Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pengaruh Beban, Postur, dan Masa Kerja terhadap Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Buruh Angkut Pasar Tri Prayogi, Wahyu; Sultan, Muhammad; Novita Hardianti, Dewi; Muhamad Ramdan, Iwan; Lestari, Ida Ayu Indira Dwika
Health Safety Environment Vol 3 No 1 (2024): Health Safety Environment Journal (Oktober 2024)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: One type of job at risk of musculoskeletal disorder MSDs is manual handling laborers who rely on their bodies as a means of carrying loads. The complaints experienced are chronic in nature, with effects caused by damage to muscles, joints, and ligaments, resulting in discomfort, pain, and functional impairment. This research aims to determine the relationship between workload, work posture, and tenure with musculoskeletal disorder (MSDs) complaints among manual handling laborers in the Segiri Market of Samarinda City. Methods: This study is quantitative research using an analytical observational method with a cross-sectional design. The sample in this study consisted of 42 manual handling laborers from Segiri Market. Data analysis was conducted using the Pearson Product Moment correlation test. Result: The research results indicate a significant relationship between workload and MSDs complaints (p-value 0.037) with a weak correlation (R of 0.323). There is a significant relationship between work posture and MSDs complaints (p-value 0.034) with a weak correlation (R of 0.328). There is a significant relationship between tenure and MSDs complaints (p-value 0.001) with a strong correlation (R of 0.508). that only father’s income was significantly related to students’ interest in continuing their education to college (p=0.032). Conclusion: The existence of a relationship between workload, work posture, and tenure with MSDs complaints among manual handling laborers in the Segiri Market. Keywords: transport workers, MSDs, NBM, REBA
SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN SEKOLAH BERBASIS WEB Sultan, Muhammad
TEKNOFILE : Jurnal Sistem Informasi Vol. 2 No. 4 (2024): April 2024
Publisher : PT. ZIVANA CENDEKIAWAN BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini lembaga pendidikan dituntut berubah dengan cepat mengikuti perkembangan era digital. Pesatnya perkembangan Internet mendorong stake holder yang sudah terbiasa menggunakan layanan secara online. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi perpustakaan menggunakan metode pengembangan System Development Life Cycle dan metode analisa PIECES. Perpustakaan sekolah merupakan fasilitas yang digunakan untuk menyimpan informasi mengenai pendidikan, ilmu pengetahuan dan memberikan jasa informasi dalam bentuk layanan perpustakaan kepada siswa-siswi di Sekolah. Perpustakaan sekolah dalam pengelolaan data administrasi perpustakaan masih banyak menemukan masalah yang bisa menghambat proses pelayanan kepada siswa-siswi. Dengan masih ditemukan masalah dalam pengelolaan data administrasi pada perpustakaan maka dibuatlah suatu perangkat lunak yang bisa memberi solusi untuk membantu petugas perpustakaan dalam mengelola data. Hasil penelitian ini dapat memberi solusi untuk meningkatkan pelayanan dan kinerja petugas perpustakaan dalam hal pengelolaan data perpustakaan serta mempercepat transaksi peminjaman dan pengembalian buku oleh siswa.
Analisis Pengaruh Motivasi, Work-Life Balance, dan Burnout terhadap Perilaku Keselamatan Kerja pada Pekerja Klinik Rissa Medika Kota Bangun Harahap, Karlina Sofyana; Sultan, Muhammad; Ramdan, Iwan M; Lestari, Ida Ayu Indira Dwika
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 11 (2025): Volume 5 Nomor 11 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i11.21237

