Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI PROGRAM ANTENATAL CARE (ANC) SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA DI SMK FARMASI AL FURQAN BANJARMASIN Norfai Norfai; Khairul Anam
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v2i2.22

Abstract

ABSTRAKPermasalahan mitra yang dihadapi sekarang ini adalah belum adanya edukasi mengenai Program Antenatal Care sebagai upaya pencegahan stunting pada balita. Solusi yang ditawarkan yaitu memberikan edukasi Program Antenatal Care sebagai upaya pencegahan stunting pada Balita dalam rangka memberikan pemahaman yang komprehensif dan terpadu kepada siswi mengenai Program Antenatal Care selama kehamilan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mentransformasi dan meningkatkan pengetahuan siswi mengenai pentingnya Antenatal Care selama kehamilan berdasarkan pedoman pelayanan terpadu. Metode penyuluhan dilaksanakan dengan dua metode yaitu metode ceramah dan metode diskusi menggunakan media power poin, sebelum memulai penyuluhan, dilakukan kegiatan pretest sebelum penyuluhan, kemudian setelah diberikan penyuluhan, maka dibagikan kembali kuesioner tersebut untuk diisi kembali oleh siswi, setelah data pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan sudah didapatkan, maka dianalisis menggunakan uji statistik Paired Sample T test. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian di SMK Farmasi Al Furqan kota Banjarmasin menunjukkan bahwa p-value (0,000) < α (0,05) yang artinya secara statistik terdapat perbedaan pengetahuan yang bermakna antara sebelum dan sesudah penyuluhan menggunakan media power point, disimpulkan bahwa metode penyuluhan menggunakan media power point yang dilakukan di SMK Farmasi Al Furqan kota Banjarmasin mampu dan berhasil meningkatkan pengetahuan siswi mengenai “Program Antenatal Care (ANC) Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Balita”. Kata Kunci: Pengetahuan Siswi, Antenatal Care, Stunting Balita ABSTRACTThe problem faced by partners today is the absence of education regarding the Antenatal Care Program as an effort to prevent stunting in children under five years. The offered solution is to provide Antenatal Care Education as an effort to prevent stunting in in children under five years in order to provide students with a comprehensive and integrated understanding of the Antenatal Care Program during pregnancy. The purpose of this service is to transform and increase student knowledge about the importance of Antenatal Care during pregnancy based on integrated service guidelines. The counseling method is carried out with two methods, namely the lecture method and the discussion method that uses media of power points. Before starting the counseling, a pretest before counseling is conducted, then after counseling, the questionnaire is distributed back to be filled out by students, after knowledge data, before and after counseling has been obtained, then analyzed using the statistical test Paired Sample T test. Based on the results of service activities at Al Furqan Pharmacy Vocational School in Banjarmasin, it shows that the p-value (0,000) <α (0.05) which means that there is a statistically significant difference in knowledge between before and after counseling using power point media, it is concluded that the counseling method uses power point media conducted at the Al Furqan Pharmacy Vocational School in Banjarmasin is able and successful in increasing students' knowledge about "Antenatal Care Program (ANC) as an Effort to Prevent Stunting in in children under five years ". Keywords: Student Knowledge, Antenatal Care, in children under five years  Stunting
Faktor Risiko Kejadian Hipertensi Pada Pra Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Landasan Ulin Tahun 2023 Rahman, Eddy; Amelia, Millyna Tasya; Norfai, Norfai; Mahmudah, Mahmudah; Hadi, Zuhrupal
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12, No 1 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v12i1.19058

