Claim Missing Document
Check
Articles

Karakteristik fisik dan kimia velva buah naga dan sayur wortel dengan penambahan labu kuning Saskiyanto Manggabarani; Wanda Lestari; Herlina Gea
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 4, No 2 (2019): AcTion Vol 4 No 2 Tahun 2019
Publisher : Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/action.v4i2.181

Abstract

Velva is a type of frozen dessert made from fruit that contains nutrients that help the body's metabolic processes and as a source of energy. The addition of vegetables is done to replace fruits that are more expensive and as a source of antioxidants. The aim is to determine the acceptability and hedonic quality and nutritional content of the best formulas for Velva products. Experimental research using a completely randomized design (CRD) approach to the formulation of the basic material for making dragon fruit Velva with the addition of carrot and pumpkin vegetables that is five treatments and two replications to obtain 10 experimental units, the data were analyzed by One Way ANOVA with Duncan test. The results based on hedonic tests show that F3 (80% Carrot + Yellow Pumpkin 20%) averaged 3,51 best-selected formulas. Whereas the hedonic quality test showed that F1 (Carrot 100%) average value of 3,51 the best-selected formula. Organoleptically selected best Velva showed F5 as the best Velva formula ranging from 3.49 organoleptic average test results and nutrient analysis results with nutrient content values. Water content is 77,4%, fat content is 7,4%, protein content is 2,9%, carbohydrate content is 15.3164% ash content is 4,3%. Conclusion; the best dragon fruit Velva formula, carrot vegetable, and pumpkin are the best in hedonic and hedonic quality in formula F5 (60% carrot and 40% pumpkin) containing low-fat content based on SNI frozen dessert.Velva sejenis frozen dessert terbuat dari buah yang mengandung kandungan zat gizi yang membantu proses metabolisme tubuh dan sebagai sumber energi. Penambahan sayur dilakukan untuk mengganti buah yang harganya lebih mahal dan sebagai sumber antioksidan. Tujuan untuk mengetahui daya terima dan mutu hedonik serta kandungan gizi formula terbaik terhadap produk velva. Penelitian eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pendekatan formulasi dari bahan dasar pembuatan velva buah naga dengan penambahan sayur wortel dan labu kuning  yaitu lima perlakuan dan dua kali ulangan sehingga diperoleh 10 unit percobaan, data dianalisis dengan One Way Anova dengan uji Duncan. Hasil uji hedonik menunjukkan bahwa F3  (Wortel 80% + Labu Kuning 20%) rata-rata 3,51 formula terpilih terbaik. Uji mutu hedonik menunjukkan bahwa F1 (Wortel 100%)  nilai rata-rata  3,51 formula terpilih terbaik. Velva terpilih terbaik secara organoleptik menunjukkan F5 sebagai formula velva  terbaik berkisar 3,49 nilai rata-rata uji organoleptik dan hasil analisis zat gizi dengan nilai kandungan zat gizi. Kadar air 77,5%, kadar lemak 7,4%, kadar protein 2,9%, kadar karbohidrat 15,3% kadar abu 4,3%. Kesimpulan; formula velva buah naga, sayur wortel dan labu kuning yang terbaik secara hedonik dan mutu hedonik pada formula F5 (60% wortel dan 40% labu kuning) yang mengandung kadar lemak rendah berdasarkan SNI frozen dessert.
Tatalaksana Pola Konsumsi Terhadap Status Gizi Anak Taman Kanak-Kanak Anto J. Hadi; Syamsopyan Ishak; Saskiyanto Manggabarani; Irfan Said
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 2 No. 1: JANUARI 2019 - Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.347 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v2i1.523

