Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pengolahan Limbah Gorengan Untuk Pembuatan Biodiesel Dan Pakan Ternak Di Kelurahan Curug, Bogor Fathaddin, Muhammad Taufiq; Ischak, Mohammad; Maulani, Mustamina; Damayanti, Sisca; Irvan, Rayhan; Mahanggi, Muhammad F.Z.; Arkaan, Muhammad Dzaki; Buana, Firdha Meidya
Jurnal Migasian Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Institut Teknologi Petroleum Balongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jm.v8i2.325

Abstract

Fried food waste can have negative impacts on environmental and health problems. On the other hand, fried food waste can be processed into biodiesel and animal feed. So that the utilization of fried food waste can increase the supply of fuel and animal feed which continues to increase along with the increasing population in Indonesia. Cooking oil is a renewable material because it comes from palm oil, coconut, corn, soybeans and others. So that the manufacture of biodiesel and animal feed can be preserved and developed in the future. Based on these problems, community service activities (PkM) in RT 3 and RT 5 located in RW 13, Curug Village, Bogor. This PkM activity was attended by 20 participants and was carried out in five stages. The first and second stages were in the form of counseling containing the delivery of material on making biodiesel and animal feed. In the third and fourth stages, training was given on making biodiesel and animal feed. While in the fifth stage, monitoring and evaluation were carried out. The indicators of the success of this activity were evaluated based on the pre-test and post-test values ​​carried out for both biodiesel making activities and animal feed making activities. Based on the evaluation of the comparison of pre-test and post-test assessments carried out by participants, it shows an increase in understanding of biodiesel production from an average value of 38 to 75 or an average increase of 99%. While the increase in understanding of animal feed production from an average value of 21 to 69 or an average increase of 224%. This activity received high attention from the local community. In addition to increasing understanding and expertise regarding biodiesel production, participants also increased their awareness to maintain environmental sustainability and maintain health.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGOLAHAN LIMBAH GORENGAN UNTUK PEMBUATAN BIODIESEL DI KELURAHAN CURUG KOTAMADYA BOGOR Fathaddin, Muhammad Taufiq; Ischak, Mohammad; Maulani, Mustamina; Damayanti, Sisca; Irvan, Rayhan; Mahanggi, Muhammad F.Z.; Arkaan, Muhammad Dzaki; Buana, Firdha Meidya
Jurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/akal.v6i1.21892

Abstract

Minyak jelantah dapat menimbulkan dampak buruk terhadap masalah pada kesehatan. Minyak jelantah juga menimbulkan masalah pada lingkungan. Di sisi lain minyak jelantah dapat diolah menjadi biodiesel. Sehingga pemanfaatan minyak jelantah dapat mengurangi penggunaan bahan bakar fosil di Indonesia yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Di samping itu biodiesel tergolong bahan bakar yang terbarukan, oleh karena itu pasokan biodiesel sebagai bahan bakar dapat dilestarikan dan dikembangkan di masa yang akan datang. Berdasarkan permasalahan tersebut tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan khususnya kepada Masyarakat di RW 3 dan RW 5 yang berlokasi di RW 13, Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat, Kota Madya Bogor. Kegiatan ini mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat setempat. Berdasarkan evaluasi terhadap perbandingan penilaian pre test dan post test yang dikerjakan oleh peserta memperlihatkan kenaikan dari nilai rata-rata 37,5 menjadi 74,6 atau kenaikan rata-rata sebesar 98,9%. Selain peningkatan pemahaman dan keahlian mengenai pembuatan biodiesel, para peserta juga memotivasi kesadaran peserta untuk memelihara kesehatan dan menjaga kelestarian lingkungan.
ANALISIS CADANGAN MINYAK PADA LAPANGAN Z MENGGUNAKAN METODE MATERIAL BALANCE DENGAN SOFTWARE IPM-MBAL Mano, Irene Nabila; Ristawati, Arinda; Yulia, Prayang Sunny; Fathaddin, Muhammad Taufiq; Pramadika, Havidh
Petro : Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 14 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/petro.v14i2.22602