Abstract

ABSTRACT Occupational safety in the healthcare sector, particularly in clinical settings, is a critical aspect influenced by various psychosocial factors. This study aims to analyze the influence of work motivation, work-life balance, and burnout on safety behavior among employees at Rissa Medika Clinic, Kota Bangun. A descriptive quantitative method with a cross-sectional design was employed. The sample consisted of the entire clinic workforce (16 individuals), including both medical and non-medical staff. Data were collected using validated questionnaires and analyzed using Fisher’s Exact Test with a significance level of 0.05. The results indicated that all three independent variables were significantly related to safety behavior. Work motivation (p = 0.041) and work-life balance (p = 0.041) had a positive correlation with safety behavior, while burnout (p = 0.036) showed a negative correlation. Employees with high motivation and good work-life balance tended to exhibit better safety behavior, whereas those experiencing high levels of burnout demonstrated poorer safety practices. In conclusion, work motivation, work-life balance, and burnout significantly influence safety behavior. Strengthening these psychosocial factors is essential in fostering a robust safety culture within healthcare facilities. Keywords: Work Motivation, Work-Life Balance, Burnout, Safety Behavior, Clinic.  ABSTRAK Keselamatan kerja di sektor layanan Kesehatan, khususnya di lingkungan klinik merupakan aspek krusial yang dipengaruhi oleh berbagai factor psikososial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja, work-life balance dan burnout terhadap perilaku keselamatan kerja pada pekerja di Klinik Rissa Medika Kota Bangun. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sample dalam penelitian ini adalah total populasi pekerja klinik sebanyak 16 orang, yang terdiri dari medis dan non medis. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Fisher’s Exact Test dengan Tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independent memiliki hubungan yang signifikan terhadap perilaku keselamatan kerja. Motivasi kerja (p=0,0041) dan work-life balance (p=0,041) menunjukkan hubungna positif terhadap perilaku keselamatan, sedangkan burnout (p=0,036) menunjukkan hubungan negatif. Pekerja dengan motivasi tinggi dan keseimbangan kehidupan kerja yang baik cenderung menunjukkan perilaku keselamatan yang lebih baik, sementara pekerja dengan Tingkat burnout tinggi cenderung menunjukkan perilaku keselamatan yang lebih rendah. Kesimpulan hasil penelitian, motivasi kerja, work-life balance, dan burnout secara signifikan memengaruhi perilaku keselamatan kerja. Penguatan factor-faktor psikososial tersebut penting dilakukan untuk meningkatkan budaya keselamatan kerja di fasilitas pelayanan kesehata. Kata Kunci: Motivasi Kerja, Work-Life Balance, Burnout, Perilaku Keselamatan, Klinik.
Hubungan Beban Kerja Mental terhadap Depresi, Kecemasan, dan Stres di Klinik XX: Studi Kasus di Samarinda Simanjuntak, Evi Paulina; Ramdan, Iwan M; Sultan, Muhammad; Lestari, Ida Ayu Indira Dwika
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 11 (2025): Volume 5 Nomor 11 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i11.21625

Abstract

ABSTRACT Pratama XX Clinic in Samarinda serves up to 100 patients per day with limited manpower resources, thus potentially causing mental workload and stress. Mental workload occurs because work demands exceed the individual’s mental capacity which can trigger fatigue and emotional reactions. Psychological disorder such as depression, anxiety, and stress often arise as a result of high work pressure. Understand the correlation between mental workload and psychological dimensions such as depression, anxiety and stress. Also understand therelationship between psychological dimensions (depression, anxiety and stress). This study used a quantitative descriptive correlational design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 10 XX clinic employees in Samarinda who were selected through total sampling. The instruments used were DASS-21 to measure depression, anxienty, and stress, and simple NASA-TLX to measure mental workload. Data were analyzed descriptively and using the Spearman correlation test because the sample size was small and the data was non-parametric. The correlation between mental workload and anxiety is significant( = 0.642 ; p-value = 0.045), while the correlation with depression (= 0.263 ; p-value = 0.462) and the relationship with stress ( = 0.351 ; p-value = 0.320) are not significant. While the correlation between Depresion and Anxiety is significant ( = 0.664 ; p-value = 0.036), and the correlation between Depression and Stress is also very significant ( = 0.777 ; p-value = 0.008), as well as the correlation between anxiety and stress which is also significant ( = 0.746 p-value = 0.013). From the research results, it was found that mental workload and anxiety have a close relationship, and the three psychological dimensions, namely depresions, anxiety and stress, are interrelated and can strengthen and each other. Keywords: Mental workload, Depression, Anxiety, Stress.  ABSTRAK Klinik Pratama XX di Samarinda melayani hinga 100 pasien per hari dengan sumber daya tenaga kerja yang terbatas, sehingga berpotensi menimbulkan beban kerja mental dan strs yang terbatas, sehingga berpotensi menimbulkan beban kerja mental dan stres pada tenaga kesehatan. Beban kerja mental terjadi karena tuntutan pekerjaan melebihi kapasitas mental individu yang dapat memicu kelelahan dan reaksi emosional. Gangguan psikologis seperti depresi, kecemasan, dan stres sering muncul sebagai dampak dari tekanan kerja yang tinggi. Memahami adanya korelasi antara beban kerja mental dengan dimensi psikologis berupa depresi, kecemasan dan stres. Juga memahami hubungan antara diemensi psikologis (depresi, kecemasan dan stres). Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 10 karyawan klinik XX di Samarinda yang dipilih melalui total sampling. Instrumen yang digunakan adalah NASA-TLX sederhana untuk mengukur beban kerja mental serta DASS-21 untuk mengukur depresi, kecemasan dan stres. Data dianalisis secara deshriptif dan menggunakan uji korelasi Spearman karena jumlah sampel kecil dan data berskala non-parametik. Korelasi antara beban kerja mental dan kecemasan bersifat signifikan ( = 0.642 ; p-value = 0.045), sementara korelasi dengan depresi (= 0.263 ; p-value = 0.462) dan hubungan dengan stres ( = 0.351 ; p-value = 0.320) tidak signifikan. Sementara korelasi antara Depresi dan Kecemasan bersifat signifikan ( = 0.664 ; p-value = 0.036),dan korelasi Depresi dengan Stres juga sangat signifikan ( = 0.777 ; p-value = 0.008), begitu juga dengan korelasi kecemasan dengan stres yang juga signifikan ( = 0.746 p-value = 0.013). Dari hasil penelitian didapatkan beban kerja mental dengan kecemasan memiliki hubungan yang erat, dan ketiga dimensi psikologis yaitu depresi, kecemasan dan stres saling berhubungan dan dapat saling memperkuat. Kata Kunci: Beban Kerja Mental, Depresi, Kecemasan, Stres
TERAS LANSIA: Edukasi Interaktif dan Pemanfaatan Minuman Herbal untuk Pengendalian Hipertensi Hasanah, Ayesha Uswatun; Ameliya, Erni; Pratama, Rangga Aditya; Sa’diyah, Putri Wahiddatus; Ramadani, Nurul Ma’rifa; Muyassarah, Zalfa Rania; Sultan, Muhammad
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i3.2422

