Claim Missing Document
Check
Articles

Model Pentahelix dalam Pengembangan Usaha Rengginang di Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung Awaludin, Mochamad Bashiir; Trimo, Lucyana; Sendjadja, Tuhpawana Priatna
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i1.20675

Abstract

The rengginang business in Ciparay Sub-district, Bandung Regency, holds significant economic potential as part of the MSME sector, yet faces various challenges such as limited capital, lack of management training, fluctuating raw material prices, and difficulties accessing modern markets, exacerbated by the impact of the COVID-19 pandemic. This study aims to identify the constraints, expectations, and solutions for developing the rengginang business through the Pentahelix approach, which involves collaboration among academics, government, business, community, and media. Employing a qualitative method with in-depth interviews of 104 rengginang entrepreneurs, field observations, and thematic analysis, the study found that the main constraints include limited capital, complex licensing processes, manual bookkeeping, dependence on weather, and weak digital marketing. Proposed solutions encompass capital assistance, management and digital marketing training, simplified licensing, and the establishment of an entrepreneur community to strengthen networks and innovation. The Pentahelix approach is expected to create synergy among stakeholders to enhance productivity and welfare of rengginang entrepreneurs sustainably.
Komparasi Pendapatan Usahatani Bawang Merah Berdasarkan Sumber Pembiayaan di Kabupaten Nganjuk Farianto, Aris; Karyani, Tuti; Trimo, Lucyana
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 9 No. 2 (2021): Desember 2021 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2021.9.2.88-104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara pendapatan petani yang mengakses kredit lembaga keuangan formal dan informal. Penelitian dilakukan di Kabupaten Nganjuk. Pengambilan sampel menggunakan purposive Sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebnayak 100 petani bawang merah yang mengakses kredit lembaga keuangan formal dan informal. Metode penelitian menggunakan pendekatan analisis kuantitatif. Analisis data menggunakan analisis matematik untuk mengetahui perbedaan pendapatan petani bawang merah yang mengakses kredit ke lembaga keuangan formal dan informal. Analisis statistik menggunakan Independent Sampel T Test, untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan pendapatan petani bawang merah yang mengakses kredit pada lembaga keuangan formal dan informal. Hasil penelitian menunjukan rata-rata pendapatan petani bawang merah yang mengakses lembaga keuangan formal sebesar Rp. 35.852.746,43 per musim tanam, sedangkan rata-rata pendapatan petani bawang merah yang mengakses lembaga keuangan informal sebesar Rp. 16.317.527,62 per musim tanam. Perbedaan pendapatan disebabkan oleh luas lahan yang ditanami oleh petani dan jumlah produksi bawang merah dan berdasarkan analisis perbedaan (Komparasi) pendapatan usahatani bawang merah yang mengakses kredit ke lembaga keuangan formal dan informal dengan uji beda dengan hasil Fhitung lebih besar dari Ftabel dan Thitung lebih besar dari Ttabel dengan signifikan 0,00, dengan keputusan tolak Ho terima H1, artinya terdapat perbedaan nyata antara usatani bawang merah yang mengakses kredit ke lembaga keuangan formal dan informal
Celebrity Endorsement Produk Hortikultura Online pada Era Digital di PT. Tani Hub Indonesia Mirfazli, Miluniqa Yasmin; Hermita Sadeli, Agriani; Trimo, Lucyana; Setiawan, Iwan
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2022.10.2.312-324

