Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Penerapan Sistem Budidaya Minapadi Organik sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas Pertanian di Desa Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan: Implementation of Organic Paddy-Fish Cultivation System as an Effort to Improve Agricultural Productivity in Wonopringgo Village, Pekalongan Regency Ariadi, Heri; Al Ramadhani, Farchan Mushaf; Mardiana, Tri Yusufi; Nisa, Silvianita Khoirun; Maharani, Kayla; Sapto, Dimas Hari
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 11 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i11.10622

Abstract

The decline in rice productivity is attributed to the excessive use of chemical fertilizers, which leads to soil saturation and adverse environmental impacts. The purpose of this community service is to implement an organic minapadi cultivation system as a strategy to increase agricultural productivity in Wonopringgo Village, Pekalongan Regency. The community service activity was carried out from June to August 2025, involving 24 partner farmers through observation, extension, and practical methods of creating organic minapadi cultivation demonstration plots. The results of the activity showed a significant increase in farmers' knowledge, experience, and awareness of the organic minapadi system. The number of farmers who understood the concept of minapadi increased from 5 to 22, while the understanding of organic farming rose from 2 to 20. In addition, all farmers gained direct experience through extension activities and field practice. An increase in knowledge of the benefits of minapadi was also seen, from previously only three farmers to 24 farmers who were aware of it. This confirms that the integrated extension approach is efficient in transferring knowledge to partners. Overall, the implementation of organic minapadi (rice-fish farming) in Wonopringgo Village not only provides ecological benefits in the form of improved soil fertility and pest control, but also increases economic opportunities through crop diversification. This activity has the potential to become a pilot model that can be replicated in other areas with similar agro-ecosystem conditions, while also supporting sustainable agricultural development.
ANALISIS NILAI KONSTANTA DAUN TANAMAN BELIMBING DAN SAWO BERBASIS PENGOLAHAN CITRA DIGITAL Sadewa, Dzulkarnaen; Al Ramadhani, Farchan Mushaf; Sajuri
Jurnal Pertanian Agros Vol 27 No 3 (2025): EDISI JULI
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v27i3.113

Abstract

Leaf area is an important parameter in plant physiology studies because it is directly related to photosynthetic activity and plant productivity. However, conventional methods for measuring leaf area still face limitations in terms of cost, equipment, and efficiency. This study aimed to analyze the leaf constant values of starfruit and sapodilla plants based on digital image processing as a foundation for applying the Montgomery method. A total of 40 leaf samples from each species were analyzed using digital imagery via ImageJ software to obtain the measured leaf area, which was then compared to the predicted leaf area using the Montgomery equation. The resulting leaf constants were 0.520 for starfruit and 0.642 for sapodilla, with a stable and consistent value distribution. Prediction accuracy evaluation using R², RMSE, NRMSE, NSE, and Willmott’s index showed low error rates and very high model efficiency. These findings suggest that the obtained leaf constants are reliable for rapid and non-destructive estimation of leaf area. This method has the potential for broader application in supporting precision agriculture and efficient monitoring of tropical plant growth.
Pengelolaan Limbah dan Sampah Organik untuk Mewujudkan Sekolah Adiwiyata Di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kedungwuni Kabupaten Pekalongan sajuri, sajuri; Badrudin, Ubad; Ramadhani, Farchan Mushaf Al; Mufid, Ahsarul; Kaniasmara, Sri; Ma’arif, Samsul
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Volume 7, No 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v7i2.7675