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang umum dialami lansia, namun sering tidak terdeteksi sejak dini akibat kurangnya pengetahuan dan kepatuhan terhadap pengobatan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan lansia dalam mengelola hipertensi secara mandiri melalui pendekatan edukatif dan demonstratif. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Kenanga 2, Desa Loa Pari, dengan melibatkan 52 peserta lansia. Metode pelaksanaan mencakup senam lansia, pemeriksaan tekanan darah dan IMT, pre-test, penyuluhan interaktif tentang hipertensi dan mitos obat, serta demonstrasi pembuatan minuman herbal dari bahan lokal seperti jahe, sereh, kayu manis, madu, dan mentimun. Evaluasi dilakukan melalui post-test dan observasi praktik langsung peserta. Hasil menunjukkan peningkatan nilai pengetahuan peserta dari rerata pre-test 79,22 menjadi 93,45 pada post-test, dengan hasil uji paired t-test p = 0,011. Kegiatan ini menunjukkan bahwa intervensi edukatif dan praktis dapat meningkatkan literasi kesehatan lansia dan menjadi strategi tambahan dalam pengendalian hipertensi secara berkelanjutan.
Edukasi dan Simulasi Untuk Mitigasi Bencana Kebakaran Pada Warga Sekitar Fuel Terminal Samarinda Sultan, Muhammad
Eastasouth Journal of Positive Community Services Vol 2 No 03 (2024): Eastasouth Journal of Positive Community Services (EJPCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejpcs.v2i03.239

Abstract

Bencana kebakaran dan ledakan masih menjadi momok bagi warga terutama yang bertempat tinggal di sekitar terminal BBM. Diperlukan sosialisasi dan simulasi pengendalian bencana kepada warga yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman warga mengenai jalur evakuasi yang aman saat kebakaran dan memperkenalkan bunyi sirene agar warga lebih siap saat menghadapi bahaya kebakaran. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada hari Rabu, 31 Mei 2023 terhadap 32 kepala keluarga yang bertempat tinggal di RT 27 Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda. Kegiatan sosialisasi jalur aman saat evakuasi dilakukan secara langsung dan menggunakan selebaran yang berisi informasi tentang peta dan prosedur saat evakuasi bencana, sedangkan kegiatan simulasi dilakukan dengan mempraktikkan cara menggunakan alat sirene manual kepada warga untuk memperdengarkan suara atau bunyi sirene yang dipergunakan saat dilakukan evakuasi bencana kebakaran. Hasilnya menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi dapat meningkatkan pemahaman warga mengenai jalur evakuasi ke titik kumpul aman dan meningkatkan kemampuan warga untuk membedakan bunyi sirene saat terjadi bencana kebakaran.
Implementation of Betulungan on Multiethnic Women in Preserving The Haul Tradition in Samarinda East Kalimantan Sunardi; Rusmawaty, Desy; Sultan, Muhammad
International Journal of Culture and Art Studies Vol. 8 No. 2 (2024): International Journal of Culture and Art Studies (IJCAS)
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/ijcas.v8i2.15860

