p-Index From 2021 - 2026
6.397
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknologi Industri Pertanian JURNAL KIMIA SAINS DAN APLIKASI Jurnal Teknologi Pangan dan Gizi Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE Biotropika LINK Seminar Nasional Teknik Kimia Kejuangan Journal of Food and Life Sciences Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Jurnal Florea Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Jurnal Kimia Riset Pro Food Forum Arkeologi BIOLINK (Jurnal Biologi Lingkungan, Industri, Kesehatan) Majalah Ilmiah Biologi BIOSFERA: A Scientific Journal Jurnal Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Journal Physical Education, Health and Recreation TEKNOLOGI PANGAN : Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian IJMS - Indonesian Journal on Medical Science Kritis Jurnal Kesehatan Global Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) BIOSFER : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Cakrawala Jurnal Penelitian Sosial Majalah Farmasetika JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Jurnal Biogenerasi Jurnal Dunia Gizi AgriHealth: Journal of Agri-food, Nutrition and Public Health Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan kesehatan Indonesia Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat JURNAL BIOLOGI PAPUA Journal Science of Biodiversity Journal Science of Biodiversity Science Technology and Management Journal (STMJ) Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search
Journal : Science Technology and Management Journal (STMJ)

OPTIMASI PEMBUATAN MINUMAN EFFERVESCENT MADU DILIHAT DARI KELARUTAN DAN KANDUNGAN ANTIOKSIDANNYA Dhanang Puspita; Monika Rahardjo; Novita Iswardaningrum
Science Technology and Management Journal Vol. 1 No. 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/stmj.v1i2.19

Abstract

Madu merupakan salah satu bahan pangan yang banyak ditemui di Indonesia. Madu merupakan bahan pangan yang mengandung beberapa senyawa dan memiliki sifat antioksidan. Adanya kandungan antioksidan, madu dapatdimanfaatkan untuk menjadi produk seperti minuman effervescent. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuiaktivitas antioksidan pada minuman effervescent dengan penambahan madu dan mengetahui kelarutan minumaneffervescent madu tersebut. Metode yang digunakan adalah pembuatan effervescent madu, uji kelarutan minumaneffervescent madu, uji organoleptik, dan uji aktivitas antioksidan. Formulasi pada pembuatan effervescent madudibedakan dari jumlah madu yang digunakan yaitu formulasi 1 sebanyak 1,165 gram, sedangkan formulasi 2 sebanyak1,65 gram. Analisa uji organoleptik dilakukan dengan penggunaan parameter rasa, warna, aroma, dan keseluruhansampel. Pada pengukuran kelarutan hanya menggunakan waktu lama larutnya. Pengujian aktivitas antioksidanmenggunakan laruran DPPH sebagai indikator penghambat radikal bebas. Hasil dari uji organoleptik rata-rata panelismenyukai sampel dengan formulasi 2 maltodekstrin. Pada hasil uji aktivitas antioksidan %IC semakin besar dengantingkat konsentrasi madu semakin tinggi pula. Hasil dari uji aktivitas antioksidan tablet effervescent didapatkanformuasi terbaik yaitu pada formulasi 2 maltodekstrin dan formulasi 2 CMC yang memiliki nilai %IC lebih besardibandingkan dengan formulasi 1. Dapat disimpulkan bahwa tinggak kelarutan sampel effervescent madu masih dalamkategori cukup bagus sebab masih dibawah 5 menit.
PEMANFAATAN TEPUNG AGAR SEBAGAI PEMBUNGKUS PROTEIN IKAN PADA TEMPE Anggara Mahardika; Lusiawati Dewi; Dhanang Puspita; Ferdy F Rondonuwu
Science Technology and Management Journal Vol. 1 No. 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/stmj.v1i2.36

