Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Hubungan Lingkungan Kerja, Keterlibatan Kerja, Dan Beban Kerja Dengan Stres Kerja Pada Unit Office Pt X Kota Balikpapan: The Relationship of Work Environment, Work Engagement, and Work Load With Job Stress in the Office Unit of Pt X Balikpapan City Salsabil, Tarissa Zahrina; Ramdan, Iwan Muhamad; Lestari, Ida Ayu Indira Dwika; Sultan, Muhammad; Hardianti, Dewi Novita
Jurnal Kesmas Untika Luwuk : Public Health Journal Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Kesmas Untika Luwuk: Public Health Journal
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51888/phj.v15i2.256

Abstract

Stres kerja merupakan bagian dari stres dalam kehidupan sehari-hari, dalam bekerja potensi untuk mengalami stres cukup tinggi, antara lain dapat disebabkan oleh ketegangan dalam berinteraksi dengan atasan, pekerjaan yang menuntut konsentrasi tinggi, beban kerja yang tidak sesuai dengan kemampuan, kondisi kerja yang tidak mendukung, persaingan yang berat dan tidak sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lingkungan kerja, keterlibatan kerja, dan beban kerja dengan stres kerja pada pekerja unit office PT X. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional, penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan metode total sampling. Pengumpulan data menggunakan kueisioner secara langsung dengan jumlah sample sebanyak 35 responden. Data diananilis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pekerja berada pada tingkat stres kerja yang normal. Terdapat hubungan antara lingkungan kerja (r= 0.506) dan beban kerja (r= 0.413 ) dengan stres kerja. Tidak ada hubungan antara keterlibatan kerja (r= 0.180) dengan stres kerja. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan antara lingkungan kerja dan beban kerja terhadap stres kerja, serta tidak ada hubungan antara keterlibatan kerja terhadap stres kerja. Perusahaan diharapkan dapat mengevaluasi menyeluruh terhadap kondisi lingkungan kerja, mendorong keterlibatan kerja dengan memberikan otonomi yang lebih besar terhadap pekerja, dan mengevaluasi beban kerja untuk memastikan bahwa tugas-tugas didistribusikan secara adil. Work stress is part of the stress in everyday life, at work the potential for experiencing stress is quite high, among other things it can be caused by tension in interacting with superiors, work that requires high concentration, workload that is not in accordance with abilities, working conditions that are not support, tough and unhealthy competition. This research aims to determine the relationship between work environment, work involvement, and workload with work stress in PT X unit office workers. The type of research used is quantitative research with a cross-sectional research design, determining the sample in this research using the total sampling method. Data collection used a direct questionnaire with a sample size of 35 respondents. Data were analyzed using the Spearman Rank test. The research results show that the average worker is at a normal level of work stress. There is a relationship between work environment (r= 0.506) and workload (r= 0.413) with work stress. There is no relationship between work involvement (r= 0.180) and work stress. The conclusion of this research is that there is a relationship between work environment and workload on work stress, and there is no relationship between work involvement and work stress. Companies are expected to thoroughly evaluate working environment conditions, encourage work engagement by providing greater autonomy to workers, and evaluate workloads to ensure that tasks are distributed fairly.
Risiko Cedera Pada Penjahit Sepatu dan Sandal (Studi Kasus Pada Penjahit di Lingkungan Pasar Ijabah Kota Samarinda) Abu, Ilham; Sultan, Muhammad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 11, Nomor 2 Juli 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i2.64350

