Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor Sosio-Demografis yang Berpengaruh Terhadap Tingkat Minat Konsumen Usaha Bakeri dalam Penggunaan Green Packaging Andani, Wily; Deliana, Yosini; Trimo, Lucyana
Agri Wiralodra Vol. 17 No. 2 (2025): pemasaran dan potensi usaha
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agriwiralodra.v17i2.128

Abstract

Dampak lingkungan yang disebabkan oleh timbulan sampah plastik menyebabkan kekhawatiran serius. Usaha bakeri masih menggunakan plastik sebagai kemasan dari produk yang diusahakannya. timbulan sampah akibat dari kemasan plastik produk bakeri diproyeksikan mencapai ±2,27 ton per tahun. Penggunaan green packaging merupakan solusi dari permasalahan pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh sampah plastik akibat dari kemasan. Peningkatan penggunaan green packaging dapat dicapai dengan diawali peningkatan minat. Diduga faktor sosio-demografis yaitu jenis kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, dan frekuensi pembelian produk dapat mempengaruhi minat konsumen. Responden terdiri dari 100 orang konsumen usaha bakeri di Kecamatan Indramayu melalui teknik pengambilan sampel systematic random sampling. Pengujian tingkat minat konsumen menggunakan skala likert dan analisis regresi logistik multinominal digunakan untuk pengujian hipotesis untuk melihat pengaruh dari masing-masing variabel terhadap variabel respon berupa kategorik yang bersifat dichotomus lebih dari dua. Hasil temuan yang diperoleh adalah tingkat minat konsumen dalam penggunaan green packaging termasuk pada kategori tinggi, Secara bersama-sama, paling tidak ada satu variabel jenis kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, dan frekuensi pembelian yang berpengaruh pada tingkat minat konsumen dalam penggunaan green packaging. Pengaruh variabel secara parsial, pada tingkat minat yang rendah variabel usia 45 sampai dengan 54 Tahun, dan frekuensi pembelian produk 2-3 hari sekali berpengaruh signifikan pada tingkat minat konsumen dalam penggunaan green packaging. Pada kategori minat sedang tidak ada variabel yang berpengaruh signifikan. Sedangkan pada kategori minat tinggi dipengaruhi secara signifikan oleh variabel usia 25 sampai dengan 34 Tahun, Pendapatan Rp 4.800.001 sampai dengan Rp 7.200.000, dan frekuensi pembelian produk 2-3 kali sebulan. The environmental impact caused by the generation of plastic waste is a cause for serious concern. The bakery business still uses plastic as the packaging for the products it produces. waste generation as a result of plastic packaging for bakery products is projected to reach ±2.27 tons per year. The use of green packaging is a solution to the problem of environmental pollution caused by plastic waste resulting from packaging. Increasing the use of green packaging can be achieved by starting with increased interest. Allegedly the factors of gender, age, education, occupation, income, and the frequency of product purchases can affect consumer interest. Respondents consisted of 100 bakery business consumers in Indramayu Subdistrict through a systematic random sampling technique. Testing the level of consumer interest using a Likert scale and multinominal logistic regression analysis is used for testing the hypothesis to see the effect of each variable on the response variable in the form of a categorical dichotomous which is more than two. The findings obtained are that the level of consumer interest in the use of green packaging is included in the high category. Taken together, there is at least one variable: gender, age, education, employment, income, and purchase frequency that affect the level of consumer interest in using green. packaging. The effect of variables partially, at a low level of interest, is the variable age 45 to 54 years, and the frequency of product purchases once every 2-3 days has a significant effect on the level of consumer interest in using green packaging. In the medium interest category there are no variables that have a significant effect. Whereas in the high interest category it is significantly influenced by the age variable 25 to 34 years, income of IDR 4,800,001 to IDR 7,200,000, and the frequency of product purchases 2-3 times a month.
Analisis Pengaruh Pengetahuan Lingkungan dan Kepedulian Lingkungan Terhadap Pemilihan Kemasan pada Konsumen Usaha Bakeri Andani, Wily; Deliana, Yosini; Trimo, Lucyana
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i8.61462

