Claim Missing Document
Check
Articles

Kekurangan Energi Kronik, Pengetahuan, Asupan Makanan dengan Stunting: Cross-Sectional Study Manggabarani, Saskiyanto; Tanuwijaya, Rani Rahmasari; Said, Irfan
Journal of Nursing and Health Science Vol. 1 No. 1 (2021): Edisi Oktober
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jnhs.v1i1.13

Abstract

Anak umur periode 2 tahun termasuk periode kritis dan masa emas dalam pertumbuhan dan perkembangan otak yang optimal. Malnutrisi yang terjadi pada anak usia ini akan menyebabkan masalah gizi seperti obesitas dan stunting. Angka kejadi stunting dan obesitas pada anak setiap tahunya meningkat yang disebabkan oleh beberapa pemicu utama termasuk pengetahuan pengasuh, sosial ekonomi serta asupan makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat signifikansi kekurangan energi kronik, pengetahuan, asupan dengan stunting baduta. Metode penelitian menggunakan analisis kuantitatif dengan teknik survey serta desain cross sectional study. Sampel diseleksi dengan Teknik purposive sampling sebanyak 185 baduta yang telah memenuhi kiteria tidak menderita penyakit infeksi, umur 6-24 bulan, tidak lahir prmeatur, berat bayi lahir rendah, dan pangasuh bersedia untuk di wawancara. Data diperoleh menggunakan metode wawancara dengan kuesioner, formular food recall, timbangan digital, microtoise dan LILA. Analis data menggunakan uji korelasi dan determinasi (R2) dengan tingkat signifikansi nila p <0,05. Hasil ditemukan bahwa kekuerangan energi kronik, pengetahuan, dan asupan makanan diperoleh ada hubungan yang signifikan terhadap kejadian stunting dengan nilai p-value <0,05. Semakin tinggi pengetahuan ibu dan asupan makan anak akan seiring dengan meningkatkatnya status gizi juga namun sebaliknya status KEK ibu semakin meningkat tidak meyebakan pengkatan status gizi baduta.
Korelasi Status Gizi, Asupan Natrium, Asupan Serat terhadap Tekanan Darah: A Cross Sectional Study Tanuwijaya, Rani Rahmasari; Manggabarani, Saskiyanto; Melani, Dyah Opsa Condro Wati
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2023.7.2.16383

Abstract

The aim of this research is to determine the direction and strength of the relationship between nutritional status, sodium intake and fiber intake on systolic and diastolic blood pressure. This type of research is quantitative with a cross-sectional study approach. The research was conducted in November 2020 at the UPT Puskesmas Jombang, South Tangerang City with 100 adult respondents aged 36-45 years who were selected using the Purposive Sampling Technique. Data collection used data analysis tools using the Pearson Correlation test. The results of the correlation test of nutritional status, sodium, and fiber intake on systolic have a p value of 0.096; 0.912; 0.054 and has an r value of 0.162; 0.193; 0.011. The results of the correlation test analysis of nutritional status, sodium and fiber intake on diastole have a p value of 0.058; 0.250; 0.074. Nutritional status, sodium and fiber intake have no correlation with systolic and diastolic blood pressure. More in depth studies at the molecular level are needed to identify in more detail the risk factors for hypertention in the adult group. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui arah dan kekuatan hubungan status gizi, asupan natrium, dan asupan serat terhadap tekanan darah sistolik dan diastolik. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian dilakukan pada November 2020 di UPT Puskesmas Jombang Kota Tangerang Selatan dengan jumlah responden dewasa berusia 36-45 tahun sebanyak 100 orang yang dipilih menggunakan Teknik Purposive Sampling. Analisis data yang digunakan uji Korelasi Pearson. Hasil uji korelasi status gizi, asupan natrium, dan serat terhadap sistolik memiliki nilai p yaitu 0,096; 0,912; 0,054 serta memiliki nilai r yaitu 0,162; 0,193; 0,011. Hasil analisis uji korelasi regresi status gizi, asupan natrium, dan serat terhadap diastolik memiliki nilai p yaitu 0,058; 0,250; 0,074. Status gizi, asupan natrium, dan serat tidak memiliki korelasi terhadap tekanan darah sistolik dan diastolik. Diperlukan kajian lebih dalam hingga ke tingkat molekuler untuk mengidentifikasi lebih detail faktor resiko hipertensi pada kelompok dewasa.
Pengaruh Suhu dan Waktu Pengeringan Terhadap Fisikokimia Tepung Pisang Mas Manggabarani, Saskiyanto; Tanuwijaya, Rani Rahmasari; Febriyanti, Lilian
Journal of Nursing and Health Science Vol. 2 No. 3 (2023): Edisi Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jnhs.v2i3.213

