Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Kajian Pemasaran Jagung serta Pola Kemitraan antara Petani dan Pedagang Pengumpul di Desa Sinar Tebudak Kecamatan Tujuh Belas Kabupaten Bengkayang Jusahwalia, Rasmi; Sudrajat, Jajat; Imelda, Imelda
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 3 No. 2: Agustus 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i2.6399

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian yang dilakukan di Desa Sinar Tebudak Kecamatan Tujuh Belas Kabupaten Bengkayang adalah untuk mengetahui pola kemitraan antara petani jagung dengan pedagang pengumpul dan untuk mengetahui efisiensi pemasaran pada masing - masing lembaga pemasaran yang terlibat dalam proses pemasaran jagung. Penelitian ini akan dilakukan dengan menggunakan metode survey. Populasi dalam penelitian adalah 39 petani, 14 pedagang pengumpul dan 12 pedagang besar.Pengambilan jumlah sampel penelitian dilakukan dengan menggunakan Simple Random Sampling. Populasi dalam penelitian adalah 39 petani jagung, 4 pedagang pengumpul dan 4 pedagang besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola kemitraan antara petani jagung dengan pedagang pengumpul yaitu pedagang pengumpul memberi pinjaman berupa modal untuk usahataninya dan petani menjual hasil panen jagung dalam bentuk tongkol ke pedagang pengumpul tersebut. Kemudian pedagang pengumpul menjual jagung dalam bentuk pipilan ke pedagang besar dan berakhir ke konsumen, dan efisiensi pemasaran pada masing - masing lembaga pemasaran yang terlibat dalam proses pemasaran jagung sudah efesien dimana nilai Farmer"™s Share lebih besar dari nilai marjin pemasaran (66,66%>33,33%). Kata Kunci ; Efisiensi Pemasaran Jagung, Marjin Pemasaran, Farmer"™s Share.
Peran Kelompok Tani dalam Penerapan Trichoderma di Desa Sungai Kakap Kabupaten Kuburaya Jamil, Jamil; Sudrajat, Jajat; Komariyati, Komariyati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 3 No. 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7757

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kelompok tani dalam penerapan trichoderma di Desa Sungai Kakap dan untuk mengetahui hubungan peran kelompok tani dengan tingkat penerapan trichoderma. Penelitian ini menggunakan metode survey, dan populasinya adalah anggota kelompok tani di Desa Sungai Kakap dengan jumlah sampel adalah 44 orang responden. Data dianalisis menggunakan Uji Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kelompok tani dalam penerapan trichoderma adalah kurang baik. Hal tersebut terbukti dari hasil perhitungan bahwa sebanyak 28 responden (63,64%) menyatakan kurang baik. Tingkat penerapan trichoderma adalah kurang baik, hal tersebut terbukti dengan 43 responden (97,73%) menyatakan kurang baik. Terdapat hubungan yang kuat antara peran kelompok tani dengan tingkat penerapan trichoderma dibuktikan dari hasil uji korelasi Rank Spearman yaitu 0,731 dan nilai signifikan 0,05. Kata kunci: Kelompok Tani, Penerapan, Peran, Trichoderma
ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN JAGUNG DI DESA SINAR TEBUDAK KECAMATAN TUJUH BELAS KABUPATEN BENGKAYANG Sartono, Sartono; Sudrajat, Jajat; Nurliza, Nurliza
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 1: April 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i1.8750

