Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Peran Kepemimpinan Terhadap Kinerja Perawat Di Ruang Rawat Inap: Systematic Literature Review Nisrina Nur aini; Heri Ridwan; Aldi Anugrah; Muhammad Aqila Fadhila Nursyamsi; Nur Laila Fauziyah; Hidayat, Siska Cantika; Iyos Sutresna
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1753

Abstract

Kepemimpinan merupakan suatu hal yang seharusnya dimiliki oleh setiap pemimpin organisasi. Pemimpin itu mempunyai sifat, kebiasaan, temperan, watak, dan kepribadian sendiri yang unik dan khas sehingga tingkah laku dan gayanya yang membedakan dirinya dengan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepemimpinan terhadap kinerja perawat di ruang rawat inap berdasarkan hasil Literature Review. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan menganalisis peran kepemimpinan terhadap kinerja perawat di rawat inap. Analisis ini dilakukan secara menyeluruh terhadap literatur yang dipublikasikan di berbagai sumber, seperti Google Scholar, Semantic dan Sciene direct. Dari hasil jurnal dengan menggunakan metode PRISMA yang selanjutnya dianalisis Critical Appraisal yang disediakan oleh JBI untuk menilai kelayakan dari literature yang telah didapatkan. Dari hasil pencarian dari kata kunci yang telah digunakan dalam proses penelitian ini didapatkan hasil sebanyak 1.214 jurnal. Saran Membangun hubungan yang kuat pemimpin harus menciptakan lingkungan yang terbuka dan mendukung agar perawat merasa nyaman berbagi ide dan kekhawatiran hubungan yang kuat dapat meningkatkan komunikasi dan kolaborasi, Memberikan dukungan dan pelatihan pemimpin perlu menyediakan pelatihan dan pengembangan profesional secara berkala hal ini membantu perawat merasa lebih percaya diri dan terampil dalam menjalankan tugas mereka.
Gaya Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Patient Safety: Systematic Literature Review Mita Majdina Anugrah; Ridwan, Heri; Zahra, Hilda Az; Rohman, Zahra Marsyifa; Leonika, Anggi; Zaenudin, Tatang; Sutresna, Iyos
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1754

Abstract

ABSTRAK Diprediksi bahwa pada tahun 2030, permintaan terhadap perawat akan meningkat sekitar 55%, mencapai 32,3 juta perawat. Namun, kekurangan tenaga kesehatan profesional menimbulkan tantangan besar bagi sistem perawatan kesehatan, sehingga memerlukan manajer atau pemimpin yang memahami berbagai gaya kepemimpinan dan strategi pemberdayaan staf. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya kepemimpinan perawat yang dapat berpengaruh terhadap keselamatan pasien berdasarkan literature review. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review, dengan pendekatan systematic atau systematic review. Data yang didapatkan berasal dari beberapa database, yaitu Pubmed, Crossef, dan Sematic Scholar. Hasil penelitian ini diperoleh dari 5 artikel yang direview dimana gaya kepemimpinan resonan, transformasional, dan transaksional menjadi gaya kepemimpinan yang sering digunakan oleh perawat dan terbukti dapat meningkatkan keselamatan pasien. Namun yang sering digunakan oleh perawat, yaitu gaya kepemimpinan transformasional dimana seorang pemimpin dapat mengubah lingkungan kerja, motivasi kerja, pola kerja, dan nilai-nilai kerja untuk mencapai tujuan. Berdasarkan hasil literature review ini disarankan untuk perawat, terutama perawat manajer untuk mengimplementasikan gaya kepemimpinan yang sesuai untuk meningkatkan keselamatan pasien.
Hubungan Gaya Kepemimpinan dengan Motivasi Kerja pada Perawat: Systematic Literatur Riview Nurhayati, Aida Rahmatia; Hanifa, Aa Fadly Jihady; Fatimah, Ayu Siti; Prasetya, Dika Eka; Atoriq, Dwiyanti; Ridwan, Heri; Sutresna, Iyos
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1774