Abstract

Tempe merupakan makanan asli Indonesia yang menjadi salah sumber protein nabati. Tempe dibuat dari fermentasi kacang kedelai menggunakan khamir Rhizous sp. Proses fermentasi ini dapat membuat tempe menjadi pangan fungsional karena protein pada kacang kedelai dirubah menjadi protein terlarut yang lebih sederhana dan mudah dicerna. Tempe banyak dikonsumsi msyarakat Indonesia karena harganya yang sangat terjangkau. Sebagai sumber protein dengan harga terjangkau, tempe memiliki kandungan protein lebih rendah dari pada ikan dan daging. Penambahan protein pada tempe sudah banyak diteliti, salah satunya dengan menambahkan tepung ikan pada proses pembuatan tempe. Namun penambahan protein ini dapat menurunkan kualitas tempe. Penurunan kualitas ini disebabkan karena khamir dapat tumbuh dengan sangat cepat sehingga mempercepat tempe menjadi busuk. Pada penelitian ini, tepung agar dari alga merah akan diaplikasikan sebagai pembungkus tepung ikan untuk menambah protein pada tempe. Tepung ikan yang dibungkus dengan tepung agar dalam bentuk boba dapat menjaga proteinnya tidak terdegradasi oleh khamir tempe. Hal ini ditunjukan dari data uji protein antara tempe tanpa boba ikan dan tempe boba ikan. Data uji protein menunjukan tidak adanya peningkatan protein terlalut selama masa fermentasi kedelai antara tempe boba ikan dan kontrol. Di sisi lain, data spectra inframerah dekat menunjukan bahwa penambahan tepung agar sebagai pembungkus tepung ikan tidak merubah karakter kimia pada tepung ikan. Kemampuan tepung agar dalam menjaga protein ikan agar tidak terdegradasi ini disebabkan karena tidak adanya enzime agarose pada tempe.
Identifikasi Cemaran Mikroplastik pada Biota Air Tawar Konsumsi dari Rawa Pening, Jawa Tengah Dhanang Puspita; Pulung Nugroho; Rio Asysam Faisal
Science Technology and Management Journal Vol. 2 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/stmj.v2i1.46

Abstract

Rawa pening potensial terpapar cemaran mikroplastik, dimana ada 9 sungai yang berkontribusi mengirimkan polutannya. Cemaran mikroplastik juga akan mengancam biota air tawar di Rawa Pening. Permasalahan muncul ketika biota air tawar tersebut ditangkap untuk bahan konsumsi, yang nantinya bisa berpotensi mengganggu kesehatan manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi cemaran mikroplastik pada biota air tawar di Rawa Pening. Metode yang digunakan adalah penelitain kuantitatif deskriptif, dimana sampel di ambil di Rawa Pening kemudian dianalisis kandungan mikroplastiknya dengan teknik pengapungan dan pengamatan dilakukan dengan mikroskop dengan perbesaran 40×. Hasil penelitian menunjukan, air rawa pening dan lumpur mengandung mikroplastik begitu juga dengan biotanya. Sumber mikroplastik diperkirakan dari limbah yang dibawa oleh 9 sungai dan masuk ke perairan Rawa Pening. Kesimpulan dari penelitian ini, lingkungan dan biota di Rawa Pening tercemar mikroplastik dan perlu upaya untuk menimalisir potensi translokasi mikroplastik ke tubuh manusia.
Identifikasi Cemaran Mikroplastik pada Jajanan Anak Sekolah di Kota Salatiga Dhanang Puspita; Pulung Nugroho; Slamet Suprapti
Science Technology and Management Journal Vol. 2 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/stmj.v2i1.47