Abstract

Jagung merupakan tanaman sumber pangan di Indonesia yang memiliki kedudukan sangat penting setelah beras. Tanaman jagung (Zea mays L) merupakan salah satu tanaman pangan dunia yang terpenting dan terbanyak ditanam, selain gandum dan padi. Penelitian ini bertujuan (1) untuk menganalis margin pemasaran pada masing-masing lembaga yang terlibat dalam pemasaran, yaitu petani, pedagang pengumpul dan pedagang besar, dan (2) untuk mengalisis efisiensi pemasaran pada masing-masing lembaga pemasaran di Desa Sinar Tebudak Kecamatan Tujuh Belas Kabupaten Bengkayang. Pada penelitian ini digunakan metode survei, dengan lokasi penelitian di Desa Sinar Tebudak. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja (purposive). Populasi penelitian ini adalah petani jagung yang ada di Desa Sinar Tebudak. Metode penarikan contoh yang digunakan adalah acak sederhana (Simple Random Sampling), yaitu setiap anggota populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk dijadikan sampel dengan jumlah petani sampel 32 orang dari 120 petani jagung. Hasil penelitian menunjukkan (1) fungsi "“ fungsi pemasaran yang dilakukan setiap lembaga pemasaran jagung yaitu fungsi pertukaran (penjualan dan pembelian) dilakukan oleh petani, pedagang pengumpul, dan pedagang besar. Fungsi fisik (pengeringan, pengemasan dan pengangkutan) dilakukan oleh petani, pedagang pengumpul, dan pedagang besar. Sedangkan fungsi penyediaan sarana (informasi harga, standarisasi dan grading) yang mesti dilakukan oleh pedagang pengumpul agar jagung yang dibeli dari petani tidak mengalami kerugian dalam penjualan jagungnya. (2) Saluran pemasaran jagung yang ada di Desa Sinar Tebudak sudah efisien yang ditinjau dari margin pemasaran 24,4%, Farmer"™s Share 75,6%, dan Profitability Indeks 1,92. Kata Kunci : Fungsi Pemasaran, Margin Pemasaran, Farmer"™s Share, Rasio Keuntungan, Profitability Index, Jagung.
Analisis Rantai Nilai Komoditas Lada Di Desa Ratu Sepudak Kecamatan Galing Kabupaten Sambas ORIANDA, RENDI; SUDRAJAT, JAJAT; HIDAYAT, RAKHMAD
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.24819

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui aktor rantai nilai komoditas lada, keuntungan petani, marjin pemasaran lada, dan mengkaji potensi dan hambatan rantai nilai komoditas lada. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik snowball sampling untuk mengambil lembaga pemasaran dan informan kunci, sedangkan sampel petani dilakukan dengan sampel acak sederhana. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 66 responden yang terdiri dari 4 penyedia input produksi, 41 petani, 8 pedagang, 9 konsumen, dan 4 informan kunci.Berdasarkan hasil penelitian diketahui para pelaku yang terlibat dalam rantai nilai komoditas lada yakni penyedia input produksi, petani, pedagang, konsumen, perbankan, koperasi unit desa, balai penyuluh pertanian dan dinas perkebunan. Pendapatan bersih yang diperoleh oleh petani lada sebesar Rp 76.197.811 per hektar per tahun. Pada aliran produk untuk pasar domestik marjin pemasaran terbesar didapatkan oleh pedagang pengecer (retail) sebesar Rp. 15.800,- per kilogram, sedangkan aliran produk untuk pasar ekspor marjin pemasaran terbesar didapatkan oleh pedagang besar yakni sebesar Rp. 8.500,- per kilogram.Kata Kunci : Rantai Nilai, Aktor, Marjin, Lada
Analisis Rantai Nilai Komoditas Lada Di Desa Ratu Sepudak Kecamatan Galing Kabupaten Sambas ORIANDA, RENDI; SUDRAJAT, JAJAT; HIDAYAT, RAKHMAD
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.25069

