Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Sosialisasi Menjaga Kebersihan Lingkungan Dan Praktik Pelestarian Sekolah Hijau Di SDN 130/IV Kota Jambi Munandar, Aris; Khusna, Sofia Alysatun; Adelia, Selvi; Zahara, Nadia; Saputri, Icha; Selpi, Selpi; Istiqomah, Indah Supriati; Setiawan, Genta Afra; Saputra, Andika Dwi; Shodiq, Muhammad
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.8039

Abstract

Rendahnya partisipasi siswa dalam menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan sekolah menjadi permasalaha nyang perlu mendapat perhatia nserius dari pihak sekolah. Penelitian ini membahas pemberdayaan siswa melalui Program Sekolah Hijau dan Sehat, sebagai upaya membangun kesadaran dan tanggung jawab terhadap pelestarian lingkungan sejak dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagimana pelaksanaan program sekolah hijau dapat meningkatkan kepedulian,pengetahuan,dan keterampilan siswa dalam mengelola lingkungan sekolah.metode penelitian yang digunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi,dan dokumentasi pada kegiatan sekolah yang beriorentasi pada lingkungan.hasil penelitian menunjukkan bahwa program sekolah hijau ini mampu memberdayakan siswa memalui kegiatan praktis seperti pengelolaan sampah,penghijauan,serta penghematan energi,yang secara signifikan meningkatkan perilaku ramah lingkungan dan partisipasi aktif siswa dalam menjaga kebersihan sekolah. dengan demikian pemberdayaan siswa melalui program sekolah hijau berkontribusi positif terhadap pembentukan karakter peduli lingkungan dan budaya hidup berkelanjutan di lingkungan sekolah.
DO QUR’ANIC MORAL VALUES IN SURAH AL-HUJURAT (9–13) CHALLENGE MODERN ETHICS? Salimudin; Shodiq, Muhammad; Ramadhani, Sitta; Nurhikmah; Putri, Nayla Damai Vadlina
SYAIKHONA: Jurnal Magister Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 1 (2026): April 2026
Publisher : Prodi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) - STAI Nida El-Adabi Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59166/syaikhona.v4i1.451

Abstract

This study aims to enhance public understanding of the importance of moral education. Moral education serves as a fundamental foundation for individuals in practicing religious life. Moral teachings encourage individuals to consistently uphold good character and behavior, both in their relationship with God and in social interactions. The research employs a qualitative method through a literature study. Literature study involves a series of activities related to collecting data from written sources, reading, taking notes, and analyzing research materials. The primary source used in this study is Surah Al-Hujurat, verses 9 to 13, analyzed using the tahlili (analytical interpretation) method. The findings reveal that the moral education values contained in these verses include justice, brotherhood, respect for others, humanism, the prohibition of backbiting, and piety
The Meaning of the Sanggring Tradition in Maintaining Social Solidarity in the Community of Gumeno Village, Gresik Regency Hatta, Mulia Sakti Oki; Shodiq, Muhammad
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 8 (2026): March
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18993918

Abstract

The Sanggring tradition is a cultural tradition that continues to be preserved upon the 23rd of Ramadan, as a form of respect and obedience by the local community to a history that has been going on for centuries. The purpose of this study is to explain the meaning of the Sanggring tradition for the Gumeno community and how it serves as a medium for building solidarity within the Gumeno community. The research method used is a qualitative research method with a phenomenological approach, utilizing Emile Durkheim's theory of social solidarity as its analytical tool. Data collection techniques included interviews, participatory observation, documentation, and literature review. The data analysis technique used descriptive analysis. The results show that the meanings found in the Sanggring tradition are divided into three aspects: historical, spiritual, and social. Historically, the Sanggring tradition is closely related to the story of Sunan Dalem's journey and struggle. Spiritually, the Sanggring tradition symbolizes the community's gratitude to Allah SWT for Sunan Dalem's recovery. Socially and culturally, the Sanggring tradition serves as a means for the Gumeno community to maintain close ties with one another. The solidarity established in the Gumeno community is a mechanical solidarity formed from a shared belief that sanggring dishes can cure various ailments. This research can be beneficial for the Gresik Regency government in designing effective and participatory policies for cultural preservation. The novelty of this research lies in its emphasis on the specific social function of the sanggring tradition in enhancing social solidarity and the involvement of local government, a role that has not been widely explored in previous research.
Penerapan Irigasi Tetes Bertenaga Surya dengan Sistem Otomatis Mikrokontroler Pada Kelompok Tani Kabupaten Lamongan Ardiansyah, Heri; Shodiq, Muhammad; Mahbubillah, M Ainul; Agustina, Rohmatin; Gymnastiar, Abdullah Hakim; Rahmadani, Muhammad Rizky; Akrom, Fatahillah; Putra, Ahmad Faris Rachmad; Ramadhan, Hanif Azhar; Haq, Zufar Faiil
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i1.93488

Abstract

Keterbatasan sumber daya air di lahan tadah hujan menjadi tantangan utama bagi petani, terutama selama musim kemarau, yang membatasi aktivitas budidaya dan berdampak pada pendapatan rumah tangga. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut melalui penerapan teknologi irigasi tetes bertenaga surya dengan sistem kecerdasan buatan menggunakan sensor kelembaban dan suhu tanah di Kelompok Tani Kabupaten Lamongan. Metode pelaksanaan meliputi perancangan dan instalasi sistem irigasi otomatis, pelatihan penggunaan teknologi kepada petani, serta pendampingan budidaya cabai selama musim kemarau. Hasil program menunjukkan bahwa lebih dari 90% petani mengakui manfaat dari irigasi otomatis ini dan berencana untuk menerapkannya, baik secara mandiri (25%) maupun melalui kelompok tani (32,5%). Selain itu, 35% petani memilih untuk mengombinasikan sistem irigasi otomatis dengan metode konvensional untuk menyesuaikan kebutuhan air sesuai musim. Penerapan teknologi ini tidak hanya memungkinkan petani untuk tetap menanam di musim kemarau, tetapi juga meningkatkan pendapatan mereka secara signifikan. Kesimpulannya, teknologi irigasi tetes bertenaga surya yang dilengkapi kecerdasan buatan terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi penggunaan air dan kesejahteraan petani, serta dapat direplikasi untuk mendukung ketahanan pangan dan produktivitas pertanian di wilayah lain.