Abstract

Makanan siap saji termasuk pangan jajanan anak sekolah (PJAS ) menjadi salah satu sumber pemenuhan asupan gizi bagi anak sekolah. Berbagai jenis PJAS, sebagain besar menggunakan plastik sebagai pembungkusnya. Salah satu dampak negatif dari penggunakan plastik sebagai pengemas yaitu plastik dapat berpotensi melepaskan bahan kimia berbahaya yang berasal dari sisa monomer dari polimer seperti mikroplastik yang dapat membahayakan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan cemaran mikroplastik pada jajanan anak sekolah di Kota Salatiga. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitain kuantitatif deskriptif, dimana sampel di ambil penjaja PJAS di kota Salatiga secara acak kemudian dianalisis kandungan mikroplastiknya dengan teknik pengapungan dan pengamatan dilakukan dengan mikroskop dengan perbesaran 40×. Hasil penelitian menunjukan, sampel PJAS mengandung mikroplastik. Faktor penyebabnya diperkirakan dari metode pengolahan dan kandungan dalam sampel seperti; panas, karbon dioksida dan asam. Kesimpulan dari penelitian ini, pangan jajanan anak sekolah ( PJAS) yang ada di kota Salatiga mengandung mikroplastik sehingga disarakan agar anak sekolah dapat mengurangi jajan di luar atau membawa bekal dari rumah dan PJAS menggunakan plastik yang berkualitas baik.
FORMULASI FOODBAR UNTUK PEMENUHAN KEBUTUHAN ATLET Dhanang Puspita; Gelora Mangalik; Hieskya Chelvin Kristover
Science Technology and Management Journal Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/stmj.v2i2.91

Abstract

Atlet membutuhkan kalori untung menunjang peformanya. Foodbar bisa menjadi salah satu penyuplai kebutuhan kalori atlet. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan foodbar yang diperntukan memenuhi kebutuhan kalori. Penelitian ini adalah eksperimental laboratoris dengan tahapan membuat formulasi foodbar kemudian dianalisis dengan data sekunder. Dihasilkan foodbar dengan ukuran 30 gr yang mengandung 146,5 Kkal. Foodbar tersebut bisa menjadi asupan untuk pemenuhan kebutuhan atlit sebelum, saat, dan setelah bertanding.
UJI TERMOSTABILITAS PIGMEN ANTOSIANIN DARI BUNGA TELANG (CLITOREA TERNATEA) YANG DIMIKROENKAPSULASI DENGAN MALTODEKSTRIN dhanang
Science Technology and Management Journal Vol. 3 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/stmj.v3i1.111

Abstract

Bunga telang (Clitorea ternatea) sudah dimanfaatkan sebagai pewarna pada makanan dan minuman karena mengandung pigmen antosianin. Masalah ketersediaan dan kepraktisan, maka pamakaian bunga telang tergantikan oleh pigmen sintetik. Mikroenkapsulasi pigmen alami dari bunga telang dapat bermafaat memermudah penggunaan, penyimapanan, dan menjaga ketersediaannya. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji termostabilitas pigmen bunga telang yang telah dimikroenkapsulasi dengan maltodekstrin 10%. Metode penelitian meliputi; ekstraksi pigmen bungan telang, mikroenkapsulasi ekstrak bunga telang, dan uji termostabilitas. Hasil penelitian menunjukan ekstrak antosianin bunga telang sebesar 16,18 mg/100g, sedangkan mikroenkapsulasi bunga telang dengan maltodekstrin 10% sebesar 16,28 mg/100g. Uji termostabilitas dengan paparan panas 100ºC terjadi penurunan antosianin pada menit ke-10. Antosianin terdegradasi akibat meningkatknya laju reaksi akibat paparan yang panas yang dapat memotong ikatan glikosidik menjadi gugus karbinol dan kalkon yang tidak berwarna.
OPTIMALISASI SUHU PENGERINGAN BLOOM TEA DENGAN MENGGUNAKAN OVEN DAN MICROWAVE UNTUK KONSERVASI KANDUNGAN PIGMEN DAN ANTIOKSIDAN dhanang; Pulung Nugroho; MC Titania Anjaly Putri Edenia
Science Technology and Management Journal Vol. 3 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/stmj.v3i1.113