Abstract

Mas banana has the potential to be developed into flour products due to its starch, fiber, and functional compound content. This study aims to analyze the effect of various heating temperatures on the physicochemical properties of Mas banana (Musa acuminata) flour. The research design used was a one-factor Completely Randomized Design (CRD) with four treatments, namely without heating (P0), oven heating at 60°C for 6 hours (P1), 80°C for 4 hours (P2), and 100°C for 2 hours (P3), each repeated three times. The parameters analyzed included moisture, ash, protein, fat, carbohydrate, mineral (potassium and magnesium) content, and functional properties in the form of water absorption capacity (WAC) and oil absorption capacity (OAC). The results showed that increasing the heating temperature decreased the moisture, protein, and fat content significantly (p < 0.05), while the ash and carbohydrate content increased. The potassium and magnesium content decreased by approximately 15% and 13%, respectively, due to mineral volatility during heating. WAC and OAC values increased with increasing temperature, indicating partial starch gelatinization and protein denaturation, which increased water and oil binding capacity. Darkening of the flour color at higher temperatures indicates the Maillard reaction and pigment degradation. Heating at 80°C for 4 hours (P2) produced flour with the best characteristics—low moisture content, bright color, and optimal functional properties. Therefore, medium-temperature drying is recommended to produce high-quality banana flour that is physically stable and nutritionally sound, and has potential for use in functional food product formulations.
Formulasi Snack Bar Pisang Mas dengan Substitusi Daun Kelor terhadap Karakteristik Fisik dan Kandungan Gizi sebagai Pangan Fungsional Ibu Menyusui Manggabarani, Saskiyanto; Tanuwijaya, Rani Rahmasari; Abriyani, Afifah Hasna
Journal of Nursing and Health Science Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Oktober
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jnhs.v3i1.214

Abstract

Masa menyusui merupakan periode penting dalam kehidupan ibu dan bayi, di mana kebutuhan zat gizi meningkat untuk menunjang produksi air susu ibu (ASI) dan menjaga kesehatan ibu. Inovasi pangan fungsional praktis seperti snack bar dapat menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan gizi ibu menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi daun kelor (Moringa oleifera) terhadap kandungan gizi dan mutu sensorik snack bar pisang mas (Musa acuminata) sebagai pangan fungsional ibu menyusui. Penelitian menggunakan rancangan RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan empat perlakuan substitusi daun kelor (0%, 5%, 10%, dan 15%) dan tiga kali ulangan. Analisis meliputi proksimat, zat besi, kalsium, vitamin A, antioksidan, serta uji organoleptik (rasa, aroma, warna, dan tekstur). Hasil menunjukkan bahwa substitusi daun kelor berpengaruh nyata terhadap peningkatan kandungan protein, zat besi, kalsium, dan vitamin A (p
Optimalisasi Formulasi Dan Fortifikasi Vitamin B Pada Snack Brownies Crispy Daun Kelor Terhadap Daya Terima Dan Total Plate Count Sebagai Pangan Fungsional Untuk Anemia Tanuwijaya, Rani Rahmasari; Kusuma, Andini Permata; Manggabarani, Saskiyanto
Journal of Nursing and Health Science Vol. 5 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jnhs.v5i1.220

