Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Determinan Diabetes Melitus pada Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu Desa Perdamaian Virgian Giranza; Ar Rum Nur Fachira; Rafiqoh Hasibuan; Tia Zahra Khairunnisa; Anasya Prananda; Romiza Arika
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 11 (2024): Volume 6 Nomor 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i11.17231

Abstract

ABSTRACT Diabetes mellitus (DM) increases every year, Indonesia is one of the largest contributors to diabetes patients. Diabetes mellitus (DM) is caused by disruption of metabolism in the pancreas resulting in high blood sugar levels or hyperglycemia. The aim of this research is to analyze Diabetes Mellitus in Perdamin Village with the aim of preventing Diabetes Mellitus. This research uses quantitative methods with a cross sectional design. The population in this study was all residents of Peace Village. The sample in this study was taken using cluster random sampling technique, 379 people were selected as respondents in this study. Univariate data analysis and Chi Square test. The results of the study stated that there was a significant relationship between the habit of eating sweet foods and diabetes mellitus (pv 0.05). With a POR value = 1.146 and there is a significant relationship between habitual physical activity every day and Diabetes Mellitus (pv 0.05). With a POR value = 1.131. The role of health workers is needed in providing health education through counseling to the Peace Village community on how to reduce the risk of Diabetes Mellitus, especially in the elderly and women. Keywords: Diabetes Melitus, Elderly, Risk Factor  ABSTRAK Diabetes melitus (DM) meningkat setiap tahunnya, Indonesia salah satu penyumbang terbanyak pasien diabetes. Diabetes melitus (DM) diakibatkan karena terganggunya metabolisme pada pankreas sehingga kadar gula darah menjadi tinggi atau hiperglikemia. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penyakit Diabetes Melitus di Desa Perdamain yang bertujuan untuk upaya pencegahan penyakit Diabetes Melitus. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh penduduk desa perdamaian. Sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan Teknik random sampling kluster sebanyak 379 orang dipilih sebagai responden dalam penelitian ini. Analisis data univariat dan uji Chi Square. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara terbiasa makan makanan manis dengan diabetes melitus (pv 0.05). Dengan nilai POR = 1.146 dan terdapat hubungan yang signifikan antara terbiasa beraktivitas fisik setiap hari dengan Diabetes Melitus (pv 0.05). Dengan nilai POR = 1.131. Diperlukan peran tenaga kesehatan dalam memberikan pendidikan kesehatan melalui penyuluhan kepada masyarakat Desa perdamaian tentang cara menurunkan risiko penyakit Diabetes Melitus terutama pada usia lansia dan perempuan. Kata kunci: Diabetes Melitus, Faktor Risiko, Lansia
Analysis of the Implementation of Stunting Reduction Policy in the Working Area of PB Selayang II Health Center, Medan City Andina, Adelia; Arika, Romiza; Nurhanifah, Nurhanifah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37561

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia. Pemerintah Indonesia menargetkan penurunan angka stunting menjadi 14% pada tahun 2024 melalui Peraturan Presiden No. 72 Tahun 2021. Wilayah kerja Puskesmas PB Selayang II Kota Medan termasuk salah satu daerah prioritas intervensi karena mengalami tren fluktuatif angka stunting dalam tiga tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan penurunan stunting di wilayah tersebut serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan penelitian terdiri dari petugas puskesmas, kader, tokoh masyarakat, dan ibu balita yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model implementasi George C. Edwards III yang mencakup variabel komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan telah berjalan cukup baik ditandai dengan sinergi antar sektor dan program inovatif seperti Rumah Gizi. Namun demikian, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan tenaga kesehatan, rendahnya partisipasi masyarakat, dan ketidaksesuaian antara perencanaan program dengan kondisi lapangan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan sumber daya manusia, peningkatan literasi gizi masyarakat, serta komunikasi lintas sektor yang efektif untuk menunjang keberhasilan implementasi kebijakan penurunan stunting secara berkelanjutan.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Terkait Penggunaan Pestisida dengan Keluhan Kesehatan Pada Petani di Dusun Tanjung Tiram, Desa Teluk Piai Kurnia Permata Sari; Yulia Khairina Ashar; Mesiono Mesiono; Romiza Arika
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.57789

Abstract

Paparan pestisida pada petani masih menjadi masalah kesehatan yang cukup tinggi akibat penggunaan yang tidak sesuai standar keselamatan kerja. Rendahnya pengetahuan dan sikap petani diduga menjadi faktor utama yang memengaruhi terjadinya keluhan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap petani dalam penggunaan pestisida dengan keluhan kesehatan akibat paparan pestisida di Dusun Tanjung Tiram, Desa Teluk Piai. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani sebanyak 110 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari petani dengan pengetahuan tidak baik, sebanyak 68,9% mengalami keluhan kesehatan, sedangkan pada petani dengan pengetahuan baik sebesar 46,2%. Pada variabel sikap, petani dengan sikap kurang baik sebesar 65,1% mengalami keluhan kesehatan. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan (p = 0,018) dan sikap (p = 0,019) dengan keluhan kesehatan akibat paparan pestisida. Disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap memiliki hubungan yang signifikan terhadap keluhan kesehatan petani. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi dan kesadaran petani mengenai penggunaan pestisida yang aman guna mengurangi risiko kesehatan. Kata Kunci: Pengetahuan, sikap, pestisida, keluhan kesehatan, petani
Formulasi Cookies Bit Merah: Analisis Proksimat, Kadar Zat Besi, dan Kontribusinya pada Pemenuhan Angka Kecukupan Gizi Remaja Romiza Arika; Yuliawati Anggraini Siregar; Syafran Arrazy; Meutia Nanda
Media Gizi Ilmiah Indonesia Vol 4 No 2 (2026): AUGUST 2026
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/mgii.v4i2.165

