Claim Missing Document
Check
Articles

Gadget dan Anak Usia Dini Hayani Wulandari; Kurniasih Kurniasih
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 6 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v6i2.1132

Abstract

Gagdet merupakan salah satu teknologi yang digunakan oleh semua kalangan, muda sampai tua. Dengan adanya gadget, aktivitas manusia dapat dirasa lebih efektif dan efesien. Gadget memiliki pengaruh yang negatif maupun positif. Pengaruh tersebut tergantung bagaimana seseorang menggunakannya. Anak usia dini adalah seseorang yang rentan terkena pengaruh negative penggunaan gadget. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi literatur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh-pengaruh gadget terhadap anak usia dini. Secara keseluruhan, terdapat 33,44% anak usia dini di Indonesia yang menggunakan handphone. Kemudian terdapat kasus-kasus kecanduan gadget yang dialami oleh anak, bahkan menyebabkan kematian. Orang tua sebagai pendidikan pertama bagi anak harus mengawasi, mendampingi, bahkan membatasi penggunaan gadget pada anak. Orang tua menjadi kunci solusi dari permasalahan yang ditimbulkan akibat pengaruh negatif gadget.
Peran Orang Tua dalam Melawan Tindak Kekerasan Seksual terhadap AUD Nurwaci Nurwaci; Hayani Wulandari
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 6 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v6i2.1135

Abstract

Kekerasan seksual terhadap anak merupakan tindakan kekerasan yang melibatkan anak sebagai target seseorang dalam memuaskan dirinya ke arah hubungan seksual. Anak usia dini dijadikan sebagai korban karena anak-anak tidak akan melawan dan hanya akan berdiam diri saja. Hal ini menjadi tanggung jawab semua pihak, terutama orang tua dalam memberikan pengetahuan akan seks pada anak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi literasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam melawan tindakan kekerasan seksual terhadap anak. Karena menurut data dari KPAI, kasus kekerasan seksual pada anak setiap tahunnya meningkat. Sehingga peran orang tua sangat penting dalam meminimalisir terjadinya tingkat kenaikkan kasus kekerasan seksual terhadap anak usia dini.
Pembelajaran STEAM terhadap Penguatan Media Pembelajaran Calistung bagi Anak Usia Dini Siti Afifatul Arifah; Hayani Wulandari
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 6 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v6i2.1136

Abstract

Pembelajaran calistung pada anak usia dini merupakan kemampuan dasar yang perlu dimiliki oleh anak, untuk masuk ke jenjang selanjutnya SD (Sekolah Dasar). Cara penerapan pembelajaran calistung ini kepada anak masih perlu dipertanyakan dalam proses pembelajaran, apa yang guru gunakan dalam media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Pembelajaran STEAM Terhadap Penguatan Media Pembelajaran Calistung bagi Anak Usia Dini. Menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis deskriptif dengan kajian studi kepustakaan atau library research. Hasil penelitian ini, pembelajaran STEAM dapat menjadi penguat terhadap proses pembelajaran calistung yang dikemas secara menarik dengan menggunakan media pembelajaran dengan materi yang telah dirancang oleh guru, agar tujuan pembelajaran dapat tercapai kepada anak. Terutama dalam proses pembelajaran anak usia dini, sehingga anak mampu menghadapi perkembangan generasi selanjutnya. Menindaklanjuti penelitian ini, maka penguatan pembelajaran calistung dengan menggunakan penerapan pembelajaran STEAM harus lebih dioptimalkan melalui media pembelajaran yang dapat menarik perhatian anak serta memotivasi anak dalam proses pembelajaran.
Mengenalkan Konsep Calistung yang Menyenangkan untuk Anak Usia Dini Hayani Wulandari; Divia Avivah
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 6 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v6i2.1139