Abstract

Latar belakang: Anemia defisiensi besi masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang tinggi di Indonesia, terutama pada perempuan usia reproduktif dan remaja putri. Upaya pencegahan melalui pendekatan pangan fungsional berbasis bahan lokal menjadi solusi potensial. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan formulasi brownies crispy daun kelor (Moringa oleifera) yang difortifikasi vitamin B terhadap daya terima konsumen dan mutu mikrobiologis (Total Plate Count). Metode: Penelitian eksperimental ini menggunakan rancangan acak lengkap faktorial dua faktor: tingkat substitusi tepung daun kelor (0%, 5%, 10%, 15%) dan fortifikasi vitamin B (tanpa dan dengan fortifikasi folat dan B12). Analisis meliputi kadar proksimat, zat besi, folat, vitamin B12, uji organoleptik (warna, aroma, rasa, kerenyahan, keseluruhan), serta Total Plate Count selama penyimpanan 28 hari. Data dianalisis menggunakan ANOVA dua arah. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi daun kelor berpengaruh signifikan terhadap kadar protein (p=0.002), abu (p=0.001), dan zat besi (p=0.000), sedangkan fortifikasi vitamin B berpengaruh signifikan terhadap kadar folat (p=0.000) dan vitamin B12 (p=0.000). Tidak terdapat interaksi signifikan antara kedua faktor terhadap parameter kimia utama (p>0.05). Formulasi optimal diperoleh pada perlakuan S1F1 (5% daun kelor + fortifikasi vitamin B) dengan skor organoleptik keseluruhan 7.92 (kategori “suka”), kadar Fe 3.95 mg/100 g, folat 39.56 µg/100 g, vitamin B12 1.51 µg/100 g, dan nilai TPC
EDUCATION AND PRODUCTION OF CRISPY BROWNIES AS A FUNCTIONAL FOOD FOR ANEMIA MOTHERS WITH MORINGA LEAF FLOUR SUBSTITUTION Tanuwijaya, Rani Rahmasari; Manggabarani, Saskiyanto; Salim, Sahila Tania
Journal Community Service of Health Science Vol. 4 No. 1 (2025): February
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jcshs.v4i1.225

Abstract

Anemia defisiensi besi pada ibu merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berdampak pada peningkatan risiko komplikasi kehamilan, pertumbuhan janin terhambat, dan penurunan kualitas hidup. Upaya pencegahan anemia perlu mengintegrasikan edukasi gizi dan intervensi berbasis pangan lokal yang mudah diterapkan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran ibu mengenai pencegahan anemia melalui edukasi dan demonstrasi pembuatan brownies crispy berbasis tepung daun kelor sebagai pangan fungsional. Kegiatan dilaksanakan di Desa Pasir Buncir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor pada tahun 2024, melibatkan 40 ibu balita. Metode kegiatan meliputi ceramah, diskusi, demonstrasi pembuatan produk, serta evaluasi pengetahuan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test yang dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta mengenai anemia, dengan lebih dari 87% peserta mengalami peningkatan skor setelah edukasi. Peserta juga memperoleh keterampilan dalam mengolah brownies crispy berbahan dasar daun kelor dan pisang mas yang dinilai mudah dipraktikkan, disukai keluarga, serta memiliki potensi meningkatkan asupan mikronutrien, terutama zat besi. Pendekatan praktik langsung terbukti efektif meningkatkan motivasi, kemandirian, dan penerapan ilmu gizi di tingkat rumah tangga. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pangan lokal fungsional dapat menjadi strategi promotif dan preventif yang relevan dalam penanggulangan anemia. Program lanjutan diharapkan mencakup sesi rutin edukasi gizi dan pengembangan formulasi produk untuk optimalisasi kandungan gizi.
EDUCATION AND PRODUCTION OF FUNCTIONAL FOOD FOR BREASTFEEDING MOTHERS IN THE FORM OF BANANA BAR SNACKS WITH MORINGA LEAVES Manggabarani, Saskiyanto; Tanuwijaya, Rani Rahmasari; Febriyanti, Lilian; Restiana, Gita
Journal Community Service of Health Science Vol. 2 No. 2 (2023): August
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jcshs.v2i2.226