Abstract

Bloom tea merupakan minuman yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Cina, namun dengan berkembangnya zaman bloom tea semakin familiar di dunia. Bloom tea banyak dimanfaatkan sebagai obat. Salah satu bunga yang dimanfaatkan adalah bunga krisan, bunga krisan juga sudah banyak digunakan sebagai obat untuk mengurangi ketegangan mata, efek antipiretik, efek sedatif dan menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan suhu pengeringan yang optimal dengan menggunakan oven dan microwave guna mengkonservasi pigmen alami dan antioksidan pada bloom tea. Pengeringan dilakukan menggunakan oven pada suhu 60, 70, dan 80°C dan microwave pada suhu 50, 70, dan 100°C dengan perlakuan amplop dan tanpa amplop. Hasil pengeringan menunjukan bahwa aktivitas antioksidan tertinggi pada suhu 100°C tanpa amplop sebesar 81,25% sedangkan pigmen tertinggi pada suhu 70°C dengan amplop sebesar 0,701 µg/g. Pengeringan yang direkomendasikan untuk menghasilkan pigmen dan antioksidan optimal dengan menggunakan oven pada suhu 70°C.
Identifikasi Cemaran Mikroplastik pada Ikan Konsumsi yang di Budidayakan di Perairan Rawa Pening Dhanang Puspita
Science Technology and Management Journal Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/stmj.v3i2.164

Abstract

Rawa Pening adalah danau alam di Jawa Tengah yang dimanfaatkan untuk budidaya perikanan dengan karamba. Sembilan sungai yang masuk ke Rawa Pening berpotensi berkontribusi menyumbangkan polutan dan salah satunya adalah mikroplastik. Mikroplastik adalah material dari polimer sintetik dengan ukuran kurang dari 5 mm, yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada manusia jika terkonsumsi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi cemaran mikroplastik pada ikan konsumsi yang dibudidayakan di Rawa Pening. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan cara menganalisis kandungan mikroplastik pada air Rawa Pening, ikan mujaer dan nila dengan teknik pengapungan senyawa polimer sintetik dengan NaCl 4% dan diamati dengan mikroskop pada perbesaran 40×. Hasil pengamatan menunjukan adanya kandungan mikroplastik pada air Rawa Pening, ikan mujaer dan nila. Mikroplastik yang ditemukan dikategorikan dalam bentuk fragmen, fiber, film dan monofilament. Adanya cemaran mikroplastik tersebut menjadi ancaman bagi keamanan pangan dan kesehatan manusia uang mengonsumsinya. Perlu upaya menciptakan budidaya perikanan yang aman dan pengolahan hasil perikanan yang baik dan benar agar bisa memutus translokasi mikroplastik ke tubuh manusia.
IDENTIFIKASI CEMARAN MIKROPLASTIK PADA PELBAGAI JENIS TERASI KOMERSIAL: IDENTIFICATION OF MICROPLASTIC CONTAMINATION IN VARIOUS TYPES OF COMMERCIAL SHRIMP PASTE Puspita, Dhanang
Science Technology and Management Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/stmj.v4i1.193

Abstract

Terasi adalah produk olahan dari udang yang dicampur dengan garam, kemudian difermentasi hingga menjadi pasta. Udang sebagai bahan baku pembuatan udang berpotensi tercemar mikroplastik dari perairan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi cemaran mikroplastik pada terasi komersial. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan tahapan destruksi terasi dan analisa mikroskop. Hasil penelitian, semua terasi positif terkontaminasi mikroplasti dengan kelimpahan 6,8 partikel/g. Terdapat empat bentuk mikroplastk yakni fragmen, pelet, fiber, dan film. Dapat disimpulkan cemaran mikroplastik dapat berasal dari bahan baku berupa udang dan garam yang terkontaminasi mikroplastik.
FORMULASI BERAS ANALOG YANG TINGGI SERAT DAN PROTEIN UNTUK ANAK STUNTING: ANALOG RICE FORMULATION THAT IS HIGH IN FIBER AND PROTEIN FOR STUNTING CHILDREN Puspita, Dhanang
Science Technology and Management Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/stmj.v4i1.202

