Claim Missing Document
Check
Articles

Correlaction of Protein Intake, Consumption of Fruit and Vegetables, Sodium Intake in Packaged Food with the Incidence of Anemia Gita Restiana; Saskiyanto Manggabarani; Rani Rahmasari Tanuwijaya
Journal of Nutrition Science Vol 3, No 2 (2022): November, 2022
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jns.v3i2.6615

Abstract

Anemia among adolescents is still an important health problem due to adolescent growth. Anemia in adolescent girls is caused by irregular eating patterns, abstinence from eating eggs/meat/fish, a dislike of consuming vegetables, and eating habits of fast food and junk food. Objective: This study aims to determine the relationship between protein, vegetable, and fruit intake, and sodium intake in packaged foods with the incidence of anemia in adolescent girls at MA Darussa'adah Jakarta. Methods: The design of this research is a cross-sectional study with a purposive sampling technique according to the inclusion and exclusion criteria, totaling 37 respondents. This research was conducted in February 2022. The research instrument is a food recall form 2x24 hours to determine protein intake and sodium intake in packaged foods, SQ-FFQ form to determine the consumption of vegetables and fruits by interviewing respondents. Results: The statistical results of the Pearson correlation test (p 0.825) and a positive pattern of r (0.38), vegetables and fruit (p 0.333) with a positive pattern of r (0.164), sodium intake (p 0.724) with a positive pattern of r (0.60). Conclusion: there is no relationship between protein, vegetable, and fruit intake, sodium intake in packaged foods, and anemia in adolescent girls.
PENGARUH PEMBERIAN KOPI DENGAN KOMBINASI GULA AREN DAN MADU TERHADAP ENDURANCE DAN POWER: The Effect of Coffee with the Combination of Palm Sugar and Honey on the Endurance and Power Selvia Febriani; Arya Kemal Pradana; Saskiyanto Manggabarani
Jurnal Pangan Kesehatan dan Gizi Universitas Binawan Vol. 2 No. 1 (2021): Desember 2021
Publisher : Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Binawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.278 KB)

Abstract

Latihan fisik berpotensi meningkatkan denyut nadi karena semakin tinggi aktivitas fisik maka semakin meningkatkan aliran darah untuk menyuplai oksigen, dan nutrisi ke seluruh jaringan otot. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh dan perbedaan antara pemberian kopi berkombinasi gula aren dan madu terhadap endurance dan power pemain futsal putra. Sampel dalam penelitian ini adalah pemain futsal putra SMK Makarya berjumlah 18 subjek, diambil dengan teknik purposive sampling, terbagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok pemberian kopi dan gula aren, kopi dan madu dan pemberian air mineral sebagai kontrol. Metode penelitian ini adalah Experimental dengan Nonequivalent Control Group Design. Hasil penelitian terdapat pengaruh sebelum dan sesudah perlakuan power pada pemberian kopi dan gula aren p-value 0,014, kopi dan madu p-value 0,016, dan air mineral p-value 0,002, sedangkan pada endurance ada pengaruh sebelum dan sesudah melakukan endurance pada pemberian air mineral dengan nilai p-value 0,009. Power dan endurance tidak ada perbedaan pada pemberian kopi dan gula aren, kopi dan madu, dengan nilai p-value 0,442, dan 0,188. Adanya peningkatan power dan endurance lebih tinggi pada kelompok pemberian kopi dan gula aren dibandingkan dengan kopi dan madu, dan air mineral. Kesimpulan adalah kelompok yang mengkonsumsi kopi dan gula aren lebih efektif meningkatkan power dan enduranceberdasarkan nilai rata-rata. Sebaiknya dilakukan optimalisasi formula minuman kopi kombinasi sebelum diterapkan pada atlet.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA MURID SEKOLAH DASAR DI SD INPRES GALANGAN KAPAL KOTA MAKASSAR Saskiyanto Manggabarani; Anto J. Hadi
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 4 No. 2 (2018): JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MA
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33651/jpkik.v4i2.33