Abstract

Aktivitas menjahit merupakan pekerjaan yang menyediakan jasa sehingga bernilai ekonomi, tetapi juga memiliki risiko cedera akibat kecelakaan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi faktor-faktor penyebab perilaku tidak aman pada penjahit sepatu dan sandal saat bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Informan penelitian adalah penjahit sepatu dan sandal yang biasa beraktivitas di Pasar Ijabah Kota Samarinda sebanyak 5 penjahit. Pengumpulan data dan informasi dilakukan pada bulan 24-29 Juni 2024 melalui triangulasi sumber yaitu wawancara langsung menggunakan pedoman wawancara, observasi dan studi literatur. Informasi diolah dan dianalisis secara kualitatif melalui tahapan koding yang terdiri dari kegiatan menyiapkan data langsung dari informan yang diolah menjadi verbatim, pemadatan fakta, menyiapkan probing untuk pendalaman informasi, pengumpulan fakta yang sejenis, menentukan kategorisasi, membangun konsep dan mengulasnya dalam bentuk narasi. Hasil penelitian ditemukan informasi bahwa penjahit sepatu dan sandal di lingkungan Pasar Ijabah Samarinda pernah mengalami cedera tertusuk dan terluka disebabkan perilaku tidak aman saat menjahit. Salah satu praktik tidak aman yang masih dilakukan penjahit yaitu tidak menggunakan sarung tangan berbahan kulit, sehingga diperlukan sarung tangan yang aman dan pelatihan keselamatan agar tetap selamat dan produktif saat menjahit.
Work accident reporting in coal mining, Indonesia: A systematic literature review Sultan, Muhammad; Setyadi, Djoko; Ramdan, Iwan Muhamad; Haviluddin, Haviluddin; Hidayati, Tetra
Periodicals of Occupational Safety and Health Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/posh.v2i1.7761

Abstract

Background: Work accidents and work-related diseases are still considered as nightmares in Indonesia, especially in the coal mining sector. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan (Social Security Agency for Employment) reported that there were as many as 234,370 cases of work accidents and work-related diseases in 2021, where the mining sector contributed as many as 6,565 cases. This study aims to present the analysis and synthesis of various research to provide solution recommendations in the management of accident reporting which are suitable to the characteristics of coal mining in Indonesia. Method: This study is a Systematic literature review of a number of studies sourced from Elsevier, Science Direct, Google Scholar, Pubmed, Proquest, DOAJ, Perpusnas RI, Garuda, and other sources. Results: Based on the literature analysis, it is found out that reporting management based on digitalization either in the form of website portal or application is a solution to optimize the effort to control work accidents and work-related disease in coal mining. Conclusion: This reporting system can be applied in coal mining in Indonesia.
Pemanfaatan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Pada Pekerja Konstruksi Informal di Kota Samarinda Abu, Ilham; Sultan, Muhammad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 12, Nomor 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.70776

Abstract

Salah satu pendekatan solusi untuk mengurangi risiko cedera akibat kecelakaan kerja di sektor konstruksi informal yaitu keikutsertaan dan pemanfaatan jaminan sosial ketenagakerjaan di kalangan pekerja berupa BPJS Ketenagakerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko kecelakaan kerja dan praktik pemanfaatan jaminan sosial ketenagakerjaan pada pekerja konstruksi informal. Metode penelitian dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan memilih populasi penelitian sebanyak 168 pekerja yang dipekerjakan oleh 7 pemborong konstruksi informal di wilayah Kelurahan Teluk Lerong Ulu Kota Samarinda. Pengumpulan data dilakukan pada semua populasi (total sampling) di bulan Oktober-Desember 2024 menggunakan kuesioner dengan pertanyaan tertutup. Data yang terkumpul selanjutnya diolah dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif disertai narasi penjelasan dari setiap tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kecelakaan yang dialami pekerja sebanyak 33,3% dengan jenis kecelakaan seperti tersandung, terpukul terjatuh, dan tersetrum yang mengakibatkan 11% pekerja tidak bekerja 4-10 hari. Sebagian besar pekerja selalu bekerja lembur, menggunakan peralatan kerja manual, memiliki tugas yang selalu berganti, dan berpengalaman di bidang konstruksi. Pekerja yang sudah terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 2% dan hanya 1% yang memanfaatkan layanannya.
Menyelami Penerapan K3 di Bank Sampah: Studi Kualitatif pada Pengelolaan Sampah Komunitas di Samarinda: Exploring OSH Implementation at Bank Sampah: Qualitative Study in Community Waste Management Samarinda Paramita, Nadinda Maretta Diah; Ramdan, Iwan M.; Sultan, Muhammad; Lestari, Ida Ayu Indira Dwika
Jurnal Kesmas Untika Luwuk : Public Health Journal Vol. 16 No. 1 (2025): Jurnal Kesmas Untika Luwuk: Public Health Journal
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51888/phj.v16i1.322

