Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Strategi Integrasi Program Makan Bergizi Gratis dengan Sistem Ketahanan Pangan untuk Mengatasi Masalah Stunting dan Malnutrisi Ira Agustin; Evi Damayanti; Annisa Nur Ardiani; Hilwa Azkiya Hasibuan; Vazira Nurul Assyfa; Romiza Arika
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/e7m7w709

Abstract

Masalah stunting dan malnutrisi masih menjadi tantangan signifikan dalam pembangunan sumber daya manusia di Indonesia. Upaya pemerintah melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi masyarakat, terutama pada anak usia sekolah dan kelompok rentan. Namun, efektivitas program ini sangat ditentukan oleh kemampuan integrasinya dengan sistem ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan. Tujuan untuk merumuskan strategi integritas antara program MBG dan sistem ketahanan pangan guna mempercepat penurunan prevalensi stunting dan malnutrisi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif‐interpretatif dengan desain studi kasus multipel (multiple case study). Hasil menunjukkan bahwa integritas program dapat dicapai melalui penguatan kolaborasi lintas sektor, pemberdayaan petani lokal, optimalisasi distribusi pangan bergizi, dan pemanfaatan teknologi pangan berkelanjutan. Selain itu, kebijakan yang mendukung produksi dan konsumsi pangan lokal bergizi terbukti dapat meningkatkan efisiensi pelaksanaan program dan memperkuat ketahanan pangan daerah. Temuan ini juga menegaskan bahwa intervensi gizi melalui MBG perlu berjalan beriringan dengan perbaikan sistem pangan dari hulu ke hilir, termasuk peningkatan infrastruktur, edukasi gizi, dan pengawasan keamanan pangan, sehingga program tidak hanya menutup kesenjangan kebutuhan asupan harian tetapi juga mampu menciptakan perubahan jangka panjang bagi kesehatan anak dan ketahanan pangan daerah.
Human Resource Shortage in H. Bachtiar Djafar Skit Hospital: Challenges and Solutions Wulan Dwi Citra Sari; Mutia Friska; Putri Adinda Ramadhani Hutagalung; Fhidiana Sari; Jihan Mawaddah Pane; Husnida Putriyana Hutabarat; Romiza Arika
PROMOTOR Vol. 9 No. 2 (2026): APRIL
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v9i2.2171

Abstract

Hospitals are public facilities owned by the government or private sector and play a crucial role in improving the quality of public health services. The quality of health services is crucial for assessing how well a hospital provides services to patients. In addition, this study aims to provide strategic suggestions for addressing the problem of energy shortages so that healthcare services in hospitals can run better and more sustainably. The research method used is a qualitative research method using a case study approach to explore in depth the constraints of human resource shortages at H. Bachtiar Djafar Hospital. The results of this study state that the shortage of human resources at H. Bachtiar Djafar Hospital is influenced by the uneven distribution of health workers, geographical factors, suboptimal quality of human resources, and policy and bureaucratic limitations, more strategic human resource management efforts and continuous policy support are needed to overcome these challenges. This study concludes that a letter has been submitted to the Medan City Government for additional medical personnel and network collaboration with various agencies. However, challenges such as limited health worker quotas and urgent needs in various service facilities make this human resource problem still a major focus that requires sustainable and strategic solutions in hospital human resource management.
Determinan Diabetes Melitus pada Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu Desa Perdamaian Virgian Giranza; Ar Rum Nur Fachira; Rafiqoh Hasibuan; Tia Zahra Khairunnisa; Anasya Prananda; Romiza Arika
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 11 (2024): Volume 6 Nomor 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i11.17231