Abstract

Penelitian ini dilakukan agar mampu mengetahui cara untuk mengenalkan konsep calistung (membaca, menulis dan berhitung) yang menyenangkan kepada anak dengan penggunaan metode serta media yang cocok untuk pembelajaran calistung. Adapun penggunaan metode penelitiannya merupakan metode penelitian kualitatif menggunakan jenis penelitian kajian literatur. Agar anak tidak mengalami stres akademik ketika belajar calistung yang dikarenakan tuntutan dari orang tua maka guru harus mampu memberikan pembelajaran calistung yang menyenangkan untuk anak dengan penggunaan media serta metode belajar yang cocok dan tepat untuk tahap perkembangan anak. Upaya guru agar mampu memberikan pembelajaran yang tepat untuk anak maka guru harus memiliki kompetensi pedagogik yang cukup. Terdapat beragam upaya atau cara yang mampu dilaksanakan oleh guru dalam meningkatkan kompetensi pedagogiknya. Dengan dilakukannya penelitian ini, diharapkan mampu bermanfaat bagi para guru dan calon guru khususnya untuk guru PAUD serta mampu digunakan sebagai bahan rujukan dalam mengimplementasikan proses belajar kepada anak usia dini khususnya dalam pembelajaran calistung. Dan juga dapat dijadikan untuk menambah pengetahuan tentang metode pembelajaran serta media pembelajaran yang cocok untuk memberikan pembelajaran calistung kepada anak usia dini.
Analisis Standarisasi Sarana dan Prasarana Sekolah PAUD dalam Memfasilitasi Kegiatan Anak Hayani Wulandari; Salma Syukria Salsabila
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 7 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v7i1.1147

Abstract

Sarana dan Prasarana di sekolah PAUD tentu yaitu suatu hal yang amat utama. Sebuah sekolah PAUD tidak dapat terorganisir dengan baik, apabila tidak memiliki Sarana dan Prasarana yang sesuai standarisasi. Sarana dan Prasarana inilah yang menjadi perlengkapan atau penunjang suatu sekolah PAUD dalam melaksanakan segala aktivitas yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pentingnya sarana dan prasarana sekolah PAUD, standarisasi sarana dan Prasarana, terutama dalam meningkatkan motivasi belajar anak usia dini. Penelitian ini memakai metoda kualitatif dengan jenis kajian pustaka, metode ini dilakukan dengan cara mengumpulkan data-data, teori-teori berdasarkan hasil penelitian terdahulu yang menyambungkan penelitian dengan kajian pustaka yang telah ada untuk pemecahan suatu masalah. Metoda pengumpulan ini dilakukan dengan cara mengkaji serta mengolahnya. Hasil penelitian yang didapat bahwa Sarana dan Prasarana sekolah PAUD itu sangat penting, memiliki standarisasi, serta erat kaitannya setiap kegiatan belajar anak. Standarisasi Sarana dan Prasarana PAUD telah tercantum dalam Permendikbud 137 tentang Standar Nasional PAUD.
Peran dan Fungsi Kode Etik Guru dalam Proses Pembelajaran Hayani Wulandari; Annisa Silvyani Zakia
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 7 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v7i1.1148

Abstract

Penelitian ini beranjak dari hasil pengolahan data oleh Kemenpppa (Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) yang menunjukkan bahwa terdapat kasus kekerasan yang sedang marak saat ini dengan salah satu sasaran kekerasan tersebut adalah dunia Pendidikan. Dari latar belakang tersebut, tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji tentang peran dan fungsi kode etik guru, hubungan antara kode etik guru dengan kasus dalam dunia pendidikan, mencari tahu sebab akibat dan solusi dari permasalahan yang terjadi pada dunia pendidikan serta mengaitkannya dengan teori yang relevan. . Metode studi literatur adalah metode yang digunakan dalam penelitian ini dan termasuk dalam metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian untuk menjawab rumusan masalah adalah kajian teoritis yang informasinya didapat melalui website, buku, jurnal, koran digital, dan karya ilmiah yang membahas mengenai kode etik guru serta permasalahan dalam dunia pendidikan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kode etik guru adalah sebuah aturan yang telah disepakati dan/atau di perintahkan oleh pemerintah setempat dalam hal mendidik, membimbing, dan melaksanakan proses belajar mengajar. Kode etik guru memiliki hubungan yang sangat erat dengan kasus permasalahan kekerasan dalam dunia pendidikan, karena guru yang mentaati dan memahami kode etik guru akan selalu menjaga dan menjunjung tinggi nama baik profesi guru. dan karya ilmiah yang membahas mengenai kode etik guru serta permasalahan dalam dunia pendidikan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kode etik guru adalah sebuah aturan yang telah disepakati dan/atau di perintahkan oleh pemerintah setempat dalam hal mendidik, membimbing, dan melaksanakan proses belajar mengajar. Kode etik guru memiliki hubungan yang sangat erat dengan kasus permasalahan kekerasan dalam dunia pendidikan, karena guru yang mentaati dan memahami kode etik guru akan selalu menjaga dan menjunjung tinggi nama baik profesi guru. dan karya ilmiah yang membahas mengenai kode etik guru serta permasalahan dalam dunia pendidikan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kode etik guru adalah sebuah aturan yang telah disepakati dan/atau di perintahkan oleh pemerintah setempat dalam hal mendidik, membimbing, dan melaksanakan proses belajar mengajar. Kode etik guru memiliki hubungan yang sangat erat dengan kasus permasalahan kekerasan dalam dunia pendidikan, karena guru yang mentaati dan memahami kode etik guru akan selalu menjaga dan menjunjung tinggi nama baik profesi guru.
Psikologis Terhadap Anak yang Mengalami Kekerasan Seksual Hayani Wulandari; Aries Legita Permana Putri
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 7 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v7i1.1156