Abstract

Dampak lingkungan dari sampah plastik sangat besar. Toko bakeri masih menggunakan kemasan plastik. Kemasan plastik untuk produk bakeri diperkirakan menghasilkan ± 2,27 ton sampah setiap tahunnya. Oleh karena itu, kemasan ramah lingkungan harus ditingkatkan. Kemasan kertas dapat didaur ulang dengan lebih baik. Kesadaran dan pengetahuan lingkungan telah ditingkatkan untuk mendorong orang memilih kemasan ramah lingkungan, namun beberapa konsumen masih lebih memilih plastik untuk produk bakeri. Studi ini mengkaji bagaimana pengetahuan dan kesadaran lingkungan memengaruhi pilihan kemasan plastik dan kertas pelanggan toko bakeri. Pemilihan acak sistematis memilih 100 pelanggan perusahaan bakeri Kabupaten Indramayu. Pendekatan regresi logistik biner menguji hipotesis untuk menentukan bagaimana setiap variabel memengaruhi variabel respons dalam dua kategori dikotomis. Tidak ada pengaruh signifikan variabel independen terhadap variabel dependen. Pemilihan kemasan konsumen tidak dipengaruhi oleh pengetahuan dan kesadaran lingkungan. Informasi lingkungan memiliki dampak yang kecil terhadap pilihan kemasan konsumen. Kesadaran lingkungan juga tidak memengaruhi pilihan kemasan konsumen. Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman lingkungan tidak menjamin perilaku konsumen yang pro-lingkungan.
Model Pentahelix dalam Pengembangan Usaha Rengginang di Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung Awaludin, Mochamad Bashiir; Trimo, Lucyana; Sendjadja, Tuhpawana Priatna
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i1.20675

Abstract

The rengginang business in Ciparay Sub-district, Bandung Regency, holds significant economic potential as part of the MSME sector, yet faces various challenges such as limited capital, lack of management training, fluctuating raw material prices, and difficulties accessing modern markets, exacerbated by the impact of the COVID-19 pandemic. This study aims to identify the constraints, expectations, and solutions for developing the rengginang business through the Pentahelix approach, which involves collaboration among academics, government, business, community, and media. Employing a qualitative method with in-depth interviews of 104 rengginang entrepreneurs, field observations, and thematic analysis, the study found that the main constraints include limited capital, complex licensing processes, manual bookkeeping, dependence on weather, and weak digital marketing. Proposed solutions encompass capital assistance, management and digital marketing training, simplified licensing, and the establishment of an entrepreneur community to strengthen networks and innovation. The Pentahelix approach is expected to create synergy among stakeholders to enhance productivity and welfare of rengginang entrepreneurs sustainably.
Komparasi Pendapatan Usahatani Bawang Merah Berdasarkan Sumber Pembiayaan di Kabupaten Nganjuk Farianto, Aris; Karyani, Tuti; Trimo, Lucyana
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 9 No. 2 (2021): Desember 2021 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2021.9.2.88-104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara pendapatan petani yang mengakses kredit lembaga keuangan formal dan informal. Penelitian dilakukan di Kabupaten Nganjuk. Pengambilan sampel menggunakan purposive Sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebnayak 100 petani bawang merah yang mengakses kredit lembaga keuangan formal dan informal. Metode penelitian menggunakan pendekatan analisis kuantitatif. Analisis data menggunakan analisis matematik untuk mengetahui perbedaan pendapatan petani bawang merah yang mengakses kredit ke lembaga keuangan formal dan informal. Analisis statistik menggunakan Independent Sampel T Test, untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan pendapatan petani bawang merah yang mengakses kredit pada lembaga keuangan formal dan informal. Hasil penelitian menunjukan rata-rata pendapatan petani bawang merah yang mengakses lembaga keuangan formal sebesar Rp. 35.852.746,43 per musim tanam, sedangkan rata-rata pendapatan petani bawang merah yang mengakses lembaga keuangan informal sebesar Rp. 16.317.527,62 per musim tanam. Perbedaan pendapatan disebabkan oleh luas lahan yang ditanami oleh petani dan jumlah produksi bawang merah dan berdasarkan analisis perbedaan (Komparasi) pendapatan usahatani bawang merah yang mengakses kredit ke lembaga keuangan formal dan informal dengan uji beda dengan hasil Fhitung lebih besar dari Ftabel dan Thitung lebih besar dari Ttabel dengan signifikan 0,00, dengan keputusan tolak Ho terima H1, artinya terdapat perbedaan nyata antara usatani bawang merah yang mengakses kredit ke lembaga keuangan formal dan informal
Celebrity Endorsement Produk Hortikultura Online pada Era Digital di PT. Tani Hub Indonesia Mirfazli, Miluniqa Yasmin; Hermita Sadeli, Agriani; Trimo, Lucyana; Setiawan, Iwan
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2022.10.2.312-324

