Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Putus Berobat (Loss to Follow Up) Pada Pasien TB Resistan Obat di UPTD RS Khusus Paru Provinsi Sumatera Utara Tahun 2021-2024 Siti Khodizah Harahap; Romiza Arika
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v5i2.1341

Abstract

Tuberkulosis resisten obat (TB RO) merupakan salah satu tantangan terbesar dalam upaya eliminasi tuberkulosis di Indonesia, khususnya di Provinsi Sumatera Utara. Pengobatan TB RO memerlukan durasi yang panjang, kombinasi obat dengan efek samping berat, serta kepatuhan pasien yang tinggi. Namun, tingkat putus berobat (loss to follow up) pada pasien TB RO masih tinggi dan menjadi hambatan serius dalam keberhasilan terapi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian putus berobat pada pasien TB RO di UPTD RS Khusus Paru Provinsi Sumatera Utara selama periode 2021–2024. Penelitian ini menggunakan desain studi observasional analitik dengan pendekatan case control, melibatkan dua kelompok responden, yaitu pasien yang putus berobat dan pasien yang menyelesaikan pengobatan. Data sekunder diperoleh dari Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB) dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian putus berobat sebesar 28,9%. Faktor-faktor yang memiliki hubungan signifikan dengan kejadian putus berobat adalah usia, pendidikan, status pekerjaan, riwayat diabetes mellitus dan kategori panduan OAT. Sementara itu, jenis kelamin, riwayat pengobatan sebelumnya, dan wilayah fasyankes tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Hasil ini menegaskan pentingnya strategi pemantauan dan intervensi yang lebih intensif terhadap kelompok pasien berisiko tinggi untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan TB RO.
Hubungan Tingkat Asupan Sarapan Pagi dan Kualitas Tidur dengan Prestasi Belajar Siswa SMP Negeri 31 Medan Nona Adila Syafitri Zein; Romiza Arika
Inovasi Kesehatan Global Vol. 3 No. 1 (2026): Februari : Inovasi Kesehatan Global
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/ikg.v3i1.2863

Abstract

Breakfast and sleep quality are important factors that can influence students’ concentration and academic achievement. This study aims to analyze the relationship between breakfast consumption levels and sleep quality with the learning achievement of students at SMP Negeri 31 Medan. This research used a quantitative method with a cross-sectional design. The study population consisted of all 192 eighth-grade students, with a sample of 88 respondents selected through simple random sampling. Breakfast intake was measured using a 3x24-hour food recall (breakfast time only), sleep quality was assessed using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire, while learning achievement was obtained from semester exam scores in Indonesian Language and Mathematics subjects. Data analysis was carried out using the Chi-Square test with a significance level of 0.05. The results showed a significant relationship between breakfast intake and learning achievement in Indonesian Language (p=0.003) and Mathematics (p=0.000). Sleep quality was also proven to be associated with learning achievement in Indonesian Language (p=0.001) and Mathematics (p=0.000). The conclusion of this study is that having breakfast with adequate nutritional intake and maintaining good sleep quality contribute positively to improving students’ learning achievement.
Strategi Integrasi Program Makan Bergizi Gratis dengan Sistem Ketahanan Pangan untuk Mengatasi Masalah Stunting dan Malnutrisi Ira Agustin; Evi Damayanti; Annisa Nur Ardiani; Hilwa Azkiya Hasibuan; Vazira Nurul Assyfa; Romiza Arika
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/e7m7w709

Abstract

Masalah stunting dan malnutrisi masih menjadi tantangan signifikan dalam pembangunan sumber daya manusia di Indonesia. Upaya pemerintah melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi masyarakat, terutama pada anak usia sekolah dan kelompok rentan. Namun, efektivitas program ini sangat ditentukan oleh kemampuan integrasinya dengan sistem ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan. Tujuan untuk merumuskan strategi integritas antara program MBG dan sistem ketahanan pangan guna mempercepat penurunan prevalensi stunting dan malnutrisi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif‐interpretatif dengan desain studi kasus multipel (multiple case study). Hasil menunjukkan bahwa integritas program dapat dicapai melalui penguatan kolaborasi lintas sektor, pemberdayaan petani lokal, optimalisasi distribusi pangan bergizi, dan pemanfaatan teknologi pangan berkelanjutan. Selain itu, kebijakan yang mendukung produksi dan konsumsi pangan lokal bergizi terbukti dapat meningkatkan efisiensi pelaksanaan program dan memperkuat ketahanan pangan daerah. Temuan ini juga menegaskan bahwa intervensi gizi melalui MBG perlu berjalan beriringan dengan perbaikan sistem pangan dari hulu ke hilir, termasuk peningkatan infrastruktur, edukasi gizi, dan pengawasan keamanan pangan, sehingga program tidak hanya menutup kesenjangan kebutuhan asupan harian tetapi juga mampu menciptakan perubahan jangka panjang bagi kesehatan anak dan ketahanan pangan daerah.
Human Resource Shortage in H. Bachtiar Djafar Skit Hospital: Challenges and Solutions Sari, Wulan Dwi Citra; Friska, Mutia; Hutagalung, Putri Adinda Ramadhani; Sari, Fhidiana; Pane, Jihan Mawaddah; Hutabarat, Husnida Putriyana; Arika, Romiza
PROMOTOR Vol. 9 No. 2 (2026): APRIL
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v9i2.2171