Abstract

Maraknya berita media massa mengenai kasus kekerasan seksual pada anak membuat masyarakat bertanya karena perbuatan tersebut seperti gunung es. Dengan adanya seksual pada anak dapat menyebabkan terjadinya faktor-faktor baik secara internal dalam diri anak dan eksternal dari lingkungan sekitar. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif jenis studi literatur. Kekerasan yang terjadi kepada anak belum berusia delapan belas tahun atau di bawah umur dominan tidak dimengerti oleh anak, karena anak belum mengetahui hingga ke arah kekerasan seksual. Oleh sebab itu, sebagai salah satu bentuk pencegahan maka orang tua sebagai pendidik utama bagi anak sangat berperan penting dalam memberikan pengetahuan dasar mengenai kekerasan yang dapat dilakukan dengan cara menjaga bagian tubuh, batas antara perempuan dan laki-laki. Masyarakat dan negara pun memiliki peran dalam perbuatan tindak kekerasan seksual yang dilakukan kepada anak. Kekerasan seksual ini harus segera ditindak lanjut dengan lebih tegas oleh badan hukum yang berwenang agar pelaku jera dengan hukuman yang diberikan
Penerapan Calistung di PAUD Hayani Wulandari; Hasna Ainnur Azizah
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 7 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v7i1.1426

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini merupakan salah satu tahapan yang berperan sebagai sarana tumbuh kembang anak untuk mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Setiap anak memiliki kesempatan untuk menempuh pendidikan, seperti yang dikemukakan dengan tegas dalam Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, bahwa pendidikan akan dimulai sejak dini. Jenis metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (library research). Penelitian kepustakaan adalah penelitian yang dilakukan dengan menggunakan kajian literatur (kepustakaan) berupa catatan, buku, hasil penelitian terdahulu. Teknik analisis data dimulai dengan analisis hasil studi terbaru dan secara bertahap meluas ke tahun-tahun yang lebih panjang. Pada hakikatnya penerapan calistung pada anak usia dini ‘boleh” diterapkan, dengan syarat guru yang mengajarkan kompeten dan memahami tahapan perkembangan anak. Untuk mempersiapkan anak untuk memulai calistung, pembelajaran calistung harus dikemas dengan cara yang menyenangkan melalui pendekatan bermain. Selain itu, harus disesuaikan dengan perkembangan anak dan menciptakan lingkungan yang kaya akan “keaksaraan”.berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran calistung pada anak usia dini boleh dilakukan akan tetapi harus memperhatikan tahapan perkembangan dan karakteristik anak. Pembelajaran calistung harus dikemas dengan cara yang menyenangkan dan melalui pendekatan bermain
INTENSITAS PEMBIASAAN POSITIF DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN ANAK DI KOBER AN-NAJAH, PURWAKARTA Qurrotul Aeni; Hayani Wulandari
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21794

Abstract

Pembiasaan menjadi salah satu cara dalam meningkatkan kemandirian anak. Kemandirian menjadi proses perkembangan seseorang menuju kedewasaan. Pada era sekarang banyak hal ditemukan dimana anak sulit makan sendiri, memakai baju sendiri, mengendalikan emosi dan hal lain. Penelitian ini bertujuan menggambarkan hasil dari pembiasaan positif yang dilakukan guru pada proses pembelajaran untuk meningkatkan kemandirian anak. Penelitian ini, melibatkan guru dan orangtua dari Kober An-Najah, Purwakarta. Populasi yang dilakukan sebanyak 18 anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data yang digunakan, yaitu lembar observasi dengan 7 indikator kemandirian. 7 indikator kemandirian yaitu, 1) Kemampuan fisik, 2) Percaya diri, 3) Bertanggung jawab, 4) Disiplin, 5) Pandai bergaul 6) Saling berbagi dan 7) Mengendalikan emosi. Hasil dari penelitian menunjukkan pembiasaan positif yang dilakukan guru meningkatkan kemandirian anak.
PENGGUNAAN GADGET TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL PADA ANAK USIA DINI Nida Illaha Filza; Hayani Wulandari
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21931