Abstract

This ethnographic study investigates the Haul tradition's execution in Samarinda, East Kalimantan, emphasising the procedures and challenges of preserving this significant religious and cultural event. The Haul custom- an Islamic observance that pays tribute to esteemed progenitors or saints, is of great spiritual significance; however, it is currently facing contemporary challenges, such as ethnic diversity and generational shifts. Betulungan, a native term that signifies cooperation and communal assistance, is the foundation of the Haul's prosperity in Samarinda. Betulungan's role in fostering collaboration among women from various ethnic backgrounds—Javanese, Banjar, Kutai, and Dayak—who are involved in the administration and maintenance of the Haul is further clarified in this study. The research employed a case study methodology, utilising data collected from five key informants chosen for their substantial contributions to the organization of the Haul within their communities. The neighborhood leader, a critical participant in organising community events, is identified as a key informant because he fosters collaboration and ensures inclusion in this multiethnic environment. The research, conducted through participant observation and exhaustive interviews, illustrates how Betulungan is a conduit for bridging ethnic divides and promoting interethnic collaboration in preparing food, rituals, and logistics for the Haul. The data indicate that Betulungan fosters a collaborative environment where women, regardless of ethnicity, unify to achieve a common spiritual goal, thereby preserving the Haul heritage and enhancing social cohesiveness. In response to the socio-cultural dynamics of a modernizing, multiethnic Samarinda, the Haul heritage has continued to evolve, with the culture of mutual assistance being crucial to its preservation. The research improves understanding of the substantial role those local cooperative behaviors play in conserving cultural and religious traditions among various groups.
Pemberdayaan Generasi Muda dalam Pemanfaatan Teknologi untuk Pembangunan Desa Karama di Kabupaten Polewali Mandar Nasiruddin, Nurfadilah; Sultan, Muhammad; Razak, Fitriani Sari Handayani; Muhammad, Muhammad; Mappatunru, Andi; Ridwan, Ridwan; Amiruddin, Ahmad
RUANG KOMUNITAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Ruang Komunitas: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Program Studi Ilmu Politik bekerjasama Program Studi Hubungan Internasional, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/rkjpm.v3i2.61281