Abstract

Prevalensi anemia yang tinggi pada anak sekolah membawa akibat negatif terhadap rendahnya kekebalan tubuh sehingga menyebabkan tingginya angka kesakitan. Dengan demikian konsekuensi fungsional dari anemia menyebabkan menurunnya kualitas sumber daya manusia. Desain penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional study dengan tujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia di Sekolah Dasar Negeri Inpres Galangan Kapal Kota Makassar dengan populasi sebanyak 108 murid dan sampel 82 murid dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian diperoleh bahwa pengetahuan (p=0,034), pola makan (p=0,009), perilaku jajan (p=0,000) berhubungan dengan kejadian anemia di SD Inpres Galangan Kapal dengan nilai ?=0,05. Kesimpulan diperoleh ada hubungan pengetahuan, pola makan dan perilaku jajan dengan kejadian anemia pada murid. Diharapkan pihak sekolah perlu melakukan upaya promotif dan preventif terutama peningkatan konsumsi makanan yang mengandung mineral mikro serta menjaga perilaku hidup bersih dan sehat.
Faktor yang Berhubungan dengan Budaya Pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Makale Selatan Kabupaten Tana Toraja Zadrak Tombeg; Erni Yetti R.; Anto J. Hadi; Saskiyanto Manggabarani
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.16436

Abstract

Tana Toraja Regency is experiencing cultural changes and modernization that can affect the practice of exclusive breastfeeding. Technological developments and outside cultural influences can cause shifts in traditional values ??and practices. The Tana Toraja culture has conflicting values ??related to the practice of exclusive breastfeeding. For example, traditional values ??that respect and prioritize family ties can go hand in hand with the practice of exclusive breastfeeding. However, other cultural factors such as customs involving supplementary feeding of infants may conflict with this practice. Cultural factors that involve the role of the family and society can be an obstacle in the practice of exclusive breastfeeding. This study aims to identify cultural factors that support exclusive breastfeeding. Type and design of a quantitative study using a cross-sectional study design conducted at the Makale Selatan Public Health Center, Tana Toraja Regency from May to June 2023. The population and sample were all 108 breastfeeding mothers with accidental sampling as the sample. The collection and processing of the data used were primary and secondary data using a questionnaire, as well as statistical analysis using the chi-square test and logistic regression. The results showed that the role of the elderly (p=0.017), the role of the family (p=0.001), religious and belief factors (p=0.014), traditions and cultural heritage (p=0.001) were related to the culture of exclusive breastfeeding, and the role of the elderly was the variable most related to Exp (B) = 12.320. The conclusion is that the role of the elderly, the role of the family, religious and belief factors and traditions and cultural heritage are factors that cause a culture of exclusive breastfeeding, so that programmed education efforts are needed regarding sustainable prenatal classes. By knowing these factors, appropriate strategies and interventions can be developed to promote the practice of exclusive breastfeeding in Tana Toraja District.
Edukasi Aktivitas Fisik dalam Pencegahan Obesitas di Madrasah Tsanawiyah Aisyiyah Kota Binjai Saskiyanto Manggabarani; Anto J. Hadi; Syamsopyan Ishak
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2020): Edisi Januari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/.v1i1.4601

Abstract

Obesitas merupakan masalah epidemi kesehatan yang sangat penting terjadi pada anak-anak hingga orang dewasa khususnya pada masa remaja, hal ini menjadi penyebab kematian kelima di tingkat global. Obesitas dapat menyebabkan meningkatnya risiko penyakit degeneratif dan kematian. Obesitas juga dilaporkan sebagai sebuah fenomena kompleks yang dipengaruhi oleh genetik dan keluarga. Peningkatan prevalensi keseluruhan obesitas pada anak-anak dan remaja disebabkan oleh faktor lingkungan, dan khususnya perilaku terkait dengan diet atau pola makan dan aktivitas fisik terutama keseimbangan positif antara pengeluaran energi dan asupan energi merupakan penyebab yang mendasari kemungkinan obesitas. Diagnosis dan penanganan obesitas sangat sulit dan harus dilakukan berhati-hati, karena anak masih dalam proses pertumbuhan. Oleh karena itu, upaya yang lebih penting adalah mencegah terjadinya obesitas pada anak sedini mungkin dan untuk itu dibutuhkan peran orang tua dalam pengawasan pertumbuhan anak. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi aktivitas fisik dalam pencegahan obesitas di madrasah tsanawiyah aisyiyah kota binjai. Metode yang dilakukan yaitu penyuluhan dan pembagian lefleat tentang pengertian, gejala , etiologi penyebab terjadi obesitas, dampak serta upaya pencegahan. Pengembangan program pengabdian masyarakat lebih optimal dengan integrasi program kegiatan akademik sekolah, dinas dan pemerintah terkait yang dilakukan secara berkala dan berkelanjutan.
The Effect of Pelvic Rocking Exercise and Buteyko Exercise on Reducing Primary Dysmenorrhea Pain Levels Diana Rhismawati Djupri; Irfan Said; Hanik Rohmah Irawati; Saskiyanto Manggabarani
Jurnal Keperawatan Padjadjaran Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Keperawatan Padjadjaran
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkp.v10i1.1938