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Tatalaksana Pola Konsumsi Terhadap Status Gizi Anak Taman Kanak-Kanak. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan exhaustic sampling dengan jumlah sampel sebanyak 43 anak. Hasil penelitian diperoleh bahwa kebiasaan sarapan (p=0,002), frekuensi makan ( p=0,022), pola pengasuhan gizi (p=0,003), berhubungan dengan status gizi anak Taman Kanak-Kanak (< 0,05). Kesimpulan diperoleh bahwa ada hubungan kebiasaan sarapan, frekuensi makan, pola pengasuhan gizi dengan status gizi anak taman kanak-kanak. Diharapkan bagi anak melalui orang tua untuk dapat menatalaksana pola konsumsi dan membiasakan sarapan pagi sebelum anak berangkat ke sekolah, karena tubuh membutuhan asupan gizi yang didapat dari sarapan pagi untuk memelihara ketahanan fisik dan untuk meningkatkan kemampuan belajar. Orang tua berperan penting dalam pengasuhan gizi dan menyiapkan bekal sekolah anak yang sehat dan aman untuk dikonsumsi oleh anaknya agar makanan yang dikonsumsi oleh anak dapat terpantau.
Efektivitas serbuk jahe, aromaterapi lemon, teh daun mint terhadap emesis gravidarum trimester 1 Hasanah Pratiwi Harahap; Yuka Oktafirnanda; Saskiyanto Manggabarani
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 4, No 2 (2020): Desember
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.228 KB) | DOI: 10.32536/jrki.v4i2.91

Abstract

Latar belakang: Perubahan fisiologis dalam kehamilan salah satunya adalah emesis gravidarum. Emesis gravidarum terjadi pada 60-80% primigravida dan 40-60% multigravida dengan kasus yang  di Indonesia terdapat 50-90 %. Tujuan Penelitian: mengetahui efektivitas serbuk jahe, aromaterapi lemon, teh daun mint terhadap emesis gravidarum trimester I. Metode: Rancangan penelitian pre eksperimental design dengan desain pretest-posttest control group design. Populasinya ibu hamil yang beralamat di LK. IV dan V Kelurahan Binjai Serbangan Kecamatan Air Joman Kabupaten Asahan sebanyak 40 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan 3 kelompok intervensi dan 1 kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan untuk mengukur emesis gravidarum adalah Pregnancy Unique Quantification of Emesis and Nausea (PUQE)-24. Data dianalisis dengan uji analysis of varians. Hasil: rata-rata pengurangan emesis gravidarum sebesar 11,40 dan standar deviasi 10,448 dengan intervensi serbuk jahe. Intervensi lemon sebesar 11,20 dan standar deviasi 5,554. Intervensi daun mint terjadi pengurangan emesis gravidarum rata-rata 10,90 dengan standar deviasi 4,606 dan kelompok kontrol sebesar 20,90 dengan standar deviasi 11,269. Hasil uji statistik dengan one way ANOVA diperoleh nilai p 0,031 0,05 yang menunjukkan ada pengaruh pemberian intervensi serbuk kering jahe, lemon, dan daun mint terhadap pengurangan emesis gravidarum. Simpulan: Terdapat pengaruh efektivitas pemberian serbuk kering jahe, aromaterapi lemon dan teh daun mint terhadap emesis gravidarum trimester I.
Determinan Model Karakteristik Budaya Kesehatan pada Pemanfaatan Pelayanan Pencegahan Covid-19 di Puskesmas Padangmatinggi Kota Padangsidimpuan: Determinants of the Health Culture Characteristics Model in the Utilization of Covid-19 Prevention Services at the Padangmatinggi Health Center, Padangsidimpuan City Ahmad Safii Hasibuan; Saskiyanto Manggabarani; Indra Maulana; Anto J. Hadi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 - Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i2.2993