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pemberdayaan pemuda Desa Karama, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, dengan mengusung tema “Peran Pemuda dan Digitalisasi.” Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran dan kapasitas pemuda dalam menghadapi tantangan serta memanfaatkan peluang di era digitalisasi 5.0. Pemuda sebagai generasi penerus bangsa diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga inovator dan agen perubahan dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan budaya. Metode pelaksanaan terdiri atas tiga tahap, yaitu ceramah, sharing session, dan tanya jawab interaktif untuk menggali permasalahan serta solusi yang relevan bagi pemuda Desa Karama. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman dan motivasi pemuda untuk berperan aktif dalam pengembangan potensi daerah melalui pemanfaatan teknologi digital secara kreatif dan produktif. Dengan demikian, kegiatan ini mendorong terbentuknya generasi muda yang adaptif, berdaya saing, dan siap menghadapi transformasi digital global.
Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Heat Strain pada Pekerja Overhaul Tangki di PT. X Kota Balikpapan Chilwindwi, Bratarini Hassya; Ramdan, Iwan Muhamad; Hardianti, Dewi Novita; Sultan, Muhammad; Lestari, Ida Ayu Indira Dwika
National Journal of Occupational Health and Safety Vol. 6, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Heat strain is a physiological reaction of the body that functions to release excess heat through sweat output, increased body temperature, heart rate, blood pressure, and weight loss. PT X is a company that operates in the oil and gas sector. The results of the study found that the workload was not appropriate and the incidence of work accidents that occurred due to fatigue. This study was conducted to see the heat strain complaints experienced by tank overhaul workers in the Oil Refinery Area of PT. X Balikpapan City and the associated factors. This research applied quantitative method with analytical approach and cross-sectional design and the research sample amounted to 80 workers (total sampling). The results showed that heat strain complaints among tank overhaul workers at PT X Balikpapan City are included in the danger zone as many as 39 workers (48.8%). It is concluded that heat strain complaints among workers fall into the danger zone or red zone, there is a relationship between drinking water consumption (r=0.030), physical workload (r=0.039), indoor work climate (r=0.001), and outdoor work climate (r=0.018) with heat strain complaints, and there is no relationship between age (r=0.145) and length of work (r=0.539) with heat strain complaints. The company is advised to provide education on the importance of consuming drinking water to all workers, adjust the amount of work or workload according to the ability of workers, and carry out engineering controls by installing vents.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kecelakaan Kerja pada Operator Dump Truck di PT. X Kabupaten Kutai Timur Kirana, Anindya Sashi; Sultan, Muhammad; Lestari, Ida; Ramdan, Iwan Muhamad; Hardianti, Dewi Novita
National Journal of Occupational Health and Safety Vol. 6, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coal mining is one of the industries that has a high level of danger and risk of work accidents. In 2023, in PT X department Z there were 36 work accidents with the most units occurring in the dump truck unit. The purpose of this study was to determine the factors associated with work accidents in dump truck operators at PT X East Kutai Regency in 2025. This study used a cross sectional study design with 78 respondents who were dump truck operators taken by stratified random sampling. Data collection using questionnaires and CMR (Compliance Monitoring Report) observation sheets that apply at PT.X. Measurement of variables using the Guttman scale based on K3 theory and adaptation of previous research. Data analysis using Spearman rank correlation analysis, the dependent variable is work accidents, and the independent variables include OHS knowledge, OHS training, compliance with SOPs, length of service, work shifts. In this study, 30.8% of workers had experienced work accidents. The results of the bivariate test showed that there was a significant relationship between OHS knowledge (pvalue=0.000), OHS training (p value=0.015), compliance with SOP (p value=0.003) with the incidence of work accidents in dump truck operators. Meanwhile, there was no relationship between the variables of length of service (p value=0.619) and work shift (p value=0.213) with the incidence of work accidents among dump truck operators.
Co-Authors A Mappatunru A, Sainal abu, ilham ADITIYAWARMAN, ADITIYAWARMAN Adriansyah, Muhammad Ali Adrianto, Ratno Agus Suyetno Ambarwati, Retnoning Ameliya, Erni Amiruddin, Ahmad Andiyni, Sabrina Dea Arie Budiawan Arifin, Aji Muhamad Tazul Ashari, Dhea Sashinta Atik Lusia Aulia Rahman, Muhammad Baharuddin P, Irfansyah Baharuddin, Irfansyah Bramantika Oktavianti Chilwindwi, Bratarini Hassya DARSONO Darsono Darsono Dewi Novita Hardianti Dhiyalanni, Evana Didin Zakariya Lubis Djoko Setyadi Dwanita Widodo, Zandra Endah , Kiki Erri Larene Safika Faiz Hardiansyah, Muhammad Fajar Budi Setiawan FITRIANI SARI HANDAYANI RAZAK, FITRIANI SARI HANDAYANI GALLUCI, ANGGA Harahap, Karlina Sofyana Hasanah, Ayesha Uswatun Haviluddin Haviluddin Ida Lestari Imam Sudjono IRWANTO Isnaniah Saputri, Annisa Iwan M. Ramdan Iwan Muhamad Ramdan Kirana, Anindya Sashi Lestari, Ida Ayu Indira Dwika Maya, Maya Arisanti Muhamad Ramdan, Iwan Muhammad Muhammad Muhlis Muhlis Muyassarah, Zalfa Rania Nasiruddin, Nurfadilah Nurmalasari, Ai Paramita, Nadinda Maretta Diah Purnomo, Mico Ariel Wahyu Putri, Anindya Monika Rachmadani, Andry Ramadani, Nurul Ma’rifa Ramadhan, Dwinanda Ripta Ramdan, Iwan M Rangga Aditya Pratama Ridwan Ridwan, Ridwan Rifdah Wardani Ronawibawa, Rifki Rusmawaty, Desy Salsabil, Tarissa Zahrina Sari, Ika Wulan Sa’diyah, Putri Wahiddatus Simanjuntak, Evi Paulina Sofia, Lisda Suharmanto Sunardi Sunardi Sunardi Susilaningtyas Budiana Kurniawati Sutrisno, Sutrisno Temongmere , Anifa Tri Prayogi, Wahyu Tunru, Andi Alif Uga, Mirani Arizkha Wahyudi, Ayu Huwaidah Wahyuni, Faridah Wicaksono, Moch. Wahyu Yudha Ramadhan , Mirza