Abstract

Mengembangkan usaha di era digital ini berkaitan dengan perubahan perilaku dan pola belanja masyarakat yang biasanya berbelanja secara offline menjadi online. Dengan perkembangan digital, konsumen mampu melakukan kegiatan belanja di e-commerce­ yang bisa diakses dimana saja dan kapan saja. Kegiatan pemasaran pun kian berkembang, salah satunya adalah strategi pemasaran Celebrity Endorsement yang saat ini sedang banyak dilakukan pengusaha. Dengan mengandalkan popularitas selebriti, produk yang dijual dapat menjangkau konsumen di luar kota maupun luar negri. Celebrity Endorsement ini biasa diterapkan pada produk kecantikan atau fashion, tetapi salah satu e-commerce agribisnis yang menjual produk hortikultura menggunakan strategi ini, yaitu Tani Hub. Tujuan dari penelitian ini adalah peneliti ingin mengetahui bagaimana selebriti dapat mempengaruhi keinginan membeli konsumen terhadap produk hortikultura yang dijual secara online oleh e-commerce agribisnis Tani Hub, kemudian faktor apa yang paling mempengaruhinya serta bagaimana peran selebriti ini terhadap media sosial Tani Hub. Metode penelitian ini kuantitatif dilakukan dengan menggunakan teknik analisis data PLS-SEM. Responden penelitian sebanyak 100 yang berasal dari followers Instagram Tani Hub. Teknik penentuan responden menggunakan teknik non probability sampling. Hasil penelitian menunjukkan hanya satu variabel yang berpengaruh secara signifikan yaitu Attractiveness yang menjadi faktor yang paling berpengaruh. Variabel sisanya yaitu Truthwthiness, Expertise dan Celebrity Match-Up tidak berpengaruh signifikan. Peran terbesar selebriti adalah dengan meningkatkan followers pada media sosial Tani Hub.
Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Sayuran Terhadap Pengguna E-Wallet Go-Pay di Kota JABODETABEK Darmawan, Aurora Shelbiana Putri; Putri Darmawan, Aurora Shelbiana; Trimo, Lucyana
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2022.10.2.211-221

Abstract

Pembelian bahan makanan seperti sayur mengalami peningkatan melalui era digital selama masa pandemi. Tidak hanya itu, sistem pembayaran di Indonesia juga terbilang cukup pesat melalui produk uang elektronik berbasis aplikasi yaitu e-wallet. Hal ini menuntut pebisnis komoditas sayuran dan perusahaan Go-Pay dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen dengan mengikuti perkembangan teknologi secara aman. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik dan proses keputusan pembelian sayuran yang dilakukan oleh konsumen dengan menggunakan e-wallet Go-Pay sebagai metode pembayaran, serta mengetahui faktor yang mempengaruhi konsumen dalam melakukan keputusan pembelian sayuran melalui e-wallet Go-Pay di Kota JABODETABEK. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis faktor. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian sayuran oleh pengguna e-wallet Go-Pay di Kota JABODETABEK yaitu, faktor kemudahan transaksi dan kualitas, sosial dan harga, serta diskon dan promo. Faktor yang berkontribusi paling besar adalah kemudahan transaksi dan kualitas.
PENGARUH KEPERCAYAAN MEREK, CITRA MEREK, PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMILIHAN PLATFORM PEMBELIAN BUAH DAN SAYUR ONLINE Utami, Diane Novi; Trimo, Lucyana; Judawinata, M. Gunardi; Suminartika, Eti
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 11 No. 1 (2023): Juni 2023 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2023.11.1.64-74

Abstract

Memasuki era digital internet memiliki peran penting yang tidak dapat dipisahkan bagi masyarakat di dunia termasuk Indonesia. Penggunaan internet tak hanya sebagai media informasi dan komunikas, saat ini internet juga bermanfaat dalam transaksi bisnis online atau (e-commerce). Sektor pertanian merupakan sektor yang potensial untuk berkembang seiring dengan tingginya pertumbuhan e-commerce di Indonesia. Hingga saat ini, platform penjualan yang khusus menjual buah dan sayur secara online terus-menerus bermunculan. Salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya peningkatan pembelian buah dan sayur secara online adalah pandem Covid-19. Meski mengalami pertumbuhan yang terus-menerus, ternyata masih ada sebagian konsumen yang enggan melakukan pembelian secara online dengan salah satu alasannya yaitu khawatir akan ketidaksesuaian produk jika berbelanja melalui platform online. Riset ini bertujuan untuk mengukur pengaruh persepsi konsumen terhadap kepercayaan merek, citra merek, serta promosi dalam pemilihan platform pembelian buah dan sayur online selama pandemi covid-19 di wilayah Jabodetabek. Riset ini menggunakan metode survei dengan teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling dan data dalam riset ini dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan uji regresi linear berganda. Kesimpulan dalam riset ini menunjukkan bahwa persepsi konsumen mengenai kepercayaan merek dan citra merek berpengaruh secara nyata terhadap keputusan pembelian buah dan sayur online pada platform yang akan dipilih oleh konsumen, sedangkan persepsi konsumen mengenai promosi tidak berpengaruh secara nyata.