Articles
Pengaruh Model Pembelajaran Problem-Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Berbantuan Aplikasi Bangstar
Saadah, Mayada Hilyatus;
Purwaningrum, Jayanti Putri;
Sumaji, Sumaji
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): Juli - September 2024 (In Progress)
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.2061
Upaya untuk menciptakan pembelajaran salah satunya dengan penggunaan model pembelajaran dan media pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejauhmana pengaruh media pembelajaran problem-based learning berbantuan aplikasi Bangstar terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis quasi-eksperimen, yang dilaksanakan di SMP N 3 Bae Kudus. Hasil penelitian dengan menerapkan model pembelajaran problem-based learning berbantuan aplikasi Bangstar menunjukkan bahwa perolehan hasil posttest kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol sehingga terdapat perbedaan pencapaian kemampuan berpikir kreatif matematis pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Selain itu terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis kelas eksperimen dan kelas kontrol yakni pada kelas eksperimen terjadi peningkatan sebesar 0,71 dengan kategori tinggi dan kelas kontrol sebesar 0,6 dengan kategori sedang. Peningkatan juga terjadi pada kelas eksperimen yakni dengan peningkatan sebesar 0,71 dengan kategori tinggi ini menunjukkan bahwa model pembelajaran problem-based learning berbantuan aplikasi Bangstar memiliki pengaruh terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem-Based Learning Berbantuan Media Solmath Apps terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa
Unsa, Rizqi Saniyatu;
Purwaningrum, Jayanti Putri;
Bintoro, Henry Suryo
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): Juli - September 2024 (In Progress)
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.2084
Rendahnya kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang disebabkan beberapa faktor, diantaranya tidak adanya media pembelajaran yang digunakan serta metode pembelajaran yang diterapkan guru masih bersifat konvensional dengan menggunakan metode ceramah. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) menguji perbedaan rata-rata kemampuan berpikir kritis matematis siswa sebelum dan setelah diajarkan menggunakan model pembelajaran Problem-Based Learning berbantuan media Solmath Apps dan (2) menguji peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa dengan model pembelajaran Problem-Based Learning berbantuan media Solmath App. Jenis penelitian ini menggunakan metode One Group Pretest-Posttest Design. Pengambilan teknik sampling yang digunakan yaitu dengan cara Sampling Jenuh dengan sampelnya adalah seluruh siswa kelas V. Analisis data yang digunakan antara lain data awal yang meliputi uji normalitas. Analisis data akhir yang meliputi uji t sampel berpasangan (paired sampel t-test) dan uji n-gain. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan (1) rata-rata kemampuan berpikir kritis matematis siswa sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran Problem-Based Learning berbantuan media Solmath Apps mengalami perbedaan; (2) peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa berpengaruh sebesar 0,62 yang termasuk dalam kategori sedang. Kesimpulan dari penelitian ini, model pembelajaran Problem-Based Learning berbantuan media Solmath Apps terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Dengan adanya hasil tersebut, maka diharapkan model pembelajaran Problem-Based Learning perlu juga diterapkan di dalam materi matematika lainnya.
Average E-Module Pancasila Student Profile Strengthening Projects to Develop Students' Digital Literacy
Jayanti Putri Purwaningrum;
Latifah Nur Ahyani;
Riawan Yudi Purwoko;
Hasan Basri
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 57 No 2 (2024): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jpp.v57i2.80995
Education in Indonesia is entering the era of the digital world where it is a special challenge for schools to be able to keep up with changing times. Teachers and students must be able to keep up with technological developments so that they have digital literacy competencies that are used to operate various learning technologies. The aim of this research is to analyze and describe the stages of development of the e-module project for strengthening the Pancasila student profile (P5) with the theme of local wisdom for elementary school students in phase B. The subjects of this research are elementary school students. The research method used in this research is RnD (Research and Development) with the ADDIE research model. However, in this research the researchers only used the initial stages, namely analysis and design. The results of the independent curriculum analysis show that the researchers designed the creation of e-module media with the theme of local wisdom with the dimensions of the Pancasila student profile being creative, global diversity and independence. Media development is carried out in an effort to increase students' digital literacy. In making the product, researchers used Microsoft Word and Canva software to design the module, then the team carried out the design process through the Heyzine application. There are various product improvement processes to obtain the best design. The implications of this research are The use of digital technology in this E-Module encourages students to be more active and critical in understanding the material, which in turn improves their digital literacy skills.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN DAN PENGGUNAAN MODUL P5 BERBASIS PEMBELAJARAN DIFERENSIASI BAGI GURU SD 2 PUYOH KABUPATEN KUDUS
Jayanti Putri Purwaningrum;
Aprilia Setyaning Rahayu;
Alda Azzatal Fahma
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #4 & International Community Service 2023
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pada kurikulum merdeka, pembelajaran diferensiasi merupakan pendekatan yang relevan untuk menyusun strategi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan masing-masing siswa. Modul P5 dengan pendekatan pembelajaran diferensiasi sangat efektif untuk dilakukan. Akan tetapi pada kenyataannya guru mengalami kendala dalam menyusun dan melaksanakan P5 berbasis pembelajaran berdiferensiasi. Para guru masih terbiasa melakukan pembelajaran berbasis teacher-centered tanpa menggunakan media. Hal ini yang mengakibatkan proses pembelajaran siswa tidak berkembang secara optimal. Modul P5 merupakan salah satu media pembelajaran yang mendorong siswa untuk lebih aktif, kreatif, dan mandiri dalam proses pembelajaran. Tujuan dari pengabdian ini adalah mendampingi guru di SD 2 Puyoh Kabupaten Kudus dalam penggunaan modul P5 dengan tema gaya hidup berkelanjutan yang berkaitan dengan pemanfaatan lahan kosong di sekolah. Adapun metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu metode ceramah, diskusi serta pendampingan pembuatan dan penggunaan modul P5 berbasis pembelajaran diferensiasi. Melalui kegiatan pengabdian ini, guru-guru SD 2 Puyoh dapat memanfaatkan modul P5 untuk diimplementasikan dan proses pembelajaran menjadi lebih inovatif, serta aktivitas pembelajaran meningkat.
