Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PENGEMBANGAN TEPUNG PORANG DENGAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA MESIN PENEPUNG PORANG Wijaya, Christian Julius; Santoso, Shella Permatasari; Waloyo, L. Anang Setiyo; Lie, Jenni; Gunarto, Chintya; Joewono, Andrew; Indrawati, Chatarina Dian; Irawaty, Wenny; Soetaredjo, Felycia Edi; Ismadji, Suryadi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.22591

Abstract

Abstrak: Porang merupakan komoditas alam dengan potensi yang besar dimana dapat terus dikembangkan mengingat kebutuhan ekspor yang cukup tinggi. Porang dapat dimanfaatkan menjadi berbagai produk turunan perantara maupun jadi, seperti mie, beras, tepung, dan keripik. Namun, nilai jual porang saat ini mengalami penurunan yang sangat drastis dimana berdampak negatif pada perekonomian petani porang. Berbagai trobosan diupayakan oleh pemerintah Desa Morang, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun untuk menyelamatkan pertanian porang dan perekonomian petani porang. Pemerintah desa menjalin kemitraan dengan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya untuk membuka peluang pengembangan teknologi pengolahan porang dan produk-produk turunannya. Kemitraan ini telah menghasilkan berbagai teknologi tepat guna untuk produksi produk-produk turunan porang dimana salah satunya yaitu mesin penepung porang yang dapat dipergunakan untuk produksi tepung porang. Dengan adanya fasilitas mesin ini, petani porang perlu diberikan wawasan dan keterampilan bisnis untuk memanfaatkan mesin tersebut dalam memproduksi tepung porang. Dalam kegiatan ini, pendampingan diberikan kepada kelompok petani porang di Desa Morang yang terdiri dari sekitar 30 petani dalam bentuk pelatihan penggunaan mesin, diseminasi produk turunan porang dan peluang bisnisnya, serta pendampingan produksi skala kecil. Kegiatan ini dievaluasi dengan sistem kuisioner terkait wawasan dan keterampilan yang diberikan serta pelaksanaan kegiatan ini dimana tingkat keberhasilan dari kegiatan ini mencapai lebih dari 75%.Abstract: Porang is a natural commodity with great potential which can continue to be developed considering the high demand for exports. Porang can be used to make various intermediate and finished derivative products, such as noodles, rice, flour and chips. However, the selling value of porang is currently experiencing a very drastic decline which has a negative impact on the economy of porang farmers. Various breakthroughs have been attempted by the government of Morang Village, Kare Sub-district, Madiun District to save porang farming and the economy of porang farmers. The village government has established a partnership with Widya Mandala Surabaya Catholic University to open up opportunities for developing technology for processing porang and its derivative products. This partnership has produced various appropriate technologies for the production of porang derivative products, one of which is a porang flour machine which can be used to produce porang flour. With this machine facility, porang farmers need to be given the insight and business skills to use this machine to produce porang flour. In this activity, assistance was provided to a group of porang farmers in Morang Village consisting of around 30 farmers in the form of training on machine use, dissemination of porang derivative products and business opportunities, as well as assistance with small-scale production. This activity was evaluated using a questionnaire system regarding the insights and skills provided as well as the implementation of this activity where the success rate of this activity reached more than 75%.
DISEMINASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA ALAT PENGOLAH MINYAK JELANTAH MENJADI BIODIESEL BAGI MASYARAKAT KECAMATAN JAMBANGAN SURABAYA Retnoningtyas, Ery Susiany; Gunawan, Ivan; Putro, Jindrayani Nyoo; Puspitasari, Nathania; Joewono, Andrew; Anggorowati, Adriana Anteng; Santoso, L. M. Hadi; Yuliana, Maria; Yunita, Theresia Laurensia
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20265