Abstract

Mengembangkan usaha di era digital ini berkaitan dengan perubahan perilaku dan pola belanja masyarakat yang biasanya berbelanja secara offline menjadi online. Dengan perkembangan digital, konsumen mampu melakukan kegiatan belanja di e-commerce­ yang bisa diakses dimana saja dan kapan saja. Kegiatan pemasaran pun kian berkembang, salah satunya adalah strategi pemasaran Celebrity Endorsement yang saat ini sedang banyak dilakukan pengusaha. Dengan mengandalkan popularitas selebriti, produk yang dijual dapat menjangkau konsumen di luar kota maupun luar negri. Celebrity Endorsement ini biasa diterapkan pada produk kecantikan atau fashion, tetapi salah satu e-commerce agribisnis yang menjual produk hortikultura menggunakan strategi ini, yaitu Tani Hub. Tujuan dari penelitian ini adalah peneliti ingin mengetahui bagaimana selebriti dapat mempengaruhi keinginan membeli konsumen terhadap produk hortikultura yang dijual secara online oleh e-commerce agribisnis Tani Hub, kemudian faktor apa yang paling mempengaruhinya serta bagaimana peran selebriti ini terhadap media sosial Tani Hub. Metode penelitian ini kuantitatif dilakukan dengan menggunakan teknik analisis data PLS-SEM. Responden penelitian sebanyak 100 yang berasal dari followers Instagram Tani Hub. Teknik penentuan responden menggunakan teknik non probability sampling. Hasil penelitian menunjukkan hanya satu variabel yang berpengaruh secara signifikan yaitu Attractiveness yang menjadi faktor yang paling berpengaruh. Variabel sisanya yaitu Truthwthiness, Expertise dan Celebrity Match-Up tidak berpengaruh signifikan. Peran terbesar selebriti adalah dengan meningkatkan followers pada media sosial Tani Hub.
Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Sayuran Terhadap Pengguna E-Wallet Go-Pay di Kota JABODETABEK Darmawan, Aurora Shelbiana Putri; Putri Darmawan, Aurora Shelbiana; Trimo, Lucyana
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2022.10.2.211-221

Abstract

Pembelian bahan makanan seperti sayur mengalami peningkatan melalui era digital selama masa pandemi. Tidak hanya itu, sistem pembayaran di Indonesia juga terbilang cukup pesat melalui produk uang elektronik berbasis aplikasi yaitu e-wallet. Hal ini menuntut pebisnis komoditas sayuran dan perusahaan Go-Pay dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen dengan mengikuti perkembangan teknologi secara aman. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik dan proses keputusan pembelian sayuran yang dilakukan oleh konsumen dengan menggunakan e-wallet Go-Pay sebagai metode pembayaran, serta mengetahui faktor yang mempengaruhi konsumen dalam melakukan keputusan pembelian sayuran melalui e-wallet Go-Pay di Kota JABODETABEK. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis faktor. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian sayuran oleh pengguna e-wallet Go-Pay di Kota JABODETABEK yaitu, faktor kemudahan transaksi dan kualitas, sosial dan harga, serta diskon dan promo. Faktor yang berkontribusi paling besar adalah kemudahan transaksi dan kualitas.
PENGARUH KEPERCAYAAN MEREK, CITRA MEREK, PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMILIHAN PLATFORM PEMBELIAN BUAH DAN SAYUR ONLINE Utami, Diane Novi; Trimo, Lucyana; Judawinata, M. Gunardi; Suminartika, Eti
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 11 No. 1 (2023): Juni 2023 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2023.11.1.64-74

Abstract

Memasuki era digital internet memiliki peran penting yang tidak dapat dipisahkan bagi masyarakat di dunia termasuk Indonesia. Penggunaan internet tak hanya sebagai media informasi dan komunikas, saat ini internet juga bermanfaat dalam transaksi bisnis online atau (e-commerce). Sektor pertanian merupakan sektor yang potensial untuk berkembang seiring dengan tingginya pertumbuhan e-commerce di Indonesia. Hingga saat ini, platform penjualan yang khusus menjual buah dan sayur secara online terus-menerus bermunculan. Salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya peningkatan pembelian buah dan sayur secara online adalah pandem Covid-19. Meski mengalami pertumbuhan yang terus-menerus, ternyata masih ada sebagian konsumen yang enggan melakukan pembelian secara online dengan salah satu alasannya yaitu khawatir akan ketidaksesuaian produk jika berbelanja melalui platform online. Riset ini bertujuan untuk mengukur pengaruh persepsi konsumen terhadap kepercayaan merek, citra merek, serta promosi dalam pemilihan platform pembelian buah dan sayur online selama pandemi covid-19 di wilayah Jabodetabek. Riset ini menggunakan metode survei dengan teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling dan data dalam riset ini dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan uji regresi linear berganda. Kesimpulan dalam riset ini menunjukkan bahwa persepsi konsumen mengenai kepercayaan merek dan citra merek berpengaruh secara nyata terhadap keputusan pembelian buah dan sayur online pada platform yang akan dipilih oleh konsumen, sedangkan persepsi konsumen mengenai promosi tidak berpengaruh secara nyata.