Abstract

Masa menyusui merupakan periode penting yang membutuhkan asupan gizi optimal untuk mendukung produksi dan kualitas Air Susu Ibu (ASI). Kurangnya asupan energi, protein, vitamin, dan mineral dapat menurunkan kualitas ASI dan berdampak pada kesehatan ibu serta bayi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui dalam memanfaatkan bahan pangan lokal, khususnya pisang mas (Musa spp.) dan daun kelor (Moringa oleifera), sebagai bahan dasar pembuatan snack bar fungsional bergizi tinggi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 13 November 2022 di Desa Sukamanah, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, dengan sasaran ibu menyusui dan kader posyandu. Metode yang digunakan meliputi edukasi gizi menggunakan media leaflet dan demonstrasi pembuatan snack bar pisang mas–daun kelor. Evaluasi dilakukan secara deskriptif untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu menyusui dari 64% menjadi 92% setelah edukasi, yang dikategorikan sangat baik. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dan mampu mempraktikkan kembali pembuatan produk di rumah. Produk snack bar yang dihasilkan memiliki cita rasa yang disukai serta berpotensi menjadi alternatif pangan fungsional yang praktis dan bergizi bagi ibu menyusui. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan gizi, keterampilan, serta kesadaran pentingnya pemanfaatan bahan lokal bergizi tinggi. Program ini diharapkan berkontribusi dalam peningkatan status gizi ibu dan bayi serta mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi keluarga.
Tatalaksana Pola Konsumsi Terhadap Status Gizi Anak Taman Kanak-Kanak Hadi, Anto J.; Ishak, Syamsopyan; Manggabarani, Saskiyanto; Said, Irfan
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.347 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v2i1.523

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Tatalaksana Pola Konsumsi Terhadap Status Gizi Anak Taman Kanak-Kanak. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan exhaustic sampling dengan jumlah sampel sebanyak 43 anak. Hasil penelitian diperoleh bahwa kebiasaan sarapan (p=0,002), frekuensi makan ( p=0,022), pola pengasuhan gizi (p=0,003), berhubungan dengan status gizi anak Taman Kanak-Kanak (< 0,05). Kesimpulan diperoleh bahwa ada hubungan kebiasaan sarapan, frekuensi makan, pola pengasuhan gizi dengan status gizi anak taman kanak-kanak. Diharapkan bagi anak melalui orang tua untuk dapat menatalaksana pola konsumsi dan membiasakan sarapan pagi sebelum anak berangkat ke sekolah, karena tubuh membutuhan asupan gizi yang didapat dari sarapan pagi untuk memelihara ketahanan fisik dan untuk meningkatkan kemampuan belajar. Orang tua berperan penting dalam pengasuhan gizi dan menyiapkan bekal sekolah anak yang sehat dan aman untuk dikonsumsi oleh anaknya agar makanan yang dikonsumsi oleh anak dapat terpantau.
Determinan Model Karakteristik Budaya Kesehatan pada Pemanfaatan Pelayanan Pencegahan Covid-19 di Puskesmas Padangmatinggi Kota Padangsidimpuan: Determinants of the Health Culture Characteristics Model in the Utilization of Covid-19 Prevention Services at the Padangmatinggi Health Center, Padangsidimpuan City Ahmad Safii Hasibuan; Saskiyanto Manggabarani; Indra Maulana; Anto J. Hadi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i2.2993

Abstract

Latar Belakang: Penerapan kebijakan pembatasan sosial berskala besar berbagai level ini bertujuan agar rantai penularan Covid-19 dapat terhambat di Indonesia. Berbagai protokol kebijakan telah dipersiapkan oleh pemerintah, termasuk dalam tatanan kesehatan guna memberikan pelayanan kesehatan di masyarakat di era Covid-19. Kondisi seperti ini ada dihadapan kita dan memerlukan perubahan menuju kehidupan normal, termasuk pemanfaatan layanan puskesmas dalam pencegahan Covid-19 dengan pendekatan karakteristik budaya dalam memberikan pelayanan kesehatan masyarakat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan model karakteristik budaya kesehatan pada pemanfaatan pelayanan pencegahan Covid-19 Di Puskesmas Padangmatinggi Kota Padangsidimpuan. Metode: Jenis penelitian adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua masyarakat yang berdomisili di Puskesmas Padangmatinggi dan teknik pengambilan sampel purphosive sampling, yaitu dengan syarat: penduduk atau masyarakat yang berdomisili Kecamatan Padangsidimpuan Selatan dan ada anggota keluarga yang sakit dalam 3 (tiga) bulan terakhir. Hasil: Penelitian diperoleh bahwa ada hubungan persepsi (p=0,000), akses layanan (p=0,005), karakteristik budaya kesehatan (p=0,001) dan sikap (p=0,000) dengan pemanfaatan pelayanan pencegahan covid-19 di puskesmas padangmatinggi. Kesimpulan: Bahwa persepsi, akses layanan, karakteristik budaya, sikap petugas merupakan faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan puskesmas dalam pencegahan Covid 19. Sehingga perlunya dukungan dan sinergitas dari berbagai lintas sektor untuk memaksimalkan pencegahan dan penanggulangan covid 19 di tingkat pelayanan primer pusat kesehatan masyarakat.
The Relationship between the Implementation of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) in the Household Environment and the Incidence of Malnutrition in Toddlers in the Batunadua Health Center Working Area Muhammad Riswal; Anto J. Hadi; Asdi Lastari; Saskiyanto Manggabarani; Syamsopyan Ishak; Nayodi Permayasa
Science Publication: Journal of Public Health and Nutrition Vol. 2 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : PT Yapindo Jaya Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64965/spjphn.v2i1.39