Abstract

Abstrak: Minyak goreng bekas pakai atau minyak jelantah merupakan salah satu limbah rumah tangga terbesar di Indonesia. Minyak jelantah yang dibuang sembarangan dapat mencemari lingkungan. Masyarakat di kecamatan Jambangan, kota Surabaya sangat menyadari dampak buruk dari pencemaran minyak jelantah terhadap lingkungan. Karena itulah diinginkan mengolah minyak jelantah yang telah dikumpulkan sebagai bahan bakar biodiesel. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Jambangan agar tidak membuang secara sembarangan limbah minyak jelantah sehingga dapat menurunkan jumlah limbah minyak jelantah yang dibuang ke lingkungan. Metode kegiatan yang dilaksanakan adalah melakukan edukasi berupa pemberian materi dan praktek cara mengubah limbah minyak jelantah menjadi biodiesel menggunakan alat pengolah minyak jelantah. Untuk memudahkan pengoperasian alat pengolah minyak jelantah ini, didampingi dengan manual penggunaannya yang disusun menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh masyarakat sehingga dapat belajar secara mandiri. Mitra yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Jambangan dan masyarakat kelurahan Karah, kecamatan Jambangan. Hasil dari aktivitas ini, masyarakat kecamatan Jambangan Surabaya dapat mempraktekkan langsung proses pengolahan minyak jelantah menjadi biodiesel. Bahkan dalam hasil evaluasi kuesionernya, mayoritas yaitu sebanyak 72% ingin mengikuti kompetisi di wilayahnya dengan memanfaatkan alat pengolah minyak jelantah ini. Hal ini tentunya menunjukkan apresiasi yang luarbiasa terhadap kegiatan abdimas ini.Abstract: Used cooking oil residue or known as ‘jelantah’ oil is one of the largest household wastes in Indonesia. Used cooking oil residue that is thrown away carelessly can pollute the environment. People in Jambangan sub-district, Surabaya city are very aware of the negative impact of used cooking oil pollution on the environment. That's why it is desirable to process the collected ‘jelantah’ oil as biodiesel fuel. The aim of this community service is to increase awareness of the Jambangan community not to carelessly dispose of used cooking oil waste so that it can reduce the amount of used cooking oil waste that is thrown into the environment. The method of activity is to provide education in the form of providing material and practice on how to convert used cooking oil waste into biodiesel using used cooking oil processing equipment. To make it easier to operate this used cooking oil processing tool, it is accompanied by a manual for its use which is prepared using language that is easy for the public to understand so that they can learn independently. The partners involved in this activity are the Jambangan Community Social Workers Association (IPSM) and the community of Karah - Jambangan sub-district. As a result of this activity, the people of Jambangan Surabaya sub-district can directly practice the process of ‘jelantah’ oil into biodiesel. Even in the results of the questionnaire evaluation, the majority, namely 72%, wanted to take part in competitions in their area using this used ‘jelantah’ oil processing equipment. This certainly shows extraordinary appreciation for this community service activity.
Identifikasi Mindset Kewirausahaan Masyarakat Daerah Semau – Nusa Tenggara Timur Rachmawati, Dyna; Tulipa, Diyah; Srianta, Ignatius; Ellitan, Lena; Joewono, Andrew; Rahayu, Mudjilah
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 2 (2019): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v4i2.3597

Abstract

Produksi jambu gondangmanis setiap tahunnya mengalami penurunan, hal ini disebabkan serangan hama dan penyakit tanaman, akibat menurunnya kualitas lahan, dan kesuburan tanahnya.Selain itu belum adanya teknik budidaya yang baik sehingga jambu Gondangmanis hanya tumbuh secata konvensional saja. Tujuan dari kegiatan ini, untuk program pendampingan, pelatihan dan pengembangan jambu Gondangmanis menjadi desa wisata petik jambu.Pelaksanaan Kegiatan dimulai April 2019 sampai Agustus 2019, di Desa Gondangmanis, kec. Bandar kedungmulyo, Jombang.Metode yang di gunakan adalah demplot budidaya, dan indept interview.Hasil pendampingan di tahun ke 3 ini, dapat disimpulkan bahwa telah di lakukan pendampingan, pelatihan dan budidaya produksi jambu Gondangmanis.Partisipasi masyarakat, khususnya yang terlibat dalam kegiatan pengembangan jambu, dan pemanfaatan limbah ternak sangat tinggi. Demikian pula dukungan dari tokoh masyarakat dan perangkat desa serta tingkat kecamatan sangat mendukung. Juga telah di rintis terbentuknya wisata kampung jambu Gondangmanis.Telah terbentuk kelompok Masyarakat jambu Gondangmanis dan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS).Peran Dinas Pertanian dan Peternakan juga Bappeda Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang juga sangat tinggi, karena selama proses persiapan dan koordinasi selalu mendapat perhatian dari pimpinan Pemda, terbukti dengan terbentuknya wisata unggulan jombang.
Peningkatan Kesejahteraan Kelompok Petani Ikan Lele Ardan melalui Inovasi Produk Lele Asap Berbasis Teknologi Pengasapan dan Pengemasan Vakum di Desa Curah Cottok, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur Mayangsari, Andina; Rachman, Riza; Joewono, Andrew; Ristianti, Alindi; Abdi Tauhid, Gunawan
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2399

