Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Edukasi Pemasangan Sarana Air Minum Di Wilayah Desa Kemambang Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang Haji, Son; Purnijanto, Bambang; Kusrin; Kustirini, Anik; Widiatmoko, Kukuh Wisnuaji
Jurnal Pengabdian KOLABORATIF Vol. 4 No. 1 (2026): January
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/kolaboratif.v4i1.13277

Abstract

This community service program was implemented to address the limited technical knowledge and skills of residents in Kemambang Village regarding the provision of safe drinking water, while also strengthening local water management institutions. The activities were conducted using a participatory approach that combined the ABCD method, demonstrations, practices, and the application of appropriate technology. Evaluation results show an increase in community knowledge from a score of 3.13 to 4.60, and an improvement in technical skills from 2.68 to 4.40 after the training. The establishment of the Village Water Management Group (KPAD) indicates growing social capacity and collective commitment toward sustainable water management. The program also generated economic benefits through the adoption of simple, low-cost filtration systems that reduced household expenses. Overall, the program successfully enhanced community capacity in managing safe drinking water and supported village self-reliance in water service provision.
Pengaruh Experiential Marketing Terhadap Kepuasan Dan Loyalitas Pelanggan Pada Shopee Di Universitas Panca Sakti Bekasi Ayun, Salsabila Qurrota; Haji, Son; Nugroho, Moh. Taufan
Jurnal Tadbir Peradaban Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Tadbir Peradaban
Publisher : Prodi Manajemen STIE Hidayatullah Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55182/jtp.v6i1.753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh experiential marketing terhadap kepuasan dan loyalitas pelanggan pada platform Shopee di kalangan mahasiswa Universitas Panca Sakti Bekasi. Di tengah persaingan e-commerce yang semakin ketat, menciptakan pengalaman yang berkesan bagi pelanggan menjadi strategi krusial. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian adalah mahasiswa Universitas Panca Sakti Bekasi yang menggunakan Shopee, dengan sampel sebanyak 100 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa experiential marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Selain itu, experiential marketing juga berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan, baik secara langsung maupun melalui mediasi kepuasan pelanggan. Kepuasan pelanggan terbukti menjadi variabel antara yang memperkuat hubungan tersebut. Penelitian ini merekomendasikan Shopee untuk terus meningkatkan aspek emosional dan interaktif dalam aplikasinya guna mempertahankan loyalitas pengguna di kalangan akademisi.
Ecopreneurship: Mengubah Sampah Menjadi Berkah Wahyunengseh, Rutiana Dwi; Suharto, Didik Gunawan; Nurhardjadmo, Wahyu; Haji, Son
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 1 (2022): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i1.53216

Abstract

Sampah setiap hari bertambah dan sudah menimbulkan masalah karena keterbatasan kapasitas mengolah. Produksi sampah di Kota Surakarta masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) 303.819 kg per hari. Perempuan, salah satu aktor produsen sampah terbesar, karena aktivitas domestik.  Di sisi lain, perempuan, potensial sebagai pengolah sampah bernilai ekonomi.  Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini mengamankan dua tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs);  membantu perempuan menghasilkan produk bernilai ekonomi dari limbah sampah, dan mengurangi produksi sampah. Metode yang dipakai adalah persuasuif, edukatif, dan partisipatif.  Hasil dari pelatihan ini menambah pemahaman peserta tentang (i) mengapa perlu mengurangi sampah, (ii) bagaimana mendaurulang sampah menjadi produk yang layak jual; (iii) menghasilkan sampel craft sebagai contoh produk. Peserta yang terlibat tidka hanya perempuan, tetapi juga laki-laki. Testimoni pserta di akhir pelatihan menunjukan bahwa kegiatan ini bermanfaat, membangun kesadaran agen perubahan mengurangi sampah.  Seluruh peserta berhasil menyelesaikan penugasan dalam pelatihan ini. Dari pelatihan ini peserta juga dibekali dengan peralatan dasar untuk melanjutkan karya di rumah, berupa mesin lem tembak, gunting, dan pola dasar. Pelatihan ini a berkontribusi memperlengkapi ketrampilan bagi pasukan pengolah sampah menjadi berkah.Kata kunci : sampah, daur ulang, ecopreneurship, sustainable development goals, tujuan pembangunan berkelanjutan
Kinerja Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) dalam Pengembangan Industri Kecil (IKM) Menengah di Kota Surakarta Kurniawan, Indra Wahyu; Haji, Son
Jurnal Mahasiswa Wacana Publik Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v3i1.78813

