Claim Missing Document
Check
Articles

INTERNALISASI NILAI INTEGRITAS MELALUI PENDIDIKAN ANTI KORUPSI YANG BERKEARIFAN LOKAL UNTUK MEMBENTUK KARAKTER GENERASI MUDA Panji Asmoro Bangun; Aditya Surya Pratama; Irfandi Irfandi
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa (JIPM) April 2026
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i2.2320

Abstract

Korupsi di Indonesia merupakan fenomena sistemik yang tidak hanya melanggar hukum formal tetapi juga menggerogoti fondasi moral, sosial, dan kepercayaan publik. Upaya pemberantasan yang selama ini didominasi oleh pendekatan represif atau penegakan hukum terbukti belum mampu memutus mata rantai korupsi secara tuntas, sehingga diperlukan strategi preventif yang mendasar pada internalisasi nilai integritas sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengembangkan pemikiran Zainudin Hasan mengenai pendidikan antikorupsi sebagai strategi pembentukan karakter generasi muda berintegritas dalam konteks hukum, etika, dan sosial budaya Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi literatur (library research) yang bersifat deskriptif-analitis, berfokus pada analisis mendalam terhadap karya-karya utama Hasan beserta artikel ilmiah pendukungnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut perspektif Hasan, pendidikan antikorupsi bukan sekadar instrumen penegakan hukum atau kebijakan, melainkan merupakan instrumen moral, kultural, dan sosial yang komprehensif. Integrasi nilai-nilai Pancasila dan kearifan lokal, khususnya nilai Pi’il Pesenggiri dari masyarakat Lampung yang mengajarkan kehormatan, rasa malu, dan tanggung jawab, menjadi landasan penting agar pendidikan tersebut kontekstual dan efektif menyentuh ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Selain itu, strategi implementasi yang dikembangkan harus adaptif terhadap tantangan era digital (4.0), memanfaatkan teknologi sebagai media internalisasi nilai, serta mendorong sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemikiran Zainudin Hasan menawarkan paradigma baru dalam pemberantasan korupsi di Indonesia melalui pendekatan preventif dan humanis yang menekankan pembentukan karakter berintegritas, yang berpotensi mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045 yang bebas korupsi, berkeadilan sosial, dan beradab secara moral.
Strategi Pelaksanaan Supervisi Manajerial Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru Darlisna Darlisna; Sariakin Sariakin; Irfandi Irfandi
Journal of Education on Social Science (JESS) Vol 10 No 2 (2026): Public Participation in Public Service
Publisher : Faculty of Social Science, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jess.v10i2.674

Abstract

This study is motivated by the critical role of principal managerial supervision in improving teacher performance, which is a key factor in the success of the learning process. However, in practice, school supervision still faces challenges such as administrative-oriented implementation, limited time, and unscheduled activities, which reduce its impact on enhancing teacher professionalism. This study aims to describe the strategies of principal managerial supervision, analyze supporting and inhibiting factors, and evaluate its contribution to teacher performance at SMP Negeri 3 Lhoknga, Aceh Besar Regency. This research uses a qualitative descriptive approach with principals and teachers as the research subjects. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis employed an interactive model, including data reduction, data presentation, and conclusion drawing, complemented by SWOT analysis to identify internal and external factors. The results indicate that despite existing challenges, principal managerial supervision can improve teacher performance, particularly through the principal’s commitment, harmonious working relationships, and utilization of existing supervision programs. SWOT analysis places the school in Quadrant I (growth/aggressive), indicating a significant potential to optimize supervision by leveraging internal strengths and external opportunities. In conclusion, managerial supervision is effective when implemented in a planned, collaborative, and sustainable manner, maximizing the existing strengths and opportunities.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI SEBAGAI MEDIA DAN SUMBER BELAJAR BAGI ANAK: PKM Irfandi Irfandi; Ahmad Mualif; Alhairi Alhairi; Helbi Akbar; Ikrima Mailani; Jumriana Rahayu Ningsih; Dwi Putri Musdansi; Nofri Yuhelman; Rosa Murwindra
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 3 No. 1 (2023): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2023
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v3i1.3092