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yaitu sebuah sistem yang bertujuan membentuk lingkungan kerja yang sehat serta aman, baik dalam sektor formal bahkan sektor informal seperti di Bank Sampah. Namun, dalam pelaksanaannya, penerapan K3 di Bank Sampah masih menghadapi beberapa kendala. Studi yang dilaksanakan ini mempunyai tujuan dalam rangka menganalisis penerapan K3 dan kendalanya di Bank Sampah Nusantara. Studi ini memanfaatkan pendekatan kualitatif memakai desain studi kasus. Dilaksanakan pengumpulan data memakai metode wawancara kepada lima orang pekerja Bank Sampah Nusantara dan observasi saat kegiatan berlangsung. Analisis data dilakukan secara tematik dengan teknik koding manual, dimulai dari proses reduksi data, penyusunan kode (memberi label pada data yang relevan), dan pengelompokan dalam tema (menggabungkan beberapa kode yang sama). Penyajian data dilakukan berwujud narasi deskriptif dan selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan. Untuk keabsahan data, digunakan teknik validasi Member Check. Diperoleh hasil penelitian bahwa penerapan K3 di Bank Sampah Nusantara masih kurang optimal yang ditandai dengan penggunaan APD seadanya dan minimnya fasilitas K3, belum adanya SOP atau pelatihan K3, serta kurangnya kesadaran pekerja akan penerapan K3. Adanya penelitian ini menunjukkan bahwa pentingnya penguatan sistem K3 di sektor informal, serta mendorong perhatian dari pemerintah atau lembaga terkait untuk mendukung K3 di Bank Sampah, sehingga diharapkan penerapan K3 dapat berjalan dengan optimal. Occupational Safety and Health (OSH) is a system aimed at creating a safe and healthy work environment, both in the formal and informal sectors, including waste banks. However, in its implementation, OSH in waste banks still faces several challenges. This study aims to analyze the implementation of OSH and its obstacles at Bank Sampah Nusantara. The research employs a qualitative approach with a case study design. Data were collected through interviews with five workers at Bank Sampah Nusantara and direct observations during operational activities. The data were analyzed thematically using manual coding techniques, starting with data reduction, coding (assingning labels to relevant data), and grouping codes into themes (combining similar codes). The data were presented in descriptive narrative form, followed by the process of drawing conclusions. To ensure data validity, the member check technique was applied. The results shos that the implementation of OSH at Bank Sampah Nusantara remains suboptimal, as reflected in the limited use of personal protective equipment (PPE), inadequate safety facilities, the absence of Standard Operating Procedures (SOPs) and OSH training, and the low awareness of workers regarding OSH practices. This study highlights the importance of strengthening OSH systems in the informal sector and encourages greater attention from government or relevant institutions to support OSH efforts in waste banks so that its implementation can be carried out optimally.
PELATIHAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN PADA KELUARGA DI KOTA SAMARINDA KALIMANTAN TIMUR Hardianti, Dewi Novita; Lestari, Ida Ayu Indira Dwika; Ramdan, Iwan M.; Sultan, Muhammad; Sari, Ika Wulan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 3 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i3.31188