Abstract

Hospitals are public facilities owned by the government or private sector and play a crucial role in improving the quality of public health services. The quality of health services is crucial for assessing how well a hospital provides services to patients. In addition, this study aims to provide strategic suggestions for addressing the problem of energy shortages so that healthcare services in hospitals can run better and more sustainably. The research method used is a qualitative research method using a case study approach to explore in depth the constraints of human resource shortages at H. Bachtiar Djafar Hospital. The results of this study state that the shortage of human resources at H. Bachtiar Djafar Hospital is influenced by the uneven distribution of health workers, geographical factors, suboptimal quality of human resources, and policy and bureaucratic limitations, more strategic human resource management efforts and continuous policy support are needed to overcome these challenges. This study concludes that a letter has been submitted to the Medan City Government for additional medical personnel and network collaboration with various agencies. However, challenges such as limited health worker quotas and urgent needs in various service facilities make this human resource problem still a major focus that requires sustainable and strategic solutions in hospital human resource management.
Co-Authors Ahmad Nur Hidayat Aina Fitrah Aulia Ritonga Aldi Syahputra Nasution Alisa Ariani Sagala Alvi Nur Ilmi br. Ginting Amanda Aulia Amelia Resita Sari Angga Dwi Prasetyo Anggi Febrian Anggi Tri Octavelia Anjaini, Nurul Annisa Nur Ardiani Annisa, Frety Salma Assyifa, Rumaisha Aulia, Amanda Zafira Balqisthi Ega Wanda Cheren Kuhu Citra Aulia Amanda Clarissa Bunga Mahir Cut Nasywa Kesuma Dany Dasopang, Lailatul Mahpuja Desputri, Syavira Desri Amrainum Dinda Azria Nasution Dinda Muhajirina Elfredo Josua Halawa Ella Asri Fauziah Evi Damayanti Fachira, Ar Rum Nur Fadhila Azzahra Pardosi Fadhilah Rahmadani Fathin Faiza Adinda Faiza Dia Amanda Br Harahap Fatimah Azzahra Fatma Salsabila Febby Yuwanda Fitria, Adinda Dwi Friska, Mutia Futri Ritonga Giranza, Virgian Halawa, Elfredo J Harahap, Rezki Safitri Haridani, Hifza Hasibuan, Rafiqoh Hildayana, Tri Hilwa Azkiya Hasibuan Huriya Al Humairah Hutabarat, Husnida Putriyana Hutagalung, Putri Adinda Ramadhani Indah Rizqika Ira Agustin Irza N Ranti Jusmaini Keysha Danty Khairani, Khovifah Khairini, Khovifah Khairunisa, Jeny Khairunnisa, Tia Zahra Khetri, Anggina Cucu Kina Sari Lestari, Ninis Lutfia Nurfadillah Manurung Luthfia Aina Salsabila Parinduri M.Abu Fattahilah Manik, Hubban Fathani Mastuti Berutu Maulidia Khairiah Mawaddah Sri Rezeki Dalimunthe Mayumi Ershanda Meildy E Pascoal Meildy Esthevanus Pascoal Muhajirina, Dinda MUHAMMAD SUBHAN Muizza, Mughni Munika, Tia Mutiara Ashifa Nabila Inne Azri Nainggolan, Natasya Salsabila Nasution, Amalia Rahmi Nasution, Rahmi Indah Syahrina Nona Adila Syafitri Zein Nonce Legi Nurhanifah Nurhayati Nurhayati Nurly Fadila NURUL RAHMAWATI Olfie Sahelangi Pane, Jihan Mawaddah Prananda, Anasya Putra Apriadi Siregar Rahmadini Rahmadini Rahmi Indah Syahrina Nasution Rezki Safitri Harahap Riris Aditya Sari Risky Andreansyah Rizki Makmur Siregar Ruqaya Junus Ruqayah Junus Sabila Pratiwi Sagala, Shinny Syafitri Sakina T.A Harahap Salsabila, Assyifa Azzahra Salwa Luthfiyyah Novi Salwa Salsabila Siregar Salwa, Fadillah Sandrina Aulia Harahap Sapja Anantanyu, Sapja Sari, Fhidiana Sari, Wulan Dwi Citra Shelly ebrina Sheylla Azzahra Sianturi, Anggina Cucu Khetri Siti Khadijah Siti Khodizah Harahap Siti Nurhasanah Siti Soraya Tambunan Sophie Zfira Tanjung Suciono, Muhamad Wahyu Suraya, Rani Syafran Arrazy Syalsabila Sifa Syavira Desputri Tanjung, Sophie Zafira Taufik Hilmi Ulfa Khoirunnisa Vazira Nurul Assyfa Vindy Ammadhea Tanjung Widya Kinanti yulia lanti retno dewi Zahrani Nabilah