Abstract

Motivasi adalah dorongan energi atau keadaan semangat yang dimiliki seseorang untuk melakukan pekerjaannya. Salah satu penyebab adanya motivasi pada perawat saat bekerja adalah penerapan gaya kepemimpinan yang diterapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami adanya ikatan antara gaya kepemimpinan dengan terciptanya motivasi kerja pada perawat karena motivasi saat bekerja dapat menciptakan semangat kerja yang dapat menghasilkan kinerja dan kedisiplinan yang baik. Penelitian ini menggunakan metode literature review secara sistematik di beberapa database menggunakan kriteria artikel yaitu gaya kepemimpinan yang berpengaruh terhadap motivasi kerja perawat dengan metode cross sectional. Hasil dari beberapa penelitian memperlihatkan adanya hubungan antara gaya kepemimpinan dengan motivasi kerja pada perawat diantaranya gaya kepemimpinan partisipatif, demokratis dan suportif.
PENGARUH METODE PEMETAAN KONSEP TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA KEPERAWATAN Hikmat Pramajati; N Siti Sukaesih; Ahmad Purnama; Reni Nuryani; Emy Lindayani; Halimatusyadiah; Popi Sopiah; Iyos Sutresna; Anita Setyawati
Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dosen keperawatan dituntut agar dapat mengevaluasi dan meningkatkan pemikiran kritis mahasiswa dalam menyusun asuhan keperawatan. Beberapa studi mengungkapkan bahwa metode pemetaan konsep dapat memberikan pengaruh positif dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh metode pemetaan konsep terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa keperawatan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi-eksperimental. Penelitian ini melibatkan 43 mahasiswa tingkat dua di Sekolah Keperawatan. Kemampuan berpikir kritis diukur dengan Instrumen the Seventeen Dimensions of Critical Thinking and Written Examination dan lembar ujian tertulis. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan uji-t, uji Wilcoxon, uji Repeated ANOVA, dan uji Friedman. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada rerata skor berpikir kritis dan ujian tertulis setelah intervensi (masing-masing p=0,00). Metode pemetaan konsep membantu mahasiswa mengembangkan pemikiran kritis dengan melihat hubungan antarkonsep, mengatur dan mengelompokkan informasi dengan cara yang bermakna, berpikir jernih dan rasional, serta membuat penilaian berbasis pengetahuan. Diharapkan dosen keperawatan dapat memfasilitasi mahasiswa untuk berlatih menggunakan pemetaan konsep dalam proses pembelajaran.Kata Kunci: berpikir kritis; mahasiswa keperawatan; pemetaan konsep AbstractNursing educators must possess the ability to assess and enhance students' critical thinking skills in the formulation of nursing care plans. Numerous research indicate that the concept mapping technique might positively impact the learning process. This study seeks to determine the impact of the concept mapping method on the critical thinking abilities of nursing students. This research employed a quantitative design utilising a quasi-experimental methodology. This research encompassed 43 second-year students at the School of Nursing. Critical thinking skills were assessed with the Seventeen Dimensions of Critical Thinking and Written Examination Instrument, along with written exam sheets. The acquired data were analysed utilising the t-test, Wilcoxon test, Repeated ANOVA test, and Friedman test. The study's results indicated a significant difference in the mean scores of critical thinking and written examinations post-intervention (each p = 0.00). The concept mapping method enhances students' critical thinking by elucidating relationships between concepts, systematically organising and categorising material, fostering clear and rational thought, and facilitating knowledge-based decision-making. Nursing professors are expected to enable students to employ concept mapping in their learning process. Keywords: conceptual mapping; critical thinking; nursing students
Analisis Proses Manajemen Kaderisasi Intra Kampus dalam Pembentukan Karakter Kepemimpinan Mahasiswa Keperawatan Hendro, Yongki; Sutresna, Iyos; Ridwan, Heri
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The formation of leadership character with integrity and competence is a primary demand in nursing education. The intra-campus cadreization process managed through POAC functions (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) is expected to be an effective vehicle for shaping such character. However, academic constraints and execution inconsistencies often pose challenges. This study aims to analyze the relationship between the intra-campus cadreization management process and the formation of nursing student leadership character. This study employed a descriptive correlational design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 120 nursing students from the class of 2024, selected using total sampling technique. The instruments used were valid and reliable questionnaires on cadreization management and leadership character. Data analysis was performed using univariate and bivariate Spearman Rank tests. The results showed that the cadreization management process was perceived as effective by the majority of respondents (61.7%), and student leadership character was in the strong category (61.7%), with Moral Feeling as the highest aspect. Statistical tests revealed a significant positive relationship between cadreization management and leadership character (p-value = 0.001), although the correlation strength was weak (r = 0.394). Dimensional analysis indicated that Organizing had the strongest relationship, while Controlling had the weakest. In conclusion, cadreization management contributes positively to leadership character formation but is not the sole determinant factor. It is recommended that student organizations prioritize empowering organizing approaches over strict controlling to optimize character building.
Role of conflict management in preventing burnout due to work conflicts among nurses : A qualitative study Nisa, Neng Lina Rohmatun; Sutresna, Iyos; Ridwan, Heri
Lentera Perawat Vol. 7 No. 1 (2026): January - March
Publisher : School of Health Sciences Al-Ma'arif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v7i1.641