Abstract

Kelompok Budidaya Ikan Lele Ardan di Desa Curah Cottok, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menghadapi keuntungan usaha yang rendah akibat harga jual lele segar yang fluktuatif dan ketergantungan pada pengepul. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan petani melalui inovasi produk lele asap berbasis teknologi pengasapan dan pengemasan vakum. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis pengasapan dan pengemasan, penerapan teknologi tepat guna alat pengasap berbahan bakar sabut kelapa dan vacuum sealer, serta pendampingan dan evaluasi melalui observasi praktik, competency checklist, dan penilaian mutu produk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pengolahan dan pengemasan lele asap, terbentuknya unit usaha bersama, serta komitmen kelompok untuk memproduksi lele asap secara berkelanjutan. Uji mutu sensori menunjukkan bahwa produk lele asap yang dihasilkan memiliki warna coklat keemasan, aroma asap alami, tekstur padat namun lembut, dan cita rasa gurih yang dapat diterima konsumen. Inovasi ini membuka peluang pasar baru, memperkuat posisi tawar kelompok, dan menjadi strategi awal peningkatan kesejahteraan petani ikan lele di Desa Curah Cottok.
Rancang Bangun Sistem Alarm dan Shutdown Otomatis Pada Pipa Discharge Gas Kapal Fpso (Floating Production Storage and Offloading) Santoso, Agus Dwi; Bhaskara, Dewa Gede Aditya; Moejiono, Moejiono; Putri, Frita Ayu Sistyana; Joewono, Andrew
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8122

Abstract

Sistem perpipaan gas bertekanan tinggi pada fasilitas Floating Production Storage and Offloading (FPSO) merupakan komponen kritis yang memiliki risiko tinggi terhadap kebocoran dan ledakan yang dapat mengancam keselamatan awak kapal serta instalasi . Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem proteksi otomatis sebagai langkah preventif terhadap bahaya kebakaran dan kebocoran gas pada pipa discharge gas FPSO. Metode penelitian yang diterapkan adalah Research and Development (R&D) dengan mengintegrasikan sensor gas MQ-2 dan sensor api (flame sensor) berbasis mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendali . Sistem ini dirancang untuk melakukan pemantauan kondisi abnormal secara real-time dan memberikan respons mandiri melalui mekanisme fail-safe. Ketika kadar gas atau keberadaan api terdeteksi melebihi ambang batas aman, sistem secara otomatis memicu alarm buzzer, menyalakan indikator LED merah, dan mengaktifkan mekanisme shutdown dengan memutus aliran gas melalui solenoid valve. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu bekerja secara responsif dengan titik kritis shutdown otomatis pada kadar gas 415 PPM . Deteksi maksimal pada sensor gas tercapai pada jarak 5 cm dengan nilai 987 PPM (4,92 V), sementara sensor api menunjukkan kecepatan respons instan sebesar 0,52 detik pada jarak dekat. Meskipun analisis perhitungan menunjukkan nilai error sebesar 20% pada sensor gas akibat faktor hysteresis dan kondisi lingkungan terbuka, sistem secara keseluruhan memiliki tingkat keberhasilan fungsional sebesar 80% . Implementasi perangkat ini memiliki potensi besar sebagai solusi teknis untuk meningkatkan standar keselamatan kerja maritim dan mencegah kecelakaan kerja fatal pada instalasi pipa gas di lingkungan operasional kapal FPSO
Rancang Bangun Sistem Monitoring dan Kontrol untuk Mendeteksi Tekanan Secara Real-Time pada Pipa Discharge Gas Kapal FPSO Santoso, Agus Dwi; Yaafi, Syaamil Abdullah; Moejiono, Moejiono; Kusumawati, Elly; Joewono, Andrew
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8313