Abstract

Terjadi peningkatan hipertensi dalam 3 tahun terakhir di Puskesmas Landasan Ulin yaitu pada tahun 2020 sebanyak 550 orang, tahun 2021 sebanyak 1.049 orang, dan tahun 2022 sebanyak 1.123 orang. Menganalisis faktor risiko kejadian hipertensi pada pra lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Landasan Ulin Tahun 2023. Jenis penelitian merupakan survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Besar sampel penelitian sebanyak 172 responden dan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat pendidikan (p-value=0,046), status pekerjaan (p-value=0,024) dan kualitas tidur (p-value=0,048) dengan kejadian hipertensi pada pra lansia. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin (p-value=0,347), pendapatan kepala keluarga (p-value=0,846) dan status gizi (p-value=0,922) dengan kejadian hipertensi pada pra lansia. Diharapkan Puskesmas Landasan Ulin dapat meningkatkan upaya promotif dan preventif dalam pencegahan dan pengendalian hipertensi kepada masyarakat. Mengoptimalkan penyuluhan kesehatan secara berkala, mengadakan sosialisasi seperti pertemuan komunitas atau seminar mengenai hipertensi, mengoptimalkan pembagian leaflet dan poster ketempat-tempat umum, dan mengadakan kampanye kesadaran tentang hipertensi secara berkesinambungan. Kata Kunci : Hipertensi, Faktor Risiko, Pra Lansia
HUBUNGAN POLA MAKAN DAN PERAN PETUGAS KESEHATAN DENGAN KEJADIAN PENYAKIT HIPERTENSI Noorhidayah, Noorhidayah; Elsi Setiandari Lely Octaviana; Amalia, Rizqi; Norfai, Norfai
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/jikis.v13i1.312

Abstract

Pendahuluan: Pola makan berperan langsung terhadap pengaturan tekanan darah. Makanan yang dikonsumsi sehari-hari dapat menjadi pemicu atau pelindung terhadap penyakit hipertensi. Begitu juga peran Petugas kesehatan (dokter, perawat, bidan, nutrisionis) memiliki peran strategis dalam pencegahan dan pengelolaan hipertensi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola makan dan peran petugas kesehatan dengan kejadian penyakit hipertensi.  Metode: Penelitian ini adalah penelitian analitik korelasi dengan desain cross sectional dengan besar sampel 92 responden. Instrumen yang di gunakan  kuesioner pola makan dan peran petugas kesehatan. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian hipertensi pada responden sebagian besar dengan tekanan darah normal sebanyak 47 (51,1%) responden. Responden dengan pola makan baik dengan tekanan darah normal sebanyak 36 orang (64,3%), Peran Petugas Kesehatan berada pada kategori tinggi sebanyak 35 orang (63,6%). Ada hubungan pola makan dengan kejadian penyakit hipertensi dngan p-value 0,003 dan peran petugas dengan p-value 0,006. Kesimpulan: kesimpulan penelitian ini yaitu pola makan dan peran petugas kesehatan yang baik dapat menurunkan angka kejadian penyakit hipertensi di Puskesmas X. Saran: Diperlukan peran petugas kesehatan melalui suatu program edukasi penyuluhan kesehatan di masyarakat tentang hipertensi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan dan menjaga pola makan yang sehat.
PELATIHAN DAN PEMBUATAN TRIPIKON DALAM MENJAGA SANITASI LINGKUNGAN KEPADA BADAN KESWADAYAAN MASYARAKAT KELURAHAN KUIN SELATAN Agustina, Norsita; Indah, Meilya Farika; Rahman, Eddy; Chandra, Chandra; Asrinawaty, Asrinawaty; Hadi, Zuhrupal; Rizal, Achmad; Jalpi, Agus; Norfai, Norfai; Suryanto, Deny; Handayani, Eka; Fauzan, Akhmad; Mahmudah, Mahmudah; Ariyanto, Edy
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol. 6 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jak.v6i1.636