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode material balance dengan software IPM-MBAL untuk mengestimasi cadangan minyak di Lapangan Z secara akurat dan tepat. Penelitian bertujuan menghitung Original Oil in Place (OOIP), mengidentifikasi mekanisme penggerak reservoir, serta menentukan Remaining Reserves (RR), Estimated Ultimate Recovery (EUR), dan Recovery Factor (RF). Langkah ini penting mengingat meningkatnya kebutuhan energi dan menurunnya produksi dari sumur tua. Metode material balance dilakukan dengan menganalisis data tekanan reservoir, produksi kumulatif minyak dan air, serta parameter PVT dari 19 sumur aktif. Analisis menggunakan software IPM-MBAL melalui proses PVT matching untuk mendapatkan parameter fluida akurat dan history matching untuk mengestimasi OOIP serta mekanisme penggerak reservoir. Maka hasil penelitian menunjukkan nilai OOIP sebesar 47,9 MMSTB, dengan deviasi kurang dari 5% dibandingkan estimasi volumetrik sebelumnya sebesar 45,7 MMSTB. Mekanisme penggerak utama yang teridentifikasi adalah water drive, berdasarkan analisis energi reservoir dan metode Ganesh Thakur. Selain itu, Recovery Factor (RF) tercatat sebesar 42%, dan Remaining Reserves (RR) dihitung mencapai 1,38 MMSTB. Kesimpulannya yaitu metode material balance berbasis IPM-MBAL memberikan hasil estimasi yang akurat. Penelitian ini berkontribusi pada pengelolaan reservoir yang lebih efektif serta pengambilan keputusan strategis dalam pengembangan lapangan. Pemahaman yang lebih baik tentang cadangan minyak dan mekanisme penggerak reservoir mendukung efisiensi pengelolaan sumber daya hidrokarbon secara berkelanjutan. 
Analisis Karakterisasi Feedzone Berdasarkan Data Pengukuran PTS Sumur Y Azica, Muhammad Raihan; Fathaddin, Muhammad Taufiq; Wibowo, Djunaedi Agus
JUITECH: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Quality Vol 9, No 1 (2025): Vol 9 No 1 2025
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ju.v9i1.1578

Abstract

Perilaku reservoir meliputi kedalaman, besarnya kontribusi tiap-tiap feedzone, respons tekanan, dan suhu reservoir. Perilaku ini dapat digunakan untuk menentukan kelayakan lapangan untuk dikembangkan serta untuk memperkirakan kemampuan produksi sumur. Oleh karena itu, perilaku reservoir harus diperhatikan. Ada beberapa survei yang dilakukan di sumur panas bumi untuk mengetahui kondisi di dalam sumur dan kondisi reservoir.Untuk mengidentifikasi karakterisasi dalam sumur, alat survei PTS dimasukkan ke dalam sumur terlebih dahulu agar kecepatan fluida yang dikumpulkan mencerminkan kondisi sebenarnya di dalam sumur. Kalibrasi ini dilakukan dengan menggunakan slope. Pada tahap berikutnya, kecepatan laju alir massa dan fluida dapat dihitung. Gambar 3 menunjukkan diagram alir pengolahan data. hasil menunjukkan bahwa sumur memiliki empat zona feedzone berdasarkan respon pembacaan temperatur dan spinner. Feedzone sumur berada di kedalaman 2887 m, 2591 m, 2401 m, dan 2114 m, kontribusi feedzone 1 adalah 35.0%, kontribusi feedzone 2 13%, kontribus feedzone 3 25%, dan kontribusi feedzone 4 27.5%uhu air dalam sumur panas bumi ini berkisar dari 234 hingga 306 derajat Celcius, dan pada kedalaman 810 meter, suhunya menyinggung temperatur saturasi, yang menunjukkan bahwa fluida air akan berubah menjadi uap zona 1 memiliki kedalaman 2887 m, zona 2 memiliki kedalaman 2591 m, zona 3 memiliki kedalaman 2401 m, dan zona 4 memiliki kedalaman 2114 m.Kontribusi feedzone yang terbesar pada kedalaman 2887 sebesar 35 %.Kondisi sumur dalam keadaan yang memproduksi banyak air dan tidak terjadi kebocoran.Suhu fluida, yang berubah dari fluida air menjadi fluida uap, mencapai suhu saturasi 306 pada kedalaman 2114.
PENYULUHAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN SABUN DARI MINYAK JELANTAH DI KELURAHAN CURUG KOTAMADYA BOGOR Fathaddin, Muhammad Taufiq; Prapansya, Onnie Ridaliani; RakhmantoPri Agung Rakhmanto, Pri Agung; Widiyatni, Harin; Maulani, Mustamina; Azica, Muhammad Raihan; Rachmaputra, Try
Jurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/akal.v6i222564