Abstract

AbsractThis research is to know the actor"™s of the commodity value chain pepper, profits, margins pepper marketing. The method used in this research is a survey marketing agencies and key informants, while the farmer sample done with simple random sampling. The number of samples in the study as much as 66 respondents consisting of 4 provider of supplier inputs, 41 farmers, 8 traders, 9 consumers, and 4 key informants.Based on the results of the study known to the actors involved in the commodity value chain is supplier inputs, farmers, traders, consumers, cooperative, village banking unit, the Agriculture Extension Officer, and Plantation Department. Net income gained by farmers amounthing to Rp. 76.197.811,-/hectars/year. On the flow of product to the domestic market the biggest marketing margin obtained by retailers amounthing to Rp. 15.800,-/kilogram, while the flow of products to export markets the biggest marketing margin obtained by the wholesalers Rp. 8.500,- /kilogram. Keywords: Actor, Margin, Pepper, Value Chain AbstrakPenelitian ini untuk mengetahui aktor rantai nilai komoditas lada, keuntungan petani, marjin pemasaran lada, dan mengkaji potensi dan hambatan rantai nilai komoditas lada. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik snowball sampling untuk mengambil lembaga pemasaran dan informan kunci, sedangkan sampel petani dilakukan dengan sampel acak sederhana. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 66 responden yang terdiri dari 4 penyedia input produksi, 41 petani, 8 pedagang, 9 konsumen, dan 4 informan kunci.Berdasarkan hasil penelitian diketahui para pelaku yang terlibat dalam rantai nilai komoditas lada yakni penyedia input produksi, petani, pedagang, konsumen, perbankan, koperasi unit desa, balai penyuluh pertanian dan dinas perkebunan. Pendapatan bersih yang diperoleh oleh petani lada sebesar Rp 76.197.811 per hektar per tahun. Pada aliran produk untuk pasar domestik marjin pemasaran terbesar didapatkan oleh pedagang pengecer (retail) sebesar Rp. 15.800,- per kilogram, sedangkan aliran produk untuk pasar ekspor marjin pemasaran terbesar didapatkan oleh pedagang besar yakni sebesar Rp. 8.500,- per kilogram.Kata Kunci : Aktor, Lada, Marjin, Rantai Nilai
ANALISIS TINGKAT KESEJAHTERAAN PETANI PADI SAWAH DI DESA HARAPAN MULIA KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA JASMI, SARI; SUDRAJAT, JAJAT; SUYATNO, ADI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.25101

Abstract

ABSTRACT A prosperous society is a society that is able to use the source of income to meet daily needs. The level of community welfare can be measured from the level of fulfillment of family needs that includes food and non-food needs, welfare is the fulfillment of basic needs. The purpose of this research is to analyze the income of household of rice farmer in Harapan Mulia Village and the level of arranging rice field in Harapan Mulia Village, Sukadana Sub-district, Kayong Utara Regency. This research use descriptive method with sample counted 86 responden. The method of analysis used is the analysis of income level and welfare analysis. Production of paddy with average farmer area 0,60 produced by farmer in one season is 1.384 kg, farmer income from paddy farming business Rp.10.584.980 from the analysis of welfare rate of rice famers based on food expenditure most of the famers are at low welfare level 82.56% followed by medium welfare 17.44 % and rice famers in paddy field in the village Harapan Mulia not included in the high level of prosperity. Keywords: Income, Welfare, Rice FaABSTRAKMasyarakat yang sejahtera merupakan masyarakat yang mampu menggunakan sumber pendapatan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tingkat kesejahteraan masyarakat bisa diukur dari tingkat pemenuhan kebutuhan keluarga yang meliputi kebutuhan pangan dan non pangan, kesejahteraan yang dimaksud adalah terpenuhnya kebutuan dasar. Tujuan penelitan ini adalah untuk menganalisis besarnya pendapatan rumah tangga petani padi sawah di Desa Harapan Mulia dan menganalisis tingkat kesejahteraan rumah tangga petani padi sawah di Desa Harapan Mulia Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan sampel sebanyak 86 responden. Metode analisis yang digunakan adalah analisis tingkat pendapatan dan analisis tingkat kesejahteraan. Produksi padi dengan rata-rata luas lahan petani 0,60 yang dihasilkan petani dalam satu kali musim sebesar 1.384 kg, pendapatan petani dari usahatani padi sawah Rp.10.584.980 dari hasil analisis tingkat kesejahteraan petani padi sawah berdasarkan pengeluaran pangan sebagian besar petani berada pada tingkat kesejahteraan rendah 82.56% diikuti kesejahteraan sedang 17.44 % dan petani padi sawah di Desa Harapan Mulia tidak termasuk pada tingkat kesejahteraan tinggi. Kata Kunci : Pendapatan, Kesejahteraan, Petani Padi Sawah
AKSES PANGAN RUMAH TANGGA PETANI PADI SAWAH DI DESA SUNGAI KAKAP KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA WIBOWO, YUSTINA EKA; YUSRA, ABDUL HAMID A; SUDRAJAT, JAJAT
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.26637