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat merubah pendidikan ke arah digital. Perubahan ini menuntut seluruh stakeholder pendidikan untuk memiliki keterampilan menggunakan teknologi tersebut. Melalui Pendidikan dapat dihasilkan generasi penerus bangsa yang merupakan inovator handal dan kreatif yang memanfaatkan teknologi informasi sebagai sumber belajar dan sarana yang dapat dijadikan sarana pembelajaran. Guru dan siswa membutuhkan teknologi informasi untuk melaksanakan pembelajaran. Teknologi informasi sangat berguna dan memudahkan anak-anak dalam mempelajari dan mendalami materi. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini diberikan pelatihan kepada anak-anak rumah tahfidz banjar benai bagaimana menggunakan teknologi sebagai sumber dan media pembelajaran yang benar agar perkembangan teknologi memiliki dampak yang positif. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan metode sosialisasi dan pelatihan. Pemberian pertanyaan diakhir kegiatan dilakukan sebagai pengukur keberhasilan kegiatan yang dilakukan. Tingkat keberhasilan dari kegiatan ini mencapai 90% yang dapat dilihat dari jumlah pertanyaan yang mampu dijawab oleh peserta
The Influence of Population Size on the Computational Time of Genetic Algorithms in Course Scheduling Rudi Salman; Arwadi Sinuraya; Irfandi Irfandi; Eswanto Eswanto; Sayuti Rahman; Herdianto Herdianto; Olnes Yosefa Hutajulu; Agung Y S Halawa
Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 8, No 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Electrical Engineering Department Faculty of Engineering State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjeee.v8i1.33508

Abstract

Course scheduling is a complex problem in higher education because it must satisfy multiple constraints involving courses, instructors, rooms, and time slots. This study examines the impact of population size variation on the computational efficiency of a Genetic Algorithm (GA) applied to a medium-scale instance consisting of 35 courses, 15 instructors, 12 rooms, and 20 time slots. Simulations were conducted in MATLAB using population sizes ranging from 20 to 1000, while all other GA parameters were held constant to isolate the effect of population size. Solution quality was evaluated using a conflict-based fitness function, and all configurations yielded valid timetables with zero hard-constraint violations. Experimental results reveal a consistent non-linear relationship between population size and computation time. Statistical findings in Table 1—including mean values, standard deviations, and 95% confidence intervals—show that both very small and very large populations produce higher and more variable execution times. In contrast, population sizes of 300–400 achieve the lowest and most stable computation times, indicated by the smallest mean values and narrow confidence intervals. For the instance and configuration used in this study, this range serves as an effective starting point for population size tuning. Overall, the findings highlight the importance of empirical parameter selection to balance computational efficiency and solution quality in academic timetabling systems.
Co-Authors ., Herkules Adek Cerah Kurnia Azis Adek Cerah Kurnia Aziz Aditya Surya Pratama Agung Y S Halawa Ahmad Mualif Alhairi Alhairi Ali Fikri Hasibuan Alkhafi Maas Siregar Alqomari, Muhammad ANDI PAIDA Anggriyani Anin Asnidar Arwadi Sinuraya Asriyani, Wahyu Asrizal Asrizal Baharuddin Baharuddin Budiman Nasution Burhan Nasution Darlisna Darlisna Dedy Husrizal Syah, Dedy Husrizal Deo Demonta Panggabean Deo Demonta Panggabean Dewi Endriani Diliarosta, S. Dwi Putri Musdansi, Dwi Putri Eswanto Eswanto Faisal Faisal Fenny Cloudya Damanik Festiyed Festiyed Festiyed Halim Simatupang Hardeli Hardeli Hasbi Firmansyah Hasibuan, Novita Indah Helbi Akbar Herbert Sipahutar Herdianto Herdianto Herlinawati Herlinawati Hibban Bariq Rana Imelda Free Unita Manurung Ivanna, Julia Izwar Lubis Izwar Lubis Jumriana Rahayu Ningsih Jurubahasa Sinuraya Lufri Lufri Mailani, Ikrima Makmur Sirait Mangido Nainggolan Mhd Fadhlan Fadhil Motlan . Muhammad Al Qamari Muhammad Alqamary Muhammad Alqomari Mukti Hamjah Harahap, Mukti Hamjah Nelson Tarigan Nofri Yuhelman Olnes Y. Hutajulu Panggabean, D. D. Panji Asmoro Bangun Puji Ratno, Puji Purwanto Purwanto Rahman, Sayuti Rajo Hasim Lubis Rangkuti, Aswin Rangkuti, Muhammad Aswin Ritonga, W. Rizki Prasetyo Tulodo Rosa Murwindra, Rosa Rudi Salman Rudi Salman Rudi Salman Rudi Salman Sabani . Sariakin Sariakin Simatupang, Halim Simatupang Sinuraya, J. Siregar, A. M. Sudarma, T. F. Sulaiman Lubis SUPRAPTO Surahman, D. Taufik Hidayat Taufik Hidayat Teguh Febri Sudarma Teguh Febri Sudarma teuku ivan vika wahyu nadiana W. Ritonga, W. winsyahputra Ritonga Yerimadesi Yohandri Yul Ifda Tanjung Yuni Adha