIN (KARTINITIN) SEBAGAI UPAYA PENEGAHAN DAN PENANGANAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMK N 1 GADINGREJO Wati, Desti Ambar; Khairani, Masayu Dian; Salsabilla, Arina; Rahmadani, Syafika Zahra; Wiyana, Alda
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v7i1.735

Abstract

Anemia merupakan kondisi dimana jumlah sel darah merah atau hemoglobin dalam darah kurang dari normal. Kadar hemoglobin yang normal bagi remaja putri adalah sekitar 12g/dl. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan terkait anemia kepada remaja putri dan mengkoordinasi konsumsi tablet tambah darah secara rutin melalui edukasi kepada remaja putri. Metode yang digunakan yaitu peer educator dengan menggunakan media power point dan kartu kendali (KARNITIN). Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, terbukti dari nilai pre test lebih rendah dibandingkan nilai post test, 33 orang siswi memiliki peningkatan nilai dan 6 orang siswi memiliki nilai tetap. Hasil uji beda antara pre test dan post test pada kegiatan ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan yang bermakna antara sebelum dengan sesudah dilakukan kegiatan edukasi berdasarkan nilai (p value <0.05). Kata kunci: anemia, peer educator, kadar hemoglobin
PENERAPAN PRINSIP GIZI SEIMBANG DAN PROGRAM ISI PIRINGKU DALAM MENCEGAH DAN MENGENDALIKAN OBESITAS SENTRAL PADA ANGGOTA KEPOLISIAN RESOR PRINGSEWU Wati, Desti Ambar; Khairani, Masayu Dian; Almiasi, Wasis; Nurhayati, Putri; Kinanti, Inggit
Jurnal Pengabdian Masyarakat Medika Vol 5. No. 1, Maret 2025
Publisher : Universitas Muhamamdiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jpmmedika.v5i1.4285

Abstract

ABSTRAK Obesitas sentral menjadi perhatian serius dalam konteks kesehatan global karena dampak signifikan pada peningkatan risiko penyakit serius, termasuk penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan sindrom metabolik. Prevalensi obesitas sentral di Provinsi Lampung mencapai 25,98% pada tahun 2018. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan memberikan edukasi kepada anggota kepolisian di Kepolisian Resor Pringsewu, Lampung, tentang obesitas sentral menggunakan media PIPERACEACE (Flipchart for the Application of Balanced Nutrition and the Contents of Isi Piringku Program to Prevent Central Obesity). Edukasi ini bertujuan meningkatkan pengetahuan anggota kepolisian tentang prinsip gizi seimbang dan penggunaan program isi piringku dalam pencegahan dan pengendalian obesitas sentral. Proses edukasi melibatkan tahapan skrining, pretes dengan kuesioner sebelum penyampaian materi, dan postes dengan kuesioner sebagai evaluasi setelah penyampaian materi. Hasil edukasi menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 93%, dengan skor pretes dan postes yang meningkat drastis. Kesimpulan pengabdian kepada masyarakat ini adalah bahwa edukasi menggunakan media PIPERACEACE berhasil meningkatkan pengetahuan anggota Kepolisian Resor Pringsewu, Lampung, tentang obesitas sentral, memberikan dasar untuk upaya pencegahan yang lebih efektif kepada masyarakat.   ABSTRACT Central obesity has become a serious concern in the global health context due to its significant impact on the increased risk of serious diseases, including heart disease, type 2 diabetes, and metabolic syndrome. In the Lampung Province, the prevalence of central obesity reached 25.98% in 2018. This community service initiative involves providing education to police officers in the Pringsewu Police Resort, Lampung, about central obesity using the PIPERACEACE media (Flipchart for the Application of Balanced Nutrition and the Contents of MyPlate Program to Prevent Central Obesity). The education aims to enhance the knowledge of police officers regarding the principles of balanced nutrition and the utilization of MyPlate Program content in preventing and controlling central obesity. The education process includes screening stages, a pre-test with a questionnaire before delivering the material, and a post-test with a questionnaire as an evaluation after the material delivery. The results of the education show a 93% increase in knowledge, with pre-test and post-test scores experiencing a drastic improvement. The conclusion of this community service is that education using the PIPERACEACE media successfully enhances the knowledge of police officers in the Pringsewu Police Resort, Lampung, about central obesity, providing a foundation for more effective prevention efforts in the community.
Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Remaja Putri Mega Gustia; Masayu Dian Khairani; Abdullah Abdullah; Desti Ambar Wati
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 5, No 1 (2024): May
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v5i1.24991

Abstract

Kejadian anemia pada remaja putri di Provinsi Lampung sebesar 24,6%. Kepatuhan dalam mengonsumsi tablet tambah darah diduga berhubungan dengan faktor internal yaitu pengetahuan tentang anemia serta faktor eksternal yaitu dukungan guru dan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan Tingkat pengetahuan tentang anemia dan dukungan keluarga dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah remaja putri di SMPN 3 Batanghari Nuban. Penelitian ini menggunakan rancangan survey analitic dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 97 remaja putri SMPN 3 Batanghari Nuban yang diperoleh melalui random sampling. Instrumen yang digunakan ialah kuesioner serta data univatiat dan bivariat dianalisis menggunakan uji Gamma. Hasil penelitian menunjukkan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah sedang (35,1%) dan rendah (35,1%), pengetahuan kategori baik (25,8%), kategori cukup (52,6%), dan dukungan keluarga cukup (37,1%). Kesimpulan yaitu terdapat hubungan tingkat pengetahuan tentang anemia (p-value <0,05) dan dukungan keluarga (p-value <0,05) dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah remaja putri di SMPN 3 Batanghari Nuban
Faktor Risiko Anemia pada Remaja Putri: Studi Kasus di SMP Negeri 10 Mesuji Arie Indra Wahyudi; Masayu Dian Khairani; Desti Ambar Wati
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 5, No 2 (2024): November
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v5i2.28509