Abstract

Sesuai Perda Nomor 2 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Surakarta Tahun 2005-2025 pada misi ke-4 yaitu ‘Mewujudkan Perekonomian Daerah yang Mantap”, tahun 2017 Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian mempunyai  11 (sebelas) Program dan 33 (tiga puluh tiga) Kegiatan yang dituangkan dalam Renja Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Tahun 2017. Hasil Rencana Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Surakarta adalah Program Tahunan sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi, dan sasaran Program. Rencana Kerja menjadi acuan dalam pelaksanaan kegiatan selama Tahun 2017, selain dapat memberikan gambaran pelaksanaan kegiatan dengan Perencanaan dan Penganggaran yang berhasil dan berdaya guna bagi pembangunan Kota Surakarta, berfungsi pula memberikan umpan balik yang sangat diperlukan dalam pengambilan keputusan dan penyusunan rencana di masa mendatang sehingga akan diperoleh peningkatan kinerja ke arah yang lebih baik. Dalam pelaksanaannya pelayanan yang diberikan oleh dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pelaku industri.Dalam artikel ini menggunakan penulisan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan wawancara mendalam mengkaji dokumen dan observasi. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sedangkan uji validitas data yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah triangulasi metode dan untuk teknik analisis data menggunakan teknik analisis data interaktif.Dalam penelitian ini terlihat bahwa telah berjalannya kinerja pelayanan publik yang dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Surakarta dalam pengembangan Industri Kecil Menegah sesuai proses perencanaan yang menurut teori Sobandi ,2006  walau masih terdapat beberapa aspek yang menjadi kendala. Namun pemerintah Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian hingga saat ini masih terus melakukan perbaikan hingga mengembangkan konsep yang telah berjalan untuk dapat lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Evaluasi Implementasi Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (Bpnt) dalam Mewujudkan Kebijakan Bela Beli Kulon Progo (Studi Kasus: Inovasi PanganKu di Kapanewon Sentolo) Hanifah, Noor Azharul; Haji, Son
Jurnal Mahasiswa Wacana Publik Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v3i1.78811

Abstract

Program BPNT di Kabupaten Kulon Progo mengalami modifikasi, yang dilaksanakan melalui Inovasi PanganKu yang bertujuan untuk menciptakan ekonomi mandiri dengan memanfaatkan sumberdaya pangan lokal melalui pemberdayaan masyarakat. Pada tahun 2016, berdasarkan jumlah penduduk miskin dengan kategori miskin dan sangat miskin, Kapanewon Sentolo memiliki jumlah paling tinggi di Kabupaten Kulon Progo, yaitu 17 % dari total penduduk. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi implementasi Inovasi PanganKu Program BPNT yang dilakukan oleh implementor sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam mengurangi masalah kemiskinan di Kabupaten Kulon Progo, khususnya di Kapanewon Sentolo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dengan teknik purposive dan snowball sampling, serta dokumentasi, yang dianalisis menggunakan model analisis data Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sudah berjalan baik dari aspek pelaksanaan, aspek hakekat dari proses administrasi, aspek kepatuhan pada kebijakan, dan aspek dampak pelaksanaan kebijakan, meskipun dampaknya belum signifikan dirasakan oleh masyarakat khususnya binaan dari OPD terkait, dan program tersebut telah mewujudkan Kebijakan Bela-Beli Kulon Progo. Adapun faktor pendorong implementasi Inovasi PanganKu diantaranya adalah; (1) Standar dan Sasaran Kebijakan, (2) Komunikasi Antar Organisasi (3) Karakteristik Agen Pelaksanan/ Implementor, (4) Kecenderungan (Disposition) Pelaksana/ Implementor, dan (5) Kondisi Sosial, Ekonomi dan Politik. Sedangkan faktor penghambat adalah Sumber Daya.
Collaborative Governance dalam Upaya Penyelenggaraan Kota Layak Anak di Kota Madiun Arofah, Faiza Nur; Haji, Son
Jurnal Mahasiswa Wacana Publik Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v3i1.78812

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui proses dan faktor-faktor pendukung dan penghambat collaborative governance dalam Kota Layak Anak di Kota Madiun. Penelitian menggunakan teori Ansell dan Gash serta DeSeve dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi. Studi menunjukkan proses collaborative governance terdiri dari: face to face dialogue berjalan melalui pertemuan atau koordinasi yang diselenggarakan; trust building melibatkan stakeholder dalam kegiatan, adanya dukungan pemimpin untuk KLA; commitment to process berbagai pihak untuk mendukung dan memajukan hak anak di Kota Madiun meskipun tingkat kontribusi berbeda; shared understanding Dinsos PPPA melakukan pembinaan terhadap komponen KLA; intermediate outcome tercapainya prestasi Madiun sebagai KLA. Faktor pendukung dan penghambat ialah: networked structure KLA Kota Madiun adalah self governance; commitment to a common purpose terkendala informasi yang kurang merata dan terjangkau oleh beberapa pihak dan terbatasnya gerak kegiatan karena COVID-19; trust among the participants adanya rasa kurang percaya bahwa suara anak didengar; governance, adanya aturan yang jelas dalam KLA; access to authority penanggung jawab program kegiatan masih didominasi oleh OPD; distributive accountability/responsibility dilaksanakan oleh masing-masing stakeholder sesuai tugas dan wewenangnya; information sharing terhadap nonpemerintah perlu dioptimalkan; access to resources perlunya meningkatkan ketersediaan sarana prasarana serta berkurangnya pendapatan daerah apabila adanya pelarangan iklan rokok.