Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENGEMBANGAN TEPUNG PORANG DENGAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA MESIN PENEPUNG PORANG Wijaya, Christian Julius; Santoso, Shella Permatasari; Waloyo, L. Anang Setiyo; Lie, Jenni; Gunarto, Chintya; Joewono, Andrew; Indrawati, Chatarina Dian; Irawaty, Wenny; Soetaredjo, Felycia Edi; Ismadji, Suryadi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.22591

Abstract

Abstrak: Porang merupakan komoditas alam dengan potensi yang besar dimana dapat terus dikembangkan mengingat kebutuhan ekspor yang cukup tinggi. Porang dapat dimanfaatkan menjadi berbagai produk turunan perantara maupun jadi, seperti mie, beras, tepung, dan keripik. Namun, nilai jual porang saat ini mengalami penurunan yang sangat drastis dimana berdampak negatif pada perekonomian petani porang. Berbagai trobosan diupayakan oleh pemerintah Desa Morang, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun untuk menyelamatkan pertanian porang dan perekonomian petani porang. Pemerintah desa menjalin kemitraan dengan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya untuk membuka peluang pengembangan teknologi pengolahan porang dan produk-produk turunannya. Kemitraan ini telah menghasilkan berbagai teknologi tepat guna untuk produksi produk-produk turunan porang dimana salah satunya yaitu mesin penepung porang yang dapat dipergunakan untuk produksi tepung porang. Dengan adanya fasilitas mesin ini, petani porang perlu diberikan wawasan dan keterampilan bisnis untuk memanfaatkan mesin tersebut dalam memproduksi tepung porang. Dalam kegiatan ini, pendampingan diberikan kepada kelompok petani porang di Desa Morang yang terdiri dari sekitar 30 petani dalam bentuk pelatihan penggunaan mesin, diseminasi produk turunan porang dan peluang bisnisnya, serta pendampingan produksi skala kecil. Kegiatan ini dievaluasi dengan sistem kuisioner terkait wawasan dan keterampilan yang diberikan serta pelaksanaan kegiatan ini dimana tingkat keberhasilan dari kegiatan ini mencapai lebih dari 75%.Abstract: Porang is a natural commodity with great potential which can continue to be developed considering the high demand for exports. Porang can be used to make various intermediate and finished derivative products, such as noodles, rice, flour and chips. However, the selling value of porang is currently experiencing a very drastic decline which has a negative impact on the economy of porang farmers. Various breakthroughs have been attempted by the government of Morang Village, Kare Sub-district, Madiun District to save porang farming and the economy of porang farmers. The village government has established a partnership with Widya Mandala Surabaya Catholic University to open up opportunities for developing technology for processing porang and its derivative products. This partnership has produced various appropriate technologies for the production of porang derivative products, one of which is a porang flour machine which can be used to produce porang flour. With this machine facility, porang farmers need to be given the insight and business skills to use this machine to produce porang flour. In this activity, assistance was provided to a group of porang farmers in Morang Village consisting of around 30 farmers in the form of training on machine use, dissemination of porang derivative products and business opportunities, as well as assistance with small-scale production. This activity was evaluated using a questionnaire system regarding the insights and skills provided as well as the implementation of this activity where the success rate of this activity reached more than 75%.
DISEMINASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA ALAT PENGOLAH MINYAK JELANTAH MENJADI BIODIESEL BAGI MASYARAKAT KECAMATAN JAMBANGAN SURABAYA Retnoningtyas, Ery Susiany; Gunawan, Ivan; Putro, Jindrayani Nyoo; Puspitasari, Nathania; Joewono, Andrew; Anggorowati, Adriana Anteng; Santoso, L. M. Hadi; Yuliana, Maria; Yunita, Theresia Laurensia
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20265