Abstract

SMAN 1 Kedungwuni Kabupaten Pekalongan merupakan salah satu sekolah menengah atas yang mendapatkan kepercayaan untuk mengimplementasikan program Sekolah Adiwiyata pada tahun 2025. Program ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, nyaman, dan sehat melalui pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, salah satunya adalah pengelolaan limbah dan sampah organik yang dihasilkan dari aktivitas sekolah. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan informasi dan pengetahuan tentang pengelolaan limbah dan sampah organik di lingkungan sekolah. Metode yang dilaksanakan meliputi diseminasi informasi tentang jenis dan dampak limbah serta sampah organik, serta praktik langsung pembuatan kompos berbasis limbah organik sekolah. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa dan guru dalam mengelola sampah organik menjadi kompos yang bermanfaat. Hal ini terlihat dari antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung serta hasil evaluasi berupa peningkatan skor pre-test dan post-test yang menunjukkan pemahaman yang lebih baik terhadap materi yang diberikan.
Identifikasi Nilai Konstanta Daun Tanaman Rambutan dan Jambu Air Berbasis Pengolahan Citra Digital Ramadhani, Farchan Mushaf Al
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 2 (2024): JUPIN Mei 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.400

Abstract

Daun merupakan salah satu organ tanaman yang penting, karena pada daun terdapat bagian berlangsungnya proses fotosintensis dan transpirasi yang menentukan pertumbuhan tanaman. Data luas daun diperlukan untuk pengukuran indeks luas daun dan asimilasi bersih. Terdapat beberapa metode pengukuran luas daun, salah satu metode yang paling cepat dan mudah digunakan adalah pengukuran luas daun berdasarkan dimensi daun (panjang dan lebar). Namun untuk mendapatkan akurasi yang tinggi perlu digunakan faktor koreksi yang optimal. Berdasarkan dari pertimbangan tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan model konstanta luas daun (k) berbasis pengolahan citra digital yang sangat berguna untuk meningkatkan akurasi pengukuran luas daun dengan studi kasus pada daun tanaman rambutan dan jambu air. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Agroteknologi Universitas Pekalongan. Penelitian ini merupakan penelitian identifikasi dengan melakukan pengamatan dan pengukuran dimensi daun untuk menghasilkan nilai konstanta (k) daun. Analisis data menggunakan R2, RMSE, NRMSE, NSE, dan d. Hasil penelitian didapatkan nilai konstanta daun tanaman rambutan sebesar 0,738 dan jambu air sebesar 0,680. Nilai konstanta tersebut dapat digunakan dalam pengukuran luas daun untuk tanaman rambutan dan jambu air dengan menggunakan metode dimensi daun (panjang dan lebar). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan nilai konstanta tersebut dalam mengukur luas daun menggunakan metode dimensi daun menghasilkan korelasi yang sangat kuat dan linier dengan pengukuran luas daun menggunakan pengolahan citra digital. Selain itu, berdasarkan hasil analisis statistik didapatkan bahwa nilai konstanta tersebut sangat baik dan akurat dalam memprediksi luas daun.
Edukasi Budidaya Hidroponik Kepada Siswa SMK Diponegoro Kabupaten Pekalongan Sebagai Solusi Mengatasi Keterbatasan Lahan Afiatan, Arbina Satria; Al Ramadhani, Farchan Mushaf; Mufid, Ahsarul; Handriatni, Ari; Badrudin, Ubad; Jazilah, Syakiroh; Alfarisy, Fariz Kustiawan; Wagiyana, Wagiyana; Cahyanita, Elvin; Ali Mudhor, Muhammad; Zahrah, Ninda Alza Nur
Rahmah : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Rahmah : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Jaanur ElBarik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65065/wt2np309

Abstract

This community service activity aims to increase students' knowledge and interest in hydroponic cultivation as a solution to overcome land limitations. The community service activity was carried out at Diponegoro Vocational School. The implementation method consists of four stages: investigation, preparation, action, and reflection with educational materials, practice, and evaluation through pre-tests and post-tests. The results of the activity showed a significant increase in aspects of basic hydroponic knowledge, types of hydroponic systems, and hydroponic market opportunities, as indicated by changes in the percentage of students who understood the material before and after the activity. In addition, the level of student interest in hydroponic cultivation increased from 35.5% to 100% after participating in educational and practical activities. These findings prove that a practice-based learning approach can strengthen modern agricultural literacy and foster entrepreneurial motivation.
Optimalisasi Lahan Sekolah Untuk Mewujudkan Sekolah Pangan di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kedungwuni Kabupaten Pekalongan Badrudin, Ubad; Pradana, Candra Dwi; Nugraha, Deril Eka Dava; Fauziah, Fifin; Taqwa, Muhammad; Ma’arif, Samsul; Ramadhani, Farchan Mushaf Al Ramadhani; Madusari, Benny Diah; Sajuri, Sajuri; Supriyanto, Eka Adi; Afiatan, Arbina Satria; Arifin, Imam
Rahmah : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Rahmah : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Jaanur ElBarik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65065/wxq6tz44