Abstract

Abstrak: Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) pada rumah tangga merupakan keterampilan vital yang harus dimiliki oleh setiap anggota keluarga. Mengingat bahwa kecelakaan di rumah, seperti jatuh, luka bakar, keracunan, dan cedera akibat alat tajam, merupakan penyebab utama cedera yang dapat dicegah. Pelatihan P3K bertujuan untuk menambah keterampilan dan pengetahuan peserta agar mampu memberikan bantuan segera kepada korban sebelum mendapatkan perawatan medis lebih lanjut, sehingga dapat menyelamatkan nyawa dan mencegah kondisi lebih buruk. Metode yang dilakukan ada tiga tahap yaitu tahap persiapan, sosialisasi dan praktek. Pelatihan P3K dihadiri sebanyak 35 orang, diantaranya ketua RT. 27, kelompok Pojok Tani 27 TLU, Ketua Peminatan K3 FKM UNMUL dan warga teluk Lerong di Sekitar Fuel Terminal Kota Samarinda. Pelaksanaan kegiatan dengan metode penyampaian materi, praktik dan peninjauan hasil dari pre-test dan post-test sebanyak 10 soal. Indikator keberhasilan dengan perbandingan hasil pre-test dan post-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan keterampilan diawal dan diakhir setelah pelatihan. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari 67% menjadi 88%, meningkat 21%. Hal ini menunjukkan bahwa luaran dari kegiatan ini berhasil. Diharapkan pelatihan P3K dilakukan secara berkala untuk menciptakan lingkungan yang aman dan responsif terhadap kecelakaan, sehingga risiko cedera dapat diminimalkan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi keadaan darurat meningkat.Abstract: First Aid for Household Accidents is a vital skill that every family member must have. Given that accidents at home, such as falls, burns, poisoning, and injuries from sharp tools, are the main causes of preventable injuries. First Aid for Accidents Training aims to increase the skills and knowledge of participants so that they are able to provide immediate assistance to victims before receiving further medical treatment, so that they can save lives and prevent worse conditions. The method used is three stages, namely the preparation stage, socialization and practice. The First Aid for Accidents Training was attended by 35 people, including the head of RT. 27, the Pojok Tani 27 TLU group, the Head of OHS, the Faculty of Public Health, Mulawarman University and residents of Teluk Lerong around the Fuel Terminal in Samarinda City. The implementation of activities using the method of delivering material, practice and reviewing the results of the pre-test and post-test as many as 10 questions. The success indicator is by comparing the results of the pre-test and post-test to determine the level of knowledge and skills at the beginning and end after the training. The results showed an increase in participant knowledge from 67% to 88%, an increase of 21%. This shows that the output of this activity was successful. It is expected that First Aid training in Accidents will be carried out periodically to create a safe and responsive environment for accidents, so that the risk of injury can be minimized and preparedness in dealing with emergencies increases.
Edukasi Pencegahan Stunting dan Pengenalan Website Kalkulating.id sebagai Pendeteksi Potensi Stunting di Desa Kertaharja, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis Purnomo, Mico Ariel Wahyu; Ronawibawa, Rifki; Arifin, Aji Muhamad Tazul; Sultan, Muhammad
Madani: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Kewirausahaan Vol. 3 No. 4 (2025): Juli 2025
Publisher : LPPM Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/madani.v3i4.11015

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan yang serius dan menjadi sorotan oleh pemerintah baik pusat, daerah, maupun desa. Di Kabupaten Ciamis, angka prevalensi stunting pada tahun 2023 sebesar 25,4%. Sedangkan di Kecamatan Cijeungjing angka prevalensi stunting tahun 2023 mengalami kenaikan mencapai angka 2,0%. Tentunya pencegahan stunting ini diperlukan kolaborasi antara pemerintah, swasta, akademisi, dan masyarakat Desa Kertaharja. Tujuan dilakukanya pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita di Desa Kertaharja terkait edukasi pencegahan stunting dan sosialisasi penggunaan Kalkulating.id sebagai pendeteksi potensi stunting. Metode pengabdian yang diggunakan adalah ceramah interaktif, tanya jawab dan pengisian soal pre-test dan post-test. Hasil dari kegiatan edukasi pencegahan stunting menunjukan terdapat peningkatan pengetahuan ibu balita Desa Kertaharja dengan skor 15,76 dibuktikan dari perbandingan skor rata-rata hasil pre-test sebesar 80,76 dan post-test sebesar 96,53. Sedangkan sosialisasi penggunaan website Kalkulating.id mendapatkan respon positif dari semua pihak yang terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang diharapkan dapat diaplikasikan di rumah ibu bakita dan di konsultasikan apabila terdapat permasalahan pada gizi balita, sehingga dapat mencegah permasalahan stunting dengan pemenuhan asupan gizi balita.
Dampak Program Semenisasi Gang Terhadap Keselamatan dan Kesejahteraan Masyarakat di Kota Samarinda Abu, Ilham; Sultan, Muhammad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 12, Nomor 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i2.75191