Abstract

Gadget merupakan salah satu alat teknologi yang sering digunakan oleh banyak orang dan semakin berkembang pesat juga teknologinya. Terdapat banyak manfaat jika penggunaan dalam gadget ini sesuai, jika dalam penggunaannya berlebihan akan menimbulkan dampak yang negatif terlebih jika yang menggunakannya anak usia dini. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana penggunaan gadget pada usia dini terhadap perkembangan sosialnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Untuk sumber data ini diambil dari orang tua yang memiliki anak usia dini dengan dengan mengguanakan teknik observasi dan pembagian kuesioner. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa sebagian besar banyak orang tua yang masih membatasi penggunaan gadget anak di rumah, serta banyak orang tua yang setuju jika penggunaan gadget yang berlebihan ini bisa berdampak negatif pada perkembangan sosial anak, seperti anak mulai malas untuk beraktivitas dan susah untuk berbaur di lingkungannya.
Co-Authors Amalia, Hanny Anisa Andriyani, Wina Windiyanti Anggi Lestari Purnama Anissa, Feli Anmbia, Nayna Nurul Annisa Aulia Rachma Annisa Silvyani Zakia Aprianto Abdurahman Ardhita Putri Zakiya Ardiyanti, Dhea Aries Legita Permana Putri Azizah, Hasna Ainnur Azka Aulia Azzahra Briliany, Noviarta Deby Ifevayona Ginting Dhea Ardiyanti Dian Robiatussa’diyah Dinda Mifta Amalia Dini Febriani Dini Fitriyanti Dio Ivanca Salsabila Divia Avivah Elzawati, Elzawati Fadriyah, Agistia Fattikasary, Ayva Tuzqya Fauziah, Jihan Firda Fauziah Fitri Yanti Fuji Fauzia Lestari Gina Kharisma Hammudah Gita Yulia Dewi Hasna Ainnur Azizah Hendriani, Indri Idat Muqodas Intan Nurunnahar Jamilah, Nur Asy-Syifa Jasmine, Galuh Putri Juju Masunah Karomatunnisa , Nita Khoerunnisa, Abelia Khoirina Az Zahra Kireina Putri Adzkia Kurniasih Kurniasih Lestari, Liana Lestari, Muthia Liana Lestari Lulu Zulfa Akyuni Maf'tuhatun, Teris Maharani, Aura Mamluatul Adibah, Lulu Maranatha, Jojor Renta Maspupah, Neng Maulidina, Rani Melisa Agustin Mubiar Agustin Muharam, Abdillah Muklis, Firda Alfira Muthmainah, Tsabita Nadilah, Nur Alfat Nauroh Nazhifah Nazhifah, Nauroh Nida Illaha Filza Nikawanti, Gia Nikawanti, Gia Nineu Erwinda Agustin Nisa, Haliatun Nita Rosalita Noviarta Briliany Nunung Nurjanah Nur Anisa Fitri Hasan Nur Fadillah, Khoerunnisa Nurfalah, Fani Nurhaliza, Ridha Nurhasanah Nurhasanah Nurlena, Regina Nurmalasari, Sulastri Nurpadilah, Dini Nursahara, Anggi Nurwaci Nurwaci Putri Dwi Fachrani Putri Zakiya, Ardhita Putri, Regina Qailani, Fatiyah Qurrotul Aeni Renta Maranatha, Jojor Restya, Dhifa Noor Riani, Sari Ridwan Ridwan Ridwan Rifqi Abdul Basit Rina Nur Sholihatunnisa Risma Koriah Solihat RISTY JUSTICIA, RISTY Sabila Kurnia Salma Syukria Salsabila Saputri, Ovie Nurkholizah Sary, Kurnia Saskia Rahma Setiawati Shofuroh, Hanifa Shohabi, Abdillah Fata Sholihatunnisa, Rina Nur Silvyani Zakia, Annisa Sinta Nuraeni Siti Afifatul Arifah Sovana Dwi Lestari Sugiyana, Lista Sulastri Nurmalasari Sulistyo Rini, Khansa Pramesti Sulistyowati, Winda Syarifah, Zulfa Syawali, Widi Tahera, Sita Tati Narawati Trisnawati, Khansa Dinah Turmudi Vinka Ratih Damayanti Wigati Nurfadilah Soeparman Putri Wina Windiyanti Andriyani Yeli, Karisa Puspa Yuniar, Riska Zahra Al Qibthiyyah