Abstract

Latar Belakang: Penerapan kebijakan pembatasan sosial berskala besar berbagai level ini bertujuan agar rantai penularan Covid-19 dapat terhambat di Indonesia. Berbagai protokol kebijakan telah dipersiapkan oleh pemerintah, termasuk dalam tatanan kesehatan guna memberikan pelayanan kesehatan di masyarakat di era Covid-19. Kondisi seperti ini ada dihadapan kita dan memerlukan perubahan menuju kehidupan normal, termasuk pemanfaatan layanan puskesmas dalam pencegahan Covid-19 dengan pendekatan karakteristik budaya dalam memberikan pelayanan kesehatan masyarakat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan model karakteristik budaya kesehatan pada pemanfaatan pelayanan pencegahan Covid-19 Di Puskesmas Padangmatinggi Kota Padangsidimpuan. Metode: Jenis penelitian adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua masyarakat yang berdomisili di Puskesmas Padangmatinggi dan teknik pengambilan sampel purphosive sampling, yaitu dengan syarat: penduduk atau masyarakat yang berdomisili Kecamatan Padangsidimpuan Selatan dan ada anggota keluarga yang sakit dalam 3 (tiga) bulan terakhir. Hasil: Penelitian diperoleh bahwa ada hubungan persepsi (p=0,000), akses layanan (p=0,005), karakteristik budaya kesehatan (p=0,001) dan sikap (p=0,000) dengan pemanfaatan pelayanan pencegahan covid-19 di puskesmas padangmatinggi. Kesimpulan: Bahwa persepsi, akses layanan, karakteristik budaya, sikap petugas merupakan faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan puskesmas dalam pencegahan Covid 19. Sehingga perlunya dukungan dan sinergitas dari berbagai lintas sektor untuk memaksimalkan pencegahan dan penanggulangan covid 19 di tingkat pelayanan primer pusat kesehatan masyarakat.
Correlaction of Protein Intake, Consumption of Fruit and Vegetables, Sodium Intake in Packaged Food with the Incidence of Anemia Gita Restiana; Saskiyanto Manggabarani; Rani Rahmasari Tanuwijaya
Journal of Nutrition Science Vol 3, No 2 (2022): November, 2022
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jns.v3i2.6615

Abstract

Anemia among adolescents is still an important health problem due to adolescent growth. Anemia in adolescent girls is caused by irregular eating patterns, abstinence from eating eggs/meat/fish, a dislike of consuming vegetables, and eating habits of fast food and junk food. Objective: This study aims to determine the relationship between protein, vegetable, and fruit intake, and sodium intake in packaged foods with the incidence of anemia in adolescent girls at MA Darussa'adah Jakarta. Methods: The design of this research is a cross-sectional study with a purposive sampling technique according to the inclusion and exclusion criteria, totaling 37 respondents. This research was conducted in February 2022. The research instrument is a food recall form 2x24 hours to determine protein intake and sodium intake in packaged foods, SQ-FFQ form to determine the consumption of vegetables and fruits by interviewing respondents. Results: The statistical results of the Pearson correlation test (p 0.825) and a positive pattern of r (0.38), vegetables and fruit (p 0.333) with a positive pattern of r (0.164), sodium intake (p 0.724) with a positive pattern of r (0.60). Conclusion: there is no relationship between protein, vegetable, and fruit intake, sodium intake in packaged foods, and anemia in adolescent girls.
PENGARUH PEMBERIAN KOPI DENGAN KOMBINASI GULA AREN DAN MADU TERHADAP ENDURANCE DAN POWER: The Effect of Coffee with the Combination of Palm Sugar and Honey on the Endurance and Power Selvia Febriani; Arya Kemal Pradana; Saskiyanto Manggabarani
Jurnal Pangan Kesehatan dan Gizi Universitas Binawan Vol. 2 No. 1 (2021): Desember 2021
Publisher : Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Binawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.278 KB)