Abstract

Kelurahan Kuin Selatan merupakan wilayah kawasan dataran rendah/tinggi/rawa dan dekat dengan sungai. Yang dinama angka Buang Air Sembarangan (BABS) di sungai hampir 95%. Sehingga dengan begitu juga angka kejadian penyakit yang disebabkan oleh air juga tinggi. Metode yang dilakukan dalam kegiatan oengabdian kepada masyarakat ialah sosialisasi pelatihan pembuatan tripikon kemudian diakhiri dengan pemasangan tripikon di tempat yang telah disepakati bersama mitra. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ialah berdasarkan hasil pre-test nilai rerata tingkat pengetahuan peserta tentang tripikon dan manfaatny sebesar 65 dengan nilai maksimum adalah 75. Dan nilai minimum adalah 45, kemudian dilakukannya sosialisasi serta pelatihan pembuatan tripikon setelah diberikan intervensi dilakukan post-test menjadi 87 dengan nilai maksimum adalah 100 dan nilai minimum 76. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan adanya peningkatan nilai rerata skor pengetahuan setelah dilakukan penyuluhan serta pelatihan pembuatan tripikon. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ialah mitra mampu dan memahami tripikon serta mampu mempraktikkan membuat tripikon guna menjaga sanitasi lingkungan khususnya daerah sungai sekitar kuin selatan.
Hubungan Kebiasaan Sarapan Pagi dan Status Gizi dengan Prestasi Belajar Siswa di Madrasah Ibtidaiyah Siti Mariam Banjarmasin Tahun 2023 Mawaddah, Najah Marlina; Netty, Netty; Norfai, Norfai
Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi Vol. 13 No. 2 (2024): September
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jab.v13i2.843

Abstract

Nutritional fulfilment plays an important role for school-age children. Children who consume nutritious food regularly will be more assured of their health and fitness to carry out activities, so that they can achieve maximum learning achievement. This study aims to determine and analyse the relationship between breakfast habits and nutritional status with student learning achievement at Madrasah Ibtidaiyah Siti Mariam Banjarmasin in 2023. This type of research is quantitative using an analytical survey with a cross sectional approach. The sample size was 55 respondents and used simple random sampling technique. Data collection using a questionnaire. Statistical test analysis used is univariate analysis and bivariate analysis of chi-square test with 95% confidence level. Based on the results of statistical tests, there is a significant relationship between breakfast habits and learning achievement with ρ = 0.001 and there is a significant relationship between nutritional status and learning achievement ρ = 0.000. The relationship between breakfast habits, nutritional status and learning achievement can be an indicator for students to have breakfast regularly because it can improve learning achievement. It is recommended for schools to collaborate with the nearest public health centre to provide education about the importance of nutrition at school age comprehensively by involving the role of parents of these students. 
Inovasi Nugget Ikan Patin: Solusi Meningkatkan Pertumbuhan dan Perkembangan Anak serta Pencegahan Stunting di Desa Handil Birayang Bawah Kecamatan Bumi Makmur Kabupaten Tanah Laut Abdullah, Abdullah; Norfai, Norfai; Riza, Yeni; Rahman, Eddy
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol. 7 No. 3 (2025): November
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jak.v7i3.1003

Abstract

Stunting remains a chronic nutritional problem in Indonesia, particularly in rural areas, influenced by low intake of animal protein due to limited parental knowledge of balanced nutrition and restricted access to quality food sources. Catfish (Pangasius) as a local commodity rich in protein, essential fatty acids, and micronutrients has the potential to be an effective solution. However, children’s low interest in consuming fresh fish hinders its optimal utilization. Therefore, this community service program was implemented in Handil Birayang Bawah Village, Bumi Makmur District, Tanah Laut Regency, with the aim of improving community knowledge and skills in utilizing animal protein for stunting prevention. The innovation introduced was catfish nuggets, a nutritious processed food preferred by children. The activities included preparation (identifying materials and tools, preparing educational materials, and coordinating with PKK cadres), implementation (nutrition education, catfish nugget training, joint practice, and product trials). The program was carried out effectively, as evidenced by the increased knowledge of PKK cadres, reflected in their enthusiasm during discussions and question-and-answer sessions. Furthermore, their skills in food processing, particularly in making catfish nuggets, improved through active participation and successful practice. This innovation utilizes local potential while providing a practical and appealing nutritious food alternative, thereby contributing to child growth and stunting prevention
Analisis Faktor Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Cempaka Banjarmasin Yeni Riza; Norfai Norfai; Mirnawati Mirnawati
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 1 No. 3 (2018)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (991.778 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v1i3.309