Abstract

Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam, beberapa diantaranya yaitu ubi-ubian dan juga kacang-kacangan. Anak-anak yang terkena stunting memerlukan asupan gizi tambahan khususnya protein dan serat. Beberapa jenis ubi-ubian dan kacang-kacangan memiliki kadar protein dan serat yang cukup tinggi dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku beras analog. Tujuan dari penelitian ini untuk membuat formulasi beras analog yang tinggi serat dan protein untuk anak stunting. Metode penelitian yang digunakan terbagi menjadi pembuatan tepung ubi ungu, pembuatan tepung kelor, pembuatan beras analog, perhitungan kadar lemak, serat, protein, dan karbohidrat menggunakan data sekunder, dan uji organoleptik. Ada tiga formulasi beras analog yaitu kuning, hijau, dan ungu. Formulasi hijau merupakan beras analog yang memiliki kandungan gizi paling tinggi. Sedangkan formulasi kuning merupakan beras analog yang paling baik dalam aspek aroma, rasa, tekstur, dan warna.
Co-Authors - UKSW Salatiga, Naftalione Efata Kristnanda Adelce Rumpeniak Agung Rimayanto Gintu Agus Fitrianto, Agus Al-janati, Fitri Hayuningrat Andi Setyo Wibowo Andin Risvani Putri Patanduk Andy Wibowo Anggara Mahardika Angkit Kinasih Arwyn Weynand Nusawakan Binerd Anthon Im Toy Christintya Nuarika Dan Elimelek Fuka Dary David Nakka Gasong Desi, Desi Dewi Septiani Dewi Septiani, Dewi Edenia, MC Titania Anjaly Putri Efrosina Orno Eli Ardhiawati Elisabeth Nadia Kurnia Sena Ferdy F Rondonuwu Fernadiyanti Fiane de Fretes Fitri Hayuningrat Al-janati Francies Seva Gentaarinda Fransiska Thalita Kusumaningtyas Galih Wibisono Gelora Mangalik Gintu, Agung Rimayanto Harvian Charisma Bangngu Herlia, Laurentshia Tabitha Nathalie Hieskya Chelvin Kristover Irene Maria Lidi Jacob L.A. Uktolseja Jayanti, Eni Dwi Jolanda Luhukay Karina Permata Kristiani Desimina Tauho Kristiawan Prasetyo Agung Nugroho Kukuh Pambuka Putra Kurniawan, Yosia Agung Laia, Eirene Putri Cahyani Lidi, Irene Maria Lusiawati Dewi Lydia Ninan Lestario Mahendra, Arisia Putri Sandy Marthina Meylani Seilatuw Mayer Tinting Sirenden Maylana, Natasha MC Titania Anjaly Putri Edenia Messakh, Sanfia T. Mohammad Ruly Fauzi Monang Sihombing Monika Rahardjo Muhamad Rully Fauzi Nataniel Widyantoro Nugroho Nathania Liantari Pratamaningtyas Ni Komang K Sari Ni Komang K Sari, Ni Komang K Norson Willem Totoda Novita Iswardaningrum Nuarika, Christintya Nugraheni, Dila Komala Nugroho, Pulung Nugroho, Pulung - Patanduk, Andin Risvani Putri Prasojo, Rachel Immelda Intan Pulung Nugroho Pulung Nugroho Putri, Velistia Bunga Renata Rasya Pandhu Wijaya Rifatolistia Tampubolon Rio Asysam Faisal Ristia Widi Astuti Rosiana E, Rayanti Rosiana Eva Rayanti Safitri, Lia Herlyn Salakory, Milleboy James Simonelsa Samalukang, Yunius Sanfia T. Messakh Sarlina Palimbong Seilatuw, Marthina Meylani Shara Refla Sheva Kholisane Widodo Sigit E. Prasetyo Sigit Eko Prasetyo Sigit Eko Prasetyo Sihombing, Chandryka Naomi Silvi Kurnia Candra Mela Slamet Suprapti Soenarto Notosoedarmo Soenarto Notosoedarmo Stella Firsta Kirana Suwarso, Etika Noviyanti Theresia Pratiwi Elingstyo Sanubari Tjahjono, Josephine Diana Totoda, Norson Willem Toy, Binerd Anthon Im Treesia Sujana Treesia Sujana Wahyu, Franszesca Dwi Wahyuningtyas, Sekar Eka Wijaya, Rasya Pandhu Wijaya, Yunita Christina Windu Merdekawati Wulandari, Triastuti Setyo Yandistara, Mikrando Sheva Yayi Suryo Prabandari Yedhiyah Totti Yohana Ikka Maylani Yosephine Diana Tjahyono Yostan Absalom Labola