Abstract

Background: Dysmenorrhea is cramping pain and is often followed by lower back pain, nausea and vomiting, headache and diarrhea. Dysmenorrhea refers to the overall pain symptoms that arise during menstruation, there are 2 types of dysmenorrhea, namely, primary and secondary dysmenorrhea. is a cyclic menstrual pain without pathological abnormalities in the pelvis is called Primary dysmenorrhea. There are 2 types of Management primary dysmenorrhea which are pharmacological and non-pharmacological. The treatment for Non-pharmacological can be done with pelvic rocking exercise and Buteyko Exercise. The movements in pelvic rocking exercise and Buteyko Exercise can stimulate the body to release endorphins which function as natural sedative hormones, and can also facilitate blood flow to the uterus so that pain is reduced. Purpose:The effect of pelvic rocking exercise and Buteyko Exercise on reducing pain in primary dysmenorrhea was the purpose of this research. Methods: This research is a quantitative study with a quasi-experimental design, pre-test and post-test designs. Nonequivalent control group design. The amount of the sample are 58 people by using purposive sampling technique. The research instrument used a standard operating procedure sheet for pelvic rocking exercise and Buteyko Exercise, a monitoring sheet, a stop watch and a numeric rating scale pain measurement sheet. The hypothesis is tested by using the independent T Test. Results: Before the intervention, the p-value was 0.063. The results of this research was p value 0.001. Conclusion: This research can also be used as input for nurses to make new decisions in improving the quality of nursing care with non-pharmacological therapeutic approaches. There is an effect of pelvic rocking exercise and Buteyko Exercise on reducing pain in primary dysmenorrhea. The results of this research can be used as a contribution of thoughts and references as a more in-depth study of pain reduction in primary dysmenorrhea.
PERBEDAAN MINUMAN ISOTONIK ALAMI AIR KELAPA DENGAN AIR GULA AREN TERHADAP STATUS HIDRASI DAN PERFORMA ATLET FUTSAL Anggraini, Revita Dwi; Pradana, Arya Kemal; Manggabarani, Saskiyanto; Tanuwijaya, Rani Rahmasari
Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2022): November: Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jrik.v2i3.668

Abstract

Futsal merupakan olahraga yang membutuhkan ketahanan fisik yang lebih dibandingkan dengan sepak bola. Banyaknya tenaga yang dikeluarkan oleh pemain mengakibatkan kelelahan sebelum pertandingan berakhir. Kelelahan dapat menyebabkan seseorang mengalami dehidrasi dan menurunkan performa. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air kelapa dan air gula aren terhadap status hidrasi dan performa pada pemain futsal SMK Makarya 1 Jakarta. Metode yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dengan pendekatan Nonequivalent Control Group Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling diperoleh sebanyak 18 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan sebelum dan setelah perlakuan pada kelompok air kelapa muda, air gula aren muda dan air mineral (p-value=0,00) terhadap status hidrasi. Terdapat pengaruh yang signifikan sebelum dan setelah perlakuan pada kelompok air kelapa muda dan air gula terhadap performa (p-value=0,027 dan p-value=0,028). Tidak terdapat pengaruh yang signifikan sebelum dan setelah perlakuan pada kelompok air mineral terhadap performa (p-value=0,917). Adanya peningkatan status hidrasi dan performa lebih tinggi pada kelompok air kelapa dibandingkan dengan air gula aren dan air mineral. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kelompok yang mengonsumsi air kelapa muda lebih efektif meningkatkan status hidrasi dan performa.
Pengaruh Intervensi Perilaku Jajan Sehat terhadap Pencegahan Anemia Gizi pada Anak Usia Sekolah Dasar di Kota Makassar Sudarman, Sumardi; J. Hadi, Anto; Manggabarani, Saskiyanto; Ishak, Syamsopyan
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 10 No. 1: JUNE 2020
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (943.812 KB) | DOI: 10.56338/pjkm.v10i1.1143