Abstract

Background: Workplace conflict is an inevitable phenomenon in nursing practice and, when unresolved, may contribute to burnout among nurses, particularly in primary healthcare settings. Burnout negatively affects nurses’ well-being, work performance, and quality of care, highlighting the importance of effective conflict management strategies at the organizational level. Objective: This study aimed to explore nurses’ experiences of workplace conflict and to examine the role of conflict management in preventing burnout among nurses at Puskesmas Cimalaka. Methods: A qualitative study with a phenomenological approach was conducted. Six participants, consisting of four staff nurses and two nurse-in-charge personnel, were recruited using snowball sampling. Data were collected through in-depth interviews and contextual observations. Verbatim transcripts were analyzed thematically to identify patterns, themes, and meanings related to workplace conflict, burnout, and conflict resolution strategies. Results: All participants reported experiencing workplace conflict, which was generally mild and work-related, including miscommunication, task distribution issues, tardiness, and scheduling conflicts. Five participants experienced signs and symptoms of burnout, primarily emotional exhaustion and temporary psychological strain. Conflict resolution involved peer-assisted approaches and supervisor-mediated interventions. Effective strategies identified were compromise and collaboration, which contributed to timely conflict resolution, improved communication, a more comfortable work environment, increased motivation, perceptions of fairness, and reduced risk of burnout. Conclusion: Workplace conflict among nurses at Puskesmas Cimalaka is common but manageable. Proactive, fair, and collaborative conflict management strategies play a critical role in mitigating the risk of burnout. Strengthening institutional conflict management mechanisms and addressing structural factors such as workload are essential to sustain nurses’ well-being in primary healthcare settings
Co-Authors Abdul, Kartini Maharani Afrilliani Sutaryo, Della Ahmad Purnama Aji Ari Juanda AKHMAD FAOZI Aldi Anugrah Ana Fitrianingsih Anisa Adawiah Anita Setyawati Anita Setyawati Anjani, Sri Ulan Apriliani, Intan Arabani, Helmalia Putri Atoriq, Dwiyanti Aulia, Syifa Avrisya, Arya Muhammad Delli Yuliana Rahmat Delli Yuliana Rahmat Delli Yuliana Rahmat Delli Yuliana Rahmat Depyanti, Sari Oktavia Dolifah, Dewi Emy Lindayani Fadilah Siti Nurwahyuni Fadilah, Aditya Muhamad Fandiyani, Azzahra Futri Fatimah, Ayu Siti Fauziyah, Roro Nur Febrianti, Annisa Ziyah Firdayanti, Rina Firmansyah Firmansyah Halimatusyadiah Halimatusyadiah Halimatusyadiah, Halimatusyadiah Hanifa, Aa Fadly Jihady Hasipa, Hani Siti Helly Hanifah Hendro, Yongki Henny Saida Flora Hidayat, Ahmad Dendy Hidayat, Siska Cantika Hikmat Pramajati Ilmi, Muhamad Fadilah Intan, Tanti Ismawanty, Clarissa Nala Jamalullai, Jamalullai Karmilah, Karmilah Khusnul, Najwa Kurnia, Ai Leonika, Anggi Lindayani, Emi Lindayani, Emy Mahdami, Mariam Maysela Maulina, Gerilona Mita Majdina Anugrah Muhammad Aqila Fadhila Nursyamsi Muzakky, Ahmad N Siti Sukaesih ningrum, dedah - Nisa, Neng Lina Rohmatun Nisrina Nur aini Novianisya Maharani Susanto Nugraha, Jeri Nur Aidah, Dila Nur Laila Fauziyah Nurazizah, Silvi Nurhayati, Aida Rahmatia Nurilmiwati, Ghina Nurizkiah, Riva Nurrizqiya Mulyana, Talitha Nurwahyuni, Fadilah Siti Nuryani, Reni Penni Febriani Prasetya, Dika Eka Purnama, Ahmad Putri Andini, Neng Diana PUTRI, TIARA Qonitati, Fathia Rahayu, Liesty Kurnia Rahmat, Delli Yuliana Rahmawati Putri, Amalia Dwi Ridwan, Heri Rifandini, Amelia Rofifah, Khairunnisa Nabilatun Rohman, Zahra Marsyifa Rostika, Reza Sadewi, Gissty Lisviany Safawi, Wafha Saleha Saputra, Yudha Munajat Selvia, Dina Septiani, Novia Setiadi, Diding Kelana Sherika Dewantara Putri Siti Fatimah Sopiah, Popi Sri Wulandhari Subagja, Dwi Agung Sukaesih, N Siti Sukaesih, Nunung Siti Suryani, Anggi Nabilla Susanto, Novianisya Maharani Taofik, Rehieta Alifia Tiara Aryantini Uyu Wahyudin Vapiliani, Putri Alicia Venny Tragis Nurjanah Widartika Widartika Wijdaningtyas, Natasya Wulan Lindasari, Sri Zaenudin, Tatang Zahra, Hilda Az Zhafira, Antung Farah