Abstract

Fasilitas Floating Production Storage and Offloading (FPSO) memegang peranan krusial dalam industri minyak dan gas lepas pantai untuk memproduksi, menyimpan, dan mendistribusikan hasil eksploitasi hidrokarbon. Dalam operasionalnya, sistem perpipaan discharge gas memiliki risiko bahaya yang sangat tinggi. Fluktuasi tekanan (overpressure) yang tidak menentu berpotensi memicu kegagalan mekanis, kebocoran gas metana, hingga ledakan dan kebakaran berskala besar. Oleh karena itu, pengawasan manual atau konvensional dinilai belum cukup. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem proteksi otomatis dengan menggunakan metode Research and Development (R&D), yang berfokus pada tahapan perancangan, pembuatan, serta pengujian prototipe. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, studi literatur, dan uji eksperimental terhadap respons sensor maupun sistem kontrol. Prototipe yang dirancang mengandalkan pressure transmitter sebagai pembaca tekanan utama, didukung oleh sensor gas MQ-2 dan flame sensor sebagai pengaman berlapis. Seluruh data diproses oleh mikrokontroler ESP32, sementara pemantauan jarak jauh dilakukan secara real-time memanfaatkan antarmuka Internet of Things (IoT) berbasis Node-RED. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu membaca tekanan secara akurat dengan tingkat selisih margin hanya ±2% dan latensi data pengiriman 0–1 detik. Saat tekanan simulasi menyentuh titik batas kritis 2 bar, sistem terbukti berhasil merespons dengan cepat untuk secara otomatis mengaktifkan alarm darurat dan menutup solenoid valve guna memutus aliran gas seketika. Kesimpulannya, sistem kendali terintegrasi ini terbukti fungsional dan sangat berpotensi untuk diimplementasikan dalam meningkatkan standar keselamatan operasional pada instalasi pipa discharge gas kapal FPSO.
Co-Authors Abdi Tauhid, Gunawan Adriana Anteng Anggorowati AGUS DWI SANTOSO Agustina Chriswinda Bura Mare Alim, Natavijoy Anggorini, Adriana Anteng Angka, Peter Rhatodirdjo Antonia, Diana L. Antonia, Diana Lestariningsih Bhaskara, Dewa Gede Aditya Chatarina Dian Indrawati Diyah Tulipa Djuhari, Yoel Permana Dumendehe, Tri Dianingsi Dyna Rachmawati Ery Susiany Retnoningtyas Fardilah, Vivi A. Felycia Edi Soetaredjo Gunadhi, Albert Gunarto, Chintya Hadi Santoso Hartanti, Lusia Permata Sari I, Try Asmara Ig. Jaka Mulyana Imawan, Ahmad Rosyadi Ivan Gunawan Julius Mulyono Kristina Pae Kusumawati, Elly Laiman, Sean Jonathan Lanny Agustine, Lanny Leli, Oktavia I Lena Ellitan Lestariningsih, Diana Lie, Jenni Made Indra Ayu Astarini, Made Indra Ayu Malehere, Mario Marvin Putra Marchelina, Jesica Elizabeth Maryuti, Ira Ayu Mayangsari, Andina Miyata, Andrew F. Moejiono Moejiono Mudjilah Rahayu Muhammad Noor Asnan Murdiyanto, Danang Oscar Setiawan, Oscar Palit, Wilthy Clinton Freinadementz Peter R. Angka, Peter R. Pranjoto, Hartono Pratomo, Alvaron Pratomo, Atteroni Prayitno, Tri Hadi Purba, Doni El Rezen Puspitasari, Nathania Putri, Frita Ayu Sistyana Putro, Jindrayani Nyoo Rachman, Riza Rahman, Riza Rahmat Navis Hasanta, Rahmat Navis Rahmawati, Dyna Ristianti, Alindi Robik Anwar Dani Santi Yatnikasari Santosa, Hadi Santoso, L. M. Hadi Santoso, Shella Permatasari Silitonga, Parasian D.P. Silviyanti, Nurul Amalia Sinaga, Leon Cicero Sirait, Bony Johannes Sanganadi Sitepu*, Rasional Sitepu, Rasional Srianta, Ignatius Suhesti, Endang Suryadi Ismadji Suseno, Thomas Putut Indarto Tauhid, Gunawan Abdi Thomas Indarto Putut Suseno TONNI LIMBONG Vebrian, Vebrian Wahyu, Bernard Waloyo, L. Anang Setiyo Wanimbo, Mina Merry Weliamto, Widya A. Wenny Irawaty Wijaya, Christian Julius Yaafi, Syaamil Abdullah Yuliana, Maria Yuliati - Yunita, Theresia Laurensia