Abstract

Imunisasi merupakan salah satu bentuk intervensi kesehatan yang sangat efektif dalam upaya menurunkan angka kematian bayi dan balita. Puskesmas Cempaka Banjarmasin dari tahun 2015-2017 mengalami peningkatan pencapaian setiap tahunnya walaupun dengan persentase yang tidak terlalu signifikan pada tahun 2015 sebesar 89,7%, 2016 sebesar 96,1%, 2017 sebesar 102,9%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis hubungan pengetahuan, tingkat pendidikan, dan dukungan suami dengan kelengkapan imunisasi dasar pada balita di wilayah kerja Puskesmas Cempaka Banjarmasin tahun 2018. Penelitian ini menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel yang di dapatkan sebanyak 54 responden dengan cara pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Instrument penelitian yang digunakan yaitu, kuesioner dan wawancara secara langsung kepada responden yang berkunjung ke Puskesmas Cempaka Banjarmasin. Analisis data menggunakan uji statistik Chi square dengan tingkat kepercayaan 95%. Berdasarkan hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada balita di wilayah kerja Puskesmas Cempaka Banjarmasin tahun 2018 dengan (nilai p value = 0,000 ˂ α 0,05) dan terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan suami dengan kelengkapan imunisasi dasar pada balita di wilayah kerja Puskesmas Cempaka Banjarmasin tahun 2018 dengan (nilai p value = 0,000 ˂ α 0,05), sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada balita adalah tingkat pendidikan dengan (nilai p value = 1,000 ˃ α 0,05). Perlunya peningkatan frekuensi penyuluhan oleh petugas kesehatan kepada kader posyandu ataupun masyarakat langsung tentang manfaat imunisasi dasar, dampak jika anak tidak mendapatkan imunisasi dasar dan tujuan pemberian imunisasi dasar.
Hubungan Kejadian Dismenore dengan Kualitas Hidup Siswi Kelas X dan Kelas XI di SMAN 1 Rantau Kabupaten Tapin Tahun 2022 : The Relationship of the Incidence of Dysmenorrhea with the Quality of Life of Class X and Class XI Students at Senior High School 1 Rantau Tapin Regency in 2022 Noor Savna Lisda Amalia; Norfai; Abdullah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 6 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i6.3076

Abstract

Latar belakang: Pertumbuhan pada remaja disebut dengan pubertas. Salah satu tanda seseorang yang mengalami pubertas adalah terjadinya menstruasi. Beberapa gangguan menstruasi dapat menyebabkan ketidaknyamanan fisik yang mampu mengganggu aktivitas, salah satunya adalah dismenore. Dismenore adalah nyeri saat menstruasi atau sebelum menstruasi. Dampak dari dismenore mampu mengganggu fungsi fisik, emosional, sosial dan sekolah dan mempengaruhi kualitas hidup. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kejadian dismenore dengan kualitas hidup siswi kelas X dan kelas XI di SMAN 1 Rantau. Metode: Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan desain penelitian cross sectional. Besar sampel penelitian ini berjumlah 64 responden dengan cara pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling. Uji statistik menggunakan uji Chi Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara kejadian dismenore dengan kualitas hidup siswi kelas X dan kelas XI di SMAN 1 Rantau Kabupaten Tapin tahun 2022 dengan p-value (0,006). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa siswi yang mengalami dismenore sebanyak 52 orang (81,3%) dan siswi yang tidak mengalami dismenore sebanyak 12 orang (18,8%), sebanyak 36 siswi memiliki kualitas hidup yang kurang (56,3%) dan sisanya memiliki kualitas hidup yang baik sebanyak 28 siswi (43,8%) serta adanya hubungan yang signifikan antara kejadian dismenore dengan kualitas hidup siswi di kelas X dan kelas XI di SMAN 1 Rantau yaitu p-value (0,006) <α (0,05).
Hubungan Personal Hygiene dan Riwayat Kontak dengan Kejadian Typhoid Fever pada Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit TK. IV Guntung Payung : Relationship Between Personal Hygiene and Contact History with Typhoid Fever in Home Inpatient Patients at Rumah Sakit TK. IV Guntung Payung Inda Chely Sagita; Norsita Agustina; M. Febriza Aquarista; Norfai; Meilya Farika Indah; Asrinawaty; Noorhidayah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 7 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i9.3366