Abstract

The purpose of this community service activity is to provide information and knowledge about crop cultivation techniques that can produce food and serve as a food source. The activity was carried out from Monday, April 21, 2025, to Tuesday, June 4, 2025, using dissemination and socialization methods about the benefits of food crops and food crop cultivation techniques. The results of the community service showed that all participants were enthusiastic and excited to participate in the entire series of activities, as evidenced by their attentiveness and participation until the end of the event. There was also a significant change in their knowledge of crop cultivation, which was 27% before the dissemination and cultivation practices, but increased to 93% after the dissemination and cultivation practices. These results were obtained from pre-test and post-test assessment forms filled out by the extension participants.  
Disemenasi agens pengendali hayati melalui penguatan kelembagaan PPAH di desa Purnama kabupaten Bondowoso Wagiyana Wagiyana; Suharto Suharto; Mohammad Hoesain; Saifuddin Hasjim; Rachmi Masnilah; Suhartiningsih Dwi Nur Cahyanti; Ankardiansyah Pandu Pradana; Bakhroini Habriantono; Fariz Kustiawan Alfarisy; Tejasari Tejasari; Gusna Merina; Farchan Mushaf Al Ramadhani; Dimas Ganda Permana Putra
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23086

Abstract

AbstrakPPAH (Pos Pelayanan Agen Hayati) adalah organisasi swadaya masyarakat yang memiliki aktivitas untuk produksi agens pengendali hayati. Agens pengendali hayati merupakan alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap pupuk maupun pestisida sintetis. Agens hayati terbagi menjadi golongan bakteri, jamur, virus, nematoda, maupun serangga berguna. Desa Purnama merupakan desa sentra penghasil singkong. Tujuan pengabdian ini adalah untuk melakukan disemenasi agens hayati di Desa Purnama. Lokasi pengabdian terletak di Desa Purnama, Kecamatan Tegalampel, Kabupaten Bondowoso. Pelaksanaan kegiatan meliputi disemenasi dengan beberapa tahapan yaitu: penyuluhan agens hayati, penguatan kelembaagaan PPAH dengan forum diskusi, serta evaluasi program. Hasil pengabdian ini adalah adanya peningkatakan kapasitas pengetahuan petani di Desa Purnama terkait dengan agens hayati dan fungsinya pada tanaman. Selain itu untuk meningkatkan nilai keberdayaan, melalui kelembagaan PPAH dapat meningkatkan peluang dan potensi untuk bersinergi dengan stakeholder maupun instansi pemerintah. Kegiatan pengabdian ini menjadi program lanjutan pada kegiatan sebelumnya mengenai pendampingan dan produksi agens hayati. Kesimpulan pada pengabdian ini adalah petani antusias untuk meningkatkan kapasitas diri melalui penguatan kelembagaan PPAH dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi dan hilirisasi singkong. Kata kunci: augmentasi; berguna; berkelanjutan; sekolah lapang; terpadu. AbstractPPAH (Pos Pelayanan Agen Hayati) is a non-governmental organization that has activities for the production of biological control agents. Biological control agents are an alternative to reduce dependence on synthetic fertilizers and pesticides. Biological agents are divided into bacteria, fungi, viruses, nematodes and useful insects. Purnama Village is a central cassava producing village. This service aims to carry out the cementation of biological agents in Purnama Village. The location of the service is located in Purnama Village, Tegalampel District, Bondowoso Regency. Implementation of activities includes cementation in several stages, namely: counseling on biological agents, strengthening PPAH institutions with discussion forums, and program evaluation. The result of this service is an increase in the knowledge capacity of farmers in Purnama Village regarding biological agents and their functions in plants. Based on that, to increase the value of empowerment, through the PPAH institution it can increase opportunities and potential to synergize with stakeholders and government agencies. This service activity is a continuation program of previous activities regarding assistance and production of biological agents. This service concludes that farmers are enthusiastic about increasing their capacity through strengthening PPAH institutions to increase cassava production and downstream capacity. Keywords: augmentation; field school; integrated; sustainable; and useful.
Edukasi teknik pengendalian hama terpadu menggunakan yellow trap dan bangkai keong mas pada budidaya tanaman pertanian Ari Handriatni; Heri Ariadi; Farchan Mushaf Al Ramadhani; Sajuri Sajuri; Bony Samego; Putri Isti Amalia
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25321