Abstract

ABSTRACT Malnutrition in toddlers is still a significant public health problem at the global and national levels. This study aims to analyze the relationship between the implementation of clean and healthy living behaviors (PHBS) in the household environment and the incidence of malnutrition in toddlers in the working area of the Batunadua Health Center. Methods: This study used an analytical quantitative design with a cross sectional study approach. The population and sample are all toddlers registered in the Batunadua Health Center area. Data were collected using questionnaires and weight measurements of toddlers based on the BB/U index. Data analysis was conducted using the chi-square test with a significance level of α = 0.05. There was a relationship between the history of exclusive breastfeeding and the incidence of malnutrition (p=0.001), there was a relationship between diet and the incidence of malnutrition (p=0.018). There was no association between immunization history (p=0.128) and handwashing habit with soap (p=0.072) with the incidence of malnutrition in toddlers. It was found that exclusive breastfeeding and diet were significantly related to the incidence of malnutrition in toddlers. Immunization and soap hand washing habits did not show a significant relationship in this study. So it is necessary to increase nutritional literacy for families under five. Keywords: PHBS; malnutrition; news; exclusive breast milk; diet.
Co-Authors Abriyani, Afifah Hasna Ahmad Safii Hasibuan Amalia, Zuliana Anggraini, Revita Dwi Anto Anto Anto Anto, Anto Anto J. Hadi Anto J. Hadi Anto J. Hadi Arya Kemal Pradana Asriani I Laboko Cristandy, Muhammad Dian Zuiatna Diana Rhismawati Djupri Dini Lestrina Djupri, Diana Rhismawati Endang Maryanti Erni Yetti R Erni Yetti R Erni Yetti R. Febriyanti, Lilian Ferusgel, Agnes Fitriawaty Fitriawaty Ginta Siahaan Gita Restiana Hadi, Anto J. Hadi, Anto J. Hanik Rohmah Irawati Hapiz Arlanda Sani Harahap, Dewani Harahap, Nova Lila Hasanah Pratiwi Harahap Hasibuan, Ahmad Safii Hatta, Herman Herlina Gea Hutabarat, Setyowati Erineta Ida Andriani Indra Maulana Irfan Said Irfan Said Ishak, Syamsopyan J. Hadi, Anto Januariana, Neni Ekowati Kusuma, Andini Permata Lastari, Asdi Lucy Widasari Maryanti, Endang Melani, Dyah Opsa Condro Wati Muhammad Riswal Nababan, Agnes Sry Vera Nathi, Shiti Rahajeng Nurhafsah Tiro Nurjannah, Henny Pasaribu, Sudana Fatahillah Permayasa, Nayodi Pradana, Arya Kemal Putri Diah Pemiliana Rahmi Hanuddin Rangkuti, Juni Andriani Rani Rahmasari Tanuwijaya Rapida Saragih Restiana, Gita Rezeki, Sri Hartati Indah Said, Irfan Said, Irfan Said, Irfan Salim, Sahila Tania Selfi Bunga Selvia Febriani Setiawati, Diah Rahayu Siregar, Dian Mayasari Sujoko, Edy Sumardi Sudarman Sumardi Sudarman, Sumardi Syamsopyan Ishak Syamsopyan Ishak Tampubolon, Ida Lestari Tiro, Nurhafsah Tombeg, Zadrak Umar, Masriani Wahyu Permata Sri Tunggal Djati Wanda Lestari Wanda Lestari, Wanda Yetti R, Erni Yuka Oktafirnanda Zadrak Tombeg Zadrak Tombeg