p-Index From 2021 - 2026
9.431
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Publikasi Pendidikan Tajdida Suhuf J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam al-Afkar, Journal For Islamic Studies SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Kamaya: Jurnal Ilmu Agama Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Perspektif Ilmu Pendidikan Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam) Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) Jurnal PAI Raden Fatah Jurnal Pendidikan Islam AL-ILMI Instructional Development Journal Geneologi PAI : Jurnal Ilmiah Bidang Pendidikan Agama Islam Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Cakrawala Repositori Imwi Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Abdi Psikonomi Journal of Education Research Indonesian Journal of Innovation Studies HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI) Suhuf: International Journal of Islamic Studies Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Profetika: Jurnal Studi Islam Urwatul Wutsqo : Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman Jurnal At-Tarbiyat : Jurnal Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Teacher Professionalism and Learning Environment in Enhancing Student Motivation: An SDG 2030 Perspective Inayati, Nurul Latifatul; Febriandika , Nur Rizqi; Dartim; Mustofa, Triono Ali; Ihsan, Muhammad Zidan Nur; Silvani Yuzarni
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 26 No. 03 (2025): Profetika Jurnal Studi Islam 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v26i03.13127

Abstract

Objective: This study aims to analyze the influence of teacher professionalism, school environment, and student stress level on learning motivation. This study tested the direct relationship between variables in one integrated structural model. The focus of the research is on the context of pesantren education in Indonesia. Theoretical framework: Based on the theory of learning motivation, the concept of teacher professionalism, and the theory of the learning environment as determinants of learning quality. The conceptual model places professionalism and the school environment as the main predictors of student motivation. Literature review: Previous studies have discussed the relationship between the school environment and teacher professionalism, as well as stress and motivation to learn separately. However, the integration of the three variables in a single SEM model in Indonesia is still limited. Methods: A quantitative approach is used with Structural Equation Modeling (SEM) analysis. The sample consisted of 201 students of the Baitur Rohmah Islamic Boarding School Muhammadiyah. Results: Teacher professionalism has a significant and dominant effect on learning motivation (β = 0.360). The school environment also had a positive effect (β = 0.202). Teachers play an important role in shaping a conducive learning environment. Implications: Strengthening teacher professionalism is a key strategy to increase motivation and the quality of education. Collaboration with the government and relevant institutions supports the achievement of quality education (SDGs 4). Novelty: The novelty of the research lies in the integration of teacher professionalism, the school environment, and student stress in one structural model. This study enriches the empirical literature in the context of pesantren education in Indonesia.
Linguistic Activism in Short Films on Social Media as an Effort to Promote the Javanese Language in The Digital Era Tri Santoso; Hari Kusmanto; Muhammad Syahriandi Adhantoro; Dartim; Duwi Saputro; Nindy Muji Utami
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 01 (2026)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/tabasa.v7i01.14467

Abstract

The growth of YouTube has created new spaces for the use of the Javanese language as a cultural and political practice. In this context, Javanese emerges as a form of language activism in the digital sphere. This study aims to analyze the forms of Javanese language activism in short films on YouTube. This research employs a qualitative approach. The data sources consist of 10 short films published on YouTube. Data were collected through documentation, transcription, and note-taking techniques. The data analysis follows an interactive model comprising four steps: data collection, data condensation, data display, and conclusion drawing.The findings reveal 14 forms of language activism, including: (1) the use of local language, (2) translanguaging, (3) language as social criticism, (4) language as a medium for health advocacy, (5) strengthening identity and social cohesion, (6) humor, (7) delegitimization of opposing discourse, (8) ritual language, (9) historical narratives, (10) pedagogical activism, (11) language as a tool for mobilization, (12) economic language, (13) criticism of technology use, and (14) symbolic reframing. These findings indicate that social media has become a new ecology for regional language activism. Moreover, it serves as a socio-political arena that enables Javanese to function as an instrument of advocacy, resistance, and identity formation. This study contributes to the development of language activism in digital spaces and offers implications for language preservation policies.   Perkembangan YouTube membuka ruang baru bagi penggunaan bahasa Jawa sebagai praktik kultural dan politis. Dalam konteks ini, bahasa Jawa hadir sebagai bentuk aktivisme di ruang digital. Studi ini bertujuan menganalisis bentuk-bentuk aktivisme bahasa Jawa dalam film pendek di YouTube. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah 10 film pendek yang dipublikasikan di YouTube. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan metode dokumentasi, transkripsi, dan dilanjutkan teknik catat. Analisis data penelitian ini menggunakan metode interaktif yang meliputi empat langkah, yakni pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menemukan 14 bentuk aktivisme bahasa. Kelima belas bentuk aktivisme tersebut meliputi: 1) penggunaan bahasa daerah, 2) translanguaging, 3) bahasa sebagai kritik sosial, 4) bahasa sebagai medium advokasi kesehatan, 5) penguatan identitas dan kohesi sosial, 6) humor, 7) delegetimasi wacana lawan, 8) bahasa ritual, 9) narasi sejarah, 10) aktivisme pedagogis, 11) bahasa sebagai alat mobilisasi, 12) bahasa ekonomi, 13) kritik terhadap penggunaan teknologi, dan 14) reframing simbol. Temuan ini menunjukkan bahwa media sosial menjadi ekologi baru dalam upaya aktivisme bahasa daerah. Selain itu, menjadi arena politik-kultural yang memungkinkan bahasa Jawa sebagai instrumen advokasi, perlawanan, dan penguatan identitas. Studi ini berimplikasi dalam pengembangan aktivisme bahasa di ruang digital dan memberikan kontribusi pada kebijakan pelestarian bahasa.
Pelatihan dan pendampingan deep learning untuk guru ISMUBA di Sekolah Muhammadiyah se-Surakarta Mohamad Ali; Istanto Istanto; Nurul Latifatul Inayati; Dartim Dartim; Muh. Nur Rochim Maksum; Abil Fida Muhammad Qois Al Hadi; Lintang Faza Muqoddas; Ernita Chandra Choirunisa; Febriyani Amelia Putri; Linda Ayu Sholekhah; Indah Setyaningrum; Alya Amellia Ayu Janati; Fadhilla Nangroe Anggraini
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38470