Abstract

Latihan fisik berpotensi meningkatkan denyut nadi karena semakin tinggi aktivitas fisik maka semakin meningkatkan aliran darah untuk menyuplai oksigen, dan nutrisi ke seluruh jaringan otot. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh dan perbedaan antara pemberian kopi berkombinasi gula aren dan madu terhadap endurance dan power pemain futsal putra. Sampel dalam penelitian ini adalah pemain futsal putra SMK Makarya berjumlah 18 subjek, diambil dengan teknik purposive sampling, terbagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok pemberian kopi dan gula aren, kopi dan madu dan pemberian air mineral sebagai kontrol. Metode penelitian ini adalah Experimental dengan Nonequivalent Control Group Design. Hasil penelitian terdapat pengaruh sebelum dan sesudah perlakuan power pada pemberian kopi dan gula aren p-value 0,014, kopi dan madu p-value 0,016, dan air mineral p-value 0,002, sedangkan pada endurance ada pengaruh sebelum dan sesudah melakukan endurance pada pemberian air mineral dengan nilai p-value 0,009. Power dan endurance tidak ada perbedaan pada pemberian kopi dan gula aren, kopi dan madu, dengan nilai p-value 0,442, dan 0,188. Adanya peningkatan power dan endurance lebih tinggi pada kelompok pemberian kopi dan gula aren dibandingkan dengan kopi dan madu, dan air mineral. Kesimpulan adalah kelompok yang mengkonsumsi kopi dan gula aren lebih efektif meningkatkan power dan enduranceberdasarkan nilai rata-rata. Sebaiknya dilakukan optimalisasi formula minuman kopi kombinasi sebelum diterapkan pada atlet.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA MURID SEKOLAH DASAR DI SD INPRES GALANGAN KAPAL KOTA MAKASSAR Saskiyanto Manggabarani; Anto J. Hadi
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 4 No. 2 (2018): JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MA
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33651/jpkik.v4i2.33

Abstract

Prevalensi anemia yang tinggi pada anak sekolah membawa akibat negatif terhadap rendahnya kekebalan tubuh sehingga menyebabkan tingginya angka kesakitan. Dengan demikian konsekuensi fungsional dari anemia menyebabkan menurunnya kualitas sumber daya manusia. Desain penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional study dengan tujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia di Sekolah Dasar Negeri Inpres Galangan Kapal Kota Makassar dengan populasi sebanyak 108 murid dan sampel 82 murid dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian diperoleh bahwa pengetahuan (p=0,034), pola makan (p=0,009), perilaku jajan (p=0,000) berhubungan dengan kejadian anemia di SD Inpres Galangan Kapal dengan nilai ?=0,05. Kesimpulan diperoleh ada hubungan pengetahuan, pola makan dan perilaku jajan dengan kejadian anemia pada murid. Diharapkan pihak sekolah perlu melakukan upaya promotif dan preventif terutama peningkatan konsumsi makanan yang mengandung mineral mikro serta menjaga perilaku hidup bersih dan sehat.
Faktor yang Berhubungan dengan Budaya Pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Makale Selatan Kabupaten Tana Toraja Zadrak Tombeg; Erni Yetti R.; Anto J. Hadi; Saskiyanto Manggabarani
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.16436

Abstract

Tana Toraja Regency is experiencing cultural changes and modernization that can affect the practice of exclusive breastfeeding. Technological developments and outside cultural influences can cause shifts in traditional values ??and practices. The Tana Toraja culture has conflicting values ??related to the practice of exclusive breastfeeding. For example, traditional values ??that respect and prioritize family ties can go hand in hand with the practice of exclusive breastfeeding. However, other cultural factors such as customs involving supplementary feeding of infants may conflict with this practice. Cultural factors that involve the role of the family and society can be an obstacle in the practice of exclusive breastfeeding. This study aims to identify cultural factors that support exclusive breastfeeding. Type and design of a quantitative study using a cross-sectional study design conducted at the Makale Selatan Public Health Center, Tana Toraja Regency from May to June 2023. The population and sample were all 108 breastfeeding mothers with accidental sampling as the sample. The collection and processing of the data used were primary and secondary data using a questionnaire, as well as statistical analysis using the chi-square test and logistic regression. The results showed that the role of the elderly (p=0.017), the role of the family (p=0.001), religious and belief factors (p=0.014), traditions and cultural heritage (p=0.001) were related to the culture of exclusive breastfeeding, and the role of the elderly was the variable most related to Exp (B) = 12.320. The conclusion is that the role of the elderly, the role of the family, religious and belief factors and traditions and cultural heritage are factors that cause a culture of exclusive breastfeeding, so that programmed education efforts are needed regarding sustainable prenatal classes. By knowing these factors, appropriate strategies and interventions can be developed to promote the practice of exclusive breastfeeding in Tana Toraja District.
Edukasi Aktivitas Fisik dalam Pencegahan Obesitas di Madrasah Tsanawiyah Aisyiyah Kota Binjai Saskiyanto Manggabarani; Anto J. Hadi; Syamsopyan Ishak
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2020): Edisi Januari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/.v1i1.4601