Abstract

Minyak jelantah dapat menimbulkan dampak buruk terhadap masalah pada kesehatan. Minyak jelantah juga menimbulkan masalah pada lingkungan. Di sisi lain minyak jelantah dapat diolah menjadi sabun. Sehingga pemanfaatan minyak jelantah dapat mengurangi limbah rumah tangga di Indonesia yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Berdasarkan permasalahan tersebut tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan khususnya kepada Masyarakat di RW 5 yang berlokasi di RW 13, Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat, Kota Madya Bogor. Kegiatan ini mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat setempat. Berdasarkan evaluasi terhadap perbandingan penilaian pre-test dan post-test yang dikerjakan oleh peserta memperlihatkan kenaikan dari nilai rata-rata 35,0 menjadi 80,7 atau kenaikan rata-rata sebesar 130,6%. Selain peningkatan pemahaman dan keahlian mengenai pembuatan sabun, para peserta juga termotivasi menjadi masyarakat yang produktif di samping meningkatkan kepedulian untuk memelihara kelestarian lingkungan.
Evaluation of the Viscosity of Terrafloc Polymer and Xanthan Gum Polymer Amri, Sulthoni; Setiati, Rini; Fathaddin, Muhammad Taufiq; Rakhmanto, Priagung; Swadesi, Boni; Ratnaningsih, Dyah Rini
Journal of Earth Energy Science, Engineering, and Technology Vol. 7 No. 1 (2024): JEESET VOL. 7 NO. 1 2024
Publisher : Penerbitan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jeeset.v7i1.17309

Abstract

Polymer injection is one of the EOR methods using chemical which is injected into the reservoir to increase oil recovery. The polymer functions to maintain the flow of fluids, especially water, so that it does not boil ahead of oil towards production wells. This is due to the ability of the polymer to increase the viscosity of the fluid in the reservoir. The polymers commonly used in the petroleum world are synthetic polymers and natural polymers which are often referred to as biopolymers. The type of biopolymer in this article is Xanthan Gum while the synthetic polymer used is Terrafloc. The characteristics of these two polymers are compared so that the performance that will be obtained in an effort to increase the recovery of petroleum can be estimated. From the results of the viscosity measurement, it turned out that the Xanthan Gum polymer had a much greater viscosity value than the Terrafloc polymer. Thus, the use of Xanthan Gum and Terrafloc polymers can be adjusted to the needs related to the type of crude oil in the reservoir to be injected so that the results of obtaining petroleum can be optimal.
Characterization of Addition Porang on Polyacrylamide Polymer for Enhanced Oil Recovery Siahaya, Jacob; Mardiana, Dwi Atty; Fathaddin, Muhammad Taufiq
Journal of Earth Energy Science, Engineering, and Technology Vol. 6 No. 3 (2023): JEESET VOL. 6 NO. 3 2023
Publisher : Penerbitan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jeeset.v6i3.17423

Abstract

The main purpose of polymer injection is to reduce the water-oil mobility ratio. By increasing the viscosity of the injection fluid, polymer injection can increase sweep efficiency, thereby increasing oil recovery. This study aims to determine the viscosity and adsorption effects of adding porang to polyacrylamide polymers. The method used in this research is a laboratory experiment. The salinity of the formation water used in this study was 6000 ppm, 12000 ppm, and 18000 ppm, with variations in polymer concentrations of 2000 ppm, 4000 ppm, and 6000 ppm on the polymer without a mixture of porang and with a mixture of porang. The result of measuring the viscosity of polyacrylamide by adding porang at the salinity of 6000 ppm and polymer concentration of 6000 ppm was 21.82 cp. With the addition of porang to the polyacrylamide polymer at 2000 ppm concentration and 18000 ppm salinity, the adsorption value of the polymer decreased from 2.708 mg/gr to 1.748 mg/gr for 40 mesh sand and from 3.333 mg/g to 2.358 mg/g for 60 mesh sand.  
The Influence of Asymmetrical Formation from Makassar Basin to the Geochemical Characteristics of Mallawa Formation Sutadiwiria, Yarra; Ronoatmojo, Imam Setiaji; Fathaddin, Muhammad Taufiq; Rendy; Riyandhani, Cahyaningratri Prima; Yusuf, Ariq Haykal; Aufariq Asaria Cifa; Mordekhai; Yeftamikha; Amalia; K.Gunawan, Brahmantyo
Journal of Geoscience, Engineering, Environment, and Technology Vol. 10 No. 3 (2025): JGEET Vol 10 No 03 : September (2025)
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jgeet.2025.10.3.22993