Training on Website Creation as a Media for Promotion and Information on Clay Craft Products in Mayong Lor Village, Jepara Regency
Purwaningrum, Jayanti Putri;
Zahro, Nafi’ Inayati;
Sutono, Sugoro Bhakti
Jurma : Jurnal Program Mahasiswa Kreatif Vol 8 No 2 (2024): DESEMBER
Publisher : LPPM UIKA Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The aim of this training and mentoring activity is to digitize the marketing of clay-based ornament products in Mayong Lor Village through the use of website applications, so that it is hoped that it can expand the reach of product marketing and increase product sales. The implementation methods used in this activity are situation analysis, training, mentoring and evaluation. Participants in this training activity are business owners Kharisma Clay Art. The implementation of this activity is by providing training and assistance to business owners Kharisma Clay Art regarding the importance of digital marketing, website advantages and how to operate the website. The results achieved from the implementation of this training are that business owner Kharisma Clay Art has more insight regarding digital marketing through website applications and is able to apply and utilize his knowledge in everyday life.
Pelatihan dan Pendampingan Pemanfaatan Limbah Produksi Mebel Menjadi Media Permainan Edukatif di Desa Petekeyan Kabupaten Jepara
Purwaningrum, Jayanti Putri;
Fajrie, Nur;
Andriani, Evana;
Widagdo, Jati
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v13i3.16276
Pendahuluan: Kabupaten Jepara, yang mayoritas penduduknya adalah pengrajin mebel, menghasilkan limbah kayu dalam jumlah besar yang belum dimanfaatkan secara optimal. Program ini bertujuan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pengusaha mebel terkait pemanfaatan limbah kayu menjadi produk bernilai jual tinggi, seperti media permainan edukatif berupa puzzle dengan berbagai bentuk. Metode: Pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Mitra kegiatan adalah Sunni Jati dan Alfara Jati, UMKM industri mebel di Desa Petekeyan, Jepara, dengan peserta berjumlah 26 orang. Hasil: Program menghasilkan beberapa capaian, yaitu: (1) Meningkatkan wawasan pengusaha mebel di Desa Petekeyan terkait pemanfaatan limbah kayu menjadi produk bernilai tinggi; (2) Terwujudnya media permainan edukatif dari limbah kayu; (3) Meningkatnya penjualan dan ketertarikan masyarakat terhadap produk yang dipasarkan secara digital. Kesimpulan: Pelatihan dan pendampingan ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Pemanfaatan limbah kayu menjadi produk bernilai ekonomi terbukti mampu meningkatkan pendapatan pengusaha mebel di Desa Petekeyan, Jepara, sekaligus mendukung inovasi berbasis lingkungan.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM-BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA VIDEO ETNOMATEMATIKA TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA SMP
Dian Maharani;
Henry Suryo Bintoro;
Jayanti Putri Purwaningrum
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 10 No 2 (2024): JUMLAHKU VOL.10 NO.2 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33222/jumlahku.v10i2.4232
Pendekatan pembelajaran yang bersifat lugas dapat mengakibatkan pemahaman konsep siswa di SMP Negeri 2 Gebog kurang memadai. Evaluasi awal pemahaman konsep menunjukkan rata-rata prestasi belajar siswa sebesar 43,03. Riset ini bertujuan untuk (1) menganalisis variasi pemahaman konsep matematika siswa mengenai pengetahuannya sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran berbasis masalah yang dilengkapi media video etnomatematika, (2) mengevaluasi apakah rata-rata pemahaman konsep matematika siswa cukup baik. yang menggunakan model pembelajaran berbasis masalah melebihi yang menggunakan model pembelajaran langsung, dan (3) mengetahui adanya peningkatan pemahaman konsep matematika siswa setelah diterapkannya model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media video etnomatematika. Pembelajaran berbasis masalah melibatkan penyajian kepada siswa beragam skenario masalah yang otentik dan signifikan yang berfungsi sebagai landasan untuk riset dan penyelidikan mereka. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Riset ini dilaksanakan di kelas VII F dan VII I SMP Negeri 2 Gebog. Analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji kemiripan rata-rata, serta analisis akhir meliputi uji satu sampel, uji t sampel independen, uji t sampel berpasangan, dan analisis N-Gain. Hasil riset menunjukkan bahwa: (1) Terdapat variasi kemampuan pemahaman konsep matematika siswa ditinjau dari pengetahuan sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran berbasis masalah yang dilengkapi media video etnomatematika. (2) Rata-rata kemampuan pemahaman konsep matematika siswa lebih unggul bila menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dibandingkan dengan model pembelajaran langsung. (3) Terdapat peningkatan pemahaman konsep matematika siswa setelah penerapan model pembelajaran berbasis masalah yang dilengkapi dengan media video etnomatematika.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM-BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA VIDEO ETNOMATEMATIKA TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA SMP