Abstract

AbstrakYellow trap dan bangkai keong mas merupakan alternatif media yang dapat digunakan sebagai pengendali hama di tanaman. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi tentang metode pengendalian hama tanaman menggunakan yellow trap dan bangkai keong mas kepada ibu-ibu kelompok wanita tani di Desa Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan. Metode pengabdian yang digunakan adalah edukasi kelompok yang dibarengi dengan praktik langsung. Penilaian tingkat keberhasilan pengabdian dilakukan dengan menyebar angket survey. Hasil pelaksanaan pengabdian menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan tentang pengendalian hama oleh responden sebesar 100%. Pengetahuan tentang penggunaan yellow trap dan pemanfaatan bangkai keong mas untuk pengendalian hama tanaman juga meningkat dari 0% menjadi 100%. Dari hasil survey juga ditunjukkan adanya peningkatan komitmen pengetahuan yang didapatkan selama pengabdian dalam praktik langsung sebesar 90% (dari 13% menjadi 93%). Untuk kebermanfaatan program pengabdian, secara mutlak 100% responden menyatakan kegiatan pengabdian ini sangat bermanfaat. Hasil kesimpulan dari pengabdian ini yang dapat disampaikan bahwa proses edukasi terkait pemanfaatan yellow trap dan penggunaan bangkai keong mas untuk media pengendali hama penyakit pada tanaman dinilai sangat berhasil berdasarkan tingginya progres capaian pasca kegiatan pengabdian berlangsung. Kata kunci: agrobisnis; insekta; panen; petani; sawah AbstractYellow traps and golden snail carcasses are alternative media that can be used to control pests in plants. This service activity aims to provide education about methods of controlling plant pests using yellow traps and carcasses of golden snails to the women of the women's farmer group in Wonopringgo Village, Pekalongan Regency. The service method used is group education combined with direct practice. Assessment of the level of service success is carried out by distributing survey questionnaires. The results of the service implementation showed that respondents' knowledge of pest control had increased by 100%. Knowledge about the use of yellow traps and the use of golden snail carcasses to control plant pests also increased from 0% to 100%. The survey results also show an increase in commitment to knowledge gained during service in direct practice by 90% (from 13% to 93%). Regarding the service program's usefulness, 100% of respondents stated that this service activity was beneficial. This service concludes that the educational process related to yellow traps and golden snail carcasses as a medium for controlling pests and diseases in plants is very successful based on the high progress achieved after the service activities. Keywords: agribusiness; insecta; harvest; farmer; ricefield
Edukasi Pemanfaatan Maggot sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat di Kelurahan Krapyak Kota Pekalongan Ariadi, Heri; Al Ramadhani, Farchan Mushaf; Madusari, Benny Diah; Mardiana, Tri Yusufi; Halim, Abdul; Syamsuddin, M. Dicky; Widianto, M. Yogi Saputra; Fajar, Imam Saefudin; Ikhsan, Maullidin Khoerul
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v5i2.280