Abstract

Prevalensi anemia gizi besi pada anak Sekolah Dasar sebagian besar disebabkan kekurangan zat besi dalam makanan. Akibat nyata dari anemia gizi terhadap kualitas sumber daya manusia tergambar pada penurunan prestasi belajar anak sekolah dasar.Tujuan penelitian ini adalah menilai besar perubahan perilaku jajan sehat sebelum dan sesudah intervensi. Penelitian dilakukan di Sekolah Dasar Kota Makassar pada tahun 2019. Desain Quasy Eksperiment melalui pretest-post-test with control group design. Sampel adalah anak anemia pada Sekolah Dasar dipilih secara purposive sampling yang terdiri atas kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Intervensi penelitian selama 3 bulan dengan pemberian modul perilaku jajan sehat dan leflet, setiap bulan dilakukan pemantauan anak menggunakan Food Recall modifikasi, kuesioner, dan penilaian anemia dengan Cyanmethemoglobin. Data dianalisis dengan analisis univariat dan bivariat dengan Independent t-test, Mann-Whitney test dan Paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan jajan (p=0,000), sikap jajan (p=0,000), tindakan jajan (p=0,000) bermakna terhadap perilaku pencegahan anemia. Kesimpulan diperoleh bahwa ada perbedaan perilaku jajan setelah intervensi pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Perubahan perilaku jajan lebih tinggi pada kelompok perlakuan dibandingkan kelompok kontrol. Disarankan pihak sekolah perlu melakukan upaya promotif – preventif terhadap kejadian anemia melalui program usaha kesehatan sekolah.
Pengaruh Model Edukasi Deteksi Dini Risiko Stunting Dengan Metode Peer Educator Gizi Terhadap Remaja Perempuan Di Kabupaten Tapanuli Selatan Harahap, Dewani; Hadi, Anto J.; Sujoko, Edy; Rangkuti, Juni Andriani; Hasibuan, Ahmad Safii; Manggabarani, Saskiyanto
Jurnal Dunia Gizi Vol 6, No 1 (2023): Edisi Juni
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jdg.v6i1.5906

Abstract

Latar Belakang: Remaja perempuan yang cenderung rentan terhadap stunting karena masa pertumbuhan dan peran penting dalam mengasuh anak-anaknya. Selain itu juga berperan sebagai peer educator di lingkungannya, memberikan informasi tentang gizi dan stunting. Tujuan: Untuk menguji pengaruh model edukasi deteksi dini risiko stunting dengan metode peer educator gizi terhadap pengetahuan, sikap dan perilaku remaja perempuan dalam mencegah stunting di Kabupaten Tapanuli Selatan. Metode: Penelitian ini metode eksperimental dengan desain pretest-posttest control group design. Penelitian ini berlangsung selama 6 bulan, dengan tahap pra-intervensi, intervensi, dan tahap pasca-intervensi yang masing-masing memiliki jadwal tertentu. Penelitian ini melibatkan sampel remaja perempuan usia 13-18 tahun yang tersebar di Kabupaten Tapanuli Selatan. Sampel dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok intervensi diberikan model edukasi deteksi dini risiko stunting dengan metode peer educator gizi dan kelompok kontrol tidak mendapatkan intervensi. Sampel penelitian terdiri dari remaja perempuan di dua sekolah di Kabupaten Tapanuli Selatan yang dipilih secara acak. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner penelitian serta data dianalisis secara univariate, bivariate dan multivariate. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan dampak positif yang kuat dari intervensi edukasi ini pada pengetahuan, sikap, dan perilaku remaja perempuan dalam upaya mencegah stunting. Mereka yang menjadi peer educator di komunitas juga memperluas dampak edukasi ini dengan menciptakan perubahan positif dalam perilaku gizi anak-anak di sekitarnya. Kesimpulan: model edukasi deteksi dini risiko stunting dengan metode peer educator gizi memiliki pengaruh positif dan signifikan pada pengetahuan, sikap, dan perilaku remaja perempuan terkait pencegahan stunting. Edukasi ini diharapkan dapat memperkuat kesehatan anak-anak dan kualitas hidup di masa depan, serta berperan dalam pembangunan masyarakat yang lebih sehat. Dengan memberikan pengetahuan yang tepat dan mengubah sikap serta perilaku, model ini membuka jalan menuju upaya pencegahan stunting yang lebih efektif dan berkelanjutan di kalangan remaja perempuan.
Rasio Lingkar Pinggang Panggul, Asupan Serat, Betakaroten dengan Kadar Gula Darah: A Cross Sectional Study Tanuwijaya, Rani Rahmasari; Hutabarat, Setyowati Erineta; Manggabarani, Saskiyanto
Jurnal Dunia Gizi Vol 7, No 1 (2024): Edisi Juni
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jdg.v7i1.6250