Dian Maharani;
Henry Suryo Bintoro;
Jayanti Putri Purwaningrum
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 10 No 2 (2024): JUMLAHKU VOL.10 NO.2 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33222/jumlahku.v10i2.4232
Pendekatan pembelajaran yang bersifat lugas dapat mengakibatkan pemahaman konsep siswa di SMP Negeri 2 Gebog kurang memadai. Evaluasi awal pemahaman konsep menunjukkan rata-rata prestasi belajar siswa sebesar 43,03. Riset ini bertujuan untuk (1) menganalisis variasi pemahaman konsep matematika siswa mengenai pengetahuannya sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran berbasis masalah yang dilengkapi media video etnomatematika, (2) mengevaluasi apakah rata-rata pemahaman konsep matematika siswa cukup baik. yang menggunakan model pembelajaran berbasis masalah melebihi yang menggunakan model pembelajaran langsung, dan (3) mengetahui adanya peningkatan pemahaman konsep matematika siswa setelah diterapkannya model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media video etnomatematika. Pembelajaran berbasis masalah melibatkan penyajian kepada siswa beragam skenario masalah yang otentik dan signifikan yang berfungsi sebagai landasan untuk riset dan penyelidikan mereka. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Riset ini dilaksanakan di kelas VII F dan VII I SMP Negeri 2 Gebog. Analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji kemiripan rata-rata, serta analisis akhir meliputi uji satu sampel, uji t sampel independen, uji t sampel berpasangan, dan analisis N-Gain. Hasil riset menunjukkan bahwa: (1) Terdapat variasi kemampuan pemahaman konsep matematika siswa ditinjau dari pengetahuan sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran berbasis masalah yang dilengkapi media video etnomatematika. (2) Rata-rata kemampuan pemahaman konsep matematika siswa lebih unggul bila menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dibandingkan dengan model pembelajaran langsung. (3) Terdapat peningkatan pemahaman konsep matematika siswa setelah penerapan model pembelajaran berbasis masalah yang dilengkapi dengan media video etnomatematika.
Pengembangan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Melalui Discovery Learning
Purwaningrum, Jayanti Putri
Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 2 (2016): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Magister Pendidikan Matematika, Pascasarjana, Universitas Pasundan in collaboration with Asosiasi Guru Matematika Indonesia (AGMI) and Indonesian Mathematics Educators' Society (IMES)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/pjme.v6i2.2657
Kurikulum 2013 mengisyaratkan pentingnya mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kreatif tersebut salah satunya yaitu melalui pembelajaran matematika dengan menerapkan discovery learning. Makalah ini merupakan dasar pemikiran bagi pelaksana kurikulum di sekolah agar dapat menumbuhkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa di kelas. Informasi tentang kemampuan berpikir kreatif matematis diperoleh berdasarkan kajian literature. Hasil kajian diharapkan bahwa discovery learning yang diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar di kelas dapat mengembangkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa.
PENERAPAN MODEL TGT BERBANTU PANJADUT UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR
Widyastutik, Devi Risma;
Ardianti, Sekar Dwi;
Purwaningrum, Jayanti Putri
Jurnal Prasasti Ilmu Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Prasasti Ilmu
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24176/jpi.v4i2.12270
Aktivitas belajar siswa sangat berpengaruh pada kemampuan berfikir kritis siswa ketika di dalam kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas 3 SDN Sridadi, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang. Penerapan model Teams Game Tournament berbantuan media PANJADUT diharapkan menjadi solusi permasalahan yang terjadi pada siswa kelas 3 SD Sridadi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan desain Kemmis dan Taggart yang meliputi: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 3 SD Sridadi, Kabupaten Rembang dengan jumlah siswa 24 terdiri dari 9 laki-laki dan 15 perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik obervasi, teknik tes, dan dokumentasi. Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa kelas 3 SD Sridadi setelah penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament berbantuan media PANJADUT. Peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada siklus 1 sebesar 71% dan siklus 2 sebesar 84%.