Abstract

Abstrak Transformasi digital pendidikan menuntut guru memiliki literasi teknologi dan kemampuan pedagogik berbasis data, namun sebagian guru ISMUBA masih memiliki pemahaman terbatas mengenai pemanfaatan Deep Learning dalam pembelajaran. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi pengetahuan dan keterampilan guru dalam merancang serta mengimplementasikan pembelajaran berbasis Deep Learning. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan konseptual dan praktik, pendampingan project-based learning, serta evaluasi. Mitra kegiatan adalah 15 sekolah Muhammadiyah di Surakarta dengan 60 guru ISMUBA sebagai peserta. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta penilaian produk pembelajaran. Hasil menunjukkan peningkatan kompetensi yang signifikan, yaitu kategori pengetahuan tinggi meningkat dari 25% menjadi 70%. Selain itu, peserta berhasil mengembangkan minimal tiga model pembelajaran berbasis Deep Learning yang siap diterapkan serta meningkatkan kepercayaan diri guru dalam penggunaan teknologi pembelajaran. Program juga membentuk komunitas kolaboratif guru berbasis teknologi sehingga berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran adaptif dan berbasis data secara berkelanjutan. Kata kunci: deep learning; literasi digital; ISMUBA; pembelajaran berbasis data; pengabdian masyarakat. Abstract The digital transformation of education requires teachers to have technological literacy and data-based pedagogic skills, but some ISMUBA teachers still have a limited understanding of the use of Deep Learning in learning. This service aims to improve teachers' knowledge competencies and skills in designing and implementing Deep Learning-based learning. The implementation method uses a participatory approach through socialization, conceptual and practical training, project-based learning assistance, and evaluation. The partners of the activity were 15 Muhammadiyah schools in Surakarta with 60 ISMUBA teachers as participants. Evaluation is carried out using pre-test and post-test as well as assessment of learning products. The results showed a significant increase in competence, i.e. the category of high knowledge increased from 25% to 70%. In addition, participants managed to develop at least three Deep Learning-based learning models that are ready to be implemented and increase teachers' confidence in the use of learning technology. The program also forms a collaborative community of technology-based teachers so that it has the potential to improve the quality of adaptive and data-based learning in an ongoing manner. Keywords: deep learning; digital literacy; ISMUBA; data-driven learning; community service.
Co-Authors Abil Fida Muhammad Qois Al Hadi Afianto, Dodi Afief Thiar Ramadhan Agung Wahyu Utomo Al-hakim, Hamka Alya Amellia Ayu Janati Ambarwati Anak Agung Gede Sugianthara Anandal, Fadhia Anggraini, Dina Putri Ansori, M. Fadlan Apriliana, Wulan Artistika Armadany, Cintya Rachma AYU LARASATI, MINTEN Chehdimae, Hamdan Chusniatun Dewi, Alya Rahmawati Dhani, Dwike Mawar Divana Nur Maulida Dodi Afianto Duwi Saputro Ernita Chandra Choirunisa Fadhilla Nangroe Anggraini Faqihuddin, Muhammad Febriyana, Aryeni Ika  Febriyani Amelia Putri Friyanda, Nurul Fahri Hari Kusmanto Huwaidah, Devi Azalia Fitriabil Ihsan, Muhammad Zidan Nur Ikhsan Satriadi, Fajar Indah Setyaningrum Indarwati , Retno Inka Yuliana Iqbal Hidayatsyah Noor Istaluhu, Rahman Istanto Istanto Istanto Javier, Talitha Khairunnisa, Nur Afifah Laila Zurli Azzahra Latif Hanif Mustofa Linda Ayu Sholekhah Lintang Faza Muqoddas Lucky Maulidha Lucky Maulidha Mahasri Shobahiya Maulana, Naufal Rakha Maulida, Divana Nur Maulidha, Lucky Moh. Afif Al Mubaraq Mohammad Zakki Azani Muh Nur Rochim Maksum Muhammad Ali Muhammad Irsyad Nur Firdaus Muhammad Syahriandi Adhantoro Muhammad Wildan Shohib Muqoddas, Lintang Faza Nauntika, Nila Pingkan Nindy Muji Utami Nubail, Ahmad Nur Isnaini, Natasya Nur Rizqi Febriandika Nurrahman, Muhammad Mirza Nurul Latifatul Inayati Panggalih Satya Prayoga Putri, Febriyani Amelia Putri, Rossalina Eka Qoridah*, Isna Ariffatul Radhitya Fajar Febrian Rahman Istaluhu Ramadhan, Afief Thiar Retno Windarwati Rini Qonitah Rohman, Muhammad Fathur Satriadi, Fajar Ikhsan setyowati, fina fitriawahyu Silvani Yuzarni Surya, Hanif Bahaudin Dzakir Putra Tri Santoso Triono Ali Mustofa Ummu Azka Amalia Utari Marcela Utomo, Agung Wahyu Waliyuddin, Akbar Wardhany, Adjenk An Nisa Kusuma Widyastuti, Ike Yulianingsih, Wahyu Feby Yusutria Yusutria Zaenal Abidin Zaenal Abidin