Abstract

Latar Belakang: Sampah organik rumah tangga menjadi permasalahan lingkungan perkotaan, termasuk di Kota Pekalongan, akibat meningkatnya volume sampah dan keterbatasan kapasitas tempat pembuangan akhir. Tujuan: Pengabdian ini bertujuan mengedukasi dan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sampah organik berbasis maggot serta mendorong penerapan ekonomi sirkular di tingkat komunitas. Metode: Pengabdian dilaksanakan pada November–Desember 2025 di Kelurahan Krapyak dengan 20 peserta UF.PI melalui penyuluhan edukatif dan praktik budidaya maggot berbasis sampah rumah tangga. Evaluasi dilakukan menggunakan angket pra dan pasca kegiatan. Hasil: Terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 75% serta peningkatan pemahaman fungsi ekologis dan manfaat ekonomi maggot. Kesimpulan: Program ini efektif meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat serta berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan.
Co-Authors A Halim Abda Abda Abdul Jalil Adhifa, Saghira Nurul ADITYA DIMAS WAHYU SASONGKO Agama, Dimas Pandu Setia Ahsarul Mufid Alfarisy, Fariz Kustiawan Ali Mudhor, Muhammad Amalia, Putri Isti Amin, Rohmatul Amri Dhimas Maulana Anisa Lutfiana, Anisa Ankardiansyah Pandu Pradana Arbina Satria Afiatan Arfiyanto, Bayu Dwi Ari Handriatni Arifah, Rifqi Tsalis Arwanda, Muhammad Astryani, Nilam Lingga Bakhroini Habriantono Basyaib, Fainuzha Farhan Benny Diah Madusari Bony Samego Cahyanita, Elvin Cahyoadi Bowo Daru Anggara Murty Diana Kartika Sari, Diana Kartika Dimas Ganda Permana Putra Eka Adi Supriyanto Erin Efrilia Fa'ayunina, Miftakhul Fahrurrozi, Ashari Fajar, Imam Saefudin Fauziah, Fifin Fauziyah, Fifin Firmansyah, Dwiki Gusna Merina Gusna Merina, Gusna Habriantono, Bakhroini Hakim, Tiara Oktavia Putri Heri Ariadi Heri Ariadi Herlin Ika Nafilasari Hoesain, Mohammad Ikhsan, Maullidin Khoerul Imam Arifin Jazillah, Syakiroh Kaniasmara, Sri Khozin, Mohammad Nur Lestari, Resti Putri Linayati Maghfiroh Maghfiroh Maharani, Kayla Mahfur, Mahfur Maulana, Amri Dhimas Ma’arif, Samsul Mohamad Ramzi Arkanie Mufid, Ahsarul Muhammad Naoval Haris Muhammad Taqwa Mulyanti Shofaro Mustopa, Zaen Ali Nafilasari, Herlin Ika Nisa, Silvianita Khoirun Nugraha, Deril Eka Dava Nugroho, Immanuel Nuris, M. Adha Nusantara, Alrio Putra Pradana, Candra Dwi Prayoga, Gigi Hadi Puji Nurhayati Putri Isti Amalia Rachmi Masnilah Rachmi Masnilah Risqianti, Riza Rizki Lestari Rizki Nur Fadilah Romaldo da Costa Ximenes Sadewa, Dzulkarnaen Saifuddin Hasjim Sajuri, Sajuri Salsabila Hanifatul Ariqoh Samego, Bony Sapto, Dimas Hari Silfiyani, Silfiyani Siswoyo Soekarno Slameto Slameto Suhartiningsih Dwi Nur Cahyanti Suhartiningsih Dwi Nurcahyanti Suharto Suharto Suharto Suharto Sulistiana, Ana Suryani, Ririn Syakiroh Jazilah Syamsuddin, M. Dicky Tejasari Tejasari Tri Yusufi Mardiana Ubad Badrudin Vitrinova, Riski Wagiyana Wagiyana Wagiyana Wagiyana, Wagiyana Widadi, Zahir Widianto, Agus Widianto, M. Yogi Saputra Zahrah, Ninda Alza Nur