Abstract

A functional hydrocarbon system relies on three key elements: source rock, reservoir rock, and seal rock. These components are essential in assessing the hydrocarbon potential of a region. In South Sulawesi, the Makassar Basin shows promise for petroleum development, particularly with the Mallawa Formation an Early to Late Eocene unit serving as a potential source rock. Source rocks play a critical role in generating and storing hydrocarbons. Indonesia’s frequent oil and gas exploration activities are driven by the presence of numerous prospective hydrocarbon-bearing areas. It's crucial to recognize that source rocks typically form within sedimentary basins. The Makassar Basin, a land-based Tertiary sedimentary basin situated along western and southern Sulawesi, originated from tectonic activity, specifically the widening of the Makassar Strait, which began no later than the Early Paleocene. This tectonic evolution significantly affected the thermal maturation of the basin’s source rocks. This study applies geochemical analysis of cutting samples to evaluate the maturity of these rocks. The findings contribute valuable understanding to hydrocarbon exploration in South Sulawesi, a region characterized by a complex tectonic framework. The results of laboratory analyses show that sustainable hydrocarbon exploration may be possible in South Sulawesi, especially in Balangbaru Formation, which is believed to be a potential source rock, in addition to the Mallawa Formation.
Modeling and Prediction of Kappaphycus alvarezii Viscosity Using Artificial Neural Network and Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System Fathaddin, Muhammad Taufiq; Ridaliani, Onnie; Rakhmanto, Pri Agung; Mardiana, Dwi Atty; Septianingrum, Wydhea Ayu; Irawan, Sonny; Abdillah, Ridho
Journal of Earth Energy Science, Engineering, and Technology Vol. 8 No. 3 (2025): JEESET VOL. 8 NO. 3 2025
Publisher : Penerbitan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/fh90e382

Abstract

This study examines the viscosity behavior of Kappaphycus alvarezii polymer solutions enhanced with TiO2 nanoparticles under varying concentrations, salinity, and temperature. Predictive models were developed using Artificial Neural Network (ANN) and Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System (ANFIS) approaches. The experimental work involved preparing Kappaphycus alvarezii solutions with polymer concentrations ranging from 2,000 to 6,000 ppm and TiO2 nanoparticle concentrations from 2,000 to 4,000 ppm at salinities of 6,000–30,000 ppm and temperatures between 30 °C and 80 °C. Results showed that increasing Kappaphycus alvarezii concentration enhanced viscosity by 1.04–21.12%, while TiO2 nanoparticles improved viscosity stability, especially under high-salinity conditions. In contrast, higher salinity and temperature reduced viscosity due to ionic screening and increased molecular motion, although a slight rise was observed at 30,000 ppm salinity. The optimized ANN model (18 neurons, one hidden layer) achieved a superior correlation coefficient (r = 0.9980) compared to ANFIS (r = 0.8769), confirming higher predictive accuracy. These findings demonstrate the potential of Kappaphycus alvarezii–TiO2 nanofluids as sustainable viscosity modifiers for enhanced oil recovery (EOR) and verify the reliability of ANN and ANFIS models in predicting viscosity under complex multivariable interactions.
A Regression Analysis Approach to Van Everdingen-Hurst Dimensionless Water Influx Variables for Infinite and Finite Aquifers Muhammad Taufiq Fathaddin; Yarra Sutadiwiria; Taufan Marhaendrajana; Sonny Irawan; Onnie Ridaliani Prapansya; Asri Nugrahanti
Scientific Contributions Oil and Gas Vol 47 No 1 (2024)
Publisher : Testing Center for Oil and Gas LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/SCOG.47.1.1612