Abstract

Abstrak: Minyak goreng bekas pakai atau minyak jelantah merupakan salah satu limbah rumah tangga terbesar di Indonesia. Minyak jelantah yang dibuang sembarangan dapat mencemari lingkungan. Masyarakat di kecamatan Jambangan, kota Surabaya sangat menyadari dampak buruk dari pencemaran minyak jelantah terhadap lingkungan. Karena itulah diinginkan mengolah minyak jelantah yang telah dikumpulkan sebagai bahan bakar biodiesel. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Jambangan agar tidak membuang secara sembarangan limbah minyak jelantah sehingga dapat menurunkan jumlah limbah minyak jelantah yang dibuang ke lingkungan. Metode kegiatan yang dilaksanakan adalah melakukan edukasi berupa pemberian materi dan praktek cara mengubah limbah minyak jelantah menjadi biodiesel menggunakan alat pengolah minyak jelantah. Untuk memudahkan pengoperasian alat pengolah minyak jelantah ini, didampingi dengan manual penggunaannya yang disusun menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh masyarakat sehingga dapat belajar secara mandiri. Mitra yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Jambangan dan masyarakat kelurahan Karah, kecamatan Jambangan. Hasil dari aktivitas ini, masyarakat kecamatan Jambangan Surabaya dapat mempraktekkan langsung proses pengolahan minyak jelantah menjadi biodiesel. Bahkan dalam hasil evaluasi kuesionernya, mayoritas yaitu sebanyak 72% ingin mengikuti kompetisi di wilayahnya dengan memanfaatkan alat pengolah minyak jelantah ini. Hal ini tentunya menunjukkan apresiasi yang luarbiasa terhadap kegiatan abdimas ini.Abstract: Used cooking oil residue or known as ‘jelantah’ oil is one of the largest household wastes in Indonesia. Used cooking oil residue that is thrown away carelessly can pollute the environment. People in Jambangan sub-district, Surabaya city are very aware of the negative impact of used cooking oil pollution on the environment. That's why it is desirable to process the collected ‘jelantah’ oil as biodiesel fuel. The aim of this community service is to increase awareness of the Jambangan community not to carelessly dispose of used cooking oil waste so that it can reduce the amount of used cooking oil waste that is thrown into the environment. The method of activity is to provide education in the form of providing material and practice on how to convert used cooking oil waste into biodiesel using used cooking oil processing equipment. To make it easier to operate this used cooking oil processing tool, it is accompanied by a manual for its use which is prepared using language that is easy for the public to understand so that they can learn independently. The partners involved in this activity are the Jambangan Community Social Workers Association (IPSM) and the community of Karah - Jambangan sub-district. As a result of this activity, the people of Jambangan Surabaya sub-district can directly practice the process of ‘jelantah’ oil into biodiesel. Even in the results of the questionnaire evaluation, the majority, namely 72%, wanted to take part in competitions in their area using this used ‘jelantah’ oil processing equipment. This certainly shows extraordinary appreciation for this community service activity.
Co-Authors Adriana Anteng Anggorowati Agustina Chriswinda Bura Mare Alim, Natavijoy Anggorini, Adriana Anteng Angka, Peter Rhatodirdjo Antonia, Diana L. Antonia, Diana Lestariningsih Chatarina Dian Indrawati Diyah Tulipa Djuhari, Yoel Permana Dumendehe, Tri Dianingsi Dyna Rachmawati Ery Susiany Retnoningtyas Fardilah, Vivi A. Felycia Edi Soetaredjo Gunadhi, Albert Gunarto, Chintya Hadi Santoso Hartanti, Lusia Permata Sari I, Try Asmara Ig. Jaka Mulyana Imawan, Ahmad Rosyadi Ivan Gunawan Julius Mulyono Kristina Pae Laiman, Sean Jonathan Lanny Agustine, Lanny Leli, Oktavia I Lestariningsih, Diana Lie, Jenni Made Indra Ayu Astarini, Made Indra Ayu Malehere, Mario Marvin Putra Marchelina, Jesica Elizabeth Maryuti, Ira Ayu Mayangsari, Andina Miyata, Andrew F. Muhammad Noor Asnan Murdiyanto, Danang Oscar Setiawan, Oscar Palit, Wilthy Clinton Freinadementz Peter R. Angka, Peter R. Pranjoto, Hartono Pratomo, Alvaron Pratomo, Atteroni Prayitno, Tri Hadi Purba, Doni El Rezen Puspitasari, Nathania Putro, Jindrayani Nyoo Rachman, Riza Rahman, Riza Rahmat Navis Hasanta, Rahmat Navis Rahmawati, Dyna Ristianti, Alindi Robik Anwar Dani Santi Yatnikasari Santosa, Hadi Santoso, L. M. Hadi Santoso, Shella Permatasari Silitonga, Parasian D.P. Silviyanti, Nurul Amalia Sinaga, Leon Cicero Sirait, Bony Johannes Sanganadi Sitepu*, Rasional Sitepu, Rasional Suhesti, Endang Suryadi Ismadji Suseno, Thomas Putut Indarto Tauhid, Gunawan Abdi Thomas Indarto Putut Suseno TONNI LIMBONG Vebrian, Vebrian Wahyu, Bernard Waloyo, L. Anang Setiyo Wanimbo, Mina Merry Weliamto, Widya A. Wenny Irawaty Wijaya, Christian Julius Yuliana, Maria Yuliati - Yunita, Theresia Laurensia