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang membutuhkan asupan zat gizi optimal untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan. Zat besi menjadi komponen gizi yang dibutuhkan untuk mendukung fungsi biologis dan fisiologis. Pengembangan produk pangan dengan kandungan zat besi yang lebih baik menjadi salah satu alternatif untuk memenuhi kecukupan gizi. Bit merah merupakan pangan lokal yang mengandung zat besi sehingga berpotensi dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis formulasi cookies bit merah terhadap kandungan gizi, kadar zat besi, serta kontribusinya terhadap pemenuhan Angka Kecukupan Gizi (AKG) zat besi remaja. Penelitian eksperimental ini menggunakan rancangan acak lengkap menggunakan tiga formulasi cookies, yaitu F0 (tanpa penambahan tepung bit merah), F1 (penambahan tepung bit merah 25%), dan F2 (penambahan tepung bit merah 50%). Analisis yang dilakukan meliputi uji proksimat serta kadar zat besi menggunakan metode Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Data dianalisis menggunakan uji ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung bit merah memberikan pengaruh terhadap kandungan gizi dan kadar zat besi cookies. Formulasi F2 memiliki kadar zat besi tertinggi yaitu sebesar 0,461 µg/g dengan kontribusi zat besi tertinggi terhadap AKG remaja sebesar 1,73% pada usia 10–12 tahun dan 0,92% pada usia 13–18 tahun. Cookies bit merah berpotensi menjadi camilan alternatif yang menyumbang zat besi, meskipun kontribusinya terhadap AKG masih relatif kecil sehingga perlu dikombinasikan dengan sumber zat besi lain
Co-Authors Ahmad Nur Hidayat Aldi Syahputra Nasution Alvi Nur Ilmi br. Ginting Amanda Aulia Amelia Resita Sari Anasya Prananda Andina, Adelia Angga Dwi Prasetyo Anggi Febrian Anggi Tri Octavelia Anjaini, Nurul Annisa Nur Ardiani Annisa, Frety Salma Ar Rum Nur Fachira Assyifa, Rumaisha Aulia, Amanda Zafira Balqisthi Ega Wanda Cheren Kuhu Citra Aulia Amanda Cut Nasywa Kesuma Dany Dasopang, Lailatul Mahpuja Desputri, Syavira Desri Amrainum Dinda Azria Nasution Dinda Muhajirina Elfredo Josua Halawa Ella Asri Fauziah Evi Damayanti Faiza Adinda Faiza Dia Amanda Br Harahap Fatimah Azzahra Fatma Salsabila Fhidiana Sari Fitria, Adinda Dwi Halawa, Elfredo J Harahap, Rezki Safitri Haridani, Hifza Hildayana, Tri Hilwa Azkiya Hasibuan Huriya Al Humairah Husnida Putriyana Hutabarat Indah Rizqika Ira Agustin Irza N Ranti Jihan Mawaddah Pane Keysha Danty Khairani, Khovifah Khairini, Khovifah Khetri, Anggina Cucu Kurnia Permata Sari Lestari, Ninis Lutfia Nurfadillah Manurung Luthfia Aina Salsabila Parinduri M.Abu Fattahilah Manik, Hubban Fathani Maulidia Khairiah Mawaddah Sri Rezeki Dalimunthe Mayumi Ershanda Meildy E Pascoal Meildy Esthevanus Pascoal Mesiono Mesiono Meutia Nanda Muhajirina, Dinda MUHAMMAD SUBHAN Munika, Tia Mutia Friska Mutiara Ashifa Nabila Inne Azri Nainggolan, Natasya Salsabila Nasution, Amalia Rahmi Nasution, Rahmi Indah Syahrina Nona Adila Syafitri Zein Nonce Legi Nurhanifah Nurhanifah Nurhanifah Nurhayati Nurhayati Nurly Fadila NURUL RAHMAWATI Olfie Sahelangi Putra Apriadi Siregar Putri Adinda Ramadhani Hutagalung Rafiqoh Hasibuan Rahmadini Rahmadini Rahmi Indah Syahrina Nasution Rezki Safitri Harahap Riris Aditya Sari Risky Andreansyah Rizki Makmur Siregar Ruqaya Junus Ruqayah Junus Sabila Pratiwi Sagala, Shinny Syafitri Sakina T.A Harahap Salsabila, Assyifa Azzahra Salwa, Fadillah Sapja Anantanyu, Sapja Shelly ebrina Sianturi, Anggina Cucu Khetri Siti Khadijah Siti Khodizah Harahap Siti Nurhasanah Sophie Zfira Tanjung Suciono, Muhamad Wahyu Suraya, Rani Syafran Arrazy Syafran Arrazy Syavira Desputri Tanjung, Sophie Zafira Taufik Hilmi Tia Zahra Khairunnisa Ulfa Khoirunnisa Vazira Nurul Assyfa Virgian Giranza Wulan Dwi Citra Sari Yulia Khairina Ashar yulia lanti retno dewi Yuliawati Anggraini Siregar Zahrani Nabilah