Abstract

ABSTRACT Diabetes mellitus (DM) increases every year, Indonesia is one of the largest contributors to diabetes patients. Diabetes mellitus (DM) is caused by disruption of metabolism in the pancreas resulting in high blood sugar levels or hyperglycemia. The aim of this research is to analyze Diabetes Mellitus in Perdamin Village with the aim of preventing Diabetes Mellitus. This research uses quantitative methods with a cross sectional design. The population in this study was all residents of Peace Village. The sample in this study was taken using cluster random sampling technique, 379 people were selected as respondents in this study. Univariate data analysis and Chi Square test. The results of the study stated that there was a significant relationship between the habit of eating sweet foods and diabetes mellitus (pv 0.05). With a POR value = 1.146 and there is a significant relationship between habitual physical activity every day and Diabetes Mellitus (pv 0.05). With a POR value = 1.131. The role of health workers is needed in providing health education through counseling to the Peace Village community on how to reduce the risk of Diabetes Mellitus, especially in the elderly and women. Keywords: Diabetes Melitus, Elderly, Risk Factor  ABSTRAK Diabetes melitus (DM) meningkat setiap tahunnya, Indonesia salah satu penyumbang terbanyak pasien diabetes. Diabetes melitus (DM) diakibatkan karena terganggunya metabolisme pada pankreas sehingga kadar gula darah menjadi tinggi atau hiperglikemia. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penyakit Diabetes Melitus di Desa Perdamain yang bertujuan untuk upaya pencegahan penyakit Diabetes Melitus. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh penduduk desa perdamaian. Sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan Teknik random sampling kluster sebanyak 379 orang dipilih sebagai responden dalam penelitian ini. Analisis data univariat dan uji Chi Square. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara terbiasa makan makanan manis dengan diabetes melitus (pv 0.05). Dengan nilai POR = 1.146 dan terdapat hubungan yang signifikan antara terbiasa beraktivitas fisik setiap hari dengan Diabetes Melitus (pv 0.05). Dengan nilai POR = 1.131. Diperlukan peran tenaga kesehatan dalam memberikan pendidikan kesehatan melalui penyuluhan kepada masyarakat Desa perdamaian tentang cara menurunkan risiko penyakit Diabetes Melitus terutama pada usia lansia dan perempuan. Kata kunci: Diabetes Melitus, Faktor Risiko, Lansia
Analysis of the Implementation of Stunting Reduction Policy in the Working Area of PB Selayang II Health Center, Medan City Andina, Adelia; Arika, Romiza; Nurhanifah, Nurhanifah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37561

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia. Pemerintah Indonesia menargetkan penurunan angka stunting menjadi 14% pada tahun 2024 melalui Peraturan Presiden No. 72 Tahun 2021. Wilayah kerja Puskesmas PB Selayang II Kota Medan termasuk salah satu daerah prioritas intervensi karena mengalami tren fluktuatif angka stunting dalam tiga tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan penurunan stunting di wilayah tersebut serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan penelitian terdiri dari petugas puskesmas, kader, tokoh masyarakat, dan ibu balita yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model implementasi George C. Edwards III yang mencakup variabel komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan telah berjalan cukup baik ditandai dengan sinergi antar sektor dan program inovatif seperti Rumah Gizi. Namun demikian, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan tenaga kesehatan, rendahnya partisipasi masyarakat, dan ketidaksesuaian antara perencanaan program dengan kondisi lapangan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan sumber daya manusia, peningkatan literasi gizi masyarakat, serta komunikasi lintas sektor yang efektif untuk menunjang keberhasilan implementasi kebijakan penurunan stunting secara berkelanjutan.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Terkait Penggunaan Pestisida dengan Keluhan Kesehatan Pada Petani di Dusun Tanjung Tiram, Desa Teluk Piai Kurnia Permata Sari; Yulia Khairina Ashar; Mesiono Mesiono; Romiza Arika
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.57789