Abstract

Pendahuluan: Diabetes Melitus merupakan kondisi dimana tubuh seseorang memiliki kadar gula darah yang melebihi batas normal. Faktor yang mempengaruhi diabetes melitus salah satunya adalah, asupan makan dan kelebihan berat badan. Konsumsi lemak yang tinggi dapat meningkatkan rasio lingkar pinggang panggul yang selanjutnya berhubungan dengan kadar gula darah. Asupan serat dan betakaroten yang baik juga mempengaruhi penurunan kadar gula darah.Tujuan: Menganalisis hubungan antara rasio lingkar pinggang panggul, asupan serat dan asupan betakaroten dengan kadar gula darah pada Guru Sekolah Dasar. Metode dan Sampel; Desain penelitian ini adalah cross sectional. Sampel yang digunakan berjumlah 120 guru di wilayah kecamatan Cilandak. Teknik pengambilan menggunakan purposive sampling dengan kriteria inklusi adalah guru SD yang bekerja di wilayah kecamatan Cilandak, berusia 25-60 tahun, bersedia menjadi responden dan tidak berpuasa. Adapun kriteria eksklusi yaitu responden tidak menyetujui untuk berpartisipasi, memiliki riwayat penyakit diabetes melitus, serta mengonsumsi obat penurun kadar glukosa darah. Variabel dalam penelitian ini adalah rasio lingkar pinggang panggul, asupan serat dan betakaroten serta kadar gula darah yang diuji menggunakan uji korelasi spearman. Hasil: Sebanyak 68% responden memiliki rasio lingkar pinggang panggul tidak normal. Sebagian besar responden memiliki asupan serat yang kurang kurang yaitu sebesar 88%. Sebanyak 92% responden memiliki asupan betakaroten yang kurang. Sebesar 100% responden memiliki kadar gula darah sewaktu normal. Hasil uji korelasi spearman menunjukkan rasio lingkar pinggang panggul (p=0,098), asupan serat (p=0,245), asupan betakaroten (p=0,392) dengan kadar gula darah. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara rasio lingkar pinggang panggul, asupan serat, dan betakaroten dengan kadar gula darah.Kata Kunci: Betakaroten, Serat, Kadar Gula Darah, Rasio Lingkar Pinggang Panggul.
Co-Authors Abriyani, Afifah Hasna Ahmad Safii Hasibuan Amalia, Zuliana Anggraini, Revita Dwi Anto Anto Anto Anto, Anto Anto J. Hadi Anto J. Hadi Anto J. Hadi Arya Kemal Pradana Asriani I Laboko Cristandy, Muhammad Dian Zuiatna Diana Rhismawati Djupri Dini Lestrina Djupri, Diana Rhismawati Endang Maryanti Erni Yetti R Erni Yetti R Erni Yetti R. Febriyanti, Lilian Ferusgel, Agnes Fitriawaty Fitriawaty Ginta Siahaan Gita Restiana Hadi, Anto J. Hadi, Anto J. Hanik Rohmah Irawati Hapiz Arlanda Sani Harahap, Dewani Harahap, Nova Lila Hasanah Pratiwi Harahap Hasibuan, Ahmad Safii Hatta, Herman Herlina Gea Hutabarat, Setyowati Erineta Ida Andriani Indra Maulana Irfan Said Irfan Said Ishak, Syamsopyan J. Hadi, Anto Januariana, Neni Ekowati Kusuma, Andini Permata Lastari, Asdi Lucy Widasari Maryanti, Endang Melani, Dyah Opsa Condro Wati Muhammad Riswal Nababan, Agnes Sry Vera Nathi, Shiti Rahajeng Nurhafsah Tiro Nurjannah, Henny Pasaribu, Sudana Fatahillah Permayasa, Nayodi Pradana, Arya Kemal Putri Diah Pemiliana Rahmi Hanuddin Rangkuti, Juni Andriani Rani Rahmasari Tanuwijaya Rapida Saragih Restiana, Gita Rezeki, Sri Hartati Indah Said, Irfan Said, Irfan Said, Irfan Salim, Sahila Tania Selfi Bunga Selvia Febriani Setiawati, Diah Rahayu Siregar, Dian Mayasari Sujoko, Edy Sumardi Sudarman Sumardi Sudarman, Sumardi Syamsopyan Ishak Syamsopyan Ishak Tampubolon, Ida Lestari Tiro, Nurhafsah Tombeg, Zadrak Umar, Masriani Wahyu Permata Sri Tunggal Djati Wanda Lestari Wanda Lestari, Wanda Yetti R, Erni Yuka Oktafirnanda Zadrak Tombeg Zadrak Tombeg