Abstract

Salah satu dampak positif dari program semenisasi jalan adalah meningkatkan kesejahteraan warga. Akan tetapi, semenisasi jalan juga berdampak negatif seperti ancaman keselamatan jiwa dan gangguan kenyamanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam mengenai persepsi warga tentang peningkatan kesejahteraan, keselamatan dan kenyamanan yang dirasakan sebelum dan sesudah dilakukan semenisasi jalan. Metode penelitian secara deskriptif kualitatif dengan memilih informan sebanyak 4 warga Gang 7 Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kota Samarinda yang memenuhi kriteria antara lain warga tetap dan telah berdomisili minimal 5 tahun, mampu berkomunikasi secara efektif dan bersedia diwawancarai serta memahami kondisi lingkungan setempat. Pengumpulan data dan informasi dilakukan bulan Juni 2025 melalui wawancara langsung, observasi dan literatur. Informasi yang berhasil dikumpulkan selanjutnya diolah dan dianalisis secara kualitatif. Hasilnya diperoleh informasi bahwa warga menilai program semenisasi jalan dapat memudahkan transaksi jual beli barang dan meningkatkan kesejahteraan. Selain itu, warga merasakan kekhawatiran akan keselamatan diri dan keluarganya serta ketidaknyamanan akibat suara bising kendaraan bermotor dan pencemaran udara yang bersumber dari debu jalanan.
Efektivitas Pengelolaan Destinasi Wisata Situ Lengkong Oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis Sultan, Muhammad; Endah , Kiki; Aditiyawarman, Aditiyawarman
Journal of Indonesian Rural and Regional Government Vol 9 No 1 (2025): Rural and Regional Government
Publisher : Magister Ilmu Pemerintahan Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa "APMD" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jirreg.v9i1.573