Abstract

Paparan pestisida pada petani masih menjadi masalah kesehatan yang cukup tinggi akibat penggunaan yang tidak sesuai standar keselamatan kerja. Rendahnya pengetahuan dan sikap petani diduga menjadi faktor utama yang memengaruhi terjadinya keluhan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap petani dalam penggunaan pestisida dengan keluhan kesehatan akibat paparan pestisida di Dusun Tanjung Tiram, Desa Teluk Piai. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani sebanyak 110 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari petani dengan pengetahuan tidak baik, sebanyak 68,9% mengalami keluhan kesehatan, sedangkan pada petani dengan pengetahuan baik sebesar 46,2%. Pada variabel sikap, petani dengan sikap kurang baik sebesar 65,1% mengalami keluhan kesehatan. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan (p = 0,018) dan sikap (p = 0,019) dengan keluhan kesehatan akibat paparan pestisida. Disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap memiliki hubungan yang signifikan terhadap keluhan kesehatan petani. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi dan kesadaran petani mengenai penggunaan pestisida yang aman guna mengurangi risiko kesehatan. Kata Kunci: Pengetahuan, sikap, pestisida, keluhan kesehatan, petani
Co-Authors Ahmad Nur Hidayat Aina Fitrah Aulia Ritonga Aldi Syahputra Nasution Alisa Ariani Sagala Alvi Nur Ilmi br. Ginting Amanda Aulia Amelia Resita Sari Anasya Prananda Andina, Adelia Angga Dwi Prasetyo Anggi Febrian Anggi Tri Octavelia Anjaini, Nurul Annisa Nur Ardiani Annisa, Frety Salma Ar Rum Nur Fachira Assyifa, Rumaisha Aulia, Amanda Zafira Balqisthi Ega Wanda Cheren Kuhu Citra Aulia Amanda Clarissa Bunga Mahir Cut Nasywa Kesuma Dany Dasopang, Lailatul Mahpuja Desputri, Syavira Desri Amrainum Dinda Azria Nasution Dinda Muhajirina Elfredo Josua Halawa Ella Asri Fauziah Evi Damayanti Fadhila Azzahra Pardosi Fadhilah Rahmadani Fathin Faiza Adinda Faiza Dia Amanda Br Harahap Fatimah Azzahra Fatma Salsabila Febby Yuwanda Fhidiana Sari Fitria, Adinda Dwi Futri Ritonga Halawa, Elfredo J Harahap, Rezki Safitri Haridani, Hifza Hildayana, Tri Hilwa Azkiya Hasibuan Huriya Al Humairah Husnida Putriyana Hutabarat Indah Rizqika Ira Agustin Irza N Ranti Jihan Mawaddah Pane Jusmaini Keysha Danty Khairani, Khovifah Khairini, Khovifah Khairunisa, Jeny Khetri, Anggina Cucu Kina Sari Kurnia Permata Sari Lestari, Ninis Lutfia Nurfadillah Manurung Luthfia Aina Salsabila Parinduri M.Abu Fattahilah Manik, Hubban Fathani Mastuti Berutu Maulidia Khairiah Mawaddah Sri Rezeki Dalimunthe Mayumi Ershanda Meildy E Pascoal Meildy Esthevanus Pascoal Mesiono Mesiono Muhajirina, Dinda MUHAMMAD SUBHAN Muizza, Mughni Munika, Tia Mutia Friska Mutiara Ashifa Nabila Inne Azri Nainggolan, Natasya Salsabila Nasution, Amalia Rahmi Nasution, Rahmi Indah Syahrina Nona Adila Syafitri Zein Nonce Legi Nurhanifah Nurhanifah Nurhanifah Nurhayati Nurhayati Nurly Fadila NURUL RAHMAWATI Olfie Sahelangi Putra Apriadi Siregar Putri Adinda Ramadhani Hutagalung Rafiqoh Hasibuan Rahmadini Rahmadini Rahmi Indah Syahrina Nasution Rezki Safitri Harahap Riris Aditya Sari Risky Andreansyah Rizki Makmur Siregar Ruqaya Junus Ruqayah Junus Sabila Pratiwi Sagala, Shinny Syafitri Sakina T.A Harahap Salsabila, Assyifa Azzahra Salwa Luthfiyyah Novi Salwa Salsabila Siregar Salwa, Fadillah Sandrina Aulia Harahap Sapja Anantanyu, Sapja Shelly ebrina Sheylla Azzahra Sianturi, Anggina Cucu Khetri Siti Khadijah Siti Khodizah Harahap Siti Nurhasanah Siti Soraya Tambunan Sophie Zfira Tanjung Suciono, Muhamad Wahyu Suraya, Rani Syafran Arrazy Syalsabila Sifa Syavira Desputri Tanjung, Sophie Zafira Taufik Hilmi Tia Zahra Khairunnisa Ulfa Khoirunnisa Vazira Nurul Assyfa Vindy Ammadhea Tanjung Virgian Giranza Widya Kinanti Wulan Dwi Citra Sari Yulia Khairina Ashar yulia lanti retno dewi Zahrani Nabilah