Abstract

ABSTRACTFood access is a household"™s ability to periodically meet sufficient quantities of food through a combination of their own food reserves and the yields of home yards, purchases, barter, loans and so on. Food access is influenced by several aspects, namely physical, economic and social aspects. This study aims to find out the aspects of household food of paddy rice farmers in the village of sungai kakap subdistrict river kakap district highway in view of indicators of physical, economis and social . Research method using descriptive method with survey method approach of survey method. Method of determining the research area is done purposively (purposive sampling). Methods of data analysis using income and food access. The results of the study indicate that rice farm household access in the research area is based on per capita noermative consumption ratio indicator on the net availability of cereals and tubers of 0,36 with the accessible condition of food accest, the level of income of the pepople"™s econmy per capita is Rp. 2.737.960,-/person per month and the percentage of the population that did not finish primary education amounted to 25,50 percent with the conditional of food access is quite high.Keywords: Access to Food, Households, Rice Farmers. ABSTRAKAspek pangan merupakan kemampuan rumah tangga untuk secara periodik memenuhi sejumlah pangan yang cukup melalui kombinasi cadangan pangan mereka sendiri dan hasil dari pekarangan rumah, pembelian, barter, pinjaman dan lain sebagainya. Akses pangan dipengaruhi oleh beberapa aspek yaitu aspek fisik, ekonomi dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akses pangan rumah tangga petani padi sawah di Desa Sungai Kakap Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya dilihat dari aspek fisik, ekonomi dan sosial. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan metode survei. Metode penentuan daerah penelitian dilakukan secara sengaja (purposive sampling). Metode analisis data menggunakan analisis pendapatan dan akses pangan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa akses pangan rumah tangga petani padi sawah di daerah penelitian berdasarkan aspek fisik dilihat berdasarkan indikator rasio konsumsi normatif perkapita terhadap ketersediaan bersih serealia dan umbi-umbian sebesar 0,36 dengan kondisi akses pangan sangat tinggi, aspek ekonomi dilihat berdasarkan tingkat pendapatan ekonomi kerakyatan perkapita sebesar Rp.2.737.960,-/petani dengan kondisi akses pangan cukup tinggi dan aspek sosial dilihat berdasarkan persentase penduduk yang tidak tamat pendidikan dasar (SD) sebesar 25,58% dengan kondisi akses pangan cukup tinggi.Kata kunci : Akses Pangan, Rumah Tangga, Petani Padi Sawah
PERANAN BANTUAN LANGSUNG MASYARAKAT (BLM) PROGRAM PENGEMBANGAN USAHA TANI AGRIBISNIS PERDESAAN (PUAP) TERHADAP PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PETANI PADI DI DESA ENTIKONG KECAMATAN ENTIKONG KABUPATEN SANGGAU Sari, Rachmi Rupitha; Sudrajat, Jajat -; Hutajulu, Josua Parulian
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i4.35055

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat produktivitas dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi produktivitas petani padi penerima bantuan dan petani padi bukan penerima BLM di Desa Entikong Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau serta bagaimana efektifitas penggunaan dana BLM- PUAP di Gapoktan Bakti Jaya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survei. Metode analisis yang digunakan adalah analisis fungsi produksi Cobb- Douglas dengan menggunakan program SPSS versi 19.0.Dari hasil uji-t diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,052 yang lebih besar dari 0,05 sehingga Ho diterima yang artinya tingkat produktivitas petani padi penerima BLM-PUAP sama dengan produktivitas petani yang tidak menerima BLM-PUAP. Dengan kata lain BLM-PUAP tidak memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap produktivitas petani padi di Desa Entikong Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau. Dari nilai R-Square menunjukan bahwa persentase sumbangan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen produktivitas sebesar 61,2%. Sedangkan sisanya yaitu sebesar 38,8% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini.Dari hasil penelitian diketahui penggunaan dana BLM-PUAP dalam Gapoktan Bakti Jaya belum sepenunhya terlaksana dengan efektif. Hal ini disebabkan oleh adanya anggapan para petani terhadap program pemerintah seperti BLM-PUAP dan program- program pemerintah lainnya adalah bersifat sebagai bantuan, sehingga para petani merasa tidak berkewajiban untuk mengembalikannya dan bantuan tersebut bias digunakan untuk apa saja sesuai dengan keinginan mereka.
FACTORS AFFECTING DECISIONS OF FARMERS USING CREDIT UNION (CU) KELING KUMANG AS FINANCING INSTITUTIONS OF FARMING IN DESA PIAWAS KECAMATAN BELIMBING HULU KABUPATEN MELAWI Agustinus, Agustinus; Sudrajat, Jajat; Suyatno, Adi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i4.36372