Abstract

Latar belakang: Demam tifoid merupakan penyakit infeksi akut bersifat sistemik yang disebabkan oleh mikroorganisme Salmonella enterica serotipe typhi yang dikenal dengan Salmonella typhi. Data laporan 10 penyakit terbanyak rawat inap Rumah Sakit TK. IV Guntung Payung bulan Juli, Agustus dan September, penyakit typhoid fever adalah kasus terbanyak tiga bulan terakhir tahun 2022. Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan Personal Hygiene dan Riwayat Kontak dengan Kejadian Typhoid Fever Pada Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Tk. IV Guntung Payung. Metode: Penelitian ini merupakan peneltian analitik dengan menggunakan metode survey analitik yang menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Tempat penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Tk. IV Guntung Payung di Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah 943 pasien, dengan sampel 100 pasien. Hasil: Hasil penelitian responden yang menderita Typhoid Fever sebanyak 70 responden (70,0%), responden yang memiliki Personal Hygiene yang baik sebanyak 94 responden (94,0%), responden yang memiliki riwayat kontak dengan penderita Typhoid Fever sebanyak 77 responden (77,0%), analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara variabel Personal Hygiene dengan kejadian Typhoid Fever diperoleh nilai p = 0,462 > 0,05 yang dapat diartikan bahwa tidak terdapat hubungan antara Personal Hygiene dengan kejadian Typhoid Fever di Rumah Sakit Tk. IV Guntung Payung tahun 2022, analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara variabel kejadian Typhoid Fever dengan Riwayat Kontak diperoleh nilai nilai p = 0,008 < 0,05 yang dapat diartikan bahwa terdapat hubungan antara Riwayat Kontak dengan Kejadian Typhoid Fever di Rumah Sakit Tk. IV Guntung Payung tahun 2022. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kejadian Typhoid Fever dengan Riwayat Kontak Langsung dengan Penderita namun tidak terdapat hubungan antara kejadian Typhoid Fever dengan Personal Hygiene.
Faktor Risiko Kejadian Hipertensi Pada Pra Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Landasan Ulin Tahun 2023 Eddy Rahman; Millyna Tasya Amelia; Norfai Norfai; Mahmudah Mahmudah; Zuhrupal Hadi
An-Nadaa : Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12 No 1 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v12i1.19058

Abstract

Terjadi peningkatan hipertensi dalam 3 tahun terakhir di Puskesmas Landasan Ulin yaitu pada tahun 2020 sebanyak 550 orang, tahun 2021 sebanyak 1.049 orang, dan tahun 2022 sebanyak 1.123 orang. Menganalisis faktor risiko kejadian hipertensi pada pra lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Landasan Ulin Tahun 2023. Jenis penelitian merupakan survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Besar sampel penelitian sebanyak 172 responden dan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat pendidikan (p-value=0,046), status pekerjaan (p-value=0,024) dan kualitas tidur (p-value=0,048) dengan kejadian hipertensi pada pra lansia. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin (p-value=0,347), pendapatan kepala keluarga (p-value=0,846) dan status gizi (p-value=0,922) dengan kejadian hipertensi pada pra lansia. Diharapkan Puskesmas Landasan Ulin dapat meningkatkan upaya promotif dan preventif dalam pencegahan dan pengendalian hipertensi kepada masyarakat. Mengoptimalkan penyuluhan kesehatan secara berkala, mengadakan sosialisasi seperti pertemuan komunitas atau seminar mengenai hipertensi, mengoptimalkan pembagian leaflet dan poster ketempat-tempat umum, dan mengadakan kampanye kesadaran tentang hipertensi secara berkesinambungan. Kata Kunci : Hipertensi, Faktor Risiko, Pra Lansia