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan Destinasi Wisata Situ Lengkong oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis. Permasalahan utama yang diangkat adalah belum optimalnya pengelolaan destinasi wisata tersebut. Kelompok kerja Pokdarwis telah dibentuk, namun belum aktif sepenuhnya dalam menjalankan fungsinya. Dinas Pariwisata juga belum sepenuhnya melibatkan masyarakat lokal dalam pengelolaan, serta belum maksimal dalam memberikan pelatihan seperti bimbingan teknis, pelatihan pemandu wisata, dan pembuatan souvenir khas daerah. Hal ini berdampak pada rendahnya keterampilan dan partisipasi masyarakat dalam mendukung pengelolaan destinasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan enam informan kunci. Teknik pengumpulan data meliputi studi kepustakaan, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan pengecekan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan destinasi wisata Situ Lengkong belum sesuai dengan prinsip empat fungsi manajemen menurut George R. Terry, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Hambatan yang dihadapi meliputi rendahnya kapasitas SDM lokal, kurangnya kesadaran pengunjung terhadap pelestarian lingkungan, serta lemahnya pemahaman anggota Pokdarwis mengenai tugas mereka. Kurangnya komunikasi dan evaluasi dari pihak Dinas Pariwisata juga menjadi kendala. Meski demikian, berbagai upaya telah dilakukan, seperti pelatihan masyarakat oleh Dinas Pariwisata dan Pemerintah Desa, promosi melalui media digital dan kerja sama dengan konsultan, serta sosialisasi regulasi berbasis CHSE dan pelibatan masyarakat dalam pelestarian lingkungan.
Improving Adolescents' Reproductive Health Knowledge At SMP Negeri 20 Penajam Paser Utara Dhiyalanni, Evana; Yudha Ramadhan , Mirza; Temongmere , Anifa; Larene Safika, Erri; Sultan, Muhammad
Mulawarman International Conference on Tropical Public Health Vol. 1 No. 1 (2025): The 3rd MICTOPH
Publisher : Faculty of Public Health Mulawarman University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background : Adolescents are in a complex developmental phase, but limited reproductive knowledge can hinder their understanding of maintaining reproductive health. Questionnaire data indicate that although 79.2% of adolescents understand the risk of pregnancy after a single sexual encounter, only 15.7% are aware of condoms as a contraceptive method. The primary source of information is parents, but typically only covers topics like menstruation, wet dreams, and dating. Furthermore, 34% of adolescents express the need for further counseling, indicating a demand for more comprehensive information. Objective : This program aims to enhance adolescents' knowledge of reproductive health through counseling, covering topics such as puberty, reproductive organ care, understanding adolescent sexuality, risky sexual behavior, and reproductive health issues. Research Methods/ Implementation Methods : This community service program employed a counseling method through lectures using PowerPoint presentations. The material included adolescent reproductive health education related to early and delayed puberty, reproductive organ care, understanding adolescent sexuality, risky sexual behaviors, and reproductive health issues in adolescents. Pre-test and post-test assessments were conducted to measure changes in participants' knowledge. The counseling session was attended by 25 students from SMP Negeri 20 Penajam Paser Utara, Wonosari Village, Sepaku, Penajam Paser Utara, East Kalimantan. Results : The analysis showed an 88% increase in students' knowledge after the counseling program (p<0.001), indicating that the counseling successfully enhanced students' understanding of reproductive health. Conclusion/Lesson Learned : This program successfully contributed to adolescent health promotion by providing a better understanding of reproductive health. It is expected that government agencies and schools can strengthen reproductive health education for adolescents through counseling and curriculum integration and collaborate with health centers to provide continuous education.
Co-Authors A Mappatunru A, Sainal abu, ilham ADITIYAWARMAN, ADITIYAWARMAN Adriansyah, Muhammad Ali Adrianto, Ratno Agus Suyetno Ambarwati, Retnoning Ameliya, Erni Amiruddin, Ahmad Andiyni, Sabrina Dea Arie Budiawan Arifin, Aji Muhamad Tazul Ashari, Dhea Sashinta Atik Lusia Aulia Rahman, Muhammad Baharuddin P, Irfansyah Baharuddin, Irfansyah Bramantika Oktavianti Chilwindwi, Bratarini Hassya DARSONO Darsono Darsono Dewi Novita Hardianti Dhiyalanni, Evana Didin Zakariya Lubis Djoko Setyadi Dwanita Widodo, Zandra Endah , Kiki Erri Larene Safika Faiz Hardiansyah, Muhammad Fajar Budi Setiawan FITRIANI SARI HANDAYANI RAZAK, FITRIANI SARI HANDAYANI GALLUCI, ANGGA Harahap, Karlina Sofyana Hasanah, Ayesha Uswatun Haviluddin Haviluddin Ida Lestari Imam Sudjono IRWANTO Isnaniah Saputri, Annisa Iwan M. Ramdan Iwan Muhamad Ramdan Kirana, Anindya Sashi Lestari, Ida Ayu Indira Dwika Maya, Maya Arisanti Muhamad Ramdan, Iwan Muhammad Muhammad Muhlis Muhlis Muyassarah, Zalfa Rania Nasiruddin, Nurfadilah Nurmalasari, Ai Paramita, Nadinda Maretta Diah Purnomo, Mico Ariel Wahyu Putri, Anindya Monika Rachmadani, Andry Ramadani, Nurul Ma’rifa Ramadhan, Dwinanda Ripta Ramdan, Iwan M Rangga Aditya Pratama Ridwan Ridwan, Ridwan Rifdah Wardani Ronawibawa, Rifki Rusmawaty, Desy Salsabil, Tarissa Zahrina Sari, Ika Wulan Sa’diyah, Putri Wahiddatus Simanjuntak, Evi Paulina Sofia, Lisda Suharmanto Sunardi Sunardi Sunardi Susilaningtyas Budiana Kurniawati Sutrisno, Sutrisno Temongmere , Anifa Tri Prayogi, Wahyu Tunru, Andi Alif Uga, Mirani Arizkha Wahyudi, Ayu Huwaidah Wahyuni, Faridah Wicaksono, Moch. Wahyu Yudha Ramadhan , Mirza