Abstract

Obesitas merupakan masalah epidemi kesehatan yang sangat penting terjadi pada anak-anak hingga orang dewasa khususnya pada masa remaja, hal ini menjadi penyebab kematian kelima di tingkat global. Obesitas dapat menyebabkan meningkatnya risiko penyakit degeneratif dan kematian. Obesitas juga dilaporkan sebagai sebuah fenomena kompleks yang dipengaruhi oleh genetik dan keluarga. Peningkatan prevalensi keseluruhan obesitas pada anak-anak dan remaja disebabkan oleh faktor lingkungan, dan khususnya perilaku terkait dengan diet atau pola makan dan aktivitas fisik terutama keseimbangan positif antara pengeluaran energi dan asupan energi merupakan penyebab yang mendasari kemungkinan obesitas. Diagnosis dan penanganan obesitas sangat sulit dan harus dilakukan berhati-hati, karena anak masih dalam proses pertumbuhan. Oleh karena itu, upaya yang lebih penting adalah mencegah terjadinya obesitas pada anak sedini mungkin dan untuk itu dibutuhkan peran orang tua dalam pengawasan pertumbuhan anak. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi aktivitas fisik dalam pencegahan obesitas di madrasah tsanawiyah aisyiyah kota binjai. Metode yang dilakukan yaitu penyuluhan dan pembagian lefleat tentang pengertian, gejala , etiologi penyebab terjadi obesitas, dampak serta upaya pencegahan. Pengembangan program pengabdian masyarakat lebih optimal dengan integrasi program kegiatan akademik sekolah, dinas dan pemerintah terkait yang dilakukan secara berkala dan berkelanjutan.
The Effect of Pelvic Rocking Exercise and Buteyko Exercise on Reducing Primary Dysmenorrhea Pain Levels Diana Rhismawati Djupri; Irfan Said; Hanik Rohmah Irawati; Saskiyanto Manggabarani
Jurnal Keperawatan Padjadjaran Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Keperawatan Padjadjaran
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkp.v10i1.1938

Abstract

Background: Dysmenorrhea is cramping pain and is often followed by lower back pain, nausea and vomiting, headache and diarrhea. Dysmenorrhea refers to the overall pain symptoms that arise during menstruation, there are 2 types of dysmenorrhea, namely, primary and secondary dysmenorrhea. is a cyclic menstrual pain without pathological abnormalities in the pelvis is called Primary dysmenorrhea. There are 2 types of Management primary dysmenorrhea which are pharmacological and non-pharmacological. The treatment for Non-pharmacological can be done with pelvic rocking exercise and Buteyko Exercise. The movements in pelvic rocking exercise and Buteyko Exercise can stimulate the body to release endorphins which function as natural sedative hormones, and can also facilitate blood flow to the uterus so that pain is reduced. Purpose:The effect of pelvic rocking exercise and Buteyko Exercise on reducing pain in primary dysmenorrhea was the purpose of this research. Methods: This research is a quantitative study with a quasi-experimental design, pre-test and post-test designs. Nonequivalent control group design. The amount of the sample are 58 people by using purposive sampling technique. The research instrument used a standard operating procedure sheet for pelvic rocking exercise and Buteyko Exercise, a monitoring sheet, a stop watch and a numeric rating scale pain measurement sheet. The hypothesis is tested by using the independent T Test. Results: Before the intervention, the p-value was 0.063. The results of this research was p value 0.001. Conclusion: This research can also be used as input for nurses to make new decisions in improving the quality of nursing care with non-pharmacological therapeutic approaches. There is an effect of pelvic rocking exercise and Buteyko Exercise on reducing pain in primary dysmenorrhea. The results of this research can be used as a contribution of thoughts and references as a more in-depth study of pain reduction in primary dysmenorrhea.