Abstract

Keling Kumang Credit Union Cooperative is a savings and loan financial institution for the community in Piawas Village. This study aims to analyze the decision-making factors of farmers using (CU) as a source of farming finance. Data were analyzed using logit regression method. The results of this study indicate that total income, family expenses and the number of dependents do not have a significant partial effect on decisions. Factors that influence farmers' decisions are Education Level. Keywords: Financing, Farming, Member Decision, and Logit Regression
Effectiveness of Raskin Program Implementation in Piawas Village, Belimbing Hulu District, Melawi District Wiro, Wiro; Sudrajat, Jajat; Yusra, Abdul Hamid A.
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i4.36377

Abstract

The purpose of this study is to determine the effectiveness of the implementation of the Raskin program that has been carried out in Piawas Village. The study was conducted by survey and data were analyzed using descriptive, quantitative and qualitative approaches. 33 people were interviewed, consisting of 24 men and 9 women.The distribution of rice for the poor can be said to have run effectively, which is seen from the six indicators of research (right on target, the right amount, the right price, on time, the right administration, and the right quality) shows an average figure of 97.47%. Indicators on target reach 84.85% proportion, exact sales price of Rp.4,000, - per kilogram of 100%, exact amount in the weight of 15 kg per head of family is 90.90%, on time in each distribution of 100%, appropriate administration of distribution of 100 %, and the right quality of Raskin rice is worth 100%. Keywords: Effectiveness of Raskin, Price Subsidies
Co-Authors Abdul Hamid A Yusra Abdul Hamid A. Yusra Adi Suyatno Afandi, Richad Dedi Syahbudin Agustinus Agustinus Allya Azkya Subarja Almurni, Muhammad Furqon Alya Nazhara Nurseptia Angel Savira Pricillia Pratama Arifudin, Opan Asep Ririh Riswaya Badie Uddin Budiman, Dheni Apriantsani Damayanti, Resti Aulia Dedah Jubaedah Dheni Apriantsani Budiman Elsa Wirda Saputra Emalia, Lilis Eti Rahmawati Feri Alpiyasin Ganjar Nurul Fajar Ghaida Nafisyah Haris Supriatna Heri Wahyudi Irniyati Samosir Isak Ramlan Isbandi Isbandi Jamil Jamil JASMI, SARI Josua Parulian Hutajulu Jusahwalia, Rasmi Khaira, Alfin Kirani, Sandra Komariyati Komariyati Malasari, Nisa Nur Marjito Marjito Maulana Yusup, Maulana Maulana, Aris Ilham Mayasari, Annisa Moch Rival Mulyadi Muhamad Firza Muhammad Syukri Muslimah Muslimah Naia Aulia Fitria Nanang Suciyono Nandang Koswara Nisa Nur Malasari Nisa Raudatul Janah Norasari Arani Nurliza Nurliza Oktavia Oktavia ORIANDA, RENDI Putri Alivia Nur Khalizah Radian Radian Rahmat Ibrahim Rakhmad Hidayat Reinalda Renis Wati Halawa Rival Khafi Fergian Rizal Rachman, Rizal Rizky Panji Santoni Rizqiati, Fitri Salma Saepul Milah Sari, Aisah Nur Endah Sari, Rachmi Rupitha Sartono Sartono, Sartono Sigit Wibowo Sony Chandra Maulana Sulistyohati, Aprilia Susilawati, Marsiana Sutarman Gafur Syahril Fathan Sailendani Thazkia Listi Alistianti Titi Widaretna Toni Kusnandar Trisna Saputra Urrohmah, Syifa' Uyu Wahyudin veny heristi Wanti Fitrianti WIBOWO, YUSTINA EKA Wiro, Wiro Yadi Janwari Yanti Shantini, Yanti Zainal Abidin Arief