Abstract

Water influx calculations have relied on accurate values of the Van Everdingen-Hurst WeD dimensionless variables. For programming and hand calculators, equations are needed to determine WeD. Previous models provide equations for WeD calculations for infinite aquifer cases. This paper presents two sets of regression equations that are simple to apply to obtain accurate values of WeD for either infinite or finite aquifer cases. The proposed equations have good agreement with the Van Everdingen-Hurst method with an average difference of 0.77% and 1.18% for the cases of infinite aquifer and finite aquifer, respectively
Co-Authors Abdassah, Doddy Abdillah, Ridho Abdul Hamid Adiguna, Muhammad Dimas Amalia Amri, Sulthoni Andhika Rama Dwiputra Andon Insani Andre Albert Sahetapy Engel Andreas Setiabudi Andrian Sutiadi Andrianaivo, Lala Andry Prima Andy Livsey Anggela, Lilian Anggitya Hafidh Apriandi Rizkina rangga Wastu Aqlyna Fattahanisa Arinda Ristawati Arkaan, Muhammad Dzaki Asri Nugrahanti Astri Rinanti Aufariq Asaria Cifa Azica, Muhammad Raihan Baiq Maulinda Barona Belladesta Bayu Hamza Berkah Hani Bharoto Boni Swadesi Buana, Firdha Meidya Cahyaningratri P.R. Cahyaningratri Prima Riyandhani Catur Sunawan Balya Citra Wahyuningrum Daddy Sutansyah Damayanti, Sisca Danaparamita Kusumawardhani Danar Wijayanto Darmasetiawan Hakim Davy, Nandito Dewi Latifatul Aini Diah Utami Safitri Diah Utami Safitri Djoko Sulistyanto Djoko Sulistyanto Djunaedi Agus Wibowo Dwi Atty Mardiana Dwiputra, Andhika Rama Dyah Rini Ratnaningsih Eleonora Anselina Desi Letor Emmy Fatmi Budhya Esaim Mustafa Abrahim Omar Esaim Mustafa Abrahim Omar Fahrurrozi Akbar Fakhri Ade Andika Farhan Gunawan Nurcahyo Wibowo Hafidh, Anggitya Hari Karyadi Oetomo Hari Karyadi Oetomo Harin Widiatni Harin Widiyatni Harin Widyatni Havidh Pramadika Husla, Ridha I Gede Dian Aryana Imam Setiaji Ronoatmojo Imros B. Kinif Iqlimah, Madhu A’la Zulaiqoh Irfan Marwanza Irvan, Rayhan Ischak, Mohammad Iwan Sumirat Izumi Wicaksono Dardjat Jachanan Satriabudi K.Gunawan, Brahmantyo Kartika Fajarwati H. kartika fajarwati hartono Kartini, Rachmi Kartoatmodjo, R.S. Trijana Kesit Bayu Kumoro Aji Kusumawardhani, Danaparamita M.G. Sriwahyuni Mahanggi, Muhammad F.Z. Mano, Irene Nabila Mardiana, Dwi Atty Mardiana, Dwi Atty Marmora Titi Malinda Marmora Titi Malinda Maulana, Muhammad Handis Maulani, Mustamina Maulida, Fajri Mordekhai Muhammad Dimas Adiguna Muhammad Dzaki Arkaan Muhammad Handis Maulana Mulia Ginting Novian Aribowo Nur Suhascaryo Oetomo, Hari Karyadi Omar, Esaim Mustafa Abrahim Onnie Ridaliani Onnie Ridaliani Prapansya Onnie Ridaliani, Onnie Panca Suci Widiantoro Paulus Suryono Adisoemarta Prapansya, Onnie Ridaliani Pri Agung Rakhmanto Pri Agung Rakhmanto Pri Agung Rakhmanto Priagung Rakhmanto puri wijayanti R. S. Trijana Kartoatmodjo Rachmaputra, Try Rachmat Sudibjo Rachmatika, Danella Rakhmanto, Pri Agung Rakhmanto, Priagung RakhmantoPri Agung Rakhmanto, Pri Agung Ranggi Sahmura Ramadhan Ratnaningsih, Dyah Rini Ratnayu Sitaresmi Ratnayu Sitaresmi Ratnayu Sitaresmi Ratnayu Sitaresmi, Ratnayu Rendy Reza Fadhlan Ridha Husla Ridho Abdillah Rini Setiati Ristawati, Arinda Riswati, Shabrina Sri Rozi Afdi Ryan Gilberth de Fretes Safitri, Diah Utami Samsol Samsol Samuel Melvern L P Samosir Septianingrum, Wydhea Ayu Shabrina Sri Riswati Shabrina Sri Riswati Siahaya, Jacob Sonny Irawan Sonny Irawan Sonny Irawan Sonny Irawan Sonny Irawan Sri Feni Maulindani Sugiatmo Kasmungin Sugiatmo Kasmungin Suherman Dwi Nuryana Suryo Prakoso, Suryo Susanti, Oknovia Sutiadi, Andrian Sutopo, Sutopo Syavitri, Dewi Tarida Surya Marpaung Taufan Marhaendrajana, Taufan Tri Firmanto Trijana Kartoatmodjo Ulfah, Baiq Maulinda Widia Yanti Widia Yanti, Widia Widiatni, Harin Wydhea Ayu Septianingrum Yanni Florensia Imanuela Sairlela Yarra Sutadiwiria Yeftamikha Yeftamikha Yeftamikha Yulia, Prayang Sunny Yusuf, Ariq Haykal Zakia Azzahra Ziad Ziad Zona Nuansa Adha Antariksa Zona Nuansa Antariksa Zulfadli B. Zakaria