Abstract

Anemia merupakan keadaan jumlah sel darah merah atau hemoglobin tidak mencukupi kebutuhan fisiologis yang ditandai dengan kadar Hemoglobin <12 g/dl. Data anemia rematri di SMP Negeri 10 Mesuji sebesar 45% dan menjadi penyumbang tertinggi anemia di Kecamatan Panca Jaya Kabupaten Mesuji. Tujuan penelitian mengetahui hubungan kebiasaan sarapan, kepatuhan konsumsi tablet tambah darah (TTD) dan status gizi dengan anemia defisiensi zat besi pada remaja putri. Sampel penelitian berjumalah 112 orang yang diambil dengan teknik Random Sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner kebiasaan sarapan, kepatuhan konsumsi TTD (MMAS-8), dan status gizi diukur menggunakan timbangan digital dan stadiometer. Analisis univariat menggunakan persentase, sedangkan analisis bivariat menggunakan uji gamma. Hasil penelitian menunjukan dari 112 rematri terdapat 51 orang (45,5%) mengalami anemia, 65 orang (58%) memiliki kebiasaan sarapan baik, 56 orang (50%) tidak patuh dalam konsumsi TTD dan 78 orang (69,9%) dengan status gizi baik. Hasil Analisis bivariat didapatkan ada hubungan kebiasaan sarapan (p value: 0,000), kepatuhan konsumsi TTD (p value: 0,000) dan status gizi (p value: 0,016) dengan anemia defisiensi zat besi pada remaja putri di SMP Negeri 10 Mesuji Kecamatan Panca Jaya Kabupaten Mesuji. Diharapkan pihak sekolah berkoordinasi dengan Puskesmas untuk memberikan edukasi kepada rematri mengenai pentingnya konsumsi TTD dan sarapan pagi serta melakukan penjaringan kesehatan rematri secara rutin. Membuat duta konsumsi TTD untuk mempermudah dalam koordinasi, monitoring dan evaluasi, serta melakukan intervensi kepada remaja putri dalam meningkatkan kepatuhan konsumsi TTD.
Co-Authors Abda Abda Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah admin, Novi Kusumaningsih admin, Nuraeni Afifah Nurhasanah Majid Afiska Prima Dewi Ali Rosidi Alifianty Muharramah Alifiyanti Muharammah Alifiyanti Muharramah Alifiyanti Muharramah Almiasi, Wasis Amali Rica Pratiwi Ambar Wati, Desti Amir Syaifurrohman Ananta, Ananta Indriana Ani Margawati Annie Asma Wati Annisa Septy Erviani, Annisa Septy Erviani ARCHELA, RARA QORY Arie Indra Wahyudi Arrozi, Zakia Ulfa Arsyanti, Eka Basuki, Uki Cahya Ningtyas, Clarita Delia Amanda Dera Elva Junita Desti Ambar Wati Desti Ambar Wati Desti Ambar Wati Desti Ambar Wati Desti Ambar Wati Desti Ambar Wati Desti Ambar Wati Dian Arif Wahyudi Dinda Salsabila Dwi Ulfa Kurniasih Eka Aprilia Sari Erviani, Annisa Septy Etika Ratna Noer Evita Anggraini Fatmawati Fatmawati Febyani, Fajarita Hermila, Niranti HS, Nurul Auliya Hurul Aini indah citra sandra Intan Maharani Khoirul Anwar Kinanti, Inggit Kusmiyati Tjahjono Kusuma, Wita Aprilia Kusumawati, Astiwi Fadillah Laila, Badriyyah Nur Linda Puspita Linda Utami Mayesti Akhiriani Mayesti Akhriani Mayesti Akhriani Mayesti Akhriani, Mayesti Mega Gustia Meti Kurniawati Mutia Cahya Kinanti Mutmainah, Zahroh Naila, Zahra Syifa Nazarudin, Mgs Nisa Irfi Izzanti, Dian Nopi Anggista Putri, Nopi Anggista Nugraha, David Arta Yoga Nur, Lutfiah Nur Nurhayati, Aftulesi Nurhayati, Putri Nurul Utami Pratiwi, Amali Rica Putri Agustiana Putri Rahma Alamsyah Putri Rahmah Alamsyah Rahmadani, Syafika Zahra Ratu Masyana Rica Pratiwi, Amali Ricky Usman Rostanty, Rizky Adhiarti Salsabila, Merlindia Salsabilla, Arina Saputri, Amelia Al - qoyyima Sari, Bella Puspita Sefty, Ananda Dwi Sembiring, Rinawati Sindi, Mesayu Ade Aprilia Sindy Styawati Siti Nur Asiyah Siti Soleha Siti Solehah, Siti Siti Syarifah Syamsta, Nila Rosydiana Tirtiana, Sismian ulya fahira, arum nisa Vega Amelia Putri Velina, Risti Vera Amelia Vera Amelia Verly Enggan Kosari Wardhani, Erma Septya Wati, Desti Ambar Wiyana, Alda Yetty